JAKARTA -- Komedian Indro Warkop kembali hadir membintangi
film bergenre komedi bertitel Sule Ay Need You. Bersama dua sahabatnya, Dono
dan Kasino, Indro Warkop sempat merajai
film komedi di epoch 80 hingga 90 an.Belakangan setelah dua rekannya meninggal dunia, Indrwo Warkop terlihat jarang tampil di acara komedi. Lama tak bermain di
film komedi, membuat Indro merasa terasingkan.Tapi, momen categorical
film komedi kembali menyegarkan kenangannya ketika harus terjuna di dunia kating. Ia mengibaratkan seperti pulang
kampung.Saya seperti orang
kampung yang lama ninggalin
kampung dan balik ke
kampung. Wow ternyata sudah sangat maju, kata Indro di XXI Plaza Indonesia Jakarta Pusat, Rabu (23/5).Grup lawak Warkop DKI kini sisa meninggalkan Indro seorang. Pria asal Batak ini selalu merasa menjadi orang baru ketika tak berbendera Warkop DKI Aku selalu berpikir bahwa aku ini orang baru, ungkapnya.Meski hanya mendapat stage
yang sedikit, tapi Indro merasa bersyukur bisa berbagi pengalaman dengan komedian muda seperti Sule
dan Andre Taulany. Mainnya sedikit tapi memberikan warna
dan motivasi kepada Sule, kata Indro.Salah satu alasan mengapa bersedia bermain dalam
film ini karena Indro melihat banyak pesan dignified
yang bisa menjadi pelajaran untuk dirinya
dan orang lain.Film ini merupakan kritik sosial terhadap kita sendiri. Pertama bagaimana seorang
yang mencalonkan diri tapi gagal. Kedua bagaimana orang
yang gagal meraih impiannya, jelasnya.Indro sempat mengeluhkan lokasi syuting
yang diambil jauh dari pusat kota. Lokasi syutingnya jauh-jauh agar menghindar dari keramaian orang. Tapi secara keseluruhan sangat menyenangkan, sebut Indro. (abu/jpnn)
Rabu, 23 Mei 2012 10:03 wib
Edi Hidayat - BeritaMusik
JAKARTA - Tak kuasa menahan tangis, Uli Auliani memilih menghindari kejaran awak media, dan langsung memeluk asistennya. Tangisan Uli tercurah karena menyadari sulitnya terjun ke dunia akting.
"Mungkin dulu saya, saya ke entertain dulu memang tidak direstui, aku kabur ke Jakarta. Setelah aku dapat satu film, aku kirim surat bahwa aku benar-benar kerja di Jakarta, aku memang terjun ke entertain bahwa orang pikir itu adalah dunia yang kurang bagus. Kenapa enggak kuliah, kenapa enggak jadi business women, itu hal kecil tapi buat mereka besar," kata Uli saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Selasa 22 Mei 2012.
Setelah karirnya mulai menanjak, Uli mengaku kerap dihampiri berbagai masalah. Bahkan hingga membuat hubungannya dengan orangtua merenggang.
"Susah ya, dari segala macam persoalan, dari mulai masalah porno, pacarku yang Yahudi. Dari masalah foto topless, sudah aku jelasin dari akhir ke awal lagi. Tapi yang namanya orangtua ya, gimana ya, susah untuk bicara. Mereka sudah sakit duluan karena dengar cerita itu," jelasnya.
Meski tak lagi harmonis, namun Uli mengaku hubungannya dengan orangtua tidak putus. Uli joke akan terus berusaha menjelaskan kondisi yang sebenarnya kepada orangtuanya.
"Enggak lah (putus), aku enggak bisa berlalu begitu saja. Aku ya ketidakdamaian antara aku dan keluarga terutama orangtua dengan gosip-gosip doang. Aku enggak nyerah untukku bilang itu bukan itu. Jujur, itu memang foto aku tapi pakai two peaces memang foto pribadi. Aku orang yang cuek enggak peduli orang ngomong apa, aku enggak rugikan orang lain, tapi karena sekarang sudah kesebar, annoying juga sih," tandas Uli.
