Arifmulianasution's Blog Just another WordPress.com site

PARSADAAN MARGA NASUTION DENGAN ANAKBORUNYA DAERAH JAKARTA BOGOR DAN SEKITARNYA

Alamat: 1. Jakarta Bekasi: Jalan Permata 284/285 Blok D, Taman

Galaxy, Bekasi. Tel: 8242-8978. HP: 0818750338.

Alamat: 2. Bogor: Jalan Belitung no. 15, Baranangsiang Bogor. Telepon: (0251) – 323151

================================================================

Surat Pengantar

Prihal: 1. Tarombo/Silsilah

2. Situs: arifmulianasution.wordpress.com/

Jakarta, ……… 2010.

Kepada

Seluruh Kahanggi Marga Nasution dari Muara Botung Madina,

pomparan Sutan Borotan berikut Anakboru dan Pisangraut,

dimanapun berada.

Horas!

Bersama surat ini kami sampaikan Tarombo Marga Nasution dari Muara Botung keturunan Sutan Mangaraja Lelo yang dapat di download untuk nakbrudimiliki.

Kami dari parsadaan sangat menghrapkan datangnya tanggapan Kahanggi, Anakboru dan Pisangraut atas silsilah keluarga marga Nasution keturunan Ompu Parsadaan ini, khususnya terhadap yang berikut:

- benarnya penulisan nama, gelar, dan alamat;

- tepatnya jumlah anggota keluarga tersurat berikut urutannya;

- salah tidaknya penulisan: tanggal, bulan, tahun dan tempat lahir. Dan kepada mereka

yang belum tercatat, dapatlah kiranya segera menyampaikannya ke alamat kami

keterangan: lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan, pengalaman, dan lain sebagainya.

Sudilah kiranya kahanggi mengirimkan tanggapan ke alamat yang disebutkan diatas, sehingga kedepan tarombo ini dapat dibuat lebih lengkap, dan lebih berguna, tidak semata untuk mengakrabkan persaudaraan diantara keturunan sebagaimana yang diteladankan oleh para pendahulu di kampung dahulu, juga baik untuk diteruskan kepada generasi yang datang kemudian.

Akhirulkalam, terimakasih kami ucapkan atas perhatian yang kalian berikan.

Horas pada kalian semua, dan kirim salam kepada keluarga di rumah. Wassalam.

H.Arif Mulia Nasution

Ketua Parsadaan

Catatan Penyusun.

Hubungan kekerabatan marga Harahap dari Batuna Dua Jae, marga Siregar dari Sialagundi, marga Harahap dari Pargarutan Gunung Manaon, dan marga Nasution dari Muara Botung, berawal dari Siti Ayat Harahap, gelar Ompu Raodana, adik kandung dr Hamzah Harahap dari Batuna Dua Jae, yang menikah dengan Haji Abdul Majid Siregar, gelar Syekh Abdul Majid, untuk menjadi ina (ibu) anak-anak marga Siregar yang bermukim di Sialagundi.

Dari Sialagundi mereka pindah ke Sitamiang Padang Sidempuan dan menetap disana. Putri sulung Syekh Abdul Majid dengan Ompu Raodana ini adalah Maimunah Siregar, gelar Ompu ni Rusmini, lahir di Sialagundi pada tahun 1900.

Dari Sialagundi Maimunah Siregar (1900-1977), gelar Ompu ni Rusmini, lalu menikah dengan Bilalung Harahap (1884-1936), gelar Sutan Mulia untuk menjadi ina anak-anak marga Harahap yang berdiam di Pargarutan Gunung Manaon.

Setelah Ompung Sutan Mulia pensiun dari School Opziener (Penilik Sekolah) Onderwijs outpost Angkola en Sipirok, masih pada zaman penjajahan Hindia Belanda, ia kembali ke Angkola dari Kotanopan tempatnya bertugas lalu menetap di Padang Sidempuan dan berdiam di jalan Lubuk Raya no.2 Tanah Lapang. Oleh para cucunya Ompung Maimunah dinamakan mereka Ompung Sidimpuan.

Adapun putri sulung Ompung Sutan Mulia dari Pargarutan Gunung Mamaon bersama Ompu ni Rusmini ialah Dorom Harahap, lahir 19 Sep 1920 di Patisah Ilir, Medan.

Dari Padang Sidempuan Dorom Harahap (1920-2001), gelar Namora Oloan, Ompu ni Titik, kemudian menikah dengan H. Ir. Hasan Basyarudin Nasution (1915-1983), gelar Sutan Borotan Pandapotan, untuk menjadi ina anak-anak marga Nasution yang berdiam di Muara Botung, Madina. Dalam lingkungan masyarakat kehutanan Bogor, Dorom Harahap lebih dikenal dengan panggilan “Ibu Hasan”, di rumah ia disapa anak-anaknya dengan sebutan “Umak”, sedangkan oleh para cucunya dinamakan “Ompung Bogor”. Setelah Ompung Sutan Borotan pensiun dari kehutanan, ia memutuskan untuk menetap di Bogor dan berdiam di jalan Belitung no.15, Baranangsiang.

Tarombo Marga Nasution Dari Muara Botung ini disusun untuk mengenang

Natoras Parlagutan:

Ir. Haji Hasan Basyarudin Nasution, gelar Sutan Borotan Pandapotan

dan

Hajjah Dorom Harahap, gelar Namora Oloan

yang berdiam di jalan Belitung No.15, Baranangsiang,

Bogor, Jawa Barat.


A. Hubungan Kekerabatan Marga Nasution Di Bona Bulu.

Stamboom Marga Nasution Mulai Dari Mandailing Godang Sampai Botung

Disusun Oleh Sutan Borayun Dengan Haji Mohd. Salambu 16 Maret 1925.

—————————————————————————————-

GENERASI PERTAMA

* Si Baroar, gelar Sutan Diaru,

Panyabungan Tonga, turun ke Marga Nasution.

GENERASI KEDUA

* Patuan Maksa.

GENERASI KETIGA

* Patuan Natoras.

GENERASI KEEMPAT

* 1. Baginda Mangaraja Enda.

2. Baginda Tobing Nainjang (Ke G Barani Aek Godang).

GENERASI KELIMA

* …..Nasution, gelar Sutan Kumala, terkenal dengan nama:

Yang Dipertuan Hutasiantar.

Beliau bekerja sama dengan Asiten Residen Belanda: Alexander Philippus Godon;

melaksanakan pembangunan jalan-raya dan prasarana ekonomi selama 9 tahun

(1847-1856) yang berhasil memperbaiki kesejahteraan masyarakat Tanah Batak

daerah selatan. Adapun istri-istrinya:

* 1. Boru Lubis dari Roburan.

2. Boru Lubis dari Singengu.

GENERASI KEENAM

a. Keturunan Sutan Kumala dari boru Lubis Roburan:

1. Mangaraja Mandailing. (Pindah ke Pidoli Dolok).

2. Mangaraja Dibata. (Pindah ke Mompang).

* 3. Mangaraja Sotiangsa. (Pindah ke Salambue).

b. Keturunan Sutan Kumala dari boru Lubis Singengu:

4. Mangaraja Tinating. (Pindah ke Pidoli Lombang).

Anak bungsunya: Sati Nasution, gelar Sutan Iskandar. Namanya berganti setelah belajar di Kweekschool di Amsterdam Negeri Belanda (1857-1861) menjadi Willem Iskandar.

5. Sutan Batara Guru. (Pergi ke Gunung Tua).

6. Baginda Soalon. (Pergi ke Pidoli Lombang menggati 4).

7. Mangaraja Gunung Mandailing. (Tinggal di Hutasiantar).

GENERASI KETUJUH

* Patuan KumalaMandailing (di Salambu).

GENERASI KEDLAPAN

* 1. Mangaraja Sotiangsa. (Pindah ke Botung). Dua istrinya: boru Lubis Muara Mais dan boru yang lain.

2. Mangaraja Joman (ibunya boru Lubis dari Singengu).

GENERASI KESEMBILAN

a. Keturunan Mangaraja Sotiangsa dari boru Lubis Muara Mais:

1. Sutan Nadokdok (Turun ke Sutan Baringin).

2. Sutan Bangun Namartua (Turun ke Ja Somadung)

3. Mangaraja Pandalian.

b. Keturunan Mangaraja Sotiangsa dari boru lain:

* 4. Sutan Mangaraja Lelo (Pindah ke Muara Botung).

5. Sutan Diaru (Pindah ke Muara Botung).

6. Ja Manantion (Tinggal di Botung Dolok. Ke Sutan Parlaungan).

7. Ja Somadung (Tinggal di Botung Julu. Ke Ja Mangantar).

GENERASI KESEPULUH

a. Keturunan Mangaraja Pandalian (3):

1. Martua Raja. Turun ke Sutan Mandailing Botung Lombang.

2. Mangaraja Sian. Turun ke Sutan Borayun Botung Lombang.

3. Ja Mangadang. Turun ke Haji Soleman di Pematang Siantar.

b. Keturunan Sutan Mangaraja Lelo (4):

1. Raja Padapotan (Pindah ke Botung Pinarik).

* 2. Raja Manuncang.

GENERASI KESEBELAS

Keturunan Raja Manuncang dengan istri… boru… dari….:

1. Sutan Kalautan.

2. Sutan Mangasa.

3. Mangaraja Indo.

4. Sutan Batangari.

* 5. Sutan Borotan.

B. Tarombo Marga Nasution Keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung.

Pendahuluan

Masyarakat Batak mengenal kahanggi, yakni himpuan keluarga semarga tempat bernaung anggotanya. Untuk mengetahui siapa yang menjadi anggota sesuatu marga di Bona Bulu, disusunlah sebuah tarombo atau silsilah keluarga. Tarombo di Tapanuli berawal dari budaya lisan menyam-paikan pesan kepada keturunan, atau generasi penerus. Dengan semakin besar kahang-gi, baik yang berdiam di Bona Bulu maupun yang telah berada di tanah perantauan, budaya lisan harus beralih menjadi budaya tulis.

Memasuki budaya tulis, tarombo awalnya disuratkan di kulit kayu, bilah bambu atau lain nya dalam aksara Batak. Dengan kedatangan agama Islam ke Nusantara sekitar abad ke-13, dan masuk ke Tanah Batak dalam Perang Padri (1825-1838) yang mengajarkan tulisan Arab, aksara baru joke digunakan untuk menyuratkan tarombo. Dengan diperkenalkannya bahasa Melayu ber-tulisan Latin oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda menjelang abad ke-20 di Tanah Air, tarombo joke kemudian dituliskan dalam aksara Latin ejaan Melayu.

Di Tapanuli masyarakat Batak menganut garis turunan kebapaan atau patrilenial. Suhut (Batak), Keluarga Batih (Indonesia), Nuclear Family (Inggris), ialah masyarakat terkecil yang dipimpin Suhutsihabolonan. Yang disebut akhir ini juga menjadi Kepala Adat, dan berhak menurunkan marga (nama keluarga) kepada anak-anaknya sejalan Adat Batak. Cara sebaliknya berlaku di Sumatera Barat, dimana ibulah si pemilik hak, meski dilaksanakan oleh saudara laki-la-kinya sesuai Adat Minang.

Dalam keluarga garis kebapaan, ada dua cara menyusun tarombo sesuatu marga untuk disampaikan pada generasi penerus, yakni: Pohon Keluarga (Indonesia), Family Tree (Inggris), Stamboom (Belanda) dan Perjalanan Generasi (The Passage of generation). Pada cara Pohon Keluarga, tarombo disusun dari atas ke bawah diawali nama leluhur pemersatu sesuatu marga yang diketahui, dilanjutkan dengan keturunannya dari garis laki-laki hingga kini, disuratkan di kertas lebar, melahirkan bangun segitiga/piramida yang duduk pada alasnya. Ada pula yang me-nyu-ratkannya memancar, juga di atas kertas lebar, tetapi dalam lingkaran-lingkaran sepusat, dimana leluhur pemersatu berada di tengah. Cara ini joke masih tergolong pohon keluarga.

Pada cara Perjalanan Generasi, tarombo disusun dari atas kebawah, juga diawali leluhur pemersatu sesuatu marga yang diketahui, tetapi diatas berlembar-lembar kertas kuarto, atau folio, sebagaimana tarombo marga Nasution, keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung, Mandailing ini. Pada cara ini setiap generasi terpisah satu dari lainnya, sehingga nama-nama yang tersurat sama berasal dari kebiasaan orang-orang Batak mengambil nama Kakek (Ompung), Amantua (Uak), Uda (Paman) atau lainnya, tidak akan menimbulkan kekeliruan dengan nama-nama yang tersurat sama terdapat pada generasi sebelum, atau sesudahnya. Selain dari itu pada cara ini tersedia ruang luas untuk mencantumkan keterangan, seperti: tanggal, bulan, tahun lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan, pengalaman, dan lain sebagainya yang bermanfaat bagi generasi penerus.

Kahanggi marga Nasution keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung ini, dalam perjalanan waktu tidak diragukan lagi meningkat jumlahnya. Berdampingan dengannya berkembang pula anakboru dan moranya. Dahulu ketiga kelompok keluarga ini masih berdiam di Bona Pasogit, akan tetapi kini sebahagian dari mereka telah berada di perantauan: Tanah-Air dan mancanegara.

Dapatkah kekerabatan Dalihan Na Tolu (DNT), atau Tungku Yang Tiga (TYT) yang diajar-kan leluhur ketika semuanya masih berdiam di Bona Bulu dilanjutkan? Dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini tentu saja dapat, asalkan ada lembaga Hatobangon (Tetua Adat) marga Nasution, keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung yang bersedian menjadi pemikir (think tank), membuat rencana, dan melaksanakan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berharga ini. Mudah mudahan ada!

TAROMBO MARGA NASUTION DARI MUARA BOTUNG

MADINA TAPANULI SELATAN

Generasi we hingga X

=============================================

GENERASI PERTAMA

Sutan Mangaraja Lelo pindah ke Muara Botung. Ia putra keempat Mangaraja Sotiangsa

dari istri boru Lubis asal Muara Mais yang berdiam di Botung.

GENERASI KEDUA

Raja Manuncang berdiam di Muara Botung.

GENERASI KETIGA

Sutan Borotan dengan istri Sanja, boru Lubis keturunan Sutan Guru dari Tamiang, berdiam di Muara Botung keturunannya:

1. Raja Santi

2. Raja Pangkat

3. Raja Manuncang, dengan istri boru Lubis dari Tamiang.

4. Raja Mulia, dengan istri boru Lubis dari Nasopang, Botung.

GENERASI KEEMPAT

Raja Mulia (no.4), dari Muara Botung dengan istri ….., boru …..dari……. Keturunannya:

1. Bujed Nasution menikah dengan Raja Lelo dari Tamiang.

2. Pangkobat Nasution, gelar Borotan, dengan istri Mayur, boru Lubis dari

Husor Tolang.

3. Ali Nasution, mennggal di Pariaman.

4. Kadam Nasution, meninggal di Rantau Prapat.

GENERASI KELIMA

Pangkobat Nasution bin Raja Mulia (no.2), gelar Sutan Borotan, dengan istri Mayur, boru Lubis dari Tamiang Husor Tolang, berdiam di Muara Botung, District Muara Sipongi, Mandailing. Keturunannya:

1. Maria (pr), lahir ……1879 di Muara Botung, menikah ke Tobang.

2. Sjarif (Abdul Gani), lahir ……1881 di Muara Botung.

3. Zaenal Abidin, lahir……1883 di Muara Botung.

4. Mara Ludin, lahir……1885 di Muara Botung.

5. Malea, lahir…..di Muara Botung.

GENERASI KEENAM

1. Maria Nasution, menikah dengan …., marga……, dari Tobang.

2. Sjarif Nasution, Haji Abdul Gani, gelar Raja Mulia (1881-1957) bermukim di Muara Botung. Pendidikan: Volks School kelas III, Sekolah Gouvernement berbahasa Melayu tingkat Sekolah Dasar. Pekerjaan: pedagang besar hasil bumi, seperti: kopi, cengkeh, kayu manis, karet; seluruhnya diangkut ke Padang hingga ke Singapura. Anggota PSI (Partai Syarikat Islam), juga Kampung Hoofd (Kepala Kampung) Muara Botung. Istri-istrinya: Siti Rahmah (1884-1924), boru Lubis dari Muara Botung. Ompung perempuan iboto seorang Opzichter Boswezen (Pengawas Kahutanan) di Mandailing, ialah yang bungsu dari empat bersaudara diatasnya seluruhnya laki-laki; Djaniba (1888-1945) boru Lubis dari Tamiang; dan Hj. Fatimah, boru Rangkuti dari Batang Natal. Keturunannya:

1. Derhana (pr), lahir……di Muara Botung.

2. Abdul Rani, lahir……di Muara Botung.

3. Nuraini (pr), lahir……di Muara Botung.

4. Hasan Basyarudin, lahir 11 Mei 1915 di Muara Botung.

5. Mursan, lahir……di Muara Botung.

6. Panusunan, lahir……di Muara Botung.

7. Abdul Wahid, lahir……..di Muara Botung

8. Sabedah (Zubaidah, pr), lahir……di Muara Botung.

9. Salamah (pr), lahir……di Muara Botung.:

10. Paruhuman, lahir……..di Muara Botung.

11. Ruslan, lahir 14 Sep 1939 di Muara Botung.

12. Sulthoni, lahir 10 Sep 1944 di Muara Botung.

3. Zaenal Abidin Nasution, gelar Haji Zaenal Abidin (1883-1952) bermukim di Muara Bo-tung. Pendidikan: Volks School kelas III. Pekerjaan: pedagang berbagai hasil bumi. Istri-istrinya: Si Pondok, boru …dari Muara Sipongi; Mariati, boru Lubis dari Huta Dangka;…….., boru Lubis dari Huta Pungkut; dan Siti Rani, boru Lubis dari Kayu Laut. Keturunannya:

1. Sarideni (pr).

2. Siti Maryam (si Taing, pr), lahir 4 Juli 1912 di Muara Botung.

3. Badarusmi (pr), lahir…….di Muara Botung.

4. Ridwan, lahir……di Muara Botung

5. Muhammad. Zen, lahir…1920 di Muara Botung

6. Amir Maksum, lahir…1936 di Muara Botung

7. Hasbullah, lahir 7 Oktober 1939 di Muara Botung.

8. Zahara (bou Taing, pr), lahir 15 Apr 1942 di Muara Botung.

4. Mara Ludin, Abu Sammah, Sulthoni Nasution, gelar Hadji Abdullah Umar (1885-1947) dengan istri Aminah, boru Lubis dari Botung, bermukim di Muara Botung. Keturunan-nya:

1. Masorah (pr), lahir………di Muara Botung.

2. Abdul Rakhman, lahir……di Muara Botung.

3. Kayamudin, lahir……di Muara Botung.

4. Abdul Malik, lahir……di Muara Botung.

5. Abdul Murad, lahir……di Muara Botung.

6. Mahadi, lahir……di Muara Botung.

7. Abu Masir, lahir……di Muara Botung.

5. Malea Nasution menikah dengan Ali, gelar Sutan Kumala, marga Lubis dari Pakantan Dolok.

1.

2. Dahlan, lahir…..di Pakantan.

GENERASI KETUJUH

I. Cucu-cucu Maria Nasution

II. Cucu-cucu Syarif Nasution, Haji Abdul Gani, gelar Raja Mulia.

1. Derhana Nasution, menikah dengan Haji Syafei, gelar Sutan Sinomba, Marga Lubis dari Saba Dolok. Keturunannya:

1. Nur Alam (pr), lahir…….1920 di Saba Dolok

2. Syaidul Jakin, lahir…….di Saba Dolok.

3. Muhammad Sabirin, lahir 14 Oktober 1927 di Saba Dolok.

4. Nurlela (pr), lahir…….di Saba Dolok

5. Syahminan Jusuf, lahir…….di Saba Dolok

6. Tapi Sunggar (pr), lahir…….di Saba Dolok

7. Mangaraja Dori, lahir…….1933 di Saba Dolok

8. Maralom (pr), lahir 7 Juli 1936 di Saba Dolok

9. Syahmerdan, lahir 26 Oktober 1937 di Siabu.

2. Abdul Rani Nasution, gelar Sutan (19..-19..) dengan istri Sopiah (Maha), gelar Ompu ni …boru ….Malaysia. Ia merantau ke Malaya tahun…… Pendidikan: Ipoh English School, dilanjutkan ke Junior Cambridge di Negeri Perak. Pekerjaan: Custom Excise Office. Negeri Perak dan bertugas di Grik. Kemudian pindah ke Parit Buntar, Bagan Serai, dan terakhir di Butterworth di Negeri Pulau Pinang. Setelah pensiun kembali ke Negeri Perak lalu bermukim di Ipoh. Akhirnya kembali ke Pusing dan berdiam disana hingga akhir hayatnya. Keturunannya:

1. Mohammad Ali, lahir…1932 di Pusing dekat Ipoh (Negeri Perak).

2. Ayub, lahir…1934 di Pusing (Negeri Perak).

3. Ahmad, lahir 10 Juli 1936 di Pusing (Negeri Perak).

4. Mohammad Fahmi , lahir 7 Apr 1939 di Pusing (Negeri Perak).

5. Waras, lahir 26 September1940 di Pusing (Negeri Perak).

6. Rahmah (pr), lahir 15 Juli 1943 di Parit Buntar (Negeri Perak)

7. Zuraida (pr), lahir 28 Agustus 1947 di Butterworth (Negeri Pulau Pinang)

8. Habsah (pr), lahir 15 Oktober 1957 di Bukit Mertajam (Negeri Pulau Pinang).

3. Nuraini Nasution, menikah dengan ….., marga Lubis dari Huta Padang, Mandailing,

keturyunannya:

1. Zaman, lahir ……1933 di Huta Godang..

2. Sofian, lahir …….1936 di Huta Godang.

3. Ratna (pr), lahir ………1947 di Huta Godang.

4. H. Ir. Hasan Basyarudin Nasution, gelar Sutan Borotan Pandapotan (1915-1983) dengan istri Dorom (1920-2001), marga Harahap dari Pargarutan Gunung Manaon, Ompu ni Titik, berdiam di jalan Belitung no.15, Baranangsiang, Bogor.

Pendidikan: Holland Inlandsche School (HIS) di Kotanopan, Holland Inlandsche Kweekschool (HIK) Bukit Tinggi (Sumatera Barat), Middelbare Landbow School (M-LS) Bogor selesai tahun 1937. Pada tahun 1952 meneruskan pendidikan ke Akademi Kehutanan Bogor. Setelah kembali pindah ke Bogor, meneruskan ke IPB hingga mera-ih gelar Insinyur Kehutanan.

Pekerjaan: Mantri (Pengawas) Kehutanan di Ciparay, Ciwidey, Bandung Selatan; Ke-pala Brigade Planologi Kehutanan di Pematang Siantar; Kepala Jawatan Kehutanan Republik Indonesia (RI) sebelum lahirnya Departeman Kehutanan RI; Kepala Direkto-rat Perlindungan Alam RI; Penasehat Menteri Pertanian dan Kehutanan RI; Staf Pe-ngajar Fakultas Kehutanan IPB hingga memasuki masa pensiun.

Aneka tanda jasa dari negara diperoleh selama menjabat. Terakhir dari Menteri Kahutanan R.I. dise-rahkan Prof. Dr. Ir. Djamaludin kepada keluarga setelah ayahanda berpulang ke Rakh-matullah. 15 tahun lamanya. Keturunannya:

1. Rusmini Sri Rahaju (Mini, pr), lahir 7 Juli 1942 di Sidikalang.

2. Nurhasni (pr), lahir …….1944 di Tarutung.

3. Nilawati (Butet, pr), lahir 17 Mei 1945 di Tarutung.

4. Fatmasari (Taing, pr), lahir 27 Juni 1947 di Padang Sidempuan.

5. Pentariris Yunita (Penta, pr), lahir 8 Juni 1949 di Padang Sidempuan.

6. Nurhayati (Adek, pr), lahir 2 Mei 1951 di Tanjung Pinang.

7. Muhammad Arif Mulia (Uncok), lahir 18 Apr 1959 di Pematang Siantar.

8. Tety Rahmasari (Tety, pr), lahir 2 Sep 1961 di Pematang Siantar.

5. Salamah Nasution menikah dengan….., gelar Mangaraja Gadumbang, marga Lubis dari Pakantan.

6. Mursan Nasution, gelar Sutan Mandailing (19..-19..) dengan istri Siti Rahmah, gelar Ompu ni …boru Lubis dari Muara Botung, bermukim di Jalan Pukat I, no.20, Kampung Bandan, Medan. Pendidikan: Volks School di Kotanopan. Pekerjaan: wira-usaha.

Keturunannya:

1. Bakhrum, lahir 10 Juni 1945 di Muara Botung.

2. Bakhran, lahir …..1947 di Moeara Botung.

3. Syamsul Arifin (Kuming), lahir …..1950 di Muara Sipongi.

4. Saiful Johar (Coki), lahir …..1955 di Muara Sipongi.

5. Zubaidah (Butet, pr), lahir …..19.. di Muara Sipongi.

6. Sanra Elison (Tepu ), lahir …..19..di Muara Sipongi.

7. Edi Raja, lahir …..19.. di Mura Sipongi.

7. Panusunan Nasution, gelar Sutan Panusunan (19..-19..), dengan istri Saribayam, gelar Ompu ni…boru Simbolon dari Batang Toru bermukim di jalan Duyung no.75, Sidora-me, Medan. Pendidikan: HIS Kotanopan. Pekerjaan: ABRI tingkat letnan II memasu-ki masa pensiun. Keturunannya:

1. Armada Sari (Mada, pr), lahir 18 Januari 1948 di Padang Sidempuan..

2. Rusdi (Lian), lahir …..1950 di Padang Sidempuan.

3. Nirwan (Jono), lahir 14 Sep 1952 di Binjai.

4. Kardina (Adek, pr), lahir …..1954 di Medan.

5. Barita (Bakul), lahir …..1954 di Medan.

6. Khairun Nisa (Taing, pr), lahir …..1961 di Medan.

7. Pangeran (Iken), lahir …..1963 di Medan.

8. Makhdalena (Mahda ), lahir …..19.. di Medan.

8. Haji Abdul Wahid Nasution, gelar Sutan Batara Parlaungan (19..-1996), dengan istri Nulela binti Raja Pangkat, gelar Ompu ni…, boru Lubis dari Tamiang; kemudian digantikan Siti Arbi (Kocik), boru Lubis dari Tamiang, berdiam di jalan Mandala By Pass no.6, Lingkungan 2, Medan. Pendidikan: HIS Kotanopan. Pekerjaan: wirausaha. Keturunannya:

1. Masdaur (pr), lahir …..1937 di Muara Botung.

2. Lukman, lahir …..1939 di Muara Botung.

3. Nurcahaya (pr), lahir …..1940 di Muara Botung.

4. Aspian, lahir …..1942 di Muara Botung.

5. Masdalipah (pr), lahir …..1944 di Muara Botung.

6. Gozali, lahir 12 Desember 1950 di Muara Botung.

7. Hazairin (Uncok), lahir …..19.. di Muara Botung.

8. Mardiah (pr), lahir …..1953 di Muara Botung.

9. Zuaidah Nasution menikah dengan Dahlan, marga Lubis dari Pakantan. Keturunannya

1. Ahjar Lufti Lubis B.E, lahir …..1936 di Pakantan.

10. Paruhuman Nasution, gelar Sutan Paruhuman (19..-19..), dengan istri Maimunah, ge-lar Ompu ni ….boru Lubis dari Muara Siambak bermukim di jalan Jurung no. 23, Sidorame, Medan. Pendidikan: Sekolah Rakyat (SR), Sekolah menengah Pertama (S-MP), Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA). Pekerjaan: wirausaha. Keturunan-nya:

1. Marwan, lahir, …..1954 di Medan.

2. Mardiana (Butet, pr), lahir 2 Sep 1955 di Medan.

3. Syaiful Azhar (Adek), lahir 2 Juni 1957 di Medan.

4. Syaiful Helmi (Kocik ), lahir …..1959 di Medan.

5. Nurhaida (Ida, pr), lahir …..1960 di Medan.

6. Asnidar (As, pr), lahir …..1962 di Medan.

7. Armensyah (Armen), lahir 10 Agustus 1963 di Medan.

8. Fitrida (Lilik, pr), lahir …..1966 di Medan.

11. Ruslan Nasution, gelar Sutan Martua Raja (1939-2006), dengan istri RA Suhartini Suwandoyo, boru Banyuwangi dari Bondowoso, Jawa Timur, lalu digantikan…..dari kota yang sama, bermukim di jalan Pandawa no.2, Kalender, Jakarta Timur. Pendidikan: SR dan SMP Kotanopan, SMEA Medan, Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Pekerjaan: karyawan swasta. Keturunannya:

. 1. Rizal Helmi (Rezi ), lahir 3 Oktober 1970 di Pekanbaru.

2. Sheila Ferany (Sela, pr), lahir 18 Februari 1971 di Pekanbaru.

3. Amiartuty (Ami, pr), lahir 30 Mei 1974 di Medan.

12. Drs. Sulthoni Nasution MBA, gelar Sutan Indra Bungsu (1944-20..), dengan istri Drg. Sri Banun, boru Lubis dari Pakantan bermukim di jalan Jamblang no.11 Jatiwa-ringin, Pondok Gede, Bekasi. Pendidikan: SR Kotanopan, SMP Pematang Siantar, STM Medan, Perguruan Tinggi Extension Jakarta, UI. Pekerjaan: karyawan swasta. Keturunannya:

1. Dian Indriani (Indri, pr), lahir 16 Juni 1975 di Medan.

2. Yusnita Sari (Ita, pr), lahir 26 Juni 1976 di Jakarta.

3. Rizki Indrawan (Rizki), lahir 9 Mei 1982 di Jakarta.

4. Rizuly Mulia (Rizuli), lahir 10 Mei 1987 di Jakarta.

5. Rizaly Arifin (Rizali), lahir 10 Mei 1987 di Jakarta.

III. Cucu-cucu Zaenal Abidin Nasution, gelar Haji Zaenal Abidin.

1. Sarideni, meninggal masih kecil.

2. Mariam Nasution, menikah dengan Supardi dari Kutoarjo, Jawa Tengah. Keturunan-nya:

1. Santoso (Toos), lahir 26 Nopember 1935 di Makassar

2. Miriam (Mieke, pr), lahir 5 Maret 1937 di Makassar.

3. Badarusmi Nasution, menikah dengan Arjun, marga Lubis, dari Botung.

Keturunannya:

1. Maimunah (pr), lahir……di Muara Botung.

2. Halimah (pr), lahir……di Muara Botung

3. Damanhuri, lahir……di Muara Botung

4. Akhyar, lahir……di Muara Botung

5. Sofia (pr), lahir……di Mura Botung

6. Yusna (pr), lahir……di Muara Botung

7. Holida (Ida, pr), lahir……di Muara Botung

8. Arif (Uncok), lahir……di Muara Botung.

4. Ridwan Nasution, gelar Sutan Iskandar Muda (19..-19..), dengan istri Dewi, boru Ha-

rahap dari Losung Batu, Ompu ni Devi; karena meninggal, tahun 1962 digantikan

Surya, boru Lubis dari Muara Soma; bermukim di jalan Palang Merah no.108, Me-

dan. Pendidikan: HIS Kotanopan, MHS (Middenstand Handel School) Bandung.

Pekerjaan: Kantor Perdagangan Import-Export Padang, Banda Atjeh, dan Medan.

Keturunannya.

1. Azhari, lahir …..1942 di Padang Sidempuan.

2. Buchari, lahir 29 Nopember 1945 di Padang Sidempuan.

3. Megawati (pr), lahir …..1948 di Padamg Sidempuan.

4. Jufri (Coki) , lahir ….Januari 1952 di Padang.

5. Kairul Amry (Uncok) , lahir …..1957 di Banda Aceh.

6. Irma Sri Wardani (pr), lahir …..1959 di Medan.

5. Muhammad Zen Nasution, gelar Sutan Indrabumi (1917-20..), bermukim di Muara Botung. Pendidikan: HIS Kotanopan. Pekerjaan: wirausaha. Istri-istrinya: Dangsiah boru Lubis dari Pakantan, dan Berta boru Muara Sipongi, keturunannya:

1. Alfian, lahir …..1942 di Muara Botung.

2. Zuraida Hanum (pr), lahir…..1944 di Muara Botung.

3. Idamurni (Teti, pr), lahir 2 Mei 1946 di Muara Botung.

4. Alwis Mukhsin, lahir….19.. di Muara Botung

5. Syaiful Alamsyah (Adek), lahir 24 Oktober 1952 di Muara Botung

6. Dharma Indra (Menek), lahir…..1955 di Muara Botung

7. Chairul Amri, lahir …..1958 di Muara Botung

8. Mirna Hartati (Upik, pr), lahir …..1960 di Muara Botung

9. Irdayanti (pr), lahir …..1962 di Muara Botung.

10. Nurhayati (Hayati, pr), lahir 28 Mei 1946 di Muara Sipongi.

11. Erly Mesrawati (Cabang, pr), lahir …..1950 di Muara Sipongi

12. Yose Rizal (Kele), lahir 10 Februari 1955 di Muara Sipongi.

6. Haji Amir Maksum Nasution, gelar Sutan Sodogoron (19..-20..), dengan istri Siti Ro- hani, boru Lubis dari Sayur Mahincat, berdiam di jalan Karya II/2/54 (28), Komplex

Pemda Sei Agul, Medan. Kode Pos 2011. Keturunannya:

1. Zulfikar Zaenal, lahir…..19.. di Medan.

2. Zaldi Amri, lahir…..19.. di Medan.

3. Iwan Safri (Apin), lahir…..19.. di Medan.

4. Rima Anggerti (Rima, pr), lahir…..19.. di Medan.

5. Idham Zahri (Heri), lahir…..19.. di Medan.

7. Hasbullah Nasution, gelar Sutan Sri Alam (1939.-20..), dengan istri Eri, boru Lubis dari Singengu. Keturunannya:

1. Husnil Umri, lahir 27 Apr 1969 di Medan.

2. Hasanuddin (Hobol), lahir…..19.. di Medan.

3. Muhammad Faisal, lahir…..19.. di Medan.

4. Novita Fatmasari (Novi, pr.), lahir 4 Nopember1974 di Medan.

5. Ellyta Hummairah (Lita, pr.), lahir 5 Juli 1976 di Medan.

8. Zahara Nasution (bou Taing).

IV. Cucu-cucu Mara Ludin, Abu Sammah, Sulthoni Nasution, gelar Haji

Abdullah Oemar.

1. Maisaroh Nasution, menikah dengan ……, marga Lubis dari Muara Mais. Keturunannya:

1. Bidasari (pr), lahir…di Muara Mais.

2. Fatimah (pr), lahir…di Muara Mais.

3. Parlaungan, lahir…di Muara Mais.

4. Balok, lahir…di Muara Mais.

2. Abdul Rakhman Nasuetion, gelar Sutan Kanaekan ..th (1912-19..), dengan istri Siti Amar, Hajjah Saebah, ompu ni Sera, boru Lubis dari Muara Botung. Keturunannya:

1. Puli (Pulianna, pr), lahir 1 Juni 1948 di Padang Sidempuan.

3. Kayamudin Nasution, gelar Sutan Gorga (19..-19..), dengan istri …., boru Lubis dari

Tamiang. Keturunannya:

1. Sayuti, lahir….di…….

2. Salihuddin, lahir….di……..

3. Asrin, lahir….di……..

4. Anas, lahir….di……..

5. Yunus, lahir….di……..

6. Abdul Fattah (Patah), lahir….di……..

7. Farida (pr), lahir….di……..

8. Nur Asia (pr), lahir….di……..

9. Fajar, lahir….di…….

10. Azizah (Cica), lahir….di…….

11. Marwan, lahir….di…….

4. Abdu Malik Nasution meninggal muda.

5. Abdul Murad Nasution meninggal masih muda.

6. Mahadi Nasution meninggal muda.

7. Abumasir Nasution, gelar Sutan Gorga (19..-19..), dengan istri Siti Saleha, boru Lubis dari Tobang. Keturunannya:

1. Amir Syam (Uncok Palit), lahir 25 Desember 1956 di Medan.

2. Hafni, kembar we (Kakak, pr), lahir 21 Februari 1958 di Medan.

3. Asni, kembar II (Adek, pr), lahir 21 Februari 1958 di Medan.

4. Merwatia (Ria, pr), lahir 3 Mei 1959 di Medan.

5. Elida (Lia, pr), lahir 3 Nopember 1962 di Medan.

6. Evi Linda (Evi, pr), lahir 22 Juli 1964 di Medan.

7. Khairul Irsan (Irul), lahir 22 Desember 1966 di Medan.

8. Nur Alina (Lina, pr), lahir 23 Desember 1974 di Medan..

V. Cucu-cucu Malea Nasution.

GENERASI KEDELAPAN

I. Cicit-cicit Maria Nasution.

II. Cicit-cicit Syarif Nasution, Haji Abdul Gani, gelar Raja Mulia.

Cucu-cucu Derhana Nasution.

1.1. Nur Alam Lubis, menikah dengan Ibrahim, marga Matondang dari Muara Mais bermukim di Stabat lama, lalu pindah ke Medan. Keturunannya:

1. Sritua Arif (Akul), lahir 25 Mei 1938 di Stabat, Sumut. Dr.Sritua Arif, pe- nulis masalah ekonom Indonesia. Lulusan Cornell University, Amerika Se-rikat dan University Hull, Inggris. Peminat Ekonometrika(Econometry).

2. Maimunah (pr), lahir…..di Medan.

3. Gunung, lahir…..di Medan

4. Butet (pr), lahir…..di……

5. Lailan, lahir…..di……

6. Ramli, lahir…..di……

7. Vina (pr), lahir…..di……

8. Taing (pr), lahir…..di……

2. Syaidul Yakin Lubis, gelar Batara Guru Sojuangon dengan istri….., boru Nasution dari Panjabungan. Keturunannya:

1. Intan (pr), lahir…..1949 di Saba Dolok

2. Sutan, lahir…..1951 di Banda Aceh. Brigjen Sutan Luis, anggota TNI AD.

3. Haji Muhammad Sabirin Lubis, gelar Soripada Oloan (1927-19..), dengan istri Mas-nilam, boru Nasution dari Gunung Baringin, lalu digantikan Asiah, boru Nasution dari kampung yang sama, bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1. Sri Buana (pr), lahir 29 Oktober 1949 di Saba Dolok

2. Sri Bumi (pr), lahir 2 Apr 1951 di Saba Dolok

3. Dr. Parlaungan Loebis, lahir 23 Nopember 1952 di Padang Sidempuan.

4. Parluhutan, lahir 11 Sep 1954 di Padang Sidempuan

5. Pardamean, lahir 18 Oktober 1955 di Padang Sidempuan

6. Paruhuman, lahir 29 Maret 1957 di Padang Sidempuan

7. Parsungkunan, lahir 19 Februari 1960di Padang Sidempuan.

8. Nurfa Hanum (pr), lahir 3 Juli 1961di Padang Sidempuan

9. Masbulan, lahir 14 Apr 1963 di Gunung Sitoli

10. Buala Aro, lahir 19 Mei 1965 di Gunung Sitoli

11. Yusran Amansyah (kembar-1), lahir 3 Oktober 1966 di Gunung Sitoli

12. Yuri Aminsyah (kembar-2), lahir 3 Oktober 1966 di Gunung Sitoli.

4. Nurlela Lubis, menikah dengan Mara Kamin, marga Nasution dari Siabu, bermukim di Pontianak, Kalimantan Barat; digantikan adik kandungnya Tapi Singgar Lubis. Keturunannya:

1. Asmara Dewi (pr), lahir 2 Nopember 1943 di Medan.

2. Agus Salim (Uncok Ponti), lahir 19 Agustus 1953 di Panyabungan.

3. Sri Minang (Sri, pr), lahir 13 Nopember 1955 di Bukit Tinggi.

4. Salmah Aprilwati (Taing, pr), lahir 5 Apr 1958 di Bukit Tinggi.

5. Rita Maria (pr), lahir 22 Oktober 1960 di Bukit Tinggi.

6. Enda Mora, lahir 8 Juli1962 di Pontianak.

5. Syahminan Jusuf Lubis, gelar…….., dengan istri Azizah, boru Nasution dari Mom-pang, tidak jauh dari Panyabungan, bermukim di Medan. Keturunannya:

1. Indra Sakti, lahir…..di……

2. Amir Hud, lahir…..di……

3. Ahmad Husin, lahir 7 Nopember 1959 di Medan. Mendapat beasiswa BPPT

untuk belajar di Amerika Serikat hingga mencapai Doktor.

4. Parlindungan, lahir…..di……

5. Sribuna Sari (pr), lahir…..di……

6. Sutan Hamonangan, lahir…..di……

7. Wannahari (pr), lahir…..di……

6. Haji Mangaraja Dori Lubis. Karena anak namboru dan mengambil boru tulang dari Muara Botung, lihat keturunan Nurcahaya Nasution.

