Astrid Ellena Berharap Penggantinya Lebih Baik
April 27, 2012

Astrid Ellena Dituding Asusila
January 27, 2012
JAKARTA, BeritaMusik.com -- Fredrich Yunadi, ayah biologis Miss Indonesia 2011 Astrid Ellena Indriana Yunadi (21), kembali menegaskan ketetapan hatinya untuk tidak lagi menganggap Ellen-sapaan akrab Astrid Ellena sebagai anak. Bahkan, Fredrich mengaku tidak akan peduli kalaupun karier Ellen hancur. Menurut dia, Ellen sudah melakukan pelanggaran berat yang membuat malu keluarga.
"Di dalam iklan saya sudah bilang, apa joke yang terjadi dengan Ellen di kemudian hari bukan tanggung jawab saya lagi. Jadi saya enggak peduli kariernya hancur," tutur Fredrich saat dihubungi Warta Kota around telepon Kamis (26/ 1) malam. Pria yang berprofesi sebagai pengacara itu menuturkan, keputusannya untuk tidak
lagi menganggap Ellen sebagai anak itu merupakan hal wajar.
Bahkan, dia yakin setiap orangtua akan melakukan hal serupa jika menghadapi anak seperti Ellen. "Dia sudah melanggar ketentuan keluarga, yaitu melakukan pelanggaran susila. Dia berani ke luar kota dan ke luar negeri bersama pacarnya yang bernama Dony itu tanpa sepengetahuan saya. Saya punya bukti-buktinya kok kalau dia itu sering diajak ke luar negeri. Kalau enggak berbuat asusila, terus ngapain? Enggak mungkinlah mereka enggak ngapa-ngapain," ujarnya.
Fredrich mengakui bahwa dia memang tidak merestui Ellen berpacaran dengan Dony Leimena (36), salah satunya kismet usia Dony 15 tahun lebih tua daripada Ellen.
Hal itu, katanya, dia lakukan demi kebaikan Ellen sendiri, termasuk melindungi Ellen dari peraturan yang harus dipenuhi setelah resmi menjadi Miss Indonesia 2011.
"Salah satu peraturan Miss Indonesia menyebutkan, setelah terpilih menjadi Miss Indonesia, Ellen tidak diperbolehkan berpacaran selama setahun demi menjalankan kewajibannya sebagai Miss Indonesia. Tapi baru beberapa saat memang kontes, dia malah pacaran," ujar Fredrich.
Ellen adalah salah satu Miss Indonesia yang punya prestasi tinggi. Bahkan, dalam ajang Miss World 2011 dia berhasil masuk 15 besar.
Tidak Sayang
Setelah dibawa kabur oleh Linda Indriana Campbell-ibu kandungnya yang sudah menikah lagi dan tinggal di Maryland, Amerika Serikat-tahun 1993, Ellen baru kembali ke tangan Fredrich, sebagai pemegang hak asuh, pada tahun 2007.
Ketika Ellen memutuskan untuk tinggal bersamanya lagi, kata Fredrich, dia amat bahagia. Namun, kebahagiaan itu ternyata hanya berlangsung empat tahun saja. "Kalau sampai dia berani keluar dari rumah dan tidak mau urusannya dicampuri lagi, buat apa saya sayangi dia? Toh, katanya dia sudah dewasa dan bisa mengurus diri sendiri. Ya sudah lah," ujar Fredrich.
Sampai saat ini, kata Fredrich lagi, dia tak habis pikir bagaimana cara Linda mendidik Ellen hingga anak bungsunya itu punya sifat seperti itu.
"Ellen itu diculik oleh ibunya di sekolah pada tahun 1993. Waktu itu Ellen masih berumur tiga tahun, belum ngerti apa-apa. Tujuan ibunya menculik ya karena mau membuat saya kesal, karna dia tahu saya sangat sayang sama Ellen," tuturnya.
"Saya melaporkan kasus itu ke polisi. Silakan cek ke Polda Metro Jaya atau ke Polres Jakarta Selatan, pasti ada kok berkas laporan saya bahwa Ellen diculik oleh ibunya. Padahal, saat kami resmi bercerai, hak asuh ketiga anak saya jatuh ke tangan saya," kata Fredrich lagi.
Tak mampu menafkahi
Sebelumnya Linda, yang dihubungi Warta Kota pada Rabu (25/1) malam, menyebutkan bahwa Fredrich memang tidak pernah menganggap Ellen sebagai anaknya. Fredrich juga disebutnya tidak pernah menafkahi Ellen.
Namun, hal ini dibantah oleh Fredrich. "Bagaimana saya bisa menafkahi? Wong Ellen dibawa lari sama ibunya. Saya sudah lapor ke polisi dan polisi sudah berusaha menangkap Linda, tapi dia selalu berhasil lolos karna hidupnya berpindah-pindah. Jadi Linda itu pembohong besar. Dia itu mau membuat saya kesal. Dia itu pengin disebut pale berjasa merawat Ellen dari kecil sampai dia menjadi Miss Indonesia," katanya.
