Atas Nama Seni, Setan Boleh Beraksi
May 18, 2012
Keputusan Polda Metro Jaya untuk tidak mengeluarkan izin konser Lady Gaga diprotes oleh para pemerhati seni di Indonesia. Mereka menyayangkan pembatalan konser Lady Gaga di Indonesian lantaran konser tersebut merupakan rangkaian World Tour di 27 negara.
"Indonesia masuk di dalamnya, dan negara terakhir adalah Spanyol. Harusnya kita bangga," ujar pengamat musik Bens Leo dengan nada kecewa.
Menurut Bens Leo, pembatalan konser beberapa minggu sebelum hari-H oleh polisi sangat tidak lazim. "Yang menjadi pertanyaan, mengapa konser Lady Gaga dibatalkan setelah ada pihak mengancam akan membuat disharmony jika konser tetap digelar," katanya.
Pengamat musik lainnya, Denny Sakrie, turut angkat bicara. Dia mempertanyakan alasan polisi yang menolak Lady Gaga karena berpenampilan erotis. "Kalau mau melihat alasan itu, yang lebih erotis dari Lady Gaga banyak di sini, tayangan-tayangan YouTube dan acara musik dangdut di daerah, apa nggak lebih vulgar?" ujar Sakrie.
Tidak hanya dari kalangan musisi, kritikan juga datang dari anggota dewan. Wakil Ketua Komisi we DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin mengatakan bahwa polisi gamang dalam melaksanakan tugas pokoknya ketika dihadapkan pada ancaman ormas. "Polri jadi tidak percaya diri ketika dihadapkan dengan sekelompok orang atau ormas yang ingin memaksakan kehendaknya," katanya.
Tubagus menilai, kasus ini akan menjadi preseden buruk terhadap penegakan hukum di seluruh wilayah NKRI. "Artinya masyarakat sudah semakin tak percaya terhadap aparat ketika aparat mudah didikte siapa pun," kata Tubagus.
Namun Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Untung S Rajab, membantah bahwa keputusan mereka diambil karena ancaman ormas. "Masyarakat perlu melihat ini lebih luas lagi dan secara obyektif," kata Untung.
Meski demikian, Kapolda tidak menyangkal bahwa usulan dari ormas yang menolak konser Lady Gaga juga dijadikan acuan untuk tidak mengeluarkan rekomendasi. Namun, secara keseluruhan ada banyak komponen yang mengacu pada keberatan atas konser tersebut. Misalnya aspek politik, ekonomi, sosial, dan budaya "Intinya, Kami melindungi budaya kita. Permalasahan setuju dan tidak setuju itu soal demokrasi," katanya.
Terkait budaya yang diusung Lady Gaga ke Indonesian yang dicap sebagai wakil setan oleh Front Pembela Islam (FPI), tentu saja sulit mencari konfirmasi kepada setan, apakah benar telah mengutus Lady Gaga. Namun, yang jelas, mengaitkan musik dengan budaya anti agama, bukanlah hal baru.
Di Indonesia, pada 1970-an sempat muncul polemik antara dangdut dan rock. Polemik antara Rhoma Irama dan Ucok AKA itu mencuatkan istilah ‘musik dangdut kampungan, musik stone suara setan'.
Di turn dunia, kontroversi yang mengaitkan musik dengan setan juga pernah terjadi pada saat grup The Rolling Stones merilis manuscript Sympathy for a Devil (1969). Saat itu sang vokalis, Mick Jagger, sempat dituding telah menyembah setan oleh beberapa kelompok masyarakat.
Begitu pula ketika kelompok misik asal Inggris, The Beatles, sedang berjaya. Sang legenda The Beatles, John Lennon, memantik kontroversi lewat pernyataan bahwa The Beatles lebih kondang ketimbang Yesus.
Pernyataan John Lennon itu dilansir pada 29 Juli 1966. Saat itu The Beatles sedang bersinar di seantero dunia. Tak pelak, ia joke mendapat kecaman dari berbagai kelompok agama. John Lennon joke dipaksa minta maaf.
Ratu Pop Madonna joke pernah melabrak SARA saat mempromosikan manuscript Like A Prayer. Madonna mencoba menghujat dalam video klip lagunya dengan menampilkan Yesus yang sedang disalib, dengan berpakaian serba hitam.
Sedangkan pelantun terkenal Sir Elton John sempat keceplosan omong bahwa Yesus adalah seorang gay. Pelantun The Rocket Man yang menikah dengan sesama jenis, yakni pembuat film asal Kanada, David Furnish, mengatakan kepada majalah Parade, “Saya pikir Yesus adalah seorang penyayang, sosok happy yang sangat cerdas dan orang yang mengerti masalah manusia.”