7. Maralom Lubis, menikah dengan Saleh Ibrahim, marga Matondang dari Muara Mais ber-mukim di jalan Letda Suyono no.34 Medan. Keturunannya:

1. Iqbal, lahir 26 Mei 1965 di Medan.

2. Syarifa(pr), lahir 14 Apr 1967 di Medan..

3. Irsal, lahir 28 Apr 1970 di Medan..

4. Ivy Syariah(pr), lahir 7 Nopember 1972 di Medan.

8. Haji Syahmerdan Lubis, dengan istri Hajjah Khonina marga Nasution dari Panyabu-ngan bermukim di jalan STM no…. Medan. Keturunannya:

1. Mirena (pr), lahir 22 Sep 1961 di……

2. Sutan, lahir 23 Maret 1963 di Medan. Lulusan ITB Bandung.

3. Enda, lahir 27 Juli 1964 di…… Lulusan ISTN Jakarta.

4. Affan Batanghari, lahir 27 Mei 1967 di…….Lulusan Teknik Sipil Jerman.

5. Morina (pr), lahir 27 Mei 1969 di……Lulusan Teknik Sipil USU.

Cucu-cucu Abdul Rani Nasution, gelar……..

2.1. Muhammad Ali Nasution dengan istri Kak Tun (Zaitun), boru Rangkuti dari…., lalu digantikan Nurmah bin Jantan, boru Bugis dari Selangor, Malaysia, bermukim di R59 Jalan Umbun, Taman Setapak 53000, Kuala Lumpur, Malaysia. Keturunannya:

1. Ahmad Muezin, lahir 16 Agustus 1983 di Selangor.

2. Noor Dina (pr), lahir……di Selangor.

3. Firdaus Amir, lahir……di Selangor.

2. Ayub Nasution dengan istri Munah (Maimunah), boru dari Pulau Pinang Malaysia, bermukim di……..Keturunannya:

1. Zulkarnain, lahir……di Bukit Mertajam (Negeri Pulau Pinang).

2. Nasharuddin, lahir……di…..

3. Ahmad Nasution dengan istri Siti Zamrud, boru Klang dari Slangor Malaysia, bermukim di 13 Jalan Besar Lemboh Jaya, Ampang, Selangor, Malaysia.

Keturunannya:

1. Norfizah (pr), lahir 18 Februari 1967 di Selangor.

2. Malea (pr), lahir 20 Nopember 1969 di Selangor.

3. Sharani, lahir 22 Desember 1971 di Selangor.

4. Fahmi Nasution dengan istri Siti Zulaiha, boru Matondang dari Muara Mais, bermu-kim di Pesiaran 22, no.24 Taman Meru 2C, Ipoh 30020, Perak., Malaysia. Keturunannya:

1. Herwinsha, lahir 8 Februari 1975 di Ipoh (negeri Perak).

2. Zulvian, lahir 8 Juni 1976 di Ipoh..

3. Ezwan, lahir 15 Apr 1978 di Ipoh.

4. Hairul Arman, lahir 4 Juli 1980 di Ipoh.

5. Erna Yasmin, lahir 4 Mei 1982 di Ipoh..

6. Mulia Agus, lahir 8 Agustus 1984 di Ipoh.

7. Nur Erma (pr), lahir 27 Januari 1987 di Ipoh.

9. Nur Emi (pr), lahir 27 Januari 1987 di Ipoh.

5. Waras Nasution dengan istri Hendon Mokhtar, boru Hasibuan dari Padang Bolak, bermukim di 36 Jalan SG 6/14 Taman Sri Gombak 68100, Batu Caves, Selangor Darul Ehsan, Malaysia. Keturunannya:

1. Mastura Aida (pr), lahir 19 Februari1980 di Kuala Lumpur.

2. Mohd Imran, lahir 26 Februari 1983 di Kuala Lumpur.

3. Maisarah (pr), lahir 23 Maret 1985 di Selangor.

6. Rahmah Nasution menikah dengan Ahmad Mansuri, warga Malaysia asal Rao dari Negeri Perak, bermukim di 21 Jalan Wirajaya Timur 30, Taman Rapat, Ipoh.

Anak-anaknya:

1. Kamariah Fairus, lahir 17 Desember 1973 di Ipoh.

2. Nurheni Elmi, lahir 27 Maret 1980 di Ipoh.

7. Zuraida Nasution menikah dengan Ismetshah bin Kazi Muhammad, warga Malaysia keturunan Iran di Pulau Pinang, bermukim di Lot B111 Kampung Pusing, Negeri Pe-rak. Keturunannya:

1. Ziranah (pr), lahir 9 Sep 1975 di Batu Gajah, Negeri Perak.

2. Mohammad Rizashah, lahir 15 Oktober 1976 di Batu Gajah, Negeri Perak.

8. Habsah Nasution menikah dengan Abdul Azis bin Yunus, warga Malaysia dari Ker-ling Slangor, Malaysia, bermukim di …… Kuala Lumpur. Keturunannya:

1. Soraya Hannah, lahir 25 Agustus 1988 di, Kuala Kubu, Slangor.

. Cucu-cucu Nuraini Nasution

3.1. Zaman Lubis, gelar Sutan Naparas. Karena anak namboru dan mengambil boru tu-lang dari Muarabotung, lihat keturunan Masdaur Nasution.

2. Sofian Lubis, gelar Sutan Singasoro. Karena anak namboru dan mengambil boru tu-lang dari Muara Botung, lihat keturunan Masdalipah Nasoetion.

3. Ratna Lubis, menikah dengan…….., marga…………dari Padang Bolak.

Cucu-cucu Hasan Basyarudin Nasution, gelar Sutan Borotan.

4.1 Ir. Rusmini Sri Rahayu Nasution, menikah dengan Ir.H.M.Rusli M.Sc., marga Harahap dari Hanopan, Sipirok, bermukim di jalan Pancawarana I/2A, Pulomas, Jakarta 13210. Pendidikan: Fakultas Peternakan IPB. Pekerjaan: Asisten dosen IPB sebelum beralih menjadi ibu rumah tangga. Keturunanya:

1. Arifilmiansyah Parlindungan (Arif), lahir 11 Juli 1974 di Jakarta. SE Usakti,

MBA/IPB.

2. Budiadiliansyah Pardomuan (Budi), lahir 30 Maret 1976 di Jakarta. SSn

Usakti.

3. Altinai Molunasari (Inai, pr), lahir 23 Juni 1978 di Jakarta. Ir. Pertanian IPB.

4. Mulia Firmansyah Pandapotan (Mulia), lahir 2 Juli 1982 di Jakarta.

2. Nurhasni Nasution meninggal usia 3 tahun.

3. Nilawati Nasution S.H., menikah dengan Darwis, SH (1946-1990), marga Siregar da-ri Baringin Sipirok, bermukim di jalan Intan no.20 Pulomas, Jakarta 13210. Pendidi-kan: Fakultas Hukum U.I. sampai S2. Pekerjaan: Badan Pusat Pengkajian Teknologi (BPPT). Keturunannya:

1. Nurhasanah Titi Darnila (Titik, pr), lahir 11 Maret 1974 di Jakarta. Ir. IPB

Landskap.

2. Muhamad Qodri (Odi), lahir 4 Oktober 1975 di Jakarta. SE Usakti S2.

4. Fatmasari Nasution, menikah dengan Ir. Amrul, marga Hutasuhut dari Sipirok, ber-diam di jalan Belitung no.15 Bogor. Pendidikan: Universitas Indonesia Extension sampai Sarjana Muda. Pekerjaan: Ibu rumah tangga. Keturunannya:

1. Adhalina Anggiasari (Anggi, pr), lahir 28 Sep 1982 di Jakarta. SE

Usakti.

5. Ir Pentariris Yunita Nasution, menikah dengan Akinaga MPA, marga Sinaga dari Pakkat, Sibolga. Pendidikan: Fakultas Perikanan IPB, bermukim di jalan Intan no.17 Pulomas, Jakarta 13210. Pekerjaan: Departemen Perdagangan RI. Ditugaskan ke New York, Amerika Serikat, selama lima tahun. Keturunannya:

1. Indira Konora (Noya, pr), lahir 11 Maret 1980 di Jakarta.

2. Mira Kemalasari (Mira, pr), lahir 1 Apr 1985 di Jakarta.

3. Tamara Nuramalia (Tara, pr), lahir 2 Oktober 1986 di Jakarta.

6. Nurhayati Nasution, menikah dengan Drs. Irfan, marga Lubis dari Habincaran, Man-dailing, berdiam di jalan Wadas II/19, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. Pendidi-kan: Universitas Pajajaran Bandung hingga Sarjana Muda Kedokteran. Kemudian mengikuti Pitman School of Management di London. Pekerjaan: Elnusa sebelum beralih menjadi ibu rumah tangga. Keturunannya:

1. Shameira Rizkia (Ira, pr), lahir 23 Mei 1987 di Sibolga.

2. Annisa Siskia (Nisa, pr), lahir 4 Januari 1991 di Bogor.

7. Ir. Muhammad Arif Mulia Nasution, dengan istri Rita boru dari Jawa asal Jakarta bermukim di jalan Permata 284/285 Blok D, Taman Galaxy, Bekasi. Tel: 8242-8978. HP: 0818750338. Pendidikan: UGM Yogyakarta, lalu pindah ke STIPER hingga mencapai Sarjana Kehutanan. Pe-kerjaan: wirausaha. Keturunannya:

1. Lendy Nooramina (Lendy, pr), lahir 17 Apr 2003 di Bekasi.

8. Ir.Tety Rahmasari Nasution, menikah dengan Ir. Akmal Gani MSc. dari Bogor, ber-mukim di jalan Belitung no.15, Bogor. Lalu pindah ke jalan Wadas II/17, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi. Pendidikan: Fakultas Pertanian IPB. Memperdalam Bahasa Inggris di Australia. Pekerjaan: Pegawai Departemen Kehutanan di Jakarta. Keturunannya:

1. Mirza Akmarizal Ghazali (Mirza), lahir 11 Mei 1993 di Jakarta.

2. Tatiana Anindia Ramadhani (Tati, pr), lahir 7 Maret 1995 di Jakarta.

3. Kevin Abdulazis Ghazali (Kevin), lahir 22 Juni 1999 di Jakarta.

Cucu-cucu Salamah Nasoetion.

5.1…..

Cucu-cucu Mursan Nasution, gelar Sutan Mandailing.

6.1. Drs. Bachrum Nasution, gelar Raja Pangihutan, dengan istri Lela boru Lubis dari To-lang, bermukim di jalan Pengabdian no.30, Dusun I, Bandar Setia, Tembung, Medan. Keturunannya:

1. Maulinasari (pr), lahir 15 Maret 1979 di Medan.

2. Elfinasari (pr), lahir ……….1980 di Medan.

3. Rahmasari (pr), lahir …….1982 di Medan.

4. Fatimahsari (pr), lahir…….1984 di Medan.

5. Agus Salim, lahir 9 Agustus 1985 di Medan.

2. Bahran Nasution, dengan istri Hasna, boru Lubis dari Huta Pungkut bermukim di Bandung. Lalu pindah ke jalan Talas III RT 02, RW02 Pamulang Cipayung. Keturu-nannya:

1. Asrani Safitri (pr), lahir…..di Bandung.

2. Melia Sari (Adek, pr), lahir…..di Bandung.

3. Chairul Ansori (Ucok), lahir…..di Bandung.

3. Syamsul Arifin Nasution, dengan istri Nurlena, boru Lubis dari Muara Botung, bermu kim di jalan Pukat no. 20, Medan . Keturunannya:

1. Muhammad Irsan (Aji), lahir……di Medan.

2. Wanda Wati (Wanda, pr), lahir….di Medan.

4. Saiful Johar Nasution, dengan istri Rika boru Periangan dari Bogor, bermukim di jalan Keranji Blok-U no.4, BTN Budi Agung, RT 08 RW 3, Kec. Tanah Sareal, Bogor. Keturunannya:

1. Dara Risky (Dara, pr), lahir 22 Oktober 1984 di Bogor.

2. Ilham Mulia (Ilham), lahir 17 Desember 1987 di Bogor.

5. Zubaidah Nasution, menikah dengan….., marga …..dari .…Keturunannya:

1…., lahir…..di……

2…., lahir…..di……

6. Sanra Elison Nasution, dengan istri……., boru Medan asal dari Jawa. Keturunannya:

1….., lahir…..di……

2….., lahir…..di……

7. Edi Raja Nasution, dengan istri Sri, boru dari Jawa yang berdiam di Medan, tinggal

di jalan Bajak II H, Gang Kelapa Sawit no.3, Marindal, Medan Ampelas. Tel:

7851578. Keturunannya:

1. Khairi Afif, lahir…..di Medan.

2….., lahir…..di Medan.

Cucu-cucu Panusunan Nasution, gelar Sutan Panusunan.

7.1. Armada Sari Nasution, menikah dengan Thamrin SH, marga Lubis dari Tamiang, ber-mukim di jalan Gunung Sari Indah Z 23, Kel. Kedurus Surabaya 60223. Keturunan-nya:

1. Dr. Andi Faisal, lahir 19 Oktober 1977 di Muara Teweh.

Surabaya.

2. Drs. Anwarini Fathona (Ririn), lahir 24 Desember 1982 di Sidikalang.

2. Rusdi Nasution, dengan istri Ida, boru Rangkuti dari Maga bermukim di Pomala, Sula-wesi Tenggara. Setelah pensiun pindah ke Bogor, Jawa Barat berdiam di Perumahan Cilendek Indah we no. 17, Cilendek. Keturunannya:

1. Sori Muda Fany (Fany), lahir 18 Sep 1983 di Pomala

2. Habib Senandoah (Habib), lahir 11 Desember 1987 di Pomala

3. Muhammad Fariz (Fariz), lahir 30 Apr 1993 di Pomala.

3. Nirwan Nasution, dengan istri Hartati boru Bonjol dari Sumatera Barat bermukim di Dumai, Riau Daratan. Keturunannya:

1. Ahmad Khomeini, lahir 22 Mei 1979 di Dumai.

2. Yanti (pr), lahir 18 Februari 1984 di Dumai.

3. Syarifah Diba (pr), lahir 23 Agustus 1985 di Dumai.

4. Nabila (pr), lahir 15 Mei 1990 d Dumai.

5. Haris Muda, lahir 28 Desember 1991 di Dumai.

6. Sri Menanti (pr), lahir 23 Juni 1995 di Dumai.

7. Akhirani (pr), lahir 7 Mei 2000 di Dumai.

8. Hafzid lahir 17 Mei 2001 di Dumai.

4. Drs. Barita Nasution, dengan istri Ir. Wawuk, boru Solo dari Jawa Tengah bermukim di jalan Abiyasa Raya no.49, Bumi Indraprasta, Bogor. Pekerjaan: Pegawai Departemen Kehutanan. Keturunannya:

1. Arkiyuda Farhan (Arki), lahir 1 Februari 1991 di Jakarta.

2. Baginda Wanatama (Ginda), lahir 18 Nopember 1992 di Jakarta.

3. Cintya Azra (Azra, pr), lahir !7 Mei 1994 di Bogor.

5. Kardina Nasution, menikah dengan Syarifudin, marga Siregar dari Sipirok. Keturu-

nannya:

1. Sari (pr), lahir 31 Januari 1988 di Medan

2. Taufik, lahir 2 Oktober 1990 di Medan.

3. Fauzi, lahir 3 mei 1997 di Medan.

6. Khairun Nisa Nasution, menikah dengan Said dari……, Aceh. Keturunannya:

1. Cut Una, lahir 29 Mei 1985 di Lhok Seumawe.

2. Arif, lahir 28 Sep 1987 di Lhok Seumawe

3. Aidil, lahir 10 Mei 1989 di Lhok Seumawe.

7. Mahdalena Nasution, menikah dengan Untung Baritno dari Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. Keturunannya:

1. Okky, lahir 29 Juni 1989 di Medan.

2. Wima, lahir 3 Mei 1991 di Medan.

3. Luky, lahir 9 Januari 1997 di Medan.

8. Pangeran Nasution, dengan istri Suheni Kesumawati, boru Medan asal dari Jawa, bermukim di jalan Duyung no.75, Medan. Keturunannya:

1……., lahir…….di………

Cucu-cucu Abdul Wahid Nasution, gelar Sutan Batara Parlaungan

8.1. Masdaur Nasution, menikah dengan Zaman, marga Lubis dari Huta Padang, bermukim di Medan. Keturunannya:

1. Parlagutan, lahir…….di Medan..

2. Jamilah (Taing, pr), lahir……di Medan.

3. Dumasari (Butet, pr), lahir…….di Medan.

4. Amir Hamzah (Oentjok), lahir…….di Medan.

5. Fahruddin (Udin), lahir…….di Medan.

6. Fatimah (pr), lahir…….di Medan.

2. Drs.Lukman Nasution, dengan istri Lila, boru Regar dari Baringin. Keturunannya:

1. Nurina Rahayu (pr), lahir……….di Medan.

3. Nurcahaya Nasution, menikah dengan Haji Mangaraja Dori, marga Lubis dari Saba Dolok, bermukim di jalan Sei Deli no.108. Medan. Keturunannya:

1. Drg. Endar Muda, lahir…..di Medan.

2. Fahmi Lanniari (Butet, pr), lahir……di Medan

3. Parhimpunan, lahir…..di Medan.

4. Ahmad Fuad, lahir…..di Medan. Mantan Camat Medan.

5. Habsyah (pr), lahir…..di Medan.

6. Ummi Kalsum (pr), lahir…..di Medan.

7. Farida Hanum (pr), lahir…..di Medan.

8. Siti Khadijah (Taing, pr), lahir…..di Medan.

4. Aspian Nasution, gelar Raja Santi, dengan istri Deram, boru Lubis dari Tamiang, ber-mukim di jalan Letda Sujono, Gang Jawa No.1, Bandar Slamat, Medan. Telepon (061) 73 48 157. Keturunannya:

1. Halimatussakdiah (Imah, pr), lahir……di…….

2. Nurasiah (Adek, pr), lahir……di…….

3. Siti Chadijah (Siti, pr), lahir……di…….

4. Fauziah (Sutin, pr), lahir……di…….

5. Nurhabibah (Bibah, pr), lahir……di…….

6. Nurhamidah (Midah, pr) , lahir……di…….

7. Batara Ikhsan (Doli), lahir……di…….

5. Masdalipa Nasution, menikah dengan Sofyan, marga Lubis dari Huta Padang bermukim di jalan…….Medan. Keturunannya:

1. Nur Aisyah (Aisyah, pr), lahir……di…….

2. Nisfusanna (Sanna, pr), lahir……di…….

3. Zuraidah ( Ida, pr), lahir……di…….

4. Makhdalena (Lena, pr), lahir……di…….

5. Choirudin (Choir), lahir……di…..

6. H. Gozali Nasution dengan istri Hj. Masnaini, boru Batu Bara dari Malintang, Pa-dang Sidempuan, berdiam di jalan Masjid, Gang Damai no.4, Tembung, Medan 20371. Keturunannya:

1. Dr. Rini Safitri( pr), lahir 21 Juli 1978 di Medan.

2. Maya Sari (Maya, pr), lahir 11 Januari 1980 di Medan.

3. Sutan Affandi (Sutan), lahir 31 Mei 1985 di Medan.

4. Atikah Soraya (Tika, pr), lahir 30 Apr 1992 di Medan.

7. Hazairin Nasution, gelar Raja Endar Muda, dengan istri Nurhaida, boru Lubis dari Tamiang, bermukim di jalan Mandala By Pass No.4, Medan. Keturunanya:

1. Parlaungan (Parla), lahir……di……..

2. Nurhana (Taing, pr), lahir……di……..

3. Erwin, lahir……di……..

4. Ali Akbar (Ali), lahir……di……..

5. Nurhani (Nani, pr), lahir……di……..

8. Mardiah Nasution, menikah dengan Arsyad, marga Lubis dari Huta Bargot.

Keturunannya:

1. Riskimarina (Riski), lahir……di……..

2. Nurasiah (Nur, pr), lahir……di……..

Cucu-cucu Sabedah Nasution

9.1. Ahyar Lufti Lubis. Karena anak namboru dan mengambil boru tulang dari Muara Bo-tung, lihat keturunan Hanum Nasution.

Cucu-cucu Paruhuman Nasution, gelar Sutan Paruhuman

10.1. Mardiana, menikah dengan Syamsuir orang Minang dari Pariaman, Sumatera Barat, bermukim di jalan … ….Jakarta. Keturunannya:

1. Dani Surya (pr.), lahir 4 Nopember 1985 di Medan.

2. Emi Suryani (pr), lahir 4 Nopember1985 di Medan.

2. Sjaiful Azhar Nasution dengan istri Masraini, boru Hasibuan dari Padang Sidempuan, bermukim di jalan Pengadegan Timur no.5, Jakarta.

1. Harri Azhari, lahir 31 Agustus 1985 di Jakarta.

2. Rio Azhari, lahir 30 Agustus 1986 di Jakarta.

3. Fera Azhari Anggraini (pr), lahir 8 Agustus 1991 di Jakarta.

3. Syaiful Helmi Nasution dengan istri Tati, boru Pohan dari Batang Toru, bermukim di … … , Medan. Keturunannya:

1. Bayu, lahir……di Medan.

2. Anggi, lahir……di Medan.

3. Fina, lahir……di Medan.

4. Nurhaida Nasution, menikah dengan Amirudin dari….., Sumatera Barat, bermukim di

……Keturunannya:

1. Idra, lahir……di Medan.

2. Dian, lahir……di Medan.

5. Asnidar Nasution, menikah dengan Andi warga Melayu dari Sumatera Utara, bermu-

kim di ……Keturunannya:

1. Reza, lahir……di Medan

. 2. Tomy, lahir……di Medan.

3. Nanda, lahir……di Medan.

4……., lahir……di Medan.

6. Armensjah Nasution dengan istri Santi, boru Sitorus dari……, bermukim di……

Keturunannya:

1. Aldi lahir………di Jakarta.

2. Alvin lahir………di Jakarta.

7. Lili Fitrida Nasution, menikah dengan Didik warga Kuningan dari Periangan,

Cirebon, bermukim di……Keturunannya:

1.

Cucu-cucu Ruslan Nasution, gelar Sutan Martua Raja.

11.1. Muhammad Rezi Nasution dengan istri …., boru…dari…., bermukim di jalan

Pandawa no. 2, Kalender, Jakarta Timur. Keturunannya:

. 1.

2. Sheila Nasution, menikah dengan Agus Suryanto warga Tasik Madu dari Karang

Anyar, Solo, Jawa Tengah. Keturunannya:

3. Ami Nasution, menikah dengan……….

Cucu-cucu Sulthoni Nasution, gelar Sutan Indra Bungsu.

12.1. Dian Indrini Nasution SE, menikah dengan Didin Tarsudin warga Kuningan dari Jawa Barat. Keturunannya:

2. Yusnitasari Nasution SE, menikah dengan………

3. Rizki Indrawan Nasution.

4. Rizuli Mulya Nasution.

5. Rizali Arifin Nasution.

Cicit-cicit Zaenal Abidin Nasution, gelar Haji Zaenal Abidin.

Cucu-cucu Mariam Nasution.

1. Santoso Supardi 19..- 20..) dengan istri Ida, boru Lubis dari Pakantan bermukim di

jalan…..Cipete Jakarta Selatan. Keturunannya:

1. Ervan Nulyaqin (Ervan), lahir 10 Desember 1966 di Medan.

2. Ervina Miriam (Ervina, pr), lahir 18 Juli 1968 di Medan.

3. Elvira Indirani (Elvira, pr), lahir 6 Sep 1970 di Medan.

4. Elvara Ikayandini (Elvara, pr), lahir 1 Januari 1975 di Jakarta.

5. Eksan Nulhakim (Ekhsan), lahir 6 Desember 1976 di Jakarta.

2. Miriam Supardi (1937-2008) menikah dengan J.E.Habibie (Fanny), dari Pare-pare, Su-awesi Selatan, asal Gorontalo. Mantan Duta Besar R.I. Berkuasa Penuh R.I. di Inggris Raya (1993-1997), adik kandung mantan Presiden R.I. ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie. Ber-mukim di jalan Arco no.2, Kemang, Jakarta Selatan. Keturunannya:

1. Muhammad Taukhid (Nudy), lahir 12 Nopember 1965 di Jakarta.

2. Muhammad Syarullah (Rully), lahir 12 Sep 1974 di Jakarta.

3. Muhammad Baharuddin (Ade), lahir 6 Agustus 1976 di Jakarta.

Cucu-cucu Badarusmi Nasution.

1.1. Maimunah Lubis, menikah dengan Regen marga Harahap dari Simasom.

2. Halimah Lubis,.

3. Damanhuri Lubis.

4. Ahyar Lubis dengan istri……., boru……dari……..

5. Sofia Lubis, menikah dengan….., marga…….dari…….

6. Husna Lubis, menikah dengan….., marga…….dari…….

7. Ida Lubis, menikah dengan……

8. Arif Lubis dengan istri……., boru……dari……..

Cucu-cucu Ridwan Nasution, gelar Sutan Iskandar Muda.

3.1. Azhari Nasution dengan istri Dedeh Purbasari, boru Periangan dari Sukabumi, Jawa Barat, berdiam di jalan………Sukabumi. Keturunannya:

1. Ina Devi Maryati, lahir……di Sukabumi.

2. Dr. Bukhari Nasution dengan istri Gustiana, boru Lubis dari Singengu bermukim di

jalan Cendana X, no.2, Jaka Sampurna, Bekasi, Jawa Barat. Anaknya:

1.Yorina (pr), lahir 24 Juli 1986 di Jakarta.

3. Megawati Nasution, menikah dengan dr Bachtiar, marga Lubis dari Sayur Mahincat bermukim di jalan…….Langsa (Aceh). Keturunannya:

1. Kiki (….), lahir …..di Medan.

2. Reza (…pr), lahir …..di Medan.

3. Yolanda (Ola, pr), lahir …..di Medan.

4. Jufri Nasution dengan istri Betty, boru Panjaitan dari Tanjung Balai Asahan bermu-

kim di jalan Ligar Agung no. 58, Komplex Awiligar, Bandung 40191. Keturunannya:

1. Rizwan, lahir 10 Februari 1986 di Bandung.

2. Ramadian, lahir 18 Apr 1988 di Bandung.

3. Rinaldi (Adek), lahir 12 Juni 1990 di Bandung.

5. Syaiful Amri Nasution dengan istri Eli, boru Lubis dari…………bermukim di Medan.

Keturunannya:

1.Butet, lahir……di Medan.

6. Irma Sriwardani Nasution, menikah dengan Mahmunar, marga Hasibuan dari Lancat,

Sipirok, bermukim di Medan. Keturunannya:

1. Mahlova, lahir……di Medan.

2. Mahlovi, lahir……di Medan.

3. Mahruro, lahir……di Medan.

Cucu-cucu Muhamad Zen Nasution, gelar Sutan Indra Bum.

4.1. Alfian Nasution, dengan istri Sri Raja, boru Lubis dari Pakantan bermukim di jalan … …Medan. Keturunanya:

1. Elvi (pr), lahir……di Medan.

2. Fina (pr), lahir……di Medan.

3. Uncok, lahir……di Medan.

4. Dian Mayasari (pr), lahir……di Medan.

2. Hanum Nasution, menikah dengan Ahyar Lufti B.E., marga Lubis dari Pakantan, bermukim di jalan DMC no.3, RT 07, RW 19, Jatiwaringin Pondok Gede, Bekasi. Keturunannya:

1. Zaldi Arifin (Dadi), lahir 6 Juni 1967 di Bogor.

2. Naldi Irsan (Irsan), lahir 13 Agustus 1968 di Jakarta.

3. Irwan Syah Reza (Reza), lahir 31 Oktober 1970 di Jakarta.

4. Irwin Rizki (Kiki), lahir 6 Agustus 1973 di Jakarta.

5. Alvin Syah Rias (Alvin), lahir 26 Nopember1978 di Jakarta.

3. Teti Idamurni Nasution, menikah dengan Azhar, marga Parinduri dari Sajur

Mahincat, bermukim di jalan……..Rawamangun, Jakarta. Keturunannya:

1. Rizanna (Butet, pr.), lahir…….di Jakarta.

2. Adrian (Adek), lahir…..di Jakarta.

4. Alwis Mukhsin meninggal muda.

5. Syaiful Alamsyah Nasution, gelar Raja Alamsjah, dengan istri Roosnely, boru Dau-

lae dari Tolang, bermukim di jalan Batang Masang no.45 Padang Baru Timur, Pa-

dang. Pendidikan:: ……Pekerjaan: P.T. Jasindo. Keturunannya:

1. Indra Ruliansyah, lahir 13 Juli 1983 di Jakarta.

2. Yusdi Zainal, lahir 16 Oktober 1984 di Jakarta.

3. Devi Tridianti Annisa (pr.), lahir 12 Oktober 1988 di Padang.

4. Achmad Zaki, lahir 22 Februari 1992 di Padang.

6. Darma Indra Nasution dengan istri Rosmeilina, boru Hutagalung dari Sumatera

Utara bermukim Komplek Perumnas BTN, jalan Teratai no.440 A, Ujung Bandar,

Rantau Prapat. Pekerjaan: Kepala Kelurahan Ujung Bandar. Keturunannya:

1. Annie Rusny, lahir…….di Medan.

2. Dedi, lahir……di Medan.

3. Feni (pr), lahir……di Medan.

7. Khairul Amri Nasution dengan istri……., boru……dari……bermukim di jalan….

Medan. Keturunannya:

1. Bob, lahir…….di Medan.

2. Wulan (pr), lahir……di Medan.

3. Uncok, lahir……di Medan.

8. Mirna Hartati Nasution, menikah dengan Yusuf, marga Nasution dari Tambangan

bermukim di jalan…..Padang Sidempuan.

1. Ika (pr), lahir…….di Medan.

2. Dora (pr), lahir……di Medan.

3. Adli, lahir……di Medan.

4. Rakhmat, lahir……di Medan.

9. Irdayanti Nasution, menikah dengan Amir, marga Lubis dari Pakantan, bermukim di Jalan…..Pondok Gede. Keturunannya:.

1. Maulana Ibrahim, lahir…….di Jakarta.

2. Fauzi, lahir……di Jakarta.

3. Rizki, lahir……di Jakarta.

4. Arif, lahir……di Jakarta.

5. Adam, lahir……di Jakarta.

10. Nurhayati Nasution, menikah dengan Kamaludin S.H., marga Lubis dari Sigambal.

Rantau Prapat. Pendidikan: Sekolah Jaksa Medan. Anak-anaknya:

1. Winda, lahir 13 Januari 1979 di Jakarta.

2. Bona, lahir 9 Apr 1980 di Jakarta.

3. Bayo Sianggian, lahir 18 Agustus 2000 di Jakarta.

11. Mesrawati Nasution, menikah dengan Drs. Abroni, marga Nasution dari Panya-

bungan. Keturunannya:

1. Dewi Shinta Marina (Shinta, pr), lahir 21 Desember 1972 di Medan.

2. Faizal (Uncok), lahir 8 Februari 1974 di Medan.

3. Rolan Rizki (Rolan), lahir 26 Februari 1975 di Medan

4. Rahmisari Marina (Ina, pr), lahir 27 Desember 1980 di Tanjung Pinang.

12. Jose Rizal Nasution, dengan istri Eva, boru Rao dari Sumatera Barat bermukim di jalan ….Jakarta. Keturunannya:

1. Ilham, lahir…..di Jakarta.

2. Fitri (pr), lahir …di Jakarta.

Cucu-cucu Haji Amir Maksum Nasution, gelar Sutan Sodogoron.

5.1. Zulfikar Zaenal Nasution dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

2. Zaldi Amri Nasution, dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

3. Iwan Safri (Apin) Nasution, dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

4. Rima Anggerti (Rima) Nasoetion menikah dengan…., marga…,

dari…Keturunannya:

1.

5. Idham Zahri (Heri) Nasution dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya

1.

Cucu-cucu Hasbullah Nasution, gelar Sutan Sri Alam.

6.1. Husnil Umri Nasution, dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

2. Hobol Nasution, dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

3. Faisal Nasution, dengan istri……, boru…..dari….Keturunannya:

1.

4. Novi Nasution, menikah dengan……, marga…..dari……Keturunannya:

1.

5. Lita Nasution, menikah dengan……, marga…..dari……Keturunannya:

1.

Cicit-cicit Mara Ludin, Abu Sammah, Sulthoni Nasution, gelar Haji Abdullah

Umar.

Cucu-cucu Maisaroh Nasution.

: 1.1…….(pr) Lubis, menikah dengan …., marga ….dari……bermukim di ………

Keturunannya:

1.

2……..(pr) Lubis, menikah dengan …., marga ….dari…….. bermukim di …….

Keturunannya:

1.

3. Parlaungan Lubis dengan istri……., boru……dari…… bermukim di……….

Keturunannya:

1.

4. Balok Lubis dengan istri……., boru……dari……bermukim di……Keturunannya:

1.

Cucu-cucu Abdul Rakhman Nasution, gelar Sutan Kanaekan.

2.1. Pulianna Nasution (1948-2005), menikah dengan Garugur, marga Nasution dari Aek Badak awalnya berdiam di jalan Seroja no.9, Tomang, Jakarta Barat. Lalu pindah ke Kompleks Perumahan DEPLU, di jalan Alamanda no.3 Cipulir. Keturunannya:

1. Sera (pr), lahir 5 Sep 1973 di Jakarta.

2. Ida Nasli (pr), lahir 17 Nopember 1974 di Jakarta. Menikah dengan Yurian

Jean Peter Martin dari Negeri Belanda tetapi tinggal di Scotland, Inggris.

3. Lazuardi (Uncok), lahir 14 Desember 1975 di Jakarta.

4. Iswadudi (Dodi), lahir 30 Nopember 1979 di Jakarta.

Cucu-cucu Kajamudin Nasution, gelar Sutan Garoga.

3.1. Sayuti Nasution dengan istri Roisyah, boru Parinduri dari……bermukim di jalan

Pahlawan, Gang Melati no.15 Medan. Pekerjaan: Kantor Agraria. Keturunannya:

1. Syahrial, lahir …..di Medan.

2. Gadis (pr), lahir…..di Medan.

3. Mirna (pr), lahir…..di Medan.

4. Nur (pr), lahir…..di Medan.

5. Siti (pr), lahir…..di Medan.

6. Uncok, lahir…..di Medan.

7. Sutan, lahir…..di Medan.

2. Salihudin Nasution, dengan istri Derli, boru……dari……bermukim di jalan Aksara no…. …Medan. Pekerjaan: Berdagang kain di Pasar Bengkok. Keturunannya:.

1……, lahir …..di Medan..

2……., lahir…..di Medan.

3……, lahir…..di Medan

4……, lahir…..di Medan.

3. Asrin Nasution (1941-2001) dengan istri Imah, boru Cijantung dari Betawi, kel. Cijantung, kec. Pasar Rebo, tinggal di jalan Gongseng Raya no.4, RT 012/RW01, Jakarta Timur. Pendidikan: ATN Jakarta, Pekerjaan: wirausaha. Keturunannya:

1. Nurkholis, lahir …..di Jakarta.

2. Sri Puspa Sari (Butet), lahir 14 Agustus 1970 di Jakarta.

3. Komariah (Ade), lahir 13 Oktober 1972 di Jakarta

4. M. Fahmi (Uncok), lahir 1 Oktober 1975 di Jakarta.

5. M. Helmi (Emi), lahir …..di Jakarta.

7. M.Rizal (Rijal), lahir 23 Juli 1978 di Jakarta.

8. M.Erfan Halomoan (Erpan), lahir…..di Jakarta.

4. Anas Nasution dengan istri Farida, boru Suti dari……bermukim di Medan. Peker-jaan: Bank Indonesia cabang Medan. Keturunanya:.

1. Marzuki, lahir …..di Medan.

2. Ramlah, lahir…..di Medan.

3. ……., lahir…..di Medan.

4. …….., lahir…..di Medan.

5. Yunus Nasution dengan istri……., boru……dari……bermukim di Muara Botung. Pekerjaan: Kepala Kampung dan berdagang kain di Kotanopan. Keturunannya:

1. Indra Utama, lahir …..di Muara Botung..

2. Irwandi, lahir…..di Muara Botung.

3. Apnan, lahir…..di Muara Botung

4. Masrah, lahir…..di Muara Botung.

5. Sawaludin, lahir…..di Muara Botung.

6. Abdul Fattah Nasution dengan istri Zatila Wardi, boru Lubis dari Sinaksak Pematang Siantar, bermukim di jalan Tanjung C 06 Komplex Pertamina Sungai Pakning, Riau. Pendidikan: SMA, Pekerjaan: Bagian Logistik Pertamina. Keturunanya:

1. Erni Hapsari (Erni, pr), lahir 31 Juli 1979 di Rumbai.

2. Ahmad Fauzan (Fauzan), lahir 24 Desember 1982 di Medan.

3. Ilham Rajasa (Ilham), lahir 4 Oktober di Dumai.

7. Farida Nasution, menikah dengan ……., marga …….dari………bermukim di

Tebing Tinggi Deli. Keturunannya:

1.

8. Asia Nasution, menikah dengan ……., marga Harahap dari………….bermukim di Muara Botung. Keturunannya:

1.

9. Fajar Nasution, dengan istri …., boru……dari……dan bermukim di Kotanopan. Pekerjaan: Gurun SMA. Keturunannya:

1.

10. Azizah Nasution, menikah dengan Yusran, marga Tanjung dari Singengu. Ketu-

runannya:

1.

11. Marwan Nasution meninggal muda.

Cucu-cucu Abumasir Nasution, gelar Sutan Gorga.

4.1. Ir. Amirsyam Nasution MSc.dengan istri Dr. Umi Kalsum, boru Lubis dari Mu-

ara Botung bermukim di jalan Sutomo no.2 Pangkalan Brandan. Pendidikan

Sarjana Teknik Mesin dari USU. Pekerjaan Staf Pengajar di Fak.Teknik Mesin

Universitas Medan Area di Medan. Keturunannya:

1.

2. Hafni Nasution, menikah dengan Rajab, marga Hasibuan dari Padang Bolak. Keturunanya:

1.

3. Hasni Nasution, menikah dengan Darwin, marga Nasution dari Muara Soma.

Keturunannya:

1.

4. Merawati Nasution, menikah dengan Imran Sanusi, marga ……dari Padang

Bolak. Keturunannya:

1.

5. Elida Nasution, menikah dengan ……., marga ……dari………….. Keturunannya:

1.

6. Evi Linda Nasution, menikah dengan ……., marga ……dari…………

Keturunannya:

. 1.

7. Chairul Irsan Nasution dengan istri Erni Syahriza, boru Melayu dari Sumatera Utara bermukim di jalan ……Medan. Keturunannya:

1.

8. Nur Alina Nasution, menikah dengan Syahri Nur, warga Melayu dari Sumatera

Utara. Keturunannya:

1.

Cicit-cicit Hajjah Malea Nasution.

Cucu-cucu Dahlan Lubis dari Pakantan.

GENERASI KESEMBILAN

Anak cicit-cicit Syarif Nasution, Haji Abdul Gani, gelar Raja Mulia.

1. Cicit-cicit Derhana Nasoetion

2. Cicit-cicit Abdul Rani Nasution di Malaysia.

2.1. Cucu Mohammad Ali Nasution.

1. Ahmad Muezin Nasution, dengan istri ………, boru…..dari Malaysia, bermukim di.…….. , Kuala Lumpur. Keturunannya:

1.

2. Noor Dina Nasution, menikah dengan ……., marga…….dari…………

1.

3. Firdaus Amir Nasution, dengan istri ……, boru…….dari……, bermukim di…….. Keturunannya:

1.

2. Cucu Ayub Nasution.

1. Zulkurnain Nasution, dengan istri Michelle Cherie (Farida), boru Inggris dari Southamton, United Kingdom, bermukim di Petaling Jaya, Slangor. Keturunannya:
1. AL-Khalid Jauhary lahir 21 Sep 1984 di Kuala Lumpur.
2. Al-Malik Faisal lahir 2 Februari 1986 di Klang, meninggal dunia pada tahun 2003.
3. Shazana Yasmin (pr) lahir 2 Juli 1988 di Klang.
4. Al-Zakri Ridzuan lahir 14 Desember 1995 di Johor Bahru.
5. Al-Zahidan Zidane lahir 12 Juli 1998 di Labuan.

2. Nasharuddin Nasution, dengan istri ………..Keturunannya:

1.

3. Cucu Ahmad Nasution.

1. Norfizah Nasution binti Ahmad, menikah dengan Jamaludin bin Alias, bermukim di jalan ………..Selangor, Kuala Lumpur. Keturunannya:

1. Mohammad Jamil, lahir 14 Apr 1989 di ………..

2. Mohammad Ariffudeen, lahir 3 Juni 14 1991 di ………..

3. Mohammad Ashraf, lahir 18 Mei 1993 di ………..

4. Mohammad Adib, lahir 12 Desember 1994 di ………..

5. Nur Namirah, lahir 5 Februari 1998 di ………..

2. Malea Nasution, menikah dengan…….. Keturunannya:

1.

3. Sharani Nasution, menikah dengan……. Keturunannya:

1.

