Indonesian Movie Awards 2012 Kembali Digelar

May 23, 2012

Rabu, 23 Mei 2012 15:40 wib
Rama Narada Putra - BeritaMusik

JAKARTA - Ajang penghargaan bergengsi bagi para insan perfilman Tanah Air, Indonesian Movie Awards (IMA) kembali digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 30 Mei mendatang.

Sebanyak 45 judul film Indonesia telah dinilai oleh dewan juri. Film-film tersebut adalah produksi Indonesia yang dirilis baik di dalam maupun luar negeri, dengan periode mulai 1 Maret 2011 sampai 28 Februari 2012.

"Ini komitmen kita mmberikan kontribusi positif film Indonesia. Dari 45 film, dipilih delapan nominasi untuk film terbaik, enam nominasi untuk film terfavorit. Ada 12 film, yang dirilis baik dalam dan luar negeri periode 1 Maret 2011 sampai 1 Maret 2012. Jumlah ini lebih baik dibanding tahun lalu," jelas Ella Kartika, Director of prolongation & Programming RCTI, ditemui di Hard Rock, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2012).

Terdapat 14 kategori penilaian yaitu delapan kategori penilaian terbaik dan enam kategori penilaian terfavorit. Untuk kategori penilaian terbaik dipilih langsung tim juri, yang diketuai Didi Petet dengan anggota juri, Leila Salikha Chudori, Salman Aristo, Alex Komang, dan Aditya Gumay.

Kedua nama terakhir merupakan wajah baru dalam jajaran juri IMA 2012. Sedangkan untuk kategori terfavorit, diilih langsung oleh pemirsa RCTI melalui SMS.

"IMA lebih menekankan seni peran, kategori aktor dan aktris. Kita tidak lihat orang-orang di belakang layar. Film terbaik diserahkan ke penonton. Selain dewan juri memilih pemenang, melibatkan penonton untuk memilih. Terfavorit pilihan penonton, terbaik pilihan juri," ungkap Didi Petet.

Perhelatan akbar ini akan dimeriahkan oleh penampilan Koil, Bondan & Fade 2 Black, Yovie Nuno, Cowboy Junior, Pentaboyz, Dewi Sandra dan Olla Ramlan, Gisel, Angel Pieters ditambah selebritis yang menjadi pembaca nominasi seperti Reza Rahardian, Cut Mini, Wulan Guritno, Nia Zulkarnaen, Ari Sihasale, dan artis lainnya.

Ajang IMA 2012 akan ditayangkan secara langsung di RCTI pada 30 Mei 2012, pukul 21.00 WIB.

(nsa)

Menang di Moskow, ‘DILEMA’ Bakal Ikut Festival Film Lagi

May 4, 2012

BeritaMusik.com - Sampai saat ini Wulan Guritno dan tim DILEMA masih tak percaya dengan kemenangan yang telah mereka peroleh dalam festival film di Moskow, Rusia. Bagaimana tidak, film mereka masuk nominasi saja, mereka mengaku sudah senang bukan kepalang.

"Masuk nominasi aja kita udah seneng apalagi bisa sampai ke Moskow. Apalagi kita jadi pemenang. Indonesia yang menang, jadi membanggakan sekali," ungkap Wulan saat ditemui bersama rombongan di Bandara Soekarno Hatta setibanya dari Moskow.

Festival film yang diikuti oleh DILEMA di Moskow ini adalah festival film tahunan yang dikhususkan untuk film-film bertema hukum, kriminal, dan kepolisian. Dan DILEMA terasa pas diikutkan di dalamnya mengingat film Wulan ini mengangkat isu tersebut yang terjadi di Indonesia.

Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Wulan dan kawan-kawan yang memang tergolong baru mendalami profesi produser film. "Saya produser baru. Ini playmaker pertama kali. Kalo untuk festival, kita belum banyak tau," akunya. Kemenangan ini tak pelak menjadi pelecut semangat Wulan untuk kembali mengikutsertakan filmnya ini di festival film yang lain.

