Tiap Tahun Arab Saudi Pulangkan 20 Ribu TKI Bermasalah
JUM’AT, 14 JANUARI 2011 20:11 WIB
Besar Kecil Normal
Aksi Migrant Care dan aktivis peduli TKI. Tempo/Tony Hartawan
TEMPO Interaktif, MALANG – Sedikitnya 20 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah dipulangkan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi tiap tahunnya. Mayoritas dari mereka, menurut Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar, bermasalah dengan dokumen dan hubungan kerja dengan majikan.
" Mereka juga punya masalah sosial. Bahkan diduga banyak TKI yang tak punya tempat tinggal. Mereka tidur di kolong jembatan untuk menghindari kejaran aparat setempat. Mereka inilah yang diprioritaskan untuk segera dipulangkan" kata Muhaimin yang ditemui di sela kunjungan kerjanya ke Malang, Jawa Timur, Jumat 14 Januari 2011.
Menurut Muhaimin, meski mengandung risiko tinggi, banyak orang Indonesia yang masih banyak orang Indonesia yang berminat menjadi TKI di luar negeri. Per Juli 2010, misalnya, pemerintah daerah Cirebon mencatat mengirimkan 129.717 orang TKI ke luar negeri. Jumlah TKI yang dikirim merupakan terbanyak di provinsi Jawa Barat, disusul Indramayu sebanyak 95.581 orang, Subang 95.180 orang, Cianjur 89.182 orang, dan Sukabumi 55.207 orang.
Provinsi Nusa Tenggara Barat mengirim TKI sebanyak 122.263 orang, yang masing-masing berasal dari Lombok Tengah 62.512 orang, Lombok Barat 57.751 orang, dan Lombok Timur 46.962 orang. Sedangkan kantong TKI di Jawa Timur, Ponorogo dan Malang, masing-masing mengirim 47.717 dan 39.610 TKI ke Arab Saudi.
Muhaimin minta pemerintah daerah agar mengetatkan pengiriman TKI, terutama TKI yang bekerja di sektor informal. Pengetatan dan pembatasan penempatan TKI di luar negeri telah dilakukan dengan membenahi proses keberangkatan termasuk diantaranya pemeriksaan kelengkapan dokumen, sertifikat pelatihan 200 jam dan kesiapan mental dan fisik pada calon TKI yang diperketat, katanya.
ABDI PURNOMO
sumber
=====
sebelum komen plis baca dulu dibawah ini
RP.1000 untuk Pemulangan TKI Terlantar di Kolong Jembatan di Saudi Arabia
Hingga hari ini, genap 3 bulan sudah sekitar 200 buruh migran Indonesia terlantar di kolong jembatan di Saudi Arabia dan dalam kondisi yang memprihatinkan. Dengan segala keterbatasan, mereka, terutama para perempuan dan anak-anak bertahan untuk hidup di tengah ketidakpedulian pemerintah terhadap nasib mereka. Mereka tidur di trotoar dalam dingin hanya dengan beralaskan tikar dan setiap hari menanti uluran tangan siapapun untuk sekedar makan.
Negara yang secara konstitusional memiliki kewajiban untuk melindungi warga negaranya, terbukti tidak memiliki rasa kemanusiaan untuk menjalankan kewajiban konstitusional tersebut untuk melindungi TKI yang terlantar di kolong jembatan. Hingga kini tidak ada upaya untuk mobilisasi anggaran untuk pemulangan mereka. Hal ini berbanding terbalik dengan anggaran studi banding anggota DPR RI atau anggaran presiden SBY untuk kunjungan ke luar negeri.
Karena hingga kini tidak ada komitmen dari negara untuk melindungi dan memulangkan mereka yang terlantar di kolong jembatan, maka kami dari koalisi masyarakat sipil mengambil inisiatif untuk menggalang dana. Kami mengajak masyarakat untuk bergabung dalam RP.1000 untuk pemulangan TKI. Estimasi biaya pemulangan 200 TKI hanyalah Rp. 1,7 Milyar. Biaya ini hanyalah 0,9% dari anggaran presiden SBY untuk kunjungan ke luar negeri yang mencapai Rp. 179 Milyar. Ironinya lagi, setiap tahun TKI menyumbangkan PNBP (Penghasilan Negara Bukan Pajak) sebesar RP. 600 Milyar dari biaya perlindungan $15 yang dibayarkan setiap akan berangkat. Selain itu, tahun 2010, TKI juga menyumbangkan devisa dari keringat mereka sebesar $7,1 Milyar.
Kami mengajak partisipasi masyarakat untuk ikut membantu pemulangan TKI yang memang sangat membutuhkan uluran tangan karena pembiaran oleh negara. Partsipasi masyarakat dapat disalurkan melalui rekening Yayasan Migrant CARE, No 908.01.01086.00.3, Bank CIMB Niaga Rawamangun Jakarta Timur. Dana yang terkumpul akan kami informasikan kepada masyarakat secara transparan.