4. Cucu Fahmi Nasution.

1. Herwinsha Nasution, dengan istri Mazliana Othman, boru dari Kuala Lumpur, bermukim di Block A2-T-10-U02. Keturunannya:

1. Fariah Iskandar, lahir 01 Jan 2008.

2. Akmal Aqil, lahr 05 Agustus 2010.

2. Zulvian Nasution,….

3. Ezwan Nasution,……

4. Hairul Arman Nasution,………….

5. Erna Yasmin Nasution,……….

6. Mulia Agus Nasution,………..

7. Nur Erma Nasution,……….

8. Nur Emi Nasution,………..

5. Cucu Waras Nasution.

1. Mastura Aida Nasution, menikah dengan ……

2. Mohammad Imran Nasution,……….

3. Maisarah Nasution,………

6. Cucu Rahmah Nasution.

1. Kamariah Fairus,……..

2. Nurheni Elmi,……

7. Cucu Zuraida Nasution

1. Ziranah,……..

2. Mohammad Rizasyah,………

8. Cucu Habsah Nasution

1. Suraya Hannah,…..

3. Cicit Hasan Basyarudin Nasution, gelar Sutan Borotan.

GENERASI KESEPULUH

Catatan.

Tarombo marga Nasution dari Muara Botung ini adalah penuturan yang biasa disampaikan orang tua dahulu kepada putra dan putri yang beranjak dewasa, atau yang akan merantau ber-sekolah atau mencari nafkah, atau yang akan memasuki hidup berumah tangga. Maksudnya agar mereka tahu hubungan kekerabatan, memahami kedudukan dan peran masing-masing dalam per-helatan Adat Batak di Tapanuli Selatan maupun perantauan.

Menurut Adat Batak, sebagaimana dalam surat Tumbaga Holing, kehidupan dalam masya-rakat tidak lain dari pergaulan diantara Kahanggi, Anak Boru, dan Mora. Ketiganya mem-bentuk apa yang dinamakan: Dalihan Na Tolu, atau Tungku Yang Tiga, dan yang akhir inilah yang dinamakan “keluarga besar” dalam masyarakat Batak di Bona Bulu, karena:

Kahanggi, ialah kumpulan dari mereka yang semarga, dalam hal ini marga Nasution keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung, Mandailing, dimanapun berada.

Anak Boru, ialah berbagai marga yang mempersunting anak-anak gadis marga Nasution ketu-runan Sutan Mangaraja Lelo untuk dibawa berumah-tangga ke berbagai luat/huta, baik di Tapa-nuli Se-latan maupun tanah perantauan, untuk menjadi ibu anak-anak mereka disana.

Mora, ialah bebagai marga yang mendatangkan ibu kepada anak-anak marga Nasution, keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari manapum berdatangan, baik dari Bona Bulu maupun tanah perantauan, untuk melanjutkan generasi.

Dengan Dalihan Na Tolu, masyarakat Batak diatur kehidupannya dahulu, kini, dan di masa akan datang, untuk mendatangkan bahagia kepada semua. Dalam tarombo terbaca pula peran dan kewajiban dari para anggotanya sebagaimana yang diatur dalam adat Batak.

Adalah tugas Lembaga Hatobangon (Tetua Adat) marga Nasution keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung untuk menyiapkan sumber daya manusia dan dana guna menyempurnakan tarombo ini, agar dapat sampai kepada generasi penerus kapan dan dimanapun berada.

Sumber Penulisan.

Bahan tarombo marga Nasution keturunan Sutan Mangaraja Lelo dari Muara Botung ini dihimpun sejak tanggal 27 Apr 1992, diawali dari Medan dan diperleh dari berbagai sumber dibawah ini:

1. Keterangan Tulang Haji Abdul Wahid Nasution, gelar Sutan Batara Parlaungan, yang berdiam di jalan Mandala By Pass no.6, Lingkungan 2, Bandar Slamat, Medan. Penjelasan beliau tentang asal marga Nasution dari Muara Botung.

2. Keterangan Tulang Haji Panusunan Nasution, gelar Sutan Panusunan, yang tinggal di jalan Duyung No.75 Medan, tentang sebuah cetak biru stamboom marga Nasution dari Muara Botung yang ia simpan.

3. Keterangan Hj. Ir. Rusmini S.R.Nasution, didapat dari penuturan namboru Nuraini, dikenal dengan nama bou Huta Padang, yang semasa hayatnya banyak berceritera tentang keluarga-keluarga marga Nasution yang bermukim di Muara Botung.

4. Berbagai keterangan yang didapat dari Nantulang Hj. Ny.Ir. Hasan Basyarudin Nasution, gelar Namora Oloan. Juga sejumlah keterangan yang beliau sampaikan pada banyak kesempatan.

5. Pertemuan Halal-Bihalal Idul Fitri 1420 H, tanggal 12 Januari 2000, di rumah tunggane Syaiful Azhar Nasution, di jalan Pengadegan Timur No 5, Jakarta Selatan.

6. Perolehan tanyajawab langsung kepada keluarga-keluarga marga Nasution dari Muara Botung oleh penyusun yang nama-nama mereka telah tercantum dalam tarombo edisi pendahuluan.

7. Perolehan dari stamboom marga Nasution berjudul: “Dari Mandailing Godang sampai Botoeng”, karya Soetan Borajoen dan Haji Mohammad Soetan Salambu, dibuat pada tanggal 16 Maret 1925.

8. Dari keterangan tunggane Ahmad Nasution dan adik-adiknya yang bermukim di Malaysia pada pertemuan Pulau Pinang pada tanggal 22 Agustus 2004.

9. Dari catatan “Fathir al Chakir” yang telah disyahkan pengetua-pengetua adat kampung Muara Botung, disusun pada tanggal 2 Desember 1937; ditemukan dalam kumpulan arsip almarhum Oom Soepardi, ayahanda Miriam Habibie.

Selanjutnya disusun ke dalam “Perjalanan Generasi”, oleh:

H.M.Rusli Harahap.

Jalan Batu Pancawarna no.I/2A Pulomas

Jakarta Timur 13210, Indonesia. Tel: (021) 472-2243.

Selesai.

———

Rusliharahap's Blog

Parsadaan Marga Harahap dari Hanopan Dengan Anak Borunya Di Jakarta dan Sekitarnya

Alamat: Jalan Batu Pancawarna I/2A Pulomas , Kelurahan Kayu Putih, Jakarta. 13210.

Telepon: (021) – 472-2243.

——————————————————————————————————————————–

“Tua ni na-Mangholongi, ni-Haholongi/Untung si-Penyayang, di-Sayangi”. Baginda Parbalohan.

Surat Pengantar

Prihal: 1. Tarombo marga Harahap keturunan Tongku Mangaraja Hanopan

2. Situs: rusliharahap.wordpress.com/

Jakarta, ……… 2010.

Kehadapan

Kahanggi marga Harahap keturunan Tongku Mangaraja Hanopan dengan Anakboru

dan Pisangrautnya dimanapun berada.

Horas!

Bersama situs ini kami sampaikan Tarombo Marga Harahap keturunan Tongku Mangaraja Hanopan dari Hanopan Sipirok yang dapat kahanggi, anakboru, dan pisangraut download untuk dimilik.

Dengan memiliki tarombo ini, kami dari parsadaan sangat mengharapkan datangnya tanggapan kalian terhadap silsilah keluarga marga Harahap keturunan Ompu Parsadaan ini, terutama tentang hal yang berikut:

- benarnya penulisan nama, gelar, dan alamat;

- tepatnya jumlah anggota keluarga dan susunan yang tersurat;

- sesuainya tanggal, bulan, tahun, dan tempat lahir. Dan kepada mereka yang masih belum tercantum, sudi kiranya

dapat menyampaikan keterangan kepada kami tentang: nama, alamat, tanggal bulan dan tahun lahir, pendidikan,

pekerjaan, pengalaman, dan lain sebagainya.

Sudilah pula kiranya kahanggi mengirimkan tanggapan pada alamat disebutkan diatas, sehingga kedepan tarombo ini dapat dibuat lengkap, dan lebih berguna, bukan hanya untuk mengakrabkan persaudaraan diantara keturunan sebagaimana yang diteladankan para pendahulu ddahulu di kampung dahulu, juga baik untuk disampaikan kepada generasi yang datang kemudian.

Akhirulkalam, terimakasih kami ucapkan atas perhatian yang diberikan.

Horas kepada kalian semua, dan kirim salam pada seluruh anggota keluarga dirumah. Wassalam.

H.M.Rusli Harahap

Ketua Parsadaan

Pendahuluan

Masyarakat Batak mengenal kahanggi, yakni himpunan keluarga semarga, tempat bernaung para anggotanya. Untuk mengetahui anggota sesuatu marga di Bonabulu disusunlah tarombo, atau silsilah keluarga. Tarombo di Tapanuli berawal dari budaya lisan menyampaikan pesan ka-hanggi kepada keturunannya, atau generasi penerus, dalam perjalanan waktu. Dengan semakin banyak kahanggi, baik yang berdiam di Bona Bulu maupun perantauan, budaya lisan harus be-ralih menjadi budaya tulis.

Memasuki budaya tulis, tarombo awalnya disuratkan di helaian kulit kayu, bilah bambu, atau lainnya, dalam aksara Batak. Dengan kedatangan agama Islam ke Nusantara abad ke-13, dan masuk ke Tanah Batak dalam Perang Padri (1825-1838), yang mengajarkan tulisan Arab, aksara baru joke digunakan untuk menyuratkan tarombo. Dengan diperkenalkannya bahasa Melayu ber-aksara Latin oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda menjelang abad ke-20 di tanahair, ta-rombo joke beralih disuratkan kedalam aksara Latin ejaan Melayu/Indonesia.

Masyarakat Batak di Tapanuli menganut garis keturunan kebapaan atau patrilenial. Suhut (Batak), Keluarga Batih (Indonesia), Nuclear Family (Inggris), ialah masyarakat terkecil dipim-pin Suhutsihabolonan. Yang disebut terakhir sekaligus menjadi Kepala Adat, dan berhak untuk menurunkan marga, atau nama keluarga, kepada anak-anaknya menurut Adat Batak. Cara sebaliknya berlaku di Sumatera Barat (Minangkabau), dimana ibulah si pemegang hak, meski dijalan- kan oleh saudara laki-lakinya sejalan Adat Minang.

Menurut sistim keluarga garis kebapaan, ada dua cara menyusun tarombo sesuatu marga untuk dibagikan diantara kahanggi, dan disampaikan kepada generasi penerus, yakni: Pohon Kelu-arga (Indonesia), Family Tree (Inggris), Stamboom (Belanda); dan Perjalanan Generasi (The Passage of Generations).

Pada cara Pohon Keluarga, tarombo disusun dari atas ke bawah diawali nama leluhur pemersatu sesuatu marga yang diketahui, dilanjutkan dengan keturunannya menurut garis laki-laki hingga saat ini, disuratkan di kertas lebar, melahirkan bangun segitiga/piramida yang duduk pada alas-nya. Ada lagi yang menyuratkannya memancar, juga di kertas lebar, tetapi dalam lingkaran-ling-karan sepusat, dimana nama leluhur pemersatu berada di tengah. Cara ini joke masih tergolong pohon keluarga.

Pada Perjalanan Generasi, tarombo juga disusun dari atas kebawah, juga diawali dari leluhur pemersatu sesuatu marga yang diketahui, tetapi diatas berlembar-lembar kertas kuarto atau folio, sebagaimana tarombo marga Harahap keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, dari Hanopan ini. Pada cara ini, tiap generasi akan terpisah satu dari lainnya, sehingga nama-nama yang muncul sama berasal dari kebiasaan suku bangsa Batak mengambil nama-nama: Ka-kek (Ompung), Amantua (Uak), Uda (Paman) dan lainnya, tidak akan menimbulkan kekeliruan dengan nama yang tersurat sama terdapat pada generasi sebelum, atau sesudahnya. Selain dari itu, pada Perjalanan Generasi terdapat ruang luas untuk juga mencantumkan keterangan, seperti: tanggal bulan dan tahun lahir, alamat, pendidikan, pekerjaan, pengalaman hidup, dan lain seba-gainya yang sangat bermanfaat bagi generasi penerus.

Kahanggi keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, dari Hanopan ini tidak di-ragukan lagi meningkat jumlahnya dalam perjalanan waktu. Berdampingan dengan mereka ber-kembang pula anakboru dan moranya. Dahulu ketiga keluarga besar ini masih berdiam di Bona Bulu/Bona Pasogit, tetapi kini telah banyak dari mereka yang berada di perantauan: tanah-air dan mancanegara.

Dapatkah kekerabatan Dalihan Na Tolu yang diperkenalkan leluhur dahulu ketika semuanya masih berdiam di Bona Pasogit dilanjutkan? Dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini pasti dapat, asalkan ada lembaga Hatobangon (Tetua Adat) marga Harahap keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, berasal dari: Bunga Bondar, Hanopan, Panggulangan, Siak Sri-Indrapura yang bersedia menjadi pemikir (think tank), menyusun perencana, dan me-laksanakan pembangunan Sumber Daya Manusia yang berharga ini. Mudah-mudahan ada!

Catatan Penyusun:

Dalam penulisan tarombo Marga Harahap ini, penyusun menyajikanna dalam dua bagian, sebagai berikut:

A. Bagian Pertama terdiri dari 18 + 5 = 23 generasi; terdiri dari 18 generasi yang penyusun dapatkan dari peningga-

lan orang tua, dan 5 generasi anak-anak tertua (siangkaan) ketururunan ompu parsadaan.

B. Bagian Kedua, 5 generasi berikutnya adalah seluruh keturunan ompu parsadaan Tongku Mangaraja Hanopan yang

berhasil penyusun kumpulkan selama lebih dari 25 tahun dari Bona Bulu hingga perantauan.

A. Bagian Pertama

Kekerabatan Marga Harahap di Bona Bulu, Generasi we hingga XXIII.

TAROMBO MARGA HARAHAP DI BONA BULU

——————————————————————

Generasi Pertama

* Ompu Raja Guru Sodungdangon di Nagasaribu

Generasi Kedua

* 1. Datu Dalu dengan istri boru Pasaribu

2. Sahang Maima dengan istri boru Lubis

Generasi Ketiga

Keturunan Datu Dalu dari boru Pasaribu:

1. Datu Tala Harahap

* 2. Siaji Malim Harahap di Sibatang Kayu

3. Sarumbosi pergi ke Muara istrinya boru Pasaribu

Generasi Keempat

Keturunan Siaji Malim di Sibatang Kayu:

* 1. Datu Dalu Ni Bagana di Naga Marsuncang

2. Tuan Datu Singar

Generasi Kelima

Keturunan Datu Dalu Ni Bagana di Naga Marsuncang:

* 1. Ompu Sodogoron

Generasi Keenam

Keturunan Ompu Sodogoron:

1. Raja Imbang Desa di Pijorkoling, dekat Padang Sidempuan.

2. Tunggal Huajan di Pargarutan, dekat Padang Sidempuan.

3. Ompu Sarudak di Huta Imbaru, dekat Padang Sidempuan.

4. Bangun Di Batari di Losung Batu, dekat Padang Sidempuan.

* 5. Bangun Di Babuat di Hanopan Angkola

6. Hasuhutan Maujalo di Sidangkal Angkola

Generasi Ketujuh

Keturunan Bangun Di Babuat dari Hanopan Angkola:

* 1. Naga Marjurang

Generasi Kedelapan

Keturunan Naga Marjurang di Hanopan Angkola:

* 1. Ja Gumanti Porang di Hanopan Angkola

2. Jantan di Sialang Padang Bolak

Generasi Kesembilan

Keturunan Ja Gumanti Porang dari Hanopan Angkola:

1. Tuan Raja di Sunge Janjilobi

* 2. Tulan Ni Gaja di Hanopan Angkola

3. Suhutan Harahap di Batu Gondit

Generasi Kesepuluh

Keturunan Tulan Ni Gaja dari Hanopan Angkola:

* 1. Ompu Pangaduan

2. Barunggam

Generasi Kesebelas

Keturunan Ompu Pangaduan dari Hanopan Angkola:

* 1. Manuk Na Birong

Generasi Keduabelas

Keturunan Manuk Na Birong dari Hanopan Angkola:

1. Ompu Sumurung

* 2. Nabonggal Muap

Generasi Ketigabelas

Keturunan Ompu Sumurung dari Hanopan Angkola:

1. Ja Pangaduan

Keturunan Nabonggal Muap dari Hanopan Angkola:

* 1. Namora Pusuk Ni Hayu

Generasi Keempatbelas

Keturunan Ja Pangaduan:

1. Ja Sumurung

Keturunan Namora Pusuk Ni Hayu di Bintuju, Padang Bolak:

1. Sutan Humala Namorai di Sialang

2. Jabosi di Sialang

* 3. Parnanggar di Sialang

Generasi Kelimabelas

Keturunan Sutan Humala Namorai dari Sialang:

1. Mangaraja Ihutan

Keturunan Parnanggar dari Sialang:

* 1. Jasohataon

Generasi Keenambelas

Keturunan Ja Sohataon dari Simapang di Padang Bolak:

1. Ja Mandais, pindah ke Saba Tarutung

2. Ja Manis, pindah ke Saba Tarutung

3. Ja Bintuju, pindah ke Bunga Bondar

* 4. Toga Ni Aji, pindah ke Hanopan Sidangkal

Generasi Ketujuhbelas

Keturunan Ja Mandais dari Saba Tarutung

1. Ja Pinontar

2. Ja Riar

3. Ja Malera

4. Ja Somendut

Keturunan Ja Manis dari Sabatarutung:

1. Ja Manuga

Keturunan Ja Bintuju dari Bunga Bondar:

1. Ja Ilani di Bunga Bondar

2. Ja Belengan

3. Baceker

Keturunan Toga Ni Aji dari Hanopan Sidangkal:

* 1. Demar Harahap, gelar Ja Manogihon

Generasi Kedelapanbelas

Keturunan Ja Pinontar:

1. Ja Mandosing

Keturunan Ja Malera:

1. Ja Lilian

2. Ja Parsuntuhon

3. Ja Maripul

Keturunan Ja Somendut:

1. Ja Bangso

2. Ja Napesong

Keturunan Ja Manoega:

1. Ja Mengget

Keturunan Ja Ilani dari Bunga Bondar:

1. Ja Pantis

Keturunan Ja Belengan:

1. Ja Palak

Keturunan Baceker dari Bunga Bondar:

1. Ja Sohataon

Keturunan Demar Harahap, gelar Ja Manogihon, dengan istri boru Pohan dari Parau

Sorat:

1. Si Neser (pr)

2. Si Singkam (pr)

3. Si Tona (pr)

4. Si Nettes (pr)

* 5. Ja Alaan

Generasi Kesembilanbelas

Keturunan Ja Mandasin:

1. Anggoto

Keturunan Ja Hapesong:

1. Ja Pikiran

Keturunan Ja Mengget:

1. Si Toga

Keturunan Ja Pantis:

1. Ja Tulis

2. Samsudin

3. Ja Ilani

4. Dulia

5. Pincang

Keturunan Dja Palak:

1. Justinus

2. Soripada

3. Teopilus

4. Baginda Panusunan

Keturunan Ja Sohataon:

1. Baginda Herman

2. Yakin

Keturunan, Demar Harahap, gelar Ja Manogihon, beserta cucu-cucunya:

1. Si Neser Harahap menikah dengan …, marga…..dari Batu Horpak, keturunannya:

Ja Imbang, gelar Baginda Ginduang.

2. Si Singkam Harahap menikah dengan..….., marga Siregar dari Bunga Bondar, keturu- nannya: Syekh Muhammad Kotip, gelar Baginda Maulana.

3. Si Tona Harahap menikah dengan..……, marga Siregar dari Bunga Bondar, keturunan-nya: Mangaraja Bunga Bondar.

4. Si Nettes Harahap menikah dengan ……., marga Siregar dari Bunga Bondar, keturunan-nya: Sutan Malayu, gelar Baginda Lului.

5. Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, dengan istri-istrinya: Bolat, boru Regar dari Bunga Bondar, dan Naipak, boru Pohan dari Parau Sorat, keturunannya:

1. Erjep (pr)

1H 2. Sengel, gelar Baginda Parbalohan, Tuan Syekh Muhammad

Yunus.

2H 3. Sogi, gelar Baginda Soripada

1BB 4. Heber, gelar Baginda Maujalo

3H 5. Lilin (Ja Sutor), gelar Baginda Malim Muhammad Arif

2BB 6. Nanga (Ja Pahang), gelar Baginda Sialang

4H 7. Manis, gelar Baginda Malim Marasyad

8. Sento (pr)

9. Sanne (pr)

5H 10. Paian (Ja Taris), gelar Malim Muhammad Nuh

P 11. Mandasin, gelar Baginda Khalifah Sulaiman

3BB 12. Kampung, gelar Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil

S 13. Pardo (Mara Kamin), Baginda Saikum

6H 14. Kenis, gelar Baginda Pangibulan

7H 15. Gardok (Ja Simin), gelar Malim Muhammad Rahim

16. Sopot (pr).

Catatan: H – mereka yang pindah ke Hanopan, 7 orang.

BB – mereka yang tetap tinggal di Bunga Bondar, 3 orang.

P – yang pindah ke Panggulangan, 1 orang.

S – yang merantau ke Siak Sri-Indrapura, 1 orang.

Generasi Keduapuluh

Keturunan Si Toga:

1. Ja Bengbengan

Keturunan Ja Pikiran:

1. Baginda Maripul

Keturunan Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, beserta cucu-

cucunya:

1. Erjep Harahap menikah dengan Sutan Mangalai marga Siregar dari Situmbaga, dekat Padang Sidempuan.

2. Sengel, gelar Baginda Parbalohan, Tuan Syekh Muhammad Yunus (1846-1928) dengan istrinya Giring, boru Regar dari Bunga Bondar, pindah ke Hanopan (Sipirok), keturunannya:

1. Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan.

2. Kasim Harahap, gelar Tongku Mangaraja Elias Hamonangan

3. Rahnat Harahap, Haji Abdullah Umar, gelar Sutan Nabonggal.

3. Sogi, gelar Baginda Soripada, pindah ke Hanopan.

4. Heber, gelar Baginda Maujalo tetap tinggal Bunga Bondar

5. Lilin (Ja Sutor), gelar Baginda Malim Muhammad Arif, pindah ke

Hanopan.

6. Nanga (Ja Pahang), gelar Baginda Sialang menetap di Bunga Bondar

7. Sento Harahap menikah Ja Kola, Marga Siregar dari Batu Horpak

8. Sanne Harahap menikah dengan baginda Hinalongan, marga Siregar

dari Bunga Bondar.

9. Manis, gelar Malim Marasad pindah ke Hanopan

10. Paian (Ja Taris), Malim Muhammad Nuh pindah ke Hanopan

11. Mandasin, gelar Baginda Khalifah Sulaiman pindah ke Panggulangan.

12. Kampung, Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil tetap di Bunga Bondar

13. Pardo (Mara Kamin), gelar Baginda Saikum merantau ke Siak Sri-Indrapura

14. Kenis, gelar Baginda Pangibulan pindah ke Hanopan

15. Gardok (Ja Simin), gelar Malim Muhammad Rahim pindah ke Hanopan

16. Sopot meninggal gadis.

Generasi Keduapuluhsatu

Keturunan Ja Bengbengan:

1. Kariaman.

Keturunan, Sengel Harahap, gelar Baginda Parbalohan, Tuan Syekh Muhammad

Junus, yakni cucu-cucunya:

1. Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan (1876-1939),

dengan istri Dorima, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Sutan Bunga Bondar,

keturunannya:

1. Sutor Harahap, gelar Baginda Pandapotan

2. Maujalo Harahap, gelar Baginda Soripada

3. Sitti Anggoer (pr)

4. Duma Sari (pr)

5. Pelinuruddin Harahap, Haji Muhammad Nurdin

6. Aminah (pr)

7. Sorimuda (Hisar) Harahap, gelar Baginda Aek Hopur/Baginda Harahap.

8. Muhammad Din (Diri) Harahap, gelar Baginda Mulia Pinajungan

9. Muhammad Harahap

10. Erjep Khairani (pr)

11. Marajali Harahap, gelar Baginda Guru Sodungdangon

12. Pamusuk Harahap, gelar Baginda Namora Pusuk Ni Hayu.

2. Kasim Harahap, gelar Mangaraja Elias Hamonangan (1881-1944), dengan istri

Petronella, boru Regar dari Bunga Bondar, keturunannya:

1. Tabiran Harahap (Surto Meta Christina, pr).

2. Dagar Harahap (Dagar Na Lan, pr)

3. Dimpu Harahap, gelar Baginda Aek Sanggar/Baginda Parbalohan Naposo

4. Menmen Harahap (pr)

5. Siti Dinar Harahap (pr)

6. Partaonan Harahap, gelar Baginda Soripada Partaonan (BSP).

7. Hakim Harahap

8. Posma Harahap

9. Krisna Murti Harahap (pr)

10. Bagon Harahap, gelar Baginda Hanopan

11. Bakhtiar (Samsu) Harahap, gelar Baginda Hasajangan

12. Toga Harahap, gelar Baginda Mulia

13. Sitiurma Harahap (pr).

3. Rahmat Harahap, Haji Abdullah Umar, gelar Sutan Nabonggal (1883-1962), de-

ngan istri Gorga, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, keturunannya:

1. Bahat Harahap, gelar Baginda Mara Hasyim

2. Utir Harahap (pr)

3. Marip Harahap, gelar Baginda Parbalohan/Baginda Panusunan

4. Sahada Harahap (pr)

5. Malige Harahap (pr)

6. Zainuddin Harahap, gelar Baginda Parguletan/Baginda Pardomuan

7. Siti Aisjah Harahap (pr).

Generasi Keduapuluhdua

Keturunan Kariaman:

1. Caro.

Keturunan, Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan, yakni

cucu-cucunya:

1. Sutor Harahap, gelar Baginda Pandapotan (1896-1969), dengan istri Molun, boru Regar dari Bunga Bondar, Ompu Ni Nusyirwan (1900-1966), keturunannya:

1. Amir Hamzah Harahap

2. Sangkot Sjarif Ali Tua Harahap

3. Marasuddin Harahap

4. Sangkot Abdul Hamid Harahap

5. Sangkot Anwar Bey Effendy Harahap

6. Mohammad Arifin Harahap

7. Mohammad Rusli Harahap (Yang menyusun tarombo Harahap ini)

8. Fatimah Marsari Harahap (pr).

Generasi Keduapuluhtiga

Keturunan, Sutor Harahap, gelar Baginda Pandapotan, berarti cucu-cucunya:

2. Haji Sangkot Sjarif Ali Tua Harahap, gelar Mangaraja Hanopan, dengan istri Hj. Nonggar boru Regar dari Bunga Bondar, bermukim di kampung F Tugu-mulyo, Lubuk Linggau, tidak mempunyai keturunan.

4. Sangkot Abdul Hamid Harahap, gelar Soetan Hanopan Naposo, dengan istri Hj.

Rosmanidar, boru Regar dari Bunga Bondar, tinggal di Bekasi, keturunannya:

1. Nusyirwan Harahap

2. Rosalina Lilian Galinaputri Harahap (pr)

3. Ellisya Harahap(pr)

4. Lisna Harahap(pr)

5. Kusnandar Harahap

6. Farida Harahap (pr).

5. Sangkot Anwar Bey Effendy Harahap, gelar…….. , dengan istri Hj. Ramiah

boru Regar dari Tandjung, tinggal di Hanopan, keturunannya:

1. Sori Budimansyah Harahap

2. Ida Harahap (pr)

3. Chairani Harahap (pr)

4. Tetty Harahap (pr)

5. Anitha Harahap (pr)

6. Erni Harahap (pr)

7. Evie Harahap (pr)

8. Sutor Wansyah Harahap.

6. Haji Mohammad Arifin Harahap, gelar…….. dengan istri Hj. Machrani boru Regar dari Sipirok, tinggal di Pulau Pinang, Malaysia, keturunannya:

1. Irwan Harahap

2. Yuska Harahap (pr)

3. Helmi Harahap.

7. Haji Mohammad Rusli Harahap, gelar Sutan Hamonangan, dengan istri Hj. Rusmini S.R., boru Nasution dari Muara Botung, Mandailing, tinggal di jalan Batu Pancawarna I/2A Jakarta 13210, keturunannya:

1. Arifilmiansyah Parlindungan Harahap

2. Budiadiliansyah Pardomuan Harahap

3. Altinai Molunasari Harahap (pr)

4. Mulia Firmansyah Pandapotan Harahap.

8. Fatimah Marsari Harahap menikah dengan Humam Yahya dari Semarang, Jawa

Tengah, berdiam di jalan Puloasem Timur III, no.24, Jakarta Timur. Tidak

mempunyai keturunan.

Catatan:1. Tarombo Marga Harahap dari Tapanuli ini awalnya adalah perolehan Ompung Abdul Hamid, gelar Sutan Hanopan, saat beliau bersama rombongan melaku-kan perjalanan mencari kembali kampung asal bernama Hanopan Angkola, di barat kota Padang Sidempuan. Dua kampung terdapat di jalan ke Simarping-gan, tidak jauh dari Padang Sidempuan, berturut-turut adalah: Sidangkal dan Hanopan; dan yang disebut terakhir ialah kampung asal marga Harahap pom-paran Tongku Mangaraja Hanopan dari Hanopan (Sipirok), kemudian dikenal dengan “Hanopan 1”.

Hanopan 2”, ialah kampung yang dipungka Amang Tobang Baginda Parba-lohan bersama adik-adik dan kaum kerabatnya dari Bunga Bondar terletak di daerah Sipirok (Sipirok).

Rombongan Ompung Sutan Hanopan ketika itu masih sempat bertemu dengan kerabat kakeknya Tongku Mangaraja Hanopan, saat yang disebut terakhir masih bermukim disana sebelum Perang Padri meluas masuk ke Tanah Angkola.

Catatan yang didapat Ompung lalu diperbaiki putranya kesebelas: Opzich-ter Marajali Harahap di Pematang Siantar, dan dijadikan sebuah cetak biru (blue print) Stamboom (Family Tree) Marga Harahap dari Tapanuli; dan selesai dikerjakan tanggal 12 Juli 1940.

2. Perubahan ejaan lama/baru digunakan: dj = j, tj = c, oe = u.

3. Singkatan (pr) digunakan untuk menyatakan perempuan

4. Stamboom Marga Harahap ini kemudian disusun sesuai dengan aslinya, dan diubah dari “Pohon Keluarga” menjadi “Perjalanan Generasi” tanggal 10 Juli 2004 di Jakarta, oleh cucunya:

H.M.Rusli Harahap,

gelar Sutan Hamonangan

jalan Batu Pancawarna I/2A Pulomas, Jakarta 13210

Indonesia Tel: (021) 472-2243.

————Selesai generasi we hingga XXIII————

B. Bagian Kedua

Tarombo Marga Harahap dari: Bunga Bondar, Hanopan, Panggulangan, dan Sri-Indrapura, keturunan kakek pemersatu:

Tongku Mangaraja Hanopan

Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, juga disapa Ompu Ni Kupia, adalah Ompu parsadaan bagi Marga Harahap berasal dari: Bunga Bondar, Hanopan, Panggulangan, dan Siak Sri-Indrapura (Riau).

Ketika masih kecil, beliau tinggal bersama kedua orang tuanya, yakni ayahanda Demar Harahap, gelar Ja Tinogihon dan ibunda boru Siagian di Hanopan Angkola dekat Sidangkal, di barat kota Padang Sidempuan (Hanopan-1). Ia putra bungsu dari lima bersaudara dengan empat orang diatasnya semuanya perempuan, dari yang sulung hingga ke yang bungsu berturut-turut bernama panggilan: si Neser, si Singkam, si Tona, si Nentes.

Adapun kepindahan Demar Harahap, gelar Ja Tinogihon, bersama istri dan anaknya Ja Alaan Harahap serta keempat putrinya dari kampung Hanopan Angkola di barat kota Padang Sidem-puan (kini masuk kecamatan Padang Sidempuan Barat) saat itu, ialah sehubungan Perang Padri (1825-1838) yang telah merambah Tanah Batak bagian tengah, sehingga warga harus mengungsi mencari tempat aman untuk berdiam. Mereka diperkirakan berjalan kaki dari kampung asal le-wat: Batuna Dua, Pargarutan, Pal Sabolas, Janji Raja, Saba Siala, Situmba, Mandurana, Huta Raja, Sumuran, Huta Baru, Simaninggir, Sipirok, Piningnabaris, Sibadoar, Hasang Marsada, un-tuk sampai di Lobu Sinapang, Luhat Harangan.

Dari tempat kediaman orang tuanya Lobu Sinapang, Ja Alaan Harahap lalu pindah ke Bunga Bondar mengikuti tiga orang ibotonya (saudara perempuan): si Singkam, si Tona, dan si Nentes, yang menikah dengan Marga Siregar dari kampung itu; sedangkan saudara perempuannya yang sulung: si Neser, menikah dengan marga Rambe dari Batu Horpak.

Meski sebagian dari lintasan yang dilalui telah menjadi Jalan Lintas Sumatera (JLS), tetapi di zaman Perang Padri alur pengungsian itu tidak lebih dari jalan rimba yang dilewati penduduk saat bepergian antar kampung.

Mengungsi bukanlah perjalanan ke satu tujuan, tetapi perjalanan tidak jelas tujuan untuk mencari tempat aman untuk berdiam yang menghabiskan waktu berbulan hingga tahun berganti tempat di Luhat Harangan kawasan Padang Bolak.

Setelah menetap di Bunga Bondar, Ja Alaan Harahap lalu menikah dengan Bolat Siregar, boru Raja Mampe, iboto Ja Gading, yang membuat kedudukannya sebagai Mora di Bunga Bondar sesuai Adat Batak berganti menjadi Anakboru bagi sebagian Marga Siregar kampung itu, yakni terhadap keluarga Sutan Diapari.

Ja Alaan Harahap mendapat karunia 12 orang putra dan 4 orang putri, dari dua ibu, masing-masing: boru Regar dari Bunga Bondar, dan boru Pohan dari Parau yang kemudian menggan-tikan.

Karena Bunga Bondar telah semakin padat penduduknya, sebagaimana kepada marga Siregar, maka kepada marga Harahap anakboru Siregar kampung itu, juga mendapat kesempatan oleh moranya mamungka (mendirikan) Huta (kampung) yang baru di Luhat Sipirok.

Itulah sebabnya mengapa Sengel Harahap, gelar Baginda Parbalohan (putra sulung Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan) lalu besama adik-adik dan kerabatnya mengambil langkah meninggalkan Bunga Bondar dalam rombongan dengan perbekalan menuju ke rimba mamungka kampung yang baru, agar terbuka tempat kediaman dan lahan baru tempat mencari nafkah baru bagi mereka dan anak serta cucu yang datang kemudian. Mereka lalu berjalan kaki menelusuri lintasan yang dilalui masyarakat setempat menerobos belantara untuk sampai di kaki dolok Nanggarjati, dimana kampung yang akan dipungka diperkirakan berada, tidak jauh dari Huta Padang yang telah ada.

Di Bunga Bondar ketika itu Sutan Ulubalang memerintah sebagai Raja, dan setelah beliau wafat digantikan adik kandungnya Sutan Doli. Ketika itu Kerajaan Bunga Bondar tengah meng-hadapi serangan serdadu-sedadu Belanda yang datang dari Sipirok, Angkola, yang telah mereka duduki, setelah terlebih dahulu masuk lewat Rao ke Tanah Batak tanpa perlawanan tahun 1838, Mandailing, dalam keadaan masih berkecamuknya Perang Padri. Belanda perlu menaklukkan ke-rajaan Bunga Bondar saat itu, karena keudukannya yang strategis di jalur lintasan yang meng-hubungkan Tanah Angkola dengan Tanah Toba.

Setelah 4 tahun berperang, pada tahun 1851 Belanda berhasil mematahkan perlawanan Sutan Doli, lalu menyingkirkan para penantangnya dari kampung itu ke pembuangan di Tanah Jawa.

Jalan raya dari Sipirok lewat lewat Bunga Bondar, Bunga Bondar X, Hanopan, Simangambat, Sipagimbar, hingga ke Soborong-borong yang ada sekarang, baru dibangun dalam zaman penajahan kolonial Hindia Belanda, melalui lintasan rimba yang ratusan tahun telah digunakan masyarakat untuk bepergian antar kampung.

Belanda akhirnya menyerah kepada Jepang tahun 1941, di awal Perang Dunia ke-II, sehingga penjajahannya di Tanah Batak hanya berlangsung 109 tahun.

Setelah berhari berjalan kaki tibalah mereka di sebuah tempat bernama: “Padang Suluk”, dan mencoba bertanam benih dibawa: padi, jagung, dan lainnya. Mereka ingin mengetahui apakah tempat yang ditemukan baik untuk mendirikan kampung tempat berdiam. Daerah yang mereka dijelajahi saat itu masih tergolong rimba tempat harimau Sumatera berkeliaran menemukan mangsa. Akan tetapi usaha mereka gagal. Mereka lalu pindah ke tempat baru yang bernama: “Haruaya Bodil” tidak jauh letaknya dari Arse Jae sekarang. Di tempat ini joke benih-benih yang ditaburkan tidak bersemai sebagaimana diharapkan. Mereka lalu pindah pula untuk mencari tem-pat berikutnya, dan untunglah di tempat yang akhir ini benih-benih yang ditaburkan ke tanah tumbuh menjadi tanaman.

Setelah sekitar 2 tahun lamanya mengembara di hutan, akhirnya mereka berhasil menemukan tempat bermukim, lalu menjadikan di tempat akhir ini kampung, dan tempat yang baru ditemu-kan ini dinamakan Hanopan (Hanopan-2), untuk mengenang Hanopan (Angkola) yang diting-galkan Kakek dan Orangtua mereka dahulu, saat Perang Paderi merambah masuk ke Tanah Angkola di waktu yang silam.

Setelah berbagai persyaratan menurut Adat Batak dipenuhi, maka pada tanggal 23 Desember 1885, Hanopan yang dipungka di Luat Sipirok diresmikan menjadi “Huta”, sekaligus menjadi Bona Bulu Marga Harahap yang mamungkanya. Baginda Parbalohan joke lalu diangkat menjadi “Raja Pamusuk” pertama di kampung yang baru berdiri itu.

Sesuai Adat Batak sebuah kampung memang harus dipimpin oleh seorang Raja. Lalu pemerin-tah kolonial Hindia Belanda memperkenalkan istilah “Kampong Hoofd”, yang artinya “Kepala Kampung”. Dan istilah akhir ini kemudian resmi digunakan di Hanopan setelah usai Perang Dunia ke-II hingga kini. Catatan tanggal peresmian Hanopan menjadi sebuah “Huta” masih dapat ditemukan tergores pada tiang penyangga Sopo Godang Kampung Hanopan.

Raja Pamusuk Hanopan bersama saudara-saudaranya kemudian membawa Ja Alaan Harahap, orang tua yang telah senja usia itu pindah ke Hanopan yang baru dari Bunga Bondar, dan mena-balkan (mengukuhkan) sebuah gelar kepadanya: Tongku Mangaraja Hanopan. Orang tua itu se-lanjutnya bermukim di Hanopan yang baru hingga akhir hayatnya. Setelah wafat, beliau dima-kamkan di pondom Bale-Jae Huta Hanopan. Dalam Bale Jae, makamnya didampingi kedua makam istrinya: Bolat, gelar Naduma Parlindungan, boru Regar dari Bunga Bondar, dan Naipak, gelar Naduma Pardomuan, boru Pohan dari Parau Sorat.

Adapun keturunan Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan yang pindah dari Bunga Bondar ke Hanopan, ialah:

No. 2: Sengel Harahap, gelar Baginda Parbalohan,

No. 3: Sogi Harahap, gelar Baginda Soripada,

No. 5: Lilin Harahap, gelar Mangaraja Sutor (Malim Muhammad Arif).

No. 7: Manis Harahap, gelar Baginda Malim Marasyad,

No.10: Paian Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Nuh,

No.14: Kenis Harahap, gelar Baginda Pangibulan,

Sedangkan anak-anak Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan yang masih berdiam di Bunga Bondar tiga orang anak dan empat orang boru, masing-masing:

No. 4: Heber Harahap, gelar Baginda Maujalo (Sintua Heber).

No. 6: Nanga Harahap, gelar Baginda Sialang,

No.12: Kampung Harahap, Tuan Syekh Muhammad Jalil,

No. 1: Erjep Harahap (pr), yang sulung dari mereka semua, menikah ke Situmbaga.

No. 8: Sento Harahap (pr), menikah ke Batu Horpak, mengikuti namborunya si Neser.

No. 9: Sanne Harahap (pr), menikah ke marga Siregar di Bunga Bondar,

No.16: Sopot Harahap (pr), meninggal bujing.

Seorang anak Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, pindah ke Panggulangan, yakni:

No.11: Mandasin Harahap, gelar Baginda Khalifah Sulaiman.

Sedangkan seorang lagi anak Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, yang merantau ke Siak Sri-Indrapura di Riau daratan, ialah:

No.13: Pardo Harahap (Mara Kamin Harahap), gelar Baginda Saikum.

