Happy 26th Jewel Anchovy, Eunhyuk Super Junior!
April 3, 2012
BeritaMusik.com - 4 Apr 2012, ELF (penggemar Super Junior) di seluruh dunia akan menguasai Trending Topic dunia Twitter dengan topik #AllRiseSilverDay. Karena pada hari ini, salah satu member Super Junior, Eunhyuk merayakan ulang tahun ke 26 tahun (27 tahun usia Korea Selatan).
Pemilihan topik #AllRiseSilverDay juga bukan tanpa alasan, lantaran @AllRiseSilver adalah nama akun Twitter resmi bagi Eunhyuk. Dan di hari istimewa ini, BeritaMusik.com® akan memberikan fakta menarik seputar member SuJu yang memiliki golongan darah O ini. Simak bersama ya ELF!
1. Eunhyuk memiliki nama asli Lee Hyuk Jae. Lantaran nama asli itu mirip dengan nama komedian Korea Selatan, akhirnya dipilihlah Eunhyuk sebagai nama populernya yang berarti Berlian yang bersinar. Tidak heran, nama fans Eunhyuk adalah Jewel.
2. Terlahir di Goyangshi, 4 Apr 1986, Eunhyuk memiliki shio monyet. Sehingga dirinya sering disebut sebagai monkey. Tentunya Eunhyuk adalah monyet yang pale tampan.
3. Eunhyuk adalah dancer dan rapper utama di Super Junior. Dia beragama Kristen dan termasuk member SuJu yang taat beragama seperti Siwon. Dirinya selalu tidak lupa membungkukkan badannya ke arah ELF setiap kali usai bernyanyi.
4. Eunhyuk menyukai gadis dengan rambut keriting atau dikuncir. Dirinya menyukai gadis yang lucu, cantik dan manis serta memiliki mata yang indah dan rapi. Sosok gadis idealnya adalah Emma Watson.
5. Eunhyuk sangat suka makan pisang. Dirinya juga tidak suka minum alkohol dan merokok. Saat sekolah, Eunhyuk dan sahabatnya, Junsu JYJ pernah membuat perjanjian untuk tidak akan pernah meminum alkohol dan merokok.
6. Disebut sebagai member SuJu yang pale pelit dan jorok. Ada yang bilang kaos kaki Eunhyuk pale bau dan dirinya jarang mandi. Namun kamarnya di dorm SuJu adalah yang pale bersih. Soal keuangan, Eunhyuk sering lupa untuk mengembalikan uang yang dia pinjam dari sesama member SuJu.
7. Meski dikenal sebagai member SuJu pale polos, namun Eunhyuk sangat suka menonton video dan foto yadong (yadong = porno). Eunhyuk juga dikenal dengan berbagai nama, seperti Anchovy dan Myeolchi. Dirinya juga gemar dengan sepakbola, bahkan sampai menonton live sepakbola di Eropa.
8. Lirik lagu Short Journey milik Super Junior, dikarang olehnya bersama Donghae. Sementara bagian swat dari lagu Mirror dan Show Me Your Love itu buatan Eunhyuk. Selain lagu One Love yang juga berasal dari otak kreatifnya.
9. Eunhyuk termasuk tipe orang yang banyak tingkah di depan kamera atau cewek. Bahkan Eunhyuk sempat disebut sosok yang narsis dan playboy. Namun meski disebut playboy, Eunhyuk mengaku akan begitu menghargai gadis yang dia cintai kelak. Pesona Eunhyuk terletak pada senyumnya yang begitu lebar.
10. Untuk urusan kegemaran, Eunhyuk sangat menyukai manga One Piece. Pria yang sangat dekat dengan Donghae ini juga menjadi member SuJu yang gampang menangis karena keadaan sensitif di sekitarnya.
Salah satu kalimat yang pale membuat ELF semakin mencintai Eunhyuk adalah, "Super Show adalah sebuah konser di mana SuJu dan ELF bertemu untuk menjadi lebih kuat dan membuat kita semua semakin maju dan berkembang. Karena kita semua itu manusia. Hanya berbeda bahasa, ras, warna kulit,"
Jadi, Happy 26th Birthday Jewel Anchovy, Eunhyuk Super Junior!
(BM/aia)
Sebelum Tewas, Houston Sempat Makan Sandwich Kalkun
February 14, 2012
LOS ANGELES, BeritaMusik.com -- Situs Dailymail merilis sejumlah foto kondisi terakhir kamar hotel yang dihuni mendiang diva cocktail Whitney Houston sesaat setelah ditemukan tewas di bathtub kamar mandi Hotel Beverly Hilton, Los Angeles (AS), Sabtu (12/2/2012).
Dalam foto tersebut terlihat beragam sisa makanan terakhirnya, dari mulai hamburger, kentang goreng dan sandwich kalkun, yang sempat dimakan di kamar mandi tepat sebelum dia meninggal.
Tak cuma itu, foto tersebut juga memperkuat bahwa bintang itu sempat minum sampanye dan bir tak lama sebelum kematiannya. Hal inilah yang makin menguatkan adanya kombinasi yang mematikan antara alkohol dengan Xanax --obat penenang yang juga ditemukan di tempat kejadian--yang bisa memicu terjadinya kematian.
