Teaser MV Debut Gang Kids Dirilis 8 Mei

May 7, 2012

BeritaMusik.com - Teaser MV entrance untuk girlband baru Core Contents Media, Gang Kids dijadwalkan akan rilis pada 8 Mei mendatang. Di mana sutradara untuk MV terbaru itu adalah Cha Eun Taek.

Teaser itu sendiri akan sepanjang 1 menit 30 detik, dan akan memperlihatkan susunan member Gang Kids yakni Hwang Ji Hyun, Choi Soo Eun, Lee Hae In, Kim Hye Ji, So Min, Jo Eun Byul, Dan Esther.

Kim Kwang Soo, selaku produser dari entrance manuscript Gang Kids sebelumnya populer sebagai produser dari MV Jo Sung Mo, Toheaven, Do You Know, Endless Love, Love Song dan Empress Myeongseong. Juga milik SG Wannabe yakni Timeless.

Dilansir en.korea.com, tidak hanya itu, dirinya juga memproduksi MV dari girlband comparison Gang Kids yakni T-Ara yang berjudul Roly Poly, Cry Cry dan Lovely Dovey.

Kwang Soo menyatakan, "Kami membuat tipe baru dari MV, di mana akan jauh lebih berbeda dari MV dramatis sebelumnya. MV ini tidak akan tampak biasa. Di mana Ji Hyun, Soo Eun, Hae In akan menjadi aktris dari video mereka. Dan tampil dalam MV sendiri, akan menaikkan sisi kualitas mereka." (enk/aia)

Tampil Culun, Justin Timberlake Merasa Bodoh

May 6, 2012

Minggu, 6 Mei 2012 11:12 wib
Hutami Windiarti - BeritaMusik

LOS ANGELES - Justin Timberlake termasuk selebriti Hollywood dengan segudang penggemar wanita.

Selain memiliki suara yang bagus, mantan kekasih Britney Spears itu juga sering bermain film. Namun siapa sangka, Justin merasa dirinya seperti orang bodoh saat bergabung dengan 'N Sync.

Dia mengatakan, hal yang pale membuatnya menyesal saat ini adalah selera berbusananya yang memalukan. Pelantun "Cry Me a River" itu mengaku terlihat seperti boneka.

"Ada banyak kejadian yang membuatku menyerah saat remaja, salah satunya saat berada di grup. Dan saya memastikan, kami seperti boneka. Aku berakhir seperti orang bodoh," ungkap Justin.

Selain itu, dia juga mengatakan sangat tidak suka menggunakan jelly rambut. Bintang Friends With Benefits itu mengaku tidak menyukai rambut keriting pirangnya, dan memilih botak. Demikian seperti dilansir Femalefirst, Minggu (6/5/2012).

(nsa)

‘The Avengers’ Diputar Perdana di Studio Imax

May 3, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Film The Avengers menjadi film pembuka pada peresmian Studio IMAX di Gandaria City, Jakarta, Rabu (2/5) malam.

Hadirnya Studio Imax di Gandaria City merupakan yang pertama di Indonesia dan terobosan baru dari Cinema 21 untuk menyajikan teknologi revolusioner Imax dan Imax 3D.

Imax Gandaria City memiliki kapasitas 391 tempat duduk dengan ukuran layar 11x20 meter. Dengan tampilan gambar Crystal Clear Images, teknologi proyeksi revolusioner yang mampu menghadirkan gambar yang jernih. Ditambah Digital Aligned Sound, yang menghasilkan suara begitu dahsyat.

Setelah tayang perdana pada Rabu (2/5) dengan memutar film The Avengers untuk kalangan terbatas, Studio IMAX akan dibuka untuk umum mulai Jumat (4/5).