Adapun Baginda Khalifah Sulaiman yang pindah ke Panggulangan lalu menetap di kampung itu hingga akhir hayatnya. Demikian pula Pardo Harahap (Mara Kamin Harahap), gelar Baginda Saikum yang merantau ke Siak Sri-Indrapura, juga berdiam disana hingga akhir hayatnya.

Keturunan amangtobang akhir ini, ialah Nempol Harahap, adalah seorang guru sekolah di Pekanbaru pada zaman pemerintahan Kolonial Hindia Belanda. Pada tahun 1937 beliau dibe-num (ditempatkan) mengajar pada sebuah sekolah di Tiga Binanga, Tanah Karo. Ia wafat disana dalam menjalankan tugas, namun dari tempatnya bekerja beliau sempat berkunjung ke kampung halaman ayahandanya: Bunga Bondar.

Adapun anak Ompung Nempol ini ialah Uda Syamsudin Harahap, dan cucunya Anggi Drs Mirza Syamsudin Harahap. Dan yang akhir ini bertempat tinggal di jalan Petala Bumi no.9, Pekanbaru.

Rumah kediaman Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, di Bunga Bondar sebelum beliau hijrah ke Hanopan terletak di simpang empat Bunga Bondar: di kiri jalan menuju Hano-pan dari Sipirok, atau di kanan jalan dari pancur (tempat pemandian) menuju kampung Bunga Bondar; yakni rumah yang kemudian didiami almarhum Uda Bidin Harahap, dilanjutkan anak-nya almarhum Anggi Mahmud Harahap, dan kini ditempati anak si Armen Harahap.

Kini keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, terdapat di: Bunga Bondar, Ha-nopan, Penggulangan dan Siak Sri-Indrapura. Tidak sedikit pula dari mereka yang telah berdiam di perantauan: Nusantara dan Mancanegara.

Kini keempat kampung yang didiami keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, telah menjadi Kampung Asal anak-anak dan para cucu serta cicitnya, dan ia joke telah menjadi Ompu Parsadaan/Kakek Pemersatu bagi mereka semua dan kini telah sampai ke generasi yang ketujuh.

Kilas sejarah Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, ini disusun untuk merekam perja-lanan sejarah keluarga sejauh yang dapat ditelusuri untuk diketahui generasi penerus. Dengan cara ini dapat dibangun kembali hubungan tondi (bathin) antara “sang pendahulu” yang luhur dahulu pernah ada berdiam di muka bumi ini, dengan “yang datang kemudian” lahir sesudahnya kapanpun dan di tempat manapun mereka berdiam menjalani kehidupan yang fana ini, agar hu-bungan “leluhur-keturunan” selalu dapat terjaga, baik menurut Adat Batak maupun Agama.

Berbekal pengetahuan tentang “leluhur” dan “tempat kediamannya” di Bona Bulu membuat Adat Batak warisan leluhur dapat tersebar, menjadikan kehidupan generasi penerus berjalan lebih baik kedepan, dan kegiatan yang mereka kerjakan joke akan lebih berguna bagi umat.

Melalui hubugan “hulu-hilir” yang dibina terus secara berkesinambungan, generasi penerus akan kian menyadari makna kerabatan bergenerasi, karena hanya dengan cara ini mereka yang terjun ke masyarakat akan benar-benar terbekali untuk turut membangun perdamaian dunia.

Catatan: Istilah Hanopan-1 dan Hanopan-2 diperkenalkan untuk menjelaskan kepada keturunan

Tongku Mangaraja Hanopan mengapa terdapat lebih dari satu kampung Hanopan.

Penyusun:

H.M.Rusli Harahap,

gelar Sutan Hamonangan.

d. Tarombo Marga Harahap dari Bunga Bondar, Hanopan, Panggulangan, dan Sri-Indrapura, keturunan:

Tongku Mangaraja Hanopan.

Generasi: I, II, III, IV, dan V.

==================================================================================

Generasi Pertama

1. Ompung Tobang, Halaklahi dohot Dadaboru

Diawali dari Bunga Bondar.

Adapun keturunan Ja Alaan, Ompu ni Kupia, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, dari kedua

istrinya ialah:

1. Erjep (pr), lahir….18.. di Bunga Bondar.

2. Sengel, lahir….1846 di Bunga Bondar

3. Sogi, lahir….18.. di Bunga Bondar.

4. Heber, lahir….18.. di Bunga Bondar.

5. Lilin, Sutor, lahir….18.. di Bunga Bondar.

6. Nanga, Ja Pahang, lahir….18.. di Bunga Bondar.

7. Manis, lahir….18.. di Bunga Bondar.

8. Sento (pr) , lahir….18.. di Bunga Bondar.

9. Sanne (pr) , lahir….18.. di Bunga Bondar.

10. Paian, Ja Taris, lahir….18.. di Bunga Bondar.

11. Mandasin, lahir….18.. di Bunga Bondar.

12. Kampung, lahir….18.. di Bunga Bondar.

13. Pardo, Mara Kamin, lahir….18.. di Bunga Bondar.

14. Kenis , lahir….18.. di Bunga Bondar.

15. Gardok, Ja Simin, lahir….18.. di Bunga Bondar.

16. Sopot (pr) , lahir….18.. di Bunga Bondar.

Generasi Kedua

2. Amang Tobang, Inang Tobang

  1. a. Mereka yang tetap tinggal di Bunga Bondar

No.1.Erjep Harahap, menikah dengan Sutan Mangalai, marga Siregar dari Situmbaga, Padang Sidempuan.

No.4 Heber Harahap, Sintua Heber, gelar Baginda Maujalo (18..-19..) dengan istri…., gelar Ompu ni Kondar, boru Regar dari Bunga Bondar, iboto dari Ompu Raja Oloan Siregar. Keturunannya:

1. Melanthon, lahir….19.. di Bunga Bondar.

2. Hanna (pr) , lahir….19.. di Bunga Bondar.

No.6 Nanga Harahap, Ja Pahang, gelar Baginda Sialang (18..-19..) dengan istri…., gelar Ompu ni Tibanur, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Sutan Baringin Siregar. Keturunannya:

1. Malik, lahir….19.. di Bunga Bondar.

2. Binahar, lahir….19.. di Bunga Bondar.

3. Banjor (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

4. Tiomsa (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

5. Tiapasa (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

No.8 Sento Harahap, menikah dengan Ja Kola, marga Siregar dari Batu Horpak.

No.9 Sanne Harahap, menikah dengan Baginda Hinalongan, marga Siregar.dari Bunga Bondar.

No.12 Kampung Harahap, Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil (18..-19..) dengan istri Siti Jorima, gelar Ompu ni Tiangat, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Haji Abdus So-mad Siregar. Menunaikan ibadah haji ke Mekah bersama abangnya Sengel Harahap, gelar Baginda Parbalohan dari Hanopan pada bulan Desember tahun 1927. Keturunannya:

1. Yusuf, lahir….19.. di Bunga Bondar.

2. Tosim, lahir….19.. di Bunga Bondar.

3. Maia (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

4. Sondar (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

5. Kodima (pr), lahir….19.. di Bunga Bondar.

No.16 Sopot Harahap, meninggal gadis.

  1. b. Mereka yang pindah ke Hanopan

No.2. Sengel Harahap, Haji Tuan Syekh Muhammad Yunus, gelar Baginda Parbalohan (1846-1928) dengan istri Giring, gelar Ompu ni Sutor, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Ja Diatas Siregar; kemudian digantikan …., gelar Ompu ni Kasibun. Pendidikan: Sekolah Gouvernement di Sipirok. Pekerjaan: Raja Pamusuk (Dahulu memang dinama- kan Raja, tetapi setelah kemerdekaan berubah menjadi Kepala Kampung) pertama di Hanopan.

Ia menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci: Mekah dan Madinah, pada bulan Desember 1927, dalam sebuah rombongan bersama: istriya Ompu ni Kasibun, adiknya Kampung, anaknya Rachmat, dan cucunya Noerdin, dengan kapal laut. Ia wafat dalam perjalanan pulang ke Tanah Air setelah meninggalkan Mekah, dan dikebumikan di Jeddah. Kecuali Nurdin Harahap karena harus belajar agama Islam di Mekah, anggota rombongan lain kembali dengan selamat di Bunga Bondar dan Hanopan. Meninggal-nya Amang Tobang Baginda Parbalohan di Tanah Suci disambut dengan isak tangis duka kehilangan yang mendalam di Bunga Bondar dan Hanopan. Keturunannya:

1. Abdul Hamid, lahir….1876 di Bunga Bondar.

2. Kasim, lahir….1881 di Bunga Bondar.

3. Rakhmat, lahir….1883 di Bunga Bondar.

No.3. Sogi Harahap, gelar Baginda Soripada (18..-19..) dengan istri:……, gelar Ompu ni Nunggar, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Ja Buku Siregar, kemudian digan-tikan….., boru Munthe dari Binanga. Keturunannya:

1. Mamin, lahir….19.. di Hanopan.

2. Maju, lahir….19.. di Hanopan.

3. Baitan, lahir….19.. di Hanopan.

4. Tobat, lahir…19.. di Hanopan.

5. Kombang (Malim Mohammad.Arif), lahir….19.. di Hanopan.

6. Adun, lahir….19.. di Hanopan.

7. Ratus, lahir….19.. di Hanopan.

8. Nunggar (pr), lahir….19.. di Hanopan.

9. Balau (Adong), lahir….19.. di Hanopan.

10. Jabal, lahir….19.. di Hanopan.

11. Bija (pr), lahir….19.. di Hanopan.

12. Dingin (pr), lahir….19.. di Hanopan.

13. Doja (pr), lahir….19.. di Hanopan.

14. Tiana (pr), lahir….19.. di Hanopan.

15. Tiraham (pr), lahir….19.. di Hanopan.

16. Lenggam (pr), lahir….19.. di Hanopan.

No.5. Lilin, Sutor Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Arif (18..-1900) dengan istri Khorijah (18..-1952), Ompu ni Sori, boru Pane Silaban Sihombing dari Gunung Manaon. Keturunannya:

1. Morgu, lahir….19.. di Hanopan.

2. Daliun, lahir….19.. di Hanopan.

3. Saribun (Ja Kidun), lahir….19.. di Hanopan.

4. Saib, lahir….19.. di Hanopan.

5. Mala (pr), lahir….19.. di Hanopan.

6. Tiamas (pr), lahir….19.. di Hanopan.

7. Tao (pr), lahir….19.. di Hanopan.

8. Tihari (pr), lahir….19.. di Hanopan.

9. Bonur (Tiaya, pr), lahir….19.. di Hanopan.

10. Kasania (pr), lahir….19.. di Hanopan.

11. Fatimah (pr), lahir….19.. di Hanopan.

No.7. Manis Harahap, gelar Baginda Malim Marasyad (18..-19..) dengan istri ……., Ompu ni Sindar, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Lumut, lahir….19.. di Hanopan.

2. Bangun, lahir….19.. di Hanopan.

3. Tembang, lahir….19.. di Hanopan.

4. Rain, lahir….19.. di Hanopan.

5. Borkat (Ja Mukobul), lahir….19.. di Hanopan.

6. Sulaiman, lahir….19.. di Hanopan.

7. Salasa, lahir….19.. di Hanopan.

8. Adin (pr), lahir….19.. di Hanopan.

9. Montor (pr), lahir….19.. di Hanopan.

10. Tialan (pr), lahir….19.. di Hanopan.

No.10. Paian Harahap, Ja Taris, gelar Baginda Malim Muhammad Nuh (18..-19..) dengan istri …., Ompu ni Daim, boru Pane dari Gunung Manaon Arse. Keturunannya:

1. Tialas (pr), lahir….19.. di Hanopan.

2. Hadam, lahir….1902 di Hanopan.

3. Jalima (pr), lahir….19.. di Hanopan.

4. Sailan (pr), lahir….19.. di Hanopan.

5. Sobar, lahir….1916 di Hanopan.

6. Hariani (pr), lahir….19.. di Hanopan.

7. Tiona (pr), lahir….19.. di Hanopan.

8. Iran (pr), lahir….19.. di Hanopan.

No.14. Kenis Harahap, gelar Baginda Pangibulan (18..-19..) dengan istri….., Ompu ni Kaya, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Ja Kombang Siregar. Keturunannya:

1. Ismail (Ja Lobe), lahir….19.. di Hanopan.

2. Tiamar (pr), lahir….19.. di Hanopan.

3. Moun (pr), lahir….19.. di Hanopan.

4. Jabeda (pr), lahir….19.. di Hanopan.

No.15. Gardok Harahap, Ja Simin, gelar Baginda Malim Muhammad Rahim (18..-19..) dengan istri Basaun, Ompu ni Marasali, boru Regar dari Hasang, Sipirok.

Keturunannya:

1. Moget, lahir….19.. di Hanopan.

2. Togu, lahir….19.. di Hanopan.

3. Ingan (pr), lahir….19.. di Hanopan.

4. Tiabin (pr), lahir….19.. di Hanopan.

  1. c. Seorang yang pindah ke Panggulangan.

No.11. Mandasin Harahap, gelar Baginda Khalifah Sulaiman (18..-19..) dengan istri……, gelar Ompu ni Simin, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Alaan, lahir….19.. di Panggulangan.

2. Marasan, lahir….19.. di Panggulangan.

3. Kedom, lahir….1904 di Panggulangan.

4. Mahir, lahir….1915 di Panggulangan.

5. Darajat, lahir….1921 di Panggulangan.

6. Nursalam (pr), lahir….19.. di Panggulangan.

7. Tania (pr), lahir….19.. di Panggulangan.

8. Mayur (pr), lahir….19.. di Panggulangan.

9. Nuria (pr), lahir….19.. di Panggulangan.

  1. d. Seorang yang merantau ke Siak Sri-Indrapura, Riau daratan.

No.13 Pardo Harahap, Mara Kamin, gelar Baginda Saikum (19..-19..) dengan istri…., Ompu ni Syamsuddin, boru Riau dari Siak Sri-Indrapura. Keturunannya:

1. Nempol, lahir …..19.. di Siak Sri-Indrapura

2. Abu Bakar, lahir …..19.. di Siak Sri-Indrapura

3. Muhammad Soleh, lahir …..19.. di Siak Sri-Indrapura

4. Jambul, lahir …..19.. di Siak Sri-Indrapura

5………., lahir …..19.. di Siak Sri-Indrapura

Generasi Ketiga

3. Ompung Halaklahi Dadaboru

a. Mereka yang tetap berdiam di, atau merantau dari, Bunga Bondar.

4. Cucu Heber Harahap, Sintua Heber, gelar Baginda Maujalo.

4-1. Melanthon Harahap, gelar Mangaraja Ujungpadang (19..-19..) dengan istri ….., Ompu ni Masnida, boru Regar dari Bunga Bondar, putri ke-9 Ompu Raja Oloan Si-regar. Keturunannya:

1. Julianus (Juli), lahir …..19.. di Bunga Bondar.

2. Hadrianus (Ponten), lahir …..19.. di Bunga Bondar.

3. Beheri Nopan, lahir …..19.. di Bunga Bondar.

4. Siti Merawan (pr), lahir …..19.. di Bunga Bondar.

5. Sori Gunung, lahir …..19.. di Bunga Bondar.

6. Nurcahaya (pr), lahir 27 Juni 1929 di Bunga Bondar.

7. Jenahara (pr), lahir …..19.. di Bunga Bondar.

4-2. Hanna Harahap (19..-19..), menikah dengan Sutan Habonaran, marga Nainggolan dari Hurase, Padang Sidempuan. (Ibunda Prof. Dr. S.C.Nainggolan, Rektor UKI Ja-karta 19..s/d 19…).

6. Cucu Nanga Harahap, Ja Pahang, gelar Baginda Sialang.

6-1. Hizkia (Malik) Harahap, gelar Sutan Harahap (19..-19..) dengan istri Tiabur, Ompu ni Goyur, boru Regar dari Bunga Bondar. Pendidikan: Sekolah Guru Pekerjaan: Gu-ru Sekolah di Takengon, Aceh. Keturunannya:

1. Reman, lahir…..19… di Takengon.

2. Totauli (Tota), lahir 8 Mei 1922 di Takengon.

3. Hajopan (Jopan), lahir…..19… di Bunga Bondar.

4. Parman, lahir…..19… di Bunga Bondar.

5. Hasiholan, lahir…..19… di Bunga Bondar.

6. Sanneria (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

7. Istana (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

8. Mian (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

6-2. Binahar Harahap, gelar Ja Bintuju (19..-19..) dengan istri Mina, Ompu ni …., boru Pohan dari Parau. Keturunannya:

1. Marolop, lahir…..19… di Bunga Bondar.

2. Setto/Maria (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

3. Mintaria (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

6-3. Banjor Harahap, menikah dengan ja Bermalam, marga Siregar dari…….

6-4. Tiomsa Harahap, menikah dengan Durain, marga Siregar dari Sampean, Sipirok.

6-5. Tiapasa Harahap, menikah dengan Maujud, marga ……dari Lancat, Sipirok.

12. Cucu Kampung Harahap, Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil.

12-1. Yusuf Harahap, gelar Mangaraja Sorialam (19..-19..) dengan istri……., Ompu ni….., boru Regar dari Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Siti Angat (Angat, pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

2. Bidin, lahir…..19… di Bunga Bondar.

3. Tirohim (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

4. Nurba (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

5. Natin, lahir…..19… di Bunga Bondar.

6. Adin (Siti Adin, pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

7. Sanne (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

8. Arbania (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

9. Nabin (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

10. Mija (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

11. Manda (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

12-2. Tosim Harahap, gelar Mangaraja Hanopan (19..-19..) dengan istri Homitan (Hajjah Siti Angur), Ompu ni Kalsum, boru Regar dari Bunga Bondar, keluarga Baginda Hasian Siregar. Keturunannya:

1. Mara Iman (Iman), lahir…..19… di Bunga Bondar.

2. Muslimin (Muslim), lahir…..19… di Bunga Bondar.

3. Pangibulan (Pangi), lahir…..19… di Bunga Bondar.

4. Rona (pr), lahir…..19… di Bunga Bondar.

12-3. Maia Harahap, menikah dengan Ja Borayun (Ja Elo), marga Siregar dari Batu Horpak.

12-4. Sondar Harahap, menikah dengan Barita Raja, marga Siregar dari Simaninggir.

12-5. Kodima Harahap, menikah dengan Ja Mutais, marga Siregar dari Batu Horpak.

b.Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Hanopan.

2. Cucu Sengel Harahap, Haji Tuan Syekh Muhammad Yunus, gelar Baginda

Parbalohan.

1-1. Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan (1876-1939) dengan istri Dorima, Ompu ni Amir, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Sutan Bungabondar. Pendidikan: Sekolah Gouvernement Sipirok. Pekerjaan: Raja Pamusuk kedua di Hanopan menggantikan ayahandanya. Keturunannya:

1. Sutor, lahir 15 Juni 1896 di Bunga Bondar.

2. Maujalo (Jalo), lahir 1901 di Hanopan.

3. Sitti Anggur (pr), lahir 1905 di Hanopan.

4. Dumasari (pr), lahir 1908 di Hanopan.

5. Pelinuruddin (Nurdin), lahir 1911 di Hanopan.

6. Aminah (pr), lahir 1912 di Hanopan.

7. Sorimuda (Hisar), lahir 1913 di Hanopan.

8. Diri (Din), lahir 2 Agustus 1915 di Hanopan.

9. Muhammad, lahir 1917 di Hanopan.

10. Erjep Khairani (Erjep, pr), lahir 1920 di Hanopan.

11. Marajali, lahir 1922 di Hanopan.

12. Pamusuk, lahir 31 Maret 1925 di Hanopan.

1-2. Kasim Harahap, Tongku Mangaraja Elias Hamonangan (1881-1944) dengan istri Petronella, Naduma Bulung Pangondian, Ompu ni Paulina, boru Regar dari Bunga Bondar, putri ke-4 Ompu Raja Oloan Siregar. Pekerjaan: Raja Pamusuk ketiga di Hanopan, menggantikan abangnya. Keturunannya:

1. Surto Meta Khristina (Tabiran, pr), lahir 19..di Hanopan.

2. Dagar Na Lan (Dagar, pr), lahir 19..di Hanopan.

3. Dimpu, lahir 19..di Hanopan.

4. Menmen (pr), lahir 19..di Hanopan.

5. Siti Dinar (Dinar, pr), lahir 25 Desember 1914 di Hanopan.

6. Partaonan (Parta), lahir 4 Januari 1916 di Hanopan.

7. Hakim, lahir 19..di Hanopan.

8. Posma, lahir 19..di Hanopan.

9. Krisna Murti (pr), lahir 19..di Hanopan.

10. Bagon, lahir 1922 di Hanopan.

11. Bakhtiar (Samsu), lahir 23 Agustus 1924 di Hanopan.

12. Toga Mulia (Toga), lahir 30 Juli 1928 di Hanopan.

13. Sitiurma (Tiurma, pr), lahir 31 Agustus 1936 di Hanopan.

1-3. Rahmat Harahap, Haji Abdullah Umar, gelar Sutan Nabonggal (1883-1962) dengan istri Gorga, Ompu ni Mina, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, iboto Sutan Kalisati Siregar. Turut menemani ayahnya menunaikan ibadah Haji ke Tanah Suci: Mekah dan Madinah, pada bulan Desember 1927. Keturunannya:

1. Sahat, lahir 19.. di Hanopan.

2. Utir (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3. Marip, lahir 11 Apr 1927 di Hanopan.

4. Sahada (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Malige (Malige, pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Zainuddin (Sai), lahir 4 Juli 1926 di Hanopan.

7. Siti Aisyah (Cia, pr), lahir 19.. di Hanopan.

3. Cucu Sogi Harahap, gelar Baginda Soripada

3-1. Mamin Harahap, gelar Mangaraja Alaan (19..-19..) dengan istri Tiara, Ompu ni Maralun, boru Pane dari Gunung Manaon. Keturunannya:

1. Tua, lahir 19.. di Hanopan.

2. Roup, lahir 19.. di Hanopan.

3. Buhanuddin, lahir 19.. di Hanopan.

4. Gonjong (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Tiayur (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Anna (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-2. Maju Harahap, gelar Mangaraja Riapan (19..-19..) dengan istri Sakia, Ompu ni Mindo, boru Regar dari Bunga Bondar, putri Mara Sutor Siregar. Keturunannya:

1. Djotur (pr), lahir 19.. di Hanopan.

2. Sere (Salam, pr), lahir 19.. di Hanopan.

3. Tinur (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Napsiah (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Siti Rahmah (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Timahasa (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7. Fatimah (pr), lahir 19.. di Hanopan.

8. Minta (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-3. Baitan Harahap, gelar Mangaraja Parlaungan (19..-19..) dengan istri Sariat, Ompu ni Makdin, boru Sitompul dari Simaninggir (Sipirok). Keturunannya:

1. Lolotan, lahir 19.. di Hanopan.

2. Aminuddin, lahir 19.. di Hanopan.

3. Ridoan, lahir 19.. di Hanopan.

4. Gomuk, lahir 19.. di Hanopan.

5. Tiamsa (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Ngolu (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-4. Tobat Harahap, gelar Mangaraja Paranginan (19..-19..) dengan istri Nursana, Ompu ni Roslina, boru Regar dari Pagaran Padang. Keturunannya:

1. Lajim, lahir 19.. di Hanopan.

2. Batara (Karani), lahir 19.. di Hanopan.

3. Rama (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Ronda (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Lenggana (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Mawar (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-5. Kombang Harahap, gelar Malim Moehammad Arif (19..-19..) dengan istri Enda, Ompu ni Panindoan, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Junid, lahir 19.. di Hanopan.

2. Tirilan (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3. Syahrir, lahir 19.. di Hanopan.

4. Matnusin (Djuma’at), lahir 19.. di Hanopan.

5. Mustamin, lahir 19.. di Hanopan.

6. Dalipa (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7. Mariam (pr), lahir 19.. di Hanopan.

8. Jaleha (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-6. Adun Harahap, gelar Ja Hatunggal (19..-19..) dengan istri Nursani, Ompu ni Sa-pi’i, boru Tambunan dari Roncitan, lalu digantikan Simariza, Ompu ni Rosma, boru Tampubolon dari Situnggaling. Keturunannya:

1. Pantis, lahir 19.. di Hanopan.

2. Uddin, lahir 19.. di Hanopan.

3. Pande, lahir 19.. di Hanopan.

4. Eras, lahir 19.. di Hanopan.

5. Janiba (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Nurhaida (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7. Maralan (pr), lahir 19.. di Hanopan.

8. Rontana (pr), lahir 19.. di Hanopan.

9. Dekman, lahir 19.. di Hanopan.

10. Dima (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-7. Ratus Harahap, gelar Ja Pangaribuan (19..-19..) dengan istri Nairan, Ompu ni Dahlan, boru Hasibuan dari Lancat Jae. Keturunannya:

1. Teler, lahir 19.. di Hanopan.

2. Maraganti, lahir 19.. di Hanopan.

3. Morai, lahir 19.. di Hanopan.

4. Maya (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Sorum (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Beiti (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7 Dorkas (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-8. Nunggar Harahap, menikah dengan….., marga…..dari…….

3-9. Adong Harahap, Ja Balau, gelar Sutan Sonanggaron, Tongku Mangaraja Hanopan Naposo, (19..-19..) dengan istri Simanyuruk, Ompu ni Buat, boru……dari Sibuar-buar, lalu digantikan Sitiangat, ompu ni Indrawan, boru Dalimunte dari Sitandiang, Simangambat. Keturunannya:

1. Ginda, lahir 19.. di Hanopan.

2. Syamsi, lahir 19.. di Hanopan.

3. Ikhwan, lahir 19.. di Hanopan.

4. Safaruddin, lahir 19.. di Hanopan.

5. Nurmaia (Maia, pr), lahir 19.. di Hanopan.

3-10. Jabal Harahap, gelar Mangaraja Bukit Sidua-dua (19..-19..) dengan istri Nursiti, Ompu ni Sintong, boru Dalimunte dari Simanyuruk, Binanga, bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1. Nurhayani (pr), lahir 19.. di Rantau Prapat.

2. Nukman, lahir 19.. di Rantau Prapat.

3. Jawani (pr), lahir 19.. di Rantau Prapat.

4. Masna (pr), lahir 19.. di Rantau Prapat.

5. Syarifudin, lahir 19.. di Rantau Prapat.

6. Sampe, lahir 19.. di Rantau Prapat.

7. Mara Ponu, lahir 19.. di Rantau Prapat.

8. Zainab (pr), lahir 19.. di Rantau Prapat.

9. Rohima (pr), lahir 19.. di Rantau Prapat.

3-11. Bija Harahap, menikah dengan Ja Rendo, marga Ritonga dari Roncitan.

3-12. Dingin Harahap, menikah dengan Kalimuda, marga Siregar dari Padang Mandailing.

3-13. Doya Harahap, menikah dengan Samudin, marga Rambe dari Arse Jae Lombang.

3-14. Tiana Harahap, menikah dengan Ja Manjolang, marga Hasibuan dari Simanosor Julu.

3-15. Tiraham Harahap, menikah dengan Ja Huraba, marga Pospos dari Roncitan.

3-16. Lenggam Harahap, menikah dengan Da Malarat, marga Siagian dari Arse Jae Dolok.

5. Cucu Lilin (Sutor) Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Arif.

5-1. Morgu Harahap, gelar Mangaraja Guna (19..-19) dengan istri……., gelar……., boru Regar dari Huta Padang. Keturunannya:

1. Jalil, lahir 19.. di Hanopan.

2. Pada, lahir 19.. di Hanopan.

3. Zainuddin, lahir 19.. di Hanopan.

4. Abdul (Wahid), lahir 19.. di Hanopan.

5. Pangibulan, lahir 19.. di Hanopan.

6. Hamzah, lahir 19.. di Hanopan.

7. Nuraisyah (Aisyah, pr), lahir 19.. di Hanopan.

5-2. Daliun Harahap, gelar Ja Marliun (19..-19) dengan istri Maimunah boru Regar da-ri…, lalu digantikan …boru Udjung Padang, dan…., boru Huta Padang, bermu-kim di Simangambat. Keturunannya:

1. Bahori, lahir 19.. di Simangambat.

2. Maskut, lahir 19.. di Simangambat.

3. Sabirin, lahir 19.. di Simangambat.

4. Fatimah (pr), lahir 19.. di Simangambat.

5. Nasrun, lahir 19.. di Simangambat.

6. Amirudin, lahir 19.. di Simangambat.

7. Maslina (pr), lahir 19.. di Simangambat.

8. Dahlena (pr), lahir 19.. di Simangambat.

9. Dahtinur (pr), lahir 19.. di Simangambat.

5-3. Saribun Harahap, Ja Kidun, gelar Sutan Martua (19..-19..) dengan istri Tiari boru Pane dari Arse Jae Lombang, kemudian digantikan Sarma boru Nainggolan dari Huta Padang. Keturunannya:

1. Yusuf, lahir 19.. di Hanopan.

2. Hasanudin, lahir 19.. di Hanopan.

3. Matnuin, lahir 19.. di Hanopan.

4. Rona (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Teri, lahir 19.. di Hanopan.

6. Rusli (Cino), lahir 19.. di Hanopan.

7. Arbaia (pr), lahir 19.. di Hanopan.

8. Hanna (pr), lahir 19.. di Hanopan.

9. Enni (pr), lahir 19.. di Hanopan.

10. Ita (pr), lahir 19.. di Hanopan.

11. Rostina (pr), lahir 19.. di Hanopan.

12. Elpinawati (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5-4. Saib Harahap, Ja Bolon, gelar Sutan Oloan (19..-19..) dengan istri……, Ompu ni ……, boru Batu Bara dari Napompar, bermukim di Panti. Keturunannya:

1. Tukko, lahir 19.. di Panti.

2. Salima (pr), lahir 19.. di Panti.

3. Zaleha (pr), lahir 19.. di Panti.

4. Sauna (pr), lahir 19.. di Panti.

5. Siti (pr), lahir 19.. di Panti.

5-5. Mala Harahap, menikah dengan Kosim marga Simanungkalit dari Roncitan.

5-6. Tiamas Harahap, menikah dengan Sjarifuddin, marga Simatupang dari Simangambat.

5-7. Tao Harahap, menikah dengan ……, marga Siregar dari Batu Horpak.

5-8. Tihari Harahap, menikah dengan Ja Gunung, marga Batu Bara dari Sipogu.

5-9. Tiaya (Bonur) Harahap, menikah dengan Oloan, marga Siregar dari Bunga Bondar

5-10. Kasania Harahap, menikah dengan Ja Mandaun, marga Pohan dari Hanopan.

5-11. Fatimah Harahap, menikah dengan Sati (Ja Konong), marga Pospos dari Roncitan

7. Cucu Manis Harahap, gelar Baginda Malim Marasyad.

7-1. Lumut Harahap, Mangaraja Parhimpunan (19..-19..) dengan istri Rongguan, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Takim, lahir 19.. di Hanopan.

2. Marasia, lahir 19.. di Hanopan.

7-2. Tembang Harahap, gelar Sutan Mangalai (19..-19..) dengan istri Romdom, Ompu ni Lia, boru Regar dari Dolok Sinomba. Keturunannya:

1. Mara Indo, lahir 19.. di Hanopan.

2. Tahim, lahir 19.. di Hanopan.

3. Tiran (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Timaheran (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7-3. Bangun Harahap, Mangaraja Naposo (19..-19..) dengan istri Rongguan, boru Pohan dari Parau Sorat, istri abangnya yang sulung telah meninggal. Keturunannya:

1. Hormat, lahir 19.. di Hanopan.

2. Maren, lahir 19.. di Hanopan.

3. Nuro (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7-4. Rain Harahap, gelar Mangaraja Bintuju (19..-19..) dengan istri Tiasma, boru Regar dari Bunga Bondar. Istri pertama meninggal tanpa keturunan, kemudian digantikan adiknya. Keturunannya:

1. Nasar, lahir 19.. di Hanopan.

2. Munir, lahir 19.. di Hanopan.

3. Dahler, lahir 19.. di Hanopan.

4. Nursiti (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7-5. Borkat Harahap, Ja Mukobul (19..-19..) dengan istri Tiro, boru Sormin dari Jonggol Jae, lalu digantikan Basunu, Ompu ni Pendi, boru Regar dari Batu Horpak, dan Hanum, boru Pardede dari Sipogoe. Keturunannya:

1. Doriolo (pr), lahir 19.. di Hanopan.

2. Sopian, lahir 19.. di Hanopan.

3. Sour (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Mara Tohong, lahir 3 Sep 1941 di Hanopan.

5. Haposan, lahir 19.. di Hanopan.

6. Kotib, lahir 1 Nopember 1956 di Hanopan.

7. Marasat, lahir 19.. di Hanopan.

8. Amru, lahir 19.. di Hanopan.

9. Ati (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7-6. Sulaiman Harahap, gelar Ja Oemar (19..-19..) dengan istri Halimah, ompu ni Raya, boru Sormin dari Pagaran Pisang, Arse. Keturunannya:

1. Rosdina (pr), lahir 19.. di Hanopan.

2. Muslimin, lahir 19.. di Hanopan.

3. Mandasin, lahir 19.. di Hanopan.

4. Nurhamima (Mima, pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Siti Rahmah (pr), lahir 19.. di Hanopan.

6. Musla, lahir 19.. di Hanopan.

7. Bahrum, lahir 19.. di Hanopan.

8. Nurida (pr), lahir 19.. di Hanopan.

9. Hairin, lahir 19.. di Hanopan.

7-7. Salasa Harahap, gelar Ja Niarba (19..-19..) dengan istri……., ompu ni……., boru Hasibuan dari Lancat. Keturunannya:

1. Gunung, lahir 19.. di Hanopan.

2……., lahir 19.. di Hanopan.

3…….., lahir 19.. di Hanopan.

4. Mida (pr), lahir 19.. di Hanopan.

7-8. Siti Adin Harahap, menikah dengan Sutan Batumahincat, marga Hasibuan dari Roncitan.

7-9. Montor Harahap, menikah dengan Mara Panusunan, marga Simatupang dari Pagaran Tulason.

7-10. Tialan Harahap, menikah dengan Judin, marga Siregar dari Batu Horpak.

10. Cucu Paian Harahap, gelar Malim Muhammad Nuh.

10-1. Tialas Harahap, menikah dengan Ja Uluan, marga Siregar dari Sampean.

10-2. Hadam Harahap, gelar Lobe Yakin (1902-1962) dengan istri Basani, Ompu ni….., boru Regar dari Huta Padang, putri Guru Dahlan Siregar, lalu digantikan Rombang, Ompu ni Sarimatua, boru Pane dari Aektorop. Keturunannya:

1. Tialima (pr), lahir 19.. di Hanopan.

2. Sangkot, lahir 19.. di Hanopan.

3. Majid, lahir 19.. di Hanopan.

4. Dahum, lahir 19.. di Hanopan.

5. Soleh, lahir 19.. di Hanopan.

10-3. Jalima Harahap, menikah dengan ….., marga Rambe dari Simangambat (Toba).

10-4. Sailan Harahap, menikah dengan Sutan Panusunan, marga Siagian dari Poldung.

10-5. Sobar Harahap, gelar Ja Mantar (1916-1981) dengan istri Limbajung, Ompu ni ….., boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu. Keturunannya:

1. Bahuddin, lahir 19.. di Hanopan.

2. Sarpin, lahir 19.. di Hanopan.

3. Asni (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Efendi, lahir 19.. di Hanopan.

5. Asra (pr), lahir 19.. di Hanopan.

10-6. Mariani Harahap, menikah dengan ….., marga Sinaga dari Padang Bujur.

10-7. Tiona Harahap, menikah dengan Horas, marga Pulungan dari Bunga Bondar.

10-8. Iran Harahap, menikah dengan Kalimangajun, marga Pohan dari Hanopan.

14. Cucu Kenis Harahap, gelar Baginda Pangibulan.

14-1. Ismail Harahap, gelar Ja Lobe (19..-19..) dengan istri Tiren, Ompu ni Alibosar, boru Regar dari Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Ima, lahir 1936 di Hanopan.

2. Padusi, lahir 1938 di Hanopan.

3. Gandaera (pr), lahir 1940 di Hanopan.

4. Pinta (pr), lahir 1942 di Hanopan.

5. Oesman, lahir 1946 di Hanopan.

6. Jalil, lahir 1948 di Hanopan.

7. Ahmad Saleh, lahir 1950 di Hanopan.

14-2. Tiamar Harahap menikah dengan……, marga Ritonga dari Sigelgel.

14-3. Moun Harahap menikah dengan Ja Lundu, marga Siagian dari Arse Jae Dolok.

14-4. Jabeda Harahap menikah dengan…, marga Siregar dari Lancat Jae.

15. Cucu Gardok Harahap, gelar Malim Muhammad Rahim.

15-1. Moget Harahap, meninggal muda.

15-2. Togu Harahap, Ja Mangatur, gelar Mangaraja Sianggian (19..-19..) dengan istri…. …, Ompu ni Paraduan, boru Sormin dari Pagaran Pisang. Keturunannya:

1. Lokot, lahir 19.. di Hanopan.

2. Gunet (pr), lahir 19.. di Hanopan.

3. Zureda (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Mandelina (pr), lahir 19.. di Hanopan.

5. Apul (pr), lahir 19.. di Hanopan.

15-3. Ingan Harahap menikah dengan….., marga Sinambela dari Roncitan.

15-4. Tiabin Harahap menikah dengan….., marga……dari Saba Tolang.

c.Mereka yang bermukim di, atau merantau dari Panggulangan.

11. Cucu Mandasin Harahap, gelar Baginda Khalifah Sulaiman.

11-1. Alaan Harahap, gelar Mangaraja Toga (19..-1959) dengan istri……, Ompu ni ….. boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Simin, lahir 19.. di Panggulangan.

2. Jamod, lahir 19.. di Panggulangan.

11-2. Marasan Harahap, gelar Ja Soriangon (19..-1956) dengan istri….., Ompu ni Hasbul-lah, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu. Keturunannya:

1. Siti Hawan (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

2. Musleman (Belau), lahir 19.. di Panggulangan.

3. Maya (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

4. Fatimah (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

5. Soridima (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

6. Anas Mursalim, lahir 19.. di Panggulangan.

7. Nur Asia (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

8. Masito (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

11-3. Kedom Harahap, gelar Haji Dollah (1904-1980) dengan istri Sitioli, Ompu ni Husin, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Taris, lahir 19.. di Panggulangan.

2. Daud, lahir 19.. di Panggulangan.

3. Maarif, lahir 19.. di Panggulangan.

4. Abbas, lahir 19.. di Panggulangan.

5. Rukiah (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

11-4. Mahir Harahap, gelar Ja Pariaman (1915-1981) dengan istri Suro, Ompu ni Rusli, boru Pohan dari Parau Sorat. Keturunannya:

1. Pangeran, lahir 19.. di Panggulangan.

2. Jalil, lahir 19.. di Panggulangan.

3. Hanizah, lahir 19.. di Panggulangan.

4. Maria (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

5. Sarba (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

6. Baidah (pr), lahir 19.. di Panggulangan.

11-5. Darajat Harahap, gelar Mangaraja Halongonan (1921-1984) dengan istri ……, Ompu ni Kartini, boru Nasution dari Garoga. Keturunannya:

1. Dasim, lahir 19.. di Panggulangan.

11-6. Nursalam Harahap, menikah dengan Datu Patna, marga Siregar dari Sipirok.

11-7. Tania Harahap, menikah dengan Batari, marga Sitompul dari Padang Padang.

11-8. Mayur Harahap, menikah dengan Ja Tukang, marga Pohan dari Hanopan.

11-9. Nuria Harahap, menikah dengan Ja Paranjulu marga Ritonga dari Paranjulu.

d. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Siak Sri-Indrapura, Riau daratan.

13. Cucu Pardo (Mara Kamin) Harahap, gelar Baginda Saikum.

13-1. Nempol Harahap, gelar….(19..-1953) dengan istri Zainab, Ompu ni Mirza, boru Siak dari Sri-Indrapura. Awalnya ia Guru Sekolah di Pekan Baru. Pada tahun 1937 ia ditugaskan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda mengajar di Tiga Binanga, Ta-nah Karo, dan meninggal disana. Dari Tiga Binanga ia pernah berkunjung ke Bunga Bondar untuk menjenguk kampung ayahandanya. Ia sempar berkenalan dengan H. M. Diri Harahap pejabat Kantor Keuangan di Medan, dan H. Muslim Harahap di-rektur Bank Dagang Negara di Medan pada ketika itu. Keturunannya:

1. Syamsudin, lahir 19.. di Siak Sri-Indrapura.

2. Rubiah (pr), lahir 19.. di Tiga Binanga.

3. Rukiah (pr), lahir 19.. di Tiga Binanga.

13-2. Abu Bakar Harahap (19..-19..), gelar….., istrinya……..

13-3. Muhammad Soleh Harahap (19..-19..), gelar….., istrinya…….

13-4. Jambul Harahap (19..-19..), gelar……, istrinya………..

13-5……….Harahap (19..-19..), gelar……, istrinya……….

