Jupe Bantah Telanjang di ‘RUMAH BEKAS KUBURAN’

January 4, 2012

BeritaMusik.com - Adegan berenang dalam film Rumah Bekas Kuburan yang dilakukan oleh artis Julia Perez dilakukan tetap mengenakan bikini. Calon istri Gaston Castano itu membantah kalau adegannya itu dilakukan dengan telanjang bulat, seperti dugaan banyak orang di internet.

"Saya berenang nggak bugil. Saya nggak bugil kok. Saya pakai bikini di kolam renang. Dalam film itu saya juga categorical bareng Fifie Buntaran," ungkap Julia Perez saat dihubungi melalui telepon, Selasa (3/1/2012).

Jupe, demikian dia bisa dipanggil, mengaku memiliki batasan-batasan tertentu dalam setiap menerima tawaran akting, meski adegan itu tidak melanggar secara hukum. Namun sebagai orang timur dan tinggal di Indonesia, Jupe tidak sembarangan menerima tawaran setiap adegan.

"Kalau kita memainkan adegan itu (hot) sah-sah saja. Tanya saja sama Demi Moore saat bermain dalam film Striptease. Tanya saja sama Angelina Jolie saat beradegan ranjang dengan Antonio Banderas dalam film Original Sin. Itu kan tuntutan pekerjaan. Kita menghormati pekerjaan itu. Namun, tetap ada batasan tertentu," ungkapnya.

Batasan yang diterapkan Jupe adalah jalan cerita. Dirinya tidak akan menerima adegan panas yang tidak berhubungan secara cerita. Tanpa ada kaitan dengan cerita tiba-tiba ada beradegan seperti ranjang.

"Jadi harus sesuai konteks dan jalan ceritanya. Misalnya, di kolam renang, saya pakai bikini. Terus adegan mandi masa pakai baju, itu joke kamera menyorotnya kan dari belakang tidak kelihatan semuanya. Ciuman juga gitu. Intinya, nuansa seninya tetap terlihat. Tapi kalau mau lihat yang buka-bukaan tonton saja Vivid," terangnya.

Adegan yang selama ini diperankan oleh Jupe memiliki batas. Dia akan berpikir panjang untuk beradegan buka-bukaan dan tidak mungkin beradegan coarse seperti film-film di luar negeri.

"Lagian kan di Indonesia juga ada lembaga sensor. Adegan seperti itu juga tidak akan ditayangkan. Jadi untuk apa kita beradegan seperti itu kan," pungkasnya.   (BM/gum/dar)

Jupe: Tonton Saja Film Porno Luar Negeri!

January 4, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Julia Perez (Jupe) marah disebut bugil dalam film terbarunya, Rumah Bekas Kuburan. Menurut Jupe, kalau mau lihat wanita bugil, lihat film porno luar, jangan film Indonesia.

Menurut Jupe, film Indonesia yang muncul di bioskop adalah film yang sudah melewati badan sensor film, dan layak untuk ditonton.

"Kalau mau lihat yang buka-bukaan, tonton saja film clear (film porno luar negri)," tukas Jupe geram, saat dihubungi around ponsel, Selasa (3/1).

Triler film Rumah Bekas Kuburan kini telah beredar di dunia maya. Dalam cuplikan film tersebut, Jupe dan lawan mainnya, Fifie Buntaran beradegan berani dengan menampilkan bagian tubuhnya yang sensitif.

Meski banyak yang beranggapan dalam film tersebut ia tampil vulgar, namun menurut Jupe adegan yang dimainkan masih dalam tahap wajar.

"Kalau kita memainkan adegan itu sah-sah saja. Itu kan tuntutan pekerjaan. Kita menghormati pekerjaan itu. Namun, tetap ada batasan tertentu," pungkasnya. fei

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.BeritaMusik.com around ponsel dan Blackberry !

Bocoran Adegan Syur Jupe di Film Terbaru

January 2, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Film terbaru Julia Perez, Rumah Bekas Kuburan, rencananya akan tayang Februari 2012. Dalam film tersebut, lagi-lagi Jupe mengumbar aurat. Bahkan ada sebuah adegan Jupe bugil.

Film yang diproduksi Shanker RS itu memang seperti film-film horor kebanyakan. Yakni menampilkan adegan seks serta gambar-gambar seronok dari pemainnya. Selain Jupe, ada artis seksi Fifi Buntaran yang ikut terlibat di film garapan Irwan Siregar tersebut.

Foto-foto di balik layar Jupe dalam film tersebut kini tengah ramai di dunia maya. Di salah satu foto, Jupe bahkan terlihat bugil, saat melakukan adegan mandi kembang.

