Cinta di Saku Celana, Perburuan Pahit Getirnya Cinta

May 15, 2012

Selasa, 15 Mei 2012 12:08 wib
Chaerunnisa - BeritaMusik

JAKARTA - Starvision menampilkan sebuah film yang sangat beda, bicara tentang cinta dalam gaya bertutur komedi cerdas yang menelisik untuk menertawakan kecanggungan ekspresi dalam bercinta.

Bukankah kita selalu punya cinta pada pandang pertama, walaupun banyak yang terkubur karena kita "hanya menunggu kesempatan", bukan "mengejar kesempatan" tersebut.

Cinta di Saku Celana mengajak siapa saja untuk interospeksi, belajar mengomunikasikan rasa dan cinta, sebelum rasa dan cinta tersebut menenggelamkan semangat hidup kita.
 
Cinta di Saku Celana bercerita tentang usaha seorang laki-laki mengejar impiannya. Ahmad (Donny Alamsyah), tumbuh besar menjadi anak pintar di Panti Asuhan, sejak kecil dia tak mengenal cinta.

Film ini dimulai ketika Ahmad sudah bekerja sebagai pegawai pos, dalam setahun rutinitasnya berangkat pulang ke kantor menggunakan kereta api Commuter, Ahmad bertemu sosok yang menarik hatinya, Bening (Joanna Alexandra). Dengan kamera handycam tuanya, Ahmad selalu merekam Bening dari jauh. Ahmad menemukan perwujudan cinta dalam diri gadis itu.
 
Ibu Panti Asuhan (Vita Ramona) mendengar kabar dari anaknya, Gifar (Dion Wiyoko) bahwa Ahmad tengah jatuh cinta. Bu Panti yang merasa Ahmad sudah membantu hidup anaknya yang bodoh tapi playboy, langsung membantu Ahmad, memberinya masukan agar menulis surat dan menyatakan perasaannya pada Bening.
 
Antara segan dan menuruti saran Ibu Panti, Ahmad akhirnya menulis surat cinta yang akan dia berikan pada Bening di atas Commuter. Sayangnya, tepat ketika Ahmad hendak memberikan surat itu pada Bening, seorang copet berhasil mengambil dompet tempat di mana Ahmad menyelipkan surat cintanya.

Nasib kecopetan itu memberi ide pada Ahmad, bahwa daripada bersusah payah mendekati Bening, Ahmad meminta bantuan copet dari Pasar Senen bernama Gubeng (Ramon Y Tungka), dengan iming-iming imbalan uang. Gubeng si pangeran copet bersedia mencopetkan cinta untuk Ahmad.
 
Tapi pada hari Gubeng menjanjikan datang membawa cinta hasil copetannya, Gubeng tak datang, Ahmad joke meradang. Cinta membawa Ahmad bertemu Roy (Gading Marten) seorang pengedar narkotika, juga Bagas (Lukman Sardi), tunangan Bening yang selama ini sibuk berpindah dari satu negara ke lain negara. Lantas, pada siapa Ahmad harus meminta pertolongan untuk meraih cinta?
 
Kisah perburuan cinta yang absurd ini diadaptasi dari cerita pendek Cinta di Saku Belakang Celana yang dirilis pertama kali di note Facebook, cerpen itu kemudian diterbitkan Gramedia dalam buku kumpulan cerpen I Didn't Lose My Heart, we Sole it On eBay karya Fajar Nugros.

Starvision kemudian mengangkatkan ke layar lebar dengan skenario yang ditulis oleh Ben Sihombing. Penulis cerpennya, Fajar Nugros menyutradarainya sendiri, membuat Cinta di Saku Celana sebagai film keduanya setelah Queen Bee (2009), setelah tahun lalu menulis skenario Tendangan dari Langit (2011).
 
"Ini film tentang usaha, film yang jujur dan sederhana," kata Nugros tentang Cinta di Saku Celana.

Awalnya, Starvision akan merilis film ini di jaringan bioskop terbatas secara digital, namun melihat perkembangan terkini dan hasil akhirnya, film itu direncanakan dirilis di jaringan yang lebih luas, di Bioskop 21 dan jaringan bioskop lainnya.
 
