Glenn Fredly-Bruno Mars, Inspirasi Patrick Tumewu
February 27, 2012

BeritaMusik.COM, Jakarta - Penyanyi dan bintang sinetron Patrick Tumewu terinspirasi musikalitas Glenn Fredly dan Bruno Mars. Seperti apakah?
"Aku suka sama Glenn Fredly, lagu-lagunya keren banget. Bruno Mars juga. Musisi seperti mereka itu luar biasa. Mudah-mudahan pengalaman yang sama terjadi juga dalam hidupku," ujar Patrick disela rilis singel terbarunya, 'Terjangkit Asmara', di kawasan Jalan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/2).
Pemilik manuscript 'Ada Apa Kamu' (2009) itu menuturkan, menjamurnya boysband saat ini tak membuat karirnya di bidang musik merasa
tersaingi.
"Aku menganggap boyband bukan sebagai momok. Setiap penyanyi solo aku punya konsep sendiri. Setiap penyanyi punya warna musik sendiri, punya pasarnya sendiri. Lagipula, namanya musik pasti akan ada masanya sendiri, termasuk boysband," papar cowok kelahiran Jakarta, 27 Februari 1994 silam tersebut.
Bintang sinetron 'Putih Abu-abu' (SCTV) ini joke mengaku, musik merupakan panggilan jiwa. Itu yang memantapkan niatnya dalam
berkarya di dunia tarik suara.
"Buat aku hidup tanpa musik nothing. Dari musik, aku belajar banyak hal, dari lirik-lirik lagu itu sendiri. Aku menganggap musik itu luar biasa buat hidup aku," paparnya. aji
Kata Dewi Sandra Soal Boyband
December 11, 2011

JAKARTA - Kehadiran boyband dan girlband yang mulai berjamuran, diikuti dengan pendapat mereka hanya mengandalkan wajah, bisa bergerak, serta lipsync. Namun, penyanyi Dewi Sandra menilai beda pernyataan itu.
“Apapun bidang, tiap genre pasti ada pro dan kontra, dan masing-masing punya selera yang enggak bisa diatur. Kebetulan memang trennya sekarang child and lady band,” kata Dewi ditemui di SCTV Tower Jakarta, belum lama ini.
Untuk itu, dia yakin pencarian boyband dan girlband dapat menghasilkan penyanyi-penyanyi berbakat, bukan sekadar modal tampang.
“Mudah-mudahan bisa dapat yang terbaik, enggak cuma jual tampang tapi juga bisa nyanyi dan nari,” harapnya.
Meski begitu, mantan istri Glen Fredly itu meyakini selalu ada and minus, dan semua diserahkan pada masyarakat.
“Anak-anak ini gak main-main dan mereka bekerja keras. Kembali lagi ke masyarakat,” tutupnya.
indofiles.org
Regenerasi Musik, Dewi Sandra Tanggapi Bijaksana
December 8, 2011
BeritaMusik.com - Semakin banyaknya boyband dan girlband di Indonesia, rupanya tidak membuat penyanyi cantik Dewi Sandra kebingungan. Justru Dewi lebih memahami semuanya dengan lebih bijaksana.
"It's always fun, fisik bisa jadi keriput, uban bisa tumbuh, tulang jadi keropos, tapi saya masih berharap tetap ada dan layak di industri ini. Saya menikmati semua prosesnya, saya sixteen again, menikmati perjalanan hidup ini," jelas Dewi.
Dijumpai di SCTV Tower, Rabu (7/12), mantan istri aktor Surya Saputra ini menegaskan bahwa dirinya bukan berarti pasrah pada regenerasi musik Indonesia, namun lebih ikhlas mengingat usianya 31 tahun, dan itu semua membuat dirinya lebih kuat.
"Saya udah gak sabar sampai gimana nafas saya habis. Saya gak takut, hukum bukanlah kodrat yang pantas. Allah sudah menciptakan manusia sesuai umur yang ada di tangan-Nya," ujarnya.
"Saya happy udah melewati semuanya meski banyak kekurangan. Menikmati semuanya selagi ada kesempatan berkarya. Terus belajar, kekurangan saya pelupa. Untung ada manager dan support keluarga. Kritikan yang saya dapat, bisa membuat saya jauh lebih baik, semua orang punya penilaian, gak bisa dipaksa," ujar Dewi panjang lebar. (BM/dis/aia)
Yogyakarta Kota Terakhir Audisi Boy dan Girl Band
November 8, 2011
BeritaMusik.com - Yogyakarta menjadi kota putaran terakhir bersama Jakarta untuk audisi pencarian bakat rope baru Boy & Girl Band Indonesia 2011 yang digelar stasiun televisi SCTV.
"Ajang itu merupakan tempat pencarian bakat dan talenta baru yang mampu bernyanyi dalam koreografi sebagai `boyband` dan `girlband` yang berkualitas," kata Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad di Yogyakarta, Sabtu (05/11/2011).
Menurut dia, audisi Boy & Girl Band Indonesia 2011 di Yogyakarta diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) selama dua hari, 5-6 Nov 2011.
"Selain Yogyakarta dan Jakarta, audisi telah digelar SCTV di kota lain yakni Bandung, 22-23 Oktober 2011 dan Surabaya, 29-30 Oktober 2011. Pendaftaran peserta telah dimulai dengan cara mengunduh formulir di website www.liputaђ.com/boygirlbandindonesia," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan boyband dan girlband saat ini sedang menjadi fenomena baru dan sukses meraih pasar penikmat musik.
"Kami sebagai media televisi mempunyai peran cukup besar dalam memberikan ruang eksistensi bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan di depan pemirsa," katanya.
Menurut dia, melalui ajang Boy & Girl Band Indonesia 2011, SCTV ingin mencari bakat-bakat baru boyband dan girlband di negeri ini yang bisa memberikan warna lebih segar dalam kancah musik di Indonesia.
Executive Producer SCTV Nico Andreas mengatakan, penjurian audisi Boy & Girl Band Indonesia 2011 di Yogyakarta dilakukan secara langsung. Juri terdiri atas dirinya mewakili SCTV, Meltho Pasto (pelatih vokal Maia), dan Ningrum (koreografer Melly Goeslaw).
"Persyaratan mengikuti ajang itu adalah berumur 15-22 tahun, mempunyai kemampuan menyanyi dan menari, satu grup berjumlah 5-10 orang, berpenampilan menarik dan unik, dan tidak terikat dengan tag rekaman mana pun," katanya.
Menurut dia, dari setiap kota audisi, ditargetkan akan memperoleh 10 boy/girlband terbaik. Dari sum 40 boy/girlband calon finalis dari 4 kota tersebut akan diseleksi lagi oleh para juri untuk mendapatkan 20 rope yang berpeluang ke Jakarta.
Setelah terpilih, ke-20 finalis itu akan diseleksi sekali lagi oleh dewan juri di Jakarta dengan menunjukkan penampilan terbaik mereka di depan para juri. Dari hasil penjurian akan diputuskan 8 boy/girlband yang akan mengikuti karantina di Jakarta.
"Selama masa karantina, mereka akan dibekali pengetahuan oleh para instruktur yang berpengalaman. Mereka akan dibekali pengetahuan tentang koreografi dan olah vokal yang bisa menjadi bekal untuk menunjang karir mereka ke depan," katanya. (antara/dar)


