Ultah ke-29, Puput Melati Dapat Kejutan dari Suami
May 14, 2012
Senin, 14 Mei 2012 10:41 wib
Edi Hidayat - BeritaMusik
JAKARTA - Mantan penyanyi cilik Puput Melati tengah berbahagia. Pasalnya, memasuki usia ke 29 tahun, Puput mendapat kejutan dari sang suami, Ustadz Guntur Bumi.
"Aku tahunya baru semalam, ada apa pakai tenda. Ternyata ada syukuruan di rumahku," kata Puput saat ditemui di kediamannya di kawasan Bintaro, Tangerang, Minggu 13 Mei 2012 malam.
Menurut Ustadz Guntur, acara tersebut digelar sebagai tasyakuran bayinya yang diperkirakan akan lahir sekira dua pekan lagi. Selain itu, dalam rangka hari ulang tahun sang istri tercinta, Puput Melati. Ustadz Guntur joke turut merayakannya bersama anak-anak yatim piatu, keluarga serta sahabat.
"Tasyakuran bayi Insya Allah mendekati sembilan bulan, kurang dua minggu lagi lahiran yang rencananya awal Juni. Plus tasyakuran Milad (ulang tahun) atau berkurangnya umur Puput, mudah-mudahan istri diberi berkah oleh Allah SWT," ungkap Ustadz Guntur.
Bagi Puput, usia 29 tahun dan sedang mengandung adalah sebuah berkah.
"Berkah banget dalam keadaan hamil, anak itu kan karunia dari Allah, rizki. Senang banget," tutupnya.
(ega)Superman is Dead, /rif, Sheila on 7, The Changcuters Bersatu di Album Penghormatan bagi A.T. Mahmud
April 27, 2012
Jakarta – “Ini adalah proyek impian,” ujar Toto Widjojo selaku Managing Director Sony Music Entertainment Indonesia.
Ia sedang menjelaskan awal mula penggarapan manuscript kompilasi Ambilkan Bulan yang menampilkan sepuluh lagu terbaik pencipta lagu anak legendaris, mendiang A.T. Mahmud, yang diaransemen ulang dengan nuansa complicated dan dibawakan artis/band papan atas Indonesia, seperti Superman is Dead, /rif, Sheila on 7, The Changcuters, SHE, hingga bintang cilik anyar bernama Lana Nitibaskara.
Ia lantas menerangkan dalam konferensi pers yang dilaksanakan di XXI Club, Djakarta Theatre pada Senin (23/4) kemarin bahwa semua berawal dari mimpi pihak Sony yang ingin membuat lagu anak-anak kembali berkumandang di berbagai media. “Terlalu banyak anak-anak yang menyanyikan lagu tidak sesuai,” terang Toto.
Tak heran, terpancar perlakuan istimewa dari tag rekaman saat meluncurkan Ambilkan Bulan. Sebuah showcase tergolong mewah diadakan di XXI Ballroom, Djakarta Theatre setelah konferensi pers rampung digelar.
Dengan sentuhan play musikal sebagai jalan cerita, showcase tersebut menampilkan, secara berturut-turut, Lana Nitibaskara dengan “Ambilkan Bulan”, Numata dengan “Amelia”, Tangga dengan “Pelangi”, Astrid dengan “Bintang Kejora”, The Changcuters dengan “Libur Telah Tiba”, dan SHE dengan “Paman Datang”.
Belum lagi pemberian Lifetime Achievement Award dari pihak Sony dan Bank Negara Indonesia (BNI) kepada A.T. Mahmud yang diwakili oleh istri dan kedua anak perempuannya. Tak lupa, kolaborasi antara Lana Nitibaskara dengan A.T. Mahmud dalam membawakan “Kasih Abadi” dengan bantuan rekaman audio langka yang memamerkan kemampuan vokal pencipta lagu yang karyanya disebut-sebut mencapai 900 lagu.
Toto sempat menjelaskan saat konferensi pers bahwa proses seleksi lagu yang akhirnya tercantum pada Ambilkan Bulan dilakukan secara bertahap. “Awalnya pihak Sony, diwakili Pak Jan (Djuhana) menyeleksi 900 lagu yang dimiliki A.T. Mahmud jadi sekian puluh saja. Nah, setelah itu giliran pengisi manuscript memilih mana yang mereka ingin bawakan,” terangnya.
