Waw, Terbaru!! Anunya Sheila Marsia Kelihatan Jelas TANPA SENSOR Taukah Kalian?

The captivate of drugs for some is only too absolute to conflict and even some-more so when we are in a attribute where both people are users (abusers). Drugs and celebrities is not a singular materialisation in that it is limited to Indonesia, it can be found via a universe of celebrities.


Yet, it is unhappy that Indonesia's younger celebrities are increasingly removing hold adult in a universe of drugs. The new detain of a immature rising star, Sheila Marcia (photo), highlights a dangers of vouchsafing your demons get a improved of you. Sheila Marcia had been creation a bit of a name for herself in Indonesian fear films, such as Manggarai Ghost Train (Kereta Hantu Manggarai).



Sheila Marcia was arrested final week allegedly during a drug celebration in North Jakarta. The celebration was being hold in a Golden Sky Apartment formidable in Pluit in room series 8 on a 7th floor. This is a beauty of Indonesia where a information is always accessible in a liaison pages. we consternation how anyone ever keeps a tip in this partial of a world.



Unfortunately, her boyfriend, Roger Danuarta, has left to ground. It has been suggested that he is in drug rehab. However, this has been denied by his family. Roger is also a luminary for his Indonesia soap show appearances. Nevertheless, a going to belligerent is substantially a intelligent pierce on his partial since if he is regulating a military will find out. we am certain that this is tiny comfort to his immature partner who could substantially do with some support from her man.




Unfortunately, her boyfriend, Roger Danuarta, has left to ground. It has been suggested that he is in drug rehab. However, this has been denied by his family. Roger is also a luminary for his Indonesia soap show appearances. Nevertheless, a going to belligerent is substantially a intelligent pierce on his partial since if he is regulating a military will find out. we am certain that this is tiny comfort to his immature partner who could substantially do with some support from her man.









noreply@blogger.com (SEX) 14 Jul, 2011


--
Source: http://mrcoppas.blogspot.com/2011/07/waw-terbaru-anunya-sheila-marsia.html

Manage subscription Powered by rssforward.com
awek melayu seksi buka bra belang merah tetek putih
foto indication dari melayu. Bagi yang senang melihat video bogel, video bokep, atau video bugil bisa lihat video yang satu ini. video artis artis jepang yang telanjang ...
indolawas: May 2009

Judul Album : Dansa Dansa

Penyanyi : Dina Mariana

Tahun Produksi : 1984

Produser : Hartono Hendra

Produksi : Akurama Records


Sukses sebuah film memang bisa berimbas pada industri musik, tentu karena biasanya sebuah film mempunyai soundtrack yang seringnya ikut ngetop ketika filmnya meledak. Inilah yang terjadi pada film FLASHDANCE yang dibintangi oleh JENNIFER BEALS. Film ini meledak di seluruh dunia, sehingga lagu tema film ini yang berjudul WHAT A FEELING yang dinyanyikan IRENE CARA juga ikutan menjadi hits besar di seluruh dunia. Sukses lagu What a feeling ini ternyata tidak disia-siakan oleh produser musik lokal, satu hal yang mudah saja dilakukan karena pada saat itu lagu-lagu asing bebas saja diproduksi tanpa membayar lisensi. Lagu yang memang familiar ini kemudian dirilis lagi dalam berbagai versi, dan salahsatunya oleh AKURAMA RECORDS yang menyerahkan lagu ini kepada DINA MARIANA. Ditangan dina, lagu ini berubah judul menjadi DANSA DANSA. Meskipun terdengar ‘maksa’, tapi nyatanya lagu versi Dina ini cukup bagus diterima pasar. Album ini sebenarnya bukan full manuscript milik Dina karena selain Dina ada NIA DANIATY, DIAN MAYASARI, IWON SOETOMO dan DANIEL SAHULEKA.



Track List


1. DANSA DANSA

Lyrics : Pipit Lengkong

Dina Mariana

2. ADUH DUH DUH

Iwon Soetomo

Dina Mariana

3. KAU SENYUM

Insan Muslihat

Nia Daniaty

4. DATANGLAH KASIH

Eric Van Houten

Nia Daniaty

5. TRAGEDI LARA

Insan Muslihat

Dina Mariana

6. DIA DIA DIA

Iwon Soetomo

Iwon Soetomo

7. TERKENANG KEMBALI

Agoes Soedarso

Dian Mayasari

8. DURI DURI TAJAM

Iwon Soetomo

Iwon Soetomo

9. DA DA DA DI DADA

Oetje F. Tekol

Dian Mayasari

10. MUSIK RASTA

Fariz RM

Daniel Sahuleka




DANSA DANSA


Malam ini, hati terasa sunyi

Termenung sedih..

Oh, sedih…


Oh kekasih datanglah padaku

Bawalah diriku berdansa..

Ku berdua dalam pesta dansa

Betapa indahnya, bahagia


Pesta dansa, oh pesta dansa

Menghapus semua derita

Hati bahagia


Kini diriku tak lagi merana

Sejak ku mengenal

Pesta dansa…


SMU Bugil
tag:blogger.com,1999:blog-6015273424940275664. 2011-10-10T22:50:12.593-07:00 . SMU Bugil . SMU Bugil. http://www.blogger.com/profile/14889010360517833176
KISAH SUKSES SI GANTENG YUDANEGARA MEMINANG ANAK SULTAN HB X Taukah Kalian?



