Russel Brand Kencani Model Playboy

May 3, 2012

Kamis, 3 Mei 2012 11:20 wib
Syukri Rahmatullah - BeritaMusik

LONDON- Setelah bercerai dengan Katy perry, Russel Brand terlihat beberapa kali bersama wanita yang berbeda. Kali ini, dia muncul dengan menggandeng seorang indication playboy, Anouska de Georgiou

Anouska diketahui sebelumnya menjalin hubungan dengan aktor Baywatch, David Hasselhoff selama beberapa bulan tahun 2010 lalu. Model itu juga pernah berhubungan dengan Lee Ryan, Jared Leto, dan juga Mick Hucknall, dikutip BeritaMusik dari The Sun, Kamis (3/5/2012).

Eks Suami Katy Perry itu memperkenalkan gebetan barunya itu dalam sebuah acara amal di Los Angeles. Model itu sebenarnya sudah berusaha keras untuk menjadi seorang aktris, dia sudah melakukannya selama lima tahun di Loa Angeles.

“Anouska bertekad sukses di Hollywood. Dia merupakan wanita yang ambisius,” ujarnya.

Tahun 2004 lalu, sejumlah sosialita Inggris meneken kontrak untuk ikut dalam existence uncover bertajuk California Dreaming. Program tersebut menghadirkan lima orang Inggris, termasuk aktor Hollyoaks Jodi Albert, presenter TV Giles Vickers-Jones, mereka berbagi tempat di sebuah rumah di LA dan berusaha menaklukkan Hollywood. Dia juga telah menjajal karir di dunia musik, walau hanya sebentar dan kemudian berpose untuk majalah Playboy.

Wanita berambut pirang itu juga menimba ilmu di sekolah yang sangat mahal di Inggris, Malborough College, dua tahun di atas Kate Middleton.

“Anousca merupakan pasangan yang cocok dengan Russel dengan kepribadiannya yang berapi-api. Tidak sulit untuk menjadi pusat perhatian,” ujar sumber.

(uky)

Komedi Tetap Unggulan Trans TV

February 29, 2012

BeritaMusik.com - Di saat stasiun TV lain menjadikan sinema elektronik atau yang akrab disebut sinetron sebagai module unggulan, Trans TV tak mau sekedar ikut-ikutan. Sejak awal kemunculannya, bisa dibilang program-program komedi telah menjadi unggulan stasiun TV ini.

Masih jelas di ingatan kita tentang kehebatan module Extravaganza yang menampilkan Tora Sudiro, Indra Birowo, dan lainnya. Setelah memiliki citra di bidang komedi, Trans TV tak mau melepaskannya begitu saja. Memasuki bulan Maret 2012, Trans TV meluncurkan beberapa module baru. Di antara banyak program, acara komedi tetap menjadi andalan, tentu saja dengan konsep-konsep baru yang menawan.

“Dari awal memang Trans TV dikenal bersama program-program komedinya. Orang tentu masih ingat dengan sitkom Bajaj Bajuri dan Extravaganza. Dan itu mengapa kami masih mempertahankan komedi,” ucap Hadiansyah Lubis, Head of Marketing Public Relations Trans TV saat konferensi pers peluncuran module baru Trans TV di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan (28/2).

Salah satu dari beberapa module komedi Trans TV yang akan segera menghiasi layar kaca anda di antaranya adalah Tahan Tawa. Dalam module komedi ini akan ada 3 orang aim tawa yang tidak boleh tertawa di saat para pejuang tawa mencoba menggoda mereka dengan lawakannya. Acara yang dipandu oleh Ichsan Akbar dan menampilkan aim tawa yang berasal dari kalangan artis, orang biasa dan public figure. Mereka harus dapat menahan tawa di setiap segmen acara jika ingin memenangkan hadiah jutaan rupiah.

Acara yang kedua adalah Dialogue. Program komedi improvisasi ini mengharuskan semua pemain beradegan sesuai tema dan sinopsis cerita atau arahan yang diberikan oleh Winky Wiryawan sebagai host. Dengan daya kreativitas masing-masing, para pemain harus mengembangkan cerita tersebut agar menimbulkan efek lucu; baik dengan dialog, gerak tubuh, maupun mimik wajah. Para pemeran dengan berbagai macam karakter seperti Fitri Tropica, Rina Nose, Doni Suryatin dan Anne Liu akan bermain dalam 5 segmen yaitu Duet Maut, 90°, Benda Imajinasi & Tiru Tokoh, serta Dubbing dan Asbun (Asal Bunyi).

Acara ketiga adalah Teater Canda. Program ini menampilkan kisah sehari-hari yang dibentuk secara komedi. Cerita dikemas dalam bentuk sketsa di set panggung dengan menggunakan teknik teater untuk pergantian propertinya. Teater Canda dibintangi oleh pemain yang memiliki kemampuan akting berkualitas seperti Chacha Frederica, Robby Sutanto, Dilla, Sandytile, Gilang Dirgahari dan Novia. Program ini juga menghadirkan bintang tamu yang berbeda-beda di tiap episodenya.

Selain ketiga acara tersebut, Magic Comedy dan Digital Clip juga merupakan module canda lainnya. Meskipun andalkan komedi, program-program tentang info kesehatan joke tak luput dari perhatian Trans TV. Program Selamat Pagi Indonesia, Nature Life dan Wisata Terapi akan menemani pemirsa yang membutuhkan banyak informasi dari dunia pengobatan medis maupun alternatif.

