BERITA FOTO: Jejak Langkah Whitney Houston (1963-2012)
February 15, 2012
1. Debut Whitney Houston

Whitney Elizabeth Houston ketika berumur 11 tahun (Credit: REX USA)
Whitney Elizabeth Houston lahir pada 9 Agustus 1969 di Newark, New Jersey, New York, dari pasangan John and Cissy Houston. Whitney memang telah ditakdirkan untuk menjadi penyanyi. Ibunya merupakan penyanyi latar legenda stone and roll, Elvis Presley sepupunya seorang superstar, Dionne Warwick dan ibu baptisnya merupakan seorang legenda penyanyi soul dunia, Aretha Franklin. Tidak mengejutkan ketika Whitney mewarisi talenta suara emas dari keluarganya. Whitney memulai debutnya sebagai penyanyi solo di New Hope Baptist Church.
2. Karier Berkembang

Whitney Houston ketika remaja (Credit: Mount Saint Dominic Academy/Zuma)
Masa remaja Whitney diisi dengan bekerja sebagai model. Wajah Whitney sempat menghiasi majalah-majalah, seperti Seventeen, Glamour, dan Cosmopolitan, serta tampil menyanyi di kelab-kelab New York City. Pada tahun 1983, penampilannya didengar oleh eksekutif Arista Music, Clive Davis, dan langsung ditawari untuk rekaman.
3. Menapaki Puncak Tangga Lagu

Album pertamanya, "Whitney Houston"
Akhirnya pada tahun 1985, Whitney merilis manuscript pertama yang diberi judul dengan namanya sendiri Whitney Houston berhasil membangun citra seorang superstar. Ketenarannya dibantu oleh kritik positif majalah Rolling Stones, "With her neat beauty and her good voice, Whitney Houston is apparently headed for stardom." (dengan suaranya yang begitu halus dan indah, Whitney Houston sangat jelas menapaki jalan menjadi bintang), yang turut mempermulus perjalanan karier Whitney.
Setelah terjual 12 juta kopi di Amerika, Whitney mencatat sejarah sebagai penyanyi solo dengan penjualan manuscript terbanyak. Di manuscript pertamanya tersebut, Whitney juga berhasil mencatat tiga single yang menempati No 1 tangga lagu Billboard Hot 100 Amerika, yaitu "Saving All My Love For You", "How Will we Know", dan "The Greatest Love of All".
4. Golden Girl

Whitney Houston memegang Grammy pertamanya pada tahun 1986 (Credit: Michael Ochs Archives/Getty)
Pada tahun 1986, Whitney Houston membawa pulang tiga piala di ajang Grammy, termasuk penghargaan tertinggi Album of The Year dan Best Female Pop Vocal Performance. Pada tahun yang sama, Whitney berhasil membawa pulang tujuh American Music Awards dan satu MTV Video Music Award.
5. Memecahkan Rekor

Credit: Ebet Roberts/Redferns/Getty
Album keduanya, Whitney, yang dirilis pasa Juni 1987 berhasil mencetak sejarah baru dan memecahkan rekor sebagai penyanyi wanita pertama yang menempatkan albumnya di puncak No 1 Billboard 200 Amerika dan melampaui rekor The Beatles dengan tujuh single hits No 1 di tangga lagu Amerika, di antaranya "I Wanna Dance With Somebody (Who Loves Me)", "So Emotional", dan "Didn’t We Almost Have It All".
6. Antara Cinta dan Karier

Whitney Houston dan Eddie Murphy sempat menjalin asmara tetapi kandas (Credit: Ron Galella/WireImage)
Walaupun sibuk dengan jadwal panggung dan tur, Whitney tetap berusaha menemukan cintanya, salah satunya adalah dengan aktor Eddie Murphy. Tetapi, karena terbentur masalah perbedaan karier, kisah tersebut kandas. Seperti yang diungkapkan oleh Whitney, "Because of my career and his career – I’m here and he’s there; I’m there and he’s here – it’s tough to settle a relationship." (karena karier saya dan kariernya. Saya di sini, dia di sana; saya di sana, dia di sini. Susah untuk membangun sebuah hubungan).
Terakhir, cinta Whitney berlabuh ke penyanyi Bobby Brown di mana mereka pertama kali bertemu di acara Soul Train Music Awards tahun 1989.
7. America’s Sweetheart