"Kita mau masukin juga ke festival lainnya. Kita liat lainnya," pungkasnya.

  (BM/gum/dka)

Wulan Guritno Tak Sadar Filmnya Menang Festival Moscow

May 3, 2012

Kamis, 3 Mei 2012 11:16 wib
Edi Hidayat - BeritaMusik

TANGERANG - Ada kejadian unik yang dirasakan Wulan Guritno dan tim Dilema saat filmnya dinyatakan sebagai pemenang, dalam acara festival DetectiveFEST di Moscow. Wulan baru sadar jika filmnya menjadi pemenang setelah beberapa saat disebutkan.

"Pas kami dipanggil, ini benar nih kita yang dipanggil. Jadi lama dulu baru 'ngeh'. Iya kita enggak nyangka," kata Wulan saat ditemui di Bandara Sokarno Hatta, Tangerang Banten, Selasa 2 Mei 2012.

Meski sempat berdoa menjadi pemenang, namun istri Adilla Dimitri itu tidak pernah berpikir filmnya akan menjadi pemenang.

"Karena sudah masuk nominasi, jadi kita tidak berharap menang, dengan masuk jadi nominasi saja sudah membanggakan. Memang sih doa dalam hati kepingin menang," kata wulan.

Banyak faktor yang membuat film garapannya menjadi juara dalam ajang tersebut. Sebelumnya, wulan beserta tim sempat berbincang dengan salah seorang juri dari lima orang juri dalam festival itu.

"Kalau menang karena apanya, mereka pikir film ini adalah omnnibus putus-putus, tapi ternyata mengalir dan menyatu. Kita ngobrol, mereka bilang dari gambarnya, skripnya, musiknya, ceritanya," tandas wulan.

Senada yang diucapkan Wulan, menurut Mister Yuri asal Rusia, salah satu juri menyebutkan jika film tersebut sangat menarik.

"Dia bilang sangat menarik, dan tidak terasa film ini dibuat oleh empat sutradara, dan ceritanya mengalir dan dia bilang bagus," tutupnya.

(nsa)

Wulan Guritno: Piala Kemenangan ‘DILEMA’ Untuk Indonesia

May 3, 2012

BeritaMusik.com - Rabu (2/5) malam, Wulan Guritno bersama rombongan film DILEMA telah tiba di Jakarta dengan membawa Piala kemenangan mereka atas nama Indonesia di ajang perfilman internasional, International Festival of Detective Film Moskow, DetectiveFEST (Law and Society) di Rusia. DILEMA menang sebagai Best Feature Film.

Rombongan tersebut terbang dengan menggunakan pesawat QR 670 Qatar Airways dan tiba di Jakarta pukul sepuluh malam. Kedatangan Wulan Guritno, Adilla Dimitri, Robby Ertanto (sutradara), Fajar, dan Bunda Jajang C Noer di Terminal 2 kedatangan Internasional, Bandara Soekarno Hatta ini langsung disambut oleh wartawan.
 
"INDONESIA MENANG! Melawan film-film dari Inggris, Lithuania, Portugal, Jerman, Italia, Republik Ceko, Iran, China, Selandia Baru, Bulgaria, Turki, Argentina Rusia dan lainnya," seru Wulan mengutarakan kebahagiaannya.

Tak hanya itu, kemenangan ini ia persembahkan untuk Indonesia. Dalam preskon dadakan tersebut Wulan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung.

"Terima kasih Indonesia. Doanya... Piala ini untuk INDONESIA. Semangat!," pungkasnya tegas. (BM/gum/dka)

Dinominasikan di Ajang Internasional, ‘DILEMA’ Didukung Pemerintah

May 1, 2012

BeritaMusik.com - Kemenangan DILEMA yang diproduseri Wulan Guritno dalam ajang Festival Film Detektif Internasional di Kota Moskow tentu menambah daftar prestasi yang ditorehkan sineas tanah atmosphere dalam ajang internasional.

