Gara-gara Goyang Dada, Nikita Mirzani Ditegur KPI

January 17, 2012

JAKARTA, BeritaMusik.com - Nikita Mirzani kembali membuat heboh setelah foto-foto topless-nya dengan Edwin Soekmono dan foto mesranya dengan Daus Mini tersebar luas beberapa waktu lalu. Pekan silam, indication dan presenter erotic ini mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Nikita, yang selama ini terkesan masih gadis, rupanya juga pernah menikah dan bercerai, Dia memiliki seorang anak perempuan berumur empat tahun. Soal kabar pernikahannya yang berlangsung pada tahun 2006, dan setahun kemudian bercerai, itu Nikita belum bisa dimintai konfirmasi. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya kemarin, dia tidak merespons.

Kepada salah satu situs online, Nikita membenarkan bahwa dia pernah menikah, punya anak, dan bercerai. Namun, dia enggan menyebutkan nama mantan suaminya, yang menurut kabar berprofesi sebagai pengusaha. "Untuk saat-saat ini saya belum bisa membocorkan ya," ujarnya melalui telepon, Minggu (15/1/2012).

Diakui Nikita, dia menikah dengan sang pengusaha pada 2006. "Aku nikah di tahun 2006, dan tahun 2007 melahirkan anak. Seminggu pascakelahiran anak, aku menggugat cerai suami," katanya.

Sementara itu, pekan silam Nikita ditegur KPI kismet dinilai mengeksploitasi tubuhnya terkait penampilan dia pada pogram acara Kakek-kakek Narsis (KKN) dalam part 'Alat Kontrasepsi' yang ditayangkan Trans TV. Surat teguran pertama KPI untuk Nikita itu dirilis pada 9 Januari 2012 dengan nomor surat 04/K/KP[/O1 / 12 yang sekaligus juga teguran kedua untuk Trans TV. Teguran pertama adalah  untuk acara yang sama pada 1 Nov 2011 untuk part berjudul 'Teman tapi Mesra'.

KPI menilai, pada acara yang melibatkan Ananda Omesh, Indra Birowo, Ronal Surapraja, dan Magdalena itu Nikita sengaja memperlihatkan bagian dadanya secara coarse pada part 'Alat Kontrasepsi' . Dalam suratnya, KPI menuliskan bahwa pada 26 Desember 2011 puk𜦃.39 (TransTv menayangkan adegan indication perempuan (Nikita Mirzani) yang mengeksploitasi tubuh bagian dada dan paha secara coarse yang disimpulkan KPI melanggar Pasa18 Pedoman Perilaku Penyiaran dan melanggar Standar Program Siaran yang diatur pada pasal 9 serta pasal 17 huruf a.

Sementara itu, Hadiansyah Lubis, Kepala Departemen Humas Trans TV, mengatakan, module itu sudah sesuai dengan klasifikasi tayangan untuk dewasa (D). "Saat ini kami sedang me-review dan melakukan perbaikan," kata Hadiansyah seraya mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi module tersebut sesuai dengan ketentuan pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program.

Nikita menganggap teguran KPI itu salah alamat. Dia berpendapat gaya dan penampilannya saat shooting acara tersebut masih normal dan wajar. 'Yang ada di acara itu ('Kakek-kakek Narsis') bukan cuma aku doang. Ada beberapa orang lagi, dan penampilannya lebih parah," kata Nikita saat dihubungi melalui telepon, semalam.

Jika dianggap KPI tak pantas, Nikita justru heran. Soal pakaian hot, misalnya, Nikita mengaku tinggal memakai kostum yang sudah disiapkan tim wardrobe TransTV. "Mungkin karena (dada) aku terlihat besar, kemudian dibesar-besarkan," ujarnya.

Ketika dadanya yang besar itu digoyang-goyangkan, kata Nikita, pasti akan terlihat di layar televisi semakin besar ukurannya. "Dada ini udah gede. Gerak sedikit aja, pasti bergoyang," ujarnya. (kin)

Edwin Soekmono, Pria Peremas Dada Nikita Mirzani?

January 10, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Foto syur Nikita Mirzani bersama seorang pria sempat ramai di media. Belakangan diketahui kalau pria tersebut adalah seorang indication bernama Edwin Soekmono.

Edwin dan Nikita diduga sempat berpacaran dan foto tersebut terjadi ketika keduanya tengah memadu kasih. Hal itu joke tak ditampik Edwin.

"Saya memang kenal dengan Nikita. Kalau dibilang pacaran, gimana yah. Intinya saya kenal dekat," terang Edwin, saat dihubungi around ponsel, Selasa (10/1).

Mengenai foto-foto tersebut, Edwin sendiri tak berani bermontar. Menurutnya, ia tak bisa memastikan apakah foto itu memang benar dirinya.

"Saya belum bisa kasih komentar, saya sedang di luar kota. Nanti kalau saya sudah di Jakarta saya bisa kasih komentar," ujar Edwin.

Edwin adalah seorang indication dan bintang iklan. Cowok berzodiak Virgo ini sempat membintangi iklan Frestea dan minyak rambut Gatsby. Selain itu, Edwin juga sempat membintangi film Bunga bersama Vanessa Angel.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.BeritaMusik.com around ponsel dan Blackberry !

Edwin Kaget Foto Hot Dengan Nikita Mirzani Tersebar

January 10, 2012

BeritaMusik.com - Artis Nikita Mirzani sepertinya menjadi langganan pemberitaan foto prohibited yang beredar di internet. Terbaru muncul beberapa foto prohibited antara dirinya dengan aktor Edwin Soekmono.

Edwin yang berhasil dihubungi melalui telepon oleh BeritaMusik.com®, Selasa (10/1/2012) terdengar kaget dengan kabar tersebut. Namun dirinya belum melihat foto-foto yang dimaksud, sehingga merasa perlu untuk melihatnya terlebih dulu sebelum mengeluarkan komentar.

"Ah masak? Fotonya seperti apa? Wah contemptible aku malah belum lihat," ungkap Edwin.

Edwin yang sebelumnya pernah bermain di film layar lebar Perempuan Sasak Terakhir itu, mengaku mengenal sosok Nikita Mirzani dan sempat dekat. Dia joke mengaku pernah membintangi film bersama.

"Iya kenal. Aku berteman sama dia. Dulu memang pernah dekat, tapi cuma sebatas teman. Pernah juga categorical film layar lebar bareng. Kedekatan ya pale jalan, makan. Itu aja koq," ungkapnya.

Namun bintang sinetron Cintaku, Rama dan Ramona dan Playboy Flamboyan itu membantah kalau pernah memiliki hubungan khusus, meski dengan kalimat yang terdengar sedikit ragu-ragu.

"Gimana ya. Kalau dibilang pacaran nggak juga, tapi sempat dekat saja. Sampai sekarang juga masih kontak-kontakan sama Nikita," terangnya.

Foto yang pertama beredar di forum vivanews.com itu, Nikita beradegan mesra dengan tangan seorang lelaki menutup bagian puting payudaranya. Ada tiga foto yang beredar, satu di antaranya akting Nikita yang berpose seorang diri, di sebuah tempat dengan pencahayaan yang remang-remang.    (BM/ato/dar)