Fida tak bertudung depan Mamat? report artis malaysia gosip selebriti Indonesia foto bugil terkini gambar artis video panas memek artis seksi bogel photo

Fida tak bertudung depan Mamat?

Wah kalau dah ber-couple tu, mesti semuanya indah-indahkan.

Pasangan pelakon, Fida yang kini hangat bercinta dengan pelawak,

Mamat Sepah bukanlah suatu yang asing lagi, pasti ramai sudah tahu dengan episod cinta mereka.

Tapi tahukah anda gambar dibawah ni bakal memberikan persepsi anda terus berubah mengenai Fida.

Mengikut daripada sumber daripada penghantar gambar berkenaan,

gambar diambil ditempat umum oleh Mamat sendiri, (pantulan gambar pada dinding badan kereta) kepada kekasihnya Fida.

Tapi Fida tidak bertudung ketika ini, hanya sekadar memakai topi. Biar betik,

bukankah setahu kita penampilan Fida selama ini sentiasa memakai tudung. Adakah ini sekadar trend,

memakai tudung diwaktu bertemu orang ramai atau media.? lu dah kantoi ni Fida oi.. Zzz :pirate:

Incoming hunt terms:

,,gosip fida ,gosip artis fida ,artis fida ,fida seksi ,fida gosip ,fida artis ,foto fida tak bertudung ,gosip panas fida ,fida artis malaysia ,gambar artis fida tidak bertudung

Sep 20, 2011 - Posted by admin Gossip artis Malaysia Bercinta, Bertudung, Biar, Dah, Fida, Hangat, Kalau, Kantoi, Mamat, Oi, Pasangan, Pelawak, Persepsi, Pirate, Sepah, Tak

Gosip

Apes, Marcell Siahaan Tertipu Lewat Belanja Online

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbelanja secara online saat ini menjadi alternatif vokalis yang juga pemain drum Marcell Siahaan untuk mendapatkan barang yang sulit didapatnya secara konvensional.

“Memang beberapa barang ada yang susah didapat, boat gangling partial drum yang kecil itu susah dapatnya. Terus perlengkapan bela diri, fashion, CD, lagu online,” kata Marcell dalam wawancara di Plaza Bapindo, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2011).

Marcell mengaku lebih praktis dengan berbelanja online. “Sejauh ini, kepraktisannya. Karena kita sudah mendaftarkan kartu kredit kita, itu cepat,” ujar Marcell. “Tapi masalah biasanya muncul saat mendistribusikan barang. Mungkin datangnya telat,” imbuhnya.

Namun, suatu waktu Marcell pernah apes dengan berbelanja online. “Pernah mengalami penipuan, ada yang jual HP dengan harga murah, memang harga HP-nya jauh dibanding harga aslinya. Tapi untungnya bukan masalah besar karena bayarnya down remuneration (uang muka),” cerita Marcell.

Akibat raibnya uang muka yang dibayarkan Marcell, semenjak saat itu personel grup stone Konspirasi ini lebih berhati-hati memilih situs belanja online. “Sering-sering cari info, browsing tentang online emporium yang ada. Website tertentu perlu browsing untuk tahu seperti apa yang bisa dipercaya,” tutupnya.

gossip artis malaysia gosip selebriti Indonesia foto bugil terkini gambar artis video panas memek artis seksi bogel photo

Elle Macpherson menantang untuk difoto telanjang


Model Australia, Elle Macpherson mengungkapkan taktiknya untuk berurusan dengan paparazzi yang invasif mencoba untuk mengambil gambar dirinya yang tanpa busana. Taktiknya adalah Elle menawarkan foto telanjangnya. Tidak ada keraguan sedikitpun untuk melakukannya.

"OK, Anda ingin telanjang? Saya akan memberikannya – tetapi pada istilah saya," kenangnya dalam sebuah wawancara dengan Telegraph pekan ini.

Elle menghubungi fotografer Ritts Herb, yang setuju untuk mengambil gambar telanjangnya. Gambar-gambar yang dihasilkan tampil di halaman majalah Playboy dan banyak di halaman lain. Hasilnya, ia mampu membeli rumah dari penampilannya.

"Saya menyadari bahwa bekerja untuk sebuah bisnis di mana saya tidak memiliki bagian keuntungan itu tidak menarik," katanya.

Elle memang memiliki tekad untuk mencapai kemandirian finansial. Karena itu, ia banyak tampil di majalah-majalah, membuat produk kecantikan dengan labelnya dan berbisnis pakaian.

foto-foto lainnya di TKP Elle Macpherson menantang untuk difoto telanjang

November 25, 2011 Posted by admin Gossip artis Indonesia Bisnis, Busana, Elle Macpherson, Finansial, Foto Foto, Fotografer, Halaman, Katanya, Kemandirian, Majalah Playboy, Mampu, Pakaian, Pekan, Produk Kecantikan, Ritts Herb, Saya, Tekad, Telanjang, Tkp, Wawancara Leave a Comment

Berita Musik Indonesia, Berita Selebriti, Gosip Celebrity
Gosip - Part 6

Hiroaki Kato Cinta Indonesia Lewat Lagu Letto

JAKARTA, KOMPAS.com — Kompas.com Music Corner, yang kini mengudara bersama Radio Sonora, Jakarta, 92.0 FM, pada siaran langsung pertamanya di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Senin (21/11/2011), pukul 13.00-14.00 WIB, menghadirkan tamu asal Jepang. Ia adalah Hiroaki Kato, penyanyi kelahiran Tokyo, yang berencana mengembangkan karier bermusiknya di Indonesia.

