Cinta di Saku Celana, Perburuan Pahit Getirnya Cinta
May 15, 2012
Selasa, 15 Mei 2012 12:08 wib
Chaerunnisa - BeritaMusik
JAKARTA - Starvision menampilkan sebuah film yang sangat beda, bicara tentang cinta dalam gaya bertutur komedi cerdas yang menelisik untuk menertawakan kecanggungan ekspresi dalam bercinta.
Bukankah kita selalu punya cinta pada pandang pertama, walaupun banyak yang terkubur karena kita "hanya menunggu kesempatan", bukan "mengejar kesempatan" tersebut.
Cinta di Saku Celana mengajak siapa saja untuk interospeksi, belajar mengomunikasikan rasa dan cinta, sebelum rasa dan cinta tersebut menenggelamkan semangat hidup kita.
Cinta di Saku Celana bercerita tentang usaha seorang laki-laki mengejar impiannya. Ahmad (Donny Alamsyah), tumbuh besar menjadi anak pintar di Panti Asuhan, sejak kecil dia tak mengenal cinta.
Film ini dimulai ketika Ahmad sudah bekerja sebagai pegawai pos, dalam setahun rutinitasnya berangkat pulang ke kantor menggunakan kereta api Commuter, Ahmad bertemu sosok yang menarik hatinya, Bening (Joanna Alexandra). Dengan kamera handycam tuanya, Ahmad selalu merekam Bening dari jauh. Ahmad menemukan perwujudan cinta dalam diri gadis itu.
Ibu Panti Asuhan (Vita Ramona) mendengar kabar dari anaknya, Gifar (Dion Wiyoko) bahwa Ahmad tengah jatuh cinta. Bu Panti yang merasa Ahmad sudah membantu hidup anaknya yang bodoh tapi playboy, langsung membantu Ahmad, memberinya masukan agar menulis surat dan menyatakan perasaannya pada Bening.
Antara segan dan menuruti saran Ibu Panti, Ahmad akhirnya menulis surat cinta yang akan dia berikan pada Bening di atas Commuter. Sayangnya, tepat ketika Ahmad hendak memberikan surat itu pada Bening, seorang copet berhasil mengambil dompet tempat di mana Ahmad menyelipkan surat cintanya.
Nasib kecopetan itu memberi ide pada Ahmad, bahwa daripada bersusah payah mendekati Bening, Ahmad meminta bantuan copet dari Pasar Senen bernama Gubeng (Ramon Y Tungka), dengan iming-iming imbalan uang. Gubeng si pangeran copet bersedia mencopetkan cinta untuk Ahmad.
Tapi pada hari Gubeng menjanjikan datang membawa cinta hasil copetannya, Gubeng tak datang, Ahmad joke meradang. Cinta membawa Ahmad bertemu Roy (Gading Marten) seorang pengedar narkotika, juga Bagas (Lukman Sardi), tunangan Bening yang selama ini sibuk berpindah dari satu negara ke lain negara. Lantas, pada siapa Ahmad harus meminta pertolongan untuk meraih cinta?
Kisah perburuan cinta yang absurd ini diadaptasi dari cerita pendek Cinta di Saku Belakang Celana yang dirilis pertama kali di note Facebook, cerpen itu kemudian diterbitkan Gramedia dalam buku kumpulan cerpen I Didn't Lose My Heart, we Sole it On eBay karya Fajar Nugros.
Starvision kemudian mengangkatkan ke layar lebar dengan skenario yang ditulis oleh Ben Sihombing. Penulis cerpennya, Fajar Nugros menyutradarainya sendiri, membuat Cinta di Saku Celana sebagai film keduanya setelah Queen Bee (2009), setelah tahun lalu menulis skenario Tendangan dari Langit (2011).
"Ini film tentang usaha, film yang jujur dan sederhana," kata Nugros tentang Cinta di Saku Celana.
Awalnya, Starvision akan merilis film ini di jaringan bioskop terbatas secara digital, namun melihat perkembangan terkini dan hasil akhirnya, film itu direncanakan dirilis di jaringan yang lebih luas, di Bioskop 21 dan jaringan bioskop lainnya.
Cesa David Luckmansyah sebagai editor film ini melihat potensi besar karya Fajar Nugros untuk festival di luar negeri, selain di pasar lokal.
"Ahmad yang pintar, harus mengejar cintanya tapi dia tak sendiri, harus bersaing dengan laki-laki cerdas, laki-laki licik dan laki-laki beruntung yang juga menginginkan cinta," ungkapnya.
Didukung pemain berkarakter Donny Alamsyah, Joanna Alexandra, Ramon Y Tungka, Gading Marten, Dion Wiyoko, Lukman Sardi, Enditha, Luna Maya, Masayu Anastasia, Lolita Putri, Imey Liem, Yati Surachman, Agus Kuncoro, Vita Ramona, Pricillia Tanamal, dan lainnya.
Slank mengalunkan single legendaris mereka "Foto Dalam Dompet" untuk menghiasi film ini, and single berjudul "Cinta di Saku Celana" yang ditulis oleh Ade Govinda. Sementara musik digarap oleh Candil, dan penata suara oleh Khikmawan Santosa, dilengkapi tata suara Dolby Digital.
Tontonan ini menjadi wajib bagi orang yang masih butuh cinta, dan dapat menyaksikannya di bioskop Tanah Air pada 12 Juli 2012.
Pemain :
Ahmad Donny Alamsyah
Bening Joanna Alexandra
Gifar Dion Wiyoko
Gubeng Ramon Y Tungka
Roy Gading Marten
Bagas Lukman Sardi
Briptu Nila Enditha
Ibu Kos Pricillia Tanamal
Ibu Panti Asuhan Vita Ramona
Ahmad Kecil Baim
Anak Panti Kayla Kristianto
Briptu Rahmat Eko Kristianto
Sutradara Sinetron Yanti Kristianto
Penampilan Khusus:
Letnan Polisi Agus Kuncoro
Briptu Nila Endhita
Mbok Bening Yati Surachman
Artis Film Luna Maya
Pacar Gifar #1 Masayu Anastasia
Pacar Gifar #2 Lolita Putri
Gadis Laundry Imey Liem
Produser Chand Parwez Servia
Produser Eksekutif Fiaz Servia
Reza Servia
Mithu Nisar
Sutradara Fajar Nugros
Produser Lini Yanti Kristianto
Penulis Skenario Ben Sihombing
Jermain Defoe Selingkuh dengan Model
April 27, 2012
Jum'at, 27 Apr 2012 16:01 wib
Chaerunnisa - BeritaMusik
LONDON - Bintang Tottenham Hotspurs, Jermain Defoe dikabarkan telah berselingkuh dengan seorang model. Padahal, bintang klub sepak bola di Tottenham, London Utara itu masih pacaran dengan penyanyi Alexandra Burke.
Bintang tim nasional Inggris ini selingkuh dengan indication event promosi Geordie Laura Brown (23). Itu terungkap saat Laura mengatakan bahwa dia dan Defoe sudah bercinta di sebuah hotel di Newcastle, Inggris.
"Saya tidak pernah berencana tidur dengan dia. Itu terjadi begitu saja. Saya tidak berbohong, kami melakukan hubungan seks," kata Laura, seperti dikutip dari The Sun, Jumat (27/4/2012).
Namun, Laura yang mengaku berkenalan dengan Defoe melalui situs jejaring sosial Facebook menyesali perbuatannya. Dia joke meminta maaf kepada kekasih Defoe, Alexandra Burke.
"Alexandra sudah memajang foto memakai kaus Spurs milik Defoe. Tetapi dia (Defoe) menyangkal hubungan mereka. Saya merasa bersalah, dan meminta maaf kepada Alexandra Burke," ungkapnya.
"Anda bisa melihat gadis-gadis di pub-pub Newcastle setiap minggu dengan pemain sepak bola yang berbeda. Tadinya saya menganggap wanita-wanita itu bodoh, namun kini saya yang bodoh," sesalnya.