Entah dalam adegan tersebut benar-benar diperankan oleh Jupe atau ia menggunakan peran pengganti. Karena dalam adegan tersebut, Jupe disorot dari sisi tubuh bagian belakangnya.

Sedangkan di foto lainnya, Jupe tampil seksi di kolam renang. Dalam beberapa adegan pun, Jupe dan Fifi tampil seronok dengan menggunakan pakaian yang seadanya.

Trailer film tersebut kini telah beredar di Youtube. Isinya bisa ditebak, mengumbar aurat dan tubuh yang seronok dari para pemainnya.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.BeritaMusik.com around ponsel dan Blackberry !

Enggan Salah Persepsi, Silly Tak Mau Gambarnya Tayang

November 24, 2011

BeritaMusik.com - Aktivis kemanusiaan yang juga blogger, Valencia atau Silly sempat meminta gambarnya diambil oleh TV One untuk tidak ditayangkan di acara Socialite yang dihadiri oleh dirinya. Dirinya beralasan, kemunculan gambar itu dapat mempersepsikan kalau dirinya mendapatkan bantuan dana.

"Padahal dia tidak dapat. Dia kan pekerja sosial, dan mencari santunan. Kalau dia ada di TV dan dia tidak mendapatkan santunan, akan menimbulkan persepsi yang lain. Beda kalau misalnya dia mendapatkan bantuan, mungkin nggak masalah," ujar Ezki Suyanto selaku Koordinator Isi Siaran (KPI) usai menemui Silly di kantor KPI, gedung Bapetan Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).

Kini, pihak KPI sudah mengumpulkan keterangan dari Silly dan TV One. KPI joke akan melakukan rapat pleno dengan komisioner lainnya.

Sementara itu, Silly yang ditemui di KPI enggan untuk memberikan keterangan. Dirinya enggan untuk diwawancara. Namun, untuk pengambilan gambar, dirinya memperkenankan diri.

"Beliau memang nggak mau dan mempercayakan keterangannya kepada kita," tutup Ezki.

Sebelumnya, Silly sempat menuding sosialita yang juga selebriti Fifie Buntaran merekayasa acara penggalangan dana yang dilangsungkan di acara Socialite tersebut. Dan buntut dari permasalahan itu sampai kini masih simpang siur.  (BM/adt/aia)

Takut Salah Persepsi, Silly Tolak Wajahnya Tampil

November 24, 2011

BeritaMusik.com - Aktivis kemanusiaan yang juga blogger, Valencia atau Silly sempat meminta gambarnya diambil oleh TV One untuk tidak ditayangkan di acara Socialite yang dihadiri oleh dirinya. Dirinya beralasan, kemunculan gambar itu dapat mempersepsikan kalau dirinya mendapatkan bantuan dana.

"Padahal dia tidak dapat. Dia kan pekerja sosial, dan mencari santunan. Kalau dia ada di TV dan dia tidak mendapatkan santunan, akan menimbulkan persepsi yang lain. Beda kalau misalnya dia mendapatkan bantuan, mungkin nggak masalah," ujar Ezki Suyanto selaku Koordinator Isi Siaran (KPI) usai menemui Silly di kantor KPI, gedung Bapetan Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).

Kini, pihak KPI sudah mengumpulkan keterangan dari Silly dan TV One. KPI joke akan melakukan rapat pleno dengan komisioner lainnya.

Sementara itu, Silly yang ditemui di KPI enggan untuk memberikan keterangan. Dirinya enggan untuk diwawancara. Namun, untuk pengambilan gambar, dirinya memperkenankan diri.

"Beliau memang nggak mau dan mempercayakan keterangannya kepada kita," tutup Ezki.

Sebelumnya, Silly sempat menuding sosialita yang juga selebriti Fifie Buntaran merekayasa acara penggalangan dana yang dilangsungkan di acara Socialite tersebut. Dan buntut dari permasalahan itu sampai kini masih simpang siur.     (BM/adt/aia)

Silly Ngaku TVOne Setting Acara

November 24, 2011

BeritaMusik.com - Valencia Mieke Randa atau akrab disapa Silly dipanggil oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait dugaan acara gift settingan yang ditayangkan oleh TVOne. Kepada KPI, Silly menceritakan semua yang dialaminya termasuk soal adanya acara settingan tersebut.

"Jadi hari ini kami memanggil Valencia untuk mengklarifikasi soal kasus dugaan gift settingan. Seperti sudah diketahui Silly datang ke acara tersebut karena diundang oleh Fifie Buntaran, dan akan menerima bantuan untuk Nando. Nando adalah anak yang sakit dan rencananya akan diberi dana," ujar Ezki Suyanto selaku Kordinator Isi Siaran (KPI) usai menemui Silly di kantor KPI, Gedung Bapetan Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).

Namun sayangnya dalam acara tersebut, Silly tidak sama sekali menerima bantuan seperti yang dijanjikan. Bahkan, Silly mendengar sendiri kalau acara tersebut hanya settingan belaka.

"Setelah acara itu, dia tidak mendapatkan dana untuk Nando. Dia diberitahu kalau acara ini adalah settingan untuk TVOne. Bahkan contributor dan produser acaranya tahu kalau ini semuanya hanya settingan dan kepentingan gambar," ujar Ezki.

Karena kekecewaan tersebutlah, Silly yang datang ke acara tanggal 10 Nov meminta kepada TVOne untuk tidak menampilkan gambar dirinya.

"Dia juga mempertanyakan kredibilitas acara tersebut dan menghubungi Fifie dan contributor TVOne dan minta untuk tidak ditayangkan," pungkasnya.  (BM/adt/dar)

KPI Persilakan Fifie Buntaran Laporkan TVOne

November 23, 2011

BeritaMusik.com - Pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak akan ikut campur soal rencana artis Fifie Buntaran yang akan menempuh jalur hukum, melaporkan TVOne karena merasa dirugikan. Pihak KPI melihat hal itu sebagai hak setiap warga negara yang merasa dirugikan oleh siapapun dan mempersilakan jika hendak menempuh jalur hukum.

"Itu hak dia (Fifie Buntaran). Kalau KPI pake UU Penyiaran dan P3SPS. Kalau ada pihak lain yang menempuh di luar jalur itu, ya itu hak warga negara, KPI tidak akan terlibat," ungkap Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran KPI.

"TVOne merasa pihak yang diundang, bukan penyelenggara. Jadi kalau dipandang itu penipuan, TVOnee kan jadi korban. TVOne juga mengatakan sebagai korban. Jadi kalau semuanya bilang korban, siapa jadinya?" sahut Judha Reksawan selaku Komisioner KPI dengan nada bertanya.

Pihak TVOne, melalui Totok Suryanto selaku General Manager Internal Affairs memberikan klarifikasi ke KPI di Gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2011). TVOne menampik terlibat dalam acara gift yang dituduhkan settingan, kedatangannya hanya meliput acara sebagaimana contributor yang lain. KPI masih akan menelusuri adanya kemungkinan kerja sama antara TVOne dan penyelenggara gift settingan tersebut.

"Itu tadi kami tanya (adanya kerjasama), sejauh mana TVOne memahami bahwa module ini benar adanya, atau hanya settingan. Walaupun di BBM contributor TVOne, seolah-olah di rapat redaksi TVOne seolah-olah penipuan, tapi mereka mengatakan hasil rapat itu tidak termasuk penipuan," ungkapnya.

TVOne tetap menayangkan acara tersebut karena menganggap acara itu benar-benar ada (aktual), meski diakui tidak disetting khusus untuk Nando, bocah yang menderita gagal ginjal.

"Tahap berikutnya kami akan memanggil pihak pengadu (Valencia Mieke Randa atau Silly), serta bila perlu dua orang yang pihak TVOne undang," ungkap Judha.

KPI menegaskan pihak pengadu telah menyampaikan keberatannya yang seharusnya berdasarkan UU Penyiaran dan P3SPS harusnya diakomodir. Tayangan memang cuma 3 detik, namun 3 detik itu sangat berharga bagi pengadu.

"Yang pasti kita sudah meminta pihak TVOne untuk menjelaskan hal-hal yang masih 'missing link' itu, lalu kami akan memanggil Valencia untuk klarifikasi. Bisa kita pertemukan dengan TVOne, tapi tergantung Valencianya, kalau hanya mau bertemu dengan KPI, kami tidak memaksa," pungkas Ezki. (BM/adt/dar)

tvOne Diundang Oleh Ina Lang, Bukan Fifie Buntaran

November 23, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia, KPI memberikan pernyataan terkait kasus gift conform uncover yang dianggap settingan. Salah satu pernyataan mereka adalah tvOne diundang oleh Ina Lang dan bukan Fifie Buntaran dalam acara amal tersebut.

"Menurut tvOne, mereka diundang oleh Ina Lang bukan Fifie. Ina Lang itulah yang menelepon contributor tvOne untuk hadir dalam acara charity. Ketika ada keberatan, tvOne menelepon kepada Ina Lang. Lalu Ina Lang mengatakan tidak mengenal si pengadu (Valencia)," kata Ibu Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran KPI, di kantor KPI di gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Dalam hal ini, KPI menyebut ada 4 pihak yang saling terkait. "Iya. Ina Lang, Fifie, Valencia (Silly), dan tvOne," tuturnya.