Bahkan, film omnibus yang digarap Wulan bersama dengan beberapa sutradara muda ini berhasil menyabet penghargaan tertinggi, yakni The Best Feature Film. Sebuah kado manis bagi Wulan yang bertindak produser. Pasalnya ia dan tim produksi telah melewati banyak tantangan dalam pembuatan film ini, seperti misalnya masalah pendanaan dan juga jumlah penonton.

Beruntung bagi tim DILEMA karena untuk keberangkatan mereka ke Moskow ini, mereka mendapat dukungan dari pemerintah, terutama Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Segera setelah mendapat undangan dari Moskow, Wulan dan kawan-kawan menembusi Kementrian untuk meminta sponsor.

"Kan kalau biaya sendiri mahal, tapi kalau ga datang kan kita masuk nominasi. Karena bawa nama negara jadi kita cuma ke kementrian minta sponsor," tulis Wulan lewat BBM kepada BeritaMusik.com®. 

Wulan pun merasakan bahwa pemerintah mendukung pekerja film sebagai salah satu bentuk ekonomi kreatif. Ia dan tim DILEMA langsung mendapat unite dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas nominasi yang diperoleh DILEMA di ajang internasional ini.

"Dibiayai pemerintah karena masuk nominasi. Kita proceed waktu dapat surat dari festival kita masuk nominasi," tulisnya kembali lewat BBM. Wulan dan tim yang berangkat ke Moskow, di antaranya, sang suami, Adilla Dimitri, sutradara Robby Ertanto, dan aktris Jajang C Noer mendapat bantuan akomodasi dan fasilitas selama berada di Moskow. (BM/dka)

Bawa Nama Keartisannya, Wulan Guritno Aji Mumpung?

April 2, 2012

BeritaMusik.com - Aji mumpung memang kerap dikait-kaitkan dengan bisnis yang dibangun oleh beberapa selebriti kita. Membuka rumah makan atau salon, banyak dijalani oleh para hostess belakangan ini. Bukan untuk alih profesi, mereka membuka usaha biasanya untuk alternatif pendapatan lain.

Sama halnya yang dialami oleh Wulan Guritno. "Mensosialisasikan memang ada keuntungan karena saya publik figur. Tapi kalo produk ga ada kualitinya ya susah juga. Kan juga dari mulut ke mulut," ungkapnya saat dijumpai dalam pembukaan Poetre Wax & Spa ke-9 di Permata Hijau, beberapa waktu lalu.

Memang gampang melakukan promo bisnis apabila seseorang sudah punya nama. Namun bukan berarti hal itu menjadi kemudahan bagi Wulan. Justru jika membawa nama besar sebagai artis, jika ada yang salah dengan bisnisnya, maka nama baik yang sudah lama terbangun bisa tercoreng.

Wulan tentu sangat memperhatikan hal tersebut. "Nama baik yang sudah dibangun berpuluh-puluh tahun, bisa rusak dalam sekejap kalau apa yang dijual nggak memuaskan pelanggan. Itu justru beban ya. Kalau jasa yang dijual ga bagus itu juga jadi masalah," pungkasnya. (BM/ato/dew)

Bisnis Wulan Guritno Dijiplak Salon Lain

April 2, 2012

BeritaMusik.com - Membangun sebuah bisnis, selain dapat meraih untung, namun juga tak bisa luput dari permasalahan. Seperti halnya yang dialami oleh artis cantik Wulan Guritno yang membuka bisnis kecantikan bersama beberapa kawannya.

Bisnis bersama memang kerap menimbulkan masalah. "Suka duka bisnis banyak. Ada yang diboongin karyawan, nombok, berantem, 'bubarin aja apa ya, nombok melulu'. Tapi lama-lama, itu tadi. Kita nggak patah semangat," ujar Wulan.