Defoe dan Alexandra tertangkap kamera bergandengan tangan mesra di Hertfordshire. Bulan lalu, Burke datang bersama Defoe saat menjenguk Fabrice Muamba di rumah sakit. Bulan ini, Burke memakai kaus Hotspurs milik Defoe saat categorical voli pantai di Karibia.
Melihat gambar-gambar mesra mereka, Laura mengaku syok. Padahal dia menyangkal hubungan itu saat ditanya ketika sedang berduaan di kamar Hotel Malmaison Newcastle. Laura yang dua kali bertemu dengan Defoe setelah berkenalan lewat Facebook menceritakan kejadian saat berhubungan seks.
"Saya tidak pernah merencakan tidur dengan dia. Peristiwa itu terjadi begitu saja. Mulanya dia kirim pesan kepada saya memberitahukan bahwa dia sedang ada di Newcastle dan memberitahukan nomor kamar hotelnya. Sesampai di kamar hotelnya, kami ngobrol sebentar, lalu manja-manjaan, dan kami joke bercinta," ceritanya.
Mengetahui Defoe dan Alexandra masih pacaran, Laura mengaku sedih. Sebab saat dia menanyakan kepada Defoe, dia mengaku hubungannya dengan Alexandra hanya sebatas masa lalu.
"Tetapi sekarang baru tahu bahwa mereka masih pacaran. Saya syok ketika melihat foto mereka sedang berduaan di koran minggu ini, dan Alexandra mengatakan sedang jatuh cinta dengannya. Saya sangat sedih," tutupnya.
(nsa)Alicia Douval: Simon Cowell Bercinta Denganku 11 Kali Semalam
April 23, 2012
BeritaMusik.com - Belakangan ini kehidupan pribadi Simon Cowell memang jadi sorotan publik. Setelah memutuskan untuk membatalkan pertunangan, cerita demi cerita tentang dunia asmara sang conductor musik ini joke terungkap, termasuk perselingkuhannya dengan tiga wanita sekaligus.
Kini, salah satu mantan selingkuhan Simon, Alicia Douval, joke mengungkapkan cerita yang muncul selama keduanya menjalani skandal tersebut. Wanita ini bahkan sempat menceritakan bagaimana kehidupan seksnya dengan pria 52 tahun tersebut.
Seperti dilansir dari Dailymail, wanita ini mengungkapkan bahwa dia menjadi selingkuhan Simon selam kurang lebih enam bulan. Dalam jangka waktu tersebut, Alicia mengaku pernah berhubungan intim sampai 11 kali semalam dengan Simon.
"Saat kencan ketiga atau keempat, kami melakukannya (hubungan intim) sampai 11 kali semalam. Kami mulai bercinta dan berlanjut sepanjang malam. Kami sempat tertidur memang, tapi hanya sebentar saja," ungkap wanita yang terang-terangan mengaku telah melakukan operasi plastik tersebut.
Selain mengungkapkan fact malam gila-gilaan tersebut, indication 32 tahun tersebut juga mengungkapkan bahwa naluri Simon sebagai juri ternyata masih terbawa saat di tempat tidur. Pasalnya, Simon selalu mengukur dan menilai performance bercinta Alicia.
"Setiap kali kami bercinta, dia akan menganalisa performance-ku, ya seperti juri di TV gitu lah, setelah itu dia juga menyarankan berbagai perbaikan untuk waktu mendatang," lanjutnya.
Sebelumnya, wanita-wanita yang sempat menjadi selingkuhan Simon memang tidak pernah buka mulut soal kehidupan asmaranya. Mereka baru bicara setelah buku tentang Simon yang berjudul SWEET REVENGE terbit. (dym/ris)
Tak Tahan, Sting Pernah Bercinta di Toilet Umum
March 8, 2012
LOS ANGELES- Penyanyi comparison Sting mengaku pernah berhubungan seks dengan istrinya di sebuah toilet klub malam. Itu mereka lakukan karena tak tahan ketika sedang saling bermesraan.
Suatu hari, mereka pergi ke sebuah klub malam di New York, dan tak bisa menahan hasrat untuk bercinta. Hal itu diceritakan istri Sting, Trudie kepada temannya ketika berkunjung ke klub malam itu lagi.
"Aku pernah berhubungan seks dengan suamiku di sini sekali," kata Trudie seperti dikutip Femalefirst, Kamis (8/3/2012).
Meski tak muda lagi, Sting dan Trudie memang tak malu-malu menceritakan kehidupan rumah tangganya yang masih seperti anak muda. Penyanyi 60 tahun itu dikenal dengan kehidupan seksnya yang berwarna.
"Ketika kami pertama kali bertemu, itulah cinta. Aku tidak berpikir kehidupan seks yang biasa saja sangat menarik. Ada permainan lucu yang kami lakukan. Aku suka dengan pertunjukan seks," tandas Sting.(rik)
Aura Kasih Hubungan Tanpa Status Dengan Mantan?
February 24, 2012
BeritaMusik.com - Aura Kasih tengah menggarap video klip terbarunya. Pelantun tembang Mari Bercinta tersebut kini menjalani syuting perdana video klip Bukan Pemain Cinta. Lagu hasil karya Rizal Armada tersebut bercerita tentang hubungan tanpa standing antara seorang cewek dengan mantan kekasihnya.
"Lagunya ciptaan Rizal Armada, ini tentang cowok yang udah putus, tapi cowoknya masih pengen deket. Ini ceritanya hubungan tanpa standing tapi sama mantan. Tapi ya itu udah sampe sini aja. Aku sempet tanya sama Rizal, dia diem. Kayaknya aku pernah ngalamin ini," ucap Aura Kasih ditemui di Gudang Studio Jl. Mandala V no 24 Cililitan Jaktim (23/2).
Aura Kasih mengaku pernah mengalami sendiri situasi seperti itu. Namun apa karena pernah mengalami hubungan tanpa status, Aura memilih masih sendiri?
"Adalah beberapa orang yang masih sayang sama mantannya tapi ga bisa bareng karena harus pierce on," ungkapnya.
Dalam video klip terbarunya, Aura memilih konsep dance dan menghadirkan mobil mewah Lamborghini. Menurutnya lagu ini memiliki satu pesan agar seorang cewek tegas dalam hubungan.
"Pesennya kita sebagai cewek harus fokus dan tegas dan jangan terganggu dengan masa lalu. Kita harus tegas, kalo ga bisa balikan karena apa," tandasnya. (BM/ato/sjw)
Happy Birthday Justin Timberlake!
January 31, 2012
BeritaMusik.com - Cewek mana tak tergoda dengan wajah tampan artis pria yang satu ini? Sebagai penyanyi dan pemain film, Justin Timberlake jadi favorit banyak wanita di dunia, termasuk di Indonesia. Jika Anda mengaku penggemar kekasih Jessica Biel ini, maka Anda harus tahu beberapa fakta tentangnya.
Dalam kesempatan hari ulang tahun Justin yang ke -31 ini, BeritaMusik.com® mempersembahkan 10 fakta yang dijamin menarik, tentang mantan personil grup 'N Sync ini. Mari kita simak!
1. Ssstt... Justin Timberlake punya pengalaman yang tidak terlupakan saat bercinta loh! Dia pernah kepergok sang Ibu saat sedang berhubungan seks.
2. Justin Timberlake sempat mengaku bahwa dirinya merasa aneh melakukan adegan ranjang dengan Mila Kunis untuk film FRIENDS WITH BENEFIT. Daripada melakukan adegan ini sendiri, Justin mengaku lebih suka melihatnya dalam film porno.
3. Bau badan mungkin akan sangat mengganggu bagi sebagian besar orang, namun ternyata lain halnya bagi Justin Timberlake. Dia justru terangsang dengan bau badan wanita.
4. Meski ikut berperan dalam film THE SOCIAL NETWORK yang bercerita tentang Facebook, Justin Timberlake ternyata tak memiliki akun apa joke di media sosial terbesar di dunia itu. Justin bahkan bisa dikatakan tidak suka dengan Facebook.
