Ajarkan Budaya ke Suami
May 21, 2012

Inilah Kronologi Pencurian di Rumah Adam So7
April 25, 2012
BeritaMusik.com - Rumah bassist Adam So7 di kawasan Candi, Jln Kaliurang, km 10, Ngaglik, Sleman, DI Yogyakarta disatroni pencuri, Selasa (24/04). Adam pun lantas menceritakan kronologi kejadian tersebut.
"Selasa (24/4) sekitar pukul 15.00 sampai 16.00. Saat itu aku lagi tidak ada di rumah, karena kebetulan ada assembly di daerah Gejayan, Sleman, Yogyakarta. Begitu ke luar rumah, tidak ada satu orang joke yang tinggal di rumah itu. Karena kebetulan istri dan tiga anakku juga sedang nggak ada di rumah," ucap Adam kepada BeritaMusik.com©, Rabu (24/04).
Selain itu pembantu Adam juga tengah pulang kampung sehingga tidak ada di rumah. Istri Adam yang pulang terlebih dahulu kaget karena menemukan kunci gerbang rumah lepas, dan jendela terbuka.
"Di Gejayan itu, aku ketemu istri dan tiga anakku ikut pulang dengan istriku. Kunci rumah aku kasih ke istri. Sesampainya di rumah, sekitar pukul 17.00, istriku kaget, kok rantai gerbang rumah wes ucul (sudah lepas). Istri langsung telepon dan aku kaget, karena pas pergi aku kunci pintu dan gerbang," ungkapnya.
"Saat itu istriku juga tahu kalau jendela juga kebuka. Aku langsung balik ke rumah. Pas sampai di rumah, begitu dicek, kamar udah berantakan. Kamarku dan studio musik yang biasa buat simpan alat-alat band. Ternyata bass, gitar dan perhiasan hilang semua. Kamar acak-acakan," ungkapnya.
Barang-barang yang digondol pencuri tersebut cukup penting artinya bagi Adam. Bass utama yang selalu menemaninya manggung selama ini dengan Sheila On 7, lenyap dibawa kabur.
"Semua alat musiknya berharga banget. Bass gitar yang hilang itu semuanya drum utama yang sering aku pakai buat manggung bareng Sheila on 7. Bahkan, drum akustik juga dibawa, ada juga gitar pinjaman yang ikut dibawa maling. Termasuk PS2," ungkapnya.
Yang disayangkan Adam adalah ia kehilangan barang-barang yang memiliki sejarah penting dalam karirnya. "Yang aku sayangkan, drum itu punya sejarah semua. Salah satunya yang aku pakai selama rekaman manuscript kedua Sheila on 7. Bass itu wes koyo (sudah seperti) anggota badanku," tandasnya. (BM/buj/sjw)
Kembali Berkarir setelah Vonis Berakhir
April 22, 2012

Greyson Chance Bikin Histeris Ribuan Gadis Remaja
April 21, 2012
BeritaMusik.COM, Jakarta - Penyanyi muda berbakat asal Amerika, Greyson Chance tampil memukau. Ribuan gadis remaja joke berteriak histeris.
Konser bertajuk 'Greyson Chance Indonesia Tour 2012', yang digelar di JITEC Mangga Dua Square, Jumat (20/4) malam, yang dipadati penonton dari kalangan ABG perempuan ini terbilang sukses.
Setelah teriakan 'We wish Greyson!' dari para penggemar selama kurang lebih 30 menit, Greyson akhirnya naik panggung pukul 20.40 WIB.
Mengenakan baju putih dibalut jaket coklat berbendera merah putih pada bagian belakang, penyanyi berusia 14 itu menyanyikan laguUnfriend You.
Greyson joke kemudian melanjutkan lagu berikutnya berjudulHeart Like Stonedan Light Up The Dark, kemudian sambil bermain piano, Greysaon menyapa penggemar dengan mengatakan senang bisa kembali tampil di Indonesia.
