Sering Nongol di TV, Eko Patrio Diingatkan BK
May 24, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengingatkan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio terkait masih seringnya tampil di televisi. BK mengingatkan artis lawak itu agar tidak melakukan hal yang tidak patut sebagai anggota dewan.
Ketua BK M Prakosa mengatakan, pihaknya telah meminta penjelasan Eko terkait penampilan di televisi. Klarifikasi itu, kata dia, bukan atas laporan. Namun, atas inisiatif BK setelah melihat penampilan suami Viona Rosalina itu di salah satu acara di televisi swasta.
"Anggota DPR tidak boleh rangkap jabatan. Ini kan bisa menggunakan waktu terlalu banyak, jadi kita hanya mengingatkan," kata Prakosa di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2012).
Dikatakan Prakosa, pihaknya juga mengingatkan agar Eko menjaga sikapnya ketika tampil di televisi, khususnya ketika melawak. Tidak boleh melakukan adegan-adegan yang melanggar etika.
Lalu, bagaimana tanggapan Eko? "Dia bilang tidak begitu. Dia mengatakan tidak pernah melakukan kegiatan yang menyita waktu. Beliau kan kinerjanya bagus. Jadi, kita hanya mengingatkan saja," jawab Prakosa.
Eko ketika dikonfirmasi mengaku mengapresiasi apa yang disampaikan oleh BK. "Walaupun saya sudah dua tahun tidak tampil di TV, namun saya tetap mengapresiasi apa yang diberikan oleh Badan Kehormatan. Kesimpulannya, tampil di TV boleh asal dahulukan kepentingan parlemen, kewibawaan parlemen," kata Eko.
Anjing Menggonggong Lady Gaga Berlalu
May 22, 2012
Ribut-ribut soal rencana konser Lady Gaga, tak membuat promotor surut langkah. Pihak promotor tetap percaya diri bakal tetap menggelar konser yang diberi titel Lady Gaga: The Born This Way Ball di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 3 Juni 2012. Perlengkapan konser joke telah tiba di Jakarta.
"Equipment sudah beberapa sampai di sini, termasuk peralatan panggung. Tapi kalau peralatan pendukung kita yang siapkan. Panggung belum kita susun, tapi sudah dirancang," demikian diungkapkan Edy Purnomo, salah seorang perwakilan dari Big Daddy Entertainment --promotor konser--, di Jakarta, Senin (21/5) malam.
Namun Edy menolak merinci persiapan konser dari Mother Monster --sebutan Lady Gaga--. "Kalau berapa persennya (persiapan konser) kita tidak tahu. Cuma sampai sekarang kita tetap melakukan persiapan," katanya. "Sound (system) dari mereka, tapi belum sampai," Edy, menambahkan.
Sementara, Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung juga menyatakan, Lady Gaga tak berniat membatalkan konsernya di Indonesia. Pasalnya, pro dan kontra sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Gaga. Gaga, lanjut Jacqueline, juga sudah tahu soal polemik konsernya di Jakarta. Dia menghargai penolakan tersebut dan siap untuk berkompromi.
"Kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen Gaga. Mereka sih sampai hari ini (Senin, 21/5 --Red.) tidak mempermasalahkan kondisi itu. Karena kalau penolakan, di negara-negara lain juga ada, kan nggak cuma di Indonesia," kata Jacqueline, setelah menemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Nusantara III DPR, seperti dilansir Jawa Pos.
Pada Senin (21/5) malam, sejumlah petinggi dari pihak penyelenggara dengan didampingi kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, mendatangi ruang kerja Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Mereka menyerahkan surat permintaan perlindungan hukum bagi konser Lady Gaga.
"Akhir-akhir ini terlalu ramai, pro-kontra kedatangan Gaga. Terlihat kalau kami belum ada respon apapun, seolah-olah kami tidak ada upaya," katanya. "Banyak tudingan promotor sudah jual tiket padahal izin belum dapat. Kami sudah ada izin untuk menjual tiket. Itu langkah awal menujuk konser itu. Kan aneh kalau kita sudah dapat izin jual tiket, sementara konsernya dilarang," papar Minola, seraya menunjukkan foto kopi surat izin dengan nomor SI/Yanmin/235/III/2012/Datro dari Polda Metro Jaya.
Sementara, Front Pembela Islam (FPI) tak bergeming sedikit joke dan tetap pada komitmennya, menolak kehadiran Lady Gaga di Indonesia! FPI juga tetap bakal mendukung pihak kepolisian, agar tidak memberikan izin perhelatan konser. "Kami tetap pada sikap awal yaitu menolak Lady Gaga datang konser dan setia mendukung Kapolri dan Kapolda untuk tidak memberikan izin konser Lady Gaga," jelas Ketua FPI DPD Jakarta Habis Salim Alatas, Senin (21/5), seperti dilaporkan wartawan BeritaMusiknews Antonius Wilhelmus Fernandez.
Pada kesempatan tersebut Alatas juga menampik anggapan bahwa selama ini pihak kepolisian mendapatkan berbagai tekanan dari FPI. "Kita tidak melakukan penekanan terhadap pihak kepolisian. Kita tidak mengintimidasi mereka hingga sekarang," tegasnya. Sebaliknya, Salim berharap Kapolri tetap setia pada pendirian dan tidak berdasar atas tekanan-tekanan pihak lain.
"Saya yakin Kapolri istiqomah mengambil keputusan, di mana beliau merupakan umat muslim juga. Kecuali ada tekanan-tekanan lain. Nah kita tidak tahu kalau ada tekanan! Tergantung Kapolri. Pokoknya yakin, Kapolri bukan orang yang gampangan," jelas Salim.
Jelang hari "H" konser pelantun Poker Face itu, sepertinya pihak Polda Metro Jaya melunak. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto menyatakan, pihaknya akan mengkaji ulang aturan-aturan yang terkait penyelenggaraan sebuah event. Rencana ini muncul pasca-ribut-ribut soal kedatangan Lady Gaga.
"Ini pelajaran juga bagi promotor, mereka mengajukan izin tanggal 4 Mei dan sesuai ketentuan mereka belum memenuhi ketentuan yang diberikan. Masih banyak yang kurang seperti visa, izin dari Dinas Pariwisata DKI," katanya. "Sampai sejauh ini, kalau sudah dipenuhi, silahkan saja. Tapi sambil menuggu kajian dari Mabes Polri," Rikwanto, menambahkan.
Lantas, terkait tiket-tiket yang sudah dijual sekalipun muncul kabar burung jika pihak promotor belum melengkapi izin penyelenggaraan konser, Rikawanto menyatakan, hal tersebut terkait dengan strategi pemasaran semata. "Ini strategi selling saja. Setiap sell tiket harus memiliki izin. Ada promotor yang separohnya sudah (mengantongi izin penyelenggaraan --Red.) dan langsung menjual," tuturnya. "Nanti kita bakukan (izin penyelenggaraan). Kita punya petunjuk teknis kok untuk hal ini," pungkasnya. EL jcomments on
FPI Mengancam Lady Gaga Melenggang
May 22, 2012
Ribut-ribut soal rencana konser Lady Gaga, tak membuat promotor surut langkah. Pihak promotor tetap percaya diri bakal tetap menggelar konser yang diberi titel Lady Gaga: The Born This Way Ball di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 3 Juni 2012. Perlengkapan konser joke telah tiba di Jakarta.
"Equipment sudah beberapa sampai di sini, termasuk peralatan panggung. Tapi kalau peralatan pendukung kita yang siapkan. Panggung belum kita susun, tapi sudah dirancang," demikian diungkapkan Edy Purnomo, salah seorang perwakilan dari Big Daddy Entertainment --promotor konser--, di Jakarta, Senin (21/5) malam.
Namun Edy menolak merinci persiapan konser dari Mother Monster --sebutan Lady Gaga--. "Kalau berapa persennya (persiapan konser) kita tidak tahu. Cuma sampai sekarang kita tetap melakukan persiapan," katanya. "Sound (system) dari mereka, tapi belum sampai," Edy, menambahkan.
Sementara, Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung juga menyatakan, Lady Gaga tak berniat membatalkan konsernya di Indonesia. Pasalnya, pro dan kontra sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Gaga. Gaga, lanjut Jacqueline, juga sudah tahu soal polemik konsernya di Jakarta. Dia menghargai penolakan tersebut dan siap untuk berkompromi.
"Kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen Gaga. Mereka sih sampai hari ini (Senin, 21/5 --Red.) tidak mempermasalahkan kondisi itu. Karena kalau penolakan, di negara-negara lain juga ada, kan nggak cuma di Indonesia," kata Jacqueline, setelah menemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Nusantara III DPR, seperti dilansir Jawa Pos.
Pada Senin (21/5) malam, sejumlah petinggi dari pihak penyelenggara dengan didampingi kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, mendatangi ruang kerja Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Mereka menyerahkan surat permintaan perlindungan hukum bagi konser Lady Gaga.
"Akhir-akhir ini terlalu ramai, pro-kontra kedatangan Gaga. Terlihat kalau kami belum ada respon apapun, seolah-olah kami tidak ada upaya," katanya. "Banyak tudingan promotor sudah jual tiket padahal izin belum dapat. Kami sudah ada izin untuk menjual tiket. Itu langkah awal menujuk konser itu. Kan aneh kalau kita sudah dapat izin jual tiket, sementara konsernya dilarang," papar Minola, seraya menunjukkan foto kopi surat izin dengan nomor SI/Yanmin/235/III/2012/Datro dari Polda Metro Jaya.
Sementara, Front Pembela Islam (FPI) tak bergeming sedikit joke dan tetap pada komitmennya, menolak kehadiran Lady Gaga di Indonesia! FPI juga tetap bakal mendukung pihak kepolisian, agar tidak memberikan izin perhelatan konser. "Kami tetap pada sikap awal yaitu menolak Lady Gaga datang konser dan setia mendukung Kapolri dan Kapolda untuk tidak memberikan izin konser Lady Gaga," jelas Ketua FPI DPD Jakarta Habis Salim Alatas, Senin (21/5), seperti dilaporkan wartawan BeritaMusiknews Antonius Wilhelmus Fernandez.
Pada kesempatan tersebut Alatas juga menampik anggapan bahwa selama ini pihak kepolisian mendapatkan berbagai tekanan dari FPI. "Kita tidak melakukan penekanan terhadap pihak kepolisian. Kita tidak mengintimidasi mereka hingga sekarang," tegasnya. Sebaliknya, Salim berharap Kapolri tetap setia pada pendirian dan tidak berdasar atas tekanan-tekanan pihak lain.
"Saya yakin Kapolri istiqomah mengambil keputusan, di mana beliau merupakan umat muslim juga. Kecuali ada tekanan-tekanan lain. Nah kita tidak tahu kalau ada tekanan! Tergantung Kapolri. Pokoknya yakin, Kapolri bukan orang yang gampangan," jelas Salim.
Jelang hari "H" konser pelantun Poker Face itu, sepertinya pihak Polda Metro Jaya melunak. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto menyatakan, pihaknya akan mengkaji ulang aturan-aturan yang terkait penyelenggaraan sebuah event. Rencana ini muncul pasca-ribut-ribut soal kedatangan Lady Gaga.
"Ini pelajaran juga bagi promotor, mereka mengajukan izin tanggal 4 Mei dan sesuai ketentuan mereka belum memenuhi ketentuan yang diberikan. Masih banyak yang kurang seperti visa, izin dari Dinas Pariwisata DKI," katanya. "Sampai sejauh ini, kalau sudah dipenuhi, silahkan saja. Tapi sambil menuggu kajian dari Mabes Polri," Rikwanto, menambahkan.
Lantas, terkait tiket-tiket yang sudah dijual sekalipun muncul kabar burung jika pihak promotor belum melengkapi izin penyelenggaraan konser, Rikawanto menyatakan, hal tersebut terkait dengan strategi pemasaran semata. "Ini strategi selling saja. Setiap sell tiket harus memiliki izin. Ada promotor yang separohnya sudah (mengantongi izin penyelenggaraan --Red.) dan langsung menjual," tuturnya. "Nanti kita bakukan (izin penyelenggaraan). Kita punya petunjuk teknis kok untuk hal ini," pungkasnya. EL jcomments on
Peralatan Konser Lady Gaga Sudah Tiba di Jakarta
May 22, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Konser Lady Gaga terancam batal karena belum mendapat izin resmi dari pihak keposian. Namun pihak promotor sepertinya optimistis konser Lady bisa terlaksana 3 Juni 2012, di GBK, Senayan, Jakarta.
Buktinya sebagian kecil dari perlengkapan Lady Gaga suda tiba di Jakarta, baru-baru ini. Hal itu dikatakan oleh Edi Purnomo, perwakilan dari pihak Big Daddy Entertainment yang didampingi pengacaranya, Minola Sebayang.