5. Justin yang bermain dalam film tentang Facebook namun tidak suka dengan Facebook ini, ternyata justru adalah salah satu pemilik saham dari jejaring sosial saingan Facebook, yaitu Myspace.
6. Dikelilingi banyak wanita cantik tak membuat penyanyi tampan Justine Timberlake berbangga hati, di balik sikapnya yang hangat pada wanita, Justin mengaku kalau dia adalah tipe pria pemalu.
7. Kalau biasanya kehidupan para selebriti diidentikkan dengan foya-foya dan hura-hura, rupanya tidak bagi Justin Timberlake. Pria kaya raya dengan karir yang dibangunnya sejak remaja ini bahkan mengaku bahwa dirinya cukup pelit.
8. Justin mengatakan bahwa Pippa adalah wanita idola masa kini yang tentunya banyak diincar oleh pria-pria di Amerika. Dia joke mengaku tertarik pada adik Kate Middleton ini.
9. Justin Timberlake yang menjadi pengisi suara Boo Boo dalam film animasi YOGI BEAR ini, ternyata sejak kecil menggemari film kartun YOGI BEAR yang memang sudah ada sejak tahun 1958.
10. Justin Timberlake memang eksis di dunia hiburan. Dia dinyatakan masuk dalam jajaran Most Stylish Men of 2011 (Pria Paling Bergaya 2011) versi majalah Instyle.
Itu tadi 10 fakta menarik seputar Justin Timberlake! Well... Happy birthday, Justin! Wish we all a best ;) (BM/dew)
Laporkan Zumi, Aldi Serahkan Foto Tak Senonoh
January 27, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Untuk membuktikan bahwa tudingannya tidak main-main, sejumlah bukti diberikan Bernaldi Kadir Djemat untuk memperkuat laporannya terkait tuduhan perselingkuhan antara istrinya, Peni Fernita dengan Zumi Zola.
"Bahwa ini bukan main-main. Ini langsung dengan laporan dugaan perzinahan. Apa pantas seorang teman melakukan phone seks, dan melihatkan gambar kemaluannya. Apa pantas ini sahabatan?" ujar Humphrey Djemat, kuasa hukum Aldi, saat ditemui di Jakarta, Kamis (26/1/2012).
Diakui Aldi, kecurigaan adanya hubungan gelap antara istrinya dengan Zumi mulai tercium sejak Mei 2011 silam, saat istrinya pamit untuk ke pergi ke Jambi bersama orangtua dan anaknya. "Hari pertama mereka nginep di hotel. Kamar ada tiga, kamar pembantu, dan kamar dua di atas. Anak saya ditaruh di kamar pembantu. Anak saya cerita selama di sana dia pergi sama Om Zumi Zola," ujar Aldi.
Awalnya, Aldi tidak melihat perbedaan yang terjadi pada istrinya. Tapi saat Aldi memeriksa isi BBM istrinya, dan Peni mulai panik. Aldi bersikukuh untuk tetap mengambil HP tersebut untuk menunggu balasan dari Zumi Zola. Benar saja, jawaban yang ditunggu datang dan sangat mengejutkan.
"Pas saya lihat dengan ada BBM dia kirim foto lengkap dengan seragam bupatinya. "Dia (Peni) bilang susah enggak di-****-nya (bercinta)," ujar Aldi menceritakan isi BBM istrinya tersebut.
Kini segala bukti dari isi HP Peni siap dijadikan bukti saat kasus ini bergulir ke ranah hukum. Aldi juga masih tak percaya rumah tangga yang dibangunnya selama 3 tahun seolah runtuh begitu saja.
Sebelumnya, pada Selasa (24/1/2012) Aldi melaporkan dugaan perzinahan istrinya dengan bupati yang mantan aktor itu ke Polda Metro Jaya.
Sakit Jiwa, Keira Knightley Ingin Bercinta Terus
January 24, 2012
LOS ANGELES- Keira Knightley mengalami kelainan jiwa yang tak lazim. Bintang film Pirates of a Caribbean itu selalu ingin bercinta dan menikmati masokisme.
Tapi jangan salah sangka dulu. Cerita itu hanya terjadi di film terbaru Keira yang berjudul A Dangerous Method. Di film ini, Keira menjadi seorang pasien yang mengalami kelainan seksual dan sangat suka seks dengan kekerasan.
Karena film ini bicara soal seks, tentu saja Keira diharuskan beradegan ranjang. Untuk menghilangkan rasa groginya, Keira mengaku meminum alkohol.
"Kita mengambil gambar satu sampai dua kali. Vodka itu membuatku tenang," katanya seperti dikutip Dailymail, Selasa (24/1/2012).
Film A Dangerous Method merupakan film yang diadaptasi dari buku karangan John Kerr yang bercerita tentang penemu teori psiko-analisis, Sigmund Freud, Carl Jung.
"Aku sangat tertarik dengan sejarah dan salah satu keistimewaan memerankannya adalah bagian dari pekerjaanku," katanya.(rik)
‘cerita ngentot’ Namanya Wati
December 10, 2011
Claim your 30 min FREE Chat Time ! Try Now !
Suatu yaum saya dipanggil pimpinanku ke di ruangannya. Aku menduga-duga apa rupanya sebabnya saya dipanggil mendadak begini.
“Duduk, Dik. Tunggu pendek ya,” katanya seraya meneruskan membaca surat-surat yang bersetuju yaum ini.
Setelah sempurna membaca 1 surat barulah dia menatapku.
“Begini Dik Anto, besok yaum prei nasional. Hari ini apa yang berulang mesti diselesaikan?” tanyanya.
Aku berpikir sejenak seraya mengingat bahkan kewajiban yang mesti kuselesaikan kencang yaum ini.
“Rasanya gerangan telah tak tersedia berulang yang mendesak pak, tersedia beberapa ide dan rancangan gawai yang mesti saya buat, tapi berulang bisa ditunda mencapai pekan depan. Ada apa Pak?” tanyaku.
“Anu, tersedia peziarah bermula Kalimantan, namanya Pak Jainudin, mendatangkan aja Pak Jay. Sebenarnya beda akan kepentingan biro kita sih. Hanya kebetulan aja betul dia tersedia di sini, jadinya sekalian aja. Dia menginap di Bekasi. Tadi dia telpon katanya berharap bantu kendati diantarkan surat yang kemaren bruise Dik Anto bikin konsepnya akan dipelajari, jelaskan aja detailnya. Nanti Dik Anto damping aja ke sana dan beri duit check hotel beliau. Layani mencapai sempurna urusannya, apabila mesti kelak nggak harus balik ke kantor. Besok dia kembali. Kalau mobil biro betul kosong, memakai taksi aja soalnya ini penting. Uangnya raih di kasir!” katanya seraya memberikan catatan kepadaku akan raih duit di kasir.
Bergegas saya ke bendaharawan seraya melihat di resepsionis tersedia mobil biro berulang hampa maupun tidak. Ternyata segenap mobil berulang dipakai. Jadi saya ke atas taksi ke Bekasi.
Setelah mencapai di hotel yang dituju, saya kencang menemui Pak Jay, dan menyerahkan arsip yang dimaksud. Setelah dia bertanya mengenai perincian bermula arsip tadi, dia katakan bahwa dia telah mengerti dengan isinya dan setuju. Hanya tersedia pembetulan redaksional saja.
“OK Dik, kelak saya kabari. Begini saja, rancangan ini saya angkat dulu. Perbaikannya kelak menyusul saja. Hanya redaksional kok. Isinya saya telah pengertian dan prinsipnya setuju,” katanya.
“Oh iya pak, pimpinan saya sampaikan bahwa check hotel ayah kendati kami yang selesaikan,” kataku.
“Aduh, sempurna merepotkan. Sampaikan bisa asih dan hormat akan pimpinanmu, Pak Is” katanya seraya menyalamiku.
“Baik Pak kelak saya sampaikan, aman jalan”.
Aku belakang yaum membereskan check di garit hadapan office. Tiba-tiba aja petugas hotel memanggilku.