Jadwal film yang akan diputar dalam format IMAX 2012, antara lain:
The Avengers (Disney)
Dark Shadow (Warner Bros.)
Men in Black 3 (Columbia)
The Amazing Spiderman (Columbia)
The Dark Night Rises (Warner Bros.)
Skyfall (Sony Pictures)
The Hobbit: An Unexpected Journey (Warner Bros.)
To The Artic (MacGillivray Freeman Films)

Harga tiket masuk IMAX adalah Rp50.000 untuk hari biasa (Senin hingga Kamis), Rp 75.000, khusus Jumat, dan Rp100.000, untuk Sabtu, Minggu dan hari libur. fei

SISTAR memenangkan ‘Music Bank’ K-Chart 27 April

April 27, 2012

KBS‘s ‘Music Bank’ kembali dengan pertunjukan yang sangat segar dan luar biasa.

MC dalam part kali ini adalah aktor tampan Lee Jang Woo dan ditemani oleh 2 Spesial MC Hyorin dari SISTAR dan Hyuna dari 4minute.

Diluar dari penampilan-penampilan biasanya, boyband UKISS dan F.CUZ mengambil bagian untuk quip theatre mereka denganDORADORAdanNo.1dengan sangat menakjubkan.

Para fans dari Supernova kembali dihibur dengan kembalinya merek melalu sebuah hits yang jauh lebih segar dan menarik “Stupid Love

Comeback selanjutnya datang dari diva nan seksi, Ivy. Ia kembali dengan lagu bergenre baladnya yang manis untuk didengar “Torn Heart

Electroboyz juga kembali denganShould we Laugh or Cry” juga dalam part ini.

Dan terakhir, kembalinya B.A.P ke atas panggung dengan hits mini manuscript terbaru mereka juga menggemparkan part kali ini. Sebagai bagian dari promosi “Warrior” yang terakhir mereka membawakan “POWERdengan luar biasa.

Dan pada saat nominasi, 4minute berhadapan dengan SISTAR untuk K-Chart part kali ini, tapi akhirnya, SISTAR yang menyabet kemenangan kali ini dengan singular mereka “Alone“.

Winner’s Stage!

XoveR@BeritaMusik.com

Beriklan di BeritaMusik.com

‘Titanic Requiem’ Bikin Robin Gibb Sadar dari Koma

April 25, 2012

BeritaMusik.COM, London - Robin Gibb terbangung dari koma. Selain semangatnya, keluarga Robin yang menyanyikan lagu 'Titaniq Requim' juga yang membuat Robin bangun dari koma.

Robin (62), personel The Bee Gees yang terkena pneumonia, koma selama 12 hari dan dokter mengatakan bahwa kesempatan untuk hidup tinggal 10 persen. Namun sebuah keajaiban datang, Robin terbangun dari komanya.

Tak mau pasrah dengan keadaan, keluarga Robin termasuk istrinya, Dwina (59) dan anaknya Robin John yang dikenal dengan RJ (29) membuat rencana untuk menyadarkan Robin dari koma.

Dwina dan kelaurganya terus menjaga Robin di samping tempat tidurnya. Pelan-pelan Dwina memutar dan menyanyikan lagu-lagu kesukaan Robin. Salah satunya lagu Roy Orbison berjudul 'Cry'.

"Kami bermain musik dengannya selama sekitar sepuluh hari. Kami bertanya apakah ia ingin mendengarkan musik lagi. Kami membombardirnya dengan musik selama sekitar 10 hari. Sangat menarik," terang Dwina, seperti dikutip Dailymail.

Putra Robin, RJ mengatakan ayahnya terbangun ketika mereka memainkan lagu yang mereka mainkan bersama, Titanic Requiem.

"Dia bangun saat kami sedang bermain trek yang merupakan gerakan dari (Titanic) Requiem yang baru saja kami ditulis," ujar RJ.

"Dia benar-benar dalam keadaan kesehatan mental sekarang dan hal pertama yang ia katakan kepada saya adalah, 'Hai RJ, dapat kamu beritahu mereka bahwa punggung saya sakit'. Sehingga kami mendapat perawat untuk mengubahnya. Kami mengatakan bahwa kami saling mencintai," lanjut RJ.