Pihak Sony memilih cara yang tidak biasa dalam menjual Ambilkan Bulan. Dalam tiga bulan ke depan, manuscript tersebut dapat diperoleh secara eksklusif dengan membuka rekening BNI Taplus Anak di kantor cabang BNI seluruh Indonesia sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dan ketika ditanya mengenai pemilihan BNI sebagai rekan sekaligus distributor, Toto menjawab, “Ada kendala untuk mendapat opening distribusi yang besar. Kami berusaha mencari alternatif karena toko CD makin menurun. Jika restoran ayam goreng memiliki sekitar 400 gerai, ada 1.600 cabang BNI di Indonesia. Logikanya, penjualan akan lebih spektakuler dibanding sebelumnya.”
Hubungan Sony dengan keluarga A.T. Mahmud sendiri sudah terjalin lama sejak Tasya menyanyikan lagu-lagu A.T. Mahmud pada 2000 dan menghasilkan beberapa platinum. Toto mengenang bahwa A.T. Mahmud merasa terharu akan prestasi tersebut dan fakta bahwa ia mendapat royalti cukup signifikan sejak sekian lama. Sementara untuk Ambilkan Bulan, Toto berjanji bahwa urusan royalti akan berjalan mulus.
Berikut adalah susunan daftar lagu pada Ambilkan Bulan:
Lana Nitibaskara dan Ronald Gustav – “Jangan Tunggu Lagi!”
Lana Nitibaskara – “Ambilkan Bulan”
SHE – “Paman Datang”
The Changcuters – “Libur Telah Tiba”
Superman is Dead – “Aku Anak Indonesia”
Cokelat – “Mendaki Gunung”
Astrid – “Bintang Kejora”
Judika – “Kereta Apiku”
Tangga – “Pelangi”
/rif – “Anak Gembala”
Numata – “Amelia”
Sheila on 7 – “Ambilkan Bulan”
Sumber BeritaMusik.com

Tommy Kurniawan: Semua Yang Urus Tania
April 23, 2012
BeritaMusik.com - Pasangan Tommy Kurniawan dan Fatimah Tania Nadira menggelar acara tasyakuran akikah anak pertamanya, Muhammad Al Fatih Fabrizio Kurniawan, yang kini sudah berusia hampir tiga bulan.
"Alhamdulillah, ini acara selamatan kelahiran Zio, tadi juga sekalian potong rambut. Akikahnya kan sudah pas 10 hari, cuma selamatannya cari waktu yang pas. Dan kebetulan bisa hari ini. Zio juga sudah mau 3 bulan. Alhamdulillah acara sudah berlangsung, didoain juga sama-sama semoga menjadi anak yang soleh," ungkap Tommy Kurniawan yang diamini sang istri.
Sejumlah kerabat dan tetangga hadir di kediamannya di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (22/4/2012). Karena memang acara itu dilakukan dengan sederhana untuk keluarga saja. "Kita memang nggak bikin yang ngundang semua sih, cuma keluarga, tetangga, sama sahabat dekat," ungkapnya.
Seluruh persiapan acara menurut Tommy diserahkan kepada eventuality organizer (EO) dengan ide dari Tania. Dirinya tidak banyak membantu, karena terlalu sibuk dengan pekerjaan. Kalau joke membantu hanya sekitar 10% dari seluruh pekerjaan. "Tema-temanya semua Tania yang urus," tegas Tommy.
Sang bayi mengenakan pakaian serba warna biru dipadu dengan pakaian Tommy dan Tania yang warna hijau. Seluruh ruangan penuh hiasan, nampak juga baju anak-anak yang dipajang di depan, dijadikan hiasan.
"Karena cowok, jadi biru, kalau cewek pasti pink. Kalau nggak dekor boat gini anak kecil lucu kan jadi ilang. Jadi kenangan buat dia juga, pas syukuran ada boat gini," ungkap Tania. (BM/hen/dar)
SymS Band Garap Album Bareng Erwin ‘Bragi’
April 9, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Setelah sukses memperkenalkan singular perdananya bertajuk 'Pergi', Syms rope tengah konsentrasi menggarap manuscript perdana. Di manuscript perdananya, Syms mendapuk Erwin 'Bragi' sebagai produser.