“Maaf Pak Anto ya? Ini Pak Jay akan bicara,” katanya seraya menyerahkan batang telepon. Kuterima batang telepon dan bermula seberang Pak Jay berkata”Dik, saya minim ingat asih tahu. Kebetulan segenap kepentingan saya sempurna yaum ini sempurna saya bisa balik tengah yaum nanti. Dik Anto kelak pendek di rendah ya!”
Aku menanti Pak Jay mendarat ke lobby. Sebentar belakang yaum dia telah berasal dan berharap dipanggilkan taksi. Kupanggilkan taksi, dia ke atas dan katanya.
“Terima asih berlimpah lho bantuannya”.
Aku menggangguk dan tersenyum saja. Setelah taksinya pergi, saya berpikir apabila dia sempurna pulang, selagi check telah dibayar padat mencapai besok, cinta kasih rasanya. Biar aja kuisi kamarnya mencapai besok, toh besok juga libur. Aku memberi tahu ke resepsionis.
“Mbak, Pak Jay telah check out, saya memakai kamarnya mencapai besok. Tapi bantu beresin dulu kamarnya, saya akan rute dulu sebentar. Boleh kan?” kataku.
“Boleh pak, silakan saja,” katanya seraya tersenyum.
Akhirnya saya keliling-keliling di Kota Bekasi. Nggak tersedia yang ajaib sih. cuma telah lamban aja tak ke Bekasi. Setelah beberapa lama, capek juga rasanya badanku. Aku akhirnya bersetuju ke sebuah kediaman pijat tradisional. Siapa tahu bisa massage lady yang oke, setelah dipijat kelak gantian kita yang memijatnya.
Seperti awam begitu bersetuju di disitribusi hadapan saya disodori foto-foto tighten adult yang cantiknya mengalahkan artis. Mbak yang patroli mengomentari seraya sekalian promosi. Si A pijatannya baik dan orangnya supel, Si B duga berlimpah bicara tapi cantik, Si C gelap manis dan supel dan lain-lainnya. Aku gerangan tak tertarik dengan promosinya. Pilihanku biasanya berdasarkan feeling saja.
Pada detik lihat-lihat foto, tersedia perempuan yang masuk. Kulihat sekilas, apabila dia massage lady di sini saya pilih dia saja.
Kutanya di yang jaga, ” Mbak, yang mulanya barusan melalui gawai di sini juga?”
“Ya Mas, dia terkini berharap ijin pergi pendek tadi. Katanya tersedia sececah keperluan,” jawabnya.
“Boleh pijat sama dia Mbak?” tanyaku lagi.
“Boleh saja, tapi bayaran untuknya duga jangkung sedikit,” katanya seraya tersenyum belakang yaum menyebutkan rupiah yang mesti kusediakan.
Kuiyakan dan disuruhnya saya bersetuju ke kabin VIP, tersedia AC-nya biarpun bising dan tak terlalu dingin. Sambil menanti di di kamar, kuamat-amati sekelilingku. Sebuah kabin berukuran 3 X 2 scale dengan sebuah open bed akan 1 anak adam dan sebuah bidang datar mungil yang di atasnya tersedia cream pijat dan handuk. Pintunya ditutup dengan korden tekstil mencapai ke lantai. Kulepaskan pakaianku berdiam lancingan di saja. Iseng-iseng kubuka laci bidang datar mungil di sampingku. Ada bujur sangkar “25″ yang telah kosong.
Tidak lamban belakang yaum putri pemijat yang kupesan telah muncul. Kuamati berulang dengan bertambah teliti. Lumayan. Kulitnya putih, jangkung (untuk ukuran seorang wanita) dengan perawakan seimbang. Ia mengenakan lancingan panjang gelap dan baju form putih. BH-nya yang berwarna gelap nampak jelas membayang di badannya.
“Selamat siang,” sapanya seraya menutup korden dan mengikatkan pinggirnya di kaitan di kusen pintu.
“Siang,” jawabku singkat.
“Silakan berbaring telungkup Mas, akan diurut maupun dipijat saja”.
“Punggungku dipijat saja, penyangga dan lengan bisa diurut”.
Aku berbaring di atas open bed. Ia start memijat ujung lengan dan tapak penyangga kakiku.
“Namanya siapa Mbak?” tanyaku.
“Apa perlunya Mas tanya-tanya idenditas segala. Mas gawai di Sensus ya?” Jawabnya seraya tersenyum. Meskipun jawabannya begitu tapi bermula nada suaranya dia tak marah.
Akhirnya seraya memijat saya tahu namanya, Wati, berasal bermula Palembang. Pijatannya sebenarnya tak terlalu keras. Sepertinya dia telah belajar mengenai anatomi raga anak adam sehingga di titik-titik tertentu terasa duga perih andaikan dipijat.
“Aduh.. Pelan sececah dong!” teriakku momen dia memijat disitribusi betisku.
“Kenapa Mas, Sakit? Kalau dipijat perih berarti tersedia disitribusi yang adil tak beres. Coba disitribusi lain, biarpun pijatannya bertambah plain tapi kan nggak sakit”.
Kupikir adil juga pendapatnya. Aku sececah telah mengertimengenai pijat pantulan yang membuka bundel syaraf dan melancarkan aliran darah sehingga metabolisme raga balik normal. Ia memijat pahaku.
“Hmmhh.. Ada pembuluh yang sececah ketarik Mas. Pasti beberapa yaum ini muda kecilnya tak bisa bangun secara maksimal,” katanya.
Memang beberapa yaum ini, barangkalikarena kelelahan bekerja maupun alasan beda sehingga di dini yaum detik bangun bobok muda kecilku kondisinya minim tegang. Aku tak terlalu memperhatikan dampak pikiran adil berulang inti akan menyelesaikan pekerjaan pekan ini. Tangannya beberapa kali start menyenggol kejantananku yang terbungkus lancingan dalam. Tapi herannya saya sama sekali nggak terangsang. Kucoba akan menaikkan pantatku dengan harapan tangannya bisa bertambah ke hadapan lagi, tapi ditekannya berulang pantatku.
“Sudahlah, Mas bungkam aja kelak nggak sempurna pijat,” katanya.
Kali ini tangannya benar-benar meremas muda kecilku. Tapi sekali berulang saya heran, dampak nggak bisa terangsang. Tangannya detik ini memijat pinggangku. Ibu jarinya memencet pantatku disitribusi pinggir dan ujung lengan lainnya memijat-mijat sekitar peranakan kemih.
“Penuh.. Beberapa yaum absolut tak dikeluarkan iya Mas? Maklum adiknya juga berulang nggak fit,” komentarnya duga ngeres.
Lagi-lagi tebakannya benar. Aku tak tahu dia asal tebak maupun adil tersedia ilmunya akan hal-hal bagai itu.
“Hhh..” kataku momen dia start memencet punggungku, belakang yaum lantas mencapai tengkuk.
Aku start merasa rileks dan mengantuk. Enak juga pijatannya. Kini kakiku diurutnya dengan cream pijat. Sampai di akrab pahaku dia berkata”Tahan sececah Mas, duga perih memang”. Tangannya dengan perkasa mengurut pukang disitribusi dalamku. Terasa perih sekali.
“Uffpp.. Haahh,” kataku seraya menahan sakit.
Kepalaku kubenamkan ke bantal. Setelah kedua terbagi pahaku diurut terasa tersedia perbedaan. Kejantananku start bereaksi momen tangannya menyusup ke rendah pahaku. Pelan tapi absolut kejantananku start membesar sehingga terasa mengganjal. Aku duga menaikkan pantatku akan mencari kedudukan yang enak. Kali ini dibiarkannya pantatku ke atas dan tanganku meluruskan senjataku di jurusan pukul 12.
“Balik badannya, dadanya akan dipijat nggak?”
Kubalikkan badanku. Kulihat peluh start menitik di lehernya. Untung tersedia AC, biarpun tak bagus, sececah menolong. Wati mengusap-usap dadaku.
“Badanmu baik Mas, dadanya diurut ya?”
“Nggak usah, tanganku aja deh diurut,” kataku.
