SMASH Indonesia's Boyband « In My Room……

Waduh,,,serem jg liat smwnya pd berantem,,,aq netral ajj deh,,,ga membela ataupn membela,,,tp klo bs ksih pendapat nih,,,menurut aq,plagiat itu smw mnusia dibumi jg prnah ngelakuin kali yaa,,,wlupun scra ga sdar,,,aq pcinta musik mancanegara sih,,,korea mngkin lmyan-lh suka,,,wlupn fanatiknya sm musik manca,,,mngkin lbih enaknya jgn diblg plagiat bwt smw rope yg dirsa niruin rope lain,,,IDE itu mnurut aq SANGAT trbatas,,,smw mnusia pst klo lg mkir ttg IDE,,,ada ajj yg sama,,,nmanya jg mnusia,,,sm2 pnya akal & pkiran,,,mngkin mslhnya di-INOVASI yg tmen2 lain mw nyatakn,,,gini deh,korea itu kn pd dsarnya tmbuh dgn kiblat musik manca,,,dancenya pake koreografer luar, lagunya pke pncipta dr mancanegara, desaigner sm make adult artistnya jg bljar dr luar negeri( kuliah dijrusan ssuai dgn yg akn mrk geluti),,,tp tinggal manajemennya sndri yg menginovasi stlh mlhat IDE dr se2org,,,artis itu ga salah kok,,,yg slah itu manajemennya yg mngkin ga sengaja atau bhkan sengaja meniru blak2an IDE dr orglain,,,ksian artisnya, dtg2 langsung dimrh2in,,,mrk cm NYANYIIN LAGU CIPTAAN pncipta lagu dr manajemennya trus PAKE FASHION STYLE YG DISURUH SM MANAJEMENNYA,,,MVnya JUGA DITATA SAMA SUTRADARA MV JG TANGGUNGJWB MANAJEMEN,,,artis ya ttap artis,mw jd apa tnpa manajemen,,,??klo qt mrsa dirugikn dgn adanya plagiarisme,ya HUBUNGI PIHAK MANAJEMEN DAN SCRA PRIBADI MMBRIKAN TUNTUTAN SCRA HUKUM UTK MANAJEMEN YG BERSANGKUTAN,,,sewa pengacara utk ngbntu,,,sblm qt mrsa malu dgn negara sndiri yg tman2 nyatain,,,artisnya toh mw disemprot pake kata2 ksar jg cm bs melongo ajj,,,lha,,dy ga tw apa2,,,artis mancanegara ksayangan aq jg bnyak lgu sm stylenya ditiru,,,tp artis manca mana pernah nuntut ini itu,,,mlh,berinovasi lebih dr itu lgi,,,aq jg sbg fans slalu niru2 character idolaq,,,cm bdanya,aq bkan artis,,,jd ga kena kritik,,,hehehe,,,*peace*,,,qt bljr dewasa bner2 ajj ya teman2q,,,qt hrus mmkirkn sswt sblm qt mw mnyatakannya,,,drpd akhrnya jd rope mnyakiti,,,ga enak lho kelahi itu,,,beda pndpat itu sangat wjar,,,kmbali pd dri qt msing2 ajj,,,klo ga ska ya brsha utk ga diliat/didgr,,,klo suka ya dinikmati,,,ksmpurnaan cm milik yg DIATAS,,,,,,bingung mw ngmng apa,,,aq cm mw mndmaikan suasana,,,aq ga mw cri ribut ya teman,,,maaf klo teman2 mrsa trsinggung dgn slh satu kata2q,,,aq ga mw membela ataupun membela,,,krn aq bingung hrs gmn,,,nnt salaah lgiii,,,hehe,,,*peace twice*


tindakan kelas Videos - Pakistan Tube - Watch Free Videos Online

Kejujuran dan Keberanian

Teknologi Informasi dan Komunikasi, SMP SUKABUMI, TIK, Kisi-kisi Soal, Silabus, RPP, Materi Pembelajaran, Panduan Membuat Jaringan Komputer, Penelitian Tindakan Kelas, Proposal PTK, Pembuatan Soal Ulangan dengan Komputer, Tutorial Blogger, Tutorial Wordress, Yayat Hidayatulloh, Panduan Membuat Blog