Sekarang bisnis mereka memang kelihatan baik-baik saja, "Tapi nanti pasti ada lagi masalah. Kayak temenan dan rumah tangga, pasti selalu ada masalah yang muncul. Tapi asal kita plain dan saling percaya pasti bisa lah," imbuhnya.

Tak hanya permasalahan interen saja yang harus dihadapi, persaingan dalam dunia bisnis joke harus diterima dengan lapang dada. Namun, Wulan tidak terlalu ambil pusing dengan hal itu. Baginya, asal mempunyai originalitas, pangsa pasar pasti ada.

Bisnis kecantikan ini bahkan pernah dijiplak konsep-konsepnya. "Pernah lho, ada yang ketahuan salonnya ngikutin konsepnya Poetre. Tapi namanya Poetri, di Bintaro. Sampai rise tulisannya itu sama banget," ungkap Wulan.

Memang menyebalkan rasanya jika usaha yang sudah kita bangun dengan berpikir keras, tiba-tiba ada yang tinggal menjiplaknya saja. "Tapi ya udah lah, rejeki orang masing-masing. Yang penting pertahankan originalitas. Kita berusaha sebaik mungkin peculiarity control-nya. Dan juga SDM yang kita pilih yang berkualitas," pungkasnya.

Nama Poetre sendiri sendiri sudah dipatenkan oleh Wulan sejak awal mereka mendirikan Poetre Wax & Spa yang pada akhir Maret lalu membuka gerai mereka yang ke-9. (BM/ato/dew)

Gerai Kesembilan di Anniversary Ketiga

March 28, 2012

JAKARTA - Kemarin (27/3) merupakan hari penting buat Wulan Guritno. Bisnis sauna dan polish yang dirintisnya bersama empat teman semakin besar. Gerai kesembilannya dibuka di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Konsep yang dibuat bisa dijual dengan sistem franchise.Pembukaan itu bertepatan dengan hari ulang tahun ketiga perkawinannya. "Kebetulan hari ini (kemarin, Red) saya juga anniversary ketiga, lho. Nggak kerasa, ya, sudah tiga tahun. Dan tiap tahun punya anak," ujar Wulan, lantas tersenyum.Dia menuturkan bahwa Adilla Dimitri, suaminya, sudah berkali-kali menghubunginya around BlackBerry Messenger. Dilla menanyakan kapan Wulan selesai menghadiri acara pembukaan gerai Poetre Spa & Wax miliknya. "Dia sudah nanyain terus kapan saya pulang. Mungkin nanti mau pergi makan bareng," lanjut dia.Dari pernikahan dengan Dilla, Wulan dikaruniai dua buah hati, yakni Elle dan Jeremiah. Keduanya masih balita. "Sekarang kan ada tiga anaknya. Ada Shalom, Elle, dan Jeremiah. Yang dua masih kecil-kecil. Kalau mau pergi tuh riweh," ungkapnya.Karena itu, Wulan dan Dilla tidak bisa seperti dulu lagi, pergi berdua dan menikmati waktu seperti masa-masa pacaran. Sekarang, papar dia, kalau mau pergi, meski niat awalnya mau berdua, akhirnya mengajak serta anak-anak itu. "Tapi, khusus malam ini, saya mau menikmati waktu. Pergi berdua saja. Walau harus bawa alat pompa ASI karena harus tetap mompa dua jam sekali," terang dia.Tiga tahun berumah tangga dengan Dilla, bintang film Dilema itu mengibaratkan perjalanannya masih seperti bayi. Mereka masih mesra. Setiap hari dilalui dengan lancar tanpa masalah besar. "Belum ada yang kompleks sih (masalahnya). Ya amit-amit, ya. Tapi, saya berharap nanti, entah lima, sepuluh, atau lima belas tahun lagi, masih tetap seperti ini," imbuh dia.Wulan ingin selamanya menjadi tim yang plain dengan Dilla. Segala permasalahan yang nanti dihadapi bisa terselesaikan. Pada hari istimewa itu Wulan mengharapkan hadiah apa dari sang suami? "Saya sih berharap pulang ada cincin berlian segede bagong. Ya dong. Kan lahiran melulu, dihamilin melulu, hahaha" bercanda. Makan malam berdua cukup kok. Sebab, sekarang ini susah punya waktu untuk benar-benar berdua," katanya.Meski repot punya dua anak yang masih balita, Wulan mengaku senang dengan kerepotan itu. Dia menikmati masa-masa bersama dengan suami dan tiga anaknya. "Saya justru senang. Orang tua saya bercerai, saya juga pernah bercerai. Jadi, ketika saya melihat Shaloom, Elle, dan Jeremiah pergi bareng saya dan Dilla, itu senang banget. Sebab, kami keluarga yang utuh," terang dia.Dilla sangat mendukung kegiatan Wulan. Baik di dunia hiburan maupun dalam bisnis. "Suami pasti dukung sepenuhnya. Mereka itu pelanggan setia juga di sauna kami. Maka itu, lengkap deh pokoknya. Bahagia," ucap dia. (jan/c11/ayi)

