Nirwan Sering Bertengkar dengan Garin Nugroho

May 24, 2012

JAKARTA -- Menjadi pemeran utama dalam film garapan Garin Nugroho memang tidak mudah. Hal seperti ini dialami Nirwan Dewanto, aktor yang berperan sebagai Mgr. Soegijapranata dalam film Soegija.Saya dan Garin sering berdiskusi untuk mencapai adegan yang terbaik. Kita juga sering bertengkar, kata Nirwan Dewanto saat ditemui di Platters Cafe Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (24/5).Nirwan mengaku cukup stres dalam pembuatan film itu. Itu karena Garin selalu membuat kejutan dengan memerintahkan sesuatu yang diluar dari skrip.Kejutan-kejutan seperti itu yang membuat saya kesulitan. Ini film pertama saya. Apalagi saya ini bukan pemain ketoprak bisa improvisasi secara maksimal, ungkap Nirwan.Ketika pertama kali ditawari menjadi pemeran utama, Nirwan menolak karena ragu bisa memainkan tokoh kepahlawanan Soegija. Saya tidak pernah berada di dalam kamera. Tapi akhirnya saya mengatakan iya dan menikmati proses yang sangat baik, jelasnya.Film Soegija ini mingisahkan tentang Romo Soegijapranata, yang diangkat Vatikan menjadi Uskup pribumi pertama di Indonesia. Soegija diangkat di tengah gejolak perang Asia Pasific.Kisah ini diwarnai kehadiran Jepang, keinginan Belanda untuk tetap berkuasa di Indonesia, kedatangan Sekutu, dan proses kemerdekaan Indonesia. Pesannya sangat kuat untuk Indonesia hari ini, kata Nirwan. (abu/jpnn)

Christian Sugiono cs Laporkan Penipuan ke Polda

May 22, 2012


BeritaMusik.com - Kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum dari 9 Management bernama Rommy alias Fahmi, kini resmi didaftarkan oleh Sandy Arifin, selaku kuasa hukum korban, di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), Polda Metro Jaya, Selasa (22/05). Laporan dengan nomor LP/1718/V/2012/PMJ/Dit.Reskrim-Um itu, dilayangkan Sandy setelah tidak ada itikad baik dari 9 Management.

“Agendanya hari ini melaporkan, setelah seminggu lalu kita konsultasi di Polres Selatan. Kejadiannya lebih dari 1 tempat, Jakpus, Jaksel, Jaktim, dan kita sekarang tunggu itikad baik dari Rommy. Kita sempat tunggu selama tiga bulan dan enggak ada itikad baik. Kita tunggu klien kami, di mana sebenarnya mereka enggak mau melaporkan, tapi ini hak mereka. Kita hari ini resmi melaporkan Rommy alias Fahmi,” tutur Sandy.

Jumlah keseluruhan kerugian yang dialami oleh keempat artis yakni Christian Sugiono, Ringgo Agus Rahman, Yasmine Wildblood, dan Rio Dewanto memang bukan jumlah yang kecil. Oleh karenanya, Sandy menjelaskan bahwa Rommy akan dikenakan pasal berlapis.

“1,5 sampai 2 miliar rupiah, dan kemarin kita melengkapi bukti send kumpulan bukti transfer, alhamdulillah hari ini bisa melaporkan. Di sini ada dua laporan. Pertama penggelapan, kedua penggelapan dan pemalsuan surat yang dilakukan. Pasal yang dikenakan adalah 263 dan 372 KUHP,” imbuhnya.

Penipuan yang dilakukan oleh Rommy diakui Sandy dan kliennya berawal sebagai bentuk kerja sama iklan. Namun, sampai saat ini tak kunjung ada kejelasan dari Rommy tentang iklan tersebut. (BM/gum/ben/sjw)

Akhirnya, Christian Sugiono Laporkan Mantan Manajernya

May 22, 2012

JAKARTA, BeritaMusik.com -- Artis peran Christian Sugiono atau Tian resmi melaporkan mantan manajernya sendiri, Rommy Fahmi, ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan surat dan penggelapan uang.

Diberitakan sebelumnya, Tian bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin SH pada Jumat (11/5/2012) mendatangi Polres Jakarta Selatan. Kedatangan mereka belum sampai tahap melaporkan, karena bukti yang mereka pegang belum cukup kuat. Mereka hanya berkonsultasi dengan Kasat Reskrim, Hermawan.

Dari hasil konsultasi tersebut, Tian akhirnya melaporkan Rommy ke SPK Polda Metro Jaya. "Setelah konsultasi di Polres Jakarta Selatan, karena TKP (tempat kejadian perkara) ada di beberapa tempat di Jakarta ini maka kami melaporkannya ke Polda Metro Jaya," jelas Sandy usai membuat laporan di SPK Polda Metro Jaya, Senin (22/5/2012).