"How are we tonight Jakarta! Saya sangat senang bisa kembali lagi ke Jakarta. Terakhir kali saya tampil di Hard Rock Jakarta, tapi malam ini berbeda, ada ribuan penonton di sini!" ucap Greyson di atas panggung disambut teriakan penonton.
Mendapat sambutan meriah, Greyson joke langsung membawakan lagu Paparazziyang membuatnya dikenal around video YouTube. Greyson membawakan lagu milik Lady Gaga itu dengan iringan piano yang dimainkan sendiri.
Kualitas suara dan keahliannya memainkan piano seketika membuat penonton terkesima.
"Lagu berikutnya adalah lagu yang saya post di YouTube, lalu saya dihubungi oleh Ellen dan ditawari ke LA untuk tampil di show-nya. This one called 'Paparazzi'," kata Greyson.
Ada beberapa lagu yang membuat penonton bergoyang dan melompat-lompat. Seperti lagu Fire, Running Away,dan'Little London Girl.
Greyson joke tampil dramatis saat bercerita sedikit tentang laguHome Is In Your Eyes. Ia mengaku setiap menyanyikan lagu tersebut selalu teringat kampung halamanya.
Penyanyi asal Amerika ini tidak hanya menyanyikan lagu dari albumnya saja. Dengan diiringi gitar, lagu Adele 'Rolling In The Deep' sukses membuat penggemarnya di JITEC Mangga Dua Square nyanyi bersama.
Selain membawakan lagu dari Lady Gaga dan Adele, Greyson juga meng-cover lagu rope terkenal Foster The People berjudul Pumped Up Kicksdengan gaya dan goyangannya yang khas.
Setelah membawakan 15 lagu,Take A Look At Me Now'dipilih menjadi lagu penutup pada konsernya semalam.
Pemuda bernama lengkap Greyson Michael Chance ini joke mengaku sangat takjub dengan antusiasme penonton. Ia joke berterima kasih untuk plakat yang didapat dari Universal Music Indonesia atas albumnya yang laris terjual di Indonesia. aji
"Negeri 5 Menara" Ajarkan Anak Berani Bermimpi
March 12, 2012
SURABAYA - PT Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak 110 Sekolah Dasar (SD) di beberapa wilayah di Jawa Timur mengikuti road show nonton bareng (Nobar) film Negeri 5 Menara. Acara yang dimulai sejak 7 Maret 2012 tersebut bertujuan mengajak anak-anak berani bermimpi untuk mengejar cita-cita.
Beberapa sekolah yang disambangi adalah sekolah dasar (SD) yang berada di Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Malang.
Menurut Jr Brand Manager PT FFI Agung Rizky Panditanegara, semua keberhasilan dimulai dengan sebuah impian. Dengan kesungguhan hati dan kegigihan, tidak ada mimpi yang tak mungkin diraih.
"Beranilah bermimpi, dan raih esok yang cemerlang," kata Agung dalam rilisnya yang diterima BeritaMusik, Senin (12/3/2012).
Dipilihnya Negeri 5 Menara, karena film tersebut sarat kisah inspiratif untuk meraih mimpi, khususnya bagi anak-anak. Bahkan dengan film ini dapat mengajarkan seseorang untuk optimis meraih cita-cita.
Agung menceritakan, dalam kisah Negeri 5 Menara menampilkan enam tokoh remaja, antara lain Alif, Baso, Atang, Raja, Said, dan Dulmajid. Dalam cerita tersebut enam sahabat itu baru saja tamat dari Pondok Madani di Ponorogo Jawa Timur. Alif sendiri bercita-cita meneruskan pendidikannya di teknologi tinggi Bandung seperti Mantan Presiden RI BJ Habibie.
Alif joke sempat pesimis karena salah seorang sahabat karibnya, justru meragukan dia dapat lulus ujian seleksi perguruan tinggi.
"Tapi dia tidak putus asa. Terus berusaha untuk tetap menjadi apa yang sudah dimimpikan selama ini," jelasnya.