Ia bersimpah di sampingku dengan penyangga menggantung di pinggir ranjang. Ketika dia meluruskan dan mengurut tanganku kupegang dadanya. Lumayan besar, tapi duga kendor.
“Tangannya..” katanya mengingatkanku.
Tidak berapa lamban dia telah sempurna memijat dan mengurut badanku. Aku meregangkan badan. Terasa bertambah segar.
“Sebentar saya raih cairan dulu Mas,” dia pergi kabin dan balik dengan memanggul cairan suam dan tuala kecil.
Dicelupkannya tuala mungil ke di cairan suam dan dilapnya seantero tubuhku mencapai tanda cream pijat hilang. Kemudian dilapnya badanku sekali berulang dengan tuala yang tersedia di atas bidang datar kecil. Aku balik terangsang momen dia melap dadaku. Kuperhatikan dia dan kupegang tangannya di atas dadaku. Ia memutar-mutarkan tangannya yang dibalut handuk.
“Kenapa Mas,” bisiknya.
“Ingin dikeluarin kendati nggak padat dan meluap terbuang,” kataku.
Ia menggerakkan tangan, sandi akan mengocok penisku.
“Nggak bisa emangnya disini ya? Ini apa?” tanyaku seraya membuka laci bidang datar dan menunjukkan bujur sangkar “25″ yang hampa tadi.
“Mas ini tangannya badung deh. Bukan begitu Mas, kepala berulang tersedia di sini. Dia kesini seminggu 2 kali. Dia melarang kami akan begituan dengan tamu, katanya belakangan ini kerap tersedia razia,” jawabnya.
Kami bungkam beberapa saat, tensiku telah start turun.
“Begini aja Mas, kebetulan saya juga berulang kepingin dan Mas sebenarnya sesuai dengan seleraku dan rasanya bisa memuaskanku. Sekali-sekali kepingin juga menikmati kesenangan. Nanti malam aja kita bertemu setelah pukul 10 malam, sini telah tutup”.
Kutanya berapa tarifnya akan semalam.
“Jangan keliru duga Mas, tak segenap perempuan pemijat cuma kepingin duit saja. Sudah kubilang apabila kita kelak bisa take and give. Just for fun”.
Busyet.. Entah adil barangkalitak aksen yang diucapkannya saya tak peduli. Malam ini saya bisa pemuas keinginanku yang tertahan selama beberapa hari. Kukatakan kelak setelah sempurna gawai kutunggu di hotel tempatku menginap.
Aku balik ke hotel dan mandi. Sekilas tersedia keinginanku akan berswalayan-ria. Tapi kutahan, kecut hati kelak malam sempurna minim greng. Setelah bersiram saya balik rute di sekitar hotel. Jalan start macet, dampak pukul balik biro telah lewat. Cuaca duga berawan dan tak lamban mendarat gerimis. Kupercepat langkahku, tapi hujan telah start lebat. Untung tersedia sebuah kedai tenda. Sekilas kubaca tersedia STMJ. Boleh juga nih, hitung-hitung persiapan kelak malam. Kupesan 1 gelas. Kuseruput perlahan. Rasa suam menjalari tubuhku. Jahenya terlalu pedas, kulirik penjualnya.
“Di sini STMJ-nya orisinal Mas, alami. Bukan buatan bengkel jamu, melainkan saya bikin sendiri. Jahenya adil berniat duga berlimpah kendati raga sempurna bugar dan tak mudah bersetuju angin,” katanya seolah membaca pikiranku. Kutunggu minumanku duga dingin. Ternyata berisik juga kedai ini. Mungkin juga dampak rempah rempah Bapak penjualnya yang membuatnya dengan materi alami.
Kembali ke hotel biarpun dengan pakaian sececah basah, akan melainkan kesegaran pijatan dan STMJ membuatku tak kecut hati bersetuju angin. Aku tak angkat pakaian ubah dampak niatnya tak menginap, cuma melayani peziarah kantor. Kulepas bajuku dan dengan konstan memakai lancingan panjang kubaringkan tubuhku ke ranjang yang empuk. Enak juga sempurna anak adam kaya. Menginap di ajang yang empuk dan berAC. Namun kupikir lagi, ternyata hidup ini lezat apabila dijalani dengan bahagia hati. Orang berhararta yang memiliki jabatan absolut lantai stressnya bertambah jangkung dan belum absolut mereka bisa menikmati segenap yang tersedia padanya. Mungkin pas juga saya sempurna filsuf, pikirku begitu terjaga bermula lamunanku.
Kulihat pukul pembatas menunjukkan pukul 8 minim 10 menit. Masih tersedia durasi tiduran 2 pukul setelah seharian pikiranku duga capek. Badan gerangan tak apa-apa, cuma pikiran yang mesti istirahat.
Setengah tertidur saya mendengar ketukan di pintu.
“Tok.. Tok.. Tok..
“Mas Anto, ini Wati,” terdengar bunyi bermula luar.
Upss, saya melompat bermula ranjang dan membuka pintu. Setelah kubuka gerbang saya tertegun sejenak. Wati konstan memakai baju form yang mulanya tengah yaum dipakainya dibungkus dengan sweater dan celananya telah ubah dengan jeans. Sepatu dengan kepunyaan jangkung membuat dia jelas bertambah jangkung dan langsing. Kacamata bersih nongkrong di hidungnya yang sedang. Wajahnya dihiasi dengan make adult tipis. Kalau dilihat sekilas bagai Yurike Prastica.
Wati bersetuju dan melepaskan sweaternya. Aku menutup pintu, menguncinya dan bersimpah di atas ranjang, lewat dia bersimpah di sampingku. Saat itu saya berulang termangu, tapi penisku bereaksi bertambah kencang dan direk aja berdiri dengan kerasnya. Wati melihat kebawah, dia berniat melihat dan meraba, mengusap bersama memainkan penisku.
Aku start bergairah melainkan cuma bungkam menanti aksinya. Kurebahkan tubuhku ke ajang tidur, dia lantas memainkan penisku. Dilepasnya penjuru pandang dan diletakkan di bidang datar pinggir ranjang. Ia berdiri dan melepaskan lancingan panjangnya. Pahanya yang licin terpampang di depanku. Kudorong dia dan kupepetkan ke pembatas seraya berciuman lembut. Ia mengerang kecil” Ngghngngh..”.
Tangannya membuka lancingan panjangku dan menariknya ke bawah. Tangannya meremas penisku dan mengeluarkannya bermula lancingan dalamku. Ia bergerak sehingga saya yang dipepetnya di dinding. Dalam kedudukan setengah nongkrong dia start mengulum penisku. Penisku semakin lamban semakin tegang. Ia mengkombinasikan permainannya dengan mengocok, menjilat, mengisap dan mengulum penisku. Kupegang kencang kepalanya dan kugerakkan progresif berkurang sehingga mulutnya bergerak mengulum penisku. Tangannya meremas pantatku dan menarik lancingan dalamku yang mengganggu gerakannya. Kurasakan mulutnya menyedot dengan perkasa mencapai penisku terasa ngilu.
Kuangkat tubuhnya dan kulucuti lancingan dalamnya. Kaus tipisnya berulang kubiarkan konstan di badannya. Sebuah keindahan tersendiri melihatnya di perihal kosong di disitribusi rendah dan kausnya berulang melekat. Belahan payudaranya yang mega membayang di balik baju form tipisnya. Kini saya yang nongkrong di depannya dan start menjilati dan memainkan clit-nya. Vaginanya memiliki tepi asing yang duga melebar. Warnanya kemerahan. Ia terguncang-guncang momen clitnya kujilat dan kujepit dengan kedua bibirku. Beberapa detik kami di kedudukan begitu. Tangan kirinya memegang kepalaku dan menekankan ke selangkangannya. Tangan kanannya meremas payudaranya sendiri.
Aku bangun berdiri dan bermaksud melepas BH-nya. Kucari-cari di punggungnya melainkan tak kutemukan pengaitnya.
“Di depan.. Buka bermula depan,” Wati berbisik.
