a diary

Sebenernya mami sm papi udah belanja keperluan adik dari minggu kemaren tp baru sempet diinventarisir skrg krn mami udah ngambil cuti dari tgl 01 Nov kmrn. BTW hari pertama cuti mami pas waktunya dgn TMT kenaikan category mami di kantor. Alhamdulillah ya nak, adik blm lahir aja udah membawa rejeki buat mami. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah (adik mode:ON).

Sebelum mutusin buat belanja, mami udah browsing2 daftar perlengkapan adik and toko2nya. Tadinya papi ngajak belanja di Toko Baby Purnama di Pasar Jatinegara krn direkomendasiin sm temennya papi di kantor. Masalahnya pas kesana, cari parkirnya susahnya minta ampun, markir di luar gak dapet eh markir di dalem udah masuknya susah pas di dalem ngeliat bangunan parkirnya yg menanjak dan sempit banget, ogah deh, daripada kenapa2 akhirnya mami papi mutusin buat pulang dan nyari tempat lain.

Minggu berikutnya selepas mbawa adik ketemu bu dokter, mami sm papi ke ITC Cempaka Mas. Ga kyk minggu kmrn yg di Jatinegara, disini parkirannya luas dan gampang, gak perlu naik ke atas malah. Tadinya mami mau ke Okashiku yg di lantai dasar tp pas liat tokonya kok gak begitu gede ya akhirnya mami ke Audrey Baby & Kids Shop yg di lantai 3. Pas kesana yg mami liat sekumpulan ibu2 hamil yg lg pada duduk berjejer dilayani satu2 sm mbak2 Audrey. Wow berasa punya asisten pribadi ya hahaha. Belum duduk dan masih clingak-clinguk mami udah disapa sm salah satu si mbak Audrey. Ya sudah mami masuk trus duduk manis sambil ngeluarin daftar belanjaan.

Ini list belanja mami:

Keperluan adik:

1 lusin bedong flanel Pooh, Rp.140.000

2 lusin popok Libby motif, Rp.160.000

lusin gurita rekat baby, Rp.22.500

lusin gurita tali baby motif, Rp.20.000

lusin celana cocktail Libby motif, Rp.36.250

lusin celana cocktail Caney motif, Rp.40.000

lusin baju pendek Libby motif, Rp.45.000

lusin baju pendek Nova, Rp.60.000

lusin baju kutung Velvet, Rp.47.500

lusin singlet Nova, Rp.40.500

lusin singlet Caney polos, Rp.42.500

lusin baju panjang Nova, Rp.67.500

lusin celana panjang Nova, 70.000

1 stel baju Pooh, Rp.70.000

3 topi bayi (2 Ryan, 1 Libby), Rp.40.000

3 set sarung tangan kaki (2 Nova, 1 Libby), Rp.21.500

1 set kaos kaki Petit Mimi, Rp.85.000

Keperluan mami:

1 breast siphon Pigeon, Rp.275.000

2 pak Monalisa, Rp.36.000

1 breast pads Pigeon besar, Rp.70.000

3 BH menyusui Ejese, Rp.135.000

Lain-lain:

1 gunting kuku Pigeon, Rp.72.000

1 set sikat sisir Pigeon, Rp.35.000

1 tempat bedak Lusty Bunny, Rp.20.000

2 waslap jari Ryan, Rp.45.000

2 handuk jepang, Rp.140.000

2 perlak motif, Rp.90.000

1 selimut topi Elegance, Rp.137.400

2 set sarung bantal Obayiku, Rp.60.000

1 set Cussons, Rp.70.000

1 paket minyak telon Konicare, Rp.60.000

1 hair unguent Cussons, Rp.23.000

1 Alkafil (buat pusar adik), Rp.18.000

1 kg kapas Caressa, Rp.60.000

1 wipes Cussons, Rp.13.500

3 botol ASI Babypax, Rp.45.000

1 kasur Obayiku, Rp.120.000

1 bantal menyusui L.fun Codorai, Ro.146.300

1 gendongan batita L.fun Codorai, Rp.129.500

1 tas bayi L.fun Codorai, Rp.157.500

Hehehe banyak ya daftar belanjaannya. Ngabisin 4 kuitansi. Papi aja sampe 2 kali ngambil uang ke ATM ngeliat daftar belanjaan yg banyak, takut uangnya kurang. Ditotal hampir 3 juta. Sebenernya dari list mami ada item2 yg mestinya gak perlu banyak krn si adik kan nanti cepet gede jd sayang bajunya gak kepake tp dasar emak2 gatel mata, liat design baju celana bayi yg lucu2 jdnya pingin beli huhuhu.. ga pappy ya pi, kan nanti bisa buat adiknya adik hihihi. Gak berasa di Audrey udah 2 jam lebih.. hohoho belanja itu memang menyenangkan, balik2 pas 1 trolley gede.