Cesa David Luckmansyah sebagai editor film ini melihat potensi besar karya Fajar Nugros untuk festival di luar negeri, selain di pasar lokal.

"Ahmad yang pintar, harus mengejar cintanya tapi dia tak sendiri, harus bersaing dengan laki-laki cerdas, laki-laki licik dan laki-laki beruntung yang juga menginginkan cinta," ungkapnya.
 
Didukung pemain berkarakter Donny Alamsyah, Joanna Alexandra, Ramon Y Tungka, Gading Marten, Dion Wiyoko, Lukman Sardi, Enditha, Luna Maya, Masayu Anastasia, Lolita Putri, Imey Liem, Yati Surachman, Agus Kuncoro, Vita Ramona, Pricillia Tanamal, dan lainnya.
 
Slank mengalunkan single legendaris mereka "Foto Dalam Dompet" untuk menghiasi film ini, and single berjudul "Cinta di Saku Celana" yang ditulis oleh Ade Govinda. Sementara musik digarap oleh Candil, dan penata suara oleh Khikmawan Santosa, dilengkapi tata suara Dolby Digital.

Tontonan ini menjadi wajib bagi orang yang masih butuh cinta, dan dapat menyaksikannya di bioskop Tanah Air pada 12 Juli 2012.
 
Pemain :

Ahmad                        Donny Alamsyah
Bening                        Joanna Alexandra
Gifar                            Dion Wiyoko
Gubeng                      Ramon Y Tungka
Roy                              Gading Marten
Bagas                          Lukman Sardi
Briptu Nila                   Enditha
Ibu Kos                        Pricillia Tanamal
Ibu Panti Asuhan       Vita Ramona
Ahmad Kecil               Baim
Anak Panti                   Kayla Kristianto
Briptu Rahmat            Eko Kristianto
Sutradara Sinetron    Yanti Kristianto
 
Penampilan Khusus:

Letnan Polisi              Agus Kuncoro
Briptu Nila                   Endhita
Mbok Bening              Yati Surachman
Artis Film                     Luna Maya
Pacar Gifar #1            Masayu Anastasia
Pacar Gifar #2            Lolita Putri
Gadis Laundry            Imey Liem
                                   
                                   
Produser                     Chand Parwez Servia
Produser Eksekutif    Fiaz Servia
Reza Servia
Mithu Nisar
Sutradara                     Fajar Nugros
Produser Lini              Yanti Kristianto
Penulis Skenario        Ben Sihombing

(nsa)

Luna Maya Ketagihan Bikin Film

April 23, 2012

BeritaMusik.com - Aktris cantik, Luna Maya kini mulai berani bermain di belakang layar. Setelah mengawali karir sebagai sutradara dalam film pendek LA Lights Indie Movie pada tahun 2010, saat ini ia  bersama dua orang temannya Sigi Wimala dan Ilya Sigma menyutradarai sebuah film yang berjudul PINTU HARMONIKA.

"Sibuk lagi bikin film PINTU HARMONIKA. Tentang anak-anak, tentang remaja juga. Basic-nya family drama," ujar Luna disela waktu istirahat syuting di kawasan Pangeran Jayakarta Kota, Jakarta Barat, Minggu (22/4).

Ketertarikan Luna Maya untuk membuat sebuah film dirasa sudah cukup lama. Namun, menurut pemain film ALEXANDRIA ini, waktu yang tepat adalah sekarang. "Sudah lama, cuma kesempatannya baru ada. Timming itu gak pernah salah jadi ini pas banget dari aku, Sigi dan Ilya Sigma," terangnya sambil tersenyum.

Dalam membuat sebuah film, Luna mengaku tidak ada inspirasi dari siapa-siapa. Tapi, ketertarikannya muncul saat Luna menggarap sebuah film pendek pada 2010 lalu. "Gak ada dari siapa-siapa cuma 2009 dapat kesempatan LA Light Indie Movie bikin film dari situ, buta banget gak ngerti cuma pengalaman syuting jadi aktor," tuturnya.