Rupanya cermin BH-nya dengan lenggang baju di depan. Kuremas kedua dadanya dengan lembut. Tanganku telah menemukan lenggang baju BH-nya. Tidak lamban dadanya telah terbuka. Putingnya yang coklat membayang di balik kausnya. Kugigit bermula asing kausnya dan Wati mengerang.
Penisku di rendah yang telah berdiri melewati garit melintang start mencari sasarannya. Tangannya mengocok penisku berulang dan menggesekkannya di vaginanya. Kucoba memasukkannya sekarang, akan melainkan meleset terus. Kuangkat sebelah kakinya dan kucoba lagi. Tidak masuk juga. Mulutku berulang bermain dengan puting di di kausnya. Wati kelihatannya tak betah berulang dan dengan sekali gerakan kausnya telah terlempar di penjuru kamar. Tanganku mengusap gundukan payudaranya dan meremas dengan plain akan melainkan hati-hati. Ia menggelinjang. Mulutku menyusuri bahunya dan melepas rami BH-nya sehingga detik ini kami di kondisi polos.
Karena telah kalah berkali-kali mencoba akan memasukkan zakar di kedudukan berdiri, kudorong dia ke jurusan ranjang dan akhirnya kudorong dia roboh ke ranjang. Saat itu saya start kepanasan dampak antusiasme yang timbul. Lalu saya mencengkam dan memeluk Wati. Perlahan-lahan dia start mengikuti permainanku. Kutindih tubuhnya dan kuremas pantatnya yang berulang padat.
“Anto.. Kumohon greatfully ayo.. Masukk.. Kan!”
Tangannya meraih kejantananku dan mengarahkan ke guanya yang telah basah. Aku menurut aja dan reduction kesulitan kencang kutancapkan penisku dalam-dalam ke di liang vaginanya.
Kami sama-sama bergerak akan mengimbangi permainan 1 dengan lainnya. Aku yang bertambah berlimpah memegang peranan. Ia bertambah berlimpah berserah dan cuma mengimbangi saja. Gerakan buat gerakan, teriakan buat teriakan dan akhirnya kamipun menggelosor lemah di puncak kepuasan yang tak terkira.
Setelah sejenak kami beristirahat, kami sama-sama melihat keindahan raga 1 sama beda gairahku start bangun lagi. Aku memeluknya balik dan start menjilati vaginanya. Dan belakang yaum memasukkan penisku yang telah balik menegang.
Aku menusuk vaginanya, crek.. crek.. crek.. crek.. crokk .. Berulang kali. Ia joke mendesah seraya menarik rambutku. Kami sama-sama bergoyang, senggat ajang bobok joke terasa akan ambruk dan berderit-derit. Setelah nyaris setengah pukul bermula permainan kami yang kedua kali, Wati mengejang dan vaginanya terasa bertambah lembab dan hangat. Sejenak kuhentikan genjotanku.
Kini saya balik menggenjot ms.v Wati lagi. Kami berdua bergulingan seraya sama-sama berpelukan di kondisi merapat. Kuputar badannya sehingga dia di kedudukan menggengam kekangan di atas. Kini dia yang bertambah berlimpah memainkan peranan. Akhirnya saya nyaris mencapai puncak bermula kenikmatan ini. Kutarik lenggang zakarku sehingga penisku seolah-olah memanjang.
“Wati, kayaknya saya nggak kebal lagi, saya akan keluar”.
Akhirnya tak lamban belakang yaum kami mencapai titik puncak. Aku pergi duluan dan tak lamban Watipun mendapatkan puncaknya dengan menikmati kedutan di penisku. Setelah itu kami terbaring lemas, dengan Wati memelukku dengan payudaranya memencet perutku.
“Wati terimakasih akan saat-saat ini”
“Nggak harus To.. Wati yang terimakasih karena, Wati nggak menyangka awak benar hebat. Wati nggak nyangka awak memiliki daya yang besar. Wati mulanya cuma berharap menikmati permainan dengan kencang dampak mulanya tengah yaum pijatanku telah kuarahkan kendati kita bermain dengan cepat”.
Kami tertidur berpelukan dan setelah dini harinya kami bercinta akan ketiga kalinya, dan kuakhiri dengan tusukan yang manis, kami sama-sama membersihkan raga dan pulang. Kuantar dia mencapai di hadapan lorong rumahnya.
Ketika beberapa yaum belakang yaum kucari dia di ajang kerjanya, tak kudapati berulang dirinya. Kata Mbak yang patroli di hadapan dia balik desa dan tak balik lagi. Ditawarkan temannya yang beda akan memijatku, akan melainkan saya tak berminat dan direk balik kanan, behind to Batavia.
Chat 2 me :) Free 30 min Chat time ! Try Now !‘cerita dewasa’ Bercinta Dengan Gadis Kampung
December 10, 2011
Chat 2 me :) Free 30 min Chat time ! Try Now !
‘cerita dewasa’ Bercinta Dengan Gadis Kampung
Kala itu saya numpang kost di kediaman temanku yang sudah berkeluarga, berulang seorang putri muda temanku kebetulan numpang juga di kediaman itu, sebagai pengasuh anak-anak temanku itu, berhubung tunjangan istri bekerja.
Pada awalnya saya memandang putri itu Nani namanya, biasa-biasa saja, mahfum saya walaupun sudah layak dibilang mega (27) melainkan sekalipun belum sudah mengenal cewek secara spesial apalagi namanya pacaran, mahfum anak adam tuaku menekankan menodong keahlian bertambah penting bakal kala depan.
Apalagi setelah saya beres khotbah dan direk bekerja, saya merasa berhasil menikmati hasilku selama ini. Itu sekedar credentials mengapa putri itu saya penglihatan awam saja, akibat dia cuma berhasil SD sehingga saya minim tahu asalkan saya menyadari dek pendidikanku sendiri. Namun bermula yaum kehari Nani si putri itu selalu melayaniku menyediakan makan, melindungi kebersihan kamarku, dan apalagi mencuci bajuku yang terkadang reduction saya berharap walaupun saya sebenarnya awam mencuci sendiri, bakal melainkan adakalanya saya layak aktif kerja, sehingga waktuku terkadang serasa di buru-buru.
Rupanya putri itu sececah menaruh hati, tapi saya tak paham sekali. Terlihat bermula kiat memandangku, sehingga saya terkadang pura-pura memperhatikan ke jurusan lain. Sampai di 1 saat, dimana temanku beserta anak istrinya balik desa bakal 1 keperluan selama seminggu, sedangkan muda perempuannya akibat mesti menyediakan santap setiap kali untukku, tak diikutkan pulang, sehingga berdiam saya dan si putri Nina itu di rumah.
Rupanya kesendirian kami berdua menimbulkan hawa beda di rumah, dan senggat di 1 dini momen putri itu berulang menyapu kamarku yang kebetulan saya berulang bersiap beranjak kerja, masuklah putri itu bakal menyapu lantai. Sebagai mana kedudukan anak adam menyapu, lalu detik putri itu membungkuk, aduhh…, rupanya perh yang berulang bercermin tersapu juga sama pemandangan yang menakjubkanku. Dua lenggang melon yang berlimpah bugar terhidang di depanku sama putri itu, dengan sececah basa kadaluwarsa putri itu menyapaku barangkalisadar maupun tak dia sudah menarik perhatianku akibat payudaranya yang tak terbungkus BH, eksepsi dibalut baju yang berpotongan dada rendah. Dengan tak membuang kesempatan saya nikmati keindahan lenggang dada itu dengan bebas melalui kaca selama menyapu dikamarku.
Menjelang dia beres menyapu kamarku, tiba-tiba dia rangkul perutnya seraya mengerang kesakitan dan bagian hadapan yang menampakkan rasa perih yang melilit. Dengan gerak refleks, saya menggengam lengannya seraya saya pertanyaan apa yang dia rasakan. Sambil konstan mengerang dia balas bahwa rasa mules alat pencernaan tiba-tiba, lalu saya asuh dia ke kamarnya dengan konstan mengerang memegangi perutnya mencapai ditempat tidurnya. Kusuruh dia rebahan dan memintaku bakal diberikan remedi gesek bakal perutnya. Segera saya ambilkan dan seraya berjaga dia gesek perutnya bermula balik blousenya.
