Dengar Band

I’m unequivocally unapproachable of this one, so I’m going to speak about it a bit.

I get a event to write songs and play song with my mother Heather in a rope called Venna. Our entrance EP was only expelled on Common Cloud Records and some of a songs on this front have been operative their approach towards a correct recover for over 5 years. Needless to contend we were intensely anxious about this recover and wanted to do something additional special with a wrapping to applaud it.

With a band’s cultured being really DIY and friendly (shows are customarily played in a corners of venues, off of a theatre and divided from loudness of any sort) we wanted to go that instruction with a visible display of a music, right down to a recycled, eco-friendly wrapping materials and stone ‘n hurl zine-style photocopied insert. Here are some photos of a public routine and a final pieces-


Heather took on a charge of using any 8 page zine/insert by a sewing appurtenance to give them a hand-bound look.


Every root and vine of a cover painting was drawn in Illustrator and took about 5 days value of non-consecutive work to finish.

VGKids in Ypsilanti, MI did a illusory pursuit of hand-printing a 1 tone silk shade for a extraneous illustration, as good as some nominal promo stickers.

All a printed materials were fabricated by Heather and myself and afterwards lovingly wrapped in a coordinating immature twine.


I can’t assistance though consider that this is closer to how these things should be finished some-more often…

Tukul "Reynaldi" Arwana Fans Club
Tukul Arwana adalah pelawak dari Perbalan Semarang. Pada waktu muda, Tukul sering tampil melucu di panggung tujuh-belas agustusan, dan Tukul pernah mencari nafkah ...
Penyanyi Cilik "REYNALDI" Melakukan Metamorfosis - Kaskus - The Largest Indonesian Community
Masih ingat dengan artis cilik sekitar tahun 1990an awal bernama Reynaldi?\r\n\r\nReynaldi mantan pembawa acara KRUCIL di SCTV sekitar awal atau pertengahan tahun ...
Tukul "Reynaldi" Arwana Fans Club - Ndesooo....
Jakarta-RuangFilm. Tukul Arwana yang populer dengan gaya khas ke-ndeso-annya ternyata menarik minat para sineas nasional untuk dibawa ke layar lebar. Tidak tanggung-tanggung, dia langsung beradu akting dengan para aktor-aktris yang lebih dahulu berkecimpung di layar lebar, seperti Marsya Timothy, Tora Sudiro, Wulan Guritno, Dwi Sasono, Poppy Sovia, Tarsan, dan lain-lain. Film produksi ISI (Intan Sinema Indonesia) dan Moviesta ini diberi tajuk “Otomatis - Romantis”.

Film genre komedi-romantis ini di sutradarai oleh Guntur Soeharjanto, dan skenarionya digarap oleh Monty Tiwa yang sebelumnya banyak menggarap skenario film-film laris. Selain sebagai penulis skenario, di film ini, Monty Tiwa juga bertindak sebagai produser bersama Monica Harijanto.

“Film komedi romantis di Indonesia hampir sebagian besar mempunyai genre yang sama, yaitu perbedaan kelas sosial. Laki-laki kaya dan perempuan miskin yang bertemu, kemudian menjalin hubungan, dan seterusnya, Tapi, di film ini justru terbalik! Sebuah hal yang baru, dimana tokoh laki-laki berasal dari kelas sosial rendah (miskin) dan perempuan adalah wanita mapan dan kaya. Sebuah pola yang unik. Ketika mereka berinteraksi dan saling berkomunikasi selalu muncul konflik tak terduga. Kadang lucu, tapi di lain waktu malah terdengar satir,” ujar sang sutradara dalam rilis kepada pers yang diterima oleh RuangFilm.

Film yang berkisah mengenai Nadia, seorang wanita muda, cantik (Marsha Timothy), punya karir bagus di kantor majalah wanita, yang merasa dirinya tidak mampu memiliki pasangan ideal. Padahal, dalam kenyataan sehari-hari, banyak pria mendekatinya, bahkan dia sangat ahli mencetuskan berbagai tips jitu dalam mencari pasangan ideal untuk dimuat dalam majalahnya.

Tanpa disadari, sedikit demi sedikit dia menyadari, bahwa pria yang akhirnya berhasil menyentuh hatinya adalah seorang pria bersahaja, lugu dan tulus dalam melakukan segala hal, Bambang (Tora Sudiro), yang tak lain adalah karyawan administrasi di kantornya yang berasal dari desa terpencil di Yogyakarta. Namun, Nadia tidak mungkin mengungkapkan rasa sukanya pada Bambang yang selalu menganggap Nadia adalah atasan yang harus dihormati, dan tentu saja Nadia tidak ingin wibawanya jatuh.

Gelagat ini diketahui oleh kakaknya, Nabila (Wulan Guritno), yang mendukung Nadia sepenuhnya. Tapi, Nadia khawatir Bambang adalah tipe pria yang sama dengan Dave (Tukul Arwana), suami Nabila, yang dulunya juga pria lugu dan ndeso tetapi berkat dukungan Nabila, akhirnya kaya mendadak dan kini kelakuannya berubah sum menjadi pria tengil dan genit.

Saat Nadia akhirnya nekad ingin menyatakan cintanya pada Bambang, tanpa diduga Bambang terus terang padanya, bahwa dia akan menikahi pacarnya Trisno (Dwi Sasono), kakak Bambang, karena merasa iba akibat Trisno tidak mau bertanggungjawab atas kehamilan pacarnya. Akankah ini suatu hal yang mengakhiri rasa cintanya pada Bambang? Kita tunggu saja jawaban dan kisah selengkapnya di Bioskop pada 18 Januari 2008 nanti. (Agung)
Foto: Dok. ISI Production

Jangan Lupa Saksikan Di Bioskop2 Kesayangan Anda

sumber : Ruang Film

Dah pada tau gak kalo reynaldi "mantan penyanyi cilik" tu banc* - Kaskus - The Largest Indonesian Community
Penasaran gak gan?? cuma mw share aja neh... biar pada tau....