Becky Tumewu: Jangan Sampai Ada Bully

November 11, 2011

BeritaMusik.com - Satu film anak-anak berjudul LANGIT BIRU bakal menjadi salah satu tontonan menarik. Film bergenre play musikal yang diadaptasi dari novel ini berpesan tentang pentingnya bagi anak-anak untuk menyampaikan apa yang ada di dalam diri mereka.

"Film ini membawa pesan, ingin setiap anak tahu apa yang mau mereka sampaikan. Biar tanpa kata-kata tetep berasa pesannya," tutur Hanna Carol, produser film LANGIT BIRU ditemui di Plasa Senayan, Kamis (10/11).

Setelah menulis buku dan kini menjadi produser film menjadi pengalaman tersendiri bagi Hanna Carol. Menurutnya film memiliki kemampuan menyampaikan pesan yang lebih besar.

"Hati saya untuk anak-anak. Kalau dari buku ke film, karena film punya kemampuan yang lebih besar. Pada dasarnya anak-anak baik dan harus dilindungi," ungkapnya.

Salah satu pemain film ini, Becky Tumewu angkat bicara. Ia mengungkap alasannya ikut bermain dalam LANGIT BIRU karena tema bullying yang diangkat cukup menarik.

"Iya karena temanya bagus. Setelah categorical baru sadar belum ada istilah brag di bahasa indonesia. Jadi problem buat semua," tutur Becky Tumewu yang mengaku bakal vakum dan fokus kepada sekolah open debate terlebih dahulu pasca film ini.

Bully sendiri adalah kekerasan yang dilakukan oleh anak ke anak lain seperti mengolok-olok maupun mengintimidasi. Dengan bermain di film ini, Becky berharap tak ada lagi bullying yang dilakukan anak-anak."Jangan sampai ada brag yang menyebabkan anak itu suka mem-bully orang juga," tuturnya. (BM/uji/sjw)

‘LANGIT BIRU’, Tantangan Baru Bagi Nia Dinata

November 10, 2011

BeritaMusik.com - Tangan dingin Nia Dinata sebagai produser film harus menghadapi tantangan baru. Kali ini ia dituntut menyeleksi pemain anak-anak yang masih hijau ketika menggelar open casting dari film play musikal terbaru garapannya, LANGIT BIRU.

"Paling susah casting. Banyak anak datang. Itu harus menyeleksi banyak anak jadi susah. Open casting belum pernah sebelumnya," ucap Nia Dinata, produser film LANGIT BIRU ditemui di Plasa Senayan, Kamis (10/11).

Selain itu adanya pemain baru yang masih belum berpengalaman tentu memberikan kesulitan tersendiri. Nia Dinata harus benar-benar bersabar menghadapi anak-anak. "Syuting dengan pemain masih hijau harus sabar, terus lokasi syuting di Jakarta mahal minta ampun," ucapnya.

Dalam film ini beberapa adegan mengharuskan anak-anak untuk bernyanyi. Meski ini adalah play musikal, karena tidak semua pemainnya memiliki credentials musik, mouth sync joke akhirnya jadi pilihan.

"Emang ada yang dinyanyiin mouth sync, susah juga kalau dibuat boat Petualangan Sherina. Anak-anak ga punya credentials musik. Terus prosesnya ada anak-anak yang rekaman dulu, ada yang belakang setelah shoot. Jadi susah kalau dibuat sambil nyanyi semua," tandasnya. (BM/uji/sjw)