Tetapi tiba-tiba detik menggosok lagi-lagi dia mengerang dan mengaduh, sehingga membuatku sececah bingung dan membuatku cepat iring memegangi perutnya dan seraya iring mengurut juga. Dan nampak sececah kira berkurang rintihannya, seraya berulang konstan kuurut perutnya. Kepanikanku start buyar dan saya start terjaga berulang bakal keindahan lenggang dada putri itu bersamaan dengan bangkitnya perasaan putri itu selama saya urut mulanya start menelusuk ke tubuhnya merasakan kenikmatannya juga dan dengan tiba-tiba tanganku dipegangnya dan dibimbingnya tanganku ke halaman ladang berhiaskan lenggang melonnya yang berlimpah bugar dan saya turuti aja kenikmatan bersama ini bakal mengusap lenggang melon yang tak terbungkus itu, dan tanganku lantas menelusup diantara buah-buah itu seraya memetik-metik putingnya.
Gadis itu start mengerang nikmat, dan erangan licin dan memberi isyarat tanganku bakal lantas dan lantas memilin puting buahnya yang semakin menegang. Baru saya sadari bahwa bakal kali mula mula saya merasakan puting putri yang menegang asalkan berulang terangsang dengan erangannya yang membuat penisku yang bermula mulanya iring mengeras tambahan memencet di di celanaku yang sebenarnya sudah tersedia bakal beranjak kerja, bakal melainkan bakal selagi tertunda. “Eehh… Mas.. gelii.. tapi nikmat, aahh.. eehmm aduuhh nikmat mass..” Posisi dia detik itu seraya bersimpah membelakangiku, dan tiba-tiba dia menyandar ke dadaku seraya menengadahkan mukanya dan mulutnya mengendus-endus leherku.
Tanpa lempar waktu, mulutku joke kuenduskan ke lehernya dan selanjutnya congor kami sama-sama berpautan, sama-sama mengulum dan sama-sama menjulurkan alat perasa dengan padat nafsu, selagi tanganku lantas menyusuri buah-buah yang berlimpah itu bakal meningkatkan kegairahannya, berulang lengan putri itu start buyar kesadarannya sama kenikmatan itu dengan ditandai kegairahannya bakal melepas kaitan gaun bawahannya dan dilanjutkan ke kancing-kancing blousenya.
Kembali kesadaranku tertegun bakal mula mula kali saya menikmati keutuhan raga seorang putri yang cuma mengenakan CD-nya. Namun bakal detik itu juga saya terperanjat, “Eiitt, Nina ini sudah pukul delapan, saya mesti beranjak gawai wahh, saya terlambat”, kataku. Kami sama-sama tertegun penglihatan dan sama-sama seringai tertahan dan kabin kecil hari kami berpeluk cium, seraya saya berkata, “Entar saya beranjak dan saya cepat kembali, cuma bakal berharap ijin apabila saya tersedia keperluan yahh, gimana?”.
“He.. eh, Mas entar kita terusin berulang iya Mas, tapi ikrar lho, ehh tapi Mas?”.
“Kenapa Nan…” tanyaku.
“Mas kemot dulu dong lenggang dadaku, ntar terkini dapat berangkat”.
Achh lagi-lagi kenikmatan yang tak dapat ditunda pikirku, dengan “terpaksa” saya kemot putingnya dan dengan padat antusiasme saya kemot lenggang dadanya mencapai nyaris merata tanda kemotan di kedua lenggang dadanya, sampai-sampai si Nani tak beriktikad keganasanku. Kami sama-sama melepas pelukan yang seolah merupakan kerinduan yang selama ini lamban terpendam.
Kebetulan kantorku cuma beberapa ratus scale bermula kediaman kost yang saya tempati. Selesai saya menyampaikan alasan yang dapat diterima atasanku, cepat saya bergegas balik lagi. Ketika saya mencapai dirumah, yang benar setiap harinya hening di jam-jam kerja, lalu menambah kegairahanku durasi saya membuka gerbang hadapan yang tak terkunci, dan direk kukunci detik saya masuk. Tetapi pintu-pintu kabin tertutup. Maka yang mula mula saya tuju merupakan kamarku. Aku singkap kamarku bakal ubah baju kerjaku dengan hasrat bakal ubah baju kaos dengan lancingan pandak saja.
Aku singkap baju dan celanaku 1 persatu, dan detik saya cuma kenakan lancingan dalamku, tiba-tiba bermula belakang, Nina si putri itu sudah di kabin kecil mendekapku dan ohh, menakjubkan…, rupanya sedari mulanya dia saya tinggalkan, dia tak berulang kenakan bajunya seraya lantas menanti di kamarku. Maka balik kenikmatan dini itu saya teruskan lagi, dengan sama-sama meraba dan dengan ciuman yang padat antusiasme dan kami masing cuma mengenakan lancingan di saja, sehingga jangat kami dapat sama-sama bergesekan merasakan dekapan secara penuh, selagi kami berpelukan dan congor berciuman, penisku merasakan keempukan tonjolan buari di pangkal pukang Nani yang seolah terbelah 2 memberikan rumah ke gagang penisku. Sedangkan dadaku merasakan tonjolan lenggang dadanya yang licin dan torehan puting susunya di dadaku. Tanganku bergerak bermula punggungnya beralih ke pantatnya yang bundar bakal saya remas-remas, berulang tangannya konstan memegang celebration dan kepalaku dengan mulut, tepi dan alat perasa sama-sama mengulum. Lama kami di kedudukan berdiri “Eeehh… mmaas eehh eegh enaak cinta kasih ngg…, teruss, teruss… gelii… egghh eenaak” erangnya yang setiap detik pergi bermula mulutnya.
Kegairahan dini itu kami lanjutkan di dek kamarku bakal sama-sama berguling dan konstan sama-sama rangkul menaikkan antusiasme petting kami yang mula mula kali di dek kamarku. Maklum kabin indekost dengan ajang tidurku yang seadanya dan pas-pasan yang absolut minim betul bakal kegairahan petting yang memuncak di dini itu.
Dengan bebas lengan kami sama-sama bergerak ke lenggang dada, penis, puting dan 1 kondisi selama ini yang beres obsesiku merupakan keinginan yang terpendam bakal mengemot puting asalkan melihat lenggang dada cewek yang sedemikian bahenol dan menggairahkan, lalu saya tumpahkan obsesiku di kenikmatan dini itu bakal mula mula kalinya. “Mass cinta kasih terruss kemot pentilku.. mmaass gelii, geelii,… eehm Mas nikmat.. lantas jilatin pentilku teruss saya peengin di jilatin lantas pentilku..”. Dengan padat antusiasme mula mula saya puaskan menjilati putingnya yang saya rasakan semakin menegang dan begitu juga dengan penisku, seraya saya gesek-gesekkan ke tonjolan buari di selangkangannya.
Aku balik kira takjub momen gagang penisku merasa berair detik saya gesekkan di tonjolan buari pangkal pukang Nina yang berulang memakai CD, yang apalagi penisku seorang diri belum mengeluarkan cairan sperma. Maka seraya mulutku mengemot dan menjilati puting susunya, tanganku mencoba meraba pangkal pukang Nina diantara belahan daging, bakal melainkan tiba-tiba dia memekik “A’aa ehh jangan dulu Mas nggak kebal gelinya”.