  • alumnismp3
  • Length: 1:22
  • Views: 1124
  • Tags: Siapa  yang  harus  aku  percayai 
Pergilah seorang kawan lama yang pernah menabur bakti di RTM selama ... However, Ecuador's President Rafael Correa after ... menidakkan semua jasa2 dan kemudahan yang aku dapat di RTM ...
Sexy seleb

Bisma smash


Written on Mar 20, 2011 – 3:34 pm by Megi

Bisma smash grain we wanna share about form of bisma smash
These rough information about a pesonil pound ..
Karisma BISMA
Born: 27 Nov 1990 Bandung
Zodiac: Sagittarius
Favorite singer: Jason Mraz, Chris Brown, Hyun Ah
Favorite song: All a songs are good for
sing
Favorite snacks: Cuankie, pecel, ice chocolate,
sweet tea
Dream of success: So a musician and film
director
First time on stage: Puma Ground Zero
Artist’s favorite girl: Poppy Sovia, Zoey
Deschanel
Not preferred: Chills, dust, lied to, and
strings attached.
Facebook Fans Page: http://id-id.facebook.com/
pages/Bisma-Karisma-Fans-
Page/117166998353968
Facebook Account: http://www.facebook.com/
profile.php? id = 100001758566935
Twitter Account: http://twitter.com/
bismakarisma
nah how there are not peaceful to share about
Bishma or have some-more finish data, we know
here can adore

Tags: bisma boyband smash, bisma facebook, Bisma smash, bisma twitter, cewek bisma smash, fans smash, foto bisma smash, print smash, profil bisma smash

SM*SH, "Boy Band" Yang Sudah Jadi "Brand" - tabloidbintang.com

SAMPAI 2010 lalu, genre musik Melayu masih mendominasi kancah musik lokal. Dari segi jumlah, laju rope pengusung langgam ini tak berkurang. Jumlahnya bahkan kian menanjak.

Buntutnya, radio dan televisi, dua pilar penting dalam perkembangan industri musik, joke terjebak dalam genre ini. Lihat saja, band-band sendu ini selalu mendapat porsi besar dalam segmen acara musik.

Tapi seperti juga musik rap, alternatif, atau joke ska yang pernah begitu digdaya di kancah musik Tanah Air, genre Melayu joke mengalami degradasi. Jelang awal tahun ini, dominasinya mulai terkikis musik cocktail ala child rope dan lady band. Makin ke sini pendulum industri musik makin menunjukkan minat terhadap konsep child band. Era Melayu joke berakhir.

Lokomotif epoch child rope -- lalu lady rope -- adalah SM*SH yang beranggotakan Rangga, Bisma, Morgan, Dicky, Ilham, Rafael, dan Reza. Berkat mereka, konsep child rope yang sudah punah lebih dari satu dasawarsa silam, menjadi relevan kembali.

Bahkan kemunculan SM*SH menimbulkan gelombang kemunculan  child rope dan lady rope dalam jumlah yang sangat masif. Saat ini ada puluhan child rope dan lady rope yang mencoba peruntungan. Sebagian mendapat panggung. Tapi sebagian hanya menumpang lewat.

Peran sebagai pionir child rope mereka lakoni saat muncul kali pertama Oktober 2010. Tapi sebelum naik ke panggung musik, mereka terlebih dulu menjalani proses yang barangkali juga meletihkan.

Adalah manajamen StarSignal yang mengadakan audisi untuk membuat child rope di awal 2010. Dari audisi itu mereka menjaring tujuh orang. Ada Dicky, Reza, dan Ilham yang merupakan tiga sahabat yang aktif di panggung dance Bandung; Rafael yang bekas vokalis Cola Float Band; Rangga yang pernah memperkuat vokal latar Sherina; Morgan yang berprofesi indication dan Bisma -- b-boy dancer yang cukup disegani di Bandung. Pada Apr 2010, mereka disatukan dalam section SM*SH.