'Titanic Requiem' adalah sebuah konser yang dibuat oleh Robbin dan RJ untuk untuk memperingati 100 tahun tenggelamnya kapal mewah Titanic pada 15 Apr 1912. Konser tersebut digelar pada 10 Apr lalu di mana seharusnya Robin ikut tampil dalam acara tersebut.

Panitia Konser Dream Theater Mengecewakan

April 23, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Sukses konser Dream Theater meninggalkan sedikit cerita tak megenakkan. Penonton kecewa dan mengganggap panitia konser tak profesional.

Penonton yang memadati Mata Elang Internasional Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (21/4) malam memang cukup dibuat kesal oleh ketidakprofesionalan panita acara. Kekecewaan langsung diterima penonton saat menuju pintu masuk.

Pintu masuk menuju venue dibuka hanya satu pintu dan pintu dibuka sekitar pukul 19.25. Padahal, konser yang dipromotori oleh Variant Entertainment itu dimuali tepat pukul 20.00. Akibatnya, antrean panjang dari pintu masuk hingga ke dalam MEIS.

Karena lamanya antrean dan pendeknya rentang waktu masuk dengan dimulainya konser, membuat banyak penonton ketinggalan. Penonton baru bisa menikmati konser Dream Theater setelah beberapa menit acara dimulai.

Parahnya lagi, saat pengecekan tiket, panitia memeriksa tiket tanpa sensor eletrik. Petugas pemeriksa bahkan hanya memotong tiket tanpa dilihat apakah tiket tersebut asli atau palsu.

Saat memasuki venue acara, penonton dibuat keder. Penonton bingung karena tidak ada penjelasan di mana tempat untuk penonton kelas Festival, Silver atau VIP. Yang ada hanya karton dilapisi kertas yang ditulis dengan spidol mengenai petunjuk kelas untuk penonton.

Di dalam juga tidak ada panitia yang menyambut penonton dan mengarahkan di mana tempat duduk atau kelas yang sesuai dengan tiket yang dipegang penonton. Di dalam venue juga tak terlihat ada petugas medis.

Saat konser dimulai, pentonton juga dibuat sedikit kecewa dengan buruknya sound yang ditampilkan. Di awal lagu, sound terdengar sedikit pecah. Bahkan suara bas terdengar tipis, kalah keras dengan suara gitar dan drum.

Namun kekecewaan tersebut dibayar oleh permainan apik personel Dream Theater. Permainan gitar John Petrucci, betotan bas John Myung, hentakan drum Mike Mangini dan lengkingan suara James LaBrie mampu memuaskan penggemar setia Dream Theater Indonesia.

Sejumlah lagu hits dialunkan Dream Theater dengan begitu indah dan megah, seperti lagu Bridges in The Sky, Build Me Up, Break Me Down, Surrounded, A Fortune in Lies, Outcrydan Pull Me Under. mor

NIghtwish umumkan jadwal tur bersama Kamelot

April 22, 2012

INDONEWS - Finlandisa Symphonic Metal Nightwish akan memulai tur Amerika Utara mereka pada bulan Sep bersama dengan dukungan rope Progresive steel Kamelot.

Mereka berkomentat : “Siapkan suara anda untuk berteriak dan siapkan juga kepala anda untuk sebuah mimpi yang menjadi nyata, kami akan membawa Imaginaerum ke Amerika Utara, konser ini hanya ada di Amerika Utara tidak ditempat lain hanya disini, jadi pastikan anda berada disana, meraih mimpi yang menjadi nyata.

GItaris Kamelot Youngblood menyatakan: “Kami sudah menantikan hal ini kembali ke Amerika dan Kanada, perjalanan saat ini pasti sangatr istimewa kami yakin itu, dan untuk para fans siapkan diri kalian untuk malam-malam yang menakjubkan bersama “Metal”.

