Bersihkan Nama, Fifie Buntaran Siap Buka-Bukaan
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Artis Fifie Buntaran berusaha membersihkan namanya atas berita gift settingan yang belakangan ramai diberitakan oleh media massa. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data-data dari semua pihak termasuk dari Valencia Mieke Randa atau Silly, pihak yang sebelumnya menyampaikan keberatan atas penggunaan nama untuk kepentingan tayangan Socialite di TVOne.
Sunan Kalijaga, selaku pengacara Fifie Buntaran mempersilahkan jika ada orang yang ingin melaporkan kliennya ke jalur hukum, dan pihaknya joke siap membeberkan semua fakta yang terjadi.
"Kita sekarang ini akan mengumpulkan information dari pihak TVOne, Mbak Silly dan kita. Karena klien kami sudah jelas-jelas rugi karena nama baiknya dan cenderung fitnah. Sampai detik ini belum ada karena kami akan mengumpulkan barang bukti," ungkap Sunan Kalijaga, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, tempat Nando dirawat, Senin (21/11/2011).
"Kalau memang ada yang mendahului dalam locus ini, kita akan buka-bukaan karena saya sudah pegang kartunya semua," tegas Sunan.
Fifie mengungkapkan kalau sudah sepakat antara Silly dan pihak TVOne untuk tidak menayangkan gambar Silly dan Nando di module itu, namun kenyataan masih muncul walaupun hanya satu detik. Silly keberatan karena acara itu hanya settingan belaka, dan tidak memberikan apapun pada Nando.
Menurut Fifie, masalahnya dengan Silly sendiri hanya sebuah mis komunikasi dan sudah diselesaikan. Fifie menyebutnya hanya masalah novice dirinya dengan aktivis sosial itu.
"Ini sebenarnya mis komunikasi saja antara saya dan Silly, tapi masalah novice saya dan Silly sudah selesai sebelum tayangan Socialite itu ada. Sebelumnya Silly dan saya sebelum konfirmasi bahwa gambar Silly tidak ada satu detik pun," jelas Fifie. (BM/dis/dar)
Dirugikan, TVOne Belum Pilih Jalur Hukum
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Pihak TVOne belum merasa perlu untuk menempuh jalur hukum terkait tuduhan melakukan 'charity settingan' yang dinilai telah merugikan namanya. Pemberitaan masih berdasarkan asumsi, karena TVOne pemilik acara Socialite, yang menayangkan liputan acara dimaksud.
"Banyak yang berasumsi kalau kita terlibat. Kalau soal asumsi memang tidak bisa dibatasi. Yang terpenting bagi kita adalah sebatas kita hanya melakukan klarifikasi, dan belum terpikir ke ranah hukum, meskipun kita adalah korbannya," ujar Totok Suryanto, General Manager Internal Affairs TV One usai dipanggil KPI di Gedung Bapeten Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).
Apakah pihak TV One merasa dirugikan? "Prinsipnya begini, karena kami datang ke sini untuk melakukan klarifikasi. Ya kami sudah berterima kasih sekali," ujarnya
Pihak TVOne sendiri mengakui jika acara pemberian bantuan hasil lelang itu memang benar adanya. Mereka joke sudah menanyakan kepada pihak penyelenggara. Namun, pihak TVOne tidak mengetahui mengenai adanya pihak yang diberikan bantuan.
"Setelah kita konfirmasi di acara tersebut memang ada. Persoalannya apakah ada yang diundang sebagai penerima atau tidak kita tidak tahu. Karena fokus kita memang tidak ke situ, tapi ke acara sosialitanya," ujar Totok. (BM/adt/dar)
TVOne Klarifikasi Tayangan Socialite ke KPI
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Pihak TVOne akhirnya menunjukkan itikad baik dengan memenuhi panggilan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pemanggilan ini merupakan mekanisme dimana ada pengaduan yang dilakukan masyarakat kepada sebuah lembaga penyiaran.
"Kita memiliki itikad baik dengan KPI dengan memberikan penjelasan tentang salah satu tayangan kita. Mekanisme seperti ini adalah mekansime biasa, selaku KPI yang merupakan lembaga independen, untuk diskusi, makanya keberadaan publik juga kita perhatikan untuk memberikan penjelasan di sini," ujar Totok Suryanto, General Manager Internal Affairs TV One usai dipanggil KPI di Gedung Bapeten Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).