(nsa)
JAKARTA - Mabes Polri mulai melunak terkait perizinan
konser Lady Gaga. Rapat antara Mabes Polri dan Polda Metro
jaya dilakukan secara maraton. Mabes joke meminta promotor agar mengajukan izin ulang dengan berbagai prosedur.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution menjelaskan, Polri
tidak sedang mempersulit promotor untuk mendapatkan izin menampilkan Gaga di Indonesia. Kita lihat dari unsur legalitas kegiatan tersebut. Untuk pemberian izin keramaian terhadap kegiatan kemasyarakatan, dalam hal ini
konser. Karena ini bersifat internasional maka akan dikeluarkan oleh Badan Intelijen Keamanan Polri dengan beberapa persyaratan, katanya di Mabes Polri kemarin.Persyaratan pertama, kata Saud, rekomendasi dari Polda di mana kegiatan
konser Lady Gaga akan dilaksanakan. Artinya, Polda harus siap mengamankan bila memenuhi kriteria yang ditentukan. Saat ini, surat rekomendasi Polda Metro Jaya sudah masuk agar
tidak diberi izin. Ini juga jadi bahan pertimbangan, katanya.Lalu, promotor harus mencantumkan surat izin dari pemilik tempat diadakanya
konser. Dalam hal ini, Pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno. Yang punya tempatnya harus mengizinkan dulu , ujar jenderal bintang dua ini.Pihak penyelenggara juga harus mengantongi izin dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Di samping faktor legalitas dari pihak pelaksana, kita mintakan juga rekomendasi dari KemenkumHAM dalam hal ini Keimigrasian
RI, terkait visa kedatangan si orang asing tersebut. Kemudian rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja karena ada kegiatan melibatkan orang asing,katanya.Menurut Saud, setelah adanya publikasi penyelenggaraan
konser Gaga, Polda Metro Jaya telah mengundang dua kali panitia pelaksana
konser. Dalam pertemuan itu polisi meminta panitia segera mensosialisasikan kegiatan
konser Gaga pada masyarakat. Mabes Polri pun, kata dia, telah melakukan pemanggilan yang sama pada panitia pelaksana.Banyak penolakan di masyarakat. Itu perlu untuk menjelaskan kepada dan bagaimana masyarakat, apa gunanya
konser itu Apalagi ada kekhawatiran, Lady Gaga pemuja setan dan mengumbar aurat, hawa nafsu, juga pornografi. Ini seharusnya dijelaskan panitia kepada masyarakat, katanya.Menurut Saud, seharusnya pihak pelaksana sudah mengajukan surat perizinan lengkap dengan persyaratannya tujuh hari sebelum
konser Gaga dilaksanakan pada 3 Juni 2012 nanti. Khususnya perijinan untuk keramaian. Persyaratan ini didasarkan Petunjuk Pelaksanaan Kapolri Nomor 2/ XII Tahun 1979 tentang perizinan.Jika tiga hari sebelum pelaksanaan
tidak dipenuhi,
tidak akan kami berikan, karena akan menyulitkan personel di lapangan. Paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan harus bisa melengkapi administrasi, katanya.Saat ini, Polda Metro Jaya baru menerima surat izin dari panitia pelaksanaan untuk izin keramaian. Surat itu dikirim tanggal 5 Mei lalu. Sementara surat perizinan lainnya belum. Mabes Polri berharap panitia pelaksana bisa melengkapi beberapa syarat tersebut.Silahkan dilengkapi persyaratan. Bila perlu diperlihatkan kepada masyarakat dengan jaminan bahwa apa yang dikhawatirkan masyarakat
tidak benar dan itu
tidak bermasalah. Kalau memang berketentuan, kita akan berikan. Yang penting dia harus mengurus kelengkapan administrasi, katanya.Sumber Jawa Pos menyebut, polisi 90 persen akan mengizinkan
konser Lady Gaga. Kami sudah konsultasi dengan Majelis Ulama Indonesia, menurut para pengurusnya
tidak apa-apa asalkan dijaga dengan baik, kata seorang perwira Baintelkam Polri kemarin.Opsi untuk memindahkan
konser Lady Gaga juga masih dikaji. Tapi, ada perkembangan opsi Bali dan Batam kelihatannya
tidak jadi diambil. Dalam rapat terakhir, tetap di Jakarta, katanya. (rdl/nw)
BeritaMusik.COM, Jakarta - Konser penyanyi eksentrik asal Amerika, Lady Gaga masih diupayakan untuk tetap digelar di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta pada 3 Juni 2012.
Menurut Minola Sebayang, kuasa hukum Big Daddy Entertainment sebagai promotor konser Lady Gaga, pihaknya sudah mengurus surat perizinan sejak bulan Mei 2012.
"Semua persyaratan sudah dilakukan. Mulai dari awal Mei 2012 izin keramaian sudah diberikan. Kami sudah bilang nggak akan melanggar norma. Kalau dicekal dari awal kan, kami nggak mungkin gitu menggelar konser," ujar Minola, usai menemui wakil ketua DPR, Priyo Budi Santoro di gedung DPR, Nusantara III, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/5).