Saat ditemukan tak bernyawa, pihak berwenang dikabarkan telah menemukan sejumlah botol obat yang harus memiliki rujukan dokter di sekitar tubuh Houston. Obat-obat itu antara lain, ibuprofen (obat penghilang rasa sakit), Xanax (obat antikecemasan, Midol (obat menstruasi), amoxicillin untuk infeksi bakteri dan lainnya.
The Sun mengabarkan terkait ditemukannya sejumlah obat-obatan tersebut, petugas forensik Los Angeles akan meminta catatan medis Houston dan akan membandingkannya dengan botol obat-obatan di lokasi kejadian. "Jika ada yang memberi Houston obat secara ilegal, mereka bisa dikenakan sanksi." "(Pemerintah) harus memastikan bahwa tidak ada tindakan pidana. Akan ada tuntutan dalam kasus ini," ujar sebuah sumber seperti dikutip Dailymail.
Pada foto lainnya yang diambil di kamar mandi, lokasi di mana Houston ditemukan tak berdaya, tampak sebuah nampan yang berisi sandwich kalkun dan Jalapenos, tergolek di lantai kamar mandi. Terlihat pula sebuah pisau cukur Gilette, segelas atmosphere dan potongan pakaian yang juga berserakan di lantai.
Salah satu sumber dari kalangan keluarga kepada TMZ mengatakan Whitney sempat makan burger dan kentang goreng di apartment hotel sebelum mengambil sandwich kalkun dan Jalapenos ke kamar mandi karena ia berencana untuk makan semuanya setelah mandi.
Sementara itu, kantor berita the Associated Press, mengabarkan bahwa jasad Houston dikabarkan telah tiba di Bandara Teterboro, New Jersey, untuk dikebumikan pada akhir pekan ini.
Jenazah Houston akan disemayamkan di rumah duka Whigham Newark, lokasi yang sama ketika ayahnya wafat pada tahun 2003. Pihak keluarga merencanakan pemakaman dilakukan di Prudential Center, Newark, antara Sabtu atau Minggu.
Foto Hot BCL Tengah Dugem Beredar
December 25, 2011
BeritaMusik.COM, Jakarta - Bunga Citra Lestari (BCL) kini tengah ramai di internet. Bukan karena ia merilis film atau album, namun foto-fotonya tengah dugem, kini ramai di internet.
Bunga Citra Lestari memang terkenal cewek yang suka dugem. Meski telah menikah dengan Ashraf Sinclair dan memiliki seorang anak, kebiasaan itu sepertinya belum juga ditinggalkan. Foto-foto yang tengah ramai di dunia maya, di mana BCL bersama suami dan teman tengah dugem, kini tengah ramai.
Dalam foto tersebut, wanita kelahiran 22 Maret 1983 tampak seksi mengenakan tank top hijau muda dengan rok mini biru, sepatu boot kulit cokelat. Dalam foto tersebut, BCL tengah asyik memegang gelas berisi minuman keras.
Di foto lainnya, BCL terlihat tengah asyik bersama teman-temannya. Salah seorang teman BCL adalah salah seorang sutradara terkenal, Rizal Mantovani.
Jika diperhatikan, ada wajah Ashraf dalam foto tersebut. Namun entah mengapa, wajah Ashraf yang mengenakan kacamata hanya terlihat separuh.
Sedangkan di foto lainnya, bintang film Cinta Pertama itu tengah menggandeng seorang cowok memakai topi. Di jari BCL terlihat menyelip sebatang rokok.
Entah kapan foto ini dibuat. Namun saat berita ini diunggah, pihak BCL belum bisa dimintai keterangan. mor
Pandangan Psikolog Soal Kasus Al Lucky Laki
December 15, 2011
BeritaMusik.com - Masih ingat dengan foto Al Lucky Laki yang memegang botol dan gelas bir dan beredar secara luas di internet? Minum atau tidak, yang pasti perilaku anak sulung Ahmad Dhani dan Maia Estianty tersebut membuat heboh. Apalagi baik Dhani atau Maia seolah saling lempar kesalahan ketika media menanyakan permasalahan ini.
Lalu apa pendapat psikolog mengenai kasus ini? Psikolog A Kassandra menjelaskan secara umum tingkah laku Al tersebut terjadi karena produk dari keluarga itu sendiri. Namun bukan berarti dampak dari perpisahan kedua orang tuanya, sebab tak sedikit anak yang berasal dari keluarga yang berpisah justru tidak terpengaruh.
"Saya jelaskan secara tellurian saja ya. Bahwa seorang anak itu, produk dari keluarganya. Tergantung keluarganya, kalau si keluarga pecah atau retak mungkin ada dampaknya. Karena terbukti, ada orang-orang dari pecahan keluarganya, mereka jadi bagus kok," kata A Kassandra Putranto, Selasa (13/12) malam.
Lebih lanjut diungkapkan bila anak bagai kertas putih yang masih kosong sehingga dapat ditulisi apa saja oleh orang tuanya. Untuk itu disarankan orang tua mengajarkan nilai positif pada anak.
"Ada masalah nilai-nilai yang diajarkan, seperti kalau dia lihat ayahnya selingkuh, itu bisa memberikan muatan kepada anak dari kecil. Anak itu, bagai kertas putih yang ditulisin, kalau penuh coretan, gambar-gambar gak karuan, tidak mungkin dia bisa bertanggung jawab ke depannya," terang Ketua Umum Himpunan Perempuan Pengusaha & Profesi Indonesia (HP3I) ini, kala ditemui di acara 99 Most Powerful Women 2011 Globe Asia, Hotel Kempinski. (BM/dis/sjw)
‘cerita ngentot’ Namanya Wati
December 10, 2011
Claim your 30 min FREE Chat Time ! Try Now !
