Anjing Menggonggong Lady Gaga Berlalu
May 22, 2012
Ribut-ribut soal rencana konser Lady Gaga, tak membuat promotor surut langkah. Pihak promotor tetap percaya diri bakal tetap menggelar konser yang diberi titel Lady Gaga: The Born This Way Ball di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 3 Juni 2012. Perlengkapan konser joke telah tiba di Jakarta.
"Equipment sudah beberapa sampai di sini, termasuk peralatan panggung. Tapi kalau peralatan pendukung kita yang siapkan. Panggung belum kita susun, tapi sudah dirancang," demikian diungkapkan Edy Purnomo, salah seorang perwakilan dari Big Daddy Entertainment --promotor konser--, di Jakarta, Senin (21/5) malam.
Namun Edy menolak merinci persiapan konser dari Mother Monster --sebutan Lady Gaga--. "Kalau berapa persennya (persiapan konser) kita tidak tahu. Cuma sampai sekarang kita tetap melakukan persiapan," katanya. "Sound (system) dari mereka, tapi belum sampai," Edy, menambahkan.
Sementara, Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung juga menyatakan, Lady Gaga tak berniat membatalkan konsernya di Indonesia. Pasalnya, pro dan kontra sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Gaga. Gaga, lanjut Jacqueline, juga sudah tahu soal polemik konsernya di Jakarta. Dia menghargai penolakan tersebut dan siap untuk berkompromi.
"Kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen Gaga. Mereka sih sampai hari ini (Senin, 21/5 --Red.) tidak mempermasalahkan kondisi itu. Karena kalau penolakan, di negara-negara lain juga ada, kan nggak cuma di Indonesia," kata Jacqueline, setelah menemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Nusantara III DPR, seperti dilansir Jawa Pos.
Pada Senin (21/5) malam, sejumlah petinggi dari pihak penyelenggara dengan didampingi kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, mendatangi ruang kerja Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Mereka menyerahkan surat permintaan perlindungan hukum bagi konser Lady Gaga.
"Akhir-akhir ini terlalu ramai, pro-kontra kedatangan Gaga. Terlihat kalau kami belum ada respon apapun, seolah-olah kami tidak ada upaya," katanya. "Banyak tudingan promotor sudah jual tiket padahal izin belum dapat. Kami sudah ada izin untuk menjual tiket. Itu langkah awal menujuk konser itu. Kan aneh kalau kita sudah dapat izin jual tiket, sementara konsernya dilarang," papar Minola, seraya menunjukkan foto kopi surat izin dengan nomor SI/Yanmin/235/III/2012/Datro dari Polda Metro Jaya.
Sementara, Front Pembela Islam (FPI) tak bergeming sedikit joke dan tetap pada komitmennya, menolak kehadiran Lady Gaga di Indonesia! FPI juga tetap bakal mendukung pihak kepolisian, agar tidak memberikan izin perhelatan konser. "Kami tetap pada sikap awal yaitu menolak Lady Gaga datang konser dan setia mendukung Kapolri dan Kapolda untuk tidak memberikan izin konser Lady Gaga," jelas Ketua FPI DPD Jakarta Habis Salim Alatas, Senin (21/5), seperti dilaporkan wartawan BeritaMusiknews Antonius Wilhelmus Fernandez.
Pada kesempatan tersebut Alatas juga menampik anggapan bahwa selama ini pihak kepolisian mendapatkan berbagai tekanan dari FPI. "Kita tidak melakukan penekanan terhadap pihak kepolisian. Kita tidak mengintimidasi mereka hingga sekarang," tegasnya. Sebaliknya, Salim berharap Kapolri tetap setia pada pendirian dan tidak berdasar atas tekanan-tekanan pihak lain.
"Saya yakin Kapolri istiqomah mengambil keputusan, di mana beliau merupakan umat muslim juga. Kecuali ada tekanan-tekanan lain. Nah kita tidak tahu kalau ada tekanan! Tergantung Kapolri. Pokoknya yakin, Kapolri bukan orang yang gampangan," jelas Salim.
Jelang hari "H" konser pelantun Poker Face itu, sepertinya pihak Polda Metro Jaya melunak. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto menyatakan, pihaknya akan mengkaji ulang aturan-aturan yang terkait penyelenggaraan sebuah event. Rencana ini muncul pasca-ribut-ribut soal kedatangan Lady Gaga.
"Ini pelajaran juga bagi promotor, mereka mengajukan izin tanggal 4 Mei dan sesuai ketentuan mereka belum memenuhi ketentuan yang diberikan. Masih banyak yang kurang seperti visa, izin dari Dinas Pariwisata DKI," katanya. "Sampai sejauh ini, kalau sudah dipenuhi, silahkan saja. Tapi sambil menuggu kajian dari Mabes Polri," Rikwanto, menambahkan.
Lantas, terkait tiket-tiket yang sudah dijual sekalipun muncul kabar burung jika pihak promotor belum melengkapi izin penyelenggaraan konser, Rikawanto menyatakan, hal tersebut terkait dengan strategi pemasaran semata. "Ini strategi selling saja. Setiap sell tiket harus memiliki izin. Ada promotor yang separohnya sudah (mengantongi izin penyelenggaraan --Red.) dan langsung menjual," tuturnya. "Nanti kita bakukan (izin penyelenggaraan). Kita punya petunjuk teknis kok untuk hal ini," pungkasnya. EL jcomments on
FPI Mengancam Lady Gaga Melenggang
May 22, 2012
Ribut-ribut soal rencana konser Lady Gaga, tak membuat promotor surut langkah. Pihak promotor tetap percaya diri bakal tetap menggelar konser yang diberi titel Lady Gaga: The Born This Way Ball di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 3 Juni 2012. Perlengkapan konser joke telah tiba di Jakarta.
"Equipment sudah beberapa sampai di sini, termasuk peralatan panggung. Tapi kalau peralatan pendukung kita yang siapkan. Panggung belum kita susun, tapi sudah dirancang," demikian diungkapkan Edy Purnomo, salah seorang perwakilan dari Big Daddy Entertainment --promotor konser--, di Jakarta, Senin (21/5) malam.
Namun Edy menolak merinci persiapan konser dari Mother Monster --sebutan Lady Gaga--. "Kalau berapa persennya (persiapan konser) kita tidak tahu. Cuma sampai sekarang kita tetap melakukan persiapan," katanya. "Sound (system) dari mereka, tapi belum sampai," Edy, menambahkan.
Sementara, Direktur Big Daddy Entertainment Jacqueline Losung juga menyatakan, Lady Gaga tak berniat membatalkan konsernya di Indonesia. Pasalnya, pro dan kontra sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Gaga. Gaga, lanjut Jacqueline, juga sudah tahu soal polemik konsernya di Jakarta. Dia menghargai penolakan tersebut dan siap untuk berkompromi.
"Kami terus melakukan komunikasi dengan manajemen Gaga. Mereka sih sampai hari ini (Senin, 21/5 --Red.) tidak mempermasalahkan kondisi itu. Karena kalau penolakan, di negara-negara lain juga ada, kan nggak cuma di Indonesia," kata Jacqueline, setelah menemui Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso di Gedung Nusantara III DPR, seperti dilansir Jawa Pos.
Pada Senin (21/5) malam, sejumlah petinggi dari pihak penyelenggara dengan didampingi kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, mendatangi ruang kerja Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Mereka menyerahkan surat permintaan perlindungan hukum bagi konser Lady Gaga.
"Akhir-akhir ini terlalu ramai, pro-kontra kedatangan Gaga. Terlihat kalau kami belum ada respon apapun, seolah-olah kami tidak ada upaya," katanya. "Banyak tudingan promotor sudah jual tiket padahal izin belum dapat. Kami sudah ada izin untuk menjual tiket. Itu langkah awal menujuk konser itu. Kan aneh kalau kita sudah dapat izin jual tiket, sementara konsernya dilarang," papar Minola, seraya menunjukkan foto kopi surat izin dengan nomor SI/Yanmin/235/III/2012/Datro dari Polda Metro Jaya.
Sementara, Front Pembela Islam (FPI) tak bergeming sedikit joke dan tetap pada komitmennya, menolak kehadiran Lady Gaga di Indonesia! FPI juga tetap bakal mendukung pihak kepolisian, agar tidak memberikan izin perhelatan konser. "Kami tetap pada sikap awal yaitu menolak Lady Gaga datang konser dan setia mendukung Kapolri dan Kapolda untuk tidak memberikan izin konser Lady Gaga," jelas Ketua FPI DPD Jakarta Habis Salim Alatas, Senin (21/5), seperti dilaporkan wartawan BeritaMusiknews Antonius Wilhelmus Fernandez.
Pada kesempatan tersebut Alatas juga menampik anggapan bahwa selama ini pihak kepolisian mendapatkan berbagai tekanan dari FPI. "Kita tidak melakukan penekanan terhadap pihak kepolisian. Kita tidak mengintimidasi mereka hingga sekarang," tegasnya. Sebaliknya, Salim berharap Kapolri tetap setia pada pendirian dan tidak berdasar atas tekanan-tekanan pihak lain.
"Saya yakin Kapolri istiqomah mengambil keputusan, di mana beliau merupakan umat muslim juga. Kecuali ada tekanan-tekanan lain. Nah kita tidak tahu kalau ada tekanan! Tergantung Kapolri. Pokoknya yakin, Kapolri bukan orang yang gampangan," jelas Salim.
Jelang hari "H" konser pelantun Poker Face itu, sepertinya pihak Polda Metro Jaya melunak. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto menyatakan, pihaknya akan mengkaji ulang aturan-aturan yang terkait penyelenggaraan sebuah event. Rencana ini muncul pasca-ribut-ribut soal kedatangan Lady Gaga.
"Ini pelajaran juga bagi promotor, mereka mengajukan izin tanggal 4 Mei dan sesuai ketentuan mereka belum memenuhi ketentuan yang diberikan. Masih banyak yang kurang seperti visa, izin dari Dinas Pariwisata DKI," katanya. "Sampai sejauh ini, kalau sudah dipenuhi, silahkan saja. Tapi sambil menuggu kajian dari Mabes Polri," Rikwanto, menambahkan.
Lantas, terkait tiket-tiket yang sudah dijual sekalipun muncul kabar burung jika pihak promotor belum melengkapi izin penyelenggaraan konser, Rikawanto menyatakan, hal tersebut terkait dengan strategi pemasaran semata. "Ini strategi selling saja. Setiap sell tiket harus memiliki izin. Ada promotor yang separohnya sudah (mengantongi izin penyelenggaraan --Red.) dan langsung menjual," tuturnya. "Nanti kita bakukan (izin penyelenggaraan). Kita punya petunjuk teknis kok untuk hal ini," pungkasnya. EL jcomments on
Panggung Tak Simetris Buat Takut Avenged Sevenfold
May 4, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Alasan batalnya konser Avenged Sevenfold (AX7) adalah karena keamanan. Lebih spesifiknya, panggung tempat konser dinyatakan tidak simetris dan membahayakan AX7.
Sebelum dimulai konser, pihak promotor tentu saja telah memeriksa dengan teliti panggung Pantai Karnaval Ancol, tempat konser Avenged Sevenfold. Namun dua jam menjelang konser, pihak manajer produksi dari AX7 melihat panggung tersebut tak simetris dan membahayakan personel.
"Alasannya, kami sudah mengikuti. Kita sudah mengikuti riders yang mereka berikan, assembly juga sudah. Betul sekali jika kondisinya seperti itu. Bahkan sudah berdiri semuanya. Ini reaksi yg sangat mengejutkan, kita juga bertanya-tanya mengapa hari ini," kata Erie Posse, perwakilan dari Showmaxx dan Entertainment Ranger di Cilandak, Kamis (3/5).
Menurut Erie, persiapan untuk panggung sudah dilakukan sejak 2,5 bulan lalu. Dan menurutnya, sejauh itu tak ada permasalahan berarti.
"Kami counter terus tidak ada masalah. Mereka ambil foto semua angle, dan ketika tidak simetris itu salah satu alasannya. Kami coba semuanya, kami turunkan lighting dan menurut mereka tidak simetris dan tidak layak, sehingga mereka memutuskan untuk membatalkan," jelas Erie.
Alasan tersebut cukup mengejutkan dan membingungkan pihak panitia. Namun dari kabar yang beredar, Avenged Sevenfold tak mau tampil di Pantai Karnaval Ancol.
Band pencetak hits 'Dear God' itu ingin tampil di Mata Elang International Stadium (MEIS) yang letaknya tak jauh dari Pantai Karnaval Ancol. mor
20 Tahun Karir di Musik, Ari Lasso Akui Lelah
April 26, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Berkiprah selama 20 tahun di blantika musik Tanah Air membuat musisi Ari Lasso lelah. Namun perasaan lelah itu langsung terobati ketika ia berdiri di atas panggung.
"Terkadang saya itu merasa capek karena sudah sekian lama nyanyi. Tapi ketika di atas panggung, capek itu hilang," ungkap Ari Lasso usai konser 'Ari Lasso and Friend' di Rolling Stone Cafe, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (25/4) malam.
Mantan personel Dewa 19 itu menuturkan, konser mini yang melibatkan beberapa musisi seperti Fadly 'Padi', Marcell Siahaan dan Citra Scholastika itu merupakan ajang pemanasan jelang konser tunggal.
"Versi kecil (konser tunggal) sepertinya, tapi nanti buat yang lebih besar," jelasnya.
Namun Ari Lasso masih merahasiakan perihal konser tunggal yang rencananya akan digelar akhir tahun ini.
"Konser besar sudah terbayang, tapi belum bisa dibicarakan, semoga tahun ini bisa terlaksana. Nanti itu konser yang ke-20 tahun saya berkarir. Seperti apa, nanti saja," tutupnya. fei
Menyesal Baru Datang ke Indonesia
April 23, 2012

Laris Manis, Nostalgia Impor Ataupun Terkini
April 22, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Bisnis konser musik penyanyi mancanegara atau impor di Indonesia, sungguh tak ada matinya. Mau musisi masa lalu (baca: nostalgia), ataupun masa terkini, tiket penjualannya tetap laris manis.
Sebut saja Greyson Chance. Penyanyi muda berusia 14 tahun asal Amerika Serikat ini, meski masih pendatang baru, ternyata sanggup memesona penggemar, yang mayoritas gadis remaja, lewat konser Greyson Chance Indonesia Tour 2012 di JITEC, Mangga Dua, Jakarta Barat, Jumat (20/4) malam lalu.
Peter Hardjani promotor Marygoops, penyelenggara Greyson Chance Indonesia Tour 2012 menerangkan, untuk penjualan tiket sampai menjelang konser telah laris sebanyak 90 persen. Padahal, tiketnya terbilang tak murah. kelas Pink: Rp 1.000.000, Yellow: Rp 750.000, Green: Rp 600.000, Blue: Rp 450.000, Purple: Rp 350.000.
Dan, ternyata sejam menjelang konser, tiket tersisa akhirnya ludes terjual.
Harga tiket tersebut, tampak sebanding bagi penggemar Greyson. Hits, Unfriend You, Heart Like Stonedan Light Up The Dark, Paparazzi dan Take A Look At Me Now yang dipilih menjadi lagu penutup pada konsernya, sanggup memuaskan penggemarnya.
Begitu juga dengan konser musisi rope steel progresif lawas asal Amerika Serikat, Dream Theatre di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu (21/4) malam. Harga tiket masuk yang lumayan mahal - pale murah Rp750 ribu, ternyata terjual sekitar 8.000 tiket. Angka yang luar biasa, untuk rope nostalgia.