Big Daddy Entertainment juga membantah pihaknya belum memiliki ijin saat menggelar penjualan tiket presale tanggal 8 Maret 2012.
"Kami sudah ada izin untuk menjual tiket. Itu langkah awal menuju konser itu. Kan, aneh kalau kami sudah dapat izin jual tiket sementara konsernya dilarang," tuturnya.
"Tiket terjual sudah 60 ribu. Sebagai konsumen kan harus dilindungi. Itu kan, hak bebas mereka mau nonton atau tidak nonton," imbuhnya. aji

Klik pic untuk ukuran besar
Mabes Polri akan mengeluarkan izin penyelenggaraan konser Lady Gaga jika pihak promotor bisa memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan. Selain itu, pihak penyelenggara juga harus memberi jaminan penampilan Lady Gaga tidak vulgar.
“Pokoknya (penyelenggara) harus menjamin tidak vulgar seperti konser yang di Filipina, tidak masalah,” kata Kabid Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/3).
Mabes Polri izinkan konser Lady Gaga dengan syarat
Saud menjelaskan, berdasarkan Juklak nomor 2 tahun 1999, sejumlah syarat yang harus dipenuhi promotor konser adalah izin keramaian, dan izin dari Polri. yang lainnya juga harus melengkapi rekomendasi dari Polda setempat.
“Di mana konser dilaksanakan, surat izin pemilik tempat GBK, surat izin usaha dari kementerian pariwisata, rekomendasi dari keimigrasian, rekomendasi dari kemenakertrans yang melibatkan orang asing dan rekomendasi MUI dan kementerian agama,” papar Saud.
Satu hal lagi, pihak penyelenggara harus menyosialisasikan kepada masyarakat perihal pelaksanaan konser. Perlu dijelaskan agar tidak timbul penafsiran, karena polisi mengkhawatirkan adanya ajaran sesat, pemuja setan, mengumbar aurat. “Makanya panitia harus menjanjikan kepada publik agar semua bisa paham,” ujar Saud.
“Mabes Polri akan mengundang panitia besok untuk membicarakan perizinan, karena pale lama 7 hari sebelum konser, panitia harus punya izin. Bila syarat-syarat itu tidak dipenuhi, izin tidak akan diberikan. Polda sudah menerima surat izin keramaian tapi berupa surat permohonan tapi belum ada dokumen pendukung,” kata Saud.
Dia mengungkapkan, Mabes Polri sudah menerima surat permohonan izin keramaian dari penyelenggara konser pada Rabu 16 Mei malam. “Tapi hanya berupa surat permohanan. Tidak ada surat lampiran (rekomendasi),” tukas Saud.
“Nanti untuk menjelaskan kepada publik bisa lewat Polda Metro Jaya atau Mabes Polri. Kalau rekomendasi sudah dapat pale lambat 3 hari sebelum konser keluar dari polisi,” pungkasnya.

BeritaMusik.COM, Jakarta - Ahmad Dhani dan Mulan Jameela menunjukkan kedekatan di depan umum. Saat menghadiri pernikahan Anang-Ahsanty, keduanya datang bersama dalam satu mobil.
Pesta pernikahan Anang-Ashanty di Hotel Shangri-La, Minggu (20/5), dihadiri para tamu selebriti. Dhani-Mulan menjadi salah satu pasangan yang hadir di pesta tersebut. Keduanya terlihat tak canggung saat hadir bersamaan.
Dalam pesta pernikahan tersebut, pentolan rope Dewa 19 itu juga menyumbangkan suara untuk kebahagiaan Anang-Ashanty.
"Itu (nyanyi) permintaan dari Mas Anang," ujar Dhani usai acara.
Mantan suami Maia Estianty itu mengungkapkan kebahagaiaan atas pernikahan sahabat dekatnya yang juga sama-sama menjadi juri di ajang Indonesian Idol.
"Saya senang sekali, Pak SBY saja mungkin mantengin di teve, berarti dia sosok yang lebih memasyarakat dengan menyiarkan pesta pernikahannya," ujar Dhani.
Usai hadir dan menyumbang lagu untuk Anang-Ashanty, Dhani terlihat pulang bersama anaknya, El dan Dul. Terlihat pula Mulan Jameela berada dalam satu mobil dengan Dhani.
Gosip mengenai hubungan Dhani dan Mulan memang sudah bukan menjadi rahasia. Bahkan keduanya dikabarkan telah menikah siri. Mulan juga dikabarkan telah melahirkan seorang bayi perempuan pada Agustus lalu. fei
Minggu, 20 Mei 2012 18:05 wib
Egie Gusman - BeritaMusik
JAKARTA- Hotman Paris Hutapea nampaknya sudah enggan membahas masalah dirinya mengenai laporan penganiyaan terhadap aktris Meriam Belina, beberapa waktu lalu.
