Uploaded by MrJeremiea on Jan 15, 2011
RT 10 LUBANG BUAYA
Category:
Music
Tags:
License:
Standard YouTube License
Butuh perjuangan berat bagi Ririn Dwi Ariyanti untuk melahirkan anak pertamanya, buah cintanya bersama Renaldi Hutomo Wahab alias Aldy 'Bragi'. Sebelum melahirkan anak perempuannya, Ririn sempat mengalami kontraksi hebat.
"Prosesnya panjang banget. Kira-kira hampir 24 jam kan kontraksinya. Saya langsung bawa hari Rabu sampai Kamis malam," jelas Aldy saat dihubungi, Jumat (14/10) petang.
Hampir 24 jam Ririn berjuang menahan raa sakit. Tak tega melihat Ririn kesakitan, akhirnya diputuskan melahirkan dengan jalan operasi sesar. "Setelah kontraksi sekitar 24 jam, dilihat dokter bukaannya belum terlalu besar. Waktu itu Ririn sudah kelelahan dan akhirnya dilakukan operasi sesar," kata Aldy.
Setelah perjuangan panjang, Ririn melahirkan putrinya, Siti Alana Kalyani pada hari Kamis (13/10) malam harinya. "Alhamdulillah panjang badannya 49,5 sentimeter dan berat badannya 3,120 kilogram," jelas Aldy
Okki
REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU-- Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Organisasi Anindya Novyan Bakrie mengatakan, Indonesia berpeluang menjadi negara maju dan dapat sejajar dengan negara lain yang lebih maju.
Ia mengatakan, negara di dunia sedang mengalami pergantian peta kekuatan ekonomi politik dunia dan dalam kondisi ini akan terjadi konsep ulang terhadap kekuatan ekonomi politik dunia.
Ia mengatakan, melihat kondisi negara Barat saat ini yang sedang terkendala perekonomian hal itu menunjukkan tejadinya "reshuffle" keseimbangan perekonomian dunia.Menurut dia, negara Barat tidak akan bisa kuat seperti dulu lagi karena masalah perekonomian tersebut.
Di Indonesia meski digoncang krisis ekonomi Asia sejak kurang lebih 15 tahun lalu, namun banyak perusahaan yang masih tetap eksis hingga saat ini.Ia mencontohkan PT. Anteve yang dulunya nyaris bangkrut karena banyak menunggak utang, kenyataan saat ini tetap eksis dan semakin maju.
Disampaikan bahwa Perusahaan Bakrie mulai dirintis dan didirikan sejak 1942, modal utama pendirian perusahaan ini tidak sepenuhnya uang, tapi didasari kepercayaan diri dan pola pikir yang baik.
Ia menambahkan, dalam menjalankan bisnis terdapat hal-hal mendasar seperti internasionalisasi dan kaderisasi juga kesiapan diri untuk berani gagal.
Selain itu terdapat empat hal yang penting dimiliki agar seseorang sukses dalam berbisnis yakni tujuan, kesukaan, prinsip dan sumberdaya manusia.