Tak sia-sianya, mendatangkan rope asal Boston yang digawangi James LaBrie (vokal), John Myung (bass), John Petrucci (gitar), Jordan Rudess (keyboard) dan Mike Mangini (drum) ini. Penampilan panggung pemilik manuscript A Dramatic Turn of Events terbilang spektakuler. Ya, 4,6 sampai 5,6 ton kargo untuk peralatannya, alat musik berkualitas, audio 150 ribu watt, lighting 150ribu watt terasa maksimal.
"Gue seneng banget bisa nonton rope kesayangan gue. Gue niat cari tiket semenjak ada berita Dream Theater mau konser di sini," ujar Rully, seorang penggemar Dream Theater.
"Sumpah, konsernya keren banget. Aksi panggung dan semuanya buat gue sempurna. Rock dan steel habis," tutur Denny, penonton lainnya.
Faktanya, memang grup rope steel progresif ini sanggup memuaskan 8.000 penggemar fanatiknya. Ya, setelah 25 tahun menanti, kerinduan penggemar terhadap rope yang digawangi James LaBrie tersebut joke terobati. Konser megah selama kurang lebih dua jam, mampu membuat decak kagum sekitar 8.000 penonton, pengidolanya.
Yang jauh lebih spekatakuler larisnya, adalah konser Suju (Super Junior) asal Korea bertajuk 'Supershow 4', yang baru akan digelar pada 28-29 Apr 2012 mendatang di MEIS, Ancol, Jakarta Utara, telah habis terjual, jauh sebelum konser digelar.
Antrean calon pembelinya di Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu, bahkan sempat mengakibatkan jalan Tomang Raya menuju S Parman, Jakarta Barat macet sepanjang 1 kilometer.
Hal tersebut diungkapkan Sularno, polisi yang ikut mentertibkan ratusan orang yang antre tiket konser 'Super Show 4'. Menurutnya, arus lalu lintas terganggu aktivitas penjualan tiket tersebut.
"Macetnya sampai Harmoni. Lebih dari satu kilometer. Di seberang dari Senayan sampai Tomang juga jadi macet," ujar Sularno, di Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/4)
"Seharusnya penjualan tiket nggak di sini, karena selain menyebabkan ketidaknyamanan pada tamu hotel, juga imbasnya pada kemacetan," tuturnya.
Habisnya tiket dan masih tingginya antusiasme pengemar Suju, akhirnya membuat pihak promotor, Showmaxx membuka penjualan tiket uncover tambahan pada tanggal 27 Apr 2012 pukul 19.30WIB di tempat yang sama.
Showmaxx ternyata sukses menjual tiket sebanyak 6.000 lembar untuk konser tambahan pada 27 Apr 2012. Dimana, penjualan tiket tambahan dibuka di Pintu H, Hall PRJ Kemayoran Expo Jakarta, hari Sabtu (21/4) siang.
Menurut panitia, pengemar sudah ramai berdatangan sejak Jumat (20/4) sore. Banyak yang sudah antre untuk mendapat nomor antrian terlebih dulu.
Wow, sungguh luar biasa!!!. aji
KLa Project Siap Gelar ‘KLakustik’
March 5, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - KLa Project dengan personel Katon Bagaskara, Lilo dan Adi Adrian sukses dengan manuscript kompilasi dan memanjakan pengemarnya di ajang Java Jazz Festival. Kla Project joke siap menggelar KLakustik. Sungguh?
"Kami KLa Project yang Java Pop dengan sentuhan jazz," ungkap Katon di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/3).
Tampil untuk kesekian kalinya di Java Jazz Festival, KLa sudah mempersiapkan penampilannya selama 3 hari 3 malam jelang manggung. "Persiapannya, 3 hari 3 malam. Kami senang antusias, ramai dan meriah,"
KLa mampu menghibur di panggung Java Jazz Festival 2012 di B1 Hall, JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu. Lebih dari 1000 penonton, menyaksikan aksi KLa, rope idolanya.
