KPI: Charity Nando, TV One Sebut Indikasi Penipuan
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Kasus dugaan rekayasa acara penggalangan dana yang dituduhkan salah satu aktivis kemanusiaan Valencia MR (Silly) pada acara gift yang ditayangkan di Socialite TV One dan digagas oleh selebriti Fifie Buntaran memasuki babak baru. Di mana pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memanggil TV One.
"Ini untuk merespon pengaduan masyarakat tentang acara itu. Kami mengundang pihak TV One untuk melakukan klarifikasi. Kami belum memutuskan apapun. Banyak pertanyaan yang belum dijawab," jelas Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran.
Disinggung mengenai kemungkinan Fifie akan dipanggil, Ezki berdalih itu merupakan hak dari TV One bukan KPI. KPI hanya berwenang menanyakan perihal pengaduan masyarakat.
"TV One bilang ada pengaduan pada Jumat (18/11) jam dua, ada komunikasi terhadap pengadu dan contributor agar gambarnya ditarik dan tidak ditayangkan. Kami juga menanyakan proses liputan seperti apa, karena katanya ada settingan untuk acara gift tersebut," lanjut Ezki.
"Yang belum bisa mereka jawab mengenai blog Silly. Tentang komunikasi seperti apa antara contributor dengan pengadu. Sepertinya pihak TV One tahu itu ada penipuan dan harusnya sebagai jurnalis fakta itu diungkapkan karena melibatkan nama Nando. Kami minta untuk diklarifikasi dan apa betul ada penipuan. Mereka bilang semua sudah diizinkan untuk ditayangkan setelah hasil rapat," tutupnya. (BM/adt/aia)
Fifie Buntaran: Silly Diundang ke Acara Salon Bukan Charity
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Niat baik selebritis Fifie Buntaran untuk menyumbang kepada Nando bocah tak mampu yang mengalami gagal ginjal, sempat menjadi rebound dalam hidupnya.
Fifie dituding salah satu sosialita yang hadir, Valencia MR (Silly) telah acara merekayasa amal tersebut, untuk keperluan teman-teman sosialitanya. Pada kesempatan tersebut Fifie, mengundang Silly untuk datang ke acara pembukaan salon Body Secret miliknya, dengan tujuan Silly bisa diperkenalkan dengan teman-teman sosialita dan pendonor yang datang ke acara tersebut.
Menurut Fifie, di dalam acara yang digelar di hotel Sheraton Jakarta itu, juga akan digelar pengalangan dana untuk Nando.
"inti saya niatnya baik, saya mengundang ibu Silly ini ke pembukaan physique tip itu salon saya yang berada di Sheraton. Intinya saya membuka peluang untuk Silly memperkenalkan kepada teman sosialita lain yang sedang ada acara conform show. Nanti juga ada pengalangan dana untuk Nando yang gagal ginjal." papar Fifie saat ditemui di RSCM Jakarta, Senin (21/11).
Lebih lanjut Fifie menegaskan, dirinya mengundang Silly ke acara pembukaan salon miliknya, bukan ke acara pengalangan dana. Dan akan diperkenalkan kepada teman-teman sosialita dan pendonor.
Namun Silly datang pada pukul 18.00 setelah acara closing. karena banyak anak-anak yang membutuhkan dana tersebut, akhirnya dialihkan kepada anak-anak lain yang lebih membutuhkannya.
"Saya ingin mengundang Silly ke acara salon saya bukan ke acara pengalangan dana. Sebelumnya saya sudah kenal dengan Silly, jadi saya ingin mengundang dia untuk saya perkenalkan kepada teman-teman sosialita dengan membawa foto dan pier folionya Nando. Tapi Silly datangnya telat, acara mulainya jam dua tapi dia datang jam 18.00 acara udah closing. Saya berharap Silly bisa datang tepat waktu, jadi bisa ketemu dengan pendonor dan teman sosialita serta media," terangnya.