Erwin 'Bragi', selain seorang gitaris ia juga dikenal sebagai produser bertangan dingin yang telah mampu mengorbitkan nama-nama besar penyanyi di Tanah Air seperti Nindy, Astri, Tasya dan Bragi. Dan kali ini Erwin begitu percaya menggarap Syms rope yang terdiri dari Nuke (vokal), Ihsan (gitar), Mikha (drum) dan Adit (bass).
"Terus terang, saya mau terlibat menggarap manuscript SymS karena lagu-lagu mereka sangat asyik dan bagus, baik melodi maupun liriknya,” puji Erwin bersama Syms rope saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.
Yang unik, untuk mendapatkan atmosfer yang baik saat rekaman, rope yang cikal-bakalnya berdiri sejak 2003 itu memilih rekaman di Bandung.
"Kami sepakat menjalani proses rekaman di Aru studio yang berlokasi di Bandung. Kami ingin menemui suasana baru yang berbeda dan bisa lebih fokus saja. Ternyata di sini kami merasa bisa lebih menyatu, lebih bisa saling mengenal karakter satu sama lain sehingga lebih terbangun chemistrinya, walau di Jakarta juga banyak studio yang bagus," ujar Nuke sang vokalis yang menciptakan seluruh lagu SymS.
Lagu berjudul Pergi, Cinta Terindah, Semua Baik Baik Saja, Takkan Pernah Kembali, Lupakan Aku, Tentang Kamu, Segala Rasa, Diantara Dua dan Lihatlah Aku, merupakan sembilan lagu yang sudah dipersiapkan menjadi materi di manuscript perdana SymS,
"Ada satu lagu lagi masih belum ketemu judulnya yang pas," sambung Nuke.
Beragam festival dan panggung musik menjadi awal perjalanan karir dari rope yang pada awalnya terbentuk pada 2003 dengan nama Sabdo lalu berganti menjadi Symbol di 2009, sebelum akhirnya memutuskan memakai nama SymS mulai 1 Nov 2011 dengan personel saat ini ditambah seorang additional di posisi keyboard.
"Kami berangkat dari kesamaan hati dalam bermusik. Untuk mempersiapkan manuscript perdana ini, rasanya tidak ada kata setengah-setengah dalam menghasilkan karya yang terbaik, untuk kami persembahkan kepada masyarakat pecinta song Indonesia," ujar Nuke.
Dengan menawarkan racikan musik cocktail stone yang manis dan easy listening serta penuh semangat, rope SymS ingin menghasilkan karya-karya yang bisa menginspirasi masyakat pecinta musik Indonesia dan bersiap menjadi idola baru di jagad musik Tanah Air. mor
Tasya Kamila Bicara Sosok Maher Zain
April 4, 2012
BeritaMusik.com - Bagi Tasya Kamila, menjual manuscript fisik sekarang ini sangatlah susah. Namun, dengan apa yang dicapai oleh penyanyi religi asal Swedia di manuscript debutnya, THANK YOU ALLAH dengan penjualan terbanyak dan meraih 20 kali platinum, tentunya sangat membanggakan. Mantan penyanyi cilik ini juga mengaku sangat beruntung ketika harus terbang ke Singapura dan sedikit mewawancarai Maher Zain.
"Beruntung aja yah. Waktu itu ke Singapura, buat wawancara ama Maher Zain. Dia kan dapat Platinum Award dari tag atas penjualan, makanya karena kita satu label, jadi aku yang disuruh kesana," ungkap Tasya saat mengisi KONSER ISTIMEWA MAHER ZAIN di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (03/04) malam.
Dengan sosok Maher Zain, Tasya ternyata juga memendam kekaguman. Apa yang dilalui pelantun Insya Allah itu, dengan semangat positifnya dalam menjalani hidup, patut ditiru.
"Dia kan sekolahnya di Teknik Penerbangan, tapi tetap enjoy dan semangat menjalani profesinya saat ini. Apalagi untuk lagu For The Rest Of My Life, itu ternyata diciptakannya untuk istri tercinta. Romantis banget, so sweet," lanjut Tasya.
Makanya menurut Tasya, tak heran ketika banyak fans yang mengagumi Maher Zain, baik karya ataupun sosok pribadinya, "Semua sangat antusias. Tapi di sini (Indonesia) itu pale antusias. Semua sayang Maher," imbuhnya. (BM/ato/rea)
Tasya: Pandai-pandai Menjaga Diri
March 28, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Menjadi artis itu tidak mudah karena selalu menjadi sorotan publik. Apalagi bila berperilaku negatif. Itulah yang selalu Tasya Kamila (19) ingat.
Mama-papa mengingatkan itu sejak aku masih SD. Jadi sampai sekarang aku selalu hati-hati dan menjaga diri. Kalau mau melakukan ini-itu, aku mikir dulu. Apa ya akibatnya
Oleh karena tak ingin terkena hal negatif, Tasya yang kini bukan lagi penyanyi cilik selalu mengingat nasihat orangtuanya, pasangan Gatot Permadi Joewono-Isverina.
”Mama-papa mengingatkan itu sejak aku masih SD. Jadi sampai sekarang aku selalu hati-hati dan menjaga diri. Kalau mau melakukan ini-itu, aku mikir dulu. Apa ya akibatnya,” ujar gadis berambut panjang tersebut, seusai menyanyi di acara 9 Coustic di Rollingstone Kafe Jakarta, pekan lalu. Malam itu dia menyanyikan dua lagu, satu di antaranya berjudul ”Sehari Tak Cukup Sekali” yang merupakan single terbarunya.
Soal budi pekerti, lanjut Tasya, juga selalu menjadi perhatian orangtuanya. ”Mereka mengingatkan agar aku tidak sombong, misalnya,” ujar anak bungsu dari tiga bersaudara itu.
Tentang izin keluar rumah malam hari, Tasya mendapat keleluasaan. Bila pergi ke ulang tahun sahabatnya, sang ibu memberi izin sampai sekitar pukul 24.00. ”Tapi baru jam sebelas malam, mom sudah telepon-telepon, nanya jam berapa pulang. Lha, kan tadi sudah diizinkan. Giliran belum pulang ditanyain terus,” cerita mahasiswi Universitas Indonesia itu dengan tawa berderai.
(TRI)
Superman is Dead Rekam Ulang Lagu Anak-anak Ciptaan A.T. Mahmud
February 25, 2012
Jakarta – Trio punk rockers asal Bali, Superman is Dead, dipastikan turut serta dalam Ambilkan Bulan, manuscript kompilasi rilisan Sony Music Entertainment Indonesia yang bertujuan untuk kembali mengangkat karya-karya tak terlupakan dari pencipta lagu anak-anak legendaris, A.T. Mahmud. Mereka memiliki tugas merekam ulang lagu “Aku Anak Indonesia”.
Drummer Jerinx berujar: “Kenapa kami mau turut serta dalam kompilasi ini? Terus terang kami sudah memiliki pemikiran untuk membawakan lagu anak-anak sejak lama. Bisa dibilang kami sudah masuk ke tahap cemas melihat anak-anak di Indonesia menyanyikan lagu-lagu dengan lirik dewasa. Tidak relevan dengan kehidupan mereka sebagai anak-anak, kok anak kecil menyanyikan lagu tentang selingkuh?”
“Kami ingin terlibat dengan proyek ini karena misi kami adalah memberi kontribusi untuk Indonesia agar generasi anak kecilnya dapat mencintai lagi lagu anak-anak. Sangat penting bagi kami agar anak-anak menyanyikan lagu yang sesuai dengan usianya,” lanjutnya.
Walaupun lagu “Aku Anak Indonesia” dipilih oleh tag rekaman, pihak Superman is Dead mengungkapkan bahwa lagu tersebut sangat sesuai dengan karakter mereka. Aransemennya diciptakan oleh vokalis Bobby Kool dan menurut petinggi Sony, Jan Djuhana, terdengar seperti lagu suporter sepak bola karena kadar anthem yang tinggi.