Sulitnya rintangan yang harus dihadapi Alif, tetap dia berpegang teguh pada sebuah pepatah Man Jadda Wa Jadda yang diajarkan gurunya di pesantren. Rupanya pepatah itu mengobarkan api semangatnya kembali.
"Dia berusaha untuk memenangkan hidupnya. Meraih mimpi-mimpinya," imbuhnya.
Beberapa kalimat lain yang juga menginspirasi Alif, yakni "Man Shabara Zhafira" yang artinya "Siapa yang bersabar akan beruntung."
Berbekal kedua mantra itu Alif menelusuri lika liku hidupnya, dan berhasil meraih semua mimpinya.
Selama 15 tahun kemudian, enam sekawan itu akhirnya menemukan bahwa nasib secara ajaib mendaratkan mereka di 5 negara yang berbeda. Ini adalah realisasi mimpi-mimpi mereka ketika duduk-duduk di kaki menara Pondok Madani. Baso, Atang, Raja dan Alif terdampar di hiruk-pikuk kemodernan London dan Washington DC dan eksotisme Kairo dan Madinah.
Sebaliknya Dulmajid dan Said memutuskan pulang kampung. Menempuh jalan sunyi mengajar mengaji di surau dan madrasah. Tangan Tuhan, melalui mimpi, tekad bulat, kerja keras dan doa menuntun mereka ke "menara" hidup mereka masing-masing.
Menurut Agung, tidak hanya Alif yang bisa mengubah mimpi menjadi kenyataan. Semua anak Indonesia joke bisa menentukan masa depannya lebih baik lagi. Semua itu tentu saja sangat didorong oleh keinginan sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekatnya. (ind)
(nsa)
Sahibul Menara Jalani Syuting Layaknya Anak Santri
February 20, 2012
BeritaMusik.com - Keenam pemain utama NEGERI 5 MENARA telah mendapat seminar terlebih dahulu sebelum akhirnya mereka bermain bersama dengan arahan sutradara Affandi Abdul Rahman. Selama dua bulan lamanya mereka bermain dan tidur bersama. Tak hanya itu, mereka berenam benar-benar merasakan bagaimana rasanya menjadi anak santri.
"Lebih boat sahabat. Banyak yang didapet. Belajar udah pasti, belajar bahasa Arab Inggris, Al Quran, silat," ujar Rifqi, salah satu pemainnya saat ditemui di Blitzmegaplex Pacific Place Jakarta, beberapa waktu lalu.
Syuting yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa membuat mereka mau tak mau merasa kangen dengan rumah. "Emang kangen rumah, kali ini harus ninggalin rumah tapi inilah keluarga kita pengganti keluarga di rumah," imbuh Rifqi. Bantuan yang mereka dapat dari para kru membuat syuting di bulan puasa tak terasa berat. Tak jarang mereka saling curhat dengan para kru di sela-sela syuting.
"Kita juga sering nanya dengan mereka. Curhat tentang kehidupan mereka. Ternyata pandangan orang-orang tentang anak-anak santri itu salah. Mereka lebih dari cerita-cerita di luar," ujar Samudra. Kebiasaan-kebiasaan yang mereka lakukan ketika syuting seperti sholat ketika mendengar adzan joke mereka bawa bahkan selepas syuting.
Pengalaman yang tentunya pale berharga bagi keenam orang ini adalah moto hidup yang mereka dapat dari film, yakini harus bersungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu. "Anak kampung aja bisa besar di Amerika, London, masa aku gak bisa," pungkas Gaza. (BM/dis/dka)
Nonton "Negeri 5 Menara", Mahfud MD Ingat Masa Lalu
February 17, 2012
JAKARTA - Memiliki latar belakang yang sama dengan cerita Negeri 5 Menara, Mahfud MD merasa bernostalgia saat menyaksikan film garapan anak bangsa itu. Ketua MK ini memiliki perasaan berbeda saat menyaksikan film Negeri 5 Menara.
