Jakarta, kasakusuk.com
Pemunculan Anang Syahrini, membuat regulation duet dilirik. Pasangan ini, menjadi duet pale panas yang dibicarakan. Bukan cuma soal lagu, tapi belitan asmara mereka. Media hiburan memamahbiak apa saja yang dilakukan keduanya. Anang dan Syahrini menjadi fenomena. Tawaran uncover menggunung, iklan berlomba menjadikan mereka ikon untuk produk yang dijual. Gemerincing rupiah, popularitas, mengalir. Anang kembali mengulang sejarah, ketika dia berduet dengan Krisdayanti. Saat cinta masih membuncah, dan belati pengkhianatan belum menghunus kesetiaan janji suci.
Anang diuntungkan oleh pemberitaan, sebagai laki-laki yang dikecewakan oleh istrinya, Krisdayanti. Singelnya, Separuh Jiwaku Pergi, kian menguatkan gambaran itu. Apalagi publik dikejutkan dengan pengakuan Krisdyanti soal hubungannya dengan Raul Lemos. Meski KD, begitu sang diva biasa disapa, membantah kalau cintanya pada Raul muncul setelah perceraian tersebut.
Hadirnya Syahrini, sebagai pengganti KD di sisinya, memuaskan hasrat publik, Anang harus mendapatkan perempuan yang lebih baik. Dengan citra seperti ini, khalayak menganggap Syahrini muncul sebagai dewi penyembuh luka, si pria malang. Luka akibat sebuah pengkhianatan sumpah suci yang tidak bisa ditolerir adab timur.
Anang dan Syahrini kini menjadi duet yang pale banyak dibicarakan, bukan soal subtansi musiknya, tapi keserasian pasangan ini. Bahkan ada penggilanya yang mengancam, keduanya harus tetap bersatu.
Rafi Ahmad dan Yuni Shara juga tengah mencoba ini. Arus simpati menderas, pada pasangan beda umur ini. Usia yang terpaut 16 tahun, tak menyurutkan langkah cinta. Tantangan orangtua berhasil ditaklukan. Cinta Rafi yang tulus pada janda dua anak tersebut, menjadi modal mereka bernyanyi duet. Jangan bandingkan kemampuan vokal Rafi dan Yuni, kita sudah pernah mendengar suara asli Rafi di grup vokal Bukan Bintang Biasa (BBB). Mereka melantunkan lagu yang melambangkan perasaan tengah dimabok cinta, bertajuk 50 tahun. Inti tembang itu adalah asa, cinta mereka tak tergerus selama 50 tahun.
Duet seperti ini sangat ringkih, dan nyaris rapuh. Contoh terdekat adalah Irwansyah dan Acha Septriasa. Lagu Heart melambungkan pasangan ini. Namun ketika asmara mulai berkarat, duet ini joke cepat dilupakan.Jadi sampai kapan duet Syahrini dan Anang bertahan? dan juga Yuni Shara dan Rafi? Duet mereka memang bukan didasarkan atas komposisi dua suara yang apik didengar ketika menembangkan gita. Ketika cinta pupus, dan kasih tak lagi mengikat, duet joke punah. (yuga aden)