Dalam acara santai berbincang-bincang serta bermusik akustik tersebut, Hiro, yang pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia pada 2006 dalam rangka pertukaran mahasiswa Jepang-Indonesia, mengaku langsung jatuh hati kepada lagu Indonesia sejak mendengar “Sampai Nanti Sampai Mati” dari rope Letto.

Kepada Oki Andrianto, penyiar di studio Radio Sonora, Jakarta, dan Luciana Kairupan, horde dari Radio Sonora di kantor redaksi Kompas.com, ditambah co-host dari Kanal Entertainment pada Kompas.com, Irfan Maullana, penyanyi kelahiran Tokyo itu mengungkap alasannya menyukai lagu Indonesia. “Awalnya dari Letto. Pertama kali itu aku dengerin lagu ‘Sampai Nanti Sampai Mati’ dari Letto di 2006 saat mereka manggung. Aku langsung suka lagu itu. Orang Jepang suka dengerin lagu Indonesia karena lagunya, nadanya, intonasinya sangat enak didengar,” kisah Hiro.

Didorong oleh jiwa seninya, Hiro memberanikan diri untuk berkenalan dengan vokalis Letto, Noe. “Dari situ aku ajakin Noe ngobrol-ngobrol. Dari situ aku sering nongkrong di studio Letto daripada di kampus,” kenangnya.

Tak sekadar menyukai, dengan gitar akustik kesayangannya Hiro mulai mengulik lagu-lagu lain Letto, seperti “Ruang Rindu”. Ide kreatif joke muncul di benak Hiro. “Di situ aku jadi punya ide menyanyikan lagu ‘Ruang Rindu’ yang diterjemahkan ke bahasa Jepang,” ujarnya.

Karena ketika itu memiliki keterbatasan dalam berbahasa Indonesia, akhirnya Hiro butuh waktu satu tahun untuk menerjemahkan lagu “Ruang Rindu” ke dalam bahasa Jepang secara baik dan benar. “Memang, awalnya enggak tahu sama sekali arti (lirik) lagunya. Tapi, tahu-tahu sudah setahun aku belajar bahasa Indonesia, aku jadi bisa bahasa Indonesia dengan baik. Dan, akhirnya aku juga tahu makna (lirik) lagu ‘Ruang Rindu’ setelah aku banyak bertanya sama Noe, ‘Ini artinya apa, kalau ini artinya apa?’,” ceritanya.

Berhasil menerjemahkan lagu “Ruang Rindu”, kecintaan Hiro kepada Indonesia bertambah. Apalagi sesudah Yogyakarta diguncang gempa berkekuatan 5,9 skala richter pada 2006. “Waktu itu aku benar-benar kaget, Yogya ada gempa. Aku enggak pernah bayangin akan ada gempa di Yogya tahun 2006 itu. Walaupun orang Jepang sudah terbiasa dengan gempa, tapi waktu itu gempa di Yogya benar-benar gede. Aku saat itu langsung lari keluar dan lihat orang-orang nangis, orang-orang panik,” kenangnya lagi.

Peristiwa yang meluluhlantakkan sebagian Yogyakarta itu menggiring Hiro untuk melakukan aksi nyata. “Saya waktu itu juga jadi relawan dan bawain barang-barang ke desa sekaligus categorical musik di sana. Itu pengalaman berharga bagi saya,” katanya.

Nah, selama menjadi relawan itulah Hiro mendapat inspirasi untuk membuat dua lagu dalam manuscript mini yang direkamnya di Jepang. “Waktu aku jadi relawan, sambil bawain barang-barang, aku nyanyi lagu ‘Sukiyaki’, dan anak-anak di belakangku goyang-goyang seperti ini. Aku merasa semua bisa bersatu lewat musik, jadi aku bikin lagu dengan judul ‘Musik’, dan liriknya menggambarkan seperti itu (bersatu lewat musik),” jelasnya. “Aku juga bikin lagu ‘Miname Kaze’, artinya ‘Angin dari Selatan’. ‘Angin dari Selatan’ itu maksudku Indonesia. Ini untuk orang-orang yang berjuang mengembalikan kota Yogya setelah gempa. Lagu ini juga buat orang-orang yang mau berjuang lewati kesulitan dengan batas kemapuan kamu,” lanjutnya.

Lagu “Terimakasih” dan “Samurai” juga ada dalam manuscript mini itu. “Kalau ‘Terimakasih’ itu tentang matur nuwun saya; sedangkan ‘Samurai’ ini lagu stone yang aku bikin untuk menunjukkan semangat pantang menyerah orang Jepang,” jelasnya.

Hiro, yang mengajak para karyawan Kompas.com bernyanyi bersama dalam lagu “Ruang Rindu” (versi bahasa Jepang campur Indonesia) dan “Laskar Pelangi” (dari grup Nidji) pada Kompas.com Music Corner tersebut, mengaku sedang menyiapkan manuscript full perdananya di Jepang. Akunya pula, manuscript itu akan dipasarkannya juga di Indonesia. “Di Jepang lagi proses full album. Nanti kita lihat apakah bisa masuk vital tag dan ini juga sekalian lihat apakah bisa masuk ke Indonesia atau tidak. Tapi, saya sama Noe sudah bicara untuk merekam ‘Ruang Rindu’ (versi bahasa Jepang) bersama Letto,” jelasnya lagi.

Dengan rencananya itu, Hiro merasa optimistis akan bisa menembus pasar Indonesia. “Kelihatannya sudah ada produser yang mau, karena saya seorang Jepang yang bisa berbahasa Indonesia. Ini hal yang jarang di Indonesia,” ujar Hiro, yang juga akan menjadi tamu siaran langsung Radio Raka, Bandung, 98.8 FM, pada Rabu (23/11/2011), pukul 15.00-16.00 WIB.