Whitney Houston tampil di Super Bowl XXV tahun 1991 (Credit: George Rose/Getty)
Ketika kerusuhan Persian Gulf War terjadi pada tahun 1991, Whitney berhasil menyatukan kembali Amerika dan membangkitkan kembali semangat kebangsaan dengan membawakan lagu kebangsaan Amerika "The Star-Spangled Banner" di Super Bowl XX. Penampilan tersebut dirilis dalam bentuk single dan video serta berhasil menempati tip 20 di tangga lagu Billboard 100.
8. Menikah

Whitney Houston dan Bobby Brown menikah pada 18 Juli 1992 (Credit: AP)
Pada tanggal 18 Juli 1992 Whitney Houston menikah dengan Bobby Brown yang membuat para penggemarnya shock dan tidak terima karena Bobby Brown mempunyai reputasi buruk sebagai seorang bad boy. Tetapi, Whitney berkata, "You know, we was lifted as a Christian, and my mom was really despotic with me as distant as boys were concerned." (kamu tahu, saya dibesarkan sebagai seorang Kristen, dan ibu saya sangat ketat soal masalah laki-laki).
Untuk membela sang suami, Whitney juga mengatakan kepada media bahwa, "Bobby’s got a good heart and a good soul." Whitney berusaha membuktikan kepada dunia bahwa apa yang terlihat dari luar mengenai suaminya (reputasi buruk) dengan mengatakan bahwa Bobby merupakan orang yang baik dari dalam hatinya.
9. Sukses Menjadi Aktris

Whitney Houston berperan sebagai Rachel Marron di film pertamanya
Sebelum membintangi The Bodyguard tahun 1992, Whitney pernah mendapat peran figuran di sitkom tahun 80-an, Gimme a Break dan Silver Spoons. Baru pada tahun 1992, bersama Kevin Costner, Whitney menjadi aktris utama dalam film The Bodyguard. Untuk film ini, akting Whitney dianggap kurang memuaskan mendapat nominasi Razzie Awards untuk Worst Actress.
Tetapi, film ini berhasil menuai sukses besar. Sejak dirilis bulan November, film ini berhasil mengumpulkan 410 juta dollar AS di seluruh dunia. Dan lagu-lagunya soundtrack-nya "I’m Every Woman", "I Have Nothing", "Run to You", dan "I Will Always Love You" menjadi soundtrack film terlaris sepanjang masa.
10. Seorang Ibu

Whitney Houston dan Bobbi Kristina Brown (Credit: Eugene Adebari/REX USA)
Pada tahun 4 Maret 1993 Whitney melahirkan seorang putri yang diberi nama Bobbi Kristina Brown. Whitney mengungkapkan bahwa dialah yang menjadi inspirasi terbesarnya.
11. Kembali ke Layar Lebar

Whitney Houston dan Denzel Washington dalam film Bersama Denzel Washington, Whitney kembali ke layar lebar dengan membintangi film play keluarga The Preacher’s Wife pada tahun 1996 yang bercerita tentang masalah keluarga antara pendeta dan pemimpin paduan suara gereja. Dikabarkan, Whitney dibayar 10 juta dollar AS untuk film ini.
Pada minggu pertama rilis bulan Desember, film ini sudah mendapat tekanan. Whitney menyangkal adanya permasalahan di dalam pernikahannya dan yang lebih tragis lagi, Whitney mengalami keguguran.
12. Sahabat

Mariah Carey dan Whitney Houston di MTV Video Music Awards tahun1998 (Credit: KMazur/WireImage)
Meredam gossip masalah keluarga yang diterimanya, pada tahun 1998 Whitney berbagi panggung dengan Mariah Carey di MTV Video Music Awards dengan busana yang sama. Whitney menyebut hubungan mereka berdua sebagai soul sisters, “It’s good to know that dual ladies of essence can still be friends.” Mereka membawakan lagu soundtrack dari film Prince of Egypt, “When You Believe”.
13. Masalah Dimulai