Yg belum dibeli:

1 Ranjang bayi

1 Stroller bayi

Changing table

Ember mandi

Botol susu

Botol ASI Babypax (nambahin)

Jumper adik, kmrn pingin beli tp motifnya mami kurang suka krn kyk bajunya Gerombolan si Berat

Baju kancing depan buat mami

Kl gurita sm kain buat mami mo dibawain neneknya adik

Ada yg lucu waktu mami belanja keperluan adik, waktu nanya harga gunting kuku Pigeon yg keliatannya imut banget itu:

Mami: “harganya berapaan mbak?”

Si Mbak: “tujuh lima bu

Mami: “tujuh ribu lima ratus mbak?

Si Mbak: “tujuh puluh lima ribu bu

Mami: *dalem ati* buset dah!

Alhamdulillah ya nak. Mami papi dikasi rejeki sm Allah jd bisa beliin perlengkapan adik. Adik nanti kerjasama sm mami ya sayang biar proses adik melihat dunia dilancarin, adik sehat, mami sehat. Muah muah udah ga sabar ketemu adik….

NOT HAVE TO DEATH STYLE TO BE STUPID PEOPLE
tag:blogger.com,1999:blog-1927684047389930742. 2011-07-28T15:58:11.259-07:00. NOT HAVE TO DEATH STYLE TO BE STUPID PEOPLE . Stupid People Death Style
[Archive] Majalah MODE apa ANEKA???? GoSiP Artis dan Selebriti
let's a go go! ultrasonic blast!!
tag:blogger.com,1999:blog-3323088895739186344. 2011-09-30T10:31:57.550-07:00. let's a go go! ultrasonic blast!! intializing..... robobrobo. http://www.blogger.com ...
UIN Maliki Malang Learning Center for World Class University (LCWCU)

Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan Learning Center for World Class University (LCWCU), Bank Tabungan Negara (BTN), dan Telkom Indonesia menggelar Lokakarya Nasional dengan tema Strategi Meningkatkan Peringkat Webometrics (Sebuah Jalan Menuju World Class University), pada tanggal 20-21 Apr 2010 di Hall Majapahit Hotel Santika Premiere Malang. Kegiatan yang dilatarbelakangi prestasi UM yang terus meningkat dalam pemeringkatan world category university versi Webometrics yakni UM menempati peringkat 6 Indonesia (1.256 dunia, 28 Asia Tenggara) pada edisi Januari 2010, dan sejalan dengan identitas UM, The Learning University, UM bersedia membagikan ilmunya kepada perguruan tinggi lain melalui kegiatan lokakarya ini.

Kegiatan dimulai dengan kejutan kecil berupa alunan lagu-lagu yang indah dari 20 orang yang bergabung dalam paduan suara Sanggar Musica Sacra (SMS). Paduan suara yang dimotori oleh Bapak Yunus Yuswanto dan Ibu Anna Maria S. Indung mengundang tepuk tangan meriah dari peserta lokakarya. Lagu-lagu yang dinyanyikan adalah How Great Thou Art, You Raise Me Up, Laruik Sanjo, Numpak Prau Layar, Sabda Ilahi, Edelweis, Alusio, Ibu Kita Kartini, dan Aloha Oe.