Jakarta, 12 Januari 2011
Inisiator Aksi Rp.1000 untuk Pemulangan TKI
Chalid Muhamad, Haris Azhar, Anis Hidayah, Wahyu Susilo, Romo Benny Susetyo, Siti Maemunah, Effendi Gazali, Ray Rangkuti, Thamrin Tamagola, Don K. Marut, Adhie M Massardi, Fajroel Rahman, Asep Rahmat Fajar, Andi K Yuwono, M.S. Manggalany, Berry Furqon, Ifdal Kasim, M. Rida Saleh, Choerul Anam, Danang Widoyoko, Illian Deta Sari, Geni Achnas, Nur Syahbani Katjasungkana, Andrianof A. Chaniago, Erna Ratnaningsih, Zumrotin KS, Monica Tanuhandaru, Atnike, Herni, Kohar (Ayahanda Alm, Halimah), Riza Danamik, Myrna Safitri, Airputih, Ronald, Propatria, Sinung Karta, Indria Fernida, Retno Dewi, Syamsul Ardiansyah, Taufik Basari, Wiwiek Awiati, Selamet Daroyni, Mila Nuh, Jaleswari Pramodhawardani,
Smita Notosusanto, Hartoyo, KontraS, WALHI, Institute Hijau, Migrant CARE, PSHK, HRWG, YLBHI, INFID, JATAM, Komisi HAK KWI, ICW, ATKI,
Sekretariat:Migrant CARE: Jl. Pulo Asem we C No 15 RT 15 RW 001 Kel. Jati Kec. PulogadungJakarta Timur, Telp/Fax: +62 21 4752803Kontak Person: Anis Hidayah (081578722874), Chalid Muhammad (0811847163) , Wahyu Susilo (08129307964), Effendy Ghazali (08129257388)
Agenda Sepekan Penggalangan Dana Rp 1000 untuk Pemulangan TKI
Hari/Tanggal
Agenda
PJ/Kontak
Rabu/12 Januari 2011
Jam. 11.00 WIB Aksi Penggalangan dana Rp. 1000 di Bundaran HI
Chalid Muhammad, Institute Hijau, (0811847163),
AnisHidayah Migrant CARE (081578722874)
Kamis/13 Januari 2011
Jam. 11.00 WIB Aksi Penggalangan dana dengan keliling sepeda dengan rute: dari KontraS menuju Megaria dan Tugu Proklamasi
KontraS, Sinung Karta
(08561914400)
Jumat/ 14 Januari 2011
Jam
11.30 WIB Aksi Penggalangan dana di jamaah sholat Jumat Istiqlal
Anam HRWG (08158718498)
Sabtu/15 Januari 2011
Aksi penggalangan dana di Jemaat Gereja Theresia Menteng Jakpus
Indah Utami Migrant CARE (081380767200)
Minggu/16 Januari 2011
- Aksi penggalangan dana oleh TKI di luar negeri: Hongkong, Singapura, Macau dan Taiwan- Aksi Penggalangan dana Rp. 1000 di Bundaran HI Retno ATKI (
0817820952), Sringatin IMWU (+85269920878), Eva Nurifah IFN (+6582462844) , Yulianingsih SMS (+85296581073),
Senin/17 Januari 2011
Aksi Penggalangan dana di sekolah di Jakarta Utara
Wahyu Susilo INFID
(08129307964)
Selasa/18 Januari 2011
Press Conference Pertanggungjawaban Publik Hasil Penggalangan dana Rp 1000 untuk pemulangan TKI
Anis Hidayah, Migrant CARE (081578722874)
Tentatif
Kami mengundang inisiatif dari masyarakat dimanapun untuk berpartisipasi dalam penggalangan Rp. 1000 untuk pemulangan TKI
Inisitif yang sementara sudah confirm: Masyarakat Indonesia di Belanda, INDIPT Kebumen, Masayrakat Indonesia di Adeleide, SARI Solo, Bandung, KPI Makassar, NTB, dll
Catatan:
Hasil sementara dari aksi di HI pada tanggal 12 Januari 2011 terkumpul sebesar Rp. 1.020.050
–Anis HidayahExecutive Director of Migrant CAREJl. Pulo Asem we C No 15 RT 015 RW 01 Jati, Jakarta Timur 13220 IndonesiaTelp/Fax: +62 21 4752803E-mail: anis@migrantcare.netmigrantcare@ nusa.or.idWebsite: www.migrantcare.ne
====
udah gak jamannya lagi nyalah-nyalahin pemerintah, sekarang saatnya tunjukin kalo kita emang peduli
peringatan!
1. jangan coba-coba nge-junk : pertamax, good info gan, nyimak dulu gan, dll
2. jangan coba-coba trolling (menyinggung/ menghina) sara di sini
3. pelanggaran terhadap 2 poin tersebut bisa berakibat criminialized 3 hari – atau sampai kiamat :army: