Kronoligis Penangkapan Putri Imam S. Arifin
May 24, 2012
Kamis, 24 Mei 2012 16:56 wib
Fiddy Anggriawan - BeritaMusik
JAKARTA - Berdasarkan rilis dari Bareskrim Mabes Polri Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Resti Destami Arifin (RD), putri pedangdut Imam S. Arifin kedapatan ingin menjual shabu-shabu seberat 0,24 gram yang dikemas di dalam plastik klip bening.
RD yang berusia 24 tahun mengadakan kesepakatan dengan petugas Polri yang melakukan undercover buy atau penyamaran membeli narkoba dari yang bersangkutan, pada Selasa, 22 Mei 2012 pukul 20.00 WIB di rumah makan Padang Duta Minang, Jalan Kapuk Raya Nomor 23 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Tersangka pertama bernama Priyo Handoko alias Rio (9 juni 1992), Islam. Laki-laki, standing tidak bekerja. Diketahui pria ini beralamat di Jalan Jamblang Nomor 31 RT 001/01 Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
Kemudian, tersangka dua bernama Resti Destami Arifin alias Yeyen alias Lia, perempuan kelahiran Jakarta 18 Desember 1988. Dia beralamat di Pulo Gebang Royal Residence Blok D Cakung, Jakarta Timur.
Barang bukti berupa satu bungkus rokok Marlboro yang berisi kristal putih dengan pembungkus plastik klip bening, yang biasanya disebut shabu, seberat brutto 0,24 gram berhasil ditemukan.
Dari rilis tersebut diterangkan bahwa telah diterima informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar narkoba jenis shabu di luar Kampung Ambon di antara Jalan Raya Kapuk yang bernama panggilan Lia. Atas informasi tersebut, maka Kombes Pol Siswandi memerintahkan AKBP Djumadi Raharjo bersama tim untuk melakukan penyelidikan dan penindakan.
Kemudian, pada Selasa 22 Mei 2012 sekira pukul 17.00 WIB, anggota yang melakukan undercover buy bisa pesan shabu sebanyak seperempat dengan harga Rp500 ribu. Selanjutnya dapat pesan, dan sekira pukul 20.00 WIB, kedua tersangka dapat ditangkap dan digeledah sesuai barang bukti.
Atas penangkapan itu, tersangka diganjar dua pasal, yakni pasal authority Pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana kurungan minimal lima tahun penjara, dan pale lama 20 tahun, dan denda pale banyak Rѡ miliyar. Kedua, subsidair, pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana kurungan pale sedikit empat tahun, dan ancaman pidana kurungan pale lama 12 tahun. Denda pale banyak RѨ milyar.
Saat ini, kedua tersangka sedang menjalani proses sesuai hukum yang berlaku.
(ega)Tak Hanya Pemakai, Anak Imam S Arifin Juga Pengedar Narkoba
May 24, 2012
Kamis, 24 Mei 2012 16:42 wib
Fiddy Anggriawan - BeritaMusik
JAKARTA- Direktorat narkoba Bareskrim Mabes Polri menangkap putri penyanyi dangdut Imam S. Arifin berinisial RD (24), karena kedapatkan ingin menjual obat-obatan terlarang berjenis shabu sebanyak 0,24 gram kepada petugas yang menyamar.
"Putri beliau (Imam S. Arifin) kedapatan tertangkap oleh petugas bareskrim Polri. Khususnya direktorat narkoba terkait dengan upaya menjual," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/5/2012).
Setelah mendapatkan informasi petugas yang melakukan clandestine buy atau penyamaran pembelian kepada yang bersangkutan pada 22 Mei sekira pukul 20.00 WIB di sebuah restoran di Cengkareng, Jakarta Barat, RD joke diciduk.
"Jadi kedapatan melakukan penjualan 0,24 gram shabu-shabu, bersama dengan seorang pemuda yang diketahui sebagai kawannya berinisal HD. Saat ini masih sudah diperiksa, dan sudah dinyatakan sebagai tersangka," ungkapnya.
Berdasarkan informasi dari pemeriksaan, barang-barang yang didapatkan tersebut berasal dari Kampung Ambon, Jakarta Barat.
"Pada saat ditangkap memang sedang dialakukan clandestine buy, dan saat itu langsung dibawa ke kantor direktorat narkoba Bareskrim Polri," jelasnya.
Boy mengakui, RD juga termasuk sebagai pengguna narkoba. Namun saat penangkapan, RD dan temannya ingin menjual barang haram tersebut.
"Kebetulan dia ada niat untuk dijual. Ini merupakan proses dari penyidikan Polri, dan ternyata kedapatan menawarkan 0,24 shabu," pungkasnya.
Dijabarkan Boy, RD akan dikenakan pasal 112 Undang-Undang 35 tahun 1995 dengan ancaman lima tahun penjara. Saat ini, RD ditahan di Direktorat 4 Bareskrim yang menangani tindak Pidana Narkotika di kawasan Cawang, Jakarta Timur.
(rik)Rizal Djibran Diduga Gelapkan Mobil Milik Wanita Malaysia
May 23, 2012