Kerepotan, Wulan Guritno Tetap Enjoy Urus Tiga Anak

March 27, 2012

JAKARTA- Memiliki tiga anak dengan jarak usia yang tidak terlalu berbeda jauh Wulan Guritno sebagai hal yang cukup merepotkan. Namun dia berusaha menikmati hal itu sebagai bagian dari keluarga yang utuh.

"Dinikmatinlah, kan senang sama anak. Orangtua saya cerai, saya juga bercerai. Saya lihat saya bersama Shallom senang banget menjadi keluarga utuh," ucap Wulan ditemui di bilangan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2012).

Mengenang masa kecilnya melihat sang ibunda yang cukup repot dalam mengurus anak-anaknya menjadi inspirasi bagi Wulan mengurus ketiga anaknya. Bahkan, dirinya tidak dapat meninggalkan mereka terlalu lama disaat dirinya menghabiskan waktu bersama suami.

"Saya ingat waktu kecil, seriweh-riwehnya tetap bahagia dan senang. Kalau pergi berdua kadang kangen anak. Pikirannya ke anak," katanya.

Dia mengakui tidak memungkinkan hanya menghabiskan waktu berdua bersama Dilla. Dirinya lebih senang meluangkan waktu liburnya bersama anak dan suami.

"Kita enggak mungkin berdua terus. Waktu dua hari free, jadi lebih sering pacaran sama anak. Dibagi-bagi waktunya," paparnya.(rik)

Dihamili Terus, Wulan Guritno Minta Dikasih Suami Berlian

March 27, 2012

JAKARTA- Wulan Guritno merayakan hari pernikahannya yang ketiga dengan Adilla Dimitri. Karena sedang punya bayi, Wulan dan Adilla merasa tidak bebas mengenang hari pernikahan mereka.

"Kebetulan hari ini anniversary yang ketiga, tiap tahun punya anak. Malam ini cukup pergi berdua saja, walau dengan alat pompa, dua jam sekali. Enggak bisa free, harus nyusuin," ujar Wulan ditemui di bilangan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2012).

Di hari pernikahannya, produser film Dilema ini berharap diberikan kado spesial oleh sang suami berupa cincin berlian besar.

"Saya berharap pulang ada cincin berlian segede bagong. Lahiran mulu, dihamili mulu. Tapi makan malam berdua cukup," imbuhnya.

Dia joke berharap pernikahannya dapat selalu harmonis hingga usia senja. Namun Wulan tak memungkiri akan selalu ada masalah dalam menjalankan sebuah rumah tangga.

"Baru tiga tahun masih baby, masih mesra, enggak ada masalah, belum ada yang kompleks. Saya berharap nantinya lima, sepuluh sampai 15 tahun bisa awet dan solid. Kalau ada masalah bisa diselesaikan. Enggak mungkin enggak ada masalah," tandasnya.(rik)

Next Page »