YOGYAKARTA - Achmad Ubaidillah (29), calon suami putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Raden Ajeng Nur Astuti Wijareni atau dikenal dengan Jeng Reni, kini punya gelar bangsawan Keraton Ngayogyokarto. Namanya joke berubah menjadi Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudanegara. Ia diwisuda pada Minggu (3/7/2011) pagi, di Bangsal Kesatrian, Keraton Yogyakarta.

"Saya sempat bimbang memilih nama. Setelah sebulan, akhirnya saya memilih nama KPH Yudanegara," kata Yudanegara, sebutan barunya, usai wisuda.


Pada saat bersamaan, Jeng Reni, juga mendapat gelar baru, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara. Nama itu dipilih karena dianggap cocok disandang pada zaman sekarang dan yang akan datang.


"Tidak tahu kenapa, nama yang pale berkesan buat saya adalah GKR Bendara," tutur Bendara, yang kala itu mengenakan kebaya warna cokelat muda, didominasi design bunga warna hijau muda.


Selama sebulan itu, Yudanegara kerap berdiskusi dengan anggota keluarganya, terutama sang ibu. Karena karakternya dianggap pas dengan nama yang ditawarkan, akhirnya calon menantu Sultan itu memlih Yudanegara. "Dalam silsilah keraton, nama Yudanegara biasanya disandangkan untuk seorang militer. Setelah ditelaah, karakter saya pas dengan nama tersebut," ujar Yudanegara. Saat mengikuti prosesi wisuda, Yudanegara, tampak tenang. Suasana di Bangsal Ksatrian hening. Yudanegara duduk tepat di tengah empat saka (tiang) bangsal dan dikelilingi para kerabat keraton.


Di depannya, duduk Pengageng Kawedanan Hageng Panitipura Gusti Bendara Pangeran Harya (GBPH) Joyokusumo, didampingi GBPH Prabukusumo. Keduanya adalah dua adik Sultan. Di belakang keduanya, ada Gusti Yudaningrat, Gusti Cokroningrat dan Gusti Tejoningrat.


Sedangkan Yudanegara didampingi beberapa kerabatnya. Tursandi Alwi, selaku pimpinan keluarga, mengatakan, ia dipercaya mendampingi calon mempelai laki-laki pada upacara wisuda tersebut.


Yudanegara adalah laki-laki kelahiran Jakarta, 26 Oktober 1981. Orangtuanya asli Bandar Lampung. Ia kini menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) dan telah diangkat sebagai Kasubdi Komunikasi Politik Bidang Media Cetak sejak Maret 2011.


"Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia adalah ajudan saya. Kebetulan, saya pernah menjadi Sekretaris Wapres (Seswapres). Yudanegara bekerja bersama saya sejak 2003, terhitung sejak pertama kali menjadi PNS di Kementerian Dalam Negeri," papar mantan Gubernur Lampung, Tursandi.


Setelah tiga tahun menjadi ajudan Tursandi, Yudanegara memutuskan mengambil gelar S2 di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP), Cilandak, Jakarta Selatan. Setelah lulus, ia kembali bekerja dengan Tursandi, yang sudah berganti jabatan sebagai Seswapres.


"Saya sudah menganggapnya sebagai anak. Delapan tahun ia bekerja dengan saya," kata Tursandi.


Yudanegara adalah putra bungsu dari enam bersaudara. Ia lahir dan besar di keluarga PNS. Ayahnya yang telah meninggal dunia pada 2001 lalu, pernah bekerja di Badan Pertanahan Nasional (BPN), sedangkan ibunya pensiunan Kementerian Agama.


Keluarga besarnya, tinggal di Galur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kakak-kakaknya juga tinggal di Jakarta. Sekarang, ia tinggal bersama ibunya di belakang Rumah Sakit Budi Asih, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur. "Ibu saya sempat tak percaya kalau saya akan menjadi menantu Sultan," beber Yudanegara.


Ia merupakan teman kakak kedua Bendara BA, yakni Nurmagupita atau GKR Condrokirono. Dari situlah pertemuan keduanya bermula. Pascaperkenalan tersebut, terjadilah komunikasi intensif.


"Saya dikenalkan olek kakak. Setelah berkenalan, ia menelepon saya. Seiring berjalannya waktu, kami semakin sering berkomunikasi. Tak jarang, kami juga meluangkan waktu untuk jalan-jalan bersama," cerita Bendara.


Semakin lama, ia mulai melihat bahwa Yudanegara adalah sosok yang dewasa dan matang. Yudanegara juga memiliki sifat pekerja keras dan bertanggung jawab. Bendara joke semakin yakin, laki-laki berpostur tinggi besar tersebut adalah jodohnya. "Setelah empat tahun berpacaran, kami akhirnya memutuskan untuk menikah," ucap Bendara mantap.


Yudanegara juga memuji sosok Bendara yang anggun dan penuh kharisma. Baginya, Bendara adalah sosok idaman bagi setiap laki-laki. "Sejak pertama kenal, saya langsung tertarik," aku Yudanegara.


Saat sedang dalam kesulitan, saya sering curhat kepadanya. Ia sosok yang memiliki kemandirian kuat. Saat ini, Bendara membuka bisnis butik di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Selatan. "Saya melamarnya Sep 2010 lalu," katanya.


Sumber

agung73ml@gmail.com (99RATIZ ONLINE) 12 Jul, 2011


--
Source: http://99ratiz.blogspot.com/2011/07/kisah-sukses-si-ganteng-yudanegara.html

Manage subscription Powered by rssforward.com