Ia joke akhirnya ketagihan untuk meneruskan bakat terpendamnya itu. "Aku pikir, dari situ aja dan beranikan diri aja, dan ternyata bikin nagih. Jadi aku pikir boleh lah dicoba lagi," tegasnya. (BM/gum/dew)

Sigi Sudah Rampung, Luna Masih Syuting

April 23, 2012

JAKARTA - Proyek film yang digawangi tiga sutradara perempuan, Luna Maya, Sigi Wimala, dan Ilya Sigma yang bertajuk Pintu Harmonika diperkirakan rampung sebelum akhir tahun ini. Saat ini, mereka disibukkan dengan proses produksi film berjenis omnibus tersebut. Kemarin (22/4) tiga sutradara perempuan itu mengunjungi lokasi syuting di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara.Kami kemari untuk ngunjungi Luna yang lagi syuting. Aku sudah empat hari syuting, udah beres. Kalau Anggi (sapaan akrab Ilya Sigma, Red.) kurang dua hari, jelas Sigi yang didampingi Anggi di lokasi syuting kemarin.Menurut Sigi, saat mengintip Luna yang sedang bekerja, rekannya tersebut sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Tidak heran. Sebab, ini bukan yang pertama bagi Luna menyutradarai sebuah film. Dia sudah punya pengalaman sutradara. Semuanya lancar dan menyenangkan, jelas sutradara 28 tahun itu.Seperti Luna, Sigi joke menikmati jalannya syuting. Menurut dia, membuat film itu menyenangkan. Jadi, proses pembuatannya joke harus dibikin senyaman mungkin. Kami bikin film bukan semata-mata pengen eksis. Karena kami seneng, prosesnya ya harus dibuat menyenangkan, kata dia.Hal senada disampaikan Anggi. Baginya, membuat film terasa fun. Sebab, dari situ sutradara 29 tahun itu bisa mengekspresikan apa yang dia suka. Selain itu, ada kesenangan tersendiri saat berhubungan dan bekerja dengan orang-orang yang kompeten di bidangnya. Ini boat impian banget, ujarnya.Pernyataan yang tidak berbeda disampaikan Luna. Dia menuturkan, dalam membuat film, memang dibutuhkan kerja keras. Apalagi, filmnya kali ini bakal ditayangkan di bioskop-bioskop tanah air. Capek pastinya. Sampai enggak tidur, harus datang lebih pagi dari pemainnya dan cek semua harus perfect. Ini film bioskop, jadi harus ideal banget. Tapi tetap senang, apalagi kami sudah saling kenal dengan kru dan teman-teman yang lain. Rasanya bangga juga bisa bikin film, tuturnya saat diwawancarai terpisah kemarin.Sementara itu, lokasi syuting film tersebut sebagian besar di tiga ruko yang letaknya berderet. Film yang terdiri atas tiga film pendek tersebut memang mengisahkan tiga keluarga yang hidup bertetangga.Ini ada tiga kisah keluarga. Film aku judulnya Piano, filmnya Luna judulnya Skors. Kemudian, filmnya Anggi berjudul Otot. Masing-masing dari kami punya kisah keluarga dan mereka bertetangga, jelas Sigi.Ketika ditanya lebih lanjut tentang jalan cerita setiap film, Sigi menuturkan, film besutannya berkisah tentang seorang anak berusia 11 tahun yang berusaha menyelamatkan ibunya yang depresi. Genre filmnya memang play thriller gitu. Meski tokoh utamanya anak-anak, konfliknya lebih dark, jelas dia.Sementara itu, film milik Luna berkisah tentang remaja 13 tahun yang diskors dari sekolah. Genre film besutan Luna adalah drama. Film tersebut kontras dengan film yang disutradarai Anggi. Film berjudul Otot itu bergenre komedi romantis. Kisahnya sendiri tentang seorang remaja 17 tahun yang tengah jatuh cinta. Jadi, si cowok ABG ini pengen nggedein tubuhnya supaya berotot, kata Anggi.Sigi memaparkan, meski film berjenis omnibus tengah marak di tanah atmosphere dan di luar negeri, dia yakin Pintu Harmonika bisa diterima masyarakat. Dia menuturkan, film tersebut agak berbeda dengan omnibus yang lain. Setidaknya, ada tiga tema dan genre yang diusung dalam film tersebut.Ini ada tiga genre yang beda. Ini film keluarga yang bisa dinikmati orang tua dan anak. Look-nya dan temanya beda daripada film keluarga umumnya. Karena itu, kami yakin film ini bisa diterima dengan baik, imbuh dia. (ken/⚺/tia)

