Semua Serba Gavin
February 9, 2012
Jakarta - Gavin MJ dipuji sebagai seorang bocah yang multi-talenta. Sampai ibunya sendiri menyerahkan segala keputusannya untuk bermusik, di tangan sang anak. Di usianya yang ke-13 tahun, Gavin telah merilis sebuah single, sekaligus menggarap klip video perdananya dari lagu yang diberi titel Someone Like You.Pujian tersebut dilontarkan sejumlah pihak yang terlibat dalam penggarapan singular dan klip video milik Gavin tersebut, di kawasan Senayan, Jakarta, belum lama ini.
Menanggapi pujian tersebut, dengan enteng Gavin menyatakan, "kalau ada sesuatu yang diinginkan, maka saya belajarnya cepat."
Meski demikian, lika-liku yang harus dilalui sebelum memiliki singular tersebut, terbilang cukup panjang. Menggandrungi aksi dansa Michael Jackson, membuat Gavin terinspirasi untuk menjadi seorang penari.
Sosok sang ibu, Lenny Agustin, perancang busana kondag Indonesia, tak lepas dari langkah Gavin, hingga menembus kancah industri musik Tanah Air.
Dengan bermodalkan aksi joget ala mendiang sang raja pop, Gavin joke muncul di berbagai tayangan televisi, mempertontonkan kepiawaiannya dalam menari.
Kini, Gavin merasa sudah cukup waktu menggeluti dunia menari. Saatnya untuk mengawinkan aksi dansanya tersebut dengan olah vokal. "Saya memang terinspirasi sama Michael Jackson. Tapi saya nggak mau menari selama-lamanya," tutur bocah bernama asli Gavin Susanto ini.
Alhasil, Someone Like You --lagu ciptaan salah seorang keluarga dekat Gavin-- menjadi singular terbarunya. Gavin terjun langsung dalam penggarapan klip videonya itu. Idola-idola baru mancanegara joke muncul di dalam pikiran Gavin, jelang pembuatan konsep klip video.
Setelah Michael Jackson, sejumlah musisi R&B asal negeri Paman Sam menjadi referensi. Bahkan, Justin Bieber menjadi sumber inspirasi bocah kelahiran 3 Desember ini. "Justin Bieber ini masih muda tapi sukses. Dan saya benar-benar terinspirasi dengan keberhasilan Bieber, dan juga Bruno Mars," katanya.
Di sisi lain, di tengah kesibukannya di karier musik, muncul pertanyaan, bagaimana nasib pendidikan Gavin? Lenny menegaskan, otak Gavin menjadi lebih "encer", seiring kesibukannya dengan musik. "Justru nilai Gavin makin bagus, bukan jelek," tutur Lenny.
"Komitmennya semua ada di Gavin. Bahkan jadwal kerja Gavin, semuanya ada di Gavin. Tapi kita sebagai orangtua, juga mengawasi dong," demikian Lenny. EL jcomments on