Houston and Brown ketika menghadiri pre-Grammy Party Februari 2000 (Credit: Ron Galella/WireImage)
Whitney dan Bobby tampak tersenyum bahagia ketika menghadiri acara pre-Grammy Party pada Februari 2000 meskipun dilanda gossip mengenai penyalahgunaan narkoba. Bulan sebelumnya, pasangan ini menjadi buah berita ketika petugas bandara Hawaii menemukan pot di koper mereka. Perilaku Whitney dipandang semakin aneh setelah tahun sebelumnya, tanpa alasan yang jelas membatalkan penampilannya di American Music Awards dan Rock and Roll Hall of Fame induction ceremony.
14. Perubahan Fisik

Penampilan buruk Whitney Houston
Seminggu setelah meneken kontrak dengan Arista Record senilai 100 juta dollar AS, Whitney memulai lagi kariernya dengan tampil menyanyikan “Wanna Be Startin’ Somethin” di acara “Michael Jackson: 30th Anniversary Special” di bulan Sep 2001. Acara ini juga dimeriahkan oleh Usher dan Mya.
Tetapi penampilannya yang buruk (fisik) kembali menjadi buah bibir. Bertahun-tahun kemudian Whitney mengakui bahwa tubuhnya yang sangat kurus tersebut terjadi karena penggunaan narkoba.
15. Kebenaran Terungkap

Whitney Houston sedang diwawancarai oleh wartawan ABC Diane Sawyer (Credit: ABC)
Wawancara Diane Sawyer bersama Whitney di tahun 2002 mengungkap kebenaran tentang penyalahgunaan narkoba. Whitney mengakui telah menghabiskan banyak untuk narkoba. Whitney menyalahkan kondisi emosional dan perilaku mudah tersinggung menjadi salah satu penyebab dia menggunakan narkoba.
16. Mencari Tuhan

Bobby, Kristina, dan Whitney ketika dibaptis di sungai Jordan, Israel Mei 2003 (Credit: Bauer-Griffin)
Bobby dan Whitney melakukan tur ke Israel pada Mei 2003. Mereka melakukan baptis dengan cara membenamkan diri di Sungai Jordan walaupun mereka hanya sebagai tamu di perkumpulan yang bernama Black Hebrews, yaitu sekte yang beranggotakan sekitar 2.000 orang kulit hitam yang mengikuti protocol agama Yahudi.
17. Kembali ke Jalur

Whitney Houston tampil di acara World Music Awards Maret 2004 (Credit: Pascal Le Segretain/Getty)
Kabar baik berhembus. Walaupun masih tetap menjalani rehabilitasi, Whitney menata kembali hidupnya dan tampil di acara World Music Awards pada Maret 2004. Whitney menyanyikan lagu miscellany “I Believe in You and Me” dan “I Will Always Love You” sebagai persembahan kepada produser yang telah membentuknya menjadi superstar, Clive Davis. Dari sini mereka kemudian berencana untuk membuat manuscript lagi, yaitu “I Look to You” yang tidak dirilis sampai tahun 2009.
18. Rehab lagi

Whitney Houston dan Bobby Brown di acara Reality Show
Belum berhasil merilis manuscript baru, pada tahun 2005 Whitney harus menjalani rehabilitasi lagi dan tampil dalam acara Reality Show “Being Boby Brown”. Di acara tersebut menampilkan sisi aneh dan buruk pasangan tersebut. Kritikus PEOPLE’s TV, menyebutkan perilaku Whitney yang sama sekali tidak mencerminkan seorang diva, di mana Whitney mengusir setiap penggemar yang berani menyela dia ketika sedang makan.
Acara tersebut hanya bertahan 1 musim dan pernikahan mereka hanya bertahan 1 tahun kemudian. Pada tahun 2007 mereka resmi bercerai. Berita menyebutkan bahwa Whitney tidak pernah menyetujui publikasi acara tersebut.
19. Kembali lagi ke Jalan yang Benar