Bassis Eka Rock lalu membeberkan bahwa ia sempat terkejut ketika mendengar versi lagu tersebut yang dinyanyikan oleh Tasya. “Saya kaget ketika dengar versi Tasya. Saya sampai bilang, ‘Lho kok seperti ini?’ Karena lagu itu menggunakan orkestra dan nadanya ke sana kemari. Tapi saya bisa merasakan kalau lagu tersebut mengandung sesuatu yang dapat dibawakan dengan gaya Superman is Dead,” terang Eka.
Album kompilasi Ambilkan Bulan sendiri rencananya akan dirilis pada Maret 2012. Selain Superman is Dead, kompilasi tersebut juga akan diisi oleh grup atau musisi lain yang berada di bawah naungan Sony. Mereka semua membawakan lagu A.T. Mahmud dengan karakteristik masing-masing.
Sumber : indofiles.org
Hamil Besar, Natasha Dewanti Berhenti Kerja
February 20, 2012
JAKARTA- Banyak perubahan yang dirasa Natasha Dewanti di kehamilan anak ketiganya. Memasuki bulan ketujuh kandungannya, Natasya joke mulai mengurangi pekerjaannya di dunia keartisan.
"Sama-sama saja. Paling tidurnya saja yang enggak benar, Enggak pulas saja. Bawaan hamil mungkin ya," katanya saat ditemui di Plaza Bapindo, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (20/2/2012).
Karena sudah mulai mengurangi aktifitasnya dari dunia entertain, Natasya lebih banyak di rumah. Saat ini, dia fokus pada mengurus sang jabang bayi.
"Sekarang sudah enggak ngapa-ngapain, karena sudah tujuh bulan. Cuma jadi berasa berat saja," katanya.(rik)
Louise Anastasya Ingin Nikah Secepat Mungkin
December 29, 2011
BeritaMusik.com - Kurang dua hari lagu tahun 2011 akan berakhir dan berganti ke tahun 2012. Louise Anastasya berharap di tahun 2011 ini karirnya bisa semakin sukses.
"Semakin dewasa sukses dalam karir sehingga dalam jalankan lancar," harapnya.
Tak hanya karir saja, untuk urusan jodoh Louise juga meminta agar tahun ini bisa menemukan pangeran penjaga hatinya. Meski tahu jodoh ada di tangan Tuhan, namun dia tetap berusaha dan berdoa, pasalnya dia ingin bisa menikah secepat mungkin.
"Secepat mungkin, tapi kita gak tahu siapa jodohnya. Itu rencana ada di tangan Tuhan. Kita rencana, Tuhan yang tentukan," paparnya.
Ketika ditanya adakah orang yang saat ini tengah dekat dengannya, Perempuan kelahiran 12 Desember 1982 ini mengaku hanya sebatas teman dan belum ada yang cocok.
"Teman dekat-dekat. Kalau misalnya pengen itu ternyata bukan jodoh, gimana? Semua dibawa dalam doa aja. Kalau emang jodoh ada jalannya, kalau gak ditutup," ujarnya.
Lantas seperti apa kriteria cowok idaman Lousie? "Apa ya? Yang penting baik hati, tanggung jawab dan seiman," tukasnya saat dijumpai di Amigos Restaurant Bellagio Mall, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu yang lalu. (BM/dis/faj)
Shopping, Louise Anastasya Tak Utamakan Merk Terkenal
December 27, 2011
BeritaMusik.com - Selebritas kerap dikenal sebagai pribadi yang doyan membeli barang mahal dan bermerk di luar negeri. Namun bagi Louise Anastasya, hal tersebut bukanlah kewajiban dan rutinitas.
"Aku sih kalo pas ada waktu aja buat jalan-jalan, baru sempetin shopping. Kalo belinya yah ada beberapa aja yang ke luar negeri. Tapi aku lebih sesuaikan dengan kebutuhan aja," ungkap Louise.
Ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat beberapa waktu yang lalu, saat disinggung mengenai barang bermerk, Louise lebih memilih karena alasan cocok saja.
"Kalo aku cocok dengan code itu ya dibeli aja. Gak melihat itu code terkenal atau enggak. Aku juga gak fokus dengan merk tertentu. Aku sih kalo conform suka pity sama mama, kalau pappy kan gak begitu ngerti," tutup Louise.
Dirinya menambahkan, sang bunda yang sempat memiliki butik, membuatnya kerap bertukar ide conform dengannya. (BM/ato/aia)