Sementara itu, Fredrich juga membeberkan bahwa Dony pernah terjerat sebuah kasus serius. "Dia itu residivis, makanya saya enggak setuju Ellen berhubungan dengan dia. Silakan cek di Internet, siapa sebetulnya Dony itu. Dia itu kan pernah dipenjara," ujarnya.
Fredrich juga membantah tudingan Linda bahwa dialah yang memperkenalkan Dony kepada Ellen agar Dony mensponsori dia maju menjadi calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2010.
"Saya enggak pernah berhubungan dengan dia (Dony). Dony itu punya teman, temannya itu kenal sama Ellen. Oleh temannya itulah Dony diperkenalkan kepada Ellen," kata Fredrich. Namun ia membenarkan ikut seleksi calon Ketua KPK pada 2010. (m7)
Anti Eksploitasi Kehidupan Pribadi
November 20, 2011
BeritaMusik.COM, Jakarta - Sukses 15 besar Miss World 2011, Astrid Ellena tak ingin mengekploitasi kehidupan pribadinya. Dara kelahiran 8 Juni 1990 ini lebih mengutamakan kerja sosial dan semakin membuat Indonesia terkenal di mata internasional.
Berikut ini wawancara singkat dengan Astrid di Hard Rock Cafe, EX, Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Bagaimana rasanya masuk 15 besar Miss World 2011?
Bangga tentunya, karena aku orang Indonesia pertama yang bisa tembus 15 besar. Tapi aku juga nggak kaget, karena aku sudah memperkirakan bakal ke sana (15 besar).
Prestasi lainnya, kabarnya sukses saat sesi unjuk kemampuan?
Saat menunjukan kemampuan piano, aku deg-degan banget. Karena di situ ada enam peserta lainnya yang mampu bermain piano dan dua adalah pemain piano profesional. Dari enam itu, dipilih lagi menjadi dua, lalu dipilih lagi sampai aku yang terpilih.
Soal kaki gajah, bagaimana?
Video kaki gajah itu cukup membantu saya dikenal oleh peserta lainnya. Mereka jadi sangat tertarik tentang penyakit kaki gajah dan banyak bertanya kepada saya.
Seberapa peduli dengan penyakit kaki gajah?
Saya peduli karena penyakit bahaya yang kurang mendapat perhatian, tidak seperti AIDS dan kanker yang sering diperhatikan pemerintah. Meski ini tidak mematikan, tapi penderitanya bisa cacat permanen ataupun lumpuh. Seperti ibu Komariah, pasien pertama yang saya datangi. Saya sudah bertemu ibu Komariah, beberapa kali. Saya sering menanyakan kesehatannya, dan mendorong secara dignified untuk kesembuhannya.
Harapannya?
Saya ingin membantu mereka menjadi orang normal kembali. Ke depannya saya ingin mendirikan yayasan yang peduli dengan penyakit ini.
Realisasi ke depannya, ingin berbuat apa?
Meski saya tinggal lima bulan, tapi saya tetap ingin berpartisipasi di kegiatan sosial. Saya ingin memperkenalkan Indonesia di mata internasional.
Lantas bagaimana untuk kehidupan dunia selebritinya?
Saya nggak mau kehidupan pribadi saya dieksploitasi. Takutnya, perspektif orang bisa negatif. Saya lebih suka menonjolkan prestasi dan sisi positif dari kehidupan saya. Mungkin saya jadi selebriti ataupun pekerja sosial. Tetapi saya juga mendalami politik, sosial dan ekonomi dari pemberitaan. Mungkin, saya bisa seperti Angelia (Sandra Angelia, Miss Indonesia 2008).
Kesimpulannya?
Yang jelas, saya jalani hidup saya seperti ini, menyelesaikan kontrak saya sebagai Miss Indonesia 2011 sampai dapat yang baru, lalu mempromosikan wisata Indonesia ke dunia. Saya juga tetap regard terhadap penyakit-penyakit dan permasalahan sosial. Yang penting, saya menikmati hidup saja dulu. aji
Fokus Astrid Ellena Pasca 15 Besar Miss World 2011
November 16, 2011
BeritaMusik.com - Prestasi tersendiri ditorehkan Miss Indonesia 2011, Astrid Ellena kala berkompetisi di ajang Miss World 2011. Dari 113 peserta, Astrid untuk pertama kalinya berhasil membawa nama Indonesia menembus babak selanjutnya, dan masuk 15 besar ajang kecantikan ini. Rasa bangga joke diungkapkan gadis kelahiran 08 Juni 1990 ini.
"Sama sekali nggak nyangka, karena itu kan sama sekali gak mudah. Bangga, satu saya bisa membawa Indonesia ke nama Internasional dan hanya ada satu kesempatan yang ternyata jatuh ke saya untuk membawa nama baik Indonesia lewat ajang Miss World ini," ucap Astrid Ellena Indriana Yunadi, ditemui di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jakarta Pusat, Rabu (16/11).