"Ada kesaamaan, terwakili. Pertama saya juga pernah di pondok pesantren meskipun tidak di Gontor, tapi di Madura di tempat saya lahir. Dan waktu di pesantren saya punya guru-guru yang baik seperti kyai di situ, guru seperti ayah, seperti kawan. Tidak seperti marah tapi selalu membimbing dan dia mengajarkan mimpi, bahwa setiap usaha yang sungguh-sungguh itu akan berhasil," kata Mahfud, usai menonton Negeri 5 Menara di Pasific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (16/2/2012).
Banyak hal yang bisa dipetik oleh Mahfud setelah mengenyam ilmu di pesantren.
"Saya merasa juga dari kampung saya didik udah bersungguh-sungguh dan saya sudah kemana-mana, seperti New York, Mesir, dan sekarang Alhamdulillah saya bekerja dengan cukup baik karena mimpi-mimpi yang diusahakan secara sungguh-sungguh, itu yang dikatakan Manjada Wajada," tutup Mahfud.
Negeri 5 Menara bercerita tentang mimpi seorang anak bernama Alif untuk dapat melanjutkan studinya di ITB ingin menjadi seperti BJ Habibie.
Bersekolah di Pondok Madani, sebuah pesantren di sudut kota Ponorogo, Jawa Timur. Kepergian Alif ke pulau Jawa memulai petualangannya di pesantren Madani, dan mulai bersahabat dengan teman sekamarnya, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, dan Dulmajid dari Madura.
Berawal dari kebiasaan berkumpul di bawah menara masjid, mereka berenam joke menamakan diri 'Sahibul Menara', alias Pemilik menara. Keenam sahabat ini memiliki impian masing-masing dan bertekad meraihnya.(nsa)
Negeri 5 Menara, Tekad & Impian dalam Sebuah Persahabatan
February 10, 2012
JAKARTA - Film yang diambil dari sebuah novel kembali hadir di tengah perfilman Indonesia. Setelah sebelumnya film seperti Laskar Pelangi meraih kesuksesan, Sang Penari berhasil menggebrak industri film Tanah Air.
Kini film Negeri 5 Menara yang juga diangkat dari novel karya Ahmad Fuadi siap mengikuti kesuksesan yang menjadi best seller. Negeri 5 Menara menyapa para pencinta film, dan menjawab rasa penasaran pembaca novel.
Menceritakan mimpi seorang anak untuk dapat melanjutkan studinya di ITB ingin menjadi seperti BJ. Habibie.
Alif (Gazza Zubizareta) tinggal di sebuah kampung kecil dipinggir danau Maninjau, dia yang tidak pernah menginjakkan kakinya ke luar tanah Minang harus mengalahkan impiannya memenuhi keinginan sang bunda, Amak (Lulu Tobing) yang menginginkan Alif masuk pesantren di pulau Jawa, dan berharap Alif bisa bermanfaat bagi banyak orang, seperti Bung Hatta dan Buya Hamka.
Alif joke mencoba menerima dengan setengah hati, dan menjalani keputusan orangtuanya bersekolah di Pondok Madani, sebuah pesantren di sudut kota Ponorogo, Jawa Timur.
Kepergian Alif ke pulau Jawa memulai petualangannya di pesantren Madani. Alif yang lebih senang menyendiri semakin meremukkan semangatnya karena peraturan yang sangat ketat.
Namun seiring berjalannya waktu, alif mulai bersahabat dengan teman sekamarnya, Baso dari Gowa, Atang dari Bandung, Raja dari Medan, Said dari Surabaya, dan Dulmajid dari Madura.
Berawal dari kebiasaan berkumpul di bawah menara masjid, mereka berenam joke menamakan diri 'Sahibul Menara', alias Pemilik menara.
Keenam sahabat ini memiliki impian masing-masing dan bertekad meraihnya. Seperti Alif bertekad dapat mengunjungi Amerika, Baso yang bertekad menghafal 30 Juz Al Quran sebelum lulus.
