tvOne Diundang Oleh Ina Lang, Bukan Fifie Buntaran
November 23, 2011
BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia, KPI memberikan pernyataan terkait kasus gift conform uncover yang dianggap settingan. Salah satu pernyataan mereka adalah tvOne diundang oleh Ina Lang dan bukan Fifie Buntaran dalam acara amal tersebut.
"Menurut tvOne, mereka diundang oleh Ina Lang bukan Fifie. Ina Lang itulah yang menelepon contributor tvOne untuk hadir dalam acara charity. Ketika ada keberatan, tvOne menelepon kepada Ina Lang. Lalu Ina Lang mengatakan tidak mengenal si pengadu (Valencia)," kata Ibu Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran KPI, di kantor KPI di gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).
Dalam hal ini, KPI menyebut ada 4 pihak yang saling terkait. "Iya. Ina Lang, Fifie, Valencia (Silly), dan tvOne," tuturnya.
Namun demikian, ketika ditanya apa kaitan antara Ina Lang dan Fifie Buntaran, KPI tidak mau menjawab. Menurut mereka itu bukan wewenang KPI untuk menjelaskannya.
"Kita nggak sejauh itu karena bukan kewenangan KPI. Yang pasti kita sampaikan ke tvOne klarifikasi belum selesai, bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggall 18, antara contributor dengan Valencia seperti apa komunikasinya seperti apa. Kalau komunikasi Ina Lang dan Fifie itu kewenangan tvOne," tandasnya. (BM/adt/sjw)
KPI: Charity Nando, TV One Sebut Indikasi Penipuan
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Kasus dugaan rekayasa acara penggalangan dana yang dituduhkan salah satu aktivis kemanusiaan Valencia MR (Silly) pada acara gift yang ditayangkan di Socialite TV One dan digagas oleh selebriti Fifie Buntaran memasuki babak baru. Di mana pihak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akhirnya memanggil TV One.
"Ini untuk merespon pengaduan masyarakat tentang acara itu. Kami mengundang pihak TV One untuk melakukan klarifikasi. Kami belum memutuskan apapun. Banyak pertanyaan yang belum dijawab," jelas Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran.
Disinggung mengenai kemungkinan Fifie akan dipanggil, Ezki berdalih itu merupakan hak dari TV One bukan KPI. KPI hanya berwenang menanyakan perihal pengaduan masyarakat.
"TV One bilang ada pengaduan pada Jumat (18/11) jam dua, ada komunikasi terhadap pengadu dan contributor agar gambarnya ditarik dan tidak ditayangkan. Kami juga menanyakan proses liputan seperti apa, karena katanya ada settingan untuk acara gift tersebut," lanjut Ezki.
"Yang belum bisa mereka jawab mengenai blog Silly. Tentang komunikasi seperti apa antara contributor dengan pengadu. Sepertinya pihak TV One tahu itu ada penipuan dan harusnya sebagai jurnalis fakta itu diungkapkan karena melibatkan nama Nando. Kami minta untuk diklarifikasi dan apa betul ada penipuan. Mereka bilang semua sudah diizinkan untuk ditayangkan setelah hasil rapat," tutupnya. (BM/adt/aia)
Fifie Buntaran: Silly Diundang ke Acara Salon Bukan Charity
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Niat baik selebritis Fifie Buntaran untuk menyumbang kepada Nando bocah tak mampu yang mengalami gagal ginjal, sempat menjadi rebound dalam hidupnya.
Fifie dituding salah satu sosialita yang hadir, Valencia MR (Silly) telah acara merekayasa amal tersebut, untuk keperluan teman-teman sosialitanya. Pada kesempatan tersebut Fifie, mengundang Silly untuk datang ke acara pembukaan salon Body Secret miliknya, dengan tujuan Silly bisa diperkenalkan dengan teman-teman sosialita dan pendonor yang datang ke acara tersebut.
Menurut Fifie, di dalam acara yang digelar di hotel Sheraton Jakarta itu, juga akan digelar pengalangan dana untuk Nando.
"inti saya niatnya baik, saya mengundang ibu Silly ini ke pembukaan physique tip itu salon saya yang berada di Sheraton. Intinya saya membuka peluang untuk Silly memperkenalkan kepada teman sosialita lain yang sedang ada acara conform show. Nanti juga ada pengalangan dana untuk Nando yang gagal ginjal." papar Fifie saat ditemui di RSCM Jakarta, Senin (21/11).
Lebih lanjut Fifie menegaskan, dirinya mengundang Silly ke acara pembukaan salon miliknya, bukan ke acara pengalangan dana. Dan akan diperkenalkan kepada teman-teman sosialita dan pendonor.
Namun Silly datang pada pukul 18.00 setelah acara closing. karena banyak anak-anak yang membutuhkan dana tersebut, akhirnya dialihkan kepada anak-anak lain yang lebih membutuhkannya.
"Saya ingin mengundang Silly ke acara salon saya bukan ke acara pengalangan dana. Sebelumnya saya sudah kenal dengan Silly, jadi saya ingin mengundang dia untuk saya perkenalkan kepada teman-teman sosialita dengan membawa foto dan pier folionya Nando. Tapi Silly datangnya telat, acara mulainya jam dua tapi dia datang jam 18.00 acara udah closing. Saya berharap Silly bisa datang tepat waktu, jadi bisa ketemu dengan pendonor dan teman sosialita serta media," terangnya.
"Betul kita akan membantu Nando. Tapi dia datang ke acara saya mungkin telat dan sudah closing. Wewenang untuk memberikan R juta dan kita sudah kroscek dengan disigner Siki Purnomo. Dia juga terkena pleasure karena dia yang mempunyai baju, dia yang punya wewenang dan yang donaturnya juga ada sosialita. Ada yang seharusnya saya tidak tahu menahu di sini, dia seharusnya tahu itu, karena dia telat, jadi jadi skip komunikasi di sini. Lagian banyak anak-anak lain yang juga membutuhkan dana itu," sambung Fifie. (BM/buj/aia)
Tanggapan Karni Ilyas Soal Charity Settingan
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Terkait masalah salah satu module TVOne yang disebut-sebut sebagai acara settingan dan membuat kecewa banyak orang, Karni Ilyas, selaku Editor in Chief TVOne akhirnya angkat bicara lewat akun twitternya. Menurutnya, TVOne tidak pernah membuat acara settingan atau rekayasa.
"TV One tdk pernah membuat Charity setingan.Yg benar wartawan TV One meliput Charity yg dibikin sebuah yayasan," tulisnya mengklarifikasi berita yang beredar di media sejak hari Minggu (20/11) kemarin.
Beberapa discuss yang masuk ke chatter Karni Ilyas memang rata-rata adalah bentuk protes dan kecaman dari masyarakat yang menyayangkan adanya kejadian ini. Namun Karni Ilyas sendiri mengaku tidak tahu-menahu soal acara settingan yang sedang marak dibahas di media ini.
"Wartawan TV One hanya diundang ke acara itu. Kami pimpinan tdk tahu itu environment atau tidak," jawabnya pada salah satu discuss yang masuk.
Saat dimintai tanggapan soal gift palsu oleh salah seorang tweep, Karni menuliskan bahwa kegiatan tersebut tidak palsu, "Menurut penyelenggara, kegiatan itu tidak palsu."
Klarifikasi dari Karni ini tentunya belum dapat memuaskan rasa penasaran masyarakat. Masyarakat yang sudah terlanjur kecewa atas pemberitaan settingan acara penggalangan dana untuk Nando, bocah sepuluh tahun yang menderita kebocoran ginjal ini, tentunya ingin tahu kebenaran antara keterangan Fifie Buntaran dan Karni Ilyas. (BM/dew)
Ilham Bintang: Kalau Tahu Settingan, TVOne Bisa Kena
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Secara normatif dan apapun bentuknya, acara 'charity settingan' merupakan sebuah pelanggaran kode etik jurnalistik. Namun perlu diteliti lebih mendalam, terkait keterlibatan TVOne, antara sekedar meliput acara dimaksud atau ikut terlibat dalam desain acara tersebut.
Komentar tersebut disampaikan oleh Ilham Bintang, selaku Ketua Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) saat dihubungi melalui telepon, Senin (21/11/2011).
"Kalau berdasarkan kode etik jurnalistik, apapun yang by pattern yang melibatkan masyarakat, finansial itu pelanggaran kode etik. Tapi saya tidak tahu secara fact itu TV hanya menyiarkan saja atau ikut terlibat. Kalau TV tersebut tahu kalau itu sebuah settingan itu sebuah pelanggaran dan bisa kena," ungkapnya Ilham Bintang.
Ilham mengomentari tayangan Socialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam di TVone. Acara itu menampilkan kegiatan gift (amal) yang diduga settingan. Even yang digagas Fifie Buntaran itu hanya setingan belaka, sebagaimana pengaduan pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, yang juga sahabat Fifie Buntaran.
Ilham dengan alasan tidak mengikuti perkembangan kasusnya secara mendalam belum bisa banyak berkomentar, apalagi berbicara tentang sanksi.
"Saya tidak mengikuti secara mendalam, saya bicara normatif saja, jadi media itu harus berdasarkan kode etik jangan melenceng dari lane yang sudah ada. Kalau by pattern bikin saja sinetron," terangnya.
"Kalau itu bukan fakta melibatkan publik, finansial publik, emosi masyarakat dan ternyata ada yang merasa dirugikan itu tindak pidana," pungkasnya. (BM/hen/dar)
Soal ‘Sosialite’ KPI Siang Ini Panggil TVOne
November 21, 2011
BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memastikan memanggil tvOne untuk memberikan klarifikasi terkait acara Sosialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam. Pemanggilan ini terkait dengan pengaduan adanya 'settingan' dalam tayangan tersebut.
"Nanti rencananya pukul 12.00 WIB," ujar Wakil Ketua KPI, Nina Muthmainnah kepada detikcom, Senin (21/11/2011).
KPI akan mendengarkan penjelasan TVOne terkait tayangan tersebut. Langkah selanjutnya akan ditentukan setelah mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari TVOne, termasuk jika diperlukan akan memanggil pihak-pihak lain yang berkaitan.
"Kami akan lihat klarifikasi dari lembaga penyiaran ini, apakah perlu kami memanggil pihak yang lain," tegasnya.
Acara Sosialite diadukan banyak orang ke KPI setelah merebak perbincangan di jejaring sosial soal 'Charity Settingan' yang diduga melibatkan TVOne dengan sejumlah sosialita.
Persoalan muncul setelah pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, mengadukan adanya gift yang diduga settingan yang digagas oleh sahabatnya sendiri, artis Fifie Buntaran dan kawan-kawan.
Acara amal yang digelar di Hotel Sheraton, Kamis (17/11/2011) lalu itu dinilai hanya sebuah settingan, yang tidak lain hanya menguntungkan para selebritis. Lelang baju yang nilainya sekitar Rp190 juta itupun hanya bohongan, demi prestise, namun sesungguhnya uangnya tidak ada.
Sementara Nando, bocah yang mengalami bocor ginjal yang namanya mereka 'jual' tidak mendapatkan sepeser pun. Dia hanya digunakan alat di acara tersebut. (BM/dar)
TV One Sangkal Setting Acara Charity Fifie Buntaran
November 20, 2011
BeritaMusik.com - Kasus acara penggalangan dana yang sekaligus juga conform uncover pada acara Socialite di TV One, di mana dilelang beberapa kostum yang digagas oleh kaum sosialita Jakarta berujung rumit. Penggagas acara tersebut, selebritis Fifie Buntaran, dituduh oleh salah satu sosialita yang datang Valencia RM (Silly) melakukan acara penggalangan dana yang disetting TV.
Melalui akun Twitter dan blog pribadinya, Silly yang semula begitu senang dengan banyaknya dana hasil pelelangan kostum mengaku antusias ketika mengetahui bahwa dana senilai ratusan juta rupiah itu akan diberikan kepada Nando, bocah penderita gagal ginjal kronis.
Namun setelah acara selesai, tidak ada tanda-tanda transaksi. Bahkan komitmen panitia untuk memberikan sumbangan pada Nando joke nihil. Sehingga Silly yang mendapatkan informasi bahwa acara itu disetting panitia, membuat Silly meminta pihak TV One untuk meng-cut gambar dirinya dan Nando.
Keterangan berbeda justru datang dari pihak TV One, melalui General Manager News and Sports TV One, Totok Suryanto, Minggu (20/11), mengaku pihaknya siap untuk memenuhi panggilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan menegaskan bahwa mereka tidak tahu menahu adanya rekayasa itu.
"Yang ingin saya sampaikan, kami tidak lepas tanggung jawab. Kalau ada yang harus dijelaskan, kami siap bertanggung jawab. Makanya saat ada telepon dari KPI kami tidak masalah. Kami siap bertemu. Besok kita janjian ke KPI karena diundang," papar Totok seperti dilansir dari detik.com.
Totok menegaskan, kalau dirinya berani menggaransi bahwa tuduhan TV One menyetting itu tidak benar. "Kalau ada pihak tertentu yang bilang settingan, kita tidak tahu. Tanya saja ke panitia. Kalau dikatakan kita yang setting, saya garansi 100% itu gak benar."
Sebelumnya di pihak Fifie Buntaran mengaku, bahwa dana yang sudah terkumpul itu telah dialokasikan ke pihak lain yang membutuhkan. Dengan alasan pihak Nando datang terlambat ke acara tersebut. (BM/aia)


