Dhani: Maia Perburuk Mental Anak

November 22, 2011

BeritaMusik.COM, Jakarta - Rencana Maia Estianty yang ingin membawa anak sulungnya, Al, ke psikiater ditentang jeras Ahmad Dhani. Dhani menganggap Maia memperburuk kondisi mental Al.

Rencana Maia membawa Al ke psikiater terkait dengan tindakan Al yang baru berusia 14, sudah berani merokok dan minum minuman keras.

Menurut Dhani, kondisi mental putra pertamanya yang masih berusia 14 tahun itu masih labil dan semakin terpuruk jika mengetahui akan dibawa ke psikiater.

"Pastinya seorang anak akan merasa terpuruk dan terhina oleh pemberitaan ibunya (membawa ke pskiater). Apalagi si Al sudah beranjak dewasa," ucap Dhani saat dihubungi wartawan melalui telepon, Selasa (22/11).

Pendiri Republik Cinta Manajemen (RCM) itu menyayangkan mantan istrinya membeberkan keburukan anak pertamanya saat menggelar jumpa pers pada awal bulan Nov 2011.

"Apa gunanya coba,seorang ibu menceritakan kenakalan anaknya yang bolos sekolah di media?," tutur Dhani geram.

"Intinya saya merasa gerah terhadap kelakuan Maia yang terus-terusan menceritakan anak saya," katanya. fei

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.BeritaMusik.com around ponsel dan Blackberry !

Ahmad Dhani: Yang Tanggung Jawab Yang Punya Tempat

November 9, 2011

BeritaMusik.com - Menghadapi kasus Al yang kedapatan merokok dan minum minuman keras, Ahmad Dhani tidak mau terlalu menjudge anaknya tersebut. Menurutnya saat ini aturan tentang merokok sudah jelas, bahwa anak di bawah umur tidak boleh merokok.

"Saya sih sebenarnya, nggak terlalu menjudge Al. Saya nggak tahu sejauh apa Al merokok. Karena apapun, penilaian kan bisa bermacam-macam. Ada yang menilai kenakalan remaja. Tapi kan anak di bawah umur belum boleh secara regulasi, UU, nggak usah saya, T.R.I.A.D, Dewa 19 manggung sponsornya rokok, tidak boleh anak di bawah 17 tahun ada di konser itu. Peraturannya kan seketat itu bahkan anak di bawah 17 tahun tidak boleh ada dalam konser yang disponsori oleh rokok apalagi merokok," ucap Ahmad Dhani.

Dhani mengaku Al tidak izin dirinya ketika menggelar pesta halloween di rumah ibunya. Ditemui di rumahnya, di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11), menurut Dhani jika bicara peraturan, apabila ada tempat yang memiliki minuman keras dan ada anak di bawah umur di sekitarnya, maka yang bertanggung jawab adalah pemilik tempat.

"Kita tidak bicara tentang nilai, kita bicara tentang peraturan. Gimana ada di sebuah tempat yang ada minuman keras, ada anak usia di bawah umur. Itu yang tanggung jawab yang punya tempat. Di mana joke berada bukan hanya di rumah Maia. Jadi kalau Al kedapatan di bawah umur, di tempat yang menjual minuman keras itu sudah melanggar hukum," tandasnya. (BM/adt/sjw)

Ahmad Dhani: Itu Gak Bisa Dibilang Kecolongan

November 8, 2011

JAKARTA - Maia Estianty mengklaim telah kecolongan atas ulah anak pertamanya, Al Ghozali, namun Ahmad Dhani menganggap hal itu bukan keteledoran. Justru contoh buruk yang ditunjukkan ibunya setiap hari.

"Saya mau bilang kecolongan, gimana ya. Karena saya sendiri sering melihat bundanya ngerokok di depan anak-anak," kata Ahmad Dhani di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011) malam.

Menurut pentolan Dewa 19 ini, sebagai ibu Maia selalu merokok di depan anak-anak, sehingga tak mengherankan jika Al melakukan hal yang sama.

"Jadi itu enggak bisa dibilang kecolongan karena memang bundanya sering merokok di depan anak-anak. Jadi kalau misalkan anaknya merokok, tentu orangtuanya yang merokok enggak bisa menyalahkan yang lain," imbuhnya.

Alasan Maia kecolongan dengan kasus kenakalan remaja anaknya, menurut Dhani, tidak sesuai dengan fakta.

"Itu excuses saja saya rasa. Kita di sini bicara tentang fakta, faktanya ada kita enggak usah bicarakan yang lain  kita bukan bicara tentang depresi. Kalau misalnya orangtuanya enggak ngajarin merokok anaknya juga enggak akan ngerokok," 'tandasnya.(nsa)