Whitney Houston dan sang produser Clive Davis tahun 2009 (Credit: Richard Young/Startraks)
Akhirnya pada Agustus 2009, Albumnya “I Look to You” dirilis dan menempati No. 1 sejak manuscript The Bodyguard terakhir menempati posisi yang sama. Tampaknya Whitney kembali meniti kariernya ke arah yang benar dan bahkan meluncurkan tur dunia Februari tahun berikutnya. Tetapi Whitney membatalkan beberapa show dan menerima kritik negatif dari show-nya tersebut.
20. Ibu dan Anak

Whitney dan Kristina (Credit: Jackson Lee/Splash News Online)
“I wish her to count on me to try to know what she’s going through,” (Saya ingin dia melihat saya dan belajar untuk mengerti apa yang dia hadapi) demikian pernyataan Whitney mengenai putrinya Kristina di acara Good Morning America pada tahun 2009. Hubungan ibu dan anak ini kelihatan kuat di luar.
Tetapi Bobbi Kristina mendapatkan juga kontroversi atas dirinya sendiri, di mana dia tertangkap kamera menghirup sebuk putih yang menurut gossip merupakan narkoba, tetapi Kristina menyangkal gossip tersebut.
21. Penampilan Terakhir di Layar Lebar

Whitney dan Jordin Sparks dalam film
Setelah 15 tahun vakum dari dunia akting, bersama jebolan American Idol, Jordin Sparks, Whitney kembali membintangi film berjudul Sparkle yang rencananya akan dirilis 10 Agustus tahun ini. Tetapi tidak ada yang tahu kalau film ini akan menjadi panggung terakhir Whitney Houston di dunia ini.
22. She is Gone Forever

Whitney Houston (Credit: David Corio/Redferns/Getty)
Pasa usianya yang ke-48, Whitney Houston ditemukan meninggal dunia di Beverly Hilton Hotel beberapa jam setelah mengumumkan untuk tampil menyanyi di acara tahunan Clive Davis, pesta tahunan malam sebelum penganugrahan Grammy Awards.
Whitney, your name will be remembered forever…
Alicia Keys dan Bon Iver Akan Berkolaborasi
February 5, 2012
Jakarta – Penyanyi dan penulis lagu R&B yang juga memiliki pandai bermain piano, Alicia Keys, telah diberitakan akan berkolaborasi dengan otak musikal section folk Bon Iver, Justin Vernon.
Berbicara kepada USA Today, Vernon mengungkapkan bahwa ia dan Keys telah menulis sejumlah lagu secara kolaboratif dan ingin kembali bekerja sama untuk sebuah proyek dengan skala lebih besar.
“Saya memiliki ide untuk menggarap buku lagu dari penyanyi wanita terbaik asal Amerika Serikat, seperti Casey Dienel dari White Hinterland, Bonnie Raitt, dan juga Alica (Keys),” terang Vernon.
Vernon sendiri memang seringkali melakukan kolaborasi dengan pihak lain dari latar belakang musik berbeda-beda, mulai dari Kanye West, The National, hingga Kathleen Edwards.
Berikutnya, Vernon juga akan tampil sebagai bintang tamu pada manuscript baru rope Irlandia bentukan 1962, The Chieftains, dan manuscript baru The Flaming Lips yang memang menampilkan banyak bintang tamu, antara lain adalah Erykah Badu dan Ke.
Album kedua Bon Iver, yang diberi judul sama dengan nama rope tersebut, dinominasikan untuk beberapa kategori Grammy Awards 2012, yaitu Record of a Year dan Song of a Year untuk lagu “Holocene”, Best New Artist, serta Best Alternative Music Album.
Alicia Keys sendiri terakhir merilis manuscript pada 2009 dengan The Element of Freedom. Sebelumnya, ia telah merilis tiga manuscript yang masing-masing berjudul Songs in A Minor pada 2001, The Diary of Alicia Keys pada 2003, dan As we Am pada 2007.
Berbeda dengan Bon Iver yang baru mendapat nominasi Grammy Awards untuk pertama kalinya pada tahun ini, Keys telah mengantongi empat belas trofi Grammy Awards dari sum dua puluh tujuh nominasi yang pernah diraihnya.
SUMBER : Indofiles.org