Setelah berhasil meraih prestasi ini, Astrid Ellena tidak mau berhenti. Namun bukan karir di dunia party yang ingin ia gapai, tapi pendidikan di S2.
"Saya berharap nggak sampai di sini aja, saya mau melanjutkan cita-cita saya sebagai diplomat. Saya fokus ke kuliah dulu. Ambil S2. Baru nanti saya melanjutkan ingin ke mana," tuturnya.
Untuk meraih cita-citanya ini, Astrid mendapat dukungan penuh dari keluarga. "Dukungan keluarga sangat besar. Mama jauh-jauh dari Amerika datang ke London untuk memberi support aku," tuturnya. (BM/dis/sjw)
Astrid Ellena Masuk 15 Besar Miss World 2011
November 9, 2011
BeritaMusik.com - Perjuangan Miss Indonesia 2011, Astrid Ellena Indriana Yunadi atau yang kerap disapa Ellen, yang maju dalam kontes Miss World 2011 membuahkan hasil manis. Dara kelahiran 8 Juni 1990 itu berhasil masuk di posisi 15 besar, beserta 14 finalis lain dari Inggris, Skotlandia, Afrika Selatan, Spanyol, Puerto Rico, Filipina, Venezuela, Ukraina, Kazakhstan, Zimbabwe, Italia, Swedia, Korea, dan USVI.
Ini tentu saja prestasi yang membanggakan karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Miss World, kontestan dari Indonesia berhasil masuk babak 15 besar.
Keberhasilan ini terjadi karena Astrid Ellena sukses berada di peringkat pertama bersama dengan kontestan dari Ghana untuk quick lane kategori Beauty With Purpose. Dia mengusung module penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan penderita penyakit filariasis (elephantiasis) atau penyakit kaki gajah. Misi tersebut sesuai dengan tugas Astrid sebagai Duta Jalinan Kasih RCTI.
Kepiawaian Ellen dalam memainkan piano dengan membawakan lagu Ballade Pour Adeline dari Richard Clayderman dan River Flows In You dari Yiruma juga merebut perhatian dewan juri. Ellen joke terpilih untuk masuk dalam 11 peringkat besar untuk kategori Talent Show.
Ellen joke tidak menyangka dengan keberhasilan ini. Dia merasa senang dan bangga karena usahanya selama ini tidak sia-sia. Apalagi sebelum berangkat secara intensif, dia bekerja keras mengikuti pembekalan berupa impression building, modeling, open speaking, beauty category sampai pendalaman piano klasik.
“Saya sangat bersyukur pada Tuhan. Saya mengucapkan banyak terima kasih pada segenap pihak yang mendukung saya selama ini. Saya juga senang karena dewan juri memilih saya dalam peringkat pertama untuk quick lane Beauty With Purpose. Ini menunjukkan bahwa mereka mempunyai kepedulian yang besar terhadap kesehatan masyarakat Indonesia,” kata Ellen.
Ajang Miss World ke-61ini diikuti oleh 122 delegasi dari berbagai negara. Pada malam penobatan yang diselenggarakan di Earls Court Two London, Inggris pada 6 Nov 2011 terpilih Ivian Sarcos dari Venezuela sebagai Miss World 2011. (BM/dis/dar)
Miss Venezuela Menangkan Miss World 2011
November 7, 2011
BeritaMusik.COM, London - Ivian Sarcos dari Venezuela menjadi Miss World 2011. Sementara, Astrid Ellena Indriana Yunadi asal Indonesia berada dalam 15 besar.
Ivian yang berusia 22 berhasil mengalahkan 112 perempuan cantik lainnya dari negara berbeda.
Perempuan kelahiran 26 Juli 1989 itu menangis saat rambut di kepalanya disematkan mahkota Miss Wolrd, oleh Miss World 2010 Alexandria Mills dari Amerika Serikat. Demikian berdasarkan rilis Missworld.
Acara puncak Miss World ke-61 dengan juri Miss World Julia Morley, Miss World 2009 Kaiane Aldorino dan Miss World 2007 Zilin Zhang, yang digelar di Earls Court Two, London, Inggris pada Minggu (6/11) malam ini menempatkan Miss Filipina Gwendoline Ruais sebagai juara kedua dan Miss Puerto Rico Amanda Perez menjadi juara ketiga.
Sementara itu perwakilan Indonesia Astrid Ellena Indriana Yunadi berhasil merebut posisi 15 besar. Prestasi ini lumayan membanggakan, karena Ini pertama kalinya dalam sejarah Miss World, Indonesia berhasil masuk babak 15 besar.
Sebagaimana diketahui, Astrid Ellena sebelumnya memenangkan fast track kategori beauty with a purpose. Itu membuatnya langsung masuk menjadi 15 finalis terbaik Miss World 2011.
Astrid joke langsung bergabung dengan perwakilan Korea, Italia, Swedia, Zimbabwe, Kazakhstan, Ukraina, Venezuela, Filipina, US VI, Spanyol, Puerto, Afrika Selatan, Skotlandia, dan Inggris. mor