Wakil Panitia Drs. Darmono, M.Si (Kepala UPT Perpustakaan UM) melaporkan bahwa kegiatan diikuti oleh dua puluh (20) orang peserta, dari 16 perguruan tinggi yang tersebar di 10 kota Indonesia, yaitu dari Universitas Airlangga (Direktur Sistem Informasi Drs. Imam Siswanto, M.Si; Kasubdit Pengembangan Sistem DSI Drs. Musa), Institut Pertanian Bogor (Kepala Perpustakaan Ir. Sumarlinah, M.Si; Kepala Bidang Humas dan Protokoler Ir. Henny Windarti, M.Si), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Kepala Biro Sistem Informasi Wahyudi, S.T, M.T), Universitas Kristen Maranatha Bandung (Kepala Divisi Web Administrasi Bernard Renaldy Suteja, S.Kom, M.Kom), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Heribertus Andre Purwanugraha, S.E, MBA; Y. Sigit Purnomo W.P., S.T, M.Kom), Universitas Trisakti (Kepala UPT Pusat Komputer H. Agung Sedyono, Ir., M.T, Ph.D), Universitas Tarumanegara (Kepala UPT Pusat Komputer Drs. Karman Tjandra, S.Kom; Rusydi Cakra Handriya, S.Kom, M.Kom), Universitas Al Azhar Indonesia (Staf Pusat Komputer dan Sistem Informasi Rakhmat Suwandi, A.Md), Universitas Pelita Harapan Jakarta (Section Head Faculty Application Services Department Hendy Wijaya, S.Kom), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (Pembantu Rektor we Bidang Akademik Dr. Heni Sukrisno, M.Pd), Universitas Negeri Gorontalo (Web Administrator Arbyn ME Dungga, S.T.), Universitas Muhammadiyah Semarang (Kepala Departemen TIK Akhmad Fathurrohman), Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Kepala Unit ICT Fakultas Kedokteran Adityo Wibowo, S.T. M.Eng), Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Dr. Sugeng Listyo Prabowo), Universitas Bangka Belitung (Universitas Bangka Belitung R. Priyoko Prayitnoadi, S.S.T, M.Eng), dan Universitas HKBP Nommensen Medan (Kepala Humas Bonifasius H. Tambunan, S.E, M.Si, Akt.).

Prof. Dr. H. Dawud, M.Pd selaku Panitia Pengarah, mewakili Rektor UM, menyampaikan bahwa pengembangan Webometrics memerlukan 4 unsur yaitu sumber informasi, infrastruktur, sumber daya manusia, dan strategi . Diperlukan manusia-manusia yang “edan”, yang bekerja atas dasar hobi, sehingga mampu membuat inovasi dan terobosan. Manusia-manusia “edan” itu yang di UM disebut dengan “komandan” dan “prajurit” Webometrics. Unsur yang bisa diberikan UM kepada perguruan tinggi lain adalah strategi. UM melalui Pembicara, Johanis Rampisela, akan menyampaikan secara tuntas strategi tersebut. Prof. Dawud yang juga menjabat Dekan Fakultas Sastra UM, menyampaikan bahwa Pak Jo bukan orang yang “kikir” dan selalu siap memberi konsultasi melalui telepon, SMS, email, atau datang ke perguruan tinggi yang membutuhkan konsultasi.

Pembicara Johanis Rampisela adalah peneliti Webometrics di LCWCU, yang merupakan konseptor “Strategi UM 10 Besar Indonesia” dan sekaligus “komandan lapangan” dalam penerapannya. Pak Jo, panggilan akrabnya, juga bertugas sebagai dosen Fisika UM dan sebagai Ketua Divisi Perangkat Lunak Pusat TIK UM. Materi yang diberikan adalah

  1. Pengertian Webometrics,
  2. Strategi Meningkatkan Size,
  3. Strategi Meningkatkan Visibility,
  4. Strategi Meningkatkan Rich Files,
  5. Strategi Meningkatkan Scholar,
  6. Cara Menentukan Peringkat Webometrics,
  7. Konsultasi Teknis.

Pemahaman yang benar mengenai cara mengukur, dan cara meningkatkan dilengkapi cara menentukan peringkat Webometrics akan memudahkan untuk merumuskan strategi yang tepat bagi peserta lokakarya. Penyampaian materi dan diskusi memakan waktu sekitar 7,5 jam.

Peserta juga sepakat untuk membuat jaringan kerja sama dengan saling mendukung dalam visibility. Setiap peserta diharapkan membuat couple utama ke masing-masing perguruan tinggi peserta lokakarya. UM sudah mewujudkannya dalam blog http://berkarya.um.ac.id.