Berikut Jadwal konser Nightwish di Amerika Utara :

Sep. 12 – Center Stage – Atlanta, GA
Sep. 13 – Center Stage – Atlanta, GA
Sep. 15 – Beacon Theatre – New York, NY
Sep. 16 – Electric Factory – Philadelphia, PA
Sep. 17 – The Palladium – Worcester, MA
Sep. 19 – CEPSUM University of Montreal – Montreal, QC
Sep. 20 – Sound Academy – Toronto, ON
Sep. 21 – Newport Music Hall – Columbus, OH
Sep. 23 – Royal Oak Music Theatre – Royal Oak, MI
Sep. 24 – Congress Theater – Chicago, IL
Sep. 25 – Pop’s – Sauget, IL
Sep. 27 – Beaumont Club – Kansas City, MO
Sep. 28 – Ogden Theatre – Denver, CO
Sep. 29 – The Complex – Salt Lake City, UT
Oct. 01 – Showbox SoDo – Seattle, WA
Oct. 02 – Crystal Ballroom – Portland, OR
Oct. 03 – The Warfield – San Francisco, CA
Oct. 05 – The Grove – Anaheim, CA
Oct. 06 – House of Blues – San Diego, CA
Oct. 07 – The Marquee – Tempe, AZ
Oct. 09 – Diamond Ballroom – Oklahoma City, OK
Oct. 10 – Emo’s – Austin, TX
Oct. 11 – House Of Blues – New Orleans, LA
Oct. 13 – Revolution – Ft Lauderdale, FL
Oct. 14 – House of Blues Lake Buena Vista – Lake Buena Vista, FL

