TVOne Klarifikasi Tayangan Socialite ke KPI
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Pihak TVOne akhirnya menunjukkan itikad baik dengan memenuhi panggilan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Pemanggilan ini merupakan mekanisme dimana ada pengaduan yang dilakukan masyarakat kepada sebuah lembaga penyiaran.
"Kita memiliki itikad baik dengan KPI dengan memberikan penjelasan tentang salah satu tayangan kita. Mekanisme seperti ini adalah mekansime biasa, selaku KPI yang merupakan lembaga independen, untuk diskusi, makanya keberadaan publik juga kita perhatikan untuk memberikan penjelasan di sini," ujar Totok Suryanto, General Manager Internal Affairs TV One usai dipanggil KPI di Gedung Bapeten Jl.Gajah Mada No.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).
Pihak TVOne juga membantah jika pihaknya yang membuat acara tersebut. Namun, dalam kapasitas sebagai pihak yang diundang dalam acara yang dibuat oleh desainer Ina Lang.
"Kami jelaskan di sini bahwa kami pihak yang diundang. Kami punya gambar 3 titik dimana di gambar itu ada satu momen yang banyak narasumber, salah satu narasumber keberatan (Silly). Padahal gambar tersebut sangat umum," paparnya
"Program ini juga tidak mengangkat soal reality. Tapi mengangkat soal kehidupan sosialita yang memang sesuai dengan topik. Tapi kebetulan memang ada soal lelang pakaian," pungkasnya.
Sebelumnyua acara SOCIALITE di TVONe sedang ramai dibahas oleh tweeple karena adanya sekelompok socialita yang membuat acara gift settingan di mana mereka memanfaatkan penderitaan anak kecil bernama Nando. Nando adalah bocah berusia 10 tahun yang menderita bocor ginjal. Namun karena gagal operasi usus anak kecil ini harus dikeluarkan, dan kondisinya semakin parah.
Seorang aktivis bernama Valencia M R yang diundang untuk datang. Setelah memberitahu orang tua Nando, aktivis ini hadir di tempat acara dan begitu haru dengan antusiasme orang-orang yang bahkan membuat bid Rp 100 juta dan 90 juta untuk baju yang dipamerkan. Ia sempat merasa begitu haru karena begitu banyak malaikat yang mau membantu Nando.
Namun usai acara ia diberitahu bahwa acara tersebut hanya settingan. Bahkan tidak ada sedikitpun bantuan yang mereka berikan untuk Nando. Kecewa dengan acara tersebut ia meminta gambarnya dan Nando sama sekali tidak ditayangkan, namun setelah melihat tayangan tersebut di TV, ia melihat gambarnya masih muncul. (BM/adt/faj)
KPI Prioritaskan Kontroversi Amal Nando
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Aktivis Valencia Mieke Randa sempat meminta gambarnya yang tengah menghadiri acara gift conform uncover artis Fifie Buntaran dkk tidak ditayangkan dan disetujui tvOne. Alasannya ia kecewa karena module amal tersebut hanya settingan. Namun demikian ternyata gambarnya tetap muncul di module Socialite tvOne.
Klarifikasi sudah diberikan oleh tvOne melalui acara AKI Malam. Lalu menurut pandangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), apakah tvOne melanggar pasal yang ada?
"Saya gak berani memastikan sekarang karena itu terlalu prematur sekarang. Karena saya tidak menonton tayangan itu, tapi anggota komisioner yang lain sudah menonton acara tersebut. Tapi kan keputusan tergantung besok kami lihat ini. setelah kami lihat hasil rekamannya, kami harus bawa ke pleno hasil keputusannya untuk menentukan pasal yang mana dan segala macam," ucap Nina Mutmainah Armando, Wakil Ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).
Banyaknya laporan serta kasus yang muncul di permukaan membuat KPI tidak menutup mata. Menurut Nina karena kasusnya melibatkan banyak orang maka KPI meletakkan prioritas untuk menangani permasalahan ini.
"Gak kalau KPI bisa melalui website, email, surat, telepon cuma kami tidak tutup mata dengan media-media sosial yang ada melihat juga. Tapi secara pribadi saya menerima SMS yang terkait dengan itu, dan teman-teman yang lain juga. Jadi memang kasus ini cukup ramai dan KPI merasa ini obligatory untuk dilakukan sesuatu, karena banyak publik yang meminta bahwa KPI harus melakukan sesuatu," tandasnya.
(BM/buj/sjw)KPI Minta Klarifikasi Socialite tvOne
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia bereaksi terhadap isu panas kontroversi gift settingan yang ditayangkan dalam acara SOCIALITE tvOne. Mendapat pengaduan publik, KPI berencana melakukan verifikasi dengan memanggil pihak tvOne secara langsung.
"Kami melihat banyak seputar pengaduan publik di sana. Mereka meminta KPI melakukan sesuatu dan ini bukan hanya di media jejaring sosial seperti chatter dan sebagainya tapi juga kepada kami pribadi SMS secara langsung. Nah ini bagi kami ini adalah kewajiban KPI untuk menindak lanjuti aspirasi dan pengaduan publik," tutur Nina Mutmainnah Armando, Wakil ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).
Selain klarifikasi soal masalah ini, KPI berencana menganalisa rekaman yang sudah tayang ke publik. "Setiap kali kami menerima pengaduan publik, kami melakukan verifikasi terhadap rekaman tayangannya. Jadi kami lihat dulu rekaman tayangannya karena domainnya KPI itu ketika tayangan itu sudah ada di tayangan kaca. Kemudian kami analisa tayangannya, kami lihat dan kemudian rencananya kami akan memanggil tvOne meminta klarifikasi," tuturnya.
Meski matter tentang masalah ini sudah dikeluarkan oleh tvOne, KPI tetap berencana memanggil tvOne. Pemanggilan tersebut bakal menentukan langkah KPI selanjutnya.
"Saya baca tvOne di media memang sudah memberikan matter tentang ini, tapi kami tetap meminta mereka datang untuk klarifikasi kepada kami begitu. Setelah itu langkahnya apa kita lihat nanti perkembangannya apa setelah itu," ucapnya. (BM/buj/sjw)