"Betul kita akan membantu Nando. Tapi dia datang ke acara saya mungkin telat dan sudah closing. Wewenang untuk memberikan R juta dan kita sudah kroscek dengan disigner Siki Purnomo. Dia juga terkena pleasure karena dia yang mempunyai baju, dia yang punya wewenang dan yang donaturnya juga ada sosialita. Ada yang seharusnya saya tidak tahu menahu di sini, dia seharusnya tahu itu, karena dia telat, jadi jadi skip komunikasi di sini. Lagian banyak anak-anak lain yang juga membutuhkan dana itu," sambung Fifie. (BM/buj/aia)
Tanggapan Karni Ilyas Soal Charity Settingan
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Terkait masalah salah satu module TVOne yang disebut-sebut sebagai acara settingan dan membuat kecewa banyak orang, Karni Ilyas, selaku Editor in Chief TVOne akhirnya angkat bicara lewat akun twitternya. Menurutnya, TVOne tidak pernah membuat acara settingan atau rekayasa.
"TV One tdk pernah membuat Charity setingan.Yg benar wartawan TV One meliput Charity yg dibikin sebuah yayasan," tulisnya mengklarifikasi berita yang beredar di media sejak hari Minggu (20/11) kemarin.
Beberapa discuss yang masuk ke chatter Karni Ilyas memang rata-rata adalah bentuk protes dan kecaman dari masyarakat yang menyayangkan adanya kejadian ini. Namun Karni Ilyas sendiri mengaku tidak tahu-menahu soal acara settingan yang sedang marak dibahas di media ini.
"Wartawan TV One hanya diundang ke acara itu. Kami pimpinan tdk tahu itu environment atau tidak," jawabnya pada salah satu discuss yang masuk.
Saat dimintai tanggapan soal gift palsu oleh salah seorang tweep, Karni menuliskan bahwa kegiatan tersebut tidak palsu, "Menurut penyelenggara, kegiatan itu tidak palsu."
Klarifikasi dari Karni ini tentunya belum dapat memuaskan rasa penasaran masyarakat. Masyarakat yang sudah terlanjur kecewa atas pemberitaan settingan acara penggalangan dana untuk Nando, bocah sepuluh tahun yang menderita kebocoran ginjal ini, tentunya ingin tahu kebenaran antara keterangan Fifie Buntaran dan Karni Ilyas. (BM/dew)
TV One Sangkal Setting Acara Charity Fifie Buntaran
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Kasus acara penggalangan dana yang sekaligus juga conform uncover pada acara Socialite di TV One, di mana dilelang beberapa kostum yang digagas oleh kaum sosialita Jakarta berujung rumit. Penggagas acara tersebut, selebritis Fifie Buntaran, dituduh oleh salah satu sosialita yang datang Valencia RM (Silly) melakukan acara penggalangan dana yang disetting TV.
Melalui akun Twitter dan blog pribadinya, Silly yang semula begitu senang dengan banyaknya dana hasil pelelangan kostum mengaku antusias ketika mengetahui bahwa dana senilai ratusan juta rupiah itu akan diberikan kepada Nando, bocah penderita gagal ginjal kronis.
Namun setelah acara selesai, tidak ada tanda-tanda transaksi. Bahkan komitmen panitia untuk memberikan sumbangan pada Nando joke nihil. Sehingga Silly yang mendapatkan informasi bahwa acara itu disetting panitia, membuat Silly meminta pihak TV One untuk meng-cut gambar dirinya dan Nando.
Keterangan berbeda justru datang dari pihak TV One, melalui General Manager News and Sports TV One, Totok Suryanto, Minggu (20/11), mengaku pihaknya siap untuk memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan menegaskan bahwa mereka tidak tahu menahu adanya rekayasa itu.
"Yang ingin saya sampaikan, kami tidak lepas tanggung jawab. Kalau ada yang harus dijelaskan, kami siap bertanggung jawab. Makanya saat ada telepon dari KPI kami tidak masalah. Kami siap bertemu. Besok kita janjian ke KPI karena diundang," papar Totok seperti dilansir dari detik.com.
Totok menegaskan, kalau dirinya berani menggaransi bahwa tuduhan TV One menyetting itu tidak benar. "Kalau ada pihak tertentu yang bilang settingan, kita tidak tahu. Tanya saja ke panitia. Kalau dikatakan kita yang setting, saya garansi 100% itu gak benar."
Sebelumnya di pihak Fifie Buntaran mengaku, bahwa dana yang sudah terkumpul itu telah dialokasikan ke pihak lain yang membutuhkan. Dengan alasan pihak Nando datang terlambat ke acara tersebut. (BM/aia)