Namun demikian, ketika ditanya apa kaitan antara Ina Lang dan Fifie Buntaran, KPI tidak mau menjawab. Menurut mereka itu bukan wewenang KPI untuk menjelaskannya.

"Kita nggak sejauh itu karena bukan kewenangan KPI. Yang pasti kita sampaikan ke tvOne klarifikasi belum selesai, bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggall 18, antara contributor dengan Valencia seperti apa komunikasinya seperti apa. Kalau komunikasi Ina Lang dan Fifie itu kewenangan tvOne," tandasnya. (BM/adt/sjw)

KPI Persoalkan Komunikasi Reporter tvOne

November 22, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia memanggil pihak tvOne terkait kasus gift conform uncover settingan yang diduga digelar artis Fifie Buntaran. Sebelumnya ajang amal settingan tersebut sempat diungkap oleh aktivis Valencia M R. Selain itu salah seorang contributor stasiun TV tersebut juga sempat mengirim BBM bahwa acara ini adalah penipuan.

"Tidak ada environment (atau) indikasi penipuan itu jawaban mereka. Yang kami persoalkan, bagaimana komunikasi contributor dengan ibu Valencia. Soal gambar itu tidak berpengaruh. Ada BBM yang diberikan contributor kepada Ibu Silly seolah-olah ini ada penipuan dan seolah-olah tvOne sudah tahu, ini yang masih belum bisa tuntas klarifikasi," ucap Judha Reksawan selaku komisioner KPI, ditemui di kantor KPI di gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Lalu terkait masalah ini apakah contributor bakal dipanggil ke KPI? Menanggapi pertanyaan tersebut Judha berharap bahwa tvOne melakukannya secar internal. Keputusan bahwa contributor bakal dihadirkan atau tidak menjadi kewenangan tvOne.

"Kami berharap mereka melakukannya secara inner berkaitan dengan masalah yang kami pertanyakan tadi. Intinya soal contributor itu berkaitan dengan tvOne. KPI hanya berhubungan dengan lembaga penyiaran. Reporter dihadirkan atau tidak nantinya, itu kewenangan tvOne. Tapi kami punya banyak pertanyaan tentang itu," ucap Ibu Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran. (BM/adt/sjw)

Bersihkan Nama, Fifie Buntaran Siap Buka-Bukaan

November 22, 2011

BeritaMusik.com - Artis Fifie Buntaran berusaha membersihkan namanya atas berita gift settingan yang belakangan ramai diberitakan oleh media massa. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data-data dari semua pihak termasuk dari Valencia Mieke Randa atau Silly, pihak yang sebelumnya menyampaikan keberatan atas penggunaan nama untuk kepentingan tayangan Socialite di TVOne.

Sunan Kalijaga, selaku pengacara Fifie Buntaran mempersilahkan jika ada orang yang ingin melaporkan kliennya ke jalur hukum, dan pihaknya joke siap membeberkan semua fakta yang terjadi.

"Kita sekarang ini akan mengumpulkan information dari pihak TVOne, Mbak Silly dan kita. Karena klien kami sudah jelas-jelas rugi karena nama baiknya dan cenderung fitnah. Sampai detik ini belum ada karena kami akan mengumpulkan barang bukti," ungkap Sunan Kalijaga, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, tempat Nando dirawat, Senin (21/11/2011).

"Kalau memang ada yang mendahului dalam locus ini, kita akan buka-bukaan karena saya sudah pegang kartunya semua," tegas Sunan.

Fifie mengungkapkan kalau sudah sepakat antara Silly dan pihak TVOne untuk tidak menayangkan gambar Silly dan Nando di module itu, namun kenyataan masih muncul walaupun hanya satu detik. Silly keberatan karena acara itu hanya settingan belaka, dan tidak memberikan apapun pada Nando.

Menurut Fifie, masalahnya dengan Silly sendiri hanya sebuah mis komunikasi dan sudah diselesaikan. Fifie menyebutnya hanya masalah novice dirinya dengan aktivis sosial itu.

"Ini sebenarnya mis komunikasi saja antara saya dan Silly, tapi masalah novice saya dan Silly sudah selesai sebelum tayangan Socialite itu ada. Sebelumnya Silly dan saya sebelum konfirmasi bahwa gambar Silly tidak ada satu detik pun," jelas Fifie(BM/dis/dar)

Next Page »