Soal ‘Sosialite’ KPI Siang Ini Panggil TVOne

November 21, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memastikan memanggil tvOne untuk memberikan klarifikasi terkait acara Sosialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam. Pemanggilan ini terkait dengan pengaduan adanya 'settingan' dalam tayangan tersebut.

"Nanti rencananya pukul 12.00 WIB," ujar Wakil Ketua KPI, Nina Muthmainnah kepada detikcom, Senin (21/11/2011).

KPI akan mendengarkan penjelasan TVOne terkait tayangan tersebut. Langkah selanjutnya akan ditentukan setelah mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari TVOne, termasuk jika diperlukan akan memanggil pihak-pihak lain yang berkaitan.

"Kami akan lihat klarifikasi dari lembaga penyiaran ini, apakah perlu kami memanggil pihak yang lain," tegasnya.

Acara Sosialite diadukan banyak orang ke KPI setelah merebak perbincangan di jejaring sosial soal 'Charity Settingan' yang diduga melibatkan TVOne dengan sejumlah sosialita.

Persoalan muncul setelah pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, mengadukan adanya gift yang diduga settingan yang digagas oleh sahabatnya sendiri, artis Fifie Buntaran dan kawan-kawan.

Acara amal yang digelar di Hotel Sheraton, Kamis (17/11/2011) lalu itu dinilai hanya sebuah settingan, yang tidak lain hanya menguntungkan para selebritis. Lelang baju yang nilainya sekitar Rp190 juta itupun hanya bohongan, demi prestise, namun sesungguhnya uangnya tidak ada.

Sementara Nando, bocah yang mengalami bocor ginjal yang namanya mereka 'jual' tidak mendapatkan sepeser pun. Dia hanya digunakan alat di acara tersebut.  (BM/dar)

Dipanggil KPI, TV One Siap

November 20, 2011

BeritaMusik.com - Kasus acara penggalangan dana yang sekaligus juga conform uncover pada acara Socialite di TV One, di mana dilelang beberapa kostum yang digagas oleh kaum sosialita Jakarta berujung rumit. Penggagas acara tersebut, selebritis Fifie Buntaran, dituduh oleh salah satu sosialita yang datang Valencia RM (Silly) melakukan acara penggalangan dana yang disetting TV.

Melalui akun Twitter dan blog pribadinya, Silly yang semula begitu senang dengan banyaknya dana hasil pelelangan kostum mengaku antusias ketika mengetahui bahwa dana senilai ratusan juta rupiah itu akan diberikan kepada Nando, bocah penderita gagal ginjal kronis.

Namun setelah acara selesai, tidak ada tanda-tanda transaksi. Bahkan komitmen panitia untuk memberikan sumbangan pada Nando joke nihil. Sehingga Silly yang mendapatkan informasi bahwa acara itu disetting panitia, membuat Silly meminta pihak TV One untuk meng-cut gambar dirinya dan Nando.

Keterangan berbeda justru datang dari pihak TV One, melalui General Manager News and Sports TV One, Totok Suryanto, Minggu (20/11), mengaku pihaknya siap untuk memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan menegaskan bahwa mereka tidak tahu menahu adanya rekayasa itu.

"Yang ingin saya sampaikan, kami tidak lepas tanggung jawab. Kalau ada yang harus dijelaskan, kami siap bertanggung jawab. Makanya saat ada telepon dari KPI kami tidak masalah. Kami siap bertemu. Besok kita janjian ke KPI karena diundang," papar Totok seperti dilansir dari detik.com.

Totok menegaskan, kalau dirinya berani menggaransi bahwa tuduhan TV One menyetting itu tidak benar. "Kalau ada pihak tertentu yang bilang settingan, kita tidak tahu. Tanya saja ke panitia. Kalau dikatakan kita yang setting, saya garansi 100% itu gak benar."

Sebelumnya di pihak Fifie Buntaran mengaku, bahwa dana yang sudah terkumpul itu telah dialokasikan ke pihak lain yang membutuhkan. Dengan alasan pihak Nando datang terlambat ke acara tersebut.     (BM/aia)

TV One Sangkal Setting Acara Charity Fifie Buntaran

November 20, 2011

BeritaMusik.com - Kasus acara penggalangan dana yang sekaligus juga conform uncover pada acara Socialite di TV One, di mana dilelang beberapa kostum yang digagas oleh kaum sosialita Jakarta berujung rumit. Penggagas acara tersebut, selebritis Fifie Buntaran, dituduh oleh salah satu sosialita yang datang Valencia RM (Silly) melakukan acara penggalangan dana yang disetting TV.

Melalui akun Twitter dan blog pribadinya, Silly yang semula begitu senang dengan banyaknya dana hasil pelelangan kostum mengaku antusias ketika mengetahui bahwa dana senilai ratusan juta rupiah itu akan diberikan kepada Nando, bocah penderita gagal ginjal kronis.

Namun setelah acara selesai, tidak ada tanda-tanda transaksi. Bahkan komitmen panitia untuk memberikan sumbangan pada Nando joke nihil. Sehingga Silly yang mendapatkan informasi bahwa acara itu disetting panitia, membuat Silly meminta pihak TV One untuk meng-cut gambar dirinya dan Nando.

Keterangan berbeda justru datang dari pihak TV One, melalui General Manager News and Sports TV One, Totok Suryanto, Minggu (20/11), mengaku pihaknya siap untuk memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan menegaskan bahwa mereka tidak tahu menahu adanya rekayasa itu.

"Yang ingin saya sampaikan, kami tidak lepas tanggung jawab. Kalau ada yang harus dijelaskan, kami siap bertanggung jawab. Makanya saat ada telepon dari KPI kami tidak masalah. Kami siap bertemu. Besok kita janjian ke KPI karena diundang," papar Totok seperti dilansir dari detik.com.

Totok menegaskan, kalau dirinya berani menggaransi bahwa tuduhan TV One menyetting itu tidak benar. "Kalau ada pihak tertentu yang bilang settingan, kita tidak tahu. Tanya saja ke panitia. Kalau dikatakan kita yang setting, saya garansi 100% itu gak benar."

Sebelumnya di pihak Fifie Buntaran mengaku, bahwa dana yang sudah terkumpul itu telah dialokasikan ke pihak lain yang membutuhkan. Dengan alasan pihak Nando datang terlambat ke acara tersebut.     (BM/aia)