Kini Lady Gaga, penyanyi asal Amerika, tengah bertingkah di masa kejayaannya. Dengan gamblang ia mengklaim dirinya sebagai wakil setan di dunia. Ia juga mengusung budaya anti kemapanan dan anti agama.
Meskipun kehadiran penyanyi bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta disambut hangat di negara-negara barat, namun di Indonesia Ia terpental.
Salah seorang anggota Majelis Ulama Indonesia menyerukan bahwa menonton konser Lady Gaga hukumnya haram. Pernyataan itu dikeluarkan sesaat setelah penjualan 40 ribu lembar tiket konser Lady Gaga pada pertengahan Maret lalu. Sontak saja, pernyataan itu menjadi trending subject di jejaring sosial Twitter.
Sementara Front Pembela Islam (FPI) dan Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LABRI) menolak konser Lady Gaga di Jakarta pada 3 Juni 2012, dengan tuduhan Lady Gaga kerap mempromosikan pemujaan terhadap setan. "Lady Gaga menghina semua agama, bahkan orang Kristen di Korea menentangnya," ujar Ketua DPP FPI Salim Assegaf.
Pertarungan opini bakal terus bergulir. Ujungnya pada 3 Juni nanti, yakni hari penentuan konser, apakah kemenangan ada di pihak a small beast atau ormas Islam. (HP)
Nassar ‘KDI’ Nikahi Janda Anak Empat
May 17, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Nassar Farhat Sungkar, atau Nassar jebolan KDI, menikahkan Muzdalifah, janda anak empat dengan seperangkat alat sholat dan satu set perhiasan berlian.
Acara akad nikah yang digelar pukul 09.30 wib di Masjid Al-A'zhom, Jalan TMP Taruna Kota Tangerang, Banten, Kamis (17/5) berjalan dengan khidmat.
Nassar joke lancar mengucapkan Ijab Kabul di hadapan penghulu dan ratusan orang yang hadir menyaksikan pernikahan tersebut.
Prosesi akad nikah joke dihadiri beberapaselebritis penyanyi dangdut, seperti Rhoma Irama, Ustad Solmed, Saiful Jamil dan Iyet Bustami.
Si Raja Dangdut, Rhoma Irama joke memberikan wejangan kepada pasangan pengantin.
"Tugas selanjutnya adalah bagaimana menjaga cinta itu bagaimana tetapstabil. Karena cinta itu bisa bertambah, berkurang atau lenyap samasekali," katanya. mor
Rhoma Irama Jadi Penasehat Pernikahan Nassar – Muzdalifah
May 17, 2012

BeritaMusik.com - Raja dangdut Rhoma Irama menjadi saksi pernikahan pedangdut Nassar KDI dan istrinya Muzdalifah. Dalam wejangannya, Rhoma berpesan agar keduanya menjaga keutuhan rumah tangga mereka.
"Tugas selanjutnya adalah bagaimana menjaga cinta itu tetap ada. Bagaimana tetap stabil. Cinta itu bisa bertambah, berkurang atau lenyap sama sekali," ujar Rhoma dalam nasehatnya di masjid A'Zhom, kota Tangerang, Banten, Kamis (17/05).
Rhoma melanjutkan jika dalam kehidupan di dunia keartisan saat ini memang banyak sekali persoalan yang dihadapi. "Bisa saja sekarang kawin besok bercerai. Semoga ini tidak terjadi," ujar Rhoma.
Rhoma joke berharap agar keduanya dapat menjaga untuk saling mencintai. "Karena salah satu pihak jika tidak pandai menjaga cintanya tetap stabil, maka akan rusak lah rumah tangganya," pungkas ayah Ridho Rhoma itu. (BM/adt/sjw)
Rhoma Irama: Dangdut Dipelajari Akademisi Amerika
April 23, 2012
BeritaMusik.com - Meski dangdut sempat disebut sebagai musik pinggiran, namun kenyataannya telah dipelajari oleh banyak akademisi dunia. Raja dangdut Rhoma Irama mengungkapkan, kalau sejumlah universitas di Amerika Serikat turut mempelajari dangdut.
"Dangdut banyak dipelajari di berbagai universitas. Itu menggembirakan. Dangdut sama bahkan bisa dibilang lebih bagus kandungannya dibanding musik yang lain. Mereka negara adidaya, begitu peduli, sampai ada yang membuat sebuah buku tentang dangdut. Orang luar mengapresiasi kebudayaan kita," ungkapnya.