BeritaMusik.com - Artis Rizal Djibran sedang tertimpa masalah. Seorang perempuan berkewarganegaraan Malaysia melaporkannya ke Polres Jakarta Selatan pada awal Mei lalu dengan dugaan melakukan penipuan dan penggelapan.
"Jadi pada kesempatan ini kami ingin memberikan informasi bahwa pada tanggal 1 Mei 2012 saudari Akeera Norhayati telah melaporkan saudara Rizal Djibran kepada pihak kepolisian tepatnya ke Polres Jakarta Selatan sehubungan dengan adanya tindakan pidana penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh saudara Rizal Djibran," ungkap Hendarsam Marantoko, S.H, selaku pengacara Akeera Norhayati, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (22/05/2012).
"Kemudian menindaklanjuti laporan itu pada tanggal 21 Mei 2012 tepatnya Senin kemarin kita juga sudah melakukan proses BAP untuk saksi korban saudari Akeera Norhayati terkait dengan laporannya tersebut," sambungnya.
Akeera yang mengaku sudah mengenal Rizal cukup lama itu merasa ditipu. Karena bisnisnya yang menuntut bolak-balik Jakarta-Kuala Lumpur, Akeera akhirnya meminta Rizal untuk membelikan mobil yang nantinya akan dipergunakan untuk operasional selama di Jakarta. Namun karena Akeera warga negara asing, mobil tersebut tidak bisa atas nama dirinya langsung. Akhirnya Akeera meminta tolong agar mobil CRV itu menggunakan nama Rizal.
Tapi ketika Akeera sedang berkunjung ke Jakarta, Rizal selalu bilang kalau mobil tersebut tidak bisa dipakai Akeera, karena sedang digunakan Rizal. Padahal mobil tersebut statusnya milik Akeera.
Akeera menuntut kepada Rizal Djibran agar barang-barang tersebut dikembalikan. Akeera sendiri sempat mengirimkan somasi, somasi pertama tertanggal 30 Apr 2012 dan dilanjutkan dengan somasi kedua.
"Beberapa hari kemudian setelah somasi terakhir, kita dapat surat tanggapan dari kuasa hukumnya yang menyatakan pada intinya menolak mengembalikan barang. Jadi dari situ kita menilai bahwa saudara Rizal Djibran sudah tidak mempunyai itikad baik untuk mengembalikan barang-barang tersebut. Jadi sudah cukup alasan bagi klien kami untuk membuat laporan ke pihak kepolisian. Sementara ini fokus kepada pihak kepolisian terkait dengan adanya dugaan tindakan pidana penipuan dan penggelapan," papar Hendarsam, yang saat itu didampingi Akeera. (BM/hen/dar)
Big Bang akan Rilis Album ‘Still Alive-Special Edition’
May 22, 2012
YG-Life baru saja membeberkan informasi tracklist untuk manuscript edisi spesial ‘Still Alive’ mendatang.
Setelah mengundang banyak perhatian dengan manuscript terakhir mereka, Alive, dan baru-baru ini mengumumkan upcoming Japanese edition dari manuscript tersebut, ‘Alive – Monster Edition’, ternyata Big Bang masih memiliki kejutan lain untuk para VIP, sebutan untuk para penggemar boyband asal Korea Selatan tersebut. YG-Life baru saja membeberkan informasi tracklist untuk manuscript edisi spesial ‘Still Alive’ mendatang.
Album terbaru tersebut akan menyuguhkan 5 lagu baru, yaitu “Still Alive“, “Bingle Bingle“, “Feeling” “Ego” dan “Monster“, yang melengkapi 4 lagu terdahulu di manuscript Alive.
Album ‘Still Alive’ ini direncanakan akan rilis pada tanggal 3 Juni 2012. Masih belum jelas, jika ada, promosi seperti apa yang akan gunakan untuk mempromosikan manuscript terbaru mereka ini.

Ancam Bongkar Rahasia Selena Gomez, Hacker Dibui Setahun
May 21, 2012
Senin, 21 Mei 2012 19:01 wib
Hutami Windiarti - BeritaMusik
LOS ANGELES - Pasangan Selena Gomez dan Justin Bieber mengungkapkan telah mengakhiri hubungan mereka di akun jejaring sosial. Namun, ternyata itu dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab yang telah meng-hack akun Facebook miliknya.
Hacker asal Inggris, Gareth Crosskey mengaku akan menyebarkan email pribadi antara Bieber dan Selena. Dia juga menulis sebuah kalimat kasar kepada pelantun "Baby" itu melalui akun Selena.
Penggemar Bieber joke langsung marah, dan memaki Selena tanpa mengetahui akunnya telah dibajak. Namun, pihak FBI dan kepolisian segera melacak Crosskey.
Pria yang berkerja di gerai makanan cepat saji, McDonald's itu mengungkapkan, telah melakukan aksi nekadnya setelah akun Facebooknya dihack seseorang.
Dia joke ingin menunjukkan kepada bos Facebook tentang pelanggaran kemananan dalam akun jejaring sosial itu.
Dengan berpura-pura sebagai ayah tirinya Selena, Brian Teefey, Crosskey berhasil meminta para staff nya untuk me-reset cue penyanyi berusia 19 tahun tersebut.
Tak sampai di situ, Crosskey joke mengunggah sebuah video ke YouTube yang berisi akan mengirimkan informasi tentang Selena kepada sesama hacker. Dia juga menyimpan pesan antara Bieber dan Selena serta sahabatnya, Demi Lovato.
Beruntung, aksinya segera ditangani pihak kepolisian. Crosskey berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun karena melanggar Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer. Demikian seperti dilansir The Sun, Senin (21/5/2012).
(nsa)Rem Pengangguran, Perbaikan BLK jadi Prioritas
May 18, 2012

Korban Malapraktik, David "Peterpan" Tambahkan Bukti ke Polisi
May 18, 2012
Jum'at, 18 Mei 2012 18:09 wib
Iman Herdiana - BeritaMusik
BANDUNG– David "Peterpan" kembali mendatangi Satreskrim Polrestabes Bandung untuk memberikan beberapa bukti tambahan terkait kasus dugaan malapraktik salah satu dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, kepadanya.
David datang sekira pukul 13.30 WIB ditemani oleh keluarganya, dan selesai laporan sekira pukul 15.30 WIB, Jumat (18/5/2012).
“Kedatangan kali ini untuk menyerahkan beberapa bukti berupa satu record mengenai record medis selama di rawat di RS Advent, juga surat izin pulang dari RSHS," ungkap David usai menyerahkan bukti kepada polisi.
Selain menyerahkan bukti tambahan, dia juga mendapat informasi jika penyidik akan melakukan pemanggilan beberapa saksi dari pihak rumah sakit.
“Kalau dari saya, sudah tiga orang yang dimintai keterangan, kedua orangtua dan saya sendiri,” katanya.
(rik)Tim Evakuasi Gerak Lagi jika Masih Ada Korban
May 18, 2012

Boyband K-Pop ZE:A Comeback Juni 2012
May 16, 2012

BeritaMusik.com - Boyband ZE:A dijadwalkan akan quip ke dunia musik K-Pop dengan merilis manuscript terbaru bulan depan, yakni tepatnya pada bulan Juni sehingga menambah daftar artis K-Pop yang akan comeback.
Menurut agensi ZE:A, Star Empire Entertainment, mereka membenarkan hari ini bahwa saat ini ZE:A sedang menyelesaikan tahap rekaman lagu dan bersiap untuk merilis manuscript kedua pada Juni nanti.
Dilansir koreaboo.com, terungkap juga bahwa ZE:A akan quip dengan konsep baru yang disebut berbeda jauh dengan promosi mereka sebelumnya. Mereka juga menjadwalkan untuk melakukan showcase sebagai perayaan perilisan manuscript terbaru.
Sampai saat ini fact mengenai info showcase ZE:A itu masih dalam tahap diskusi. Album terakhir ZE:A yang berjudul EXCITING telah dirilis pada Juli tahun lalu dan mereka sukses melakukan promosi melalui lagu Watch Out serta Heart For 2.
Sampai saat ini, ZE:A sedang disibukkan dengan aktivitas mereka di samping dengan kegiatan individu tiap member. ZE:A bahkan dilaporkan melakukan showcase di Dubai. (kbo/aia)
Belum Dapat Kabar, Keluarga Istri Badai Rutin Gelar Pengajian
May 16, 2012
Rabu, 16 Mei 2012 09:30 wib
Edi Hidayat - BeritaMusik
JAKARTA - Sejak mertua Badai 'Krispatih', Kapten Herman Sulardji dinyatakan korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100 di Lereng gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, keluarga istri Badai rutin menggelar pengajian di kediaman orangtuanya.
"Kita pengajian, tapi bukan tahlilan, kami cuma baca Al-quran saja," kata Indar Sri Wiyanti, ibu mertua Badai di kediamannya di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Selasa (15/5/2012).
Menurut istri Badai, Dewi Citra Asmarani, pengajian tersebut sudah rutin dilakukan mulai sejak papanya dinyatakan hilang, kurang lebih baru tiga sampai empat hari lalu.
"Sebenarnya, mungkin ya, kalau saya kan sudah berlainan keyakinan. Kalau Mama pengennya tetap mengirimkan doa untuk Papa, kalau Papa masih hidup supaya Papa diberikan kekuatan. Dan kalau joke sudah tidak ada, supaya tim SAR cepat menemukan atau cepat teridentifikasi," kata Dewi.
Tidak dapat dipungkiri, menurut Badai, pihaknya kerap menerima informasi yang tak jelas dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Karena hal itu, pihak keluarganya kerap mendatangi RS Polri untuk mencari kejelasan ayah mertuanya.
"Dari awal preskon hingga tadi, sebenarnya perkembangannya tidak terlalu banyak, cuma memang ada penambahan kantung jenazah. Cuma untuk identivikasi nama-nama korban, kami belum terima," tandas Badai.
(nsa)