Sebelumnya, Tian berupaya menempuh jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan permasalahannya dengan Rommy. Namun, sayangnya yang bersangkutan dianggap tak memiliki itikad baik. "Tiga bulan ini mencoba menemui Rommy, tetapi tidak ada niat baik untuk mengembalikan uangnya. Makanya hari ini kita laporkan ke polisi," ujar Sandy.

Diklaim Sandy, Tian bukan satu-satunya artis yang tertipu oleh Rommy. Artis peran lainnya, seperti Rio Dewanto, Yasmine Wildblood, Ringgo Agus Rachman juga mengalami hal yang sama dengan Tian. Kerugian yang diderita akibat penggelapan tersebut diperkirakan Rp 2 miliar. "Belum sama sekali dibayarkan respect dari keempat artis ini. Kalau ditotal lebih dari Rp 2 milyar," beber Sandy.

Laporan suami dari artis Titi Kamal di SPK Polda Metro Jaya tercatat dengan nomor aduan LP/1717/V/2012/PMJ/Dit.Reskrim-Um atas nama Christian Sugiono, 25/2/1981, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, terkait Pemalsuan Surat dan Penggelapan, Januari, Oktober dan Nov 2011.

Terlapor Fahmy alias Rommy. Saksi Agus Ringgo Rahman dan Ade. Kerugian sekitar Rp 800 juta. LP/1718/V/2012/PMJ/Dit.Reskrim-Um atas nama Yasmine Leeds Wildblood, Penggelapan, Fahmi alias Rommy. Saksi Rio Dewanto, Inne, Boy, Long, Dian. Kerugian Rp 189 juta. Pasal 372 KUHP.

Dari laporan tersebut Rommy dijerat dengan dua pasal 263 dan pasal 372 KUHP mengenai pemalsuan surat dan penggelapan. Namun sayang, saat dikonfirmasi lebih lanjut, Tian enggan banyak komentar. "Gue enggak bisa bicara banyak karena ini kasus hukum ya. Kejadian sudah hampir satu tahun ya. Saya nggak mau banyak komentar. Cukup besarlah. Kisaran kerugiannya sembilan digit," kata Tian.

Honor Raib Rp2 M, Christian Sugiono Polisikan Manajer

May 22, 2012

Selasa, 22 Mei 2012 19:43 wib
Rama Narada Putra - BeritaMusik

JAKARTA- Christian Sugiono dan Jasmine Wildblood melaporkan manajernya dengan tuduhan penipuan. Selain Christian dan Jasmine, Rio Dewanto dan artis lainnya juga menjadi korban.

"Setelah konsultasi di Polres Jakarta Selatan, tapi karena TKP-nya ada di beberapa tempat di Jakarta ini, makanya kami melaporkannya ke Polda Metro Jaya," ucap kuasa hukum Christian Sugiono, Sandy Arifin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2012).

Menurut Sandy, kliennya hingga saat ini belum mendapatkan respect dari manajernya yang bernama Fahmi Rommy. Bahkan, jumlah respect yang belum dibayarkannya itu berkisar sekira Rp2 miliar.

"Belum sama sekali dibayarkan respect dari ke empat artis ini. Kalau ditotal, lebih dari Rp2 miliar," tukasnya.

Christian sudah berusaha menemui manajernya untuk meminta penjelasan. Namun, hingga saat ini tidak terlihat itikad baik dari Rommy untuk mengembalikan uang artisnya.

"Tiga bulan ini mencoba menemui Rommy, tetapi tidak ada niat baik untuk mengembalikan uangnya. Makanya hari ini kita laporkan ke polisi," tandasnya.

(rik)

Soegija, Nirwan Dewanto Dapat Pengalaman Bathin

May 18, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Nirwan Dewanto mengaku mendapat pengalaman bathin selama menjalani proses syuting film 'Soegija'. Nirwan yang seorang Muslim membintangi tokoh Soegija yang merupakan uskup pertama di Indonesia.

Nirwan yang selama ini berprofesi sebagai penyair, mengaku sempat menolak tawaran sutradara Garin Nugroho untuk membintangi Soegija. Namun, ia tidak menyesal sudah berani menerima pekerjaan itu.