Alunan musik perpaduan jazz dan cocktail yang solid, serta penataan aransemen Adi Adrian tersebut ternyata mampu membawa kembali nostalgia bercita rasa tinggi. Sensasi jazz dari bassis Bintang Indrianto sungguh memperkaya pertunjukan dan berpadu harmonis dengan suara khas Katon Bagaskara. Pecinta KLa joke jadi merasa dekat.
Pastinya, KLa joke bahagia sukses membius penonton dengan lagu-lagu populernya. Jumpa Kamu, Gerimis, Baiknya, Meski T'lah Jauh, Semoga, Tak Bisa Ke Lain Hati, Yogyakarta dan Tentang Kita.
KLa pantas bahagia, lantaran beberapa tahun belakang agak jarang tampil di panggung besar. KLa, selama ini biasanya manggung di klub hiburan di atas pukul 12 malam.
"Selama ini KLa, menyedihkan. Main di jakarta, pukul 12 malam. Sponsor-sponsor itu cuma untuk tempat hiburan malam. Mereka masuknya, ke tempat-tempat itu. Terpaksa, tapi kami mulai mengurangi," ujar Adi.
Lilo menambahkan, "Kami akan gelar KLakustik kedua, setelah KLakustik pertama 11 Maret 1996. Acaranya, sekitar Oktober 2012. "Kenapa KLakustiknya baru sekarang? Kami, 8 tahun nggak categorical bersama, pas categorical lagi 2008. Barulah di sini saatnya," ujar Adi menimpali.
Langkah pemanasan untuk konser mendatang, sepertinya sudah KLa persiapkan. Salah satunya dengan rilisnya manuscript Kompilasi hits KLa yang dibawakan musisi-musisi ternama Indonesia. Tercatat, sejak dijual Oktober 2012 sudah laku sebanyak 80 ribu kopi CD.
"Kisaran 7 hingga 80 ribu. Itu catatan Oktober sampai Desember 2011. Fisik, 80 ribu. Oke lah Untuk pasar sekarang," tutur Lilo tersenyum. aji
Konser di Surabaya, Mr Big Ganti Formasi
December 8, 2011

SURABAYA - Penampilan Mr Big di Grand City, Surabaya, mampu memukau para penonton. Meski tergolong musisi gaek, rope stone asal Los Angeles itu menunjukkan performa terbaiknya.
Menjelang berakhirnya konser, rope yang digawangi Eric Martin (Vokal), Paul Gilbert (Gitar), Billy Sheehan (Bass), dan Pat Torpey (Drum) tiba-tiba berganti formasi. Mereka melakukan gimmic pertunjukan yang membuat penonton tercengang.
Vokalis Eric berubah formasi menjadi gitaris, bassis Billy Sheehan jadi vokalis, gitaris Paul Gilbert bergeser jadi drummer, dan drummer Pat Torpey memegang bas. Mereka melantunkan lagu milik Deep Purple yang cukup populer, Smoke On a Water, yang juga pernah di-cover oleh Metallica.
Sekira 4.000-an pengunjung memuji Eric martin Cs, yang memberikan penampilan berbeda.
“Wah ini kan lagunya Metallica, tapi Mr Big membawakannya dengan sempurna dan berotasi,” kata Winda, salah satu pengunjung yang ikut menyaksikan kemeriahan konser Mr Big dalam perayaan Guinness Arthur’s Day, Rabu (7/12/2011) malam.
Lagu To Be With You, dan Wild Word menjadi lagu pamungkas Mr Big, malam itu. Tentu, dua lagu hits itu sudah akrab di telinga pencintanya. Sehingga penonton joke tak menyia-nyiakan momen tersebut dengan koor bareng.
Mr Big tampil selama dua Jam. Sekira pukul 22.30 WIB konser berakhir. Sejumlah pengunjung mengaku memiliki pengalaman tersendiri menyaksikan konser ini.