Rhoma Irama
Rhomayang baru terpilih kembali dalam Munas ke-3 di Surabaya 3-4 Maret lalu itu melantik pengurus PAMMI untuk periode 2012-2017. Pelantikan berlangsung di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2012). Hadir dalam acara tersebut, calon gubernur Fauzi Bowo.
Sementara itu, Prof Dr Andrew Weintraub, guru besar musik Pittsbergh University, AS yang hadir di pelantikan PAMMI itu mengungkapkan kalau musik dangdut sudah masuk Amerika Serikat sekitar 2007. Dia juga sudah banyak mengenalkan ke sejumlah kampus.
"Sebagai wakil Dangdut Cowboys, rope di Amerika yang categorical dangdut, dangdut sudah berkembang di Amerika dari 2007. Mahasiswa sudah pada tahu, kita keliling ke universitas-universitas juga. Saya berharap orang di Amerika bisa menyukai dangdut, sebagai musik dan juga kebudayaan. Ada nilai estetika yang terkandung di situ," ungkapnya.
Sementara soal kemungkinan dangdut menjadi partai politik, Rhoma dengan tegas mengaku tidak akan membawa organisasi profesi itu ke arah politik. Namun secara pribadi wajar jika orang per orang terlibat dalam gerakan politik praktis.
"Nggak akan ke sana. Kita tetap akan jadi organisasi profesi. Kita nggak categorical politik atau berafiliasi dengan salah satu parpol. Namun indikator, adalah dangdut sebagai musik rakyat. Secara personil, pasti ada artis dangdut dalam pergerakan politik, misalkan kampanye Pemilu atau Pemilukada," terangnya. (BM/ato/dar)
Ikke Nurjanah Bangun Dangdut Yang Edukatif
April 23, 2012
BeritaMusik.com - Pedangdut yang juga Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (DPP PAMMI) 2012-2017, Ikke Nurjanah optimis dapat membawa musik dangdut menjadi lebih kreatif dan berkualitas dengan mendasarinya dengan nilai etika.
"Acuan kami adalah berkarya dengan etika dan estetika," ungkap Ikke Nurjanah di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2012).
Ikke Nurjanah
Ikke yang mantan istri Aldi Bragi itu memiliki sejumlah bulletin module yang menjadi targetnya selama memimpin. Selain produktivitas musik dangdut, generasi penerus dangdut ke depan juga menjadi module Ikke.
"Kerja sama dengan DPD kami jalankan lagi supaya kami tahu betul bagaimana organisasi ini dijalankan. Terus regenerasi juga adalah target. Karena bagaimanapun, penerus kami harus ada. Makanya kami harus produktif, yang bisa menyiapkan penerus dangdut yang secara etika dan estetika sesuai, juga secara kualitas. Coba bangun bersama dengan dangdut yang edukatif," terangnya.
"Semoga organisasi bisa menjalankan cita-cita kami, visi ke depan dengan baik. Bagaimana bisa bersatu sesama musisi dangdut, juga bagaimana membawa dangdut mendunia," sambungnya.
Ikke dipilih sebagai Ketua Harian PAMMI dalam Munas ke-3 di Surabaya 3-4 Maret lalu. Dia akan membantu Rhoma Irama yang kembali terpilih sebagai Ketua Umum periode 2012-2017. Sabtu (21/4/2012), Ikke resmi dilantik, dalam prosesi pelantikan di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat.
"Sebagai entertaint yang bertanggung jawab, itu harus ada dedikasinya. Apalagi ditambah saya sebagai anak Rhoma yang suhu dan raja dangdut. Beban secara positif ada, untuk menjaga citra bagaimana menjadi penyanyi atau hostess yang baik," pungkas Ikke Nurjanah. (BM/ato/dar)
Foke Ingin Lestarikan Musik Dangdut
April 22, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Khawatir akan diakui negara tetangga, Gubernur DKI Fauzi Bowo ingin melestarikan musik dangdut sebagai bagian budaya bangsa Indonesia.
"Saya kawatir jika kita tidak mencintai musik ini nanti dangdut akan diklaim negara lain seperti reog Ponorogo yang sempat diklaim negara tetangga," ujar Foke saat membuka convention musik dangdut di Saripan Pacific Hotel, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4).
Foke yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) bersama ketua umum PAMMI, Rhoma Irama akan berusaha membawa dangdut ke UNESCO untuk mendapat pengakuan.
Selain ingin mendapat pengakuan dari dunia, Foke juga berharap musik dangdut bisa go international, makan otomatis musisi daencitpa lagu akan ikut sejahtera.