"Alat-alatnya sebagian kecil seperti bangku dan semuanya sudah siap dan sudah datang," ujar Edi, usai menemui wakil ketua DPR, Priyo Budi Santoso di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/5).
Edi menambahkan, meski masih mendapat kecaman dan belum mendapat izin resmi dari pihak kepolisian, semua persiapan konser tetap berjalan sesuai rencana.
"Kan waktunya memang sedikit lagi jadi semua sudah dipersiapkan," katanya lagi.
Namun Edi masih belum mau membeberkan berapa persen peralatan konser Lady Gaga yang sudah tiba di Jakarta. Yang terpenting, promotor harus terlebih dahulu memegang izin dari kepolisian. mor
Lady Gaga Mau Kompromi
May 21, 2012

Promotor Konser Lady Gaga Ngadu ke DPR
May 21, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Tidak ingin gagal gelar konser Lady Gaga, Big Daddy Entertainment, promotor penyelenggara konser mengadu ke DPR.
Edi Purnomo yang mewakili Big Daddy Entertainment ditemani pengacara Minola Sebayang menyampaikan kepada wakil DPR, Priyo Budi Santoso untuk meminta perlindungan hukum atas izin penyelenggaraan konser Lady Gaga.
"Kedatangan kami ke sini untuk ketemu Priyo Budi Santoso. Sampaikan secara langsung tembusan surat yang dikirim ke Kapolri perihal perlindungan hukum untuk konser Gaga," ujar Minola di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/5).
Minola menegaskan, pihaknya ingin menyampaikan langsung kepada Priyo supaya tidak simpang siur. Big Daddy juga siap melakukan dialog terbuka kepada pihak yang mengecam kehadirannya di Tanah Air.
"Kami ingin berikan informasi langsung supaya tidak mendengar dari pihak lain. Klien kami siap berdialog, mediasi, apapun juga seperti konser yang dikhawatirkan. Pasti ada solusinya," tuturnya.
"Kan maunya konser yang beretika, bermartabat, dan tidak melanggar norma. Pro dan kontra kan terjadi. Kami harus menyatakan sikap, perlindungan hukum dan memberikan ketenangan terhadap mereka yang sudah beli tiket. Apalagi manajemen belum keluarkan statmen atas penolakan yang ada," terangnya. aji
Kata Kuasa Hukumnya, Tamara Bleszynski Sudah Siap Bercerai
April 19, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Pada 2 Apr 2012 artis peran dan indication Tamara Bleszynski dan suaminya, artis peran Mike Lewis, secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan mereka untuk bercerai. Namun, upaya mediasi untuk mengakurkan keduanya tetap digelar pada sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012).
Ketika disinggung mengenai kemungkinan Tamara mengurungkan niatnya untuk becerai, kuasa hukum Mike, Ervin Lubis, SH, tak menjawab dengan pasti. "Kami mengikuti prosedur hukum yang ada," kata Ervin sebelum memasuki ruang mediasi.
Ervin joke menolak memberi keterangan lebih lanjut mengenai harapan Mike dalam mediasinya. "Kalau untuk itu, saya sebenarnya dengan Mike ada kesepakatan untuk pers nanti dia sendiri yang menyampaikannya," ujar Ervin.
Penyebab Tamara melayangkan gugatan cerainya atas Mike sampai sekarang memang masih belum terungkap. Kekerasan dalam rumah tangga atau kehadiran pihak ketiga sudah dibantah oleh Tamara dalam jumpa pers ketika itu. "Sejauh ini, karena ada perbedaan saja. Jelasnya, nanti ditanyakan saja ke Mike," kata Ervin lagi.
Rumah tangga Tamara dan Mike, yang dibangun sejak mereka menilah pada 2 Februari 2010 di Bali, kini terancam kandas. Kuasa hukum Tamara, Arif Purnomo, SH, menegaskan bahwa kliennya sudah mantap memilih untuk bercerai. "Pasti, dia sudah minta cerai," ujar Arif. Jika begitu, mediasi tak akan berbuah manis.
Sidang Perdana Perceraian Tamara-Mike Berlangsung Lima Menit
April 19, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Sidang pertama perceraian artis peran yang juga indication Tamara Bleszynski dengan suaminya, artis peran Mike Lewis, digelar secara tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/4/2012) siang.