Pihak TVOne juga membantah jika pihaknya yang membuat acara tersebut. Namun, dalam kapasitas sebagai pihak yang diundang dalam acara yang dibuat oleh desainer Ina Lang.
"Kami jelaskan di sini bahwa kami pihak yang diundang. Kami punya gambar 3 titik dimana di gambar itu ada satu momen yang banyak narasumber, salah satu narasumber keberatan (Silly). Padahal gambar tersebut sangat umum," paparnya
"Program ini juga tidak mengangkat soal reality. Tapi mengangkat soal kehidupan sosialita yang memang sesuai dengan topik. Tapi kebetulan memang ada soal lelang pakaian," pungkasnya.
Sebelumnyua acara SOCIALITE di TVONe sedang ramai dibahas oleh tweeple karena adanya sekelompok socialita yang membuat acara gift settingan di mana mereka memanfaatkan penderitaan anak kecil bernama Nando. Nando adalah bocah berusia 10 tahun yang menderita bocor ginjal. Namun karena gagal operasi usus anak kecil ini harus dikeluarkan, dan kondisinya semakin parah.
Seorang aktivis bernama Valencia M R yang diundang untuk datang. Setelah memberitahu orang tua Nando, aktivis ini hadir di tempat acara dan begitu haru dengan antusiasme orang-orang yang bahkan membuat bid Rp 100 juta dan 90 juta untuk baju yang dipamerkan. Ia sempat merasa begitu haru karena begitu banyak malaikat yang mau membantu Nando.
Namun usai acara ia diberitahu bahwa acara tersebut hanya settingan. Bahkan tidak ada sedikitpun bantuan yang mereka berikan untuk Nando. Kecewa dengan acara tersebut ia meminta gambarnya dan Nando sama sekali tidak ditayangkan, namun setelah melihat tayangan tersebut di TV, ia melihat gambarnya masih muncul. (BM/adt/faj)
Ilham Bintang: Kalau Tahu Settingan, TVOne Bisa Kena
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Secara normatif dan apapun bentuknya, acara 'charity settingan' merupakan sebuah pelanggaran kode etik jurnalistik. Namun perlu diteliti lebih mendalam, terkait keterlibatan TVOne, antara sekedar meliput acara dimaksud atau ikut terlibat dalam desain acara tersebut.
Komentar tersebut disampaikan oleh Ilham Bintang, selaku Ketua Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) saat dihubungi melalui telepon, Senin (21/11/2011).
"Kalau berdasarkan kode etik jurnalistik, apapun yang by pattern yang melibatkan masyarakat, finansial itu pelanggaran kode etik. Tapi saya tidak tahu secara fact itu TV hanya menyiarkan saja atau ikut terlibat. Kalau TV tersebut tahu kalau itu sebuah settingan itu sebuah pelanggaran dan bisa kena," ungkapnya Ilham Bintang.
Ilham mengomentari tayangan Socialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam di TVone. Acara itu menampilkan kegiatan gift (amal) yang diduga settingan. Even yang digagas Fifie Buntaran itu hanya setingan belaka, sebagaimana pengaduan pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, yang juga sahabat Fifie Buntaran.
Ilham dengan alasan tidak mengikuti perkembangan kasusnya secara mendalam belum bisa banyak berkomentar, apalagi berbicara tentang sanksi.
"Saya tidak mengikuti secara mendalam, saya bicara normatif saja, jadi media itu harus berdasarkan kode etik jangan melenceng dari lane yang sudah ada. Kalau by pattern bikin saja sinetron," terangnya.
"Kalau itu bukan fakta melibatkan publik, finansial publik, emosi masyarakat dan ternyata ada yang merasa dirugikan itu tindak pidana," pungkasnya. (BM/hen/dar)
KPI Prioritaskan Kontroversi Amal Nando
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Aktivis Valencia Mieke Randa sempat meminta gambarnya yang tengah menghadiri acara gift conform uncover artis Fifie Buntaran dkk tidak ditayangkan dan disetujui tvOne. Alasannya ia kecewa karena module amal tersebut hanya settingan. Namun demikian ternyata gambarnya tetap muncul di module Socialite tvOne.
Klarifikasi sudah diberikan oleh tvOne melalui acara AKI Malam. Lalu menurut pandangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), apakah tvOne melanggar pasal yang ada?