Generasi Keempat

Amang Tua, Inang Tua, Amang, Inang, Uda, Nanguda, Namboru.

a. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Bunga Bondar.

4. Cicit Heber Harahap, Sintua Heber, gelar Baginda Maujalo.

4-1. Cucu Melanton Harahap, gelar Mangaraja Ujungpadang.

———————————————————————

4-1-1. Julianus (Juli) Harahap, gelar Baginda…, (19..-19..) dengan istri Sabin, boru Regar dari Janji Nauli, Sipirok; bermukim di Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Masnida (pr), lahir…..19.. di Bunga Bondar.

2. Marulam, lahir…..19.. di Bunga Bondar.

3. Nurlena (pr), lahir…..19.. di Bunga Bondar.

4-1-2. Hadrianus (Ponten) Harahap, gelar Baginda…(19..-19..) dengan istri …, boru Regar dari Bunga Bondar, lalu digantikan …, boru Regar dari Janji Nauli, Sipirok, bermukim di …. Lampung. Keturunannya:

1. Palito, lahir…..19.. di Lampung.

2. Maruli, lahir…..19.. di Lampung.

3. Thomas, lahir…..19.. di Lampung.

4. Tiurma (pr), lahir…..19.. di Lampung.

5. Murtio (pr), lahir…..19.. di Lampung.

6. Adelina (pr), lahir…..19.. di Lampung.

7. Rosita (pr), lahir…..19.. di Lampung.

4-1-3. Beheri Nopan Harahap, gelar Baginda…(19..-19..) dengan istri …, boru Simatupang dari Arse Julu. Ia merantau ke Sumatera Selatan dan tinggal di Lubuk Ling-gau. Lalu pindah ke Perkebunan Kelapa Sawit Tabapingin, dan akhirnya pulang ke Bunga Bondar. Pekerjaan: Guru Sekolah Rakyat. Keturunannya:

1. Sakti, lahir…..19.. di Tabapingin.

2. Agus, lahir…..19.. di Tabapingin.

3. Todung, lahir…..19.. di Tabapingin.

4-1-4. Siti Merawan Harahap menikah dengan Datuk, marga Batubara dari Napompar.

4-1-5. Sori Gunung Harahap, gelar Baginda…(19..-19..) dengan istri Komsiah, boru Sekayu dari Palembang. Awalnya tinggal di Perabumulih (Sumatera Selatan), lalu pindah ke Ambon, Pontianak, Sanggan Kapuas, akhirnya kembali Bunga Bondar. Pekerjaan: Polisi. Keturunannya:

1. Roslini (pr), lahir 1 Nopember 1953 di Ambon.

2. Raya Efendi, lahir 19 Apr 1958 di Ambon.

2. Raya Efendi, lahir 19 Apr 1958 di Ambon.

3. Bahrum, lahir 18 Mei 1959 di Sanggan Kapuas, Kalbar.

4. Saparudin (Baceker), lahir 23 Juli 1963 di Sanggan Kapuas, Kalbar.

5 Herlina Dwi Kora (pr), lahir 6 Juni 1966 di Sanggan Kapuas, Kalbar.

6. Putra Indra, lahir 25 Juni 1970 di Sanggan Kapuas, Kalbar.

7. Farida Ariani (pr), lahir 27 Oktober 1972 di Sanggan Kapuas, Kalbar.

4-1-6. Nurcahaya Harahap menikah dengan Adelin Panyahatan, marga Siregar dari Bagas

Lombang, Sipirok, tinggal di jalan Tapian Nauli no. 23 Padang Sidempuan.

4-1-7. Jenahara Harahap menikah dengan Sabam, marga Siregar dari Bunga Bondar, dan

menjadi guru sekolah di Jatinegara Jakarta.

6. Cicit Nanga Harahap, Ja Pahang, gelar Baginda Sialang.

6-1. Cucu Malik (Hizkia) Harahap, gelar Sutan Harahap.

—————————————————————–

6-1-1. Reman Harahap, gelar Baginda……(19..-19..) dengan istri Marsiti, boru Silalahi dari ……; bermukim di…..Pematang Siantar. Pekerjaan: Guru Sekolah. Keturun-annya:

1. Payungan, lahir 19 di Pematang Siantar.

2. Horas, lahir 19 di Pematang Siantar.

6-1-2. Totauli Harahap gelar Baginda Maratua (1922-19..) dengan istri Tinurlela (Ompu ni Neva), boru Regar dari Sibadoar, Sipirok. Pekerjaan: Pegawai BPM (De Bataafsche Petroleum Maatschaappij) hingga Pertamina di Pelaju sampai pensiun. Terakhir tinggal di Jalan Sutan Syahrir, Gang Melati RT 21, Ladang Baru, Sekodjo, Palembang. Keturunannya:

1. Tumbur Mulia, lahir 11 Mei 1944 di Pelaju.

2. Masdah Riveria (pr), lahir 21 Agustus 1947 di Pelaju..

3. Sumurung, lahir …..1949 di Pelaju..

4. Bintan, lahir 1951 di Pelaju..

5. Gomos, lahir 1953 di Pelaju..

6. Januar, lahir 4 Januari 1956 di Pelaju..

7. Sontian, lahir 6 Agustus 1960 di Pelaju..

8. Lediana (pr), lahir 28 Nopember 1964 di Pelaju..

9. Lasmarovita (pr) lahir 16 Mei 1967 di Pelaju.

6-1-3. Hajopan Harahap gelar Baginda…(19..-19..) dengan istri Noung, boru Regar dari Bunga Bondar, lalu digantikan Martha, boru Ritonga dari Pahae, bermukim di Kemayoran, Jakarta. Pekerjaan: Polisi hingga pensiun. Alamat terakhir jalan.SMA 98 no.59 Pasar Rebo, Jakarta.Tel: 870-2372. Keturunannya:

1. Bambang Posma (Posma), lahir….19.. di Jakarta.

2. Lamlandu Juni Martuani (Landu), lahir….19.. di Jakarta.

3. Patohan Satujuon (Johan), lahir….19.. di Jakarta.

4. Dertin Srikasi (Dertin, pr), lahir….19.. di Jakarta.

6-1-4. Parman Harahap, gelar Baginda……(19..-19..) dengan istri….., boru Regar dari Bunga Bondar, bermukim di jalan Gelas no.51, Medan. Pekerjaannya: Wirausaha. Ti-dak mempunyai keturunan.

6-1-5.Hasiholan Harahap, gelar Baginda……(19..-19..) dengan istri ……, boru….dari , bermukim di Pardagangan. Pekerjaan: Guru Sekolah. Kemudian kembali ke Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Flores, lahir….19.. di Pardagangan.

2…….., lahir….19.. di Pardagangan.

3………, lahir….19.. di Pardagangan.

4………, lahir….19.. di Pardagangan.

6-1-6.Sanneria Harahap, menikah dengan Alpinus, marga Simorangkir dari…….

6-1-7.Istana Harahap, menikah dengan Raja Hot, marga Sinaga dari Pematang Siantar.

6-1-8.Mian Harahap, menikah dengan Keman Raja, marga Sinaga dari Pematang Siantar.

6-2. Cucu Binahar Harahap, gelar Ja Bintuju.

————————————————–

6-2-1. Marolop Harahap, gelar Jabulele…(19..-19..) dengan istri……, bermukim di Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Hamonangan (Monang), lahir …19.. di Bunga Bondar.

2. Syahrun, lahir …19.. di Bunga Bondar.

3. Ipin, lahir …19.. di Bunga Bondar.

4. Deli (pr), lahir …19.. di Bunga Bondar.

5….., lahir …19.. di Bunga Bondar.

6-2-2.Setto (Maria) Harahap menikah dengan Mauli, marga….dari Sampean.

6-2-3.Mintaria Harahap, menikah dengan ……., marga….dari……(Pematang Siantar).

12. Cicit Kampung Harahap, gelar Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil.

12-1. Cucu Yusuf Harahap, gelar Mangaraja Sorialam.

—————————————————————–

12-1-1. Siti Angat Harahap, menikah dengan Darus, marga Siregar dari Bunga Bondar.

12-1-2. Bidin Harahap, gelar Dja Panusunan, (19..-19..) dengan istri Aminatu (Ompu ni Amrin), boru Regar dari Bunga Bondar; bermukim di Bunga Bondar. Keturunan-nya:

1. Mahmud, lahir …19.. di Bunga Bondar.

12-1-3. Tirohim Harahap, menikah dengan Mangaraja, marga Siregar dari Sialagundi.

12-1-4. Nurba Harahap, menikah dengan Muhammad Rohim, marga Siregar dari Bondar

Nauli.

12-1-5. Natin Harahap, gelar Baginda…, (19..-19..) dengan istri Cholija (Ompu ni …..), boru Regar dari Bunga Bondar, lalu digantikan……, boru Regar dari Bondar Sampulu; bermukim di Bunga Bondar. Keturunannya:

1. Masdelina (Erjep, pr), lahir …19.. di Bunga Bondar.

2. Sjamsulbakhri, lahir …19.. di Bunga Bondar.

3. Nursani (pr), lahir …19.. di Bunga Bondar.

4. Anadarlina (pr), lahir …19.. di Bunga Bondar.

5. Lensa (pr), lahir …19.. di Bunga Bondar..

6. Carda, lahir …19.. di Bunga Bondar.

7. Ulan, lahir …19.. di Bunga Bondar.

12-1-6. Siti Adin Harahap, menikah dengan ….., marga Siregar dari Batu Horpak.

12-1-7. Sanne Harahap, menikah dengan ………, marga……dari……..

12-1-8. Arbania Harahap, menikah dengan Manongap, marga Siregar dari Hasang.

12-1-9. Nabin Harahap, menikah dengan ….., marga …..dari Aek Botik.

12-1-10. Mija Harahap, menikah dengan ….., marga ……dari Arse Jae Dolok.

12-1-11. Manda Harahap, menikah dengan ….., marga …..dari Simpang Batu Horpak.

12-2. Cucu Tosim Harahap, gelar Mangaraja Hanopan.

——————————————————————

12-2-1. Mara Iman Harahap, gelar Haji Mara Iman (19..-19..) dengan istri…..(Ompu ni….), boru Regar dari Bunga Bondar; bermukim di jalan Sei Bingei no.52, Medan. Pekerjaan: Direktur BDNI Medan. Keturunannya:

1. Leliwati, lahir …19.. di Medan.

12-2-2. Muslim Harahap, gelar Muslim Djalil (19..-19..) dengan istri Nurmala (Ompu ni

Monda), boru Regar dari Pargarutan; bermukim di Jalan S. Parman no.302, Medan.

Pekerjaan: Direktur BDNI Sumut di Medan. Keturunannya:

1. Kalsum (pr), lahir …19.. di Medan.

2. Fahrudin, lahir …19.. di Medan.

3. Daman Syahri, lahir …19.. di Medan.

4. Syofian, lahir …19.. di Medan.

5. Bakhrumsyah, lahir …19.. di Medan.

6. Darwati (Tati, pr), lahir …19.. di Medan.

12-2-3. Pangibulan Harahap, gelar Hadji Anwar Pangi (1928.-1991) dengan istri Nursiah (Ompu ni Jepri), boru Regar dari Parandolok, Sipirok; bermukim di Jalan Sei Kua-la no. 18, Medan. Keturunannya:

1. Nurul Helviani (pr), lahir 17 Agustus 1957 di Medan.

2. Syaful Indra, lahir 11 Nopember 1958 di Medan.

3. Syahrul Abdi, lahir 8 Nopemberr 1960 di Medan.

4. Nisrul (pr), lahir …1965 di Medan.

5. Mimi (pr), lahir …1966 di Medan.

12-2-4. Rona Harahap, menikah dengan Alben, marga Siregar dari Bunga Bondar.

(keturunannya: 1.pr, 2pr. ,3pr., 4pr. ,5. Ir Asrul Efendi, 6.dr Darwis, 7. drs. Arman

syah, 8.drs Arifin, 9 Ir. Rikin).

b. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Hanopan.

2. Cicit Sengel Harahap, Haji Tuan Syekh Muhammad Yunus, gelar Baginda Parbalohan.

2-1. Cucu Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan.

————————————————————————————–

2-1-1. Sutor Harahap, gelar Baginda Pandapotan (1896-1969) dengan istri Molun, Ompu ni Iwan (1900-1966), boru Regar dari Bunga Bondar; berdiam di Jalan Permiri no.500, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Pendidikan: tammat Sekolah Gouverne-ment di Sipirok tahun 1913; tammat Kwekeling (Kursus Guru Sekolah Melayu) ta-hun 1915, tammat Hulponderwijzer (Guru Sekolah Melayu) tahun 1917, menyelesaikan Klein-Ambtenaarsexamen (Ujian Kepegawaian) tahun 1929, seluruhnya di Kota Raja (Banda Aceh). Pekerjaan: 1914 Guru Volksschool (Sekolah Rakyat) di Kaloee-Tamiang, Aceh Timur. Tahun 1918 pekerjaan sama, tetapi dipindahkan ke Blang-Poelo, Lhok-Seumawe, Aceh Utara, dan tahun 1922 mengepalai Volks-school. Tahun 1928 pindah menjadi Beambte bij het Landpandhuiszen (Pegawai Balai Pegadaian Tanah) di Kuala Simpang, dilanjutkan Pandhuis di Kota Raja.

Sejak tahun 1930 menjadi Beamte bij het BPM (De Bataafsche Petroleum Ma-atschaappij) di Pangkalan Brandan, tinggal di Alur Gantung dekat Lapangan Bola. Pada tahun 1933 dipindahkan ke Plaju, dan ditempatkan di sejumlah Lapangan pe-ngeboran Minyak, dan terakhir di Talang Jimar, Perabumulih. Setelah Belanda menyerah tahun 1942 dan Jepang masuk, bertugas di Asano-Butai, Perusahaan Mi-nyak Japang di kilang Mangunjaya. Setelah Jepang bertekuk lutut tahun 1945 pindah ke PERMIRI (Perusahaan Minyak Republik Indonesia) ditempat yang sama, sekaligus menjadi ketua penyantun Sekolah Rakyat Ladang Minyak tersebut. Memasuki kemerdekaan, sejak tahun 1950, menjadi Guru sekolah Rakyat no.1 di Lubuk Linggau dan mengepalai sekolai itu hingga pensiun. Kemudian tahun 1962 menjadi kepala Sekolah Rakyat Yayasan Pendidikan Nasional Lubuk Linggau hingga akhir hayatnya. Keturunannya:

1. Amir Hamzah, lahir 12 Nopember 1919 di Lhok-Seumawe, jam 06.00.

2. Sangkot Syarif Ali Tua,. lahir 12 Juni 1923 di Lhok-Seumawe jam 06.00-

07.00.

3. Marasuddin, lahir 12 Nopember 1925 di Paya Rabo, menjelang lohor.

4. Sangkot Hamid, lahir 31 Juli 1927 di Lhok-Seumawe, jam 22.00.

5. Sangkot Anwar Bey Effendy, lahir 27 Maret 1930 di Pangkalan Brandan.

6. Muhammad Arifin, lahir 23 Februari 1933 di Pangkalan Brandan.

7. Abdul Rasyid/Muhammad Rusli, lahir 7 Nopember 1936 di Sungai Lilin,

Palembang. Penyusun tarombo Marga Harahap Hanopan ini.

8. Fatimah (Siti Fatimah Marsari, pr), lahir 21 Nopember 1938 di Talang

Jimar, Palembang.

2-1-2. Maujalo Harahap, gelar Haji Baginda Soripada Paruhum (1901-1983) dengan istri Hajjah Siti Maddiah (1910-1969), Ompu ni Ida, boru Pulungan dari Aek Badak, Mandailing, bermukim Medan. Kemudian digantikan Hajjah Salohot, boru Regar dari Kampung Satia, Sipirok Setelah pensiun kembali ke Hanopan. Pendidikan: Sekolah Gouvernement di Sipirok. Pekerjaan: DSM (Deli Spoorweg Maatschappij, atau Perusahaan Jalankeretaapi Deli) di zaman Penjajahan Belanda di Medan. Setelah kemerdekaan, bekerja di Kantor Bupati Padang Sidempuan. Keturunannya

1. Siti Ramalan (pr), lahir …….1922 di Medan.

2. Sanusi, lahir…….. 1924 di Medan.

3. Sah ala (pr), lahir…… 1926 di Medan.

4. Muhammad Ali, lahir ……. 1928 di Medan.

5. Syarifah (pr), lahir…..1930 di Medan.

6. Luthfi, lahir…… 1932 di Medan.

7. Pangaduan Muda, lahir…..1935 di Medan.

8. Mohammad Nasief/Muhammad Nasir, lahir …… 1936 di Medan.

9. Trimurti (pr), lahir ……. 1946 di Medan.

10. Indra Tjaja, lahir 6 Desember 1948 di Medan.

11. Zulkarnain, lahir 27 Agustus 1970 di Hanopan.

2-1-3. Siti Angur Harahap (1905-1975), menikah dengan Binanga, marga Pane dari Arse Jae; kemudian Manap, marga Siregar dari Sipirok; terakhir Zainuddin, marga Si-matupang dari Pagaran Tulason.

2-1-4. Dumasari Harahap (1908-1945), menikah dengan Boenboenan, marga Simatupang dari Lumban Lobu.

2-1-5. Pelinuruddin Harahap, gelar Haji Muhammad Nurdin (1909-1983) dengan istri Intan Darilah (Ompu ni Erik), boru Tanjung dari Sibolga; berdiam di Jalan Santeong, Gang Cempaka no.9B, Sibolga. Pendidikan: Ikut naik haji dengan kakek ke Mekah dan Madinah bulan Desember 1927 dan belajar agama Islam disana. Pekerjaan: Pegawai Kantor Agama di Sibolga. Keturunannya:

1. Alamsyah Budin, lahir 12 Januari 1935 di Sibolga.

2. Basri, lahir ……1937 di Sibolga.

3. Zubaidah (pr) , lahir 20 Apr 1939 di Sibolga.

4. Ustan, lahir……1940 di Sibolga.

5. Kartini (pr) , lahir……1942 di Sibolga.

6. Kardinah (pr) , lahir ……1945 di Sibolga.

7. Tobotan, lahir……..1947 di Sibolga.

8. Lahuddin, lahir 7 Agustus 1949 di Hanopan.

9. Muhiddin, lahir 16 Apr 1950 di Hanopan.

10. Halimatussakdiah (pr), lahir 16 April1952 di Sibolga.

11. Nursaidah (pr), lahir …..1954 di Sibolga.

12. Muhammad Sukri, lahir ……1956 di Sibolga.

13. Abdul Halim, lahir ……1958 di Sibolga.

2-1-6. Aminah Harahap, meninggal gadis.

2-1-7. Sorimuda (Hisar) Harahap, gelar Baginda Aek Hopur/Baginda Harahap (1913-1989) dengan istri Hamis, boru Tambunan dari Arse Jae Dolok, kemudian digantikan Tiani, boru Regar dari Ujung Padang; tinggal di Hanopan. Keturunannya:

1. Ratu Mona (pr), lahir……19.. di Hanopan.

2. Deliana (pr), lahir ……19.. di Hanopan.

2-1-8. Haji Muhammad Diri Harahap S.H, gelar Baginda Raja Mulia Pinayungan (1915-2000) dengan istri Hj. Sari Intan, boru Pane dari Arse Julu; lalu digantikan Nila Kesuma, adik kandung boru Pane, berdiam di Jalan Hang Tuah VIII/8, Kebayoran Baru. Pendidikan: UI-Extension. Pekerjaan: Wedana NRI di Sipirok, Kepala Kantor Keuangan Medan, Pejabat Kantor Residen di Sibolga, Bupati Kepulauan Seribu Jakarta, Pejabat Tinggi DKI Jakarta, Residen KDK Hollandia (Irian Barat), Gubernur Muda d/p Gubernur KDK Ibukota Jakarta. Keturunannya:

1. Dirwan Yuliansayah (Iwan), lahir 31 Juli 1955 di Medan.

2. Dirwani Elvy Yuswita (Evi, pr), lahir 16 Apr 1957 di Medan.

3. Magnora Khaerina (Rina, pr), lahir 18 Juli 1959 di Kebayoran Baru.

2-1-9. Muhammad Harahap meninggal muda.

2-1-10. Hj. Erjep Masteri Khairani Harahap (1920-1992), menikah dengan Amirullah, marga Pulungan dari Sumuran, Sipirok.

2-1-11. Haji Marajali Harahap BRE, gelar Baginda Guru Sodoengdangon (1922-2001) dengan istri Irma, boru Regar dari Bagas Godang Sipirok; lalu digantikan Hj. dra. Derhana, boru Regar dari Baringin, Sipirok iboto Prof. Bismar Siregar S.H; tinggal di jalan Danau Marsabut no.2, Sambu Baru, Medan. Pendidikan: Opzichter dari Wihelmina School di Batavia pada zaman Belanda, lalu Akademi PU di Bandung hingga meraih Bachelor of Road Engineering. Pekerjaan: Kepala Kantor P.U. Tapanuli Selatan dan Utara P.U. Tapanuli Utara berkedudukan di Padang Sidempuan. Keturunannya:

1. Darwisyah (pr), lahir 23 Juni 1945 di Medan.

2. Erwina (pr), lahir 2 Juni 1947 di Medan.

3. Irsan, lahir 8 Juli 1950 di Medan.

4. Ahmad Daulat Nabonggal, lahir ……19.. di Medan.

2-1-12. Haji Dr. Pamusuk Harahap, gelar Baginda Namora Pusuk ni Hayu (1925-1981) dengan istri Hj. Yusna Wagiman, boru Purworjo dari Jawa Tengah, berdiam di Jalan Setujuh no.2, Padang. Pendidikan: FK-USU dan FK-UNAN. Pekerjaan: Staf Pengajar pada FK-UNAN dan Kepala RSJ Gadut di Padang. Alamat keluarga terakhir: jalan Adinegoro no.22 B, Tabing, Padang.Tel: (…) -59003. Ia berangkat menunaikan ibadah Haji ke Tanah Suci: Mekah dan Madinah, menemani ibotonya Masteri Khairani pada tahun 1981, dan beliau meninggal dalam perjalanan kembali dari Padang Arafah menuju ke kota Suci Mekah. Keturunannya:

1. Prita (pr), lahir 26 Januari 1964 di Padang.

2. Rina (pr), lahir 25 Mei 1965 di Padang.

3. Wirsma Arif (Uncok), lahir 21 Oktober 1966 di Padang.

4. Bourdon Saleh (Dedeh), lahir 17 Januari 1971 di Padang.

2-2. Cucu Kasim Harahap, gelar Tongku Mangaraja Elias Hamonangan.

———————————————————————————-

2-2-1. Surto Meta Khristina (Tabiran) Harahap (19..-19..), menikah dengan Johan, marga Siregar dari Lancat Jae.

2-2-2. Dagar Na Lan (Dagar) Harahap (19..-19..), menikah dengan Sutan Kalirajo, marga Siregar dari Bunga Bondar.

2-2-3. Dimpu Harahap, gelar Baginda Aek Sanggar/Baginda Parbalohan Naposo (19..-1992) dengan istri Surtani, boru Regar dari Bunga Bondar, berdiam di Jl. Pinang IV/80 RT/ RW 13/02, Pondok. Labu, Jakarta. Pekerjaan: Pegawai PJKA di: Pa-dang, Lahat, dan Bandung. Keturunannya:

1. Maria Khristina (Todas, pr), lahir 13 Maret 1931 di Padang.

2. Puji Makhdalena (Puji, pr), lahir 10 Maret 1934 di Padang.

3. Elizabeth Tiagar (Else, pr), lahir ….19.. di Padang.

4. Grace Nabasa (Grace, pr), lahir 30 Nopember 1937 di Padang.

5. Hanopan, lahir 10 Oktober 1939 di Padang.

6. Pandapotan (Panda), lahir 29 Sep 1943 di Lahat.

7. Torkis (pr), lahir ….19.. di Lahat.

8. Liman, lahir 22 Nopember 1948 di Padang.

9. Gazali (Rizal), lahir 22 Desember 1950 di Padang.

10. Soriduma (pr), lahir ….19.. di Bandung.

2-2-4. Menmen Harahap (19..-19..), menikah dengan Sutan Barumun Muda, marga Sire-gar dari Sibadoar, Sipirok.

2-2-5. Siti Dinar Harahap (19..-19..), menikah dengan Paian, marga Siregar dari Huta Ra-ja, Baringin, Sipirok.

2-2-6. Partaonan Harahap, gelar Baginda Soripada Partaonan (BSP,1916-2001) dengan is-tri Mastura, boru Regar dari Bunga Bondar, digantikan Nurbaiti Saleh, boru Cani-ago dari Maninjau Sumatera Barat; berdiam di jl. Mesjid Raya Baru no.14 Padang Sidempuan. Pendidikan: HIK, dan Sekolah Polisi. Pekerjaan: Komisaris Polisi di Medan. Keturunannya:

1. Asmaran, lahir 31 Desember 1941 di …..

2. Ida Hatni (pr) , lahir 20 Apr 1942 19.. di …..

3. Dona Rosaktina (pr) , lahir ….1943 di …..

4. Maharani Dohariana (pr) , lahir 21 Apr 1945 19.. di …..

5. Dewi Sri Hasiholan (pr) , lahir….1947 di …..

6. Dana Guswin, lahir ….1951 di …..

7. Edi Hanopan, lahir ….1955 di …..

8. Meutia Elfina (pr), lahir ….1956 di …..

9. Melfa Diana (pr), lahir ….1957 di …..

10. Rita Daminar (pr), lahir ….1959 di …..

11. Umar Dhani, lahir 12 Mei 1962 di Padang Sidempuan.

2-2-7. Hakim Harahap, meninggal muda di Palembang.

2-2-8. Posma Harahap, meninggal kecil di Hanopan.

2-2-9. Krisna Murti Harahap, meninggal kecil di Hanopan.

2-2-10. Bagon Harahap, gelar Baginda Hanopan (1922-1992) dengan istri Mutia, boru Regar dari Bunga Bondar, digantikan Kartini, boru Regar dari Bunga Bondar lalu Delima, boru Regar dari Marancar; berdiam di Jl. Fatmawati 45-B, Jakarta 12430. Pendidikan: MULO hingga kelas II, Sekolah Jepang. Dalam Perang Dai Toa Senso 1942-1945, mengikuti Kingrohosotai (Kerja Gotong-royong) di Petain tidak jauh dari Pekan Baru. Selanjutnya melola C.V Putra Muda (Pemborong), dan Anggota Legium Veteran dari Jakarta Selatan. Keturunannya:

1. Syahrin, lahir 22 Juli 19.. di …..

2. Hapastian (Pasti), lahir 22 Nopember 19.. di …..

3. Nurcahaya (pr), lahir 12 Juli 1955 di …..

4. Bonggal, lahir 4 Apr 1957 di …..

5. Tetty (pr), lahir 15 Januari 1958 di …..

6. Martha (pr), lahir 12 Maret 1961 di …..

7. Ranto Cari (Ranto), lahir 9 Sep 1963 di …..

8. Diparbasa Tua (Basa), lahir 22 Nopember 1964 di …..

9. Yunita (pr), lahir 14 Januari 1966 di …..

10. Mei Abeto (Abeto), lahir Mei 1970 di …..

2-2-11. Syamsu Harahap (Bachtiar Harahap S.H) (1924-2010), gelar Baginda Hasayangan dengan Istri Hariana, boru Regar dari Baringin, berdiam di Jl.Adyaksa IV/1 Lebak Bulus. Pendidikan: Universitas Indonesia Jakarta lulus dengan gelar: Mr (Meester in de Rechte). Pekerjaann: Kejaksaan R.I. Jakarta. Tidak mempunyai keturunan.

2-2-12. Toga Mulia Harahap, gelar Baginda Mulia (1928-2002) dengan istri Basaniah, boru Ritonga, putri Sutan Jundjungan dari Simangambat, tinggal di jalan Pengayoman no.7, Jakarta 12410. Pendidikan: smHK dari Univ. 17 Agustus. Jakarta. Pekerjaan: Wirausaha Keturunannya:

1. Amru Bakhrum Paranginan (Amru), lahir 11 Maret 1955 di Jakarta.

2. Halomoan (Lomo), lahir 19 Januari 1957 di Jakarta.

3. Welly Hasiholan (Welly), lahir 2 Sep 1959 di Jakarta.

4. Meitiawati (pr), lahir 19 Mei 1962 di Jakarta.

2-2-13. Mastiurma Harahap, menikah dengan Parlindungan, marga Marpaung dari Galanggang Sipirok.

2-3. Cucu Rahmat Harahap, Haji Abdullah Oemar, gelar Sutan Nabonggal.

—————————————————————————————-

2-3-1. Sahat Harahap, gelar Baginda Marahasyim (19..-19..) dengan istri Sitiangat, boru Regar dari Bunga Bondar; bermukim di Pematang Siantar. Pendidikan: Sekolah Guru. Pekerjaan: Guru HIS di Lumban Lobu. Tidak mempunyai keturunan.

2-3-2. Hajjah Utir Harahap (19..-19..), menikah dengan Alitua, marga Siregar dari Parsorminan.

2-3-3. Marip Harahap, gelar Baginda Parbalohan/Baginda Panusunan (1917-1975) dengan istri Hj. Nursyawal, boru Hutasuhut dari Sipirok; bermukim di Medan. Pekerjaan: ADM PTP IX Sumatera Utara. Alamat terakhir jalan Ompu Gende no.44 Huta Suhut, Sipirok. Keturunannya:

1. Abdullah Umar, lahir ….19.. di …..

2-3-4. Hajjah Sahada Harahap (19..-19..), menikah dengan Abbas, marga Pospos (Hasibuan) dari Huta Padang.

2-3-5. Hajjah Malige Harahap (19..-19..), menikah dengan Aladdin, marga Nasution dari Padangpadang.

2-3-6. Haji Zainuddin Harahap, gelar Baginda Parguletan/Baginda Pardomuan (1926-1990) dengan istri Moun, boru Regar dari Padang Bujur, bermukim di Jakarta. Pekerjaan: Wirausaha. Keturunannya:

1. Sri Ulettina Dohar ni Mouza Harahap (Tina, pr) , lahir ….19.. di Jakarta.

2. Sri Rejeki Rahmawati Harahap (Jeki, pr) , lahir ….19.. di Jakarta.

7. Hajjah Siti Aisyah Harahap (19..-19..), menikah dengan Daulat, marga Hasibuan dari Roncitan.

3. Cicit Sogi Harahap, gelar Baginda Soripada.

3-1. Cucu Mamin Harahap, gelar Mangaraja Alaan.

———————————————————

3-1-1. Tua Harahap, meninggal muda di Hanopan.

3-1-2. Roup Harahap, gelar Baginda Paraduan (19..-19..) dengan istri Tinur, boru Siagian dari Bunga Bondar, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Pangeran, lahir ….19.. di …..

2. Parlindungan, lahir ….19.. di …..

3. Parsaulian, lahir ….19.. di …..

4. Parlaungan, lahir ….19.. di …..

5. Dewani (pr), lahir ….19.. di ……

6. Sulhana (pr), lahir ….19.. di ……

3-1-3. Burhanuddin Harahap, gelar Baginda Soaduon (19..-19..) dengan istri Nuraini, boru Pane dari Jonggol Jae, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Nagan, lahir ….19.. di Hanopan.

2. Rahman, lahir ….19.. di Hanopan.

3. Holija (pr), lahir ….19.. di Hanopan.

4. Siti Angur (pr), lahir ….19.. di Hanopan.

5. Nurhalima (pr), lahir ….19.. di Hanopan.

6. Ummi (pr), lahir ….19.. di Hanopan.

7. Sari Banun (pr), lahir ….19.. di Hanopan.

3-1-4. Gonjong Harahap, menikah dengan Amir, marga Pane dari Arse Jae Lombang.

3-1-5. Tiayur Harahap, menikah dengan yusdi, marga Siagian dari Lancat Jae.

3-1- 6. Anna Harahap, menikah dengan Sahat, marga Pohan dari Hanopan.

3-2. Cucu Maju Harahap, gelar Mangaraja Riapan.

——————————————————–

3-2-1. Jotur Harahap, menikah dengan Mara Uhum, marga Pospos dari Roncitan.

3-2-3. Tinur Harahap, menikah dengan Horas, marga Ritonga dari Roncitan.

3-2- 4. Napsiah Harahap, menikah dengan Majid, marga Pohan dari Sipogu.

3-2-5. Siti Rahmah Harahap, menikah dengan Tuten, marga Hasibuan dari Roncitan.

3-2-6. Timahasa Harahap, menikah dengan Dolla, marga Batubara dari Huta Padang.

3-2-7. Fatimah Harahap, menikah dengan ….., marga ….dari Attur Mangan.

3-2-8. Minta Harahap, menikah dengan ….., marga ….dari Bunga Bondar.

3-3. Cucu Baitan Harahap, gelar Mangaraja Parlaungan.

—————————————————————

3-3-1. Lolotan Harahap, gelar Baginda ….(19..-19..) dengan istri Sonang, boru Regar dari Bunga Bondar, lalu digantikan Sariat, boru Sitompul dari Simaninggir, berdiam di Hanopan. Keturunnannya:

1. Nuraini (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

2……., lahir ..19.. di Hanopan.

3-3-2. Aminuddin Harahap, gelar Baginda ……(19..-19..) dengan istri Jawani, boru Ritonga dari Padang Mandailing, bermukim di Sosa. Keturunannya:

1. Dalian, lahir ..19.. di Sosa.

2. Ridoan, lahir ..19.. di Sosa.

3-3-3. Ridoan Harahap, gelar Baginda ….……(19..-19..) dengan istri…, boru Nasution dari Aek Horsik, bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1….., lahir ..19.. di Rantau Prapat

2……, lahir ..19.. di Rantau Prapat.

3-3-4. Gomuk Harahap, gelar Baginda …..……(19..-19..) dengan istri…, boru Sitompul dari Simaninggir, bermukim di Hanopan. Keturunanya:

1. Kipli, lahir ..19.. di Hanopan.

2……., lahir ..19.. di Hanopan.

3-3-5. Tiamsa Harahap, menikah dengan Firman, marga Siregar dari Padang Mandailing, Sipogu.

3-3-6. Ngolu Harahap, menikah dengan Nurin, marga Pakpahan dari Lumban Lobu.

3-4. Cucu Tobat Harahap, gelar Mangaradja Paranginan.

—————————————————————

3-4-1. Lajim Harahap, gelar Baginda Raja……(19..-19..) dengan istri Samaria, boru Regar dari Bunga Bondar, lalu digantikan Dasima, boru Regar, juga dari Bunga Bondar bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Roslina (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

2. Rodoan, lahir ..19.. di Hanopan.

3. Salim, lahir ..19.. di Hanopan.

4. Asroida (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

5. Mohammad Amin, lahir ..19.. di Hanopan.

6. Hapso (pr), lahir ..19.. di Hanopan..

7. Saidun, lahir ..19.. di Hanopan.

8. Bosur, lahir ..19.. di Hanopan.

9. Nurlan, lahir ..19.. di Hanopan.

10. Bokya, lahir ..19.. di Hanopan.

3-4-2. Karani Harahap, gelar Batara’i, (19..-19..) dengan istri Ruhut, boru Hasibuan dari Huta Padang, bermukim di Hanopan: Keturunannya:

1. Nawi, lahir ..19.. di Hanopan.

2. Annawati (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

3. Rahmawati (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

4. Ida Juwita (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

5. Nur Masnah (pr), lahir ..19.. di Hanopan.

3-4-3. Rama Harahap, menikah dengan ….., marga Siregar dari Batu Horpak.

3-4-4. Ronda Harahap, menikah dengan ……, marga Ritonga dari Jonggol Julu.

3-4-5. Lenggana Harahap, menikah dengan Manap, marga Siregar dari Padang Mandailing.

3-4-6. Mawar Harahap, menikah dengan Maksum, marga Siregar dari Simangambat.

3-5. Cucu Kombang Harahap, gelar Malim Muhammad Arif.

————————————————————————-

3-5-1. Junid Harahap, Haji Muhammad Junid, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri Tapi, boru Regar dari Batu Horpak, bermukim di Medan. Keturunannya:

1. Matarip, lahir…..19 di Medan.

2. Bahrum, lahir…..19 di Medan.

3. Irsad, lahir…..19 di Medan.

4. Syahban, lahir…..19 di Medan.

5. Zul, lahir…..19 di Medan.

6. ……, lahir…..19 di Medan.

7. Rosma (pr), lahir…..19 di Medan.

8. Tina (pr), lahir…..19 di Medan.

9. Netti (pr), lahir…..19 di Medan.

3-5-2. Tirilan Harahap, menikah dengan Ja Ibana, marga Panjaitan dari Pagaran Pisang

Arba.

3-5-3. Syahrir Harahap, gelar Baginda Muda (19..-19..) dengan istri Nur Jannah, boru Pohan dari Ujung Padang, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Habonaran, lahir…..19.. di Hanopan.

2. Hamonangan, lahir…..19.. di Hanopan.

3. Ardin, lahir…..19.. di Hanopan.

4. Rifai, lahir…..19.. di Hanopan.

5. Rolan, lahir…..19.. di Hanopan.

6. Berli, lahir…..19.. di Hanopan.

7. Nuraini, lahir…..19.. di Hanopan.

3-5-4. Matnusin Harahap (Juma’at Harahap), gelar Baginda …..(19..-19..) istri Dahlena, boru Regar dari Paran Padang, lalu digantikan Sri Hardatin, boru Klaten, dari Jawa Tengah, bermukim di jalan Gusti Johan Idrus no.10, Pontianak. Pendidikan: Sekolah Guru. Pekerjaan: Direktur SMA Negeri Pontianak. Keturunannya:

1. Harmaulina (pr), lahir 31 Juni 1968 di Pontianak.

2. Hartina (pr), lahir 21 Apr 1970 di Pontianak.

3. Harif Syahbudin, lahir 9 Desember 1971 di Pontianak.

4. Harpandi Agusnardi, lahir 7 Agustus 1973 di Pontianak.

5. Harry Effendi, lahir 19 Mei 1977 di Pontianak.

6. Harmeijn Maryadi, lahir 13 Maret 1979 di Pontianak.

3-5-5. Mustamin Harahap, gelar Baginda Pariaman (19..-19..) dengan istri Rosliana, boru Simamora dari Dolok Sinomba, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Hirawati (pr), lahir 27 Juli1967 di Hanopan.

2. Asnan Sandy , lahir 6 Apr 1969 di Hanopan.

3. Juniar Herlita (pr), lahir 23 Juni 1971 di Hanopan.

4. Linda Nirwana (pr), lahir 17 Nopember 1973 di Hanopan.

5. Rostanida (pr) lahir 23 Apr 1976 di Hanopan.

3-5-6. Dalipa Harahap, menikah dengan Sinali, marga …dari Padang Sidempuan.

3-5-7. Mariam Harahap, menikah dengan Si Gumanda, marga Hasibuan dari Simanosor.

3-5-8. Jaleha Harahap, menikah dengan Arifin, marga Pane dari Arse Jae Dolok.

3-6. Cucu Adun Harahap, gelar Ja Hatunggal.

——————————————————-

3-6-1. Pantis Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri Ia boru Rantau Prapat, dari Sumatera Timur, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Hamonangan, lahir…..19.. di Hanopan.

2. Ruslan, lahir…..19.. di Hanopan.

3. Amril, lahir…..19.. di Hanopan.

4. Makmun, lahir…..19.. di Hanopan.

5. Rosinar (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

6. Juria (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

7. Rohma (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

3-6-2. Uddin Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri Hatiran boru…dari…., bermukim di Kota Pinang, Rantau Prapat. Keturunannya:

1….. , lahir…..19.. di Kota Pinang.

2……, lahir…..19.. di Kota Pinang.

3……., lahir…..19.. di Kota Pinang.

3-6-3. Pande Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri…, boru…..dari…., ber-mukim di Ramba Bidang, Gunung Slamat, Kota Pinang, Rantau Prapat. Keturu-nannya:

1……., lahir…..19.. di Kota Pinang.

2……., lahir…..19.. di Kota Pinang.

3……., lahir…..19.. di Kota Pinang.

4…….., lahir…..19.. di Kota Pinang.

5…….., lahir…..19.. di Kota Pinang.

3-6-4. Eras Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri…, boru…..dari ….., berdiam di Cilandak, Jakarta. Keturunannya:

1. Ronda, lahir…..19.. di Jakarta.

2………, lahir…..19.. di Jakarta.

3………, lahir…..19.. di Jakarta.

4………, lahir…..19.. di Jakarta.

5………, lahir…..19.. di Jakarta.

3-6-5. Janiba Harahap, menikah dengan Bangkit, marga Babiat dari Dolok Sinomba.

3-6-6. Nurhaida Harahap, menikah dengan Toguan, marga Pohan dari Tanjung Lama.

3-6-7. Maralan Harahap, menikah dengan Panusunan, marga Simatupang dari Pagaran Tulason.

3-6-8. Rontana Harahap, menikah dengan ….., marga Sitompul dari Padang Padang, Simaninggir.