Dipimpin oleh Hakim Hariono, dengan dua anggota, Usman dan Andi R Jaya, serta panitera pengganti, Subiantoro Muchidin, sidang dilangsungkan secara tertutup selama lima menit. Tamara, selaku penggugat, diwakili oleh kuasa hukumnya, Arif Purnomo, SH, sementara Mike, sebagai tergugat, diwakili oleh kuasa hukumnya, Ervin Lubis, SH. "Karena ini perkara perceraian, maka sidang digelar tertutup," kata Hariono sebelum sidang dimulai.
Setelah lima menit berselang, para kuasa hukum Tamara dan Mike meninggalkan ruang sidang. Keduanya menuju ruang mediasi. Ervin menekankan, sidang pertama perceraian kliennya sejauh ini hanya membahas kelengkapan dokumen hak kuasa. "Tadi cuma pemeriksaan dokumen surat kuasa, dokumen-dokumen persidangan, setelah itu mediasi sidang, lalu hasil mediasi diserahkan kembali ke Majelis Hakim," jelas Ervin.
Pada sidang perdana itu baik Tamara maupun Mike berhalangan hadir. "Mereka lagi di luar kota," terang Ervin.
Buka I’m a Woman, Dyastari Nyanyikan Cindai Pakai Kebaya
April 16, 2012
BeritaMusik.com - Penyanyi cantik Dyastari kali ini mendapat kepercayaan untuk membuka acara conform uncover yang bertema I’m a lady oleh desainer Sikie Purnomo. Fashion uncover tersebut digelar sekaligus dalam rangka memperingati hari Kartini.
“Hari ini aku diminta bernyayi oleh sahabatku, desainer Sikie Purnomo, jadi pembuka Fashion (show)nya dia yang temanya I’m a Woman sekaligus memperingati hari Kartini,” terang Dyas ditemui usai acara conform uncover I’m a lady by Sikie Purnomo di Mall Living World Alam Sutra, BSD, Tangerang, Minggu (15/4).
Kepercayaan itupun tidak di sia-siakan oleh Dyas yang langsung menghangatkan acara lewat lantunan lagu Cindai yang dipopulerkan oleh Siti Nurhaliza. “Tadi aku nyanyiin lagu Cindai pakai gaun kebaya. Aku pikir unik ya kebayanya Mas Sikie,” terangnya.
Pelantun tembang dangdut Cowok Pasar Baru, yang sempat dirugikan oleh pihak Mandala Airlines ini mengaku saat ini dirinya sedang fokus di belakang layar.
“Untuk nyanyi cuma untuk eksistensi aja, sekarang lebih banyak di belakang layar, jadi EO lah, namanya Dyastari Production, sama konsultan kemenangan Pilkada,” ujar gadis yang pernah berduet bersama Indra L Bruggman ini.
Bagi Dyas, menjadi EO sama enaknya dengan bernyanyi karena masih dalam lingkup seni. “Ya dua-duanya kan masih seni dan aku masih bisa salurin hobi aku juga,” tandasnya. (BM/gum/sjw)
Istri Pasha "Ungu" Merasa Tambah Tua
March 23, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com - Menginjak usianya yang ke-23, istri vokalis Pasha "Ungu", Adelia Wilhelmina merasa bertambah tua. Dengan usia barunya ini, Adel joke berharap bisa semakin dewasa.
"Di usia 23 tahun aku merasa makin tua, tapi yang jelas aku berharap bisa lebih dewasa, jadi istri yang lebih baik lagi," ujar Adel dalam wawancara di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2012).
Harapan tersebut membuat Pasha begitu bangga terhadap Adel. Apalagi sang istri tak meminta kado istimewa di hari ulang tahunnya. "Adel enggak minta apa-apa," ujar Pasha.
Vokalis yang bernama asli Sigit Purnomo Syamsuddin Said ini hanya merayakan ulang tahun sang istri dengan berdoa bersama saat waktu menunjukkan pukul 00.00 malam tadi. "Tapi tadi malam jam 12 kami nyanyi-nyanyi. Dianya (Adel) lagi tidur, saya bangunin dia sekalian berdoa untuk ulang tahun, semoga bisa lebih baik," kata Pasha.