Beriklan di BeritaMusik.com

Suguhan Menawan Rockers Sekolahan

April 22, 2012

PROGRESSIVE metal, on-going rock, atau akar musiknya, art rock, memang bukanlah jenis musik instan yang langsung bisa dirasakan enaknya hanya dengan mendengar satu-dua kali. Perlu proses menyimak berulang-ulang atau bahkan perlu perenungan hanya untuk mengetahui makna lirik atau musik yang dimainkan sang artis.Di tangan Dream Theater (DT), hambatan menyimak musik stone njelimet seperti ini sepertinya berhasil diminimalisasi, meski lagu-lagu mereka rata-rata memang berdurasi panjang dan penuh improvisasi terlebih lagi saat dimainkan di panggung. Dengan ability bermusik jauh di atas rata-rata, John Petrucci (gitar), John Myung (bas), James LaBrie (vokal), Jordan Rudess (kibor) dan Mike Mangini (drum) berhasil meramu sebuah sajian musik yang bisa dicerna segala usia dan golongan.Buktinya adalah penampilan Dream Theater dalam konser A Dramatic Tour of Events di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Sabtu (21/4) malam. Kesan menonton grup stone tua sama sekali tak ada. Penonton yang datang tak didominasi angkatan umur 30-40-an, yang beranjak dewasa bersama populernya manuscript Images and Words yang dirilis tahun 1992 dan mengantar DT ke puncak popularitas on-going rock.Remaja belasan tahun yang tak terhitung jumlahnya, terlihat berbaur bersama pria yang layak dipanggil om atau bahkan kakeknya. Berteriak, bernyanyi, berjingkrak bersama menirukan lagu yang dinyanyikan James LaBrie. Bukti nyata bahwa musik adalah bahasa concept dan tak pernah kenal usia!DT mengawali konser dua jam lebih dengan intro lagu Bridges in The Sky dari manuscript A Dramatic Tour of Events. Jakarta..JakartaJakarta, kata LaBrie mengawali konser. Ribuan ponsel, inscription berkamera dan sejenisnya, langsung mengabadikan momen langka yang ditunggu puluhan tahun ini. Meski sangat mengganggu, tapi sulit dilarang.Rudess dan Mangini menyambungnya dengan membunyikan alat musik mereka. Teriakan, jingkrakan dan acungan tiga jari simbol complicated steel langsung menyambut lagu berdurasi 11:01 menit itu. Shaman take my hand, teriak LaBrie menutup lagu pertama mereka.Berikutnya giliran gebukan drum Mangini membuka intro lagu 6:00 dari manuscript Awake (1994). Gebukan Mangini langsung disusul bunyi kibor Rudess. Aksi keduanya spontan mengingatkan pada Mike Portnoy (drummer) dan Kevin Moore (kibor). Portnoy adalah salah satu pendiri Dream Theater, sedangkan Moore merupakan keibordis pertama sebelum digantikan Rudess.Jelas terlihat, Mangini serta Rudess ingin menunjukkan pada fans lama DT, bahwa roh lagu yang menonjolkan bunyi drum, kibor dan gitar itu, tak hilang meski dimainkan bukan oleh personel aslinya. Setelah lagu usai, barulah James mencoba menyapa para penggemarnya. Jakarta.... It's been a prolonged time comin', right? ucapnya.LaBrie kemudian mengenalkan Mangini sebagai drummer baru mereka yang membantu penggarapan A Dramatic Tour of Events. Sebelum ruangan digelapkan, James sempat berucap Build Me Up, Break Me Down dan mengalunlah sajian mereka berikutnya.Shred gitar Petrucci terdengar di kegelapan, disusul sorotan lampu dan hidupnya dua hulk shade di kanan-kiri panggung yang mempertontonkan pukulan drum Mangini. Penonton semakin panas ketika intro Surrounded dimainkan dan ikut menyanyikan lagu yang diambil dari manuscript Images and Words itu.Disusul kemudian The Root of All Evil dari manuscript Octavarium. Lagu berdurasi 7:16 menit itu diakhiri raungan fragment guitar Petrucci.Giant shade kembali menampilkan Mangini dengan solo drumnya selama 6 menit. DT sepertinya ingin menunjukan bahwa pilihan untuk mencomot Mangini memang tepat. Sebagai drummer tercepat di dunia, Mangini seolah juga ingin menunjukkan skill-nya tak kalah dengan Portnoy yang selama 25 tahun identik dengan