‘Master Chef Indonesia’ Raih Panasonic Gobel Award 2012
March 27, 2012
JAKARTA- Program acara Masterchef Indonesia meraih penghargaan di Panasonic Gobel Award 2012 untuk kategori pencarian bakat terfavorit.
Dalam acara yang digelar di Djakarta Theatre, Jakarta, Senin (27/3/2012) malam itu, Masterchef berhasil mengalahkan nominator lainnya seperti Boy & Girl Band Indonesia, Asing Star, Tarung Dangdut, Soccer Star Indonesia Bersama Top 1.
Program Masterchef Indonesia memang begitu mencuri perhatian ketika pertama kali ditayangkan di Indonesia. Program Masterchef juga berlangsung hampir di beberapa negara.
Di Indonesia, module yang ditayangkan di RCTI ini baru sekali bergulir dengan Lucky keluar sebagai pemenang. Selain peserta yang mencuri perhatian, para cook yang menjadi juri di acara ini juga langsung melambung namanya seperti Chef Juna, Chef Vindex, dan cook Marinka yang dikenal juga karena kecantikannya.(rik)
‘Masterchef Indonesia’ Raih Panasonic Gobel Award 2012
March 27, 2012
JAKARTA- Program acara Masterchef Indonesia meraih penghargaan di Panasonic Gobel Award 2012 untuk kategori pencarian bakat terfavorit.
Dalam acara yang digelar di Djakarta Theatre, Jakarta, Senin (27/3/2012) malam itu, Masterchef berhasil mengalahkan nominator lainnya seperti Boy & Girl Band Indonesia, Asing Star, Tarung Dangdut, Soccer Star Indonesia Bersama Top 1.
Program Masterchef Indonesia memang begitu mencuri perhatian ketika pertama kali ditayangkan di Indonesia. Program Masterchef juga berlangsung hampir di beberapa negara.
Di Indonesia, module yang ditayangkan di RCTI ini baru sekali bergulir dengan Lucky keluar sebagai pemenang. Selain peserta yang mencuri perhatian, para cook yang menjadi juri di acara ini juga langsung melambung namanya seperti Chef Juna, Chef Vindex, dan cook Marinka yang dikenal juga karena kecantikannya.(rik)
Saingi Boyband, Shinzui Gelar Kompetisi Band
March 2, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta-Menjamurnya boyband membuat produsen produk kecantikan, Shinzui merasa peduli untuk mengapresiasi bakat musik anak-anak muda dengan menggelar kompetisi band.
Kompetisi rope bertajuk Pesona Musik Menuju Bintang itu digelar sejak Juni 2011 di sembilan kota besar. Hasilnya, terjaring sembilan rope yang lolos seleksi dan siap menuju grand final pada 2-4 Maret 2011 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat.
"Saya bukan mengesampingkan boyband dan girlband. Konsep pencarian bakat kami tidak berubah. Masih berbentuk band," ujar Denny, pengamat musik sekaligus ketua juri kompetisi saat menggelar jumpa pers di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Jumat (2/3).
Denny menambahkan melalui kompetisi tersebut diharapkan muncul bibit baru yang memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan musik yang berkualitas.
"Kita akan memilih rope yang berkualitas karena rope di Indonesia banyak banget tidak hanya menjadi pemenang, punya tanggung jawab menerus karirnya," urainya.
Lebih lanjut ia menuturkan, bibit baru tersebut juga bisa memunculkan musisi dari kalangan wanita. Mengingat selama ini pemain rope didominasi oleh kaum adam.
"Untuk bermain musik tidak hanya dimonopoli pria sejak 2009 sudah ada yang terlihat rope wanita. Kita harapkan bisa membuat skema musik lebih bergairah sekarang banyak wanita yang bermain drum, keyboard, bass, gitar," tandasnya.
‘Galaxy Superstar’, Cetak Idola Indonesia Berasa K-Pop
November 25, 2011
BeritaMusik.com - Tidak harus berkonsep boyband atau girlband seperti yang sekarang sedang ramai di industri musik K-Pop, ajang pencarian bakat Galaxy Superstar yang diadakan stasiun TV Indosiar dan bekerjasama dengan agensi di Korea Selatan, membolehkan peserta dengan konsep duet, trio, maupun penyanyi untuk ikut serta.
"Iya semua bisa, gak harus boyband atau girlband. Bisa duet, contingent atau penyanyi. Jadi gak hanya penyanyi dan dance aja. Sejauh ini juri kita pilih yang berkomitmen seperti Pongki Barata dan VJ Marissa. Nanti juga ada juri dari Korea langsung. Meski K-Pop statue itu training sampe 5 tahun, tapi kita memilih 6 bulan mengingat semua orang yang terlibat di belakangnya jadi optimis bisa jadi bintang Asia," papar Sunanto selaku Eksekutif Producer Indosiar.