"Saya tidak mau komentar tentang itu. Pokoknya yang jelas bahwa tidak ada cacat dalam hidup ku dan kemarin tidak ada bukti. Saya tidak mau membicarakan apapun soal wanita yang pernah dekat dengan saya, yang saya jaga adalah kutu-kutu busuk yang sudah iri melihat kesuksesan saya," jelas Hotman saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (20/5/2012).
Dia enggan membahas masalah itu di media karena tidak mau membuka aib kepada publik. Yang jelas, Hotman berusaha melindungi sang istri dan orang-orang yang pernah dekat dengannya.
"Saya tidak mau bicara di media masalah itu, karena saya bukan pelawak yang mau menceritakan aib sendiri di publik. Saya melindungi istri dan orang yang pernah dekat dengan saya. Saya inginkan semua cepat selesai, namanya perdamaian itu oleh Polda sudah digelar dan sudah diputuskan jadi jangan dibicarakan itu lagi," ucapnya.
Sebagai pengacara, Hotman sadar dirinya memiliki banyak musuh, tapi berkat pengalaman dan bimbingan dari sang ibu dia bisa tetap sabar dalam menghadapi segala masalah.
"Memang saya loyer terbanyak menangani kasus raksasa, dan mungkin mempunyai banyak musuh, itu bukan karena saya yang jorok atau yang rusak, karena perkaranya mengandung banyak musuh, makanya kasus itu jangan sampai loncat mencari kebebasan. Saya 20 tahun dibawah loyer asing saya belajar terus, mungkin itu warisan dari ibu saya, makanya persoalan kemarin cepat saya tutup agar musuh-musuh saya tidak mencari kesempatan," paparnya.
Dalam masalah ini, sang istri yang selalu menemani dan mendukung. Untuk itu, wajar jika dirinya akan selalu melindungi sang isti dari kejaran media tentunya.
"Istri mendukung saya kapan pun, dulu kalian kutu-kutu tinta mengelilingi kantor istriku tiap malam apa yang kau lakukan saya tetap lindungi istri, tidak ada yang nyentuh sekalipun begitu selesai baru, itulah laki-laki bukan lelaki yang membuang istri dan lelaki demi selangkangan lain itu lebih rendah dari binatang," tegasnya.
(uky)
JAKARTA -- Meski belum belum mendapat izin
dari kepolisian, tapi pihak promotor, PT Java Prima Kreasi masih melakukan penjualan tiket di FX Lifestyle Senayan. Demikian diungkapkan Direktur PT Java Prima Kreasi, Michael Rusli atau lebih dikenal
Big Daddy.Kami dapat izin
untuk penjualan tiket
dari Polda pas di FX, makanya banyak polisi kan, kata
Big Daddy melalui akun chatter @bigdaddyid, Kamis (17/5).Ia juga mengungkapkan, bahwa rencana konser
Lady Gaga di Gelora Bung Karno 2 Juni 2012 masih berjalan. Pihaknya terus berusaha
untuk mendapatkan izin
dari kepolisian.Saat ini masih ON concertnya. Kami masih berusaha dapetin ijin. Izinnya beda, memang biasa praktisnya izin keramaian
untuk hari H prosessnya deket-deket mau konser, kata
Big Daddy.Menurutnya, semua konser besar akan selalu mendapat tantangan besar pula.