Suatu yaum saya dipanggil pimpinanku ke di ruangannya. Aku menduga-duga apa rupanya sebabnya saya dipanggil mendadak begini.
“Duduk, Dik. Tunggu pendek ya,” katanya seraya meneruskan membaca surat-surat yang bersetuju yaum ini.
Setelah sempurna membaca 1 surat barulah dia menatapku.
“Begini Dik Anto, besok yaum prei nasional. Hari ini apa yang berulang mesti diselesaikan?” tanyanya.
Aku berpikir sejenak seraya mengingat bahkan kewajiban yang mesti kuselesaikan kencang yaum ini.
“Rasanya gerangan telah tak tersedia berulang yang mendesak pak, tersedia beberapa ide dan rancangan gawai yang mesti saya buat, tapi berulang bisa ditunda mencapai pekan depan. Ada apa Pak?” tanyaku.
“Anu, tersedia peziarah bermula Kalimantan, namanya Pak Jainudin, mendatangkan aja Pak Jay. Sebenarnya beda akan kepentingan biro kita sih. Hanya kebetulan aja betul dia tersedia di sini, jadinya sekalian aja. Dia menginap di Bekasi. Tadi dia telpon katanya berharap bantu kendati diantarkan surat yang kemaren bruise Dik Anto bikin konsepnya akan dipelajari, jelaskan aja detailnya. Nanti Dik Anto damping aja ke sana dan beri duit check hotel beliau. Layani mencapai sempurna urusannya, apabila mesti kelak nggak harus balik ke kantor. Besok dia kembali. Kalau mobil biro betul kosong, memakai taksi aja soalnya ini penting. Uangnya raih di kasir!” katanya seraya memberikan catatan kepadaku akan raih duit di kasir.
Bergegas saya ke bendaharawan seraya melihat di resepsionis tersedia mobil biro berulang hampa maupun tidak. Ternyata segenap mobil berulang dipakai. Jadi saya ke atas taksi ke Bekasi.
Setelah mencapai di hotel yang dituju, saya kencang menemui Pak Jay, dan menyerahkan arsip yang dimaksud. Setelah dia bertanya mengenai perincian bermula arsip tadi, dia katakan bahwa dia telah mengerti dengan isinya dan setuju. Hanya tersedia pembetulan redaksional saja.
“OK Dik, kelak saya kabari. Begini saja, rancangan ini saya angkat dulu. Perbaikannya kelak menyusul saja. Hanya redaksional kok. Isinya saya telah pengertian dan prinsipnya setuju,” katanya.
“Oh iya pak, pimpinan saya sampaikan bahwa check hotel ayah kendati kami yang selesaikan,” kataku.
“Aduh, sempurna merepotkan. Sampaikan bisa asih dan hormat akan pimpinanmu, Pak Is” katanya seraya menyalamiku.
“Baik Pak kelak saya sampaikan, aman jalan”.
Aku belakang yaum membereskan check di garit hadapan office. Tiba-tiba aja petugas hotel memanggilku.
“Maaf Pak Anto ya? Ini Pak Jay akan bicara,” katanya seraya menyerahkan batang telepon. Kuterima batang telepon dan bermula seberang Pak Jay berkata”Dik, saya minim ingat asih tahu. Kebetulan segenap kepentingan saya sempurna yaum ini sempurna saya bisa balik tengah yaum nanti. Dik Anto kelak pendek di rendah ya!”
Aku menanti Pak Jay mendarat ke lobby. Sebentar belakang yaum dia telah berasal dan berharap dipanggilkan taksi. Kupanggilkan taksi, dia ke atas dan katanya.
“Terima asih berlimpah lho bantuannya”.
Aku menggangguk dan tersenyum saja. Setelah taksinya pergi, saya berpikir apabila dia sempurna pulang, selagi check telah dibayar padat mencapai besok, cinta kasih rasanya. Biar aja kuisi kamarnya mencapai besok, toh besok juga libur. Aku memberi tahu ke resepsionis.
“Mbak, Pak Jay telah check out, saya memakai kamarnya mencapai besok. Tapi bantu beresin dulu kamarnya, saya akan rute dulu sebentar. Boleh kan?” kataku.
“Boleh pak, silakan saja,” katanya seraya tersenyum.
Akhirnya saya keliling-keliling di Kota Bekasi. Nggak tersedia yang ajaib sih. cuma telah lamban aja tak ke Bekasi. Setelah beberapa lama, capek juga rasanya badanku. Aku akhirnya bersetuju ke sebuah kediaman pijat tradisional. Siapa tahu bisa massage lady yang oke, setelah dipijat kelak gantian kita yang memijatnya.
Seperti awam begitu bersetuju di disitribusi hadapan saya disodori foto-foto tighten adult yang cantiknya mengalahkan artis. Mbak yang patroli mengomentari seraya sekalian promosi. Si A pijatannya baik dan orangnya supel, Si B duga berlimpah bicara tapi cantik, Si C gelap manis dan supel dan lain-lainnya. Aku gerangan tak tertarik dengan promosinya. Pilihanku biasanya berdasarkan feeling saja.