Sunanto menambahkan, bahwa untuk sistem penilaiannya, Galaxy Superstar tidak akan berpatok pada sms. Karena menjadi satu-satunya pencarian bakat tanpa sms, dirinya yakin yang terpilih adalah yang memang sanggup menjadi bintang Asia.
"Dalam waktu 6 bulan itu akan banyak pengalaman yang didapat selama mereka ikut serta. Jadi kita memang menggabungkan character Korea dan Indonesia. Kalau di Korea memang bisa 5-6 tahun, nah inikan pesertanya sudah banyak yang terbaik. Jadi nanti kita akan membuat idola I-Pop dengan rasa K-Pop, Apalagi pihak Rainbow Bridge juga bisa memberikan training lagi setelah singular manuscript selesai dan elementary training sebelumnya itu," lanjut Yoon Jae Kwon selaku konseptor acara dari YS Media dan Entertainment Korea.
Senada dengan Jae Kwon, Goo Hee Seok (Marketing YW Entertainment) yang ditemui di perskon kawasan Senayan City, Jumat (25/11) menambahkan bahwa tidak hanya Indonesia yang dipilih.
"Iya, sebetulnya bukan hanya di Indonesia. Banyak negara lain yang dilatih di Korea. K-Pop memang mengguncang Asia, jadi banyak yang training di Korea akan kita jadikan Indonesia Singer World Star," tutup Hee Seok. (BM/adt/aia)
Yogyakarta Kota Terakhir Audisi Boy dan Girl Band
November 8, 2011
BeritaMusik.com - Yogyakarta menjadi kota putaran terakhir bersama Jakarta untuk audisi pencarian bakat rope baru Boy & Girl Band Indonesia 2011 yang digelar stasiun televisi SCTV.
"Ajang itu merupakan tempat pencarian bakat dan talenta baru yang mampu bernyanyi dalam koreografi sebagai `boyband` dan `girlband` yang berkualitas," kata Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad di Yogyakarta, Sabtu (05/11/2011).
Menurut dia, audisi Boy & Girl Band Indonesia 2011 di Yogyakarta diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) selama dua hari, 5-6 Nov 2011.
"Selain Yogyakarta dan Jakarta, audisi telah digelar SCTV di kota lain yakni Bandung, 22-23 Oktober 2011 dan Surabaya, 29-30 Oktober 2011. Pendaftaran peserta telah dimulai dengan cara mengunduh formulir di website www.liputan6.com/boygirlbandindonesia," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan boyband dan girlband saat ini sedang menjadi fenomena baru dan sukses meraih pasar penikmat musik.
"Kami sebagai media televisi mempunyai peran cukup besar dalam memberikan ruang eksistensi bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan di depan pemirsa," katanya.
Menurut dia, melalui ajang Boy & Girl Band Indonesia 2011, SCTV ingin mencari bakat-bakat baru boyband dan girlband di negeri ini yang bisa memberikan warna lebih segar dalam kancah musik di Indonesia.
Executive Producer SCTV Nico Andreas mengatakan, penjurian audisi Boy & Girl Band Indonesia 2011 di Yogyakarta dilakukan secara langsung. Juri terdiri atas dirinya mewakili SCTV, Meltho Pasto (pelatih vokal Maia), dan Ningrum (koreografer Melly Goeslaw).
"Persyaratan mengikuti ajang itu adalah berumur 15-22 tahun, mempunyai kemampuan menyanyi dan menari, satu grup berjumlah 5-10 orang, berpenampilan menarik dan unik, dan tidak terikat dengan tag rekaman mana pun," katanya.
Menurut dia, dari setiap kota audisi, ditargetkan akan memperoleh 10 boy/girlband terbaik. Dari sum 40 boy/girlband calon finalis dari 4 kota tersebut akan diseleksi lagi oleh para juri untuk mendapatkan 20 rope yang berpeluang ke Jakarta.
Setelah terpilih, ke-20 finalis itu akan diseleksi sekali lagi oleh dewan juri di Jakarta dengan menunjukkan penampilan terbaik mereka di depan para juri. Dari hasil penjurian akan diputuskan 8 boy/girlband yang akan mengikuti karantina di Jakarta.
"Selama masa karantina, mereka akan dibekali pengetahuan oleh para instruktur yang berpengalaman. Mereka akan dibekali pengetahuan tentang koreografi dan olah vokal yang bisa menjadi bekal untuk menunjang karir mereka ke depan," katanya. (antara/dar)