Oleh StarSignal, ketujuhnya dimasukkan dalam training camp. Di sini mereka diasah dalam hal menyanyi dan menari. Mereka bahkan dibekali pula dengan ilmu open vocalization dan cara berpose yang baik dan benar. Training stay ini berlangsung 5 bulan.

“Dalam waktu itu saya harus mengejar kemampuan teman-teman. Mereka sudah ada yang punya simple menari dan menyanyi. Sedangkan simple saya modeling. Untungnya, saya bisa mengejar ketertinggalan,” cetus Morgan yang penggemar berat karakter Super Mario Bros.   

Dirasa an sudah cukup matang, SM*SH merilis singel “I Heart You”. Promosi tidak dilakukan dengan cara konvensional -- dengan masuk ke acara musik pagi hari atau mengirim singel ke berbagai stasiun lagu di berbagai daerah. Mereka mempromosikan lewat media sosial YouTube. Video yang kental dengan nuansa K-pop itulah yang kemudian membentuk dua kubu yang sama-sama militan, baik di dunia maya juga di dunia nyata: SM*SHBLAST dan juga SM*SH Haters. Paduan antara para pencinta dan pembenci SM*SH ini membuat video itu ditonton jutaan kali.

“Lepas dari menonton video itu karena senang atau benci, yang jelas video itu ditonton jutaan orang. Yang penting, kan angkanya,” ucap Benny dari manajemen StarSignal. Singkatnya, kontroversi menaikkan profil mereka.

Secara objektif, di luar kontroversi, ada serangkaian yang membuat rope ini digilai remaja, bahkan balita seantero negeri. Faktor lagu menjadi kredit tersendiri. Singel “I Heart You” sangat catchy. Lagunya mudah diterima kuping dan liriknya mudah dinyanyikan. Koreografinya juga sukses memikat banyak orang. Faktor berikutnya, pesona anak-anak SM*SH. Mereka tipe guys subsequent door. Remaja pria biasa yang bisa ditemui di mana saja.

“Mereka bukan sosok yang sempurna. Misalnya, punya badan 6 container atau bagaimana. Mereka apa adanya saja. Coba saja liat di video klip ‘Ada Cinta’. Di situ mereka cuma pakai celana pendek saja. Mereka itu guys subsequent door. Ini yang bikin mereka digemasi banyak orang,” bilang Kunto Handoyo,  produser musik SM*SH.

Fenomena SM*SH ini, seperti sudah disinggung di atas, juga menimbulkan gelombang epigon. Mulai dari epigon serius sampai tidak serius, seperti SM#SH, banyak bermunculan. Beberapa dari child rope itu, bisa jadi secara kualitas jauh lebih baik daripada Bisma cs. Wajah mereka juga bisa jadi lebih rupawan. Tapi kita tahu, tak ada yang menyamai fenomenal SM*SH. Jangankan menyamai, mendekati joke tidak.

Seolah tak mau dianggap sebagai child rope yang punya satu lagu strike lalu menghilang, mereka merilis manuscript entrance SM*SH. Album yang berisi 10 tembang ini langsung jadi rebutan SM*SHBLAST. Sampai kini, manuscript itu telah terjual sekitar 1.050.000 juta keping. Catatan itu menjadikan SM*SH sebagai artis dengan penjualan manuscript fisik pale luar biasa tahun ini.

“Buat kami, prestasi penjualan manuscript itu merupakan prestasi yang pale membanggakan ketimbang yang lain,” ungkap Morgan. Puaskah dengan angka itu? Belum. Demi mempercepat laju penjualan manuscript itu, SM*SH bakal membuat versi repackage. Direncanakan sekitar awal tahun depan, manuscript ini akan rilis. “Akan ada tiga lagu baru di manuscript itu,” bocor Kunto.