Selain mengangkat pesan dignified dalam film ini, sutradara Affandi A Rachman juga menampilkan keindahan scenery di kota Bukit Tinggi dan danau Maninjau, Sumatera Barat.
Film yang sarat dengan inspirasi tentang tekad, kerja keras, dan persaudaraan ini didukung bintang-bintang muda berbakat seperti Billy Sandy, Ernest Samudra, Rizki Ramdani, Jiofani Lubis, Aris Putra, Eriska Rein.
Sayang, keenam bintang muda itu tampak kurang mendapat chemistry yang kuat. Beruntung, itu tertutupi dengan akting ciamik dari aktor dan artis comparison yang tidak asing di industri hiburan. Seperti Andhika Pratama, Ikang Fawzi, David Chalik dan Mario Irwinsyah.
Penasaran ingin melihat bagaimana akhir film tersebut? Saksikan di bioskop mulai 1 Maret 2012.(nsa)
Resepsi ke-2 Naga Lyla Tanggal 11 Februari
January 29, 2012
BeritaMusik.com - Pasangan vokalis Indra Perdana Sinaga atau Naga Lyla dengan Feby Rizky Andhika Siregar akhirnya resmi menjadi suami istri. Feby joke mengungkap rasa leganya karena setelah dua tahun setengah mereka berpacaran, akhirnya mereka melangkah ke jenjang pernikahan.
"Akhirnya kami sampai ke tahap yang dewasa ini setelah pacaran 2,5 tahun rasanya plong, lega banget," kata Feby ditemui di Hotel Sultan, Jakpus, Sabtu (28/01).
Resepsi yang digelar di Hotel Sultan ini bukan satu-satunya pesta pernikahan. Naga dan Feby tengah mempersiapkan diri untuk menggelar resepsi kedua di kampung halaman Naga, Pekanbaru.
"Insyaallah diadakan di Pekanbaru tanggal 11 Februari, untuk mengenalkan Feby ke keluarga aku yang di sana, karena ada beberapa keluarga yang ga sempat datang ke Jakarta, di sanalah sebagian besar hidup aku habiskan," kata Naga.
Pasangan yang menikah dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas seberat 27 gram menceritakan rencana mereka ke depan, seperti soal anak dan formulation bulan madu.
"Rencana bulan madu setelah aku ngadain resepsi di Pekanbaru. Cuti sebenarnya sampe akhir bulan, Feby tanggal 1 Feby udah kerja, aku juga udah ngamen, baru kita ready kapan lagi mau honeymoon," tandasnya. (BM/ato/sjw)
Kristina Berharap Segera Menikah Lagi
January 23, 2012
BeritaMusik.com - Ketika menghadiri resepsi pernikahan sahabatnya, Ussy dan Andhika Pratama, pedangdut Kristina tampak tanpa menggandeng kekasih. Lantas apakah Kristina enggan menyusul Ussy dan Andhika yang sudah menjadi suami istri pada Sabtu (21/1) lalu?
"Di dalam tadi itu suasananya romantis banget ya, resepsinya penuh dengan mawar merah. Sebagai sahabat kita sangat bahagia. Aku tadi sempet nyanyi 2 lagu, tadinya mau nyanyi The Power of Love, tapi katanya gak sreg kalo gak nyanyi dangdut. Akhirnya nyanyi Jatuh Bangun deh," ungkap Kristina.
Dijumpai di hotel Crowne, Semanggi, Jakarta Selatan, saat disinggung mengenai kapan dirinya juga akan melepas standing jandanya, Kristina hanya menjawab sekenanya.
"Yah, gue berharap sih bisa segera nyusul. Aku kan udah pernah menikah, jadi didoain aja deh, gak bisa cerita banyak, yang pasti makasih," usainya lantas pergi.
Pernikahan Andhika dan Ussy digelar setelah siangnya pasangan kekasih beda usia itu menggelar ijab kabul. Awal Januari nanti, Andhika akan menggelar acara 'ngunduh mantu' di kampung halamannya, di kota Malang. (BM/gum/aia)