Pintu Harmonika, Bukti Naik Kelas Luna Maya

April 14, 2012

JAKARTA - Luna Maya rupanya semakin menyeriusi profesi di belakang layar. Setelah berhasil menyutradarai film pendek dan klip video, kali ini Luna memulai entrance sebagai seorang sutradara film feature. Tidak hanya itu, dia juga memulai entrance menjadi produser di film produksi 700 Pictures yang berjudul Pintu Harmonika.Film omnibus itu tidak hanya melibatkan Luna sebagai sutradara, tetapi juga Sigi Wimala dan Ilya Sigma. Hari ini rencananya pengambilan gambar film tersebut dimulai. Pintu Harmonika merupakan gabungan dari tiga film yang memiliki genre berbeda, yakni drama, komedi romantis, dan thriller. Ide memadukan tiga cerita dengan berlainan genre tersebut datang dari penulis Clara Ng dan diapresiasi tiga perempuan itu.Luna mengerjakan Skors yang alirannya drama. Menurutku sih film yang kami buat ini sudah mewakili masing-masing. Saya dapat yang drama, sesuai kan sama hidup saya yang penuh drama, katanya curhat.Sementara Sigi mengerjakan Piano yang genrenya thriller. Dia kan suaminya juga sutradara film thriller, jadi pas lah. Kalau Ilya, karena orangnya juga humoris, dia mengerjakan Otot yang nuansanya komedi gitu, lanjutnya.Bagi Luna maupun Sigi, Pintu Harmonika adalah proyek besar. Itu merupakan kali pertama mereka membuat film yang bakal ditayangkan di bioskop. Terlebih Luna yang juga menjadi produser. Kenapa saya berani menjadi produser sebenarnya juga modal nekat. Modal omong doang dan untungnya ada yang nanggepin. Saya juga nggak tahu kenapa berani, tapi kalau nggak memberanikan diri juga sampai kapan, tegasnya.Di samping itu, bintang film Hi5teria itu ingin melakukan hal lebih di dunia hiburan. Selama ini, dia dikenal sebagai pelaku depan layar. Dengan menjadi produser, dia menyebutnya sebuah kemajuan sebagai pelaku industri film.Justru ini bentuk kemajuan. Saya naik satu level. Mungkin ada orang yang berada di comfort zone-nya sebagai seorang aktris. Tapi, aku lebih memilih satu langkah ke depan dengan menjadi sutradara dan produser, lanjut perempuan yang dikabarkan sudah putus dengan Ariel itu.Luna mengaku lelah di-calling (biasanya artis sinetron atau film ditelepon untuk diingatkan jadwal syuting, Red). Syuting dari pagi sampai pagi itu bukan hanya capek. Jadi, saya berpikir untuk melakukan inovasi baru dari seorang Luna Maya, ucapnya.Dia berkeinginan supaya film Indonesia tidak hanya dikuasai paha dan dada. Satu atau dua film yang begitu sih bagus buat variasi pilihan. Tapi, menurut saya harus lebih banyak genre lain, tambahnya.Sigi Wimala juga demikian. Dia mau bergabung dalam proyek pembuatan film itu karena memang mencintai film. Setelah menikah dengan sutradara Timo Tjahjanto, kecintaan Sigi semakin mendapatkan wadah.Karena suamiku juga sutradara, saya makin bisa ngobrol banyak soal film. Dan setelah menikah, memang saya memilah-milah pekerjaan. Kalau di belakang layar begini, lebih bisa diatur waktunya, katanya. (jan/c6/any)

Tiru Aktris Korea, Luna Maya Tampil Beda

April 14, 2012

Sabtu, 14 Apr 2012 11:16 wib
Rama Narada Putra - BeritaMusik

JAKARTA- Sebagai salah satu pecinta film-film Korea, aktris Luna Maya mengaku sangat ingin bergaya seperti para selebriti dari negeri Ginseng tersebut. Salah satunya dengan merubah gaya rambutnya hingga pendek dan mewarnainya menjadi cokelat.