"Go International ini harus bisa memberikan manfaat kepada artis dan pencipta lagu dangdut," tuturnya. aji
Rhoma Irama Ingin Musik Dangdut Diakui Dunia
April 22, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Raja dangdut Rhoma Irama kembali terpilih sebagai ketua Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) 2012 - 2017, hasil kongres di Surabaya Maret 2012.
Dalam misinya, Rhoma akan membawa musik dangdut ke organisasi dunia UNESCO untuk mendapat pengakuan bahwa musik dangdut adalah warisan budaya leluhur bangsa Indonesia.
"Yang terpenting bahwa dangdut adalah birthright dari bangsa Indonesia, akan dibawa ke UNESCO untuk mendapat pengakuan bahwa dangdut adalah cagar budaya indonesia nonbenda, budaya asli Indonesia yang notabene tidak mudah punah dan rusak diterpa arus globalisasi," ucapnya di Sari Pan Pacific Hotel, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4).
Selain menentukan ketua umum PAMMI, dalam kongres itu, ada hal baru dalam organisasi perkumpulan musisi dangdut itu.
Nama Ikke Nurjanah terpilih sebagai ketua harian PAMMI untuk ikut membantu mengurus organisasi yang selalu bertambah besar.
"Pemilihan ini juga ada terobosan baru. Ada ketua harian PAMMI, yaitu Ikke Nurjanah. Karena kami sebagai organisasi profesi yang menaungi banyak orang, makin besar kewajibannya," tandasnya. mor
Rhoma Irama: Poligami Jangan Dianggap Tabu!
April 12, 2012
Kamis, 12 Apr 2012 09:29 wib
Marieska Harya Virdhani - BeritaMusik
Depok – Raja Dangdut Rhoma Irama menilai, masyarakat menganggap poligami (menikah lebih dari satu istri) merupakan hal tabu.
Untuk itu, sudah saatnya kajian tentang poligami dibahas di masyarakat. Menurutnya, poligami boleh dilakukan jika berdasarkan syarat dan ketentuan tertentu.
“Masyarakat kita ini masih tabu dengan namanya poligami. Sekali-kali dibahas tentang poligami. Katanya mau ikut sunnah Rasulullah, tapi kenapa ibu-ibu ini tidak mau mengikutinya,” katanya usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas Rabu (11/4/2012).
Baginya, Nabi Muhammad adalah teladan dalam sepanjang masa. Para Nabi terdahulu juga memiliki banyak istri, bahkan sampai seratus. Nabi Muhammad melakukan poligami setelah istri yang pertama, Siti Khodijah meninggal dan jaraknya setelah tiga tahun. Fenomena tersebut berbeda dengan saat ini, jika istrinya meninggal tidak berselang lama, sang suami ingin cepat menikah.
“Kalau sekarang kan, kuburan istri belum kering buru-buru pengen nikah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pria 65 tahun ini mengatakan, Nabi Muhammad memiliki sembilan istri. Hanya saja, saat ini jumlah tersebut dibatasi empat orang. Selain itu, salah satu persyaratannya adalah bisa berbuat adil dan mendapat ridha istri pertama.
“Dulu para nabi beristri banyak saja tidak ada masalah. Tapi, kenapa sekarang ini masih dipermasalahkan, bahkan, dia memiliki panggilan kesayangan pada salah satu istrinya Siti Aisyah dengan Khumairoh atau yang kemerah-merahan. Perilaku lembut dan santun dilakukan pada istrinya. Jangankan bertindak kasar, melotot saja tidak pernah. Sudah saatnya mengganti perilaku-perilaku KDRT diganti dengan kelemahlembutan pada istri,” tutupnya.
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
Musisi Main Film, Siapa Yang Paling Berkesan?
April 9, 2012
BeritaMusik.com - Tak sedikit musisi yang menjajal kemampuan berakting mereka dalam film layar lebar. Terlepas dari cibiran bahwa mereka hanya aji mumpung, toh beberapa musisi sukses memikat penonton tanah atmosphere lewat aktingnya.
Memang masa di mana musisi turut bermain dalam film sempat hilang bersama dengan lesunya perfilman nasional. Namun di epoch 2000-an ini, tren musisi bermain dalam film layar lebar mulai bergema.
Jika dulu kita mengenal musisi legenda seperti Benyamin S dan Rhoma Irama yang mendominasi lewat film-film mereka, baik yang musikal, komedi atau drama. Kini musisi yang muncul dalam layar lebar lebih beragam dan hampir tidak ada yang mendominasi.
