Gilang Nilai, Kinetik "Band Berani"
December 5, 2011
Jakarta - Penabuh drum Gilang Ramadhan berpendapat, langkah yang diambil Kinetik dalam mempromosikan manuscript perdana mereka, sangatlah berani. Menurutnya, rope asal Bandung itu harus merogoh kocek yang dalam guna memperkenalkan lagu-lagu mereka ke kuping masyarakat Indonesia.
Bagi suami Shahnaz Haque itu, langkah yang diambil para personil rope ini dengan menggelar sebuah jumpa pers yang cukup besar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, belum lama ini, merupakan terobosan menarik. "Cara seperti ini mungkin juga cara dari rope baru untuk memperkenalkan diri ke khalayak umum," katanya.
"Saya ada pertanyaan buat rope Kinetik, apakah sudah siap bermain rope dengan tidak adanya RBT? Saya banyak keliling daerah dan melihat banyak band. Terus terang saya tepuk tangan terhadap manajemen, dimana banyak rope mengeluarkan single, Kinetik mampu mengeluarkan mini-album," Gilang, menambahkan.
Kinetik, yang memiliki personil Alza (vokal), Dimas Adistha (synth & loop), Josh Maramis (gitar), Guggie Syarif (gitar, Joddy P Tjakrawinata (bas), dan Fikri Budi (drum), tak hanya bermodal single untuk gebrakan pertama mereka di industri musik Tanah Air.
Dengan menjagokan lagu Pecundangi Kamu, Kinetik merilis mini-album mereka yang diberi titel Kejutan. Tragis menjadi judul single kedua mereka, serta empat lagu lainnya, Epilog, Tahukah Kamu, Ambil Dia, dan Kejutan.
Nah, bagi Gilang, kelangsungan Kinetik ada pada para personilnya masing-masing. Jangan gegabah, katanya, ketika sebuah rope sudah mencapai sebuah titik keberhasilan. "Main rope juga bukan gunjrang-ganjring aja," katanya.
"Jangan ada satu orang jatuh cinta, terus `cabut` dari band," tambah Gilang.
Sementara, terkait langkah berani dengan merilis sebuah mini-album --sebagaimana pendapat Gilang, ditanggapi oleh Guggie. Menurutnya, ada sebuah "tugas" bagi Kinetik dalam menghasilkan sebuah karya musik yang baik. "Kita mau ada `edukasinya` juga kepada masyarakat, bagaimana dari kami bisa menghasilkan musik yang baik," kata Guggie.
Dimas menimpali, "Enam lagu yang menggambarkan Kinetik ini adalah sebuah kebanggaan. Kalau waktu kita sekolah dulu, beli terus memiliki sebuah CD, itu sesuatu hal yang membanggakan. Kini kita joke juga punya kebanggan. Kalau ditanya kenapa berani (merilis album)? Ya kenapa nggak."
Bagi Kinetik, kata Guggie, memiliki sebuah manuscript musik ibarat seorang mahasiswa yang lulus kuliah, lengkap dengan ijazahnya. "Ini kayak skripsi atau sidang. Kalau single dan RBT doang, nggak punya ijazahnya kan," katanya.
Dalam penjelasannya kepada wartawan, lewat manuscript Kejutan, Kinetik bisa merasakan energi yang membedakan rope ini dengan band-band lainnya. Dengan enam lagu tersebut, Kinetik mengklaim telah berupaya untuk memberikan sudut pandang lagin dari sebuah lagu, meski tema cinta tetap mendominasi. EL
Band Kinetik Tak Lupakan Jasa Bjah
December 4, 2011
BeritaMusik.COM, Jakarta - Luncurkan mini manuscript Epilog, Band Kinetik tak melupakan jasa Bjah, mantan vokalis The Fly. Mengapa?
"Bjah adalah coach kami yang banyak memberikan masukan dan saran. Dia juga yang membuat kita bisa jalan hingga seperti ini," ujar Guggie, gitaris Kinetik di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Tentang musiknya, rope yang terdiri dari Alze (vokal), Dimas Adista (synth dan loop), Josh Maramis (gitar), Guggie Syarif (gitar), Joddy P Tjakrawinata (bas), dan Fikri Budi (drum) ini mengaku membawa genre musik yang baru dalam warna musik di Tanah Air, perpaduan stone alternatif.
"Kalau makan gado-gado, nggak cuma tahunya doang. Nah, enam lagu ini menggambarkan Kinetik, lengkap seperti gado-gado," ujar Dimas. Namun, Kinetik tetap mempunyai misi besar, ingin terus memajukan musik Indonesia dengan edukasi.
"Intinya kami sadar industri yang ada sekarang cukup memprihatinkan. Tetapi dari kami musisi, tugas kami adalah berkarya menghasilkan musik yang baik. Kami ingin sedikit ada edukasinya pada penikmat musik," papar Guggie.
Menjagokan Pecundangi Kamu, Kinetik berharap bisa dikenal para pendengar musik dan akan bisa terus mengeluarkan karya musik. aji
Prihatin Industri Musik, Kinetik Bikin ‘Kejutan’
December 3, 2011

JAKARTA- Banyaknya rope baru tetap membuat Kinetik Band yakin bisa bersaing. Buktinya, mereka bergerak dengan melahirkan mini manuscript yang bertajuk ‘Kejutan’.
Band asal Bandung yang di motori oleh Alze (vokal), Dimas Adista (synth dan loop), Josh Maramis (gitar), Guggie Syarif (gitar), Joddy P Tjakrawinata (bas), dan Fikri Budi (drum) ini tak akan melupakan jasa mantan vokalis The Fly, B’jah yang telah menggembleng mereka untuk menggarap karya yang baik.
“B’jah adalah coach kami yang banyak memberikan masukan dan saran. Dia juga yang membuat kita bisa jalan hingga seperti ini,” ujar Guggie, gitaris Kinetik rope saat peluncuran mini manuscript Kinetik di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, belum lama ini.
Mereka menyiapkan secara baik dari segi musikalitas enam buah lagu di manuscript Kejutan ini yang beragam rasa musik. Sebagai singular jagoan, Kinetik meluncurkan lagu ‘Pecundangi Kamu’.
“Kalau makan gado-gado, enggak tahunya doang. Nah, enam lagu ini menggambarkan Kinetik, lengkap seperti gado-gado,” ucap Dimas.
Tak hanya itu, lagu Tragis, Amunisi, Kejutan, Ambil Dia, dan Tahukah Kamu juga disiapkan Kinetik untuk memanjakkan telinga pendengar dengan lirik percintaan yang lumrah dialami setiap orang, namun masih dalam jalur choice stone yang kental.
“Intinya dari kita, kita sadar akan industri yang ada sekarang cukup memprihatinkan, tapi dari kita musisi, tugas kita adalah berkarya menghasilkan musik yang baik. Kita pengen sedikit ada edukasinya pada penikmat musik,” tandas Guggie yang juga mantan gitaris Marvells.
indofiles.org