"Aku ingin boat orang Korea,  ya kan sebagai salah satu pecinta film Korea. Dulu rambutku hitam sekarang cokelat tua," ucap Luna ditemui di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat(13/4/2012)

Luna memang ingin tampil beda dengan mengubah gaya rambutnya. Perubahan pada sutradara film Pintu Harmonika itu rupanya banyak dipertanyakan oleh orang lain.

"Beda dan berani saja, nanggung warnain saja. Banyak tanya kenapa enggak biru sekalian merah. Iseng aja," tukasnya.

Meski banyak yang menyayangkan dengan rambut pendeknya, mantan kekasih Ariel 'Peterpan' itu tetap cuek. Menurutnya tidak lama lagi rambutnya akan kembali memanjang.

"Aku ingin beda aja, orang bilang sayang, sebentar juga gondrong lagi," ungkapnya

(ega)

Rambut Pendek, Luna Maya Ingin Seperti Artis Korea

April 14, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Luna Maya mengaku penggemar fanatik film play Korea. Karena begitu cintanya dengan film tersebut, Luna joke mengubah tatanan rambutnya dan kini terlihat seperti artis Korea.

"Pengin boat orang Korea, lumayan sebagai salah satu pecinta film korea," ujar Luna di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/4).

Mantan kekasih Ariel 'Peterpan' itu menjelaskan, indication rambutnya kali ini lebih berbeda dari sebelumnya. Dengan pewarna luna ingin tampil lebih berani.

"Dulu hitam sekarang coklat tua. Beda dan lebih berani saja. Tanggung, jadi diwarnai saja," tuturnya.

Luna juga menegaskan, pemilihan indication rambut yang sekarang bukanlah sebuah tuntutan, tapi karena keinginanya sendiri.

"Nggak terlalu banyak tuntutan, fokus sama diri sendiri dan kerjaan baru," tandasnya. fei

Luna Maya: Yang Penting Ganteng

January 25, 2012

JAKARTA, BeritaMusik.com — Aktris Luna Maya ternyata pengagum olahraga sepak bola. Tetapi, bukan soal permainan yang membuatnya tertarik. Lalu? Kata dia, ketampanan para pemainnya.  

"Awalnya sempat benci banget, bapak sama kakak laki-laki nonton bola, jadinya ikutan nonton, dari situ jadi suka bola. Buat saya enggak susah untuk suka (sepak) bola, yang penting ganteng. Akhirnya tertarik," ucapnya saat ditemui di acara pembukaan Akademi Sepak Bola Barcelona di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Namun, seiring dengan pemahamannya dengan dunia sepak bola, Luna joke mengaku tak lagi bingung menentukan klub mana yang pantas didukungnya. Pilihannya tak lagi soal ketampanan, tetapi juga sportivitas dan gaya bermain.

Tak pelak, bintang film My Blackberry Girlfriend ini joke menjatuhkan pilihannya kepada tim Barcelona. Urusan pemain juga tak jauh dari bintang asal klub sepak bola itu, yakni Lionel Messi. Ia jatuh cinta karena kepintaran dan kesabaran Messi saat berada di lapangan hijau.

"Di Barca sih aku suka Messi, kayaknya lucu aja, orangnya pendek, kecil, mau diapain juga gimana gitu, dan orangnya kayaknya sportif banget. Aku ngeliat dia bermain dengan klubnya itu enggak ada egonya," pungkasnya.

Rambut Bob Luna Maya Jadi Tren 2012

January 4, 2012

BeritaMusik.com - Gaya rambut pendek artis dan juga penyanyi Luna Maya mulai banyak digemari dan diperkirakan akan menjadi tren di tahun 2012. Sejumlah salon mengaku banyak menerima permintaan dari pelanggan yang meminta dipotong rambutnya seperti artis cantik yang membintangi film terbarunya My Blackberry Girlfriend ini.