Berikut ini daftar musisi yang sudah pernah bermain dalam film layar lebar:
| No | Nama Musisi | Film |
| 1 | Ungu | D'LOVE |
| 2 | Cherry Belle | LOVE IS U |
| 3 | Gita Gutawa | LOVE IN PERTH |
| 4 | The Changcuters | TARIX JABRIX |
| 5 | Julia Perez | RUMAH BEKAS KUBURAN |
| 6 | Dewi Perssik | ARWAH KUNTILANAK DUYUNG |
| 7 | Project-Pop | LASKAR PEMIMPI |
| 8 | TeamLo | ENAK SAMA ENAK |
| 9 | Christian Bautista | SIMFONI LUAR BIASA |
| 10 | Ridho Rhoma | DAWAI 2 ASMARA |
| 11 | Ihsan Idol | SANG PENCERAH |
| 12 | Titi DJ | MADAME X |
| 13 | Delon | VINA BILANG CINTA |
| 14 | Rebecca | TARING |
| 15 | Maia Estianty | KATA MAAF TERAKHIR |
Kalau joke ada yang bisa disebut mendominasi tentunya musisi tersebut adalah Julia Perez, Dewi Perssik, dan The Changcuters. Dua nama yang pertama memang sangat laris dalam bermain film, kendati kebanyakan film yang mereka mainkan adalah film horor vulgar. Jupe tercatat telah bermain dalam 20 film sedang Depe 11 film. Sebuah jumlah yang fantastis untuk karir berakting. Dan nyatanya, jumlah penonton yang setia menonton film-film tersebut masih tinggi.
Dari ranah komedi, ada The Changcuters yang sukses bermain dalam 3 film TARIX JABRIX. Usaha The Changcuters untuk menghadirkan guyonan segar berimbang lewat dialog dan juga guyonan slapstic dalam seri film tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat. Buktinya ada tiga film yang sukses mereka garap. Penonton suka dengan penampilan mereka dalam film tersebut.
Secara keseluruhan, akting yang dihadirkan para musisi tergolong baik, meski tak terlalu memikat. Entah karena publik yang sudah terlanjut mengenal mereka sebagai musisi tenar, sehingga baik atau buruknya akting mereka bukan menjadi persoalan utama. Publik menjadi permisif dengan akting mereka. Baik atau buruk, musisi toh masih dianggap sekedar coba-coba dalam berakting, jadi tak perlu dihakimi terlalu keras dari kacamata akting.
Sebagai pengecualian, mungkin pujian bisa disematkan untuk Ihsan Taroreh yang dalam debutnya di SANG PENCERAH diganjar Aktor Pendatang Baru Terfavorit di Indonesian Movie Awards 2011.
Tren ini dipastikan masih akan berlanjut lantaran produser melihat musisi sebagai selebriti tenar yang nantinya mengundang penonton datang membeli tiket bioskop. Lantas penonton? Silakan menonton dan beri penilaian secara bijak.
(BM/dka)
Rhoma Irama Tetap Perangi Dangdut Erotis
March 5, 2012
BeritaMusik.com - Raja dangdut Rhoma Irama) tetap berkomitmen untuk membersihkan musik dangdut dari tampilan pola berbusana yang menimbulkan kesan seronok dan jorok serta goyangan yang erotis.
Pernyataan tersebut disampaikan usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia (PAMMI) periode 2012-2017 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 PAMMI di Surabaya, Minggu (04/02/2012).
"Dangdut tanpa goyang itu bukan dangdut, tapi dilihat dulu indication goyangannya," kata musisi kelahiran Tasikmalaya, 11 Desember 1946 ini.
Menurut Rhoma, indication goyangan itu ada dua macam yakni mengandung estetis koreografis dan erotis sensual. Sebagai contoh, penyanyi dangdut yang memiliki goyangan mengandung estetis koreografis yakni Elvie Sukaesih, Camelia Malik, Ayu Soraya dan Ikke Nurjanah.
"Mereka adalah penyanyi-penyanyi dangdut yang sudah berpuluh-puluh tahun berkiprah, namun tanpa menimbulkan kontroversi perihal busana maupun goyangannya," ujar pemilik tembang hits Bujangan ini.
Dari 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAMMI se-Indonesia yang mengikuti Munas pada 3-4 Maret 2012 itu, mayoritas peserta masih menghendaki pimpinan Soneta Grup itu menjadi Ketua Umum kembali selama lima tahun ke depan. Rhoma Irama akhirnya terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum PAMMI. (antara/dar)