3-6-9. Dekman Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..) dengan istri Aisyah, boru Regar dari Sipirok, berdiam di Palembang. Keturunannya:

1……., lahir…..19.. di Palembang.

2……., lahir…..19.. di Palembang.

3-6-10. Dima Harahap, menikah dengan Al Napia, marga Dalimunthe dari Poldung.

3-7. Cucu Ratus Harahap, gelar Ja Pangaribuan.

———————————————————-

3-7-1. Teler Harahap, gelar Baginda …..(19..-19..), dengan istri …., boru Rantau Prapat, dari Sumatera Timur, bermukim di Labuhan Bilik. Keturunannya:

1……. , lahir…..19.. di Labuhan Bilik.

2…….., lahir…..19.. di Labuhan Bilik.

3-7-2. Maraganti Harahap, gelar Baginda Habiaran (19..-19..) dengan istri Lamro, boru Hasibuan dari Lancat Jae, berdiam di Hanopan. Keturunannya:

1. Johny, lahir…..1965 di Hanopan.

2. Loberto, lahir…..1970 di Hanopan..

3. Anaria (pr), lahir…..1971 di Hanopan..

4. Sepnauli, lahir…..19.. di Hanopan.

5. Timbul Hamonangan, lahir…..19.. di Hanopan.

6. Masdinar (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

3-7-3. Morai Harahap, gelar Baginda Sojuangon (19..-19..) dengan istri Tiaisyah, boru Babiat dari Tanjung Barat, lalu digantikan Minar, kakak kandungnya, berdiam di Hanopan. Keturunannya:

1. Masdalena (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

2. Elias, lahir…..1970 di Hanopan.

3. Pandapotan, lahir…..1972 di Hanopan.

4. Marlina, lahir…..1974 di Hanopan.

5. Muhammad Ali, lahir…..1978 di Hanopan.

6. Muhammad Alpian, lahir…..1980 di Hanopan.

3-7-4. Maya Harahap, menikah dengan Pangeran, marga Simatupang dari Pagaran

Tulason.

3-7-5. Sorum Harahap, menikah dengan Pagang, marga Pane dari Sampean.

3-7-6. Beiti Harahap, menikah dengan Labuan, marga Siregar dari Huta Padang.

3-7-7. Dorkas Harahap, menikah dengan Panindaan, marga Rambe dari Huta Dolok.

3-9. Cucu Adong Harahap, Ja Balau, gelar Sutan Sonanggaron, Tongku Mangaraja Hanopan Naposo.

————————————————————————————————————————-

3-9-1. Ginda Harahap, gelar Baginda…..(19..-19..) dengan istri Syamsinar, boru Tembilahan dari Riau, bermukim di Tembilahan. Keturunannya:

Indrawan, lahir…..19.. di Tembilahan.

2. Edwardsyah, lahir…..19.. di Tembilahan.

3. Elpaguoes Hendri, lahir…..19.. di Tembilahan.

4. Yoelianti (pr), lahir…..19.. di Tembilahan.

5. Maulana, lahir…..19.. di Tembilahan.

6. Parlindoengan, lahir…..19.. di Tembilahan.

7. Dadang, lahir…..19.. di Tembilahan.

3-9-2. Syamsi Harahap, gelar Baginda ……(19..-19..) dengan istri Lamro, boru-….dari….., bermukim di Jakarta. Keturunannya:

1……., lahir…..19.. di Jakarta.

2…….,. lahir…..19.. di Jakarta.

3-9-3. Ichwan Harahap, gelar Baginda…..(19..-19..) dengan istri Doharni, boru Hutapea dari Lancat Julu, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Faisal, lahir…..19.. di Hanopan.

2. Paima, lahir…..19.. di Hanopan.

3. Pahron, lahir…..19.. di Hanopan.

3-9-4. Safaruddin Harahap, gelar….(19..-19..) dengan istri…., boru……dari….., bermu-kim di Pontianak. Keturunannya:

  1. Nurulhuda (pr), lahir…..19.. di Pontianak.

3-9-5. Nurmaia (Maia) Harahap, menikah dengan Rame, marga Siregar dari Baringin.

3-10. Cucu Jabal Harahap, gelar Mangaradja Bukit Sidua-dua.

————————————————————————–

3-10-1. Nurhayani Harahap, menikah dengan Kosim, warga dari Rantau Prapat.

3-10-2. Nukman Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru……dari….., ber-mukim di…..Keturunannya:

1……, lahir…..19.. di …….

3-10-3. Jawani Harahap, menikah dengan …….., marga …..dari…..

3-10-4. Masna Harahap, menikah dengan ……, marga……dari……..

3-10-5. Sjarifudin Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru……dari….., ber-mukim di…..Keturunannya:

1……, lahir…..19.. di ……

3-10-6. Sampe Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru……dari….., bermu-kim di…..Keturunannya:

1……., lahir…..19.. di……..

3-10-7. Mara Ponu Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru……dari…..,

bermukim di….. Keturunannya:

1…….., lahir…..19.. di………

3-10-8. Zainab Harahap, menikah dengan….., marga Siregar dari ……

3-10-9.Rohima Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari……

5. Cicit Lilin (Sutor) Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Arif.

5-1. Cucu Morgu Harahap, gelar Mangaraja Guna.

——————————————————–

5-1-1. Jalil Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Huta Padang, berdiam di Panti, Sumatera Barat….. Keturunannya:

1. …….., lahir…..19.. di Panti.

5-1-2. Pada Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru Hutasuhut dari Sipirok, berdiam di Panti, Sumatera Barat ….. Keturunannya:

1. …….., lahir…..19.. di Panti.

5-1-3. Zainudin Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari….., berdiam di Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya:

1. …….., lahir…..19.. di Padang Mandailing.

5-1-4. Abdul Wahid Harahap, gelar….(19..-19..) dengan istri…., boru Ritonga dari Roncitan, bermukim di Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya:

1. …….., lahir…..19.. di Padang Mandailing.

5-1-5. Pangibulan Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Huta Padang, bermukim di Panti, Sumatera Barat. Keturunannya:

  1. …….., lahir…..19.. di.Panti.

5-1-6. Hamzah Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Huta Padang, bermukim di Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya:

1. …….., lahir…..19.. di Padang Mandailing.

5-1-7. Nuraisyah Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari Marancar.

5-2. Cucu Daliun Harahap, gelar Ja Marliun.

—————————————————–

5-2-1. Bahori Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri Nurbasa, boru Regar dari…., lalu digantikan Tiaya, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, bermukim di Jalan Sukaria no. 116, Medan. Tel: 663-3517.Keturunannya:

1. Burhanuddin, lahir…..19.. di Medan.

2. Hasbi, lahir…..19.. di Medan.

3. Umar, lahir…..19.. di Medan.

4. Ansor, lahir…..19.. di Medan.

5. Hot Matua, lahir…..19.. di Medan.

6. Rostina (pr) , lahir…..19.. di Medan.

7. Damila (pr), lahir…..19.. di Medan.

5-2-2. Maskut Harahap, gelar…….….(19..-19..) dengan istri…., boru….dari Hutasuhut, bermukim di Panti, Sumatera Barat. Keturunannya

1.

5-2-3. Sabirin Harahap, gelar…….….(19..-19..) dengan istri…, boru Regar dari Ujung Padang, bermukim di Parbaungan, Sumatera Timur. Kemudian pindah ke Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya:

1.

5-2-4. Fatimah Harahap, menikah dengan….., marga Sibaruang dari Angkola Jae.

5-2-5. Nasrun Harahap, gelar….….….(19..-19..) dengan istri…., boru…dari Mandailing, bermukim di Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya

1.

5-2-6. Amirudin Harahap, gelar….….(19..-19..) dengan istri…., boru …dari….., awalnya berdiam di Hanopan, kemudian pindah ke Padang Mandailing, Simangambat. Keturunannya

1.

5-2-7. Maslina Harahap, menikah dengan….., marga …dari Danau Marsabut.

5-2-8. Kasania Harahap, menikah dengan….., marga …..dari Simangambat.

5-2-9. Dahlena Harahap, menikah dengan….., marga ….dari Simangambat.

5-2-10. Dahtinur Harahap, menikah dengan….., marga …..dari ……

5-3. Cucu Saribun Harahap, Ja Kidun, gelar Sutan Martoea.

————————————————————————

5-3-1. Jusuf Harahap, gelar….….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Padang Bolak, bermukim di Desa Bandar Dunia, Labuhan Batu. Keturunannya

1.

5-3-2. Hasanudin Harahap, gelar….….….(19..-19..) dengan istri…., boru Ritonga dari….., bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya

1.

5-3-3. Matnuin Harahap, gelar….….….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari….., bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1.

5-3-4. Rona Harahap, menikah dengan Madun, marga Batubara dari Sipogu.

5-3-5. Teri Harahap, gelar….….….(19..-19..) dengan istri…., boru …dari….., bermukim

di Cirebon. Keturunannya:

1.

5-3-6. Rusli (Cino) Harahap, gelar Baginda Namuap….….(19..-19..) dengan istri Lena, boru Regar dari Bunga Bondar, bermukim di Hanopan.Keturunannya:

1.

5-3-7. Arbaia Harahap, menikah dengan Baharoeddin, marga Pane dari Pagaran Tulason.

5-3-8. Hanna Harahap, menikah dengan Sa’adin, marga Lubis dari Tano Tambangan, Panti.

5-3-9. Enni Harahap, menikah dengan Muara, marga Siregar dari Baringin.

5-3-10. Ita Harahap, menikah dengan Ruslan, marga Hutagaol dari Hanopan.

5-3-11. Rostina Harahap, menikah dengan….., marga Pospos dari Roncitan, tinggal di Medan.

5-3-12. Elpinawati Harahap, menikah dengan Marwan, marga Siregar dari Gunung Tua.

5-4. Cucu Saib Harahap, Ja Bolon, gelar Sutan Oloan.

—————————————————————

5-4-1. Tukko Harahap, gelar Baginda Namuap….….(19..-19..) dengan istri …, boru Si-nambela dari Roncitan, bermukim di Panti, Sumatera Barat. Keturunannya:

1.

5-4-2. Salima Harahap, menikah dengan ….., marga Siregar dari Padang Bolak.

5-4-3. Zaleha Harahap, menikah dengan Kapar, marga Gultom dari Simangambat.

5-4- 4. Sauna Harahap, menikah dengan ……., marga……..dari Padang Bolak.

5-4-5. Siti Harahap, menikah dengan……, marga…….dari ……..

7. Cicit Manis Harahap, gelar Baginda Malim Marasyad.

7-1. Cucu Lumut Harahap, Mangaraja Parhimpunan.

—————————————————————-

7-1-1. Takim Harahap, Ja Biaso….….(19..-19..) dengan istri Mariani, boru Siagian dari Arse Jae Dolok, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Lamsari (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

2. Parhimpunan, lahir…..19.. di Hanopan.

3. Buyung, lahir…..19.. di Hanopan.

4. Maslina (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

5. Sutan, lahir…..19.. di Hanopan.

6. Nurianna (pr), lahir…..19.. di Hanopan.

7-1-2. Marasia Harahap, meninggal muda.

7-2. Cucu Bangun Harahap, Mangaraja Naposo.

———————————————————

7-2-1. Hormat Harahap, gelar Baginda Pangibulan (19..-19..) dengan istri Tiani, boru Pohan dari Parau, lalu digantikan Basaria, boru Siagian dari Simaninggir, bermukim di Cikampah, Rantau Prapat. Keturunannya:

1. Adil, lahir…..19.. di Rantau Prapat.

2. Sori, lahir…..19.. di Rantau Prapat.

3. Otmaida (pr), lahir…..19.. di Rantau Prapat.

4. Oslan, lahir…..19.. di Rantau Prapat.

5. Nisma (pr), lahir…..19.. di Rantau Prapat.

7-2-2. Maren Harahap, gelar Baginda Marsoit (19..-19..) dengan istri Nurasia, boru Pane dari Arse Julu, bermukim di Hanopan.Keturunannya:

1. Samsulbahri, lahir…..19.. di Hanopan.

2. Abdulah, lahir…..19.. di Hanopan

3. Sahdin, lahir…..19.. di Hanopan.

4. Sahyuti, lahir…..19.. di Hanopan

5. Ito, lahir…..19.. di Hanopan

6. Pantas Roma, lahir…..19.. di Hanopan.

7. Parmintaan, lahir…..19.. di Hanopan

8. Rosni Rusui (pr), lahir…..19.. di Hanopan

9. Bardansyah, lahir…..19.. di Hanopan.

7-2-3. Nuro Harahap, menikah dengan Judin, marga Siregar dari Batu Horpak.

7-3. Cucu Tembang Harahap, gelar Sutan Mangalai.

———————————————————–

1. Mara Indo Harahap, gelar Baginda Natio (19..-19..) dengan istri …, boru Sinambela dari Roncitan, bermukim di Kota Pinang. Mantan Asisten Kebun di Banda Aceh. Keturunannya:

1. Berliana (pr), lahir…..19.. di Kota Pinang.

2. Sarip, lahir…..19.. di Kota Pinang.

3. Ismail, lahir…..19.. di Kota Pinang.

4. Ati (pr), lahir…..19.. di Kota Pinang.

5. Harris, lahir…..19.. di Kota Pinang.

6. Deliana (pr), lahir…..19.. di Kota Pinang.

7. Lisma (pr), lahir…..19.. di Kota Pinang.

8. Niar (pr), lahir…..19.. di Kota Pinang.

9. Johnny, lahir…..19.. di Kota Pinang.

2. Tahim Harahap, gelar Baginda Parbatasan (19..-19..) dengan istri Nurba, boru Regar dari Bunga Bondar, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Gondoria (pr), lahir…..19.. di Hanopan

2. Dasima (pr), lahir…..19.. di Hanopan

3. Bonggal, lahir…..19.. di Hanopan

4. Paruhuman, lahir…..19.. di Hanopan.

5. Pakri, lahir…..19.. di Hanopan

6. Batu, lahir…..19.. di Hanopan

7. Muhammad, lahir…..19.. di Hanopan.

3. Tiran Harahap, menikah dengan Marajo, marga Simatupang dari Pagaran Tulason.

4. Timaheran Harahap, menikah dengan Rencong, marga Siregar dari Jonggol Julu.

7-4. Cucu Rain Harahap, gelar Mangaraja Bintuju.

————————————————————

7-4-1. Nasar Harahap, gelar Baginda Malim (19..-19..) dengan istri Rahayo, boru Hasibuan dari Sipirok, bermukim di Sipirok. Keturunannya:

1. Sakti, lahir…..19.. di Sipirok.

2. Ahmad, lahir…..19.. di Sipirok.

3. Erwin, lahir…..19.. di Sipirok.

4. Siti Adin (pr), lahir…..19.. di Sipirok.

7-4-2. Munir Harahap, gelar …..(19..-19..) dengan istri…….., boru……, bermukim di Pematang Siantar, lalu pindah ke Kisaran. Keturunannya:

1… lahir…..19.. di Pematang Siantar.

7-4-3. Dahler Harahap, gelar….(19..-19..) dengan istri……, boru….dari….., bermukim di Sitinjak, Batang Toru. Keturunannya:

1….. , lahir…..19.. di Sitinjak.

2……, lahir…..19.. di Sitinjak.

7-4-4. Nursiti Harahap, meniggal muda.

7-5. Cucu Borkat Harahap, Ja Mukobul.

——————————————-

7-5-1. Doriolo Harahap, menikah dengan Karani, marga Hasibuan dari Roncitan.

7-5-2. Sopian Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri…., boru Sumatera Barat, bermukim di Padang. Pekerjaan: Pegawai Negeri. Keturunannya:

  1. ……, lahir…..19.. di Padang.

7-5-3. Sour Harahap, menikah dengan Porngis, marga Tambunan dari Roncitan.

7-5-4. Mara Tohong Harahap, gelar Baginda Rangke Hatoguan….(19..-19..) dengan istri Robiah, boru Siagian dari Sipirok, berdiam di Fakfak, Irian Barat. Meninggal disana dalam menjalankan tugas. Pekerjaan: Pegawai Negeri. Keturunannya:

1. Meri Yamashita (pr), lahir 31 Desember 1969 di Jakarta.

2. Umar, lahir 25 April1972 di Biak.

3. Audi, lahir 19 Juli 1974 di Biak.

4. Syarifuddin, lahir 27 Nopember 1980 di Biak.

7-5-5. Haposan Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Roncitan, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Awaluddin, lahir 23 Apr 1974 di Hanopan.

2. Lasmiwati (pr), lahir 12 Juli 1975 di Hanopan.

3. Seribulan (pr), lahir 1 Januari 1978 di Hanopan.

4. Masdalena (pr), lahir 15 Mei 1980 di Hanopan.

5. Epa Yanti (pr), lahir 8 Oktober 1982 di Hanopan.

6. Kobul Pangidoan, lahir 10 Januari 1985 di Hanopan.

7. Irawati (pr), lahir 20 Januari 1987 di Hanopan.

8. Abdul Haji, lahir 13 Juli 1989 di Hanopan.

9. Hopipah (pr), lahir 20 Oktober 1991 di Hanopan.

7-5-6. Kotib Harahap, gelar Baginda Hatimbulan….(19..-19..) dengan istri Elizabeth, boru Yogyakarta dari Jawa Tengah, bermukim di Kebon Nanas II/24, Otista IV, Jakarta Timur. Tel: 850-0150. Pendidikan: Akademi Telkom Bandung. Pekerjaann: Kantor Telkom Cabang Kebayoran Baru, Jakarta. Setelah pensiun kembali ke Hanopan dan tinggal disana hingga akhir hayatnya. Keturunannya:

1. Dedi Indrawardana (Dedi), lahir 3 Desember 1980 di Jakarta.

2. Medi Rendra Cahyadi (Medi), lahir 19 Mei 1982 di Jakarta.

7-5-7. Marasat Harahap, gelar….., dengan istri…., boru…….dari…, bermukim

di…..Keturunannya:

1.

7-5-8. Amru Harahap, gelar….., dengan istrinya…., boru….dari….., bermukim

di……Keturunannya:

1.

7-5-9. Ati Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari……

7-6. Cucu Sulaiman Harahap, gelar Ja Umar.

—————————————————–

7-6-1. Rosdina Harahap, menikah dengan Amaran, marga Pospos dari Huta Padang.

7-6-2. Muslimin Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Rukia, boru Regar dari

Huta Padang, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Raya, lahir……19.. di Hanopan.

2. Nita (pr), lahir……19.. di Hanopan.

3. Emmi (pr), lahir……19.. di Hanopan.

4. Rina (pr), lahir……19.. di Hanopan.

5. Maryan, lahir……19.. di Hanopan.

6. Erwin, lahir……19.. di Hanopan.

7. Arne, lahir……19.. di Hanopan.

8. Alamsyah, lahir……19.. di Hanopan.

9. Zuliadani (pr), lahir……19.. di Hanopan.

7-6-3. Mandasin Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Achir, boru Regar Dongoran dari Arse Jae Dolok, bermukim di Medan, lalu pindah ke Bagan Batu. Pekerjaan: anggota TNI. Keturunannya:

1. Susi (pr), lahir……19.. di Medan.

2. Delimasari (pr), lahir……19.. di Medan.

3. Purnamasari (pr), lahir……19.. di Bagan Batu.

4. Rizal Efendi, lahir……19.. di Bagan Batu.

5. Anggi, lahir……19.. di Bagan Batu.

7-6- 4. Nurhamima Harahap, menikah dengan Sutan, marga Simatupang dari Pagaran Tulason.

7-6-5. Siti Rahmah Harahap, menikah dengan Darwin, marga Siregar dari Bondar Nauli.

7-6-6. Musla Harahap, gelar….., dengan istri Nursania, boru Regar dari Ujung Padang, berdiam di Hanopan. Keturunannya:

1. Sandi, lahir……19.. di Hanopan.

2. Sahli, lahir……19.. di Hanopan.

3. Desi (pr), lahir……19.. di Hanopan.

7-6-7. Dahrum Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Tiur, boru Sitorus dari Porsea, lalu digantikan Nursani, boru Regar dari Ujung Padang. Awalnya bertugas di Medan kemudian dipindahkan ke Sipirok. Pekerjaan: Anggota TNI. Keturunannya:

1. Rida (pr), lahir……19.. di Medan.

2. Anto, lahir……19.. di Medan.

3. Mariska (pr), lahir……19.. di Sipirok.

4. Laila, lahir……19.. di Sipirok.

5. Nurul Oktavia, lahir……19.. di Sipirok.

7-6-8. Siti Rohma Harahap, menikah dengan …., marga Siregar dari Bondar Nauli,

Gunung Bayu Pematang Siantar.

7-6-9. Nurida Harahap, menikah dengan Wandi, marga Siregar dari Jonggol Jae.

7-6-10. Hairin Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Darma, boru Ritonga dari Lancat Julu, berdiam di Hanopan. Keturunannya:

1. Taufik Akbar, lahir……19.. di Hanopan.

2. Nensi (pr), lahir……19.. di Hanopan.

3. Umar, lahir……19.. di Hanopan.

7-7. Cucu Salasa Harahap, gelar Ja Niarba.

—————————————————

7-7-1. Gunung Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Dama, boru Rambe dari Lancat Julu, bermukim di Medan. Keturunannya:

1…….., lahir……19.. di Medan.

2. Hanida (pr), lahir……19.. di Medan.

3. Agus, lahir……19.. di Medan.

4. Tetty (pr), lahir……19.. di Medan.

5……., lahir……19.. di Medan.

7-7-2……..Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri….., boru…..dari……, bermukim di Medan. Keturunannya:

1……., lahir……19.. di Medan.

7-7-3……..Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri….., boru……dari…., bermukim di Medan. Keturunannya:

1……., lahir……19.. di Medan.

7-7-4. Mida Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari Sampean Sipirok.

10. Cicit Paian Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Nuh.

10-1. Cucu Togu Harahap, Ja Mangatur, gelar Mangaraja Sianggian.

—————————————————————————————

10-1-1. Lokot Harahap, gelar Baginda Parbalohan Dua, dengan istri Mastiur, boru Regar dari Hasang, bermukim di Hanopan. Pendidikan:…Pekerjaan:…Keturunannya:

1. Edisuandi, lahir……19.. di Hanopan.

2. Epri Pardomuan, lahir……19.. di Hanopan.

3. Pangondian, lahir……19.. di Hanopan.

4. Erni Tati (pr), lahir……19.. di Hanopan.

5. Tuti Alawiyah (pr), lahir……19.. di Hanopan.

6 Suryani (pr), lahir……19.. di Hanopan.

7. Suryadi, lahir……19.. di Hanopan.

10-1- 2. Gunet Harahap, menikah dengan Kamal, marga Pohan dari Hanopan, anak Ja Mandaun.

10-1-3. Zureda Harahap, menikah dengan Akup, marga Simatupang dari Gunung Manaon.

10-1-4. Mandelina Harahap, menikah dengan Aziz, marga Tobing dari Silangge.

10-1-5. Apul Harahap, menikah dengan Sodirin, marga Rambe dari Batu Horpak Jae.

14. Cicit Kenis Harahap, gelar Baginda Pangibulan.

14-1. Cucu Ismail Harahap, gelar Ja Lobe.

—————————————————

14-1-1. Padusi Harahap, menikah dengan…, marga……..dari………

14-1-2. Gandaera Harahap, menikah dengan Maidin, marga Simatupang dari Gunung Manaon.

14-1-3. Pitta Harahap, menikah dengan Mahyudin, marga Lubis dari Kotanopan.

14-1-4. Ima Harahap, menikah dengan ……, marga Pane dari Arse Jae Lombang.

14-1-5. Usman Harahap, gelar Baginda Pangibulan, dengan istri Otnida, boru Regar dari Ujung Padang, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Parulian, lahir……19.. di Hanopan.

2. Tinabin (pr), lahir……19.. di Hanopan.

3. Dirman, lahir……19.. di Hanopan.

4. Bayani (pr), lahir……19.. di Hanopan.

5. Habibullah, lahir……19.. di Hanopan.

14-1-6. Jolil Harahap, gelar Baginda Kotib, dengan istri Nurhamida, boru Pane dari Gunung Manaon, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Abdul Harris, lahir……19.. di Hanopan.

2. Dahliani (pr), lahir……19.. di Hanopan.

3. Sjamsiruddin, lahir……19.. di Hanopan.

4. Masdelina (pr), lahir……19.. di Hanopan.

5. Umarwira, lahir……19.. di Hanopan.

14-1-7. Ahmad Soleh Harahap, gelar Baginda Sidangkal, dengan istri Kholija, boru Regar dari Hasang, bermukim di Hanopan. Kadus 2010 (Kepala Dusun). Keturunannya:

1. Karlina (pr), lahir……19.. di Hanopan.

2. Bahari. lahir……19.. di Hanopan.

3. Syarif, lahir……19.. di Hanopan.

15. Cicit Gardok Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Rahim.

15-1. Cucu Hadam Harahap, gelar Lobe Yakin.

——————————————————–

15-1-1. Tialima Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari……

15-1-2. Sangkot Harahap, Haji Abdurrakhim, gelar Baginda Taris Muda (19..- 2008) de-ngan istri Hj. Nuraisyah, boru Regar dari Huta Padang. Pendidikan: Sekolah Guru. Pekerjaan: Awalnya menjadi Guru di Hanopan, lalu pindah ke Sipirok, akhirnya Medan. Setelah pensun kembali ke Bona Bulu dan tinggal di jalan Simangambat no.115 Sipirok hingga akhir hayatnya. Keturunannya:

1. Saulina (pr), lahir……19.. di Sipirok.

2. Sariaman, lahir……19.. di Sipirok.

3. Rosita (pr), lahir……19.. di Sipirok.

4. Masia (pr), lahir……19.. di Sipirok.

5. Abdul Muin, lahir……19.. di Sipirok.

6. Merida Sinta (pr), lahir……19.. di Sipirok.

7. Achmadi, lahir……19.. di Sipirok.

8. Hakkul Yakin, lahir……19.. di Sipirok.

9. Nurhasami (pr), lahir……19.. di Sipirok.

15-1-2. Abdul Majid Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri…., boru Regar dari Simangumban, bermukim di Percut, Medan. Keturunannya:

1……., lahir……19.. di Medan.

15-1-3. Dahum Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri……, boru Bagan dari Percut, bermukim di Percut, Medan. Keturunannya:

1……., lahir……19.. di Medan.

15-1-4. Ahmad Soleh Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri……, boru Pane dari Simangumban, bermukim di Percut, Medan. Keturunannya:

1……., lahir……19.. di Medan.

15-2. Cucu Sobar Harahap, gelar Ja Mantar.

—————————————————–

15-2-1. Bahuddin Harahap, gelar Baginda Malim Muda….(19..-19..) dengan istri Maimunah, boru Hasibuan dari Simangambat, bermukim di Hanopan. Pendidikan: Pekerjaan: Kepala Kampung Hanopan ke…. Keturunannya:

1. Syahriana (pr), lahir……19.. di Hanopan.

2. Masnilam (pr), lahir……19.. di Hanopan.

3. Syaifulbakhri, lahir……19.. di Hanopan.

15-2-2. Sarpin Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Tiabin, boru Rambe dari Lancat Julu, berdiam di Hanopan. Keturunannya:

1…….., lahir……19.. di Hanopan.

15-2-3. Asni Harahap, menikah dengan Sampun, marga Pasaribu dari Roncitan.

15-2-4. Efendi Harahap, gelar…..….(19..-19..) dengan istri Nurma, boru Regar dari Batuna Dua, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1…….., lahir……19.. di Hanopan.

15-2-5. Asra Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari……

c. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Panggulangan.

11. Cicit Mandasin Harahap, gelar Baginda Khalifah Sulaiman.

11-1.Cucu Alaan Harahap, gelar Mangaradja Toga.

——————————————————-

11-1-1. Simin Harahap, gelar Mara Soleman (19..-19..) dengan istri Halimatussakdiah, Ompu ni Sahir, boru Regar dari Sipirok. Keturunannya:

1. Akup, lahir……19.. di Panggulangan.

2. Malim Saidi, lahir……19.. di Panggulangan.

3. Syafe’i, lahir……19.. di Panggulangan.

4. Firman, lahir……19.. di Panggulangan.

5. Omas (pr), lahir……19.. di Panggulangan.

6. Tiadin (pr), lahir……19.. di Panggulangan.

7. Aslamiah (pr), lahir……19.. di Panggulangan.

8. Berlian (pr), lahir……19.. di Panggulangan.

9. Zainab (pr), lahir……19.. di Panggulangan.

11-1-2. Jamod Harahap, gelar…..…..….(19..-19..) dengan istri Salakiah, boru Regar dari Baringin, bermukim di Banda Aceh. Keturunannya:

1.Harun, lahir……19.. di Banda Aceh.

11-2. Cucu Marasan Harahap, gelar Ja Soriangon.

————————————————————

11-2-1. Siti Hawan Harahap, menikah dengan Marbun, marga Siregar dari Kampung Sa-tia, Sipirok berdiam di Kepahyang, Bengkulu.

11-2-2. Musleman (Belau) Harahap, gelar Baginda Parbatasan (19..-19..) dengan istri Rubaniah, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, lalu digantikan Aslamiah, boru Regar dari Parau Sorat, berdiam di Jalan D.I. Panjaitan no.6/46, Lingkungan V, Kelurahan Talang Benih, Curup, Bengkulu. Keturunannya:

1. Hasbullah, lahir 28 Nopember 1938 di Pematang Danau (Bengkulu).

2. Syahruddin, lahir 18 Agustus 1942 di Lubuk Linggau.

3. Nukman, lahir 26 Januari 1945 di Belitar (Curup).

4. Mara Ingon, lahir 30 Januari 1947 di Belitar (Curup).

5. Amrul Hakim, lahir 4 Nopember 1950 di Belitar (Curup).

6. Syahzuana, lahir …195. di Belitar (Curup).

7. Lenan, lahir 29 Januari 1962 di Curup.

8. Arman, lahir 21 Apr 1964 di Curup.

9. Musriani (pr), lahir 18 Sep 1965 di Curup.

10. Hanopan, lahir 18 Sep 1967 di Curup.

11. Aliana, lahir……..1969 di Curup.

12. Adam, lahir…..1971 di Curup.

13. Anna Leli (pr), lahir….1972 di Curup.

14. Sakti, lahir……1974 di Curup.

11-2-3. Maya Harahap, menikah dengan Ja Bolon, marga Pakpahan dari Panggulangan.

11-2-4. Fatimah Harahap, menikah dengan Kabidun, marga Siregar dari Jambur Batu.

11-2-5. Soridima Harahap, menikah dengan Bahat, marga Siregar dari Saba Tolang.

11-2-6. Anas Mursalim Harahap, gelar Baginda Harahap (19..-19..) dengan istri Salohot, boru Regar dari Parandolok, tinggal di Talang Benih, Curup, Bengkulu. Lalu pindah dan menetap di Bogor. Keturunannya:

1. Nurhayati (pr), lahir 24 Juli 1955 di Banda Aceh.

2. Edi Erwin, lahir 18 Januari 1958 di Natal.

3. Siti Nanni (pr), lahir 6 Januari 1962 di Curup.

4. Eppy Narulita (pr), lahir 24 Desember 1964 di Curup.

5. Ansori Hidayat, lahir 16 Juni 1966 di Curup.

6. Susi Nender (pr), lahir 16 Juni 1968 di Curup.

7. Antonius, lahir 12 Nopember 1970 di Bogor.

8. Susanti (pr), lahir 10 Oktober 1973 di Panggulangan.

9. Umar, lahir 24 Juni 1975 di Panggulangan.

11-2-7. Nurasia Harahap, menikah dengan Adenan, marga Siregar dari Parau Sorat.

11-2-8. Masito Harahap, menikah dengan Kosim, marga Siregar dari Sidangardangar.

11-3. Cucu Kedom Harahap, gelar Haji Dollah.

——————————————————–

11-3-1. Lokot Harahap, gelar Ja Taris (19..-19..) dengan istri Jarilah, boru Regar dari Parau Sorat, bermukim di Medan. Keturunannya:

1. Husin, lahir……19.. di Medan.

2. Ratna (pr), lahir……19.. di Medan.

3. Ani (pr), lahir……19.. di Medan.

4. Azis, lahir……19.. di Medan.

5. Buhanuddin, lahir……19.. di Medan.

6. Ibrahim, lahir…19.. di Medan.

11-3-2. Marip Harahap, gelar…..(19..-19..) dengan istri Nurilan, boru Simatupang dari Poken Arse, bermukim di jalan T. Sulong Syahnara no.9, Rantau Prapat 21412. Keturunannya:

1. Siti Hajar (pr), lahir……19.. di Rantau Prapat.

2. Siti Khalijah (pr), lahir……19.. di Rantau Prapat.

3. Riduan, lahir……19.. di Rantau Prapat.

4. Ummi Kaluem (pr), lahir……19.. di Rantau Prapat.

5. Hanafi, lahir……19.. di Rantau Prapat.

6. Masnah (pr), lahir……19.. di Rantau Prapat.

7. Syahruddin, lahir……19.. di Rantau Prapat.

8. Umaruddin, lahir……19.. di Rantau Prapat.

9. Mahran, lahir……19.. di Rantau Prapat.

10. Ahmadan, lahir……19.. di Rantau Prapat.

11. Hasan Azhari, lahir……19.. di Rantau Prapat.

11-3-3. Daud Harahap, gelar…..(19..-19..) dengan istri Maslian, boru Pohan dari Parau Sorat, bermukim di jalan Bandar Sono, Tebing Tinggi (Deli). Pendidikan: Sekolah Guru. Pekerjaan Guru SMA Tebing Tinggi (Deli). Keturunannya:

1. Syahril, lahir……19.. di Tebing Tinggi.

2. Agustina (pr), lahir……19.. di Tebing Tinggi.

3. Ramadan, lahir……19.. di Tebing Tinggi.

4. Gozali, lahir……19.. di Tebing Tinggi.

5. Astuti (pr), lahir……19.. di Tebing Tinggi.

6. Khairul, lahir……19.. di Tebing Tinggi.

11-3-4. Abbas Harahap, gelar…..(1939-1985) dengan istri Maimah, Ompu ni Yanti, boru Regar dari Sialagundi, bermukim di Panggulangan. Keturunannya:

1. Darwin, lahir 8 Juni 1961 di Panggulangan.

2. Irwan, lahir …1963 di Panggulangan.

3. Anna (pr), lahir 5 Mei 1965 di Panggulangan.

4. Sahlan, lahir…..1966 di Panggulangan.

5. Masrawati (pr), lahir …..1968 di Panggulangan.

6. Midasari (pr), lahir ……1971 di Panggulangan.

7. Masjuwita (pr), …..Juni 1973 di Panggulangan.

8. Yusraliani (pr),…..1975 di Panggulangan.

11-3-5. Rukiah Harahap, menikah dengan Sutan Pangibulan, marga Pakpahan dari Panggulangan.

11-4. Cucu Mahir Harahap, gelar Ja Pariaman.

——————————————————–

11-4-1. Pangeran Harahap, gelar…..(19..-19..) dengan istri Salam, boru Rambe dari Baringin, bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1. Saparuddin, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

2. Fahrudin, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

3. Masdalina (pr), lahir …….19.. di Rantau Prapat.

4. Awaluddin, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

5. Koharuddin, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

6. Ulla (pr), lahir …….19.. di Rantau Prapat.

7. Kifli, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

8. Fahmi, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

9. Musa, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

10. Ros (pr), lahir …….19.. di Rantau Prapat.

11-4-2. Jalil Harahap, gelar…..…..(19..-19..) dengan istri Maya, boru Regar dari Situmba, bermukim di Sioldengan, Rantau Prapat. Keturunannya:

1. Ramlan, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

2. Ani (pr), lahir …….19.. di Rantau Prapat.

3. Burhan, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

4. Lahuddin, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

5. Toga, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

6. Aman, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

7. Ros (pr), lahir …….19.. di Rantau Prapat.

8. yunus, lahir …….19.. di Rantau Prapat.

11-4-3. Hamzah Harahap, gelar….(19..-19..) dengan istri Masnilam, boru Pohan dari Parau Sorat, bermukim di Pekanbaru. Pekerjaan: Pegawai Kehutanan. Keturunannya:

1. Nurlela (pr), lahir …….19.. di Pekanbaru.

2. Amrul, lahir …….19.. di Pekanbaru.

3. Iwan, lahir …….19.. di Pekanbaru.

4. Syahrial, lahir …….19.. di Pekanbaru.

5. Siti Mariam (pr), lahir …….19.. di Pekanbaru.

6. Bahrum, lahir …….19.. di Pekanbaru.

7. Halim, lahir …….19.. di Pekanbaru.

11-4-4. Maria Harahap, menikah dengan Soaduon, marga Pane dari Lancat Jae.

11-4-5. Sarba Harahap, menikah dengan Muslimin, marga Siregar dari Sipirok.

11-4-6. Baidah Harahap, menikah dengan Kodir, marga Siregar dari Baringin.

11-5. Cucu Darajat Harahap, gelar Mangaraja Halongonan.

———————————————————————–

11-5-1. Dasim Harahap, gelar…..(19..-19..) dengan istri Salmah, boru Pohan dari Parau Sorat, lalu digantikan Rosminah, boru Pulungan dari Baringin, bermukim di Panggulangan. Keturunannya:

1. Bonggal, lahir …..19.. di Panggulangan.

2. Kartini (pr), lahir …..19.. di Panggulangan.

3. Nenni (pr), lahir …..19.. di Panggulangan.

4. Amarudi, lahir …..19.. di Panggulangan.

5. Sudirman, lahir …..19.. di Panggulangan.

6. Merianna (pr), lahir …..19.. di Panggulangan.

7. Pandapotan, lahir …..19.. di Panggulangan.

8. Sonang Matua, lahir …..19.. di Panggulangan.

9. Pangondian, lahir …..19.. di Panggulangan.

d. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Siak Sri-Indrapura, di Riau daratan.

13. Cicit Pardo (Mara Kamin) Harahap, gelar Baginda Saikum.

13-1. Cucu Nempol Harahap, gelar….

———————————————

13-1-1. Syamsudin Harahap, gelar…..(19..-19..) dengan istri Mahanum Ali, Ompu ni Andri, boru Siak Sri-Indrapura dari Riau, bermukim di Pekanbaru. Keturunannya:

1. Mirza Sjamsudin, lahir 21 Maret 1945 di Pekanbaru.

2. Zoeraida, lahir 18 Agustus 1952 di Pekanbaru.

2. Rubiah Harahap, menikah dengan Harry Parhimpunan, marga Siregar dari Sipirok.

3. Rukiah Harahap, menikah dengan ……, marga…..dari……

11-2. Cucu Abu Bakar Harahap, gelar…..

————————————————-

11-3. Cucu Muhammad Soleh Harahap, gelar….

——————————————————–

11-4. Cucu Jambul Harahap, gelar……

———————————————

11-5. Cucu…….Harahap, gelar……

——————————————

Generasi Kelima

Augkang, Au, Anggi, Iboto

a.Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Bungabondar

4. Anak cicit Heber Harahap, Sintua Heber, gelar Baginda Maujalo.

4-1. Cicit Melanton Harahap, gelar Mangaradja Ujung Padang

4-1-1. Cucu Julianus Harahap.

————————————

1. Masnida Harahap menikah dengan…., marga……dari…….

2. Marulam Harahap dengan istri …, boru …dari bermukim di Bunga Bondar keturunannya:

1.

3.Nurlena Harahap menikah dengan…., marga……dari…….

4-1-2. Cucu Hadrianus Harahap.

—————————————

1. Palito Harahap dengan istri….., boru……dari ……..keturunannya:

1.

2. Maruli Harahap dengan istri….., boru……dari ……. keturunannya:

1.

3. Thomas Harahap dengan istri….., boru……dari …….. keturunannya:

1.

4. Tiurma Harahap menikah dengan…., marga……dari……. .

5. Murtio Harahap menikah dengan…., marga……dari……. .

6. Adelina Harahap menikah dengan…., marga……dari……. .

7. Rosita Harahap menikah dengan…., marga……dari…….

4-1-3. Cucu Beheri Nopan Harahap.

——————————————-

1. Sakti Harahap dengan istri….., boru……, dari …….. keturunannya:

1.

2. Agus Harahap dengan istri….., boru……dari …….. keturunannya:

3. Todung Harahap dengan istri….., boru……dari …….. keturunannya:.

4-1-5. Cucu Sori Gunung Harahap.

—————————————–

1. Roslini Harahap menikah dengan Adenan, marga Nasution dari Cubadak (Panti), bermukim di jalan Beringin no. 36, Kampung Kapuas, Sanggau, Kalimantan Barat.

2. Raya Efendi Harahap dengan istri….., boru……dari ……bermukim di Jakarta, keturunannya:

1.

3. Bahrum Harahap dengan istri….., boru……dari ……..tinggal di Kalimantan Barat, keturunannya:

1.

4. Saparuddin Harahap dengan istri….., boru……dari …….. tinggal di Palembang, keturunannya:

1.

5. Herlina Harahap menikah dengan Hamonangan, marga Lubis dari Sayurmahincat, Kotanopan, Tamiang. Tinggal di jalan A. Hutabarat Gang Dame 1 no.34 , Padang Sidempuan 22724.