DT.Empat pedal terdengar ditendang bergantian, belum lagi pukulan trap dan simbal yang super cepat. Penonton kemudian dibawa bernostalgia dengan sound lama di lagu A Fortune in Lies dari manuscript perdana When Dream and Day Unite (1989). Loncatan masa kembali disuguhkan DT saat Outcry dari manuscript terbaru jadi lagu selanjutnya.Penonton joke serasa diajak membandingkan kualitas vokal Charlie Dominici dengan James LaBrie, sentuhan kibor Kevin Moore dengan Jordan Rudess, serta gebukan drum Portnoy dengan Mangini. Kesimpulannya: hanya vokal yang beda sementara permainan musiknya tetap serupa.Sesi akustik kemudian dimulai. James dan Petrucci berduet menyanyikan dua lagu, Silent Man (Awake) dan tentunya loiter akustik di manuscript A Dramatic Tour of Events bertitel Beneath a Surface.Jeda sejenak, tensi emblem kembali didongkrak dengan lewat lagu peraih nominasi Grammy Award 2012, On The Back of Angels. Disambung War Inside My Head dan The Test That Stumped Them All dari manuscript konsep Six Dgrees of Inner Turbulence (2002).Di atas theatre kemudian hanya tersisa Petrucci dan Rudess memainkan instrumentalia sekitar 5 menit. Keduanya beradu cepat menggapai nada-nada rumit yang tentu saja tetap dalam harmoni dan tanpa cela.Cahaya meredup hanya diterangi 3 layar berbentuk kubus yang ada tepat di atas drum set Mangini. Histeria penonton kembali terdengar begitu intro lagu The Spirit Carries On dimainkan Rudess.Where did we come from? because are we here? where do we go when we die? Suasana makin mengena saat layar kubus tadi menayangkan suasana angkasa berikut awannya. Seolah terbangnya jiwa setelah terlepas dari raga.Setelah diharu biru lagu steel religius , hits Breaking all Illusions akhirnya dimainkan. Selama beberapa saat fokus hulk shade ditujukan pada Myung. Gambarnya kembali muncul pada bagian carol bersama Petrucci.Begitu lagu selesai, James berteriak mengajak keempat rekannya pamit mundur. See we subsequent time, kata LaBrie berpamitan.Tentu ini hanyalah trik agar penonton penasaran. Teriakan we wish more, we wish some-more tanpa dikomando langsung bergema.Benar saja, dari kegelapan Petrucci memainkan intro Pull Me Under yang memungkasi konser. Begitu usai, seluruh personel melepas instrumennya. Teriakan we wish some-more penonton sudah tak mempan lagi. Lima dewa on-going stone itu joke menunduk berbarengan.Permainan DT selama 2 lebih itu jelas tanpa cacat. Punggawa-punggawa DT terutama Petrucci, Myung dan Rudess adalah rocker sekolahan. Petrucci dan Myung pernah menimba ilmu di Berklee College of Music di Massachusetts. Bersama Portnoy pada 1985, Petrucci dan Myung membentuk Majesty yang menjadi cikal bakal DT. Demi membesarkan DT, ketiganya memutuskan hengkang dari sekolah musik.Sedangkan Rudess yang bergabung belakangan, sudah menekuni piano sejak kecil. Pada umur 9 tahun, Ruddes sudah menimba ilmu piano klasik di Juilliard Schoool of Music.Ada joke Mangini nama yang tak asing lagi di jajaran dewa progresif metal. Mangini yang sudah malang melintang di perbagai grup seperti Annihilator, Extreme, maupun menjadi drummer bagi Steve Vai, adalah pemegang gelar salah satu penggebuk drum tercepat di dunia.Kekurangan justru dirasakan penonton dari pihak penyelenggara. Dengan harga tiket kelas festival yang mahal Rp 1,5 juta (normal) atau presale we seharga Rp 800 ribu penonton disuguhi ketidakpastian saat memasuki venue. Tak ada jalur antre yang jelas berupa tali atau sejenisnya. Akibatnya, penonton dari segala arah merangsek ke dua titik pintu masuk.Belum lagi kehadiran unite produk rokok yang memunculkan kecurigaan apakah tiket semahal itu tak bisa menutupi ongkos penyelenggaraan. Padahal di epoch Portnoy, produk jenis ini sangat dilarang. Beruntung permainan DT memuaskan sehingga dua masalah itu agak bisa ditolerir.(pra/ara/jpnn)