Luna Maya di penghujung tahun 2011 memotong rambut panjangnya. Dengan indication rambut pendek terbarunya, Luna Maya tampil cantik.

"Mulai Minggu (1/1), setiap hari ada saja yang meminta dipotong rambutnya ala Luna Maya," kata Yuni (40) pemilik salon yang berada di daerah Semarang Selatan, di Semarang, Rabu (04/1/2012).

Tidak sedikit dari para pelanggan yang rambutnya panjang dan indah tetapi minta dipotong pendek, lanjut Yuni, karena di tahun baru ingin tampil dengan mengikuti tren baru.

"Kebanyakan mereka hanya bilang, mbak potong rambut ala Luna Maya ya dan saya saya langsung mengerti," katanya.

Menurut Yuni, rata-Rata para pelanggan mengaku jika tahun lalu gaya rambut panjang, maka di tahun ini tampil beda dengan rambut pendek.

Syafa (27) salah satu pelanggan salon milik Yuni mengaku memotong rambutnya dengan gaya incline setelah melihat penampilan terbaru Luna Maya.

"Luna cantik dengan rambutnya yang sekarang pendek, jadi ingin potong juga," katanya.

Putri (30) yang juga mengikuti gaya Luna Maya mengaku ikut potong incline karena sudah lama tidak potong rambut.

"Setelah potong pendek, ternyata merasa jadi lebih muda dan rasanya juga lebih 'fresh' serta semangat," katanya.

Santi, pemilik salon Cantiq's juga mengaku banyak menerima permintaan memotong rambut incline dari banyak kalangan mulai dari anak sekolahan hingga ibu-ibu rumah tangga.

"Mereka mengaku sudah bosan setelah setahun rambutnya panjang dan ingin mencoba rambutnya pendek. Tahun 2011 gaya rambut panjang dan tahun 2012 gaya rambut dengan potongan pendek," kata ibu satu anak ini.  (antara/dar)

2012, Luna Maya Siap Berekspresi Lagi

January 2, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Tahun 2012, Luna Maya siap berekspresi lagi. Luna sedang mempersiapkan singular lagu, proyek film pendek dan membintangi film layar lebar.

"Aku punya proyek. Jadi produser dan sutradara (Omibas). Jadi biar pasarannya nggak mati. 2012 pale meluncurkan singular lagi," ungkap Luna Maya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Namun, Luna mengaku tidak mau terlalu fokus dengan dunia tarik suara. "Lebih ke film dan sinetron. Menyanyi selingan saja," paparnya.

Tak hanya , Luna yang mengaku rindu berakting menyebutkan dirinya akan membintangi film yang dikeluarkan tahun 2012. "Ada Histeria. Tayang 2012 di bioskop, tanggalnya masih rahasia," paparnya. aji

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.BeritaMusik.com around ponsel dan Blackberry !

2012, Luna Maya Siap Rilis Single Lagu Terbaru

December 30, 2011

BeritaMusik.com - Ketika ditemui di XXI PIM 1, Jakarta Selatan, Jumat (30/12), Luna Maya bersedia berbagi mengenai rencana karirnya di tahun 2012 mendatang.

"2012 aku punya proyek. Mau jadi produser dan director. Jadi biar pasarannya gak mati. Tetep sih produksi film, bisa disebut omnibus, film-film pendek. Paling persiapan itu aja. Film saya tahun depan ada HISTERIA," paparnya.

Kekasih dari Ariel Peterpan ini bersyukur terhadap karirnya di tahun 2011. Pasalnya setelah syuting sinetron selama 8 bulan, dirinya langsung mendapatkan tawaran syuting film dan proyek lainnya.

Lantas bagaimana dengan kesibukan Luna sebagai penyanyi?

"Kemarin udah ada di beberapa kota ya, saya off air. Paling ada kerjasama dengan produk dan disuruh nyanyi juga. Tahun depan mungkin mau luncurin singular lagi. Tapi lebih ke film dan sinetron dulu, nyanyi cuma buat selingan aja," tutup Luna.  (BM/hen/aia)

Next Page »