Khusus Wisata Terapi, module tersebut akan menjadi momen kembalinya artis serba bisa Dorce Gamalama yang beberapa waktu lalu pamit ke Amerika Serikat. “Karena selain module komedi, acara-acara bertema kesehatan juga pale banyak menyedot perhatian pemirsa. Jadi, kita pilih untuk bikin module soal kesehatan lebih variatif lagi," tukas Hadi.  (BM/ato/rzm)

Ultah ke-4, ‘INBOX’ Hadir 10 Jam Dengan Ratusan Selebritis

December 2, 2011

BeritaMusik.com - Rangkaian musik sepanjang hari bakal dihelat SCTV, Sabtu (3/12). Gelaran secara live yang dimulai pagi hingga malam ini terkait dengan HUT ke-4 acara musik INBOX.

Selain musik, kegiatan sosial dan edukasi juga diadakan di Pasar Modern Karawaci Tangerang. Lebih kurang 70 penampil akan memperlihatkan performancenya dalam empat sesi.

Di mana INBOX pagi akan digelar jam 06.30 - 09.00 WIB, INBOX Siang pukul 13.30-14.30 WIB, INBOX Petang pukul 15.00-17.00 WIB dan INBOX Malam pukul 22.00-01.00 WIB.

Menurut Al Moenir Rahmat, Executive Produser SCTV, selain menampilkan musik Inbox spesial 4 kali dalam sehari, ulang tahun INBOX kali ini juga akan diisi dengan acara bakti sosial bersama Pundi Amal SCTV dengan mengadakan donor darah, pengobatan gratis, dan sunatan massal, serta lomba lukis untuk anak-anak.

"Tak hanya itu, dalam acara ini juga akan ditampilkan march magic, march dance, pertunjukan enggrang, perlombaan mirip Gading Marten, Jump Steel, dan Shuffle Dance” ujarnya melalui email, Jumat (2/11).

Ditambahkan, pada acara tersebut juga akan diputarkan video flash-back INBOX dari tahun pertama module ini mengudara hingga tahun keempat termasuk kedatangan para mantan horde Inbox.

"Mereka akan hadir memeriahkan perhelatan ini semisal Asti Ananta, Andhara Early, Ayu Astari, Dimas Beck, Ivan Gunawan, Haykal Kamil, Kevin Julio, Tyas Mirasih, Tarra Budiman, Darius Sinathrya, dan lain-lain," ucapnya lagi.

Sementara itu deretan musisi ternama akan tampil di Inbox spesial HUT ke-4. INBOX pagi menampilkan Wali, Cherry Belle, Indah Dewi Pertiwi, 5 Bidadari, 6 Stars, Super7, 3C (Trisi), Lollypop, The Junas Monkey, Cinta Kuya ft. Uya Kuya, Umay, Blink, Budi Doremi, D Masiv, Geisha, Max5.

INBOX siang dimeriahkan : Goliath, Killing Me Inside, Luna Maya, Armada, Potenzio ft. VJ Daniel, Melinda, Repvblik, Coboy Junior, Gading Marten, Treeji, Fame, Supeѽboyz, Speed.

Untuk INBOX petang, pengisi acaranya Dragon Boyz, Tina With D Girls, Hello, Hitz, T2, Vicky Shu, Soulmatch, Vidi Aldiano, Zivilia, Matta, The Biang K Rocks, Winner, Ussy + Andhika.

Dan puncak HUT INBOX di malam hari diisi Kotak, Ayu Ting Ting, Syahrini, Slank, Cherry Belle, SMASH, Indah Dewi Pertiwi, 7 Icons, Ridho Rhoma & SoneҊ Band, XO IX, Last Child, Teamlo dan Gavin Jackson.   (BM/dis/aia)

tvOne Diundang Oleh Ina Lang, Bukan Fifie Buntaran

November 23, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia, KPI memberikan pernyataan terkait kasus gift conform uncover yang dianggap settingan. Salah satu pernyataan mereka adalah tvOne diundang oleh Ina Lang dan bukan Fifie Buntaran dalam acara amal tersebut.

"Menurut tvOne, mereka diundang oleh Ina Lang bukan Fifie. Ina Lang itulah yang menelepon contributor tvOne untuk hadir dalam acara charity. Ketika ada keberatan, tvOne menelepon kepada Ina Lang. Lalu Ina Lang mengatakan tidak mengenal si pengadu (Valencia)," kata Ibu Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran KPI, di kantor KPI di gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Dalam hal ini, KPI menyebut ada 4 pihak yang saling terkait. "Iya. Ina Lang, Fifie, Valencia (Silly), dan tvOne," tuturnya.

Namun demikian, ketika ditanya apa kaitan antara Ina Lang dan Fifie Buntaran, KPI tidak mau menjawab. Menurut mereka itu bukan wewenang KPI untuk menjelaskannya.

"Kita nggak sejauh itu karena bukan kewenangan KPI. Yang pasti kita sampaikan ke tvOne klarifikasi belum selesai, bahasa kami ada 'missing link' seperti liputannya tanggal 10 sampai tanggall 18, antara contributor dengan Valencia seperti apa komunikasinya seperti apa. Kalau komunikasi Ina Lang dan Fifie itu kewenangan tvOne," tandasnya. (BM/adt/sjw)

KPI Persoalkan Komunikasi Reporter tvOne

November 22, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia memanggil pihak tvOne terkait kasus gift conform uncover settingan yang diduga digelar artis Fifie Buntaran. Sebelumnya ajang amal settingan tersebut sempat diungkap oleh aktivis Valencia M R. Selain itu salah seorang contributor stasiun TV tersebut juga sempat mengirim BBM bahwa acara ini adalah penipuan.

"Tidak ada environment (atau) indikasi penipuan itu jawaban mereka. Yang kami persoalkan, bagaimana komunikasi contributor dengan ibu Valencia. Soal gambar itu tidak berpengaruh. Ada BBM yang diberikan contributor kepada Ibu Silly seolah-olah ini ada penipuan dan seolah-olah tvOne sudah tahu