Pada detik lihat-lihat foto, tersedia perempuan yang masuk. Kulihat sekilas, apabila dia massage lady di sini saya pilih dia saja.
Kutanya di yang jaga, ” Mbak, yang mulanya barusan melalui gawai di sini juga?”
“Ya Mas, dia terkini berharap ijin pergi pendek tadi. Katanya tersedia sececah keperluan,” jawabnya.
“Boleh pijat sama dia Mbak?” tanyaku lagi.
“Boleh saja, tapi bayaran untuknya duga jangkung sedikit,” katanya seraya tersenyum belakang yaum menyebutkan rupiah yang mesti kusediakan.
Kuiyakan dan disuruhnya saya bersetuju ke kabin VIP, tersedia AC-nya biarpun bising dan tak terlalu dingin. Sambil menanti di di kamar, kuamat-amati sekelilingku. Sebuah kabin berukuran 3 X 2 scale dengan sebuah open bed akan 1 anak adam dan sebuah bidang datar mungil yang di atasnya tersedia cream pijat dan handuk. Pintunya ditutup dengan korden tekstil mencapai ke lantai. Kulepaskan pakaianku berdiam lancingan di saja. Iseng-iseng kubuka laci bidang datar mungil di sampingku. Ada bujur sangkar “25″ yang telah kosong.
Tidak lamban belakang yaum putri pemijat yang kupesan telah muncul. Kuamati berulang dengan bertambah teliti. Lumayan. Kulitnya putih, jangkung (untuk ukuran seorang wanita) dengan perawakan seimbang. Ia mengenakan lancingan panjang gelap dan baju form putih. BH-nya yang berwarna gelap nampak jelas membayang di badannya.
“Selamat siang,” sapanya seraya menutup korden dan mengikatkan pinggirnya di kaitan di kusen pintu.
“Siang,” jawabku singkat.
“Silakan berbaring telungkup Mas, akan diurut maupun dipijat saja”.
“Punggungku dipijat saja, penyangga dan lengan bisa diurut”.
Aku berbaring di atas open bed. Ia start memijat ujung lengan dan tapak penyangga kakiku.
“Namanya siapa Mbak?” tanyaku.
“Apa perlunya Mas tanya-tanya idenditas segala. Mas gawai di Sensus ya?” Jawabnya seraya tersenyum. Meskipun jawabannya begitu tapi bermula nada suaranya dia tak marah.
Akhirnya seraya memijat saya tahu namanya, Wati, berasal bermula Palembang. Pijatannya sebenarnya tak terlalu keras. Sepertinya dia telah belajar mengenai anatomi raga anak adam sehingga di titik-titik tertentu terasa duga perih andaikan dipijat.
“Aduh.. Pelan sececah dong!” teriakku momen dia memijat disitribusi betisku.
“Kenapa Mas, Sakit? Kalau dipijat perih berarti tersedia disitribusi yang adil tak beres. Coba disitribusi lain, biarpun pijatannya bertambah plain tapi kan nggak sakit”.
Kupikir adil juga pendapatnya. Aku sececah telah mengertimengenai pijat pantulan yang membuka bundel syaraf dan melancarkan aliran darah sehingga metabolisme raga balik normal. Ia memijat pahaku.
“Hmmhh.. Ada pembuluh yang sececah ketarik Mas. Pasti beberapa yaum ini muda kecilnya tak bisa bangun secara maksimal,” katanya.
Memang beberapa yaum ini, barangkalikarena kelelahan bekerja maupun alasan beda sehingga di dini yaum detik bangun bobok muda kecilku kondisinya minim tegang. Aku tak terlalu memperhatikan dampak pikiran adil berulang inti akan menyelesaikan pekerjaan pekan ini. Tangannya beberapa kali start menyenggol kejantananku yang terbungkus lancingan dalam. Tapi herannya saya sama sekali nggak terangsang. Kucoba akan menaikkan pantatku dengan harapan tangannya bisa bertambah ke hadapan lagi, tapi ditekannya berulang pantatku.
“Sudahlah, Mas bungkam aja kelak nggak sempurna pijat,” katanya.
Kali ini tangannya benar-benar meremas muda kecilku. Tapi sekali berulang saya heran, dampak nggak bisa terangsang. Tangannya detik ini memijat pinggangku. Ibu jarinya memencet pantatku disitribusi pinggir dan ujung lengan lainnya memijat-mijat sekitar peranakan kemih.
“Penuh.. Beberapa yaum absolut tak dikeluarkan iya Mas? Maklum adiknya juga berulang nggak fit,” komentarnya duga ngeres.
Lagi-lagi tebakannya benar. Aku tak tahu dia asal tebak maupun adil tersedia ilmunya akan hal-hal bagai itu.
“Hhh..” kataku momen dia start memencet punggungku, belakang yaum lantas mencapai tengkuk.
Aku start merasa rileks dan mengantuk. Enak juga pijatannya. Kini kakiku diurutnya dengan cream pijat. Sampai di akrab pahaku dia berkata”Tahan sececah Mas, duga perih memang”. Tangannya dengan perkasa mengurut pukang disitribusi dalamku. Terasa perih sekali.
“Uffpp.. Haahh,” kataku seraya menahan sakit.