"Saya gak berani memastikan sekarang karena itu terlalu prematur sekarang. Karena saya tidak menonton tayangan itu, tapi anggota komisioner yang lain sudah menonton acara tersebut. Tapi kan keputusan tergantung besok kami lihat ini. setelah kami lihat hasil rekamannya, kami harus bawa ke pleno hasil keputusannya untuk menentukan pasal yang mana dan segala macam," ucap Nina Mutmainah Armando, Wakil Ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).
Banyaknya laporan serta kasus yang muncul di permukaan membuat KPI tidak menutup mata. Menurut Nina karena kasusnya melibatkan banyak orang maka KPI meletakkan prioritas untuk menangani permasalahan ini.
"Gak kalau KPI bisa melalui website, email, surat, telepon cuma kami tidak tutup mata dengan media-media sosial yang ada melihat juga. Tapi secara pribadi saya menerima SMS yang terkait dengan itu, dan teman-teman yang lain juga. Jadi memang kasus ini cukup ramai dan KPI merasa ini obligatory untuk dilakukan sesuatu, karena banyak publik yang meminta bahwa KPI harus melakukan sesuatu," tandasnya.
(BM/buj/sjw)KPI Belum Tentukan Sikap Terkait Socialite tvOne
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Stasiun tvOne telah memberi matter di acara AKI Malam tentang kontroversi gift conform uncover settingan yang mencuat. Meski menayangkan conform uncover tersebut di module SOCIALITE mereka, tvOne mengatakan hanya meliput dan tidak terlibat secara langsung untuk mengumpulkan dana. Lalu bagaimana KPI menyikapinya?
"Saya tetap tidak berani memutuskan apapun dulu ya sekarang ini, karena itu tergantung besok. Karena acara yang kami lihat adalah acara Sosilita di tvOne jadi tvOne bisa mengklarifikasi itu. Walaupun sudah ada matter di media sosial jadi kita lihat besok lah," ucap Nina Mutmainah Armando, Wakil Ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).
KPI memilih berhati-hati menyikapi persoalan ini. Mereka belum mau mengungkap pasal mana yang mungkin dilanggar oleh tvOne, serta sanksi administrasinya.
"Tergantung pelanggarannya apa ini pelanggaran pedoman penyiaran atau standar module siaran yang mana dan sanksinya tergantung pasalnya yang mana itu. Sanksi administrasi KPI tergantung dari pelanggarannya itu saja," tuturnya.
(BM/buj/sjw)KPI Minta Klarifikasi Socialite tvOne
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia bereaksi terhadap isu panas kontroversi gift settingan yang ditayangkan dalam acara SOCIALITE tvOne. Mendapat pengaduan publik, KPI berencana melakukan verifikasi dengan memanggil pihak tvOne secara langsung.
"Kami melihat banyak seputar pengaduan publik di sana. Mereka meminta KPI melakukan sesuatu dan ini bukan hanya di media jejaring sosial seperti chatter dan sebagainya tapi juga kepada kami pribadi SMS secara langsung. Nah ini bagi kami ini adalah kewajiban KPI untuk menindak lanjuti aspirasi dan pengaduan publik," tutur Nina Mutmainnah Armando, Wakil ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).
Selain klarifikasi soal masalah ini, KPI berencana menganalisa rekaman yang sudah tayang ke publik. "Setiap kali kami menerima pengaduan publik, kami melakukan verifikasi terhadap rekaman tayangannya. Jadi kami lihat dulu rekaman tayangannya karena domainnya KPI itu ketika tayangan itu sudah ada di tayangan kaca. Kemudian kami analisa tayangannya, kami lihat dan kemudian rencananya kami akan memanggil tvOne meminta klarifikasi," tuturnya.
Meski matter tentang masalah ini sudah dikeluarkan oleh tvOne, KPI tetap berencana memanggil tvOne. Pemanggilan tersebut bakal menentukan langkah KPI selanjutnya.
"Saya baca tvOne di media memang sudah memberikan matter tentang ini, tapi kami tetap meminta mereka datang untuk klarifikasi kepada kami begitu. Setelah itu langkahnya apa kita lihat nanti perkembangannya apa setelah itu," ucapnya. (BM/buj/sjw)
tvOne Sudah Penuhi Permintaan Silly?
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Kontroversi acara amal settingan, di mana tidak ada dana yang disumbangkan untuk Nando, bocah penderita ginjal bocor yang membutuhkan kini menyeruak. Sejumlah pihak yang terlibat sibuk memberi klarifikasi sesuai dengan pandangan mereka pasca teriakan yang dilakukan aktivis Valencia Mieka Randa melalui chatter dan blognya.