6. Putra Indra Harahap dengan istri…., boru……dari…….tinggal di Padang Sidempuan keturunannya:

7. Farida Ariani Harahap menikah dengan Sudarso, kepala SMA Bunut di Sanggau, Kalimantan Barat.

6. Anak cicit Nanga Harahap, Ja Pahang, gelar Baginda Sialang.

6-1. Cicit Malik (Hizkia) Harahap, gelar Sutan Harahap.

6-1-1. Cucu Reman Harahap.

———————————–

1. Ir. Payungan Harahap dengan istri….., boru……dari …….. keturunannya:

1.

2. Horas Harahap dengan istri….., boru……dari …….. keturunannya:

6-1-2. Cucu Totauli Harahap gelar Baginda Maratua.

—————————————————————

1. Tumbur Mulia Harahap (1944-2004) dengan Siti Dahniar, boru Lampung dari Bumi Agung bermukim di jalan Sriwijaya, Gang Amarta no.77 Kota-bumi. Pedidikan SD, SMP. Pekerjaan Polisi, dan Satpam di P.T. Telkom. Keturunannya:

1. Neva Iskandaria, lahir 26 Juni 1968 di Kotabumi.

2. Novatiana Medya (pr), lahir 28 Nopember 1972 di Kotabumi.

3. Kristina Melvia (pr) lahir, 25 Maret 1974 di Kotabumi.

4. Devi Oktavia (pr) lahir, 30 Oktober 1975 di Kotabumi.

5. Alex Sanderia (pr) lahir, 27 Apr 1982 di Kotabumi.

2. Masdah Riveria Harahap menikah dengan Makmun, marga Martadipura dari Sirah Pulau Padang OKI, Sumsel.

3. Sumurung Harahap meninggal muda.

4. Bintan Harahap dengan istri Rugun, marga Siregar dari Muara, Pulau Sa-mosir, berdiam di jalan Karya, Gang Adil no.25, Medan Tel: (061) 662-2446. Pendidikan: SMA, Pekerjaan Karyawan BRI Binjei, Sumut. Keturunannya:

1. Fredi lahir, …19.. di Medan.

2. Marieta (pr) lahir, …..19.. di Medan

3. Rusli lahir, 19.. di Medan.

4. Joshua lahir, …19.. di Medan.

5. Gomos Hajongjongan Harahap dengan istri Dahlina, boru Gultom dari Pematang Siantar bermukim di Palembang. Pendidikan STM/Mesin. Pekerjaan Kantor LLSAD Sido Ing Lautan 35 Ilir Tangga Buntung, Palembang. Keturunannya:

1. Yosef Efendi lahir 19 Juni 1986 di Palembang

2. Elfrida Gita Patricia (pr) lahir 10 januari1992 di Palembang

3. Astri (pr) lahir 27 Mei 1993 di Palembang.

6. Januar Halomoan Harahap (1956-1998) dengan istri Tioria, boru Simatupang dari Sungei Gerong bermukim di Komplex BLK Kenten Sako, Palembang. Pendidikan: STM, BLK Malang, BLK Cork di Irlandia, Inggris. Pekerjaan Instrutur BLK Palembang. Keturunannya:

1. Wily Halomoan, lahir 19 Nopember 1990 di Palembang.

2. Windy Christiani, lahir 4 Desember 1993 di Palembang.

7. Sontian Harahap SD, SMP, SMA, IPB Bogor, belum berkeluarga.

8. Ledyana Harahap menikah dengan Mangatas, marga Simatupang dari Balige.

9. Lasmarovita Harahap S.H. menikah dengan…., marga……dari…….

6-1-3. Cucu Hajopan Harahap.

————————————-

1. Bambang Posma Harahap dengan istri….., boru……,dari ……..

keturunannya:

1.

2. Lamlandu Juni Martuani Harahap dengan istri….., boru……,dari ……..

keturunannya:

3. Patohan Satujuon Harahap dengan istri….., boru……,dari …….. keturunannya:

4. Dertin Srikasi Harahap menikah dengan ….., marga……., dari…….

6-1-4. Cucu Parman Harahap

———————————–

6-1-5. Cucu Hasiholan Harahap.

——————————-

6-2. Cicit Binahar Harahap, gelar Ja Bintuju.

6-2-1. Cucu Marolop Harahap, gelar Ja Bulele.

——————————————————–

1. Monang Harahap dengan istri……., boru……dari……bermukim di Tanjung Karang, Lampung. Keturunannya:

1.

2. Syahrun Harahap dengan istri….., boru……dari…….bermukim di….. ke-turunannya:

3. Ipin Harahap dengan istri….., boru……dari……bermukim di……

4. Deli Harahap, menikah dengan……, marga……dari……..

5………………….

6………………….

12. Anak cicit Kampung Harahap, gelar Haji Tuan Syekh Muhammad Jalil.

12-1. Cicit Yusuf, gelar Mangaraja Sorialom Harahap.

12-1-2. Cucu Bidin, gelar Baginda ………..

————————————————–

1. Mahmud Harahap, dengan istri Dewani, boru Regar dari Bunga Bondar, berdiam di Lubuk Pakam. Keturunannya:

1. Amrin, lahir 19.. di Lubuk Pakam.

2. Armen (Butong), lahir 3 Mei 1959 di Lubuk Pakam.

3. Sutan, lahir 14 Juni 1961 di Lubuk Pakam

4. Rohima (pr), lahir 19.. di Lubuk Pakam.

5. Apdi, lahir 19.. di Lubuk Pakam..

6. Syahrial, lahir 19.. di Lubuk Pakam..

7. Budiantoni, lahir 19.. di Lubuk Pakam..

8. Elita (pr) lahir 19.. di Lubuk Pakam.

12-1-5. Cucu Natin, gelar Ja Harahap.

———————————————

1. Masdelina Harahap menikah dengan….., marga…..dari Sibadoar.

2. Syamsulbahri Harahap, dengan istri…boru… dari……, bermukim di jalan M. Yakub no.78, jalan Prof. Yamin (dulu bernama jalan Serdang), Medan. Keturunannya:

1. Sadrina (pr), lahir 19…di Medan.

2. Syahrial, lahir 19… di Medan.

3. Sriwarni (pr), lahir 19… di Medan.

4. Chairani (pr), lahir 19… di Medan.

5. Zubaidah (pr), lahir 19… di Medan.

3.Nursani Harahap menikah dengan Haji M. Nuh, marga Siregar dari Gunung Tua.

4. Anadarlina Harahap menikah dengan Jamili, marga Melayu dari Medan.

5. Lensa Harahap menikah dengan….., marga Silangit dari Karo.

6. Carda Harahap, dengan istri….,boru……dari…..bermukim di……… Keturunannya:

7. Ulan Harahap menikah dengan Kasimir, marga Siregar dari Bunga Bondar.

8…… Harahap menikah dengan…. , marga …..dari……..

12-2. Cicit Tosim Harahap, gelar Ja Badaman.

12-2-1. Cucu Mara Iman Harahap, gelar Haji Mara Iman.

——————————————————————–

Tidak terdapat keturunan anak laki-laki.

12-2-2. Cucu Muslim Harahap, gelar Haji Muslim Jalil.

———————————————————

1. Jahara Kalsum Harahap menikah dengan Ir. Mananalom Soalon, marga

Siregar dari Simaninggir, Sipirok.

2. Fahruddin Harahap (1947-1988), dengan istri Herawati, boru Sirait dari

Tanjung Balai bermukim di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Keturunannya:

1. Ahmad Rizaldi Parsaulian, lahir 7 Maret 1976 di Tanjung Balai.

3. Drs. Daman Syahri Harahap (1948-1986), dengan istri Ovvi Syarifah Hanum, boru Lubis dari Panyabungan bermukim di Jakarta. Keturunannya:

1. Hafni Sari Damayanti (pr), lahir 10 Oktober 1978 di Jakarta.

2. Rika Yuliana (pr), lahir 19 Juli 1981 di Jakarta.

4. Mohammad Syofian Harahap, gelar Sutan Habincaran Oloan (1950-2000), dengan istri Syafiatun, boru Regar dari Sipirok, bermukim di Jalan Katelia no 19 Jatibening I, Pondok Gede Bekasi.Kodepos 17412.Telepon:847-1552. Keturunannya:

1. Dini (pr), lahir 31 Januari 1978 di Jakarta.

2. Dewi (pr), lahir 9 Juni 1980 di Jakarta.

5. Barumsyah Harahap (1952-2002), dengan istri Erwati boru Tanjung dari Padang bermukim di jalan S. Parman no. 302, Medan. Kini keluarga tinggal di jalan Gaperta Gang Perdana no.2 Medan 20124. HP: 08126025655. Keturunannya:

1. Nila Ramadiana, lahir 18 Apr 1990 di Medan.

6. Tati Darwati Harahap menikah dengan Ir. Soleman, marga Siregar dari Sidingkat.

12-2-3. Cucu Pangibulan Harahap, gelar Haji Anwar Pangibulan.

——————————————————————————

1. Nurul Helviani Harahap menikah dengan….., marga………dari……..

2. Syaiful Indra Harahap, dengan istri Yanti, boru Regar dari Parau, bermukim di jalan Tomat no.17 Medan Baru. Tel: 4568575. HP: 085261050220.

Keturunannya:

1.

3. Abdi Harahap, dengan istri…, boru…..dari….bermukim di……Keturunannya:

1.

4. Misrul Harahap menikah dengan….., marga………dari……..

5. Mini Harahap menikah dengan….., marga………dari……..

b.Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Hanopan.

2. Anak cicit Sengel Harahap, gelar Baginda Parbalohan.

2-1. Cicit Abdul Hamid Harahap, Tuan Datu Singar, gelar Sutan Hanopan.

2-1-1. Cucu Sutor Harahap, gelar Baginda Raja Pandapotan.

————————————————————————

1. Amir Hamzah Harahap meninggal kecil di Lhok Seumawe, Aceh. Akan tetapi namanya menjadi panggoraran Ompung Sutan Hanopan di Kam-pung, yaitu: Ompu ni Amir.

2. Haji Sangkot Muhammad Syarif Ali Tua Harahap, gelar Mangaraja Hanopan (1923-2005), dengan istri Hj. Nonggar (1928-2006), boru Regar dari Bunga Bondar berdiam di Kampung F Trikoyo, Tugumulyo, Lubuk Linggau, Sumsel. Tel. (0733)-371402. Pendidikan: Pada tahun 1938 masuk HIS Andreas School Roomsch Katholiek, Palembang, lalu ter- henti karena Perang Dunia ke-II. Pekerjaan: Pegawai Sipil bagian Teknik Batalion Genie Pioneer Terr. II Sriwijaya di Lubuk Linggau. Tidak mempunyai keturunan.

3. Marasuddin Harahap meninggal kecil.

4. Sangkot Hamid Harahap (1927-1986), gelar Sutan Hanopan Naposo, dengan istri Hj. Rosmanidar boru Regar dari Bunga Bondar tinggal di Jalan Dilli Raya Blok A/8 no. 4, BTN Jaya Indah, Mekar Sari, Bekasi Tel. 880-5044. Pendidikan: Pada tahun 1941 mengikuti HIS Andreas School Roomsch Katholiek, Palembang, terhenti karena Perang Dunia ke-II. Pekerjaan: Awalnya Pegawai Sipil Tata Usaha Angkatan Darat Kodam V Sriwijaya di Palembang, lalu pulang ke ke Hanopan. Kemudian kembali merantau kali ini ke Jakarta untuk berwirausaha. Keturunannya:

1. Nusyirwan, lahir 5 Mei 1955 di Palembang.

2. Rosalina Lilian Galina Putri (pr), lahir 7 Desember 1956 di Palembang.

3. Ellisya (pr), lahir 19 Apr 1959 di Palembang.

4. Lisna (pr), lahir 25 Juni 1962 di Hanopan

5. Kusnandar, lahir 22 Juni 1969 di Jakarta.

6. Farida (pr), lahir 2 Apr 1972 di Jakarta.

5. Sangkot Anwar Bey Effendy Harahap (1930-1991) dengan istri Hj.Siti Ramiah, boru Regar dari Tanjung dekat Hanopan, awalnya bermukim Pa-lembang lalu pindah ke Irian Barat (Papua). Pendidikan: SGA. Pekerjaan: Guru SD, SMP, Kepala SMP Negeri, Kandep P&K Yapen Selatan di Serui. Keturunannya:

1. Sori Budimansyah, lahir 11 Januari 1956 di Palembang.

2. Ida (pr), lahir 5 Januari 1957 di Palembang.

3. Khairani (pr), lahir 5 Februari 1959 di Palembang.

4. Tetty (pr), lahir 25 Nopember 1960 di Palembang.

5. Anitha (pr), lahir 23 Nopember 1963 di Lubuk Linggau.

6. Erni (pr), lahir 16 Oktober 1967 di Serui.

7. Evie (pr), lahir 15 Mei 1968 di Serui.

8. Sutor Wansyah, lahir 9 Sep 1970 di Serui.

6. Haji Drs. Mohammad Arifin Harahap dengan istri Hj. Dr. Machrani, boru Regar dari Sipirok. Awalnya berdiam di Jakarta bekera sebagai dosen IKIP Jakarta. Kemudian mendapat kesempatan menjadi guru dari pemerintah Malaysia pimpinan Tun Abdul Razak di Kuala Lumpur ketika itu. Terakhir berdiam di: 7 Tingkat Pantai Jerjak, Taman Century 11700 Gelugor, Pulau Pinang. Pendidikan: IKIP Bandung. Pekerjaan: Guru SGA di Sekayu Sumatera Selatan, dosen IKIP Jakarta, Guru Sekolah Alamsyah Kuala Lumpur, Dosen Universiti Sains Malaysia (USM) Pulau Pinang. Keturunannya:

1. Irwan, lahir 14 Nopember 1971 di Kuala Lumpur.

2. Yuska (pr), lahir 15 Januari 1973 di Kuala Lumpur.

3. Helmi, lahir 3 Maret 1975 di Kuala Lumpur.

7. Haji Mohammad Rusli Harahap MSc., gelar Sutan Hamonangan, dengan istri Ir. Hj. Rusmini S.R., boru Nasution dari Muara Botung tinggal di Jalan Batu Pancawarna I/2A, Pulomas Jakarta 13210. Pendidikan: ATN Jakarta dilanjutkan MEI (Institut Tenaga Listrik Moskow) di Moskow, Uni Sovyet. Pekerjaan Staf Pangajar ISTN Jakarta. Penyusun Tarombo Marga Harahap pomparan Tongku Mangaraja Hanopan dari Hanopan Sipirok ini. Keturunannya:

1. Arifilmiansyah Parlindungan, lahir 11 Juli 1974 di Jakarta.

2. Budiadiliansyah Pardomuan, lahir 30 Maret 1976 di Jakarta.

3. Altinai Molunasari, lahir 23 Juni 1978 di Jakarta.

4. Mulia Firmansyah, lahir 2 juli 1982 di Jakarta.

8. Hj. Dra. Siti Fatimah Marsari Harahap menikah dengan Humam Yahya asal Semarang, Jawa Tengah.

2-1-2. Cucu Maujalo Harahap, gelar Baginda Soripada Paruhum.

—————————————————————————–

1. Siti Ramalan meningal kecil.

2. Sanusi Harahap, gelar Sutan Datu Singar (1924-19..), dengan istri Siti Maimunah, boru Lubis dari…; digantikan Nursih boru dari …, bermukim di jalan…, Sido Dadi, Lubuk Pakam. Pekerjaan: Kantor Pertanian. Keturunannya:

1. Ida Murni (pr), lahir ……1947 di Parbaungan.

2. Nurhayati (pr), lahir ……1951 di Parbaungan.

3. Nilawati (pr), lahir ……1953 di Parbaungan.

4. Khairul Anwar, lahir ……1955 di Parbaungan.

5. Rizal, lahir ……1957 di Parbaungan.

6. Suryani, lahir ……1959 di Parbaungan.

7. Suryati, lahir ……1961 di Parbaungan.

8. Rahmat Hanopan, lahir ……1963 di Parbaungan.

9. Ernawati, lahir ……1965 di Lubuk Pakam.

10. Masita, lahir ……1967 di Lubuk Pakam.

11. Butet (pr), lahir ……19. di Lubuk Pakam.

12. Saiful, lahir ……19. di Lubuk Pakam.

13. Sari (pr), lahir ……19. di Lubuk Pakam.

3. Sahala Harahap meninggal muda.

4. Muhammad Ali Harahap (1928-2003) dengan istri Fatimah Reni, boru Harahap dari Pintu Padang, bermukim di Padang Sidempuan. Keturunannya:

1. Marwan, lahir 6 Desember 1957 di Padang Sidempuan.

2. Syafril, lahir 26 Agustus 1960 di Padang Sidempuan.

3. Nani (pr), lahir 2 Januari 1962 di Padang Sidempuan.

4. Taviana (pr), lahir 16 Agustus 1963 di Padang Sidempuan.

5. Ilvan Amri, lahir 20 Juli 1965 di Padang Sidempuan.

6. Rosnawati (pr), lahir 29 Sep 1968 di Padang Sidempuan.

7. Lisnasari (pr), lahir 23 Nopember 1971 di Padang Sidempuan.

8. Indrayani (pr), lahir 20 Februari 1974 di Padang Sidempuan.

5. Tapiangat Syarifah Harahap (1930-2000) menikah dengan Arfan Marwazie, marga Lubis dari Silaping, Mandailing.

6. Muhammad Muchtar (Luthfi) Harahap (1932-20..), gelar Tongku Datu Batara Guru, dengan istri Asnah, boru Muntok dari Pulau Bangka, berdiam di jalan Senang Hati no.14, RT 01, RW 1, Mentok, Bangka. Keturunannya:

1. Suryani (pr), lahir 20 Februari 1965 di Mentok.

2. Rini (pr), lahir 10 Juni 1966 di Mentok.

3. Rudi, lahir 25 Desember 1967 di Mentok.

4. Fery, lahir 17 Oktober 1969 di Mentok.

5. Rinaldi, lahir 20 Agustus 1971 di Mentok.

6. Yusuf Parlindungan, lahir 26 Maret 1973 di Mentok.

7. Charlie, lahir 9 Mei 1976 di Mentok.

7. Pangaduan Muda Harahap (1935-1950) bermukim di Sipirok.

8. Haji Mohammad Nasir Harahap MBA, gelar Tongku Raja Hamonangan Soripada (1936-2003) dengan istri Syamsinar, boru Minang dari Jakarta, berdiam di jalan Jatinegara Timur III no.131, Jakarta 13350.Tel:819-6152. Karena meninggal lalu digantikan adiknya Ida. Keturunannya:

1. Nura (pr), lahir 2 Oktober 1968 di Jakarta.

2. Sari (pr), lahir 10 Desember 1970 di Jakarta.

3. Diah (pr), lahir 17 Desember 1972 di Jakarta.

4. Reza, lahir 23 September1976 di Jakarta.

5. Riza, lahir 20 Juli 1988 di Jakarta.

9. Trimurti Harahap (1946-20..) menikah dengan …., marga Siregar dari Par-garutan Pasar.

10. Haji Indra Tjaja Harahap (1948-20..) dengan istri Kati, boru Pulungan dari Bedage, Deli, bermukim di Perumahan Pondok Cipta, Blok E-40, Bekasi 17134. Tel.884-6749. Keturunannya.

1. Arsyad, lahir 14 Sep 1975 di Jakarta.

2. Alfrady, lahir 3 Agustus 1983 di Jakarta.

11. Drs. Dzulkarnain Harahap (1970-20..) dengan istri Ir.Tati Yasin boru Sulawesi bermukim di Perumahan Bukit Kencana, Blok ANII/2, Pondok Gede, Bekasi. 17414. Tel.847-3440. Keturunanya:

1. Syifa Azzahra (Fara, pr), lahir 17 Januari 2003 di Jakarta.

2. Adek, lahir ……. di Jakarta.

2-1-5. Cucu Pelinuruddin Harahap, Haji gelar Muhammad Nurdin

——————————————————————————–

1. Alamsyah Budin Harahap dengan istri Arimastuti, boru Ngawi, Madiun, dari Jawa Timur, bermukim di jalan pulau Matagatik Blok A-1/3, Jati Makmur Permai, pondok Gede, Bekasi 17413. Pendidikan: ALRI. Pekerjaan: di Pangkalan ALRI Surabaya.

1. Farida (pr), lahir 27 Apr 1973 di Surabaya.

2. Gatot, lahir 31 Mei 1975 di Surabaya.

2. Basri Harahap meninggal masih kecil.

3. Hj. Zubaidah Harahap menikah dengan Idris, marga Pardede dari Sibolga.

4. Ustan Harahap meninggal masih kecil.

5. Krtini Harahap meninggal masih kecil.

6. Kardinah Harahap menikah dengan Firman, marga Sihombing dari Siborong-borong

7. Tobotan Harahap meninggal masih kecil.

8. Haji Lahuddin Harahap dengan istri Risna, boru Pane dari Lancat, bermukim di jalan Bima, Kapling PTB Blok J-5 no.1-2 Tegal Alur, Cengkareng

Jakarta 11820. Pendidikan SMA. Pekerjaan Samsat DKI. Keturunannya:

1. Dani Mulya Jaya, lahir 20 Apr 1977 di Jakarta.

2. Muhammad Yudi, lahir 10 Juli 1980.

9. Muhiddin Harahap dengan istri Holida, boru Regar dari Tanjung, Dolok Sinomba, bermukim di Hanopan. Pekerjaan: Bertani.Keturunannya:

1. Hendra Marzuki Pandapotan, lahir 1 Mei 1978 di Hanopan.

2. Veronika (pr), lahir 1 Maret 1981 di Hanopan.

3. Jani Pramana, lahir 6 Juni 1985 di Hanopan.

4. Wirja Wijaya, lahir 9 Nopember1987 di Hanopan.

5. Anugrah, lahir 8 Mei 1991 di Hanopan.

10. Halimatussakdiah Harahap menikah dengan ….., marga….. dari……

11. Nursaidah Harahap menikah dengan Hairudin, marga Hasibuan dari Ron-

citan.

12. Muhammad Sukri Harahap dengan istri Justima, boru Pasaribu dari Sorkam bermukim di Sibolga, keturunannya:

1. Juandi, lahir di Sibolga.

2. Asnita (pr), lahir di Sibolga.

3. Erwina (pr), lahir di Sibolga.

4. Nuraisah (pr), lahir di Sibolga.

13. Abdul Halim Harahap dengan istri …., boru…..dari…., bermukim di…..….Keturunannya:

2-1-7. Cucu Hisar Harahap, gelar Baginda Harahap.

————————————————————–

1.Deliana Harahap menikah dengan Tohar, marga Nasution dari Hanopan.

2-1-8. Cucu Haji Muhammad Diri Harahap S.H, gelar Baginda Raja Mulia Pinayungan.

———————————————————————————-

1. Drs. Dirwan Yuliansyah Harahap, gelar Tuan Datu Singar, dengan istri Irna, boru Periangan dari Bandung, bermukim di jalan Hang Tuah VIII/8, Kebayoran Baru, Jakarta. Sejak tanggal 12 Juni 2006, pindah ke alamat baru sementara di jalan MPR III, no.24, Cipete, Jakarta Selatan, Tel. 722-4423. Tempat tinggal tetap beralamat: Kompleks Jati Indah, jalan Jati Indah V no.20, Pangkalan Jati, Pondok Labu. 12450. Tel: 765-6695. Keturunannya:

1. Adrian, lahir 27 Mei 2000 di Jakarta.

2. Elkie Kumala, lahir 10 Desember 2006.

2. Hj. Dirwani Elvy Yuswita Harahap S.H. menikah dengan Alvin, marga Tanjung dari Sorkam, Sibolga.

3. Magnora Chaerina Yulianti Harahap smHK menikah dengan Ir.Sony bin Ir. Suradi, dari Solo, Jawa Tengah.

2-1-11.Cucu Haji Marajali Harahap, gelar Baginda Guru Sodungdangon

————————————————————————————–

1. Hj. Dr. Darwisyah Harahap (1945-20..), menikah dengan drs. Barita, marga Tambunan dari Tukka, Sibolga.

2. Hj. Dr. Erwina Harahap (1947-2005) menikah dengan Sakuri dari Purwokerto, Jawa Tengah.

3. Ir. Irsan Harahap (1950-2006), dengan istri Ir. Dedeh Zubaidah, boru Leles Garut, dari Periangan, Jawa Barat, bermukim di Perumahan Flat Pulo-mas, Gedung 3, Lantai 3, Jakarta Timur. Tidak mempunyai keturunan.

4. Ahmad Daulat Nabonggal Harahap meninggal kecil.

2-1-12. Cucu Haji. Dr. Pamusuk Harahap, gelar Baginda Namora Pusuk ni Hayu

—————————————————————————————

1. Dr. Ir. Prita Wardani Dumasari Harahap M.Sc., gelar Namora Dumasari Rondabulan menikah dengan Ir. Krisna Murti Murad MSA, marga Guei dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

2. Ir. Irina Masteri Chairani Harahap, gelar Tapi Mastri Khairani, menikah dengan drs. Zukri Saat dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

3. Haji Dr.Wiersma Arif Hanopan Harahap SpB, gelar Tongku Datu Arif Hanopan dengan istri Dr. Meifi Jelita, marga Pamuncak, boru Minang dari Padang Panjang, berdiam di Komplex Filano Jaya Permai, Blok A/2, Alai Gunung Pangilun, Padang. Keturunannya:

1. Annisa (pr), lahir 30 Desember 1994 di Bukit Tinggi.

2. Nadila (pr), lahir 22 Februari 1996 di Padang.

3. Andini (pr), lahir 26 Januari 1999 di Padang.

4. Yulia Rahmi (pr), lahir 26 Juli 2000 di Padang.

5. Muhammad Irfan, lahir 23 Agustus 2002 di Jakarta.

4. Ir. Bourdon Saleh Harahap MBA, gelar Tongku Batu Nanggar Jati, de-ngan istri Dewi Mustika, boru Pariaman dari Sumatera Barat, bermukim di jalan Kamang no.4 Padang. Keturunanya:

1. Muhammad Adnan, lahir 16 Juni 2000 di Padang.

2 Adinda (pr), lahir 21 Desember 2001 di Padang.

2-2. Cicit Kasim Harahap, gelar Tongku Mangaraja Elias Hamonangan.

2-2-3. Cucu Dimpu Harahap, gelar Baginda Parbalohan Naposo

—————————————————————————–

1. Maria Christina (Todas) Harahap (1931-2006) menikah dengan Binsar, marga Sitompul dari Pahae, bermukim di Lampung.

2. Puji Machdalena Harahap menikah dengan Umar, marga Nasution dari Padang Sidempuan, bermukim di Jakarta.

3. Elizabeth Tiagar Harahap menikah dengan Uhum, marga Siagian dari Hanopan.

4. Grace Nabasa Harahap (1937-2002) menikah dengan Sjamsir, marga Siregar dari Bunga Bondar.

5. Hanopan Harahap (1939-2003) dengan istri Nurmaingot, boru Gultom dari Silangge, bermukim di jalan Pinang IV no.80, Pondok labu RT13, RW 02, Jakarta1245. Pekerjaan: wirausaha. Keturunannya:

1. Dameria (pr), lahir…..19.. di Jakarta.

2. Lasmaria (pr), lahir…..19.. di Jakarta,

3. Oberlin, lahir…..19.. di Jakarta.

6. Laung Pandapotan Harahap dengan istri Tintin Aisyah boru Cianjur dari Periangan, lalu digantikan Iik dari Nakgrak Bogor, bermukim 2 km dari simpang Sukaraja-Nagrak, Nagrak, RT 01, RW 01, Bogor. Keturunannya:

1. Ruli Arga, lahir 4 Sep 1974 di Bogor. Tel. (0251)-358275.

2. Hikmat Ilyas, lahir 14 Februari1976 di Bogor.

3. Surtani Natalia (pr), lahir 25 Desember 1981 di Bogor.

4. Rudi Arga, lahir 11 Sep 1994 di Bogor.

7. Torkis Harahap menikah dengan Edi M, marga Ritomga dari Roncitan.

8. Liman Barisan Angkola Harahap dengan istri Tetty, boru Regar dari Bunga Bondar, boru Sutan Habiaran, bermukim di jalan Lembah Aren III, Pondok Kelapa, Kaveling DKI, Blok K11/12, Jakarta Timur. Tel.864-3258. Keturunannya:

1. Dorkas (pr), lahir 24 Maret 1972 di Jakarta.

2. Yongki Doni Safari, lahir 25 Agustus 1983 di Jakarta.

3. William Har, lahir 19 Nopember 1983.

9. Gozali Harahap dengan istri Yeti, boru Kuningan dari Cirebon, Jawa Barat, bermukim di jalan Swadaya Rawa Domba no. 23, RT/RW 009/07 Jakarta. Keturunannya:

1. Steven Tuanku Elias, lahir 17 Januari 1999 di Bogor.

10. Soriduma Sanne Harahap menikah dengan Indra, marga Sitompul dari Pematang Siantar.

2-2-6. Cucu Partaonan Harahap, gelar Baginda Soripada Partaonan (BSP).

—————————————————————————————–

1. Asmaran Parsaulian Harahap (1941-19..) dengan istri Bertina boru Nainggolan dari Sijungkit, bermukim di jalan Mesjid Raya Baru no.14 Padang Sidempuan.Tidak mempunyai keturunan.

2. Ida Hatni Harahap menikah dengan Kalibumi, marga Siregar dari Lancat, bermukim di Jakarta.

3. Dona Rosaktina Harahap, menikah dengan Jashia, marga Marpaung dari Galanggang, Sipirok.

4. Maharani Dohariana Harahap, menikah dengan Arden, marga Siregar dari Sibadoar.

5. Dewi Sri Hasiholan Harahap, menikah dengan Amru, marga Sinaga dari Sipagimbar.

6. Dana Guswin Harahap (1951-19..) dengan istri Fifa, boru Nasution dari Kotanopan, bermukim di Padang Sidempuan. Keturunannya:

1.

2.

7. Eddy Mangaraja Hamonangan Harahap, (1956-….), dengan istri Misna Herawati, boru Meulaboh dari Aceh, bermukim di jalan Mesjid Raya Baru no.14 Padang Sidempuan. Keturunannya;

1.

2.

8. Meutia Elfina Harahap, menikah dengan Alfian, marga Siregar dari Pijorkoling.

9. Melfa Diana Harahap, menikah dengan Halim, marga Pohan dari Hanopan.

10. Ritha Dominar Harahap, menikah dengan Inyo Wage, marga……dari Tomohon, Sulawesi Utara.

11.Umar Dhani Harahap, dengan istri Ida boru Caniago dari Pasaman Sumatera Barat bermukim di Hanopan. Alamatnya: Kantor Pos Huta Padang 22747, Kecamatan Arse. Nomor HP: 0813-61757108. Keturunannya:

1.

2-2-10. Cucu Bagon Harahap, gelar Baginda Hanopan.

——————————————————————

1. Sjahrin Halomoan Harahap SH. dengan istri Clara, boru Regar dari Bunga Bondar, berdiam di Jalan Matahari Raya no.10 Blok VI, Helvetia, Medan 20124. Keturunannya:

1. Ika Sandra (pr), lahir…. 19…di Medan.

2. Adiaksa, lahir…… 19… di Medan.

3. Hendri, lahir….. 19… di Medan.

2. Hapastian Harahap S.H. dengan istri Siti A, boru Simangunsong dari…., bermukim di jalan Sepat No.45 B, RT 008 RW 02, Kel. Kebagusan I, Kec. Pasar Minggu. Tel. 7884-4354. Keturunannya:

1. Andy, lahir 1 Apr 1978 di Jakarta.

2. Agnes Stephanie (pr) lahir 23 Juli 1982 di Jakarta.

3. Nurcahaya Harahap, menikah dengan……, marga…..dari……

4. Ir. Bonggal Harahap dengan istri Rosanih boru …dari…… , bermukim di jalan Bahari Tarogong, Jakarta Selatan. Tel.7266-4277. Pekerjaan: Kawasan Berikat Nusantara Cilincing. Keturunannya:

1. Robert, lahir ….19….di Jakarta.

2. Maria (pr), lahir…. 19… di Jakarta.

3. Thesa (pr), lahir ….19… di Jakarta.

5. Tetty L. Harahap menikah dengan Drs.Aga B, marga Sitompul dari…….

6. Martha Harahap menikah dengan Johny Hans Sopaheluwakan dari……Maluku.

7. Drs. Ranto Cari Harahap dengan istri ……..boru …dari….. bermukim di jalan Fatmawati 45 B, Cilandak Jakarta 12430. Tel. 769-5486.

Keturunannya:

1.

8. Diparbasa Tua Harahap dengan istri …….., boru …dari…..bermukim di jalan Fatmawati 45 B, Cilandak Jakarta 12430. Tel. 769-5486. Keturunannya:

9. Dra Yunita D. Harahap menikah dengan …….. dari ………

10. Mei Abeto Harahap dengan istri ….., boru….dari bermukim di jalan Fatmawati 45 B, Cilandak Jakarta 12430. Tel. 769-5486. Keturunannya:

1.

2-2-12. Cucu Toga Harahap, gelar Baginda Mulia.

—————————————————————–

1. Dr. Amru Bahrum Paranginan Harahap SpOb. dengan istri dr.Tetty Mur-niati Dairiani, boru Hutabarat dari Pahae, bermukim di jalan Pondok Labu I/6 Jakarta Selatan 12450 Tel: 765-8061. Keturunannya:

1. Ezra, lahir 24 Januari 1988 di Jakarta.

2. Dwita (pr), lahir 18 Apr 1989 di Jakarta.

3. Ruth Daratri (Utti, pr), lahir 8 Juni 1980 di Jakarta.

4. Andrew, lahir 24 Desember 1986 di Jakarta.

2. Halomoan Harahap BSc., gelar Mangaraja Naposo (1957-2000), dengan istri Husniati Mariati, boru Pasundan dari Jawa Barat; mendapat marga Ritonga dari Simangambat; bermukim di Jalan Pengayoman no.7 Jakarta Selatan 12410. Keturunannya:

1. Ira Deviana (pr), lahir 21 Agustus 1983 di Jakarta.

2. Nico Mulia Utama, lahir 24 Agustus 1984 di Jakarta.

3. Nanda Rico Parsaulian (Anggi), lahir .. September1992 di Ja-

karta.

3. Welly Hasiholan Harahap S.E., gelar… ..th (1959-20..), dengan istri Berty, boru Ritonga dari Simangambat, bermukim di jalan Kelapa Gading no.25, Jakarta Selatan 12420. Tel:765-9973. Keturunannya:

1. Bersaniya Nella Nauli (pr), lahir 24 Apr 1996 di Jakarta.

2. Bertrice Esmiralda Serena, lahir 23 Agustus 1998 di Jakarta.

4. Meitiawati Harahap menikah dengan Ir. Hotman, marga Sitompul dari Tarutung bermukim di Pekanbaru.

2-3. Cicit, Rachmat Harahap, gelar Sutan Nabonggal.

2-3-1. Cucu Sahat Harahap, gelar Baginda Mara Hasyim.

——————————————————————–

Tidak mempunyai keturunan anak laki-laki.

2-3-2. Cucu Marip Harahap, gelar Baginda Parbalohan/Baginda Panusunan.

——————————————————————————————–

Ada keturunan anak laki-laki, tetapi meninggal kecil.

2-3-3. Cucu Zainuddin Harahap, gelar Baginda Pardomuan

————————————————————————

1. Sri Ulettina Dohar ni Mouza Harahap menikah dengan Mohammad Ilyas Mohaji, dari Jawa tengah.

2. Sri Rejeki Rahmawati Harahap menikah dengan Toris Amani dari Jakarta.

3. Anak-cicit Sogi Harahap, gelar Baginda Soripada.

3-1. Cicit Mamin Harahap, gelar Mangaradja Alaan

3-1-2. Cucu Roup Harahap, gelar Baginda Paraduan.

————————————————————–

1. Pangeran Harahap dengan istri…., boru….dari……, bermukim di……Keturunannya:

2. Parlindungan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di Keturunannya:

3. Parsaulian Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….

Keturunannya:

4. Parlaungan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di Keturunannya:

5. Dewani Harahap menikah dengan …., marga……dari…….

6. Sulhana Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

3-1-3. Cucu Burhanuddin Harahap, gelar Baginda Soaduon.

————————————————————————

1. Nagan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di Keturunannya:

1.

2. Rahman Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….. Keturunannya:

3. Holija Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

4. Sitiangur Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

5. Nurhalima Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

6. Ummi Harahap menikah dengan …., marga……dari…….

7. Sari Banun Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

3-2. Cicit Maju Harahap, gelar Mangaraja Riapan.

————————————————————

Tidak mempunyai keturunan anak laki-laki.

3-3.Cicit Baitan Harahap, gelar Mangaraja Parlaungan.

3-3-1. Cucu Lolotan Harahap, gelar Baginda …..

———————————————————-

1. Nuraini Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

2…….Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…… Keturunannya

1.

3-3-2. Cucu Aminuddin Harahap, gelar Baginda ……

—————————————————————

1. Dalian Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

2. Ridoan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

3-3-3. Cucu Ridoan Harahap, gelar Baginda …..

———————————————————

1. ……Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

2.

3-3-4. Cucu Gomuk Harahap, gelar Baginda …..

———————————————————-

1. Kipli Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…..Keturunannya:

3-4. Cicit Tobat Harahap, gelar Mangaraja Paranginan.

3-4-1. Cucu Lajim Harahap, gelar Baginda Raja.

———————————————————

1. Roslina Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

2. Rodoan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

3. Salim Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

4. Asroida Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

5. Mohammad Amin Harahap dengan istri…., boru…. dari……bermukim di…..Keturunannya:

6. Hapso Harahap menikah dengan …., marga……dari……..

7. Saidun Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

8. Bosur Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

9. Nurlan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

10. Bokya Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

3-4-2. Karani Harahap, gelar Batara’i.

———————————————

1. Nawi Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

2. Annawati Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3. Rahmawati Harahap menikah dengan …., marga……dari………

4. Ida Juwita Harahap menikah dengan …., marga……dari………

5. Nur Masnah Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-5. Cicit Kombang Harahap, gelar Malim Muhammad Arif.

3-5-1. Cucu Junid Harahap, gelar Haji Muhammad Junid.

———————————————————————

1. Matarip Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di… Keturnannya:

2. Bahrum Harahap dengan istri…., boru… dari……, bermukim di…. Keturunannya:

3. Irsad Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

4. Syahban Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

5. Zul Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

6…… Harahap dengan istri…., boru…., dari……bermukim di …..Keturunannya:

7. Rosma Harahap menikah dengan …., marga……dari………

8. Tina Harahap menikah dengan …., marga……dari………

9. Netti Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-5-3. Cucu Syahrir Harahap, gelar Baginda Muda.

————————————————————-

1. Habonaran Harahap dengan istri Atun, boru dari Tegal, Jawa Tengah, ber-mukim di jalan…….Jakarta. Keturunannya:

1. Meriana (pr), lahir……19 di Jakarta.

2. Ramadan, lahir……19 di Jakarta.

3. Desi (pr), lahir……19 di Jakarta.

2. Hamonangan Harahap dengan istri Sumawati, boru Bugis, dari Sulawesi Selatan berrmukim di jalan…..Pontianak. Keturunannya:

1. Bahari, lahir……19 di Pontianak.

2……. lahir……19 di Pontianak.

3. Ardin Harahap dengan istri Tini, boru Sagala dari Sigiring-giring dekat Silangge, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1. Susi (pr), lahir 19.. di Hanopan.

2. Sanusi Saleh, lahir 19.. di Hanopan.

3. Ita (pr), lahir 19.. di Hanopan.

4. Sahrin, lahir 19.. di Hanopan.

4. Rifai Harahap dengan istri Talisma, boru Betawi dari Jakarta, bermukim di jalan ……Jakarta. Keturunannya:

1. Robbi, lahir 19.. di Jakarta.

2. Rohana (pr), lahir 19.. di Jakarta.

5. Roland Harahap dengan istri Aini, boru Gultom dari Simangambat, ber-mukim di jalan…..Jakarta. Keturunannya:

1. Desti (pr), lahir 19.. di Jakarta.

2. Roni, lahir 19.. di Jakarta.

6. Berli Harahap menikah dengan Medison, marga Panjaitan dari Pagaran Pisang.

7. Nuraini Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-5-4. Cucu Matnusin Harahap, gelar Baginda ….

———————————————————–

1. Ir.Harmaulina Juniarti Harahap menikah dengan …., marga …… dari………

2. Dra. Hartina Aprida Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3. Harif Syahbudin Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

4. Harpandi Agusnardi Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

5. Harry Effendi Harahap dengan istri…., boru….dari……, bermukim di….Keturunannya:

6. Harmeijn Maryadi Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

3-5-5. Cucu Mustamin Harahap, gelar Baginda Pariaman.

———————————————————————

1. Hirawati Harahap menikah dengan …., marga……dari………

2. Asnan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di……Keturunannya:

1.

3. Juniar Harahap menikah dengan …., marga……dari………

4. Linda Harahap menikah dengan …., marga……dari………

5. Rostanida Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-6. Cicit Adun Harahap, gelar Ja Hatunggal.

3-6-1. Cucu Pantis Harahap, gelar Baginda …..