Big Daddy berterimakasih kepada seluruh Little Monster (sebutan fans
Lady Gaga) yang terus berharap dan mendukung konser ini.Pasti kita berjuang abis
untuk Little Monsters. We wish a best for all Little Monsters. Terima kasih banyak atas kesabaran dan dukungannya, ungkapnya. (abu/jpnn)
JAKARTA---Konser
Lady Gaga di Indonesia terus jadi pro-kontra. Pihak Mabes Polri hingga kemarin
belum mengeluarkan izin
konser. Kapolri Jenderal Timur Pradopo menolak jika Polri dituduh
tidak mengizinkan
konser Lady Gaga karena tekanan dari berbagai organisasi masyarakat keagamaan.Ini masih dievaluasi, kita bicara yang terbaik untuk bangsa ini sehingga masyarakat
tidak dirugikan, ujar Timur usai acara Semiloka dan Visualisasi Reformasi Birokrasi Polri, di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, kemarin.Polda Metro Jaya, telah mengirimkan surat rekomendasi untuk
tidak mengizinkan penyanyi berjuluk Lady Monster itu menggelar
konser di Jakarta. Hal tersebut merupakan respons dari surat yang dikirimkan sejumlah organisasi masyarakat.Namun, Kapolri membantah jika keputusan penolakan izin sudah final. Belum, ini masih evaluasi, kata mantan Kapolda Jawa Barat itu.Bagaimana jika promotor
konser nekad mengadakan pentas? Pertanyaan itu kemarin dijawab oleh kapolda Metro jaya Irjen Untung Suharsono Rajab. Kalau
belum punya izin keramaian ya dibubarkan, katanya.Jenderal asal Surabaya itu menegaskan, atraksi
Lady Gaga dinilai
tidak pantas ditonton orang banyak. Di antaranya, busana terlalu minim, mengumbar aurat dan merangsang. Artinya, pemilik nama asli Joandde Stefani Germanotta ini sering kali memakai busana
tidak sesuai dengan tempat dia berada.Kalau melihat orang telanjang di pantai Bali, mungkin itu biasa saja. Itu penilaian budaya setempat, jadi terserah penilaian mereka di sana. Tetapi ini berbusana minim di atas panggung ditonton orang banyak, ya
tidak pantas saja, tuturnya.Ketika ditanya pandangannya soal pemindahan
konser bertajuk This Born This Way Ball ke daerah lain, menurut Untung, hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan kepolisian daerah tersebut. Ya itu urusan daerah lain lah. Sudah jadi tanggung jawab daerah di sana. Saya kan hanya bertanggung jawab terhadap wilayah tugas Polda Metro Jaya, tukasnya.Presiden Direktur PT Java Prima Kreasi, Michael Rusli, yang lebih dikenal sebagai promotor Big Daddy, selaku penyelenggara
konser Lady Gaga menegaskan bahwa
konser penyanyi asal Amerika Serikat itu
belum dibatalkan. Saat ini
belum ada pembatalan, masih on going process. Kalau nanti ada perubahan kami akan informasikan, kata Michael di Jakarta kemarin.Promotor, kata Michael, hingga saat ini
belum memperkirakan berapa kerugian yang akan ditanggung jika
konser batal. Dia hanya mengatakan, acara masih cukup jauh, sehingga kalaupun batal maka kerugian
tidak akan terlalu banyak.Pihak Big Daddy juga sedang mengusahakan penambahan kursi
konser di bagian Tribun. Big Daddy menjual tiket sebanyak 30 ribu lembar dengan harga termahal Rp 2,2 juta dan pale murah di Tribun Rp 465 ribu. (rdl/jan/nw)
BeritaMusik.com - Pro kontra
Lady GaGa rupanya sampai ke telinga musisi
Ahmad Dhani. Menggunakan jejaring sosial twitter, pencipta lagu ini mengutarakan segala unek-uneknya.
Meski terbatas pada 140 karakter, hal tersebut tak membuat pentolan The Rock tersebut kehabisan akal. Dia membagi kultwit-nya atau kuliah twiter tersebut menjadi beberapa bagian.
Di bawah ini adalah rangkuman chatter yang ditulis oleh mantan suami Maia Estianty ini melalui akun chatter resminya @AHMADDHANIPRAST.
1. Menurut saya, calon penonton Lady GaGa berhak tersinggung karena dianggap imannya kurang, sampe-sampe gak boleh nonton show-nya.
2. Kalaupun ada aksi panggung GaGa nyembah api atau setan, sangatlah naif apabila ditakutkan pulang dari konser penonton ikut-ikutan.
3. Saya yakin 100% penonton Lady GaGa adalah orang-orang yang imannya kuat, apalagi ekonominya...
4. Untungnya saya tidak berniat nonton. Kalo sudah beli tiketnya, saya akan TERSINGGUNG BERAT merasa dihina keimanan saya.
5. Saya penggemar berat Freddie Mercury yang HOMO dan beragama Zoroaster. Saya tetap menggilai WANITA dan tetap beragama ISLAM.
6. Atau jangan-jangan 50% calon penonton Lady GaGa adalah non muslim. Kok yang ngelarang?
7. Kalo itu yang memfatwakan MUI, harusnya orang Islam saja yang tidak boleh Nonton. Konser Lady GaGa boleh dilihat oleh yang non muslim.
8. Apakah perasaan calon penonton Lady GaGa yang Non muslim tidak perlu dihargai?
Terakhir, sebagai penutup kultwit, Dhani menyarankan jika uang dari tiket konser GaGa sudah dikembalikan, silahkan beli tiket konser Mahakarya Ahmad Dhani dan Dewa 19.
Nah, demikian komentar dari Ahmad Dhani, bagaimana menurutmu? (BM/twt/abs)
Written by Jollie · Filed Under Berita
Next Page »