Kepalaku kubenamkan ke bantal. Setelah kedua terbagi pahaku diurut terasa tersedia perbedaan. Kejantananku start bereaksi momen tangannya menyusup ke rendah pahaku. Pelan tapi absolut kejantananku start membesar sehingga terasa mengganjal. Aku duga menaikkan pantatku akan mencari kedudukan yang enak. Kali ini dibiarkannya pantatku ke atas dan tanganku meluruskan senjataku di jurusan pukul 12.
“Balik badannya, dadanya akan dipijat nggak?”
Kubalikkan badanku. Kulihat peluh start menitik di lehernya. Untung tersedia AC, biarpun tak bagus, sececah menolong. Wati mengusap-usap dadaku.
“Badanmu baik Mas, dadanya diurut ya?”
“Nggak usah, tanganku aja deh diurut,” kataku.
Ia bersimpah di sampingku dengan penyangga menggantung di pinggir ranjang. Ketika dia meluruskan dan mengurut tanganku kupegang dadanya. Lumayan besar, tapi duga kendor.
“Tangannya..” katanya mengingatkanku.
Tidak berapa lamban dia telah sempurna memijat dan mengurut badanku. Aku meregangkan badan. Terasa bertambah segar.
“Sebentar saya raih cairan dulu Mas,” dia pergi kabin dan balik dengan memanggul cairan suam dan tuala kecil.
Dicelupkannya tuala mungil ke di cairan suam dan dilapnya seantero tubuhku mencapai tanda cream pijat hilang. Kemudian dilapnya badanku sekali berulang dengan tuala yang tersedia di atas bidang datar kecil. Aku balik terangsang momen dia melap dadaku. Kuperhatikan dia dan kupegang tangannya di atas dadaku. Ia memutar-mutarkan tangannya yang dibalut handuk.
“Kenapa Mas,” bisiknya.
“Ingin dikeluarin kendati nggak padat dan meluap terbuang,” kataku.
Ia menggerakkan tangan, sandi akan mengocok penisku.
“Nggak bisa emangnya disini ya? Ini apa?” tanyaku seraya membuka laci bidang datar dan menunjukkan bujur sangkar “25″ yang hampa tadi.
“Mas ini tangannya badung deh. Bukan begitu Mas, kepala berulang tersedia di sini. Dia kesini seminggu 2 kali. Dia melarang kami akan begituan dengan tamu, katanya belakangan ini kerap tersedia razia,” jawabnya.
Kami bungkam beberapa saat, tensiku telah start turun.
“Begini aja Mas, kebetulan saya juga berulang kepingin dan Mas sebenarnya sesuai dengan seleraku dan rasanya bisa memuaskanku. Sekali-sekali kepingin juga menikmati kesenangan. Nanti malam aja kita bertemu setelah pukul 10 malam, sini telah tutup”.
Kutanya berapa tarifnya akan semalam.
“Jangan keliru duga Mas, tak segenap perempuan pemijat cuma kepingin duit saja. Sudah kubilang apabila kita kelak bisa take and give. Just for fun”.
Busyet.. Entah adil barangkalitak aksen yang diucapkannya saya tak peduli. Malam ini saya bisa pemuas keinginanku yang tertahan selama beberapa hari. Kukatakan kelak setelah sempurna gawai kutunggu di hotel tempatku menginap.
Aku balik ke hotel dan mandi. Sekilas tersedia keinginanku akan berswalayan-ria. Tapi kutahan, kecut hati kelak malam sempurna minim greng. Setelah bersiram saya balik rute di sekitar hotel. Jalan start macet, dampak pukul balik biro telah lewat. Cuaca duga berawan dan tak lamban mendarat gerimis. Kupercepat langkahku, tapi hujan telah start lebat. Untung tersedia sebuah kedai tenda. Sekilas kubaca tersedia STMJ. Boleh juga nih, hitung-hitung persiapan kelak malam. Kupesan 1 gelas. Kuseruput perlahan. Rasa suam menjalari tubuhku. Jahenya terlalu pedas, kulirik penjualnya.
“Di sini STMJ-nya orisinal Mas, alami. Bukan buatan bengkel jamu, melainkan saya bikin sendiri. Jahenya adil berniat duga berlimpah kendati raga sempurna bugar dan tak mudah bersetuju angin,” katanya seolah membaca pikiranku. Kutunggu minumanku duga dingin. Ternyata berisik juga kedai ini. Mungkin juga dampak rempah rempah Bapak penjualnya yang membuatnya dengan materi alami.
Kembali ke hotel biarpun dengan pakaian sececah basah, akan melainkan kesegaran pijatan dan STMJ membuatku tak kecut hati bersetuju angin. Aku tak angkat pakaian ubah dampak niatnya tak menginap, cuma melayani peziarah kantor. Kulepas bajuku dan dengan konstan memakai lancingan panjang kubaringkan tubuhku ke ranjang yang empuk. Enak juga sempurna anak adam kaya. Menginap di ajang yang empuk dan berAC. Namun kupikir lagi, ternyata hidup ini lezat apabila dijalani dengan bahagia hati. Orang berhararta yang memiliki jabatan absolut lantai stressnya bertambah jangkung dan belum absolut mereka bisa menikmati segenap yang tersedia padanya. Mungkin pas juga saya sempurna filsuf, pikirku begitu terjaga bermula lamunanku.
Kulihat pukul pembatas menunjukkan pukul 8 minim 10 menit. Masih tersedia durasi tiduran 2 pukul setelah seharian pikiranku duga capek. Badan gerangan tak apa-apa, cuma pikiran yang mesti istirahat.