Dari sudut pandang tvOne seperti diungkap di detikcom, permintaan aktivis Valencia Mieka Randa pemilik akun @justsilly agar gambarnya di acara SOCIALITE dipotong diakui sudah coba dipenuhi.
"Apabila ada permintaan dari dia (Silly), itu sebetulnya sudah dipenuhi oleh teman-teman di tvOne," ujar General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto, Minggu (20/11).
Seperti diketahui, Valencia meminta gambarnya serta Nando tidak ditayangkan karena kecewa acara gift conform uncover tersebut sekedar rekayasa. Meski sudah dipotong ternyata ada gambarnya dan Nando yang lolos.
Lalu bagaimana tvOne menanggapinya? "Artinya kita tidak ada gambar yang fokus hanya kepada Silly maupun Nando. Yang diminta sudah dipenuhi, jadi sudah nggak ada masalah. Kalau misal tidak sengaja ada satu gambar yang muncul, ya, namanya juga di acara. Banyak orang," ucap Totok.
(dtk/sjw)tvOne Bantah Terlibat Ajang Amal Rekayasa
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Pasca mencuatnya isu penggalangan dana settingan untuk Nando, stasiun tvOne seolah menjadi pihak yang dipersalahkan. Mereka joke akhirnya angkat bicara dan memberi klarifikasi.
Pihak tvOne menyangkal terlibat dalam acara Charity Fashion Show tersebut. Seperti dilansir oleh detikNews, tvOne mengakui datang ke acara tersebut layaknya media lain yang diundang untuk meliput.
"Jadi kalau ada pihak tertentu merasa ada settingan, kita tidak tahu itu. Tanya saja kepada panitia. Kalau dikatakan kita yang setting, saya garansi 100 % itu nggak benar," klarifikasi General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto, Minggu (20/11/2011).
Selain itu tvOne juga memberi pernyataan tentang Charity Fashion Show tersebut. Mereka hadir atas undangan dari penyelenggara, dan undangan itu sesuai dengan module mereka SOCIALITE. Namun tvOne menegaskan mereka bukan satu-satunya media yang hadir dan tidak berurusan dengan dana hasil sumbangan yang terkumpul.
"Nggak (ada hubungan dengan dana yang terkumpul) sama sekali. Kita ya, kaya meliput acara seperti biasa. Kalau soal respect acara tidak dibayar itu bukan urusan kita," tuturnya.
Dengan mencuatnya kasus ini, evaluasi bakal mereka lakukan terhadap tayangan SOCIALITE, serta Totok juga meminta klarifikasi kepada panitia soal ajang amal settingan tersebut. (dtk/sjw)
Rekayasa Amal Nando, Seret Nama Fifie Buntaran
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Bagaimana jika acara amal yang terlihat begitu menyentuh dan bertujuan membantu sejumlah orang yang tengah menderita ternyata hanya sebuah settingan, serta tidak ada sama sekali uang yang diberikan kepada pihak yang membutuhkan?
Aktivis Valencia R M mendapat undangan dari artis Fifie Buntaran untuk datang ke module SOCIALITE TVOne, dijanjikan mendapat sumbangan dari hasil penjualan conform untuk Nando. Namun ternyata behest penjualan baju yang menyentuh angka 190 juta hanyalah rekayasa dan berakhir kepada kekecewaan Valencia R M, yang kemudian mengungkapkannya melalui chatter @justsilly dan blog.
Wanita ini juga meminta gambarnya dan Nando tidak ditayangkan di TVONe dan telah disetujui. Namun ternyata tetap gambar mereka muncul di module tersebut.
Sementara itu artis Fifie Buntaran yang mengajaknya memang terlihat aktif di kegiatan amal. Sebelumnya teman Melinda Dee ini pernah melelang tas guna membantu bayi NF, bayi berusia 8 bulan asal Sulawesi Selatan yang menjadi korban penculikan dan perkosaan.
Acara Socialite TVOne kini menjadi isu panas di mana acara conform uncover untuk amal yang mereka buat tak lebih dari sekedar rekayasa. Kasus bermula dengan munculnya nama Nando, bocah berusia 10 tahun yang mengalami kebocoran ginjal dan harus dioperasi. Karena kegagalan operasi usus bocah tersebut keluar. (BM/sjw)