Dream Theater Puaskan 8.000 Penggemar Fanatik

April 22, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Grup rope Metal progresif asal Amerika, Dream Theater memuaskan 8.000 penggemar fanatiknya di MEIS, Ancol, Jakarta, Sabtu (21/4) malam. Seperti apakah?


Setelah 25 tahun menanti, kerinduan penggemar terhadap rope yang digawangi James LaBrie tersebut joke terobati. Konser megah selama kurang lebih dua jam, mampu membuat decak kagum sekitar 8.000 penonton, pengidolanya.

Sejak sore, penggemar yang didominasi pria dewasa dengan atribut berwarna hitam sudah memadati kawasan MEIS. Kepadatan penonton sempat membuat suasana memanas karena gerbang masuk locus konser tak kunjung dibuka, sementara penonton semakin membludak, dengan jumlah ribuan.

Sekitar pukul 21.00 WIB James LaBrie cs naik ke atas panggung. Memegang alat musiknya masing-masing, langsung memainkan laguDream Is Collapsindan'Bridges in a Sky. Penonton joke riuh gemuruh.

Kedekatan antara rope asal Amerika tersebut kepada para penonton sangat terasa akrab. James LaBrie, vokalis joke sangat menikmati movement kemeriahan penggemarnya.

"Halo Jakarta. Sudah sangat lama ya kami tidak bertemu. Apa kabar ? Ini adalah waktu yang sangat fantastik . Apakah kalian merasakan hal yang sama?," ujar James, yang tampil prima di atas panggung.

Lagu-lagu andalan Dream Theater joke disuguhkan dengan apik untuk para penggemar setianya di Indonesia yang menyaksikan aksi panggung rope steel pemilik 11 manuscript tersebut.

Build Me Up, Break Me Down, Surrounded, dan The Root of All Evil'sukses membuat ribuan penonton terkesima.

Sang drumer, Mike Mangini joke membuktikan kemampuannya menabuh drum. Tak heran ribuan penonton bertepuk tangan dan memberi teriakan histeris saat Mike tampil solo bermain drum.

Selanjutnya, A Fortune in Lies Outcrytidak kalah mengesankan dan sukses dibawakan.

Ribuan penonton joke tertawa saat sang vokalis menceritakan pengalaman pertama kali bandnya merasakan kemacetan saat menuju tempat konser.

James lantas mengatakan, sangat bangga terhadap kegigihan para penonton untuk mencapai tempat konser, karena harus berjibaku dengan kemacetan.

"Aku nggak pernah melihat kemacetan seperti itu. Aku kira hanya butuh berjalan kaki untuk menuju tempat konser. Its, ok. Tapi kalian sangat hebat," papar James.

Suasana semakin intim ketika Dream Theater membawakan lagu The Silent Mandengan gaya akustik. Semua penonton ikut larut dalam melambaikan tangan serta bernyanyi bersama-sama lagu tersebut.

Selanjutnya, Beneath a Surface, On a Backs of Angels, War Inside My Head, dan The Test That Stumped Them Alldipersembahkan.

Begitu juga lagu The Spirit Carries Onmendapat tempat khusus di hati para penonton. Terlihat pada penggemar yang serentak bernyanyi bersama. Tepuk tangan joke mengalir deras, sesudahnya.

Pull Me Undermenjadi lagu pamungkas. Sontak saja histeria para pecinta Dream Theater kegirangan dan berjingkrak-jingkrak saat lagu lawasnya dibawakan dan berhasil memberikan kesan sebagai penutup konser yang memukau.

"Terimakasih Jakarta, selamat malam dan sampai jumpa lagi," tutup James.

Dari atas panggung para personil Dream Theater joke memberikan standing applause kepada ribuan penggemarnya. aji

Justin Timberlake-Jessica Biel Menikah 2012?

April 4, 2012

LOS ANGELES - Meski enggan berkomentar mengenai hubungannya, pasangan Justin Timberlake dan Jessica Biel dikabarkan akan melangsungkan pernikahannya musim panas tahun ini.

Pelantun lagu "Cry Me A River" itu menginginkan pernikahan yang besar. Namun, Jessica justru hanya ingin menggelar pernikahan sederhana dan mengundang beberapa teman.

"Justin dan Jessica berencana mengadakan pernikahan besar pada musim panas. Jessica ingin pernikahan sederhana agar lebih sakral, tetapi Justin sejak awal ingin mengadakan pesta besar," ungkap sebuah sumber seperti dikutip Hollyscoop, Rabu (4/4/2012).

Mantan kekasih Britney Spears itu ingin memberikan hari spesial untuk calon istrinya. Karena itu, dia berusaha menjaga tubuhnya terlihat lebih segar di hari pernikahannya. Dia bahkan pergi ke pusat kebugaran untuk membentuk ototnya.

Meski akan melangsungkan pernikahan, Jessica dikabarkan belum memilih gaun pengantin. Namun, artis cantik itu akan terlibat dalam segala hal terkait hari penting untuk hidupnya.(nsa)

Next Page »