——————————————————–

1. Hamonangan Harahap dengan istri…., boru…. dari…bermukim di…. Keturunannya:

1.

2. Ruslan Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di…. Keturunannya:

3. Amril Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

4. Makmun Harahap dengan istri…., boru…. dari……, bermukim di….Keturunannya:

5. Rosinar Harahap menikah dengan …., marga……dari………

6. Juria Harahap menikah dengan …., marga……dari………

7. Rohma Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-6-2. Cucu Uddin Harahap, gelar Baginda………

———————————————————-

1.

2.

3.

3-6-3. Cucu Pande Harahap, gelar Baginda………

——————————————————

1.

2.

3.

4.

5.

3-6-4. Cucu Eras Harahap, gelar Baginda …..

——————————————————

1. Ronda Harahap menikah dengan …., marga……dari………

2.

3.

4.

5.

3-6-9. Cucu Dekman Harahap, gelar Baginda …..

—————————————————–

1.

2.

3-7. Cicit Ratus Harahap, gelar Ja Pangaribuan.

3-7-1. Cucu Teler Harahap, gelar Baginda ………….

———————————————————

1.

2.

3-7-2. Maraganti Harahap, gelar Baginda Habiaran.

——————————————————-

1. Johny Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di … . Keturunannya:

1.

2. Loberto Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di….Keturunannya:

1.

3. Anaria Harahap menikah dengan …., marga……dari………

4. Sepnauli Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di… Keturunannya:

1.

5. Timbul Hamonangan Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di Keturunannya:

1.

6. Masdinar Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-7-3. Morai Harahap, gelar Baginda Sojuangon.

———————————————————–

1. Masdalena Harahap menikah dengan …., marga……dari………

2. Elias Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di.. ..Keturunannya:

1.

3. Pandapotan Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di.. ..Keturunannya:

1.

4. Marlina Harahap menikah dengan …., marga……dari………

5. Muhammad Ali Harahap dengan istri…., boru….dari…, bermukim di… Keturunannya:

1.

6. Mohammad Alpian Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di-… Keturunannya:

1.

3-9. Cicit Adong Harahap, Ja Balau, gelar Sutan Sonanggaron, Tongku Mangaraja Hanopan Naposo.

3-9-1. Cucu Ginda Harahap, gelar Baginda…….

——————————————————–

1. Indrawan Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di…. Keturunannya:

1.

2. Edwardsyah Harahap dengan istri…., boru… dari…, bermukim di…. Keturunannya:

1.

3. Elpagus Hendri Harahap dengan istri…., boru….dari…, bermukim di….Keturunannya:

1.

4. Yulianti Harahap menikah dengan …., marga……dari………

5. Maulana Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di.. ..Keturunannya:

1.

6. Parlindungan Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di…. Keturunannya:

1.

7. Dadang Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di….. Keturunannya:

1.

3-9-2. Cucu Syamsi Harahap, gelar Baginda ……

—————————————————–

1.

2.

3-9-3. Cucu Ichwan Harahap, gelar Baginda…….

———————————————————-

1. Faisal Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di Keturunannya:

1.

2. Paima Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di…..Keturunannya:

1.

3. Pahron Harahap dengan istri…., boru…. dari…, bermukim di….. Keturunannya:

1.

3-9-4. Cucu Safaruddin Harahap, gelar……

—————————————————

1. Nurulhuda Harahap menikah dengan …., marga……dari………

3-10. Cicit Jabal Harahap, gelar Mangaraja Bukit Siduadua.

3-10-2. Cucu Nukman Harahap, gelar…….

————————————————–

1.

3-10-5. Cucu Syarifudin Harahap, gelar…….

—————————————————–

1.

3-10-6. Sampe Harahap, gelar……

—————————————–

1.

3-10-7. Mara Ponu Harahap, gelar……

———————————————-

1.

5. Anak cicit Lilin (Sutor) Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Arif.

5-1. Cicit Morgu Harahap, gelar Mangaraja Guna.

5-1-1. Cucu Jalil Harahap, gelar………

———————————————-

1….Harahap, dengan istri…. boru……dari…., bermukim di…, Sumatera Barat. Keturunannya:

1.

5-1-2. Cucu Pada Harahap, gelar………….

————————————————–

1……Harahap, dengan istri….boru….dari….., bermukim di …, Sumatra Barat. Keturunannya:

1.

5-1-3. Cucu Zainuddin Harahap, gelar………….

————————————————-

1……Harahap, dengan istri….boru….dari….., bermukim di Simangambat. Keturunannya:

1.

5-1-4. Cucu Abdul Wahid Harahap, gelar…………

———————————————————–

1….. Harahap, dengan istri…. boru……dari …….., bermukim di Simangambat. Keturunannya:

1.

5-1-5. Cucu Pangibulan Harahap, gelar………..

——————————————————–

1…..Harahap, dengan istri.….boru…..dari ……, bermukim di……, Sumatera Barat. Keturunannya:

1.

5-1-6. Cucu Hamzah Harahap, gelar…………

—————————————————-

1…….Harahap, dengan istri…. boru…..dari……, bermukim di Simangambat. Keturunannya:

1.

5-2. Cicit Daliun Harahap, gelar Ja Marliun.

5-2-1. Cucu Bahori Harahap, gelar……….

————————————————–

1. Burhanuddin Harahap, dengan istri…..boru……dari…… Keturunannya:

1.

2. Drs. Hasbi Harahap (19..-19..) dengan istri…..boru……dari……Keturunannya:

3. Umar Harahap, dengan istri…..boru……dari…… Keturunannya:

4. Ansor Harahap, dengan istri…..boru……dari…… Keturunannya:

5. Hot Matua Harahap, dengan istri…..boru……dari…… Keturunannya:

6. Rostina Harahap menikah dengan …., marga……dari………

7. Jamila Harahap menikah dengan …., marga……dari……….

5-2-2. Cucu Maskut Harahap, gelar………….

—————————————————–

1……Harahap, dengan istri…., boru…..dari….., bermukim di…., Sumatera Barat. Keturunannya

1.

5-2-3. Cucu Sabirin Harahap, gelar………

————————————————–

1 …..Harahap, dengan istri.…, boru…..dari….., bermukim di …….., Simangambat Keturunannya:

1.

5-2-5. Cucu Nasrun Harahap, gelar………….

—————————————————–

1……Harahap, dengan istri …..boru…dari……, bermukim di……… Simangambat. Keturunannya

1.

5-2-6. Cucu Amiruddin Harahap, gelar…………

———————————————————

1. Harahap, dengan istri……., boru….. dari….., bermukim di Simangambat. Keturunannya

1.

5-3. Cicit Saribun Harahap, Ja Kidun, gelar Sutan Martua.

5-3-1. Cucu Yusuf Harahap, gelar……..

———————————————–

1……Harahap, dengan istri…., boru……dari…., bermukim di jalan……, Labuhan Batu. Keturunannya

1.

5-3-2. Cucu Hasanuddin Harahap, gelar………..

———————————————————

1……Harahap, dengan istri…., boru……dari…..bermukim di jalan……, Rantau Prapat. Keturunannya:

1.

5-3-3. Matnuin Harahap, gelar……

—————————————–

1.…Harahap, dengan istri…., boru……dari….., bermukim di jalan……, Rantau Prapat. Keturunannya:

1.

5-3-6. Rusli Harahap, gelar Baginda Namuap.

——————————————————-

1……Harahap, dengan istri…. boru……dari….., bermukim di jalan……, Rantau Prapat. Keturunannya

1.

5-4. Cicit Saib Harahap, Ja Bolon, gelar Sutan Oloan.

5-4-1. Cucu Tukko Harahap, gelar Baginda Namuap.

————————————————————–

1…..…Harahap, dengan istri….boru……dari….., bermukim di …, Sumatera Barat. Keturunannya

1.

7. Anak-cicit Manis Harahap, gelar Baginda Malim Marasyad.

7-1. Cicit Ja Lumut Harahap, gelar Mangaraja Parhimpunan.

7-1-1. Cucu Takim Harahap, gelar Ja Biaso.

—————————————————-

1. Lamsari Harahap menikah dengan Tahir, marga Siregar dari Jonggol Julu.

2. Parhimpunan Harahap, dengan istri….. . boru…..dari……Keturunannya:

1. Adam Pangihutan, lahir…….1983, di Hanopan.

2. Makruf Suitaro, lahir…….1985, di Hanopan.

3. Irfan Subuh Ro, lahir…….1989, di Hanopan.

4. Astita Nurlaila, lahir…….1995, di Hanopan.

5. Raja Said Natio, lahir…….1998, di Hanopan.

3. Buyung Harahap, dengan istri Ros, boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, bermukim di Hanopan. Keturunannya:

1.

2.

4. Maslina Harahap, menikah dengan Japar, marga Ritonga dari Lancat.

5. Sutan Harahap, dengan istri….. boru Regar dari Sabatolang, bermukim di.. … Keturunannya:

1.

2.

6. Nurianna Harahap, menikah dengan Muhun, marga Simatupang dari Lumban Lobu.

7-2. Cicit Bangun Harahap, gelar Mangaraja Naposo.

7-2-1. Cucu Hormat Harahap, gelar Baginda Pangibulan.

——————————————————————–

1. Adil Harahap, dengan istri…… boru ……dari………, bermukim di… …… Keturunannya:

1.

2. Sori Harahap, dengan istri……boru ……dari………, bermukim di…… …Keturunannya:

1.

3. Otmaida Harahap, menikah dengan…….., marga….. dari……..

4. Oslan Harahap, menikah dengan. …….., marga….. dari………

5. Nisma Harahap, menikah dengan…….., marga….. dari………

7-2-2. Cucu Maren Harahap, gelar………..

—————————————————

1. Syamsulbahri Harahap dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di……Keturunannya:

1.

2. Abdullah Harahap, dengan istri……boru ……dari………, bermukim di ……… Keturunannya:

1.

3. Sahdin Harahap, dengan istri…… boru ……dari………, bermukim di… …Keturunannya:

1.

4. Sahyuti Harahap, dengan istri…… boru ……dari………, bermukim di… …Keturunannya:

1.

5. Ito Harahap, dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di… ……Keturunannya:

1.

6. Pantas Roma Harahap dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di……… Keturunannya:

1.

7. Parmintaan Harahap, dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di……… Keturunannya:

1.

8. Rosni Rusui Harahap, menikah dengan……, marga……. dari…….

9. Bardansyah Harahap, dengan istri……boru ……dari………bermukim di ……… Keturunannya:

1.

7-3. Cicit Tembang Harahap, gelar Sutan Mangalai.

7-3-1. Cucu Mara Indo Harahap, gelar Baginda Natio.

—————————————————————–

1. Berliana Harahap, menikah dengan….., marga……. dari…….

2. Sarip Harahap, dengan istri…… boru ……dari………, bermukim di … … … Keturunannya:

1.

3. Ismail Harahap, dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di-… …… Keturunannya:

1.

4. Ati Harahap, menikah dengan …., marga…….. dari…….

5. Harris Harahap, dengan istri…… boru ……dari………, bermukim di … …Keturunannya:

1.

6. Deliana Harahap, menikah dengan …., marga…….. dari…….

7. Lisma Harahap, menikah dengan …., marga…….. dari…….

8. Niar Harahap, menikah dengan …., marga…….. dari…….

9. Johny Harahap, dengan istri……, boru ……dari………, bermukim di… …… Keturunannya:

1.

7-1-2. Cucu Tahim Harahap, gelar Baginda Parbatasan.

——————————————————————-

1. Gondoria Harahap menikah dengan …….., marga……dari ………

2. Dasima Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Bonggal Harahap, dengan istri……, boru…… dari……., bermukim di… Keturunannya:

1.

4. Paruhuman Harahap, dengan istri……, boru…… dari……., bermukim di Hanopan. Kepala Kampung Hanopan tahun 1994. Keturunannya:

1.

5. Fakri Harahap, dengan istri……, boru…… dari……., bermukim di… Keturunannya:

1.

6. Batu Harahap dengan istri……, boru…… dari…….bermukim di… Keturunannya:

1.

7. Muhammad Harahap dengan istri……, boru…… dari……., bermukim di… .Keturunannya:

1.

7-4. Cicit Rain Harahap, gelar Mangaraja Bintuju.

7-4-1. Cucu Nasar Harahap, gelar Baginda Malim.

————————————————————

1. Sakti Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

1.

2. Ahmad Harahap dengan istri……, boru…… dari…….bermukim di… Keturunannya:

3. Erwin Harahap dengan istri……, boru…… dari…….bermukim di… Keturunannya:

4. Siti Adin Harahap menikah dengan……., marga ……..dari ……

7-4-2. Cucu Munir Harahap, gelar ……

———————————————-

1.

7-4-3. Cucu Dahler Harahap, gelar……

———————————————–

1.

2.

7-5. Cicit Borkat Harahap, Ja Mukobul.

7-5-2. Cucu Supian Harahap, gelar…………

———————————————–

1.

7-5-4. Cucu Mara Tohong Harahap, gelar Baginda Rangke Hatoguan.

———————————————————————————–

1. Meri Yamashita, menikah dengan Abdul Majid, marga Siregar dari Sialagundi.

2. Umar Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

1.

3. Audi Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

4. Syarifuddin Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… .Keturunannya:

7-5-5. Cucu Haposan Harahap, gelar…….

——————————————-

1. Awaluddin Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di …..Keturunannya:

1.

2. Lasmiwati Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Seribulan Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

4. Masdalena Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

5. Epa Yanti Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

6. Kobul Pangidoan Harahap dengan istri……, boru……, dari…… .bermukim di… Keturunannya:

7. Irawati Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

8. Abdul Haji Harahap dengan istri……, boru……, dari…….bermukim di …Keturunannya:

9. Hopipah Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

7-5-6. Cucu Kotib Harahap, gelar Baginda Hatimbulan.

——————————————————————-

1. Dedi Indrawardana Harahap dengan istri……, boru…… dari……., ber-mukim di… Keturunannya:

1.

2. Medi Rendra Cahyadi Harahap dengan istri……, boru…… dari……., bermukim di… .Keturunannya:

7-5-7. Cucu Marasat Harahap, gelar…..

————————————————

1.

7-5-8. Cucu Amru Harahap, gelar…….

—————————————-

1.

7-5-10. Cucu Lian Harahap, gelar…….

———————————————-

1.

7-5-11. Cucu Kompes Harahap, gelar…….

——————————————-

1.

7-6. Cicit Sulaiman Harahap, gelar Ja Umar

7-6-2. Cucu Muslimin Harahap, gelar……..

—————————————————-

1. Raya Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di… Keturunannya:

1.

2. Nita Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Emmi Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

4. Rina Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

5. Marjan Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

6. Erwin Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… .Keturunannya:

7. Arne Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Ketu-runannya:

8. Alamsyah Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

9. Zuliadani Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

7-6-3. Cucu Mandasin Harahap, gelar…..

————————————————–

1. Susi Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

2. Delimasari Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Purnamasari Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

4.Rizal Efendi

5.Anggi.

7-6-6. Cucu Musla Harahap, gelar……

———————————————-

1. Sandi Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

2. Sahli Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

3. Desi Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

7-6-7. Cucu Dahrum Harahap, gelar……

————————————————

1. Rida Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

2. Anto Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

3. Mariska Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

4. Laila Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

5. Nurul Oktapia Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

7-6-10. Cucu Hairin Harahap, gelar…….

————————————————-

1. Taufik Akbar Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di …Keturunannya:

2. Nensi Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Umar Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

7-7. Cicit Salasa Harahap, gelar Ja Niarba.

7-7-1. Cucu Gunung Harahap, gelar…….

————————————————-

2. Hanida Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Agus Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

4. Tetty Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

5 .…..Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… .Keturunannya:

7-7-2. Cucu……..Harahap, gelar……

——————————————-

1.

7-7-3. Cucu …….Harahap, gelar……

————————————–

1.

10. Anak-cicit Paian Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Nuh.

10-1. Cicit Togu Harahap, gelar Mangaraja Sianggian.

10-1-1. Cucu Lokot Harahap, gelar Baginda Parbalohan Dua.

————————————————————————-

1. Edisuandi Harahap, dengan istri……,boru……dari……Keturunannya:

1.

2. Epri Pardomuan Harahap, dengan istri……, boru……dari……Keturunannya:

3. Pangondian Harahap,. dengan istri……, boru……dari……Keturunannya:

4. Erni Tati Harahap, menikah dengan …., marga…..dari…….

5. Tuti Alawiah Harahap, menikah dengan …., marga…..dari….

6. Suryani Harahap, menikah dengan …., marga…..dari………

7. Suryadi Harahap, dengan istri……, boru……dari……Keturunannya:

14. Anak-cicit Kenis Harahap, gelar Baginda Pangibulan.

14-1. Cicit Ismail Harahap, gelar Ja Lobe

14-1-5. Cucu Usman Harahap, gelar Baginda Pangibulan

——————————————————————–

1. Parulian Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

1.

2. Tinabin Harahap, menikah dengan …., marga…..dari………..

3. Dirman Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

4. Bayani Harahap, menikah dengan …., marga…..dari………..

5. Habibullah Harahap, dengan istri……, boru……dari……, bermukim di… Keturunannya:

14-1-6. Cucu Jolil Harahap, gelar Baginda Kotib.

———————————————————–

1. Abdul Harris Harahap, dengan istri……, boru……dari…….bermukim di …..Keturunannya:

.. 1.

2. Dahliani Harahap menikah dengan …., marga….., dari…..

3. Syamsiruddin Harahap, dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

4. Masdelina Harahap, menikah dengan …., marga….., dari…..

5. Umar Wira Harahap, dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

14-1-7. Cucu Soleh Harahap, gelar Baginda Sidangkal.

—————————————————————–

1. Karlina Harahap, menikah dengan …., marga…..dari…..

2. Bahari Harahap, dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunanya:

1.

3. Syarif Harahap, dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

15. Anak cicit Gardok Harahap, gelar Baginda Malim Muhammad Rahim

15-1. Cicit Hadam Harahap, gelar Lobe Yakin.

15-1-2. Cucu Sangkot Harahap, Haji Abdurrakhim, gelar Baginda Taris Muda.

———————————————————————————————-

1. Saulina Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

2. Sariaman Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di… Keturunannya:

1.

3. Rosita Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

4. Masia Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

5. Abdul Muin Harahap dengan istri……, boru…… dari……, bermukim di …. Keturunannya:

6. Merida Sinta Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

7. Akhmadi Harahap dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

8. Hakkul Yakin Harahap S.Ag dengan istri……, boru……dari……., bermukim di… Keturunannya:

9. Nurhasmi Harahap S.Ag. menikah dengan……., marga ……..dari …….

15-1-3. Cucu Abdul Majid Harahap, gelar…….

——————————————————-

1.

15-1-4. Cucu Dahum Harahap, gelar…….

————————————————-

1.

15-1-5. Cucu Ahmad Soleh Harahap, gelar…….

———————————————————

1.

15-2. Cicit Sobar Harahap, gelar Ja Mantar.

15-2-1. Cucu Bahuddin Harahap, gelar Baginda Malim Muda.

————————————————————————-

1. Syahriana Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

2. Masnilam Harahap menikah dengan……., marga ……..dari …….

3. Syaifulbakhri Harahap dengan istri……, boru……dari…….bermukim di Hanopan. Menjadi Kepala Kampung Hanopan tahun 2007. Keturunannya:

1.

15-2-2. Cucu Sarpin Harahap, gelar…..

———————————————–

1.

15-2-4. Cucu Efendi Harahap, gelar…….

————————————————

1.

c.Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Panggulangan

11. Anak-cicit Mandasin Harahap, gelar Baginda Khalifah Sulaiman.

11-1. Cicit Marasan Harahap, gelar Jasoriangon.

11-1-1. Cucu Simin Harahap, gelar Mara Soleman.

————————————————————

1. Akup Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di Panggulangan. Keturunannya:

1.

2. Malim Saidi Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di Panggulangan, keturunannya:

1.

3. Syafei Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di Panggulangan, keturunannya:

1.

4. Firman Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di Panggulangan, keturunannya:

1.

5. Omas Harahap menikah dengan ……, marga……., dari…..

6. Tiadin Harahap menikah dengan ……, marga……., dari……

7. Aslamiah Harahap menikah dengan ……, marga……., dari…..

8. Berlian Harahap menikah dengan ……, marga……., dari…..

9. Zainab Harahap menikah dengan ……, marga……., dari…..

11-1-2. Cucu Jamod Harahap, gelar……

————————————————

1. Harun Harahap dengan istri……, boru……dari……, bermukim di Panggulangan, keturunannya:

1.

11-2-1. Cucu Musleman Harahap, gelar Baginda Parbatasan.

————————————————————————-

1. Drs. Hasbullah Harahap, gelar Sutan Soriangon..(1938-2002), dengan istri Nursyamsiah boru Regar dari Bunga Bondar Sampulu, bermukim di Komplex Dirjen. Anggaran No.35, jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu Jakarta Timur. 13430. Telepon: (021) 862-6247. Pendidikan: IKIP Yogyakarta. Pekerjaan: Departemen Keuangan, Widyaswara. Keturunannya.

1. Affuanny (Nenny, pr), lahir 10 Nopember 1963 di Curup.

2. Novierry (Eri), lahir 8 Nopember 1965 di Bogor.

3. Covina Nurbaningsih (pr), lahir 8 Apr 1967 di Bandung.

4. Ardiansyah, lahir 23 Mei 1969 di Bogor.

5. Vivi Sylvia (pr), lahir 11 Apr 1970 di Bogor.

6. Musleman Alfadiansyah, lahir 18 Mei 1972 di Bogor.

2. Syahruddin Harahap dengan istri Siro, boru Regar dari Sipirok, bermukim di Kalibenih, Curup, Bengkulu. Pekerjaan: Wiraswasta. Keturunannya:

1. Lenni, lahir …19..di Curup.

2. Ahmad Rivai, lahir …..1966 di Curup.

3. ….. lahir…. 19.. di Curup.

4. Zulkarnain, lahir….. 1968 di Curup.

5. Rina, lahir …19.. di Curup

6. Fitrianti, lahir …19… di Curup

7. Reni, lahir…. 19.. di Curup.

3. Nukman Harahap, dengan istri Uning, boru Regar dari…….. Keturunannya:

1. Rudi, lahir ….1969 di Curup.

2. Ridwan, lahir 19… di Curup.

3. Fifianti (pr), lahir 19… di Curup.

4. Irsan, lahir 19… di Curup.

5. Lusi (pr), lahir 19.. di Curup.

6. ….. lahir 19.. di Curup.

4. Maraingon Harahap dengan istri Masmurni, boru Pohan dari Parau, bermukim di jalan Raya Ciomas no.319, Pintu Ledeng, Bogor. Pekerjaan: Departemen Keuangan. Tel.(0251)-635681.Keturunannya:

1. Diana (pr), lahir 19…di Bogor.

2. Andi, lahir 19… di Bogor

3. Tanti (pr), lahir 19… di Bogor

4. Tasahirawan, lahir 19… di Bogor.

5. Amrul Harahap dengan istri Basaia, boru Regar dari Sipirok, bermukim di Curup. Keturunannya:

1. Ferdi, lahir 19…di Curup.

2. Yusuf, lahir 19… di Curup.

3. Fahriza, lahir 19.. di Curup.

4. Doli, lahir 19… di Curup.

5. ….. lahir 19… di Curup.

6. Syahzuana Harahap dengan istri…….boru dari Bali, bermukim di Jalan Merbuk III, no.198 Perumnas Monang-Maning Denpasar, Kode Pos 80119, Bali, Telepon:3-1505. Pendidikan: STM. Pekerjaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tingkat II Badung Bali. Keturunannya:

1. Firmansyah, lahir 19…di Denpasar.

2. Ida (pr), lahir 19… di Denpasar.

3. Kori (pr), lahir 19… di Denpasar.

7. Ir.M.Lenan Harahap dengan istri ……, boru dari Jawa Timur, bermukim di Perumahan Graha Prima, Blok G no.1, Tambun Bekasi. Tel. 883-1775. Keturunannya:

8. Armansyah Harahap dengan istri Hartati, boru Rejang Lebong, bermukim di jalan D.I. Panjaitan no.6/46, Lingkungan 5, Kelurahan Talang Benih, Curup, Bengkulu. Keturunannya:

1. Marasohi, lahir 19…di Curup.

2……(pr), lahir 19… di Curup.

3…. lahir 19… di Curup.

9. Muhammad Hanopan Harahap dengan istri Poppy Irani, boru Rejang Lebong, Bengkulu, bermukim di jalan Lontar no.37 A, RT 010, RW 03, Lenteng Agung, Jakarta. Keturunannya:

1.Asnita (pr), lahir 10 Sep 1987 di Curup.

10. Musriani Harahap menikah dengan Jufri, marga Siregar, anak namboru dari Parau Sorat, Sipirok.

11. Aliana Harahap dengan istri ……….., boru dari …………, bermukim di jalan ……… Yogyakarta. Pendidikan: Universitas Kristen Duta Wacana. Pekerjaan:.…. Keturunannya:

12. Adam Sory Harahap dengan istri ……….., boru…..dari………., bermukim di Bali Keturunannya:

13. Anna Leli Harahap menikah dengan, marga…..dari……….:

14. Sakti Harahap dengan istri ……….., boru…..dari………., bermukim di Curup. Keturunannya:

11-1-6. Cucu Anas Mursalim, gelar Baginda Harahap.

—————————————————————-

1. Nurhayati Harahap, menikah dengan R. Suryadirja dari Jawa Tengah.

2. Eddy Erwin Harahap, dengan istri….boru…..dari…, bermukim di…Keturunannya:

3. Sitty Nanny Harahap menikah dengan…, marga….dari……

4. Eppy Narulita Harahap menikah dengan…, marga….dari……

5. Ansori Hidayat Harahap, dengan istri….boru…..dari….., bermukim di… Keturunannya:

6. Susi Nender Harahap menikah dengan…, marga….dari……

7. Antonius Harahap, dengan istri….boru…..dari….., bermukim di…Keturunannya:

8. Susanti Harahap, menikah dengan……, marga……dari……

9. Umar Harahap dengan istri….boru…..dari….., bermukim di…Keturunannya:

11-3. Cicit Kedom Harahap, gelar Haji Dolla.

11-3-1. Cucu Lokot Harahap, gelar Ja Taris.

—————————————————-

1 Husin Harahap dengan istri ….., boru Pohan dari Panggulangan, bermukim di Medan Keturunannya:

1.

2. Ratna Harahap, menikah dengan ……, marga Siregar dari Batu Horpak.

3. Ani Harahap, menikah dengan….., marga Sitompul dari Sipirok.

4. Azis Harahap, dengan istri …..boru ….dari ….., bermukim di Medan

5. Burhanuddin dengan istri ….., boru …..dari……, bermukim di Medan.

6. Ibrahim Harahap, dengan istri ….., boru …..dar……., bermukim di

Medan.

11-3-2. Cucu Marip Harahap, gelar……………

——————————————————

1. Siti Hajar Harahap, menikah dengan Gindo, marga Siregar dari Pagaran Tulason, bermukim di Rantau Prapat.

2. Siti Khalijah Harahap, menikah dengan Jasmin, marga…., tinggal di Desa Padang Maninjau, Aek Natas, Kab.Labuhan Batu, Sumatera Utara.

3. Riduan Harahap, dengan istri…, boru Hasibuan dari…., bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

1.

4. Umi Khalsum Harahap, menikah dengan Hamid, marga Situmorang dari Padang Sidempuan.

5. Hanafi Harahap dengan istri Ramlah, boru Hasibuan dari….., bermukim di Labuhan Bilik. Keturunannya:

6. Masnah Harahap, menikah dengan…………….

7. Syahruddin Harahap, dengan istri Sulastri dari Kisaran., bermukim di Tanjung Balai. Pekerjaan: Polisi. Keturunannya:

8. Umaruddin Harahap, dengan istri , boru….dari….., bermukim di.. Pendidikan: UMSU Medan. Keturunannya:

9. Mahran Harahap, dengan istri , boru….dari….., bermukim di Meulaboh, Aceh. Keturunannya:

10. Ahmadan Harahap, dengan istri , boru….dari….., bermukim di Meulaboh. Keturunannya:

11. Hasan Azhari Harahap, dengan istri , boru….dari….., bermukim di Rantau Prapat. Keturunannya:

11-3-3. Cucu Daud Harahap, gelar………….

—————————————————-

1. Ir.Syahril Harahap, dengan istri Malari, boru Regar dari….., bermukim di Padang Sidempuan. Pendidikan: UISU Medan. Keturunannya:

1.

2. Agustina Harahap, menikah dengan……., marga….dari…., tinggal di Tebing Tinggi (Deli).

3. Ramadan Harahap, dengan istri…, boru…..dari….., bermukim di Tebing Tinggi (Deli) . Keturunannya:

4. Gozali Harahap, dengan istri…, boru Regar dari….., bermukim di Tebing Tinggi (Deli). Keturunannya:

5. Astuti Harahap, menikah dengan …, marga Siregar dari Parau.

6. Khairul Harahap, dengan istri…., boru….dari….., bermukim di Medan. Keturunannya:

11-3-4. Cucu Abbas Harahap, gelar…………….

——————————————————–

1. Drs. Darwin Harahap MSc., dengan istri Ummi Kalsum, boru Hasibuan dari Aek Godang, bermukim di Jalan Haji Ten I, no.11, RT 011, RW 01, Rawamangun, Jakarta 13220. Pendidikan: UNRI, UI. Pekerjaan Departemen Perhubungan. Keturunannya:

1. Rahmita Hidayanti (pr), lahir 17 Agustus 1984 di Jakarta.

2. Arif Rahman, lahir 14 Juni 1989 di Jakarta.

2. Irwan Harahap, dengan istri…..boru Regar dari Muara, bermukim di Panggulangan. Keturunanya:

1. Satrio Basri, lahir 19.. di Panggulangan

2. Napan Andi, lahir 19.. di Panggulangan.

3. Doli Rais, lahir 19.. di Panggulangan.

3. Sahlan Harahap, dengan istri…., boru Regar dari Padang Bujur, bermukim

di Tembilahan.Keturunannya.

1. Rizki Rahmiana (pr), lahir 19.. di Tembilahan.

2. Desi Yulianti (pr), lahir 19.. di Tembilahan.

4. Anna Harahap, menikah dengan Fahruddin, marga Siagian dari Lancat.

5. Masrawati Harahap, menikah dengan Sahrun, marga Siagian dari Jambur Batu.

6. Midasari Harahap, menikah dengan Ahmad Tahir, marga Pakpahan dari Panggulangan.

7. Masjuwita Harahap, menikah dengan………….

8. Yusraliani Harahap, menikah dengan………….

11-4. Cicit Mahir Harahap, gelar Ja Pariaman.

11-4-1. Cucu Pangeran Harahap, gelar………….

———————————————————

.1. Saparuddin Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di Panggulangan. Keturunannya:

1. Indra Samson, lahir…..1974, di Panggulangan.

2. Teri Herawati (pr), lahir 9 Sep 1978 di Panggulangan.

3. Riswan, lahir 3 Juli 1980, di Panggulangan.

4. Azhari, lahir 7 Oktober 1982, di Panggulangan.

5. Yenti Marlina (pr), lahir…..1985, di Panggulangan.

6. Siti Holiza (pr), lahir…..1988, di Panggulangan.

7. Nursaima Holida (pr), lahir…..1991, di Panggulangan.

8. Fajri Basuki, lahir…..1993, di Panggulangan.

2. Fahruddin Harahap, dengan istri ….., boru….dari …, bermukim di… Keturunannya:

3. Masdalina Harahap, menikah dengan……., marga……..dari……..

4. Awaluddin Harahap, dengan istri.. .., boru….dari…, bermukim di.. Keturunannya:

5. Koharuddin Harahap, dengan istri….., boru….dari……, bermukim di. Keturunannya:

6. Ulla Harahap, menikah dengan……… ,marga……..dari…………..

7. Kipli Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

8. Fahmi Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di…. Keturunannya:

9. Musa Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di….Keturunannya:

10. Ros Harahap, menikah dengan……… , marga……..dari……..

11-4-2. Cucu Jalil Harahap,gelar………….

————————————————–

1. Ramlan Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

2. Ani Harahap, menikah dengan……… ,marga……..dari…………..

3. Burhan Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di…. Keturunannya:.

4. Lahuddin Harahap, dengan istri….., boru….dari ……, bermukim di…. Keturunannya:

5. Toga Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. .. Keturunannya:

6. Aman Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

7. Ros Harahap, menikah dengan……… ,marga……..dari…………….

8. Yunus Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

11-4-3. Cucu Hamzah Harahap, gelar…………….

———————————————————-

1. Nurlela Harahap, menikah dengan……… , marga……..dari……………

2. Amrul Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

1.

3. Iwan Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

4. Syahrial Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

5. Siti Mariam Harahap, menikah dengan………, marga……..dari……………

6. Bahrum Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

7. Halim Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

11-5. Cicit Darajat Harahap, gelar Mangaraja Halongonan.

11-5-1. Cucu Dasim Harahap,gelar…………….

——————————————————-

1. Bonggal Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

2. Kartini Harahap, menikah dengan……… , marga……..dari……………

3. Nenni Harahap, menikah dengan……… , marga……..dari……………..

5. Sudirman Harahap, dengan istri….., boru….dari ……, bermukim di.. Keturunannya:

6. Merianna Harahap, menikah dengan……… , marga……..dari……………

7. Pandapotan Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di..Keturunannya:

8. Sonang Martua Harahap, dengan istri ….., boru….dari …, bermukim di…Keturunannya:

9. Pangundian Harahap, dengan istri ….., boru….dari ……, bermukim di….Keturunannya:

d. Mereka yang berdiam di, atau merantau dari, Siak Sri-Indrapura, Riau.

13. Anak-cicit Pardo Harahap, Marah Kamin Harahap, gelar Baginda Saikum.

13-1. Cicit Nempol Harahap,gelar……….

13-1-1. Cucu Sjamsuddin Harahap,gelar………..

———————————————————

1. Drs. Mirza Harahap dengan istri Farida Ariani, boru Bengkalis dari Riau, bermukim di jalan Petala Bumi no.9 Pekanbaru, Riau. Kode Pos 28133. Telepon: (0761) 3-5787,. Pendidikan: UNRI. Pekerjaan: Kantor Keuangan Propinsi Riau Pekanbaru. Tel. (07-61)-35787. Keturunannya:

1. Andri Faizal, lahir 30 Oktober 1977 di Pakanbaru.

2. Tanti Dewayan (pr), lahir 3 Februari 1979 di Pakanbaru..

3. Adhitia Arnanda (pr), lahir 9 Maret 1983 di Pakanbaru..

2. Zuraida Harahap, menikah dengan ……., marga…….dari…

13-2. Cicit Abu Bakar Harahap, gelar……..

—————————————————

13-3. Cicit Muhammad Soleh Harahap, gelar………..

—————————————————————

13-4. Cicit Jambul Harahap, gelar……….

————————————————-

13-5. Cicit ……..Harahap, gelar………..

———————————————-

Generasi Keenam

(Akan dilanjutkan oleh genersi penerus Ja Alaan Harahap, gelar Tongku Mangaradja Hanopan)

Catatan.

Tarombo, marga Harahap keturunan Ja Alaan, Ompu Ni Kupia, gelar Tongku Mangaraja Hanopan dari Bona Bulu ini, adalah lanjutan penuturan yang biasa disampaikan orang-orang tua dahulu kepada putra dan putri mereka yang telah dewasa, atau yang akan pergi merantau mencari ilmu atau nafkah, atau yang akan berumah tangga. Tujuannya agar mereka tahu hubungan kekerabatan, dan mengerti kedudukan serta peran masing-masing dalam perhelatan Adat Batak di Tapanuli Selatan dan Perantauan.

Menurut Adat Batak sebagaimana tercantum dalam surat Tumbaga Holing, kekerabatan dalam masyarakat di Tapanuli Selatan tersusun kedalam tiga tingkatan, masing-masing: Kahanggi, Anak Boru, dan Mora. Ketiganya membentuk apa yang dinamakan Dalihan Na Tolu (Tungku Yang Tiga); dan yang akhir ini ialah yang disebut keluarga besar dalam Adat Batak dan mengenal pengertian berikut ini:

Kahanggi, ialah mereka yang semarga, dalam hal ini marga Harahap keturunan Ja Alaan, Ompu Ni Kupia, gelar Tongku Mangaraja Hanopan dari: Bunga Bondar, Hanopan, Panggulangan, dan Siak Sri-Indrapura dimanapun berada.

Anakboru, ialah marga-marga yang mempersunting anak-anak gadis keturunan Tongku Mangaraja Hanopan, untuk dibawa berumah-tangga ke huta/luat di Tapanuli Selatan maupun Perantauan, untuk menjadi ibu anak-anak mereka disana.

Mora, ialah marga-marga yang mendatangkan ibu kepada anak-anak marga Harahap, keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan dari manapum berdatangan, baik dari Bona Bulu maupun Perantauan untuk melanjutkan generasi.

Dengan Dalihan Na Tolu, masyarakat Batak diatur kehidupannya dahulu, kini, dan di masa akan datang, untuk mendatangkan bahagia kepada semua. Dalam tarombo akan juga terbaca peran dan kewajiban para anggotanya.

Adalah tugas “Lembaga Hatobangon” marga Harahap keturunan Ja Alaan, gelar Tongku Mangaraja Hanopan, untuk menyiapkan “Sumber Daya Manusia” dan “Dana” untuk menyempurnakan tarombo Marga Harahap dari Hanopan Sipirok yang berguna ini, agar dapat sampai pada generasi penerus bila dimanapun berada.

Tarombo Marga Harahap keturunan Ja Alaan, gelar Tuongku Mangaraja Hanopan, generasi we hingga V, ini dihimpun sejak dari tahun 1980, dan diperoleh dari berbagai sumber bawah ini:

1. Dari ayahanda Soetor Harahap, gelar Baginda Pandapotan, yang berdiam di jalan Permiri no.500 Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dari catatan yang beliau tinggalkan.

2. Hasil pembicaraan dengan uda H. M. Diri Harahap S. H, gelar Baginda Raja Muda Pinayungan yang berdiam di jalan Hang Tuah VIII/8 Kebayoran Baru, Jakarta, ketika masih berdiam bersamanya.

3. Cetakbiru stamboom karya uda H. Maradjali Harahap BRE, gelar Baginda Raja Guru Sodungdangon, dibuat di Pematang Siantar pada tanggal 12 Juli 1940.

4. Catatan yang didapat dari uda Bagon Harahap, gelar Baginda Hanopan, pada tanggal 2 Juni 1992. Juga hasil pembicaraan dengan beliau dalam berbagai kesempatan. Beliau juga pernah menjadi Raja Pamusuk di Hanopan pada tahun 1942, dan berkesempatan mengunjungi Hanopan Sidangkal dan bertemu dengan kaum kerabat seasal yang masih berdiam disana.

5. Dalam perjalanan pulang ke Hanopan untuk melaksanakan Pasidung Ari mendiang Ayah dan Ibu, dari tanggal 10 s/d 19 Agustus 1994. Datang berkunjung ke Hanopan dari Panggulangan anggi-anggi: Malim Saidi Harahap, Edi Harahap, Saparuddin Harahap. Dalam perjalanan kembali ke Jakarta bersua pula dengan si Armen Harahap yang mendiami rumah pusaka milik Ompung Tobang Tongku Mangaraja Hanopan di Bunga Bondar.

6. Perolehan tanya-jawab langsung dengan berbagai keluarga dekat mulai dari Jakarta hingga ke Hanopan lewat Medan, yang nama-namanya telah lebih dahulu tertera dalam tarombo pendahuluan. Dengan cara ini dapat dilengkapi berbagai kekurangan untuk diperbaiki yang salah tulis. Kegiatan ini masih terus dikerjakan penyusun dalam setiap kesempatan yang terbuka.

7. Surat dari anggi drs. Mirza Harahap pada tanggal 13 Sep 1994 dari Pakanbaru yang memaparkan keturunan Tuongku Mangaraja Hanopan yang berada di Siak Sri-Indrapura.

8. Surat dari uda Matnusin Harahap dari Pontianak tentang keluarganya yang berdiam di Kalimantan Barat.

9. Dinantikan kiriman tanggapan kahanggi keturunan Tongku Mangaradja Hanopan dimanapun berada, baik yang telah mendapat tarombo edisi terdahulu ataupun melihatnya, sudilah kiranya menyampaikan keterangan tertulis atau perbaikan guna menyempurnakan isi tarombo ini, agar dapat menjadi sumbangan berguna pada generasi penerus Ompu Parsadaan ini. Agar tidak terdapat penyesalan generasi mendatang yang mengatakan: “nama-nama kami tidak tercantum dalam tarombo Ompu Parsadaan Tongku Mangaraja Hanopan, karena orang tua dahulu tidak menaruh perhatian untuk mencaatkan nama-nama kami”.

10. Dan lainnya.

Selanjutnya disusun kedalam “Perjalanan Generasi” oleh:

H.M.Rusli Harahap,

gelar Sutan Hamonangan.

jalan Batu Pancawarna no.I/2A Pulomas, Jakarta Timur 13210,

Indonesia. Tel/Fax (021) 472-2243

Dikerjakan terakhir tanggal 30 Mei 2004.

——————-Selesai generasi we s/d V——————