"Masalahnya saya bukan aktor dan nggak punya waktu. Tapi saya bisa cuti dan syuting. Keputusan saya tepat karena punya pengalaman bathin di film ini, syuting itu seperti perang," ungkap Nirwan saat usai acara 'Apa Di Balik Soegija' di Hotel Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (16/5)

Meski berperan sebagai seorang uskup bijak, Nirwan tidak terpengaruh. Ia joke malah senang bisa berbaur dengan teman-temanya yang baru diketahui ternyata beragama katolik.

"Saya juga bertemu teman-teman lama di sana dan baru tahu mereka Katolik tapi film ini nggak buat saya jadi katolik," tuturnya.

Film Soegija merupakan proyek terbaru Garin Nugroho mengenai sejarah yang mengambil latar tahun 2940-an. Film itu melibatkan lebih dari 2.775 orang dengan menggunakan enam bahasa dan menghabiskan dana Rp12 milyar. Film ini akan ditayangkan di seluruh di Indonesia mulai 7 Juni 2012. fei

Film Soegija Angkat Tentang Uskup Pribumi Pertama

May 17, 2012

Kamis, 17 Mei 2012 14:39 wib
Egie Gusman - BeritaMusik

JAKARTA- Sutradara kondang Garin Nugroho kembali membuat gebrakan dengan film terbarunya berjudul Soegija yang akan segera tayang pada 7 Juni 2012.

Film Soegija sendiri diadaptasi dari kisah nyata mengenai perjuangan seorang Uskup pribumi pertama dalam Gereja Katolik Indonesia di tahun 1940-an bernama Albertus Soegijapranata berlatar belakang penjajahan Belanda dan Jepang.

Film tersebut melibatkan lebih dari 2.775 pemain, menggunakan 6 bahasa (Indoneisa, Jawa, Inggris, Belanda, Jepang dan Latin). Dibuat di Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Ambarawa, Magelang dan Klaten. Film ini menghabiskan dana sebesar Rp12 miliar.

"Film ini tidak semata-mata memfokuskan diri kepada kelompok tertentu tetapi merayakan makna ke-bhinekaan bagi ke-Indonesiaan, inilah tawaran humanisme yang ditimba dari oase perjalanan dan perjuangan hidup Soegijapranata. Film ini menawarkan nilai pembangunan jati diri bangsa yang mencintai dan menghidupi kebhinekaan," jelas Garin.

Soegija diperankan oleh Nirwan Dewanto diangkat menjadi uskup pribumi dalam Gereja katolik Indonesia kerika perang dunia kedua. Ketika Jepang datang ke Indonesia tahun 1942, Mariyem (Annisa Hertami) terpisah dari Maryono (Mohammad Abe) kakaknya. Ling Ling (Andrea Reva) terpisah dari ibunya (Olga Lydia).

Hal itu membuat seorang tentara Jepang dan penganut Budhist, Nobuyuki (Suzuki), selalu teringat anaknya di Jepang ketika masa perang. Begitupun dengan seorang tentara Belanda, Robert (Wouter Zweers) tersentuh ketika menemukan bayi di medan perang. Ia joke rindu pulang dan ingin bertemu ibunya. Sementara itu, hendrick (Wouter Braaf) menemukan cintanya yang tak mampu ia miliki karena perang.

Pesan dari film ini, tentunya tentang perjuangan tanpa tindakan kekerasan. Selain itu tentang keutamaan kehidupan berbangsa.

"Film ini tidak hanya mengisahkan tentang kepahlawanan Soegija tapi mengajak kita kembali nasionalisme dalam konteks zaman ini. Soegija mengingatkan bahwa perjuangan tidak identik dengan kekerasan dan memberi teladan melampaui diri dan agamanya. Keutamaan kehidupan berbangsa adalah belajar dan bekerja, membina kerjasama dan memupuk kebangsaan kita dengan terbuka," tandas Sekretaris Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia, Romo Benny Susetyo.

(rik)

Film Soegija Jamin Tak Bawa Misi Sebarkan Agama

May 17, 2012

Kamis, 17 Mei 2012 13:36 wib
Egie Gusman - BeritaMusik

JAKARTA- Banyak orang menilai film Soegija merupakan film yang membawa misi kristenisasi untuk orang lain seperti yang ramai dibicarakan di jejaring sosial.

Namun, sebagai pemain, Butet Kartarajasa memastikan bahwa film Soegija ini bukan film yang dapat mempengaruhi keimanan seseorang. Bahkan, rekannya yang muslim tertarik untuk menyaksikan film tentang uskup Katolik di pesantrennya.

"Semalam dengar isu itu, saya punya kenalan orang muslim Gus Yusuf dan tertarik untuk ditonton di pesantrennya. Ini saya pastikan bukan film kristenisasi. Di Twitter itu orang jadi paranoid, masa gara-gara film orang bisa berubah keimanan," tegas Butet dalam jumpa pers film Soegija di Grand Melia, Kuningan, Jakarta Selatan.