Maka selagi saya lepaskan balik dan lengan ku balik meremas lenggang dadanya seraya memilin-milin putingnya “Mass… he’eh begitu kemotin pentilku teruss.., susuku diremass-re’eemas… e’eenak eeh… ehghhm… yangg geli…”. Penisku lantas saya gesek-gesekkan dicelah pangkal pukang Nina, “eeh,,eehh… eehh… eehh… eeheh… eh”. Demikian lenguhannya setiap saya gesek selangkangannya. “Mas… betot CD-ku dan lepaskan celanamu…”, mencapai di ucapan Nina tersebut lalu selagi kami terlepas pergumulan itu seraya saya dengan ragu dan deg-degan menarik pelan-pelan CD-nya yang berulang di kondisi celentang selagi saya bersimpah dan dia start angkut kakinya ke atas detik CD-nya start bergeser meninggalkan pantatnya, seraya lantas kutarik perlahan-lahan dengan sama-sama berpandangan alat penglihat bersama senyum-senyumnya yang nakal, lalu saya dihadapkan dengan sembulan apa yang disebut clitoris yang ditumbuhi rambut-rambut licin sececah ikal dan bllaass, terlepas sudah CD-nya tinggalah antara rapat-rapat menganga rada pinkish dan rada berair dengan sececah leleran cairan pekat bermula bolongan kenikmatan itu.
“Nin.. mengapa sih” tanyaku nakal, “Apanya… Mas” sahutnya seraya senyum, “Kalau dikemot-kemot payudaranya sama pentilnya tadi”. “Aduh rasanya geli banget, rasanya berhararta akan binasa aja tapi nikmat iih geli”. “Enggak perih dikemot dipentilnya tadi” tanyaku, “Enak.. Mas, rasanya pingin terus, apabila sudah yang kiri, lantas pingin yang kanan, rasanya pingin dikemot bareng-bareng sama congor Mas. Terus di liang kewanitaanku beres ikut-ikutan geli nyut-nyutan mencapai saya eeghh.. hemm gimana yach bergidik. hhmm” akunya. “Terus pingin berulang nggak dikemot-kemot?” tanyaku penasaran. “Iiih… Mas nakal, ya.. Pingin berulang dong”, seraya tangannya merayap ke selangkanganku yang berulang memakai CD, memencet penisku yang menonjol dan juga meremas. “Kalau muda Mas rasanya gimana tuh apabila kupegang-pegang gini?, geli nggak?” keingin-tahuannya mega juga. “Sama nikmat rasanya, pengin lantas dielus-elus sama Nina terus, geli eh-eh… eh” dengan penasaran dia mengesek-gesek betul bolongan penisku, beres geli rasanya.
“Kalau ininya dipegang-pegang gini gimana Mas?” seraya dia menggengam dan raba-raba lenggang pelirku.” Yah nikmat juga” tegasku seraya saya elus-elus pahanya yang tak begitu jernih tapi mulus. “Eh.., Mas mulanya kutipu, pura-pura sakit, ludes Mas kelihatannya masa bodoh saja”, seraya dia seringai bandel menggoda. Brengsek juga nih anak batinku, berani juga ngerjain aku. “Mas.. selama seminggu ini kita cuma berdua aja dirumah, lantas gimana enaknya Mas?” tanyanya seraya usil meremas-remas penisku yang konstan berdiri berulang saya memilin-milin puting susunya yang juga konstan tegang, “Kita kelonan lantas aja seminggu ini tengah hari ataupun malam”.
Kebetulan kerjaku selama ini cuma mencapai pukul 14.00 sudah pulang. Dia menggoda “Terus kelak apabila kelonan lantas Mas kelak nggak tersedia yang nyediain santap gimana dong”. “Yah nggak perlu santap asal kelonan lantas sama Nina entar kenyang”. Dia bangkit dan memelukku erat-erat dan diciuminya bibirku seraya lidahnya dijulurkan ke kerongkonganku. Sambil melepas dia berkata “Mas kita kelonan berulang yuk mencapai sore, lantas kelak bersiram bareng”. Tanganku start mengelus clitorisnya dan mulutku lantas mengulum bibirnya dan balik dia celentang di dek dan saya start menindihnya “Mas.. apabila gini lantas saya rasanya akan kolaps kenikmatan eehh… M eghhmm… aduuh… nikmat Mas di memekku.. geli rasanya teruuss eeghh… eghh”. Dan saya rasakan clitorisnya semakin basah, dan dengan lahapnya ujung tangan tengahku saya mencopot bermula clitnya bakal kujilati jariku dan saya rasakan nikmat gurihnya cairan pekat seorang cewek mula mula kalinya. “Eeehh.. eennak… aahh.. aahh uuhhgg uughhg uuhh… ehhehh” detik jariku balik menelusup kedalam bolongan clitorisnya.
Lenguhan mulutnya dan dengus napasnya menaikkan gairahku yang makin meningkat tapi saya ragu bakal menuruti naluriku mencoba memasukkan penisku ke bolongan senggamanya. Maka selagi saya kebal walupun penisku joke juga sudah semakin berair sama lendirku juga. Aku start merayap kebawah selangkangannya dan mulutku berhadapan dengan clitorisnya reduction dia sadari akibat matanya terpejam menikmati antusiasme yang dirasakan, detik lidahku start menjilatlubang clitorisnya, balik dia terpekik “aahhuughh huu… hu… egghh aduh… eggh nikmat, aduhh saya gimana nih Mass aahh saya nggak kuat, Mass… Mas.. eghh.. egh hhgeehh… Mas.” seraya dia saya perhatikan pantat, paha, alat pencernaan dan kakinya seolah kaku bagai kesakitan melainkan saya bimbang apabila dia sakit, dan malahan kepalaku dia memencet perkasa ke selangkangannya seraya lantas berteriak “hehehggheh ahh… ehhehh… huhh… mass… aku.. akuu rasanya… eghh” dan dia bangkit seraya menarik CD-ku yang berulang saya kenakan, dan blarr, penisku menantang berdiri “Mas masukkan Mas.. eeghheghh” dan dia angkut kakinya seraya celentang dia bentangkan lebar selangkangannya seraya tangannya membimbing penisku memasuki clitorisnya. “Mas.. guncang Mas eghh Mas yang dalam… guncang lantas selangkanganku aduhh eghh Mas enakk”.
Sambil melipat kaki, selagi tanganku sebagai tumpuan dan dengan bobot tubuhku saya tindihkan dan kuamblaskan penisku ke bolongan yang sedari mulanya sudah menunggu, dan saya rasakan sedotan bolongan yang amat banyak perkasa di gagang penisku yang rasanya dikemot-kemot. “Eehhgehhg… teruss. teruss Mas… maass nikmat guncang lantas aduuh rasanya saya nggak perkasa mass tersedia yang pergi eghh.. eeghh. eehhgg aduuhh.. mass…” “ahhgg-agh… Nani saya aduh egghh, Nani rasanya memekmu ngemot eghh eehhmm… nikmat… lantas sedot” “Mass nikmat… sekali nikmat… di sekali. Aahh aduh… hhaghhah Mass.., saya akan keluarrr”. “Aku juga Nan… ahhgh saya sudah akan keluar.. ahgghhah”. Dan saya mencopot penisku detik dia begitu bergetar dan menyedot sesap penisku sehingga saya tak kebal berulang bakal menyemburkan spermaku dan detik itu saya merasa dia terlepas bermula penisku, dia bangkit dan menyongsong gagang penisku dengan mulutnya menyambut semburan spermaku seraya tangannya menggosok bolongan clitorisnya, ditimpali dengan lenguhannya yang tak beraturan dimulutnya “Cppokklep.. plekk.. clepk.. clkek.. cslckek” suara mulutnya mengemot dan menyedot penisku selagi saya terasa bergetar dan tenagaku berangsur-angsur lemas, mencapai dia menjilati bekas benih di penisku dengan bersih.
Sesaat kabin kecil hari saya bobok ditempat tidurku tengah hari itu kelonan berdua yang tak terasa sudah pukul 3 sore, dan terkini kabin kecil hari bangkit dengan raga terasa kira pegal. Kami balik berpagut lamban dengan sama-sama rabaan dan remasan berulang di kondisi reduction busana. Akhirnya kami bersiram bersama dengan cairan yang sebelumnya kami. Itulah pengalaman mula mula kaliku menikmati hubungan kelamin dengan seorang putri desa bernama Nani.
Claim your 30 min FREE Chat ! Try Now !