Selain prestasi penjualan, di bidang musik SM*SH juga mendapat banyak penghargaan. Tahun ini mereka  mendapat penghargaan dari Nickelodeon Indonesia Kids' Choice Awards sebagai  Duo/Grup/Band Terfavorit. Di ajang Inbox Awards mereka menyapu empat  penghargaan:  Pendatang Baru Terinbox, Boyband Terinbox, Penampilan Terinbox, dan Lagu Terinbox (“I Heart You”). Terakhir mereka diganjar Best New Artist dan Best Duo/Group dari Indigo Digital Music Awards.

Di luar angka penjualan yang mencengangkan dan sederet penghargaan itu, SM*SH juga sempat bikin banyak orang ternganga dengan harga  tiket konser “SM*SH Untukmu Indonesiaku”, yang bisa dibilang mahal untuk ukuran artis anyar seperti SM*SH. Tiket VIP konser itu dijual di harga Rp 500 ribu. Harga ini setara dengan tiket konser rope luar negeri.

“Masa, sih untuk rope luar berani mengeluarkan uang banyak, tapi untuk rope dalam negeri tidak mau. Seharusnya, sih hal serupa juga bisa dilakukan untuk musisi Indonesia,” bilang Rangga.

Popularitas SM*SH ini dengan jeli dimanfaatkan para produk iklan. Tercatat citra mereka digunakan beberapa produk: Kartu As, Sosis So Nice, KFC, Dell, Teh Rio, dan terakhir bintang iklan engine Suzuki. Stasiun televisi juga menggukan pesona mereka dalam berbagai tayangan. Tercatat mereka tampil di sinetron Cinta Canat Cenut 1 dan 2 yang tayang di Trans TV dan existence uncover SM*SH Ngabuburit yang tayang Ramadan lalu di kanal SCTV.

Ini termasuk prestasi besar, lho. Tak semua child rope atau bahkan penyanyi punya sinetron sendiri. Kecuali module yang menayangkan kriminalitas, semua module televisi pernah menampilkan mereka sebagai bintang tamu.

Tak puas dengan segala pencapaian itu, SM*SH masih punya segudang rencana. Melebarkan karier ke mancanegara, itu salah satu aim mereka.

“Saat ini manuscript kami sudah diedarkan di Malaysia lewat perusahaan rekaman Warner,” kata Morgan. Rencananya, kuartal pertama  tahun depan, mereka akan promo manuscript ke Malaysia. SM*SH sadar ini pukan pekerjaan mudah. “Apalagi di Malaysia, musik-musik Indonesia sudah amat dibatasi,” tutur Kunto lagi.

Sadar punya value yang tinggi, SM*SH juga punya rencana-rencana lain, yang bukan tak mungkin terealisasi dalam waktu dekat. Bintang dapat bocoran, sedang direncanakan sebuah  produk yang mengusung merek SM*SH. Produknya seperti apa, tunggu saja. “Bisa dibilang SM*SH itu bukan hanya sekedar child band, tapi sudah jadi brand,” beri tahu Kunto.

Popularitas yang didapat SM*SH berbanding lurus dengan kondisi finansial. Dengan tarif manggung yang sekitar Rp 65 juta sekali main, and nilai kontrak iklan yang lumayan besar, kantong mereka semakin menggelembung. Tapi di sinilah hebatnya SM*SH. Meski berlimpah rezeki, mereka tetap sederhana. Mereka joke tak hobi menghambur-hamburkan uang. Kalaupun ada personel yang membeli mobil baru, seperti Dicky misalnya, itu kebutuhan. Ketimbang menghambur-hamburkan, personel SM*SH lebih suka menyimpan uang dalam bentuk tabungan. “Untuk masa depan,” kata Reza.

(bin/gur)

Tambah Komentar


Comments for SM*SH, "Boy Band" Yang Sudah Jadi "Brand"