Meski belum melihat filmnya secara keseluruhan, tapi Nirwan Dewanto meyakini bahwa film Soegija bukan film biopic dan tidak mempengaruhi keimanan oranglain. Film ini menceritakan tentang renungan setelah kemerdekaan.

"Harapan masyarakat dari film terlalu tinggi, ini bukan film biopic seperti Sang Pencerah dan sebagainya. Ini bukan tentang Soegija tapi visi atau renungan yang terjadi di revolusi kemerdekaan (40-49)," timpal Nirwan yang memerankan tokoh Soegija.

Soegija merupakan film yang mengangkat tentang uskup pertama di Hindia Belanda di jaman kemerdekaan. Karena mengangkat tentang tokoh kristen, film garapan Garin Nugroho ini dianggap membawa misi kristenisasi.

(rik)

Lagu Rio Dewanto Laris Manis Dipasaran

May 12, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Kasus penipuan uang milyaran rupiah yang dialami Rio Dewanto rupanya tak mempengaruhi pekerjaan Rio. Terbukti lagu Karena Ku Cinta Kamuyang dibawakan Rio laris manis dipasaran.

Lagu itu merupakan soundtrack film Bait Surau. Menurut produser sekaligus sutradara 'Bait Surau', Kuswara Sastra Permana kasus penipuan yang dialami Rio tak banyak mempengaruhinya dalam pekerjaan.

"Saya cukup prihatin dengan kasus yang dialami Rio. Tapi saya salut dia orangnya cukup sum dalam pekerjaan, bahkan lagu Rio sekarang laris manis," ungkap Kuswara saat ditemui di acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Rukun Warga Kuningan Se-Jabodetabek, di Jalan Mayjend Sutoyo, Kav 22, Jakarta Timur, Jumat (11/5).

Kuswara menambahkan, sejauh ini Rio cukup profesional dalam pekerjaan terbukti dengan beberapa promo tur film dan novelBait SurauRio tak pernah absen.

"Artis sekelas Rio sangat profesional, ditengah kesibukan dia dan musibah yang dialami dia tidak merasa terganggu," tambahnya.

Namun pria yang mencalonkan diri sebagai Bupati Kuningan, Jawa Barat itu tak memberikan secara rinci perihal jumlah penjualan lagu Rio Dewanto.

"Kita belum tahu berapa totalnya, tapi yang jelas dari laporan yang saya terima traffick naik terus," tandasnya. mor

Rio Dewanto Ingin Haknya Dikembalikan

May 11, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Aktor Rio Dewanto berharap haknya dikembalikan. Ia memberi kesempatan kepada Fahmi Rommy, manajernya agar mengembalikan honornya.

"Kami ingin hak dikembalikan," ujar Boy, manajer pribadi Rio Dewanto melalui telepon seluler, Jumat (11/5).

Boy menuturkan, awalnya tak menyangka bakal ditipu Fahmi. Namun sejak akhir Februari 2012 lalu gelagat Fahmi sudah mulai tercium, bahkan sudah tidak ada komunikasi. Rio lantas memutuskan untuk membawa kasus ini ke polisi.

"Komunikasi terakhir akhir bulan Februari lalu, setelah itu tidak ada komunikasi, bahkan blackberry saya pun dihapus," terang Boy.

"Tapi kami masih berharap itikad baik, karena kita ingin hak kami," tandasnya.

Honor yang dimaksud Rio, jumlahnya mencapai Rp2 miliar. Termasuk juga honor Christian Sugiono. aji

Rio Dewanto Siapkan Bukti Kuat

May 11, 2012


BeritaMusik.COM, Jakarta - Rio Dewanto memiliki bukti kuat menyeret Fahmi Rommy, manajer yang menipunya. Rio pun sudah menyiapkan bukti kuat.

"Sementara ini belum, karena kami akan mengumpulkan bukti-bukti transfernya," terang Sandi Arifin, kuasa hukum Rio di Polres Jakarta Selatan, Jumat (11/5).

Hal senada juga diungkapkan Boy, manajer pribadi Rio Dewanto. Kedatangannya ke Polres sementara untuk berkonsultasi terkait kasus tersebut.

"Kami ingin berkonsultasi dulu bagaimana baiknya, jadi belum ada tindakan untuk lapor," ujar Boy.

Sandi menambahkan dengan mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu itikad baik dari Fahmi.

"Kami berharap juga selama proses berjalan ini ada iktikad baik ya," tuturnya. aji

Next Page »