“Meski sudah berumur, namun aksi panggungnya cukup heboh,” kata Ragil, salah satu penonton.
Usai konser di Surabaya, berikutnya Mr Big akan menyambangi Makassar.
indofiles.org
Ledakan Hallyu Explosion 2011 Part II
December 4, 2011
BeritaMusik.com - Sekitar pukul 12:30 acara Hallyu Explosion 2011 beralih ke lomba dance cover. Namun sebelumnya tiga juri yaitu Pink dan Melvy dari Rocket Crew serta George (Newstyle Movement) unjuk kualitas dengan showcase dance yang mengundang aplaus.
Dance robotik Time is Over dan Weekend Night Jang Woo Hyuk yang ditampilkan peserta Seiren ft Pixels, merupakan salah satu opening peserta yang pale mengundang perhatian. Demikian ketika hasil lomba diumumkan, mereka berada di posisi kedua kalah dari sub-grup cewek.
Pembagian mawar ketika miscellany opening B2ST, ditampilkan menjadi momen kejutan bagi B2UTY (penggemar B2ST). Seolah tak mau memihak, Get Out JYJ dan KYHD TVXQ dibawakan beriringan oleh SBSquad.
Penampilan Nuendo dan Chiekiezie juga memberi warna tersendiri dalam konser kali ini. Selain itu doorprize berupa manuscript central pale pas untuk mewakili passion dan ketertarikan Hallyu lovers tersebut terhadap musik Korea.
Acara belum usai, ELF yang kebanyakan mengenakan jaket Yonsei tiba-tiba serentak berjalan mundur ke area belakang. Banyak yang menyangka mereka ngambek karena tidak ada lagu Super Junior yang ditampilkan, dan ELF berniat protes. Namun anggapan tersebut sirna kala dance cover Don't Don dihadirkan di atas panggung. Tiba-tiba saja balon-balon biru berjatuhan dari area belakang. Warna turquoise blue mendominasi kala alunan Sorry-Sorry Answer, serta gebrakan dance Mr Simple ditampilkan.
Kehebohan tak berhenti di titik tersebut. Setelah penampilan cover Super Junior masih ada penampilan dance cover MBLAQ dan 4minute yang sanggup membuat para fans bertahan hingga menjelang akhir, sebelum dilanjutkan dengan Idol History.
Konsep Idol History ini cukup unik. Jika tahun 2010 lalu dihadirkan 30 menit miscellany dance tanpa henti, maka tahun ini konsep ini telah berkembang. Medley dance puluhan lagu, dari bintang lawas Korea seperti HOT, luminary Rain dan BoA hingga grup pendatang baru B1ʎ dan dan Chi Chi diperformkan secara live di atas panggung oleh SBSquad.
Penggemar mengangkat tangan ke atas mengikuti alunan lagu Hands Up 2PM sebagai tanda berakhirnya acara ini. Berakhir pada pukul 17:30, bisa dikatakan Hallyu Explosion 2011 yang diselenggerakan oleh KFM (Kpop Fandom Malang), cukup sukses mewadahi kreativitas dan bentuk ekspresi kecintaan fans akan Hallyu Music! (BM/sjw)
Jelang Konser, Anggun Malah Belum Latihan
November 22, 2011
BeritaMusik.COM, Jakarta - Anggun C Sasmi akan menggelar konser tunggal di JCC, Jakarta, 27 Nov 2011. Namun, Anggun mengaku sampai sekarang belum melakukan latihan.
"Latihannya baru nanti malam. Belum kebayang seperti apa. Jadi aku belum bisa cerita banyak mengenai bentuk konsernya seperti apa," ungkap Anggun saat ditemui di Grand Hyat, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (22/11).
Meski waktu pagelaran tinggal seminggu, perempuan berkulit hitam manis itu memastikan acara konser tetap berjalan sesuai jadwal.
"Sempat ada pemikiran diundur, tapi saya tetap maju. Harus berlangsung sesuai jadwal. Mau tidak mau, sempat tidak sempat," katanya yakin. fei