Setengah tertidur saya mendengar ketukan di pintu.
“Tok.. Tok.. Tok..
“Mas Anto, ini Wati,” terdengar bunyi bermula luar.
Upss, saya melompat bermula ranjang dan membuka pintu. Setelah kubuka gerbang saya tertegun sejenak. Wati konstan memakai baju form yang mulanya tengah yaum dipakainya dibungkus dengan sweater dan celananya telah ubah dengan jeans. Sepatu dengan kepunyaan jangkung membuat dia jelas bertambah jangkung dan langsing. Kacamata bersih nongkrong di hidungnya yang sedang. Wajahnya dihiasi dengan make adult tipis. Kalau dilihat sekilas bagai Yurike Prastica.
Wati bersetuju dan melepaskan sweaternya. Aku menutup pintu, menguncinya dan bersimpah di atas ranjang, lewat dia bersimpah di sampingku. Saat itu saya berulang termangu, tapi penisku bereaksi bertambah kencang dan direk aja berdiri dengan kerasnya. Wati melihat kebawah, dia berniat melihat dan meraba, mengusap bersama memainkan penisku.
Aku start bergairah melainkan cuma bungkam menanti aksinya. Kurebahkan tubuhku ke ajang tidur, dia lantas memainkan penisku. Dilepasnya penjuru pandang dan diletakkan di bidang datar pinggir ranjang. Ia berdiri dan melepaskan lancingan panjangnya. Pahanya yang licin terpampang di depanku. Kudorong dia dan kupepetkan ke pembatas seraya berciuman lembut. Ia mengerang kecil” Ngghngngh..”.
Tangannya membuka lancingan panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya bermula lancingan dalamku. Ia bergerak sehingga saya yang dipepetnya di dinding. Dalam kedudukan setengah nongkrong dia start mengulum penisku. Penisku semakin lamban semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang kencang kepalanya dan kugerakkan progresif berkurang sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik lancingan dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan perkasa mencapai penisku terasa ngilu.
Kuangkat tubuhnya dan kulucuti lancingan dalamnya. Kaus tipisnya berulang kubiarkan konstan di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya di perihal kosong di disitribusi rendah dan kausnya berulang melekat. Belahan payudaranya yang mega membayang di balik baju form tipisnya. Kini saya yang nongkrong di depannya dan start menjilati dan memainkan clit-nya. Vaginanya memiliki tepi asing yang duga melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang momen clitnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa detik kami di kedudukan begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke selangkangannya. Tangan kanannya meremas payudaranya sendiri.
Aku bangun berdiri dan bermaksud melepas BH-nya. Kucari-cari di punggungnya melainkan tak kutemukan pengaitnya.
“Di depan.. Buka bermula depan,” Wati berbisik.
Rupanya cermin BH-nya dengan lenggang baju di depan. Kuremas kedua dadanya dengan lembut. Tanganku telah menemukan lenggang baju BH-nya. Tidak lamban dadanya telah terbuka. Putingnya yang coklat membayang di balik kausnya. Kugigit bermula asing kausnya dan Wati mengerang.
Penisku di rendah yang telah berdiri melewati garit melintang start mencari sasarannya. Tangannya mengocok penisku berulang dan menggesekkannya di vaginanya. Kucoba memasukkannya sekarang, akan melainkan meleset terus. Kuangkat sebelah kakinya dan kucoba lagi. Tidak masuk juga. Mulutku berulang bermain dengan puting di di kausnya. Wati kelihatannya tak betah berulang dan dengan sekali gerakan kausnya telah terlempar di penjuru kamar. Tanganku mengusap gundukan payudaranya dan meremas dengan plain akan melainkan hati-hati. Ia menggelinjang. Mulutku menyusuri bahunya dan melepas rami BH-nya sehingga detik ini kami di kondisi polos.
Karena telah kalah berkali-kali mencoba akan memasukkan zakar di kedudukan berdiri, kudorong dia ke jurusan ranjang dan akhirnya kudorong dia roboh ke ranjang. Saat itu saya start kepanasan dampak antusiasme yang timbul. Lalu saya mencengkam dan memeluk Wati. Perlahan-lahan dia start mengikuti permainanku. Kutindih tubuhnya dan kuremas pantatnya yang berulang padat.
“Anto.. Kumohon greatfully ayo.. Masukk.. Kan!”
Tangannya meraih kejantananku dan mengarahkan ke guanya yang telah basah. Aku menurut aja dan reduction kesulitan kencang kutancapkan penisku dalam-dalam ke di liang vaginanya.
Kami sama-sama bergerak akan mengimbangi permainan 1 dengan lainnya. Aku yang bertambah berlimpah memegang peranan. Ia bertambah berlimpah berserah dan cuma mengimbangi saja. Gerakan buat gerakan, teriakan buat teriakan dan akhirnya kamipun menggelosor lemah di puncak kepuasan yang tak terkira.
Setelah sejenak kami beristirahat, kami sama-sama melihat keindahan raga 1 sama beda gairahku start bangun lagi. Aku memeluknya balik dan start menjilati vaginanya. Dan belakang yaum memasukkan penisku yang telah balik menegang.