Para peserta sangat serius mengikuti acara yang berlangsung tanpa judge dan memunculkan lebih dari 50 pertanyaan singkat dan jawaban yang singkat pula. Semua peserta “tidak sempat” mengantuk dan hanya satu-dua orang yang menyempatkan diri menerima panggilan handphone.

Kesan dan pesan peserta disampaikan oleh Ibu Sumarlinah dari IPB Bogor. Ibu Sumarlinah menyampaikan terima kasih karena materi yang disampaikan memang sangat dibutuhkan dan menyampaikan keheranannya bahwa ada orang yang begitu “edan” membuang waktu untuk mengerjakan hal-hal yang sangat fact tentang Webometrics dan didukung oleh information yang sangat komplit. Beliau berpesan agar ilmu yang diperoleh digunakan dengan baik dan benar. Kesan peserta lainnya:

  • Beberapa peserta menyatakan senang dengan kejutan berupa paduan suara.
  • Peserta dari Universitas Al Azhar Indonesia menyampaikan pengalamannya yang unik, peserta tersebut terpaksa menahan keinginannya untuk ke toilet karena kuatir ada tanya-jawab yang tidak dia ikuti.
  • Peserta dari Universitas Tarumanagara dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta menyampaikan bahwa mereka pernah mengikuti pelatihan Webometrics selama beberapa hari tetapi hanya memperoleh penjelasan umum sedangkan dalam lokakarya ini mereka sangat jelas dan rinci dan “heran” karena tabel-tabel yang disertakan begitu detail.
  • Beberapa peserta lain juga menyampaikan bahwa selama ini mereka tidak pernah menduga bahwa Webometrics dapat diurai sedetail seperti itu dan disertai information yang rinci dan berbagai macam studi kasus.
  • Peserta yang lain menceritakan bahwa ia ditugaskan langsung oleh Rektor dan setelah pulang harus segera presentasi di depan Rektor.
  • Semua peserta menyatakan kegembiraannya bahwa mereka bisa ikut dalam proses membedah “otak dan perut” Webometrics.

Rektor UM Prof. Dr. Suparno yang juga merupakan Panitia Pengarah memberi kejutan penutup dengan menyempatkan diri untuk menutup acara ini dan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa membuka acara seperti yang direncanakan karena terjebak macet di Porong setelah mengikuti acara dengan Pertamina di Jakarta. Beliau menyatakan UM selalu bersedia membagikan strateginya karena UM adalah The Learning University. Beliau juga menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk masuk dalam peringkat world category university karena merupakan salah satu modal untuk melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, juga perlu digalang jaringan kerja sama untuk bantu-membantu dalam menuju world category university, baik dalam pemeringkatan Webometrics maupun dalam pemeringkatan lainnya.

Acara yang diatur oleh “event organizer UM” dipandu langsung oleh Sekretaris Panitia Dra. Aminarti Siti Wahyuni (Kabag Perencanaan dan Sistim Informasi BAAKPSI UM) . Suaranya yang lembut dan gayanya yang khas mampu memandu peserta untuk memulai acara tepat waktu dan berakhir tepat waktu pula.

Acara yang didukung oleh UM, LCWCU, BTN, dan Telkom Indonesia dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 4,5 – 4,8 juta, berusaha memberi yang terbaik kepada peserta yaitu (1) tempat pelaksanaan dan penginapan 1 malam di Hotel Santika (hotel bintang 4), (2) makanan vegetarian, jus (pengganti kopi dan teh), dan buah-buahan (pengganti kue dan gorengan), (3) materi lokakarya dan piagam dicetak laser berwarna dan dikemas dalam clear record berukuran A4, (4) materi dalam bentuk record dalam flash hoop 4 GB, (5) Cetakan indoor peta pikiran materi (90 cm x 100 cm), (6) layanan jemput/antar dari/ke bandara/stasiun, (7) makan es krim di Toko Oen, city tour, dan belanja Bakpao Telo di Lawang, (8) Tas punggung dan topi jelajah alam dengan bordiran Webometrics; (9)Buku Kerja, CD Profil UM, dan CD Stardust, (10) payung kecil dari PT Telkom, (11) Hadiah kejutan berupa buku “Sehat Alami Terapi Jus & Diet” untuk dua orang “Kartini” dari IPB Bogor; (12) Doorprize berupa 5 binder berukuran A5 yang berisi 3 tulisan Isidro F. Aguillo tentang Webometrics.