Aku menusuk vaginanya, crek.. crek.. crek.. crek.. crokk .. Berulang kali. Ia joke mendesah seraya menarik rambutku. Kami sama-sama bergoyang, senggat ajang bobok joke terasa akan ambruk dan berderit-derit. Setelah nyaris setengah pukul bermula permainan kami yang kedua kali, Wati mengejang dan vaginanya terasa bertambah lembab dan hangat. Sejenak kuhentikan genjotanku.
Kini saya balik menggenjot ms.v Wati lagi. Kami berdua bergulingan seraya sama-sama berpelukan di kondisi merapat. Kuputar badannya sehingga dia di kedudukan menggengam kekangan di atas. Kini dia yang bertambah berlimpah memainkan peranan. Akhirnya saya nyaris mencapai puncak bermula kenikmatan ini. Kutarik lenggang zakarku sehingga penisku seolah-olah memanjang.
“Wati, kayaknya saya nggak kebal lagi, saya akan keluar”.
Akhirnya tak lamban belakang yaum kami mencapai titik puncak. Aku pergi duluan dan tak lamban Watipun mendapatkan puncaknya dengan menikmati kedutan di penisku. Setelah itu kami terbaring lemas, dengan Wati memelukku dengan payudaranya memencet perutku.
“Wati terimakasih akan saat-saat ini”
“Nggak harus To.. Wati yang terimakasih karena, Wati nggak menyangka awak benar hebat. Wati nggak nyangka awak memiliki daya yang besar. Wati mulanya cuma berharap menikmati permainan dengan kencang dampak mulanya tengah yaum pijatanku telah kuarahkan kendati kita bermain dengan cepat”.
Kami tertidur berpelukan dan setelah dini harinya kami bercinta akan ketiga kalinya, dan kuakhiri dengan tusukan yang manis, kami sama-sama membersihkan raga dan pulang. Kuantar dia mencapai di hadapan lorong rumahnya.
Ketika beberapa yaum belakang yaum kucari dia di ajang kerjanya, tak kudapati berulang dirinya. Kata Mbak yang patroli di hadapan dia balik desa dan tak balik lagi. Ditawarkan temannya yang beda akan memijatku, akan melainkan saya tak berminat dan direk balik kanan, behind to Batavia.
Chat 2 me :) Free 30 min Chat time ! Try Now !El & Dul Kesal Lihat Maia Bicarakan Al di Media
November 22, 2011
JAKARTA- Ahmad Dhani menuturkan kedua anaknya, El dan Dul kerap kesal setiap kali melihat ibunya, Maia Estianty membicarakan masalah kakaknya, Al di media.
"El dan Dul selalu kesal setiap kali melihat bundanya di infotainment, dan media online ketika bicara masalah kakaknya maupun menceritakan kejadian di dalam rumah yang seharusnya tidak perlu diumbar di media," kata Dhani saat dihubungi wartawan lewat telepon, Selasa (22/11/2011).
Selain itu, kata Dhani, anak pertamanya, Al yang sedang beranjak dewasa merasa terpukul akibat pemberitaan foto dirinya sedang merokok dan minum bir. Ditambah, Maia malah menganjurkan Al ke psikiater. Pria berkepala plontos inipun bertambah geram dengan mantan istrinya itu.
"Menurut saya, sangatlah tidak bermoral seorang ibu menganggap anaknya harus ke psikiater, sementara belum satupun psikolog yang memeriksa. Memangnya Maia dokter ahli jiwa? Pastinya seorang anak akan merasa down, dan terhina oleh pemberitaan tersebut, apalagi Al sudah menginjak dewasa," ketusnya.(rik)
Ahmad Dhani Siap Laporkan Maia ke Komas Anak
November 22, 2011
BeritaMusik.CO, Jakarta - Ahmad Dhani geram terhadap mantan istrinya, Maia Estianty karena terus mengekspose anaknya di depan media. Dhani joke siap laporkan Maia ke Komnas Anak.
"Bukannya mengancam, apabila ME (Maia) sekali lagi membicarakan masalah anak ke media. Saya akan melaporkan ME ke Komnas anak," ungkap Ahmad Dhani melalui celelurnya, Selasa (22/11)
Rasa kesal Ahmad Dhani muncul ketika melihat Maia Estianti muncul di media membicarakan anak sulungnya yang terus disiarkan.
"Karena hak anak untuk tidak di-eksploitasi. Toh, beritanya sudah di eberkan ke media berkali-kali," paparnya.
Sebagaimana diketahui, perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali muncul setelah tersebar foto Ahmad Al Ghozali, putra pertamanya sedang merokok dan meminum bir pada pesta Halloween, di rumah Maia pada akhir Oktober 2011. aji
Dhani Sayangkan Maia Beber Aib Al ke Media
November 10, 2011
BeritaMusik.com - Kasus Ahmad Gazali atau Al yang merokok dan minum bir sepertinya masih membuat Ahmad Dhani terbawa marah. Dia kecewa dengan mantan istrinya, Maia Estianty yang dinilai tidak bisa mengurus anak. Kemarahannya joke sepertinya tidak mudah untuk segera redam.
Lewat akun twitternya, @AHMADDHANIPRAST mengungkapkan agar para ibu-ibu tidak meniru tindakan Maia yang obral pernyataan yang justru membuka aib anaknya. Dhani melihat hal aneh, seorang ibu melalui televisi meminta anaknya ke psikiater.
@AHMADDHANIPRAST: Semoga Ibu Ibu tidak mencontoh untuk tidak membuka aib anak dan menyuruh anak ke psikiater di media/televisi, memeprihatinkan.
Pernyataan Dhani itu disampaikan saat menjawab atau mengomentari salah seorang followernya.
Seperti diketahui, sebelumnya, foto-foto Al sedang merokok dan minum bir beredar luas di internet. Itu terjadi saat Al sedang berpesta Hellowen di kediaman Maia. Dhani menuduh Maia 'memfasilitasi' dan memberi contoh buruk di depan anaknya itu.
Karena tidak jarang Maia merokok di depan anak-anak, yang secara langsung memberi contoh kurang baik. Sementara Dhani mengungkapkan, tidak mungkin hal itu terjadi jika Al bersamanya, karena memang Dhani selama ini tidak pernah merokok. (BM/dar)
Dhani: Maia, Contoh Paling Dekat bagi Al
November 8, 2011
JAKARTA, BeritaMusik.com — Sesudah Maia Estianty mengadakan jumpa pers di kediamannya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (7/11/2011) malam, mengenai foto Ahmad Al Ghozali (14), anak sulungnya, memegang botol berisi bir, Ahmad Dhani, mantan suami Maia, melakukan hal yang sama di rumahnya di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan, masih pada malam itu juga.
Menurut ayah kandung Al tersebut, kesalahan terletak pada cara asuh Maia yang tak bisa melindungi putranya sendiri ketika berada di dalam rumahnya. Lanjut Dhani, kejadian itu tidak bisa dimakluminya karena terjadi di dalam rumah ibu kandung Al sendiri.
"Kenapa dari awal enggak setuju Maia mengasuh Al, karena Maia enggak punya sistem bagaimana menjaga anaknya di rumah. Kalau (kejadian) dalam rumah bundanya, ya itu enggak bisa ditoleransi. Kalau di luar, masih bisa ditoleransi mungkin," ujar pemusik dan pebisnis musik ini.
Dhani tak bersikap marah habis-habisan kepada Al. Ia lebih menyesalkan pengawasan Maia yang kurang terhadap putra sulung mereka itu sehingga hal tersebut bisa terjadi. Alasan apa joke yang dilontarkan Maia seolah tidak bisa diterima Dhani, termasuk ketika dirinya tak berada di dalam rumah saat kejadian."Bukan alasan, 'Saya enggak ada di rumah'. Harusnya punya akal dan strategi hingga enggak mudah anak pesta dengan fasilitas dugem, lighting, DJ, minuman keras. Alasan itu enggak bisa diterima. Itu tidak akan terjadi di rumah saya," kata Dhani.
Menurut Dhani, tak mungkin Al mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok tanpa ada contoh. Dhani mengaku tidak merokok dan Al tak akan berani mengisap rokok di depan Dhani. Maka, menurutnya pula, contoh pale dekat bagi Al adalah ibu kandungnya sendiri. "Kalau di sini (rumah Dhani), tidak mungkin berani ngerokok di depan wajah saya. Saya enggak merokok dan tidak mencontohkan. Kenapa Al merokok, ya karena ada contoh dari orantuanya yang merokok, contoh pale dekat," tandasnya.
Dhani Bantah Sengaja Sebarkan Foto Al Demi PK
November 8, 2011
BeritaMusik.com - Musisi Ahmad Dhani melalui kuasa hukumnya, Teguh Sri Raharjo membantah tuduhan kalau foto-foto Al yang tengah merokok dan menikmati bir, sengaja disebarkan oleh pentolan Dewa 19, terkait Peninjauan Kembali (PK) yang akan diajukan ke Mahkamah Agung.
"Sama sekali nggak seperti itu, (tapi) kita terima saja," ungkap Teguh Sri Raharjo saat dihubungi, Selasa (08/11/2011).
Menurut Teguh, terkait kasus itu dari dahulu Dhani sudah menyampaikan kalau Al sekarang ini masih dalam masa-masa remaja. Dia butuh perhatian dan bimbingan Dhani sudah menyampaikan kalau tidak kondusif jika berada di tempat ibunya.
"Karena mamahnya katakanlah boleh merokok tapi tidak di hadapannya Al, artinya tidak memberi contoh perilaku seperti itu terhadap Al. Kalau di rumah Mas Dhani nggak bisa terjadi, Mas Dhani juga sudah memfasilitasi kegiatannya supaya positif," ungkap Teguh.
Sebelumnya foto-foto Al sedang merokok dan minum bir beredar luas di internet. Itu terjadi saat Al sedang berpesta Hellowen di kediaman Maia. Apa akan berpengaruh pada PK?
"Saya kira hakim akan melihat apa-apa yang ada di berkas dan fakta yang ada di persidangan, jadi ini (kasus Al) nggak akan ada pengaruhnya, nggak ada hakim yang melihat berita itu juga," ungkapnya.
Apalagi Al sudah di atas 12 tahun lebih, kalau masalah pengasuhan anak itu hanya berpengaruh misalnya yang di bawah 12 tahun seperti El dan Dul, kalau Al sudah diserahkan pada yang bersangkutan akan memilih siapa.
"Kalau Al sudah bisa disuruh memilih, ya yang pale pokok yang di bawah 12 tahun. Kalau di bawah 12 tahun nantinya akan diputuskan sama siapa," pungkas Teguh yang optimis kalau PK Dhani akan dipenuhi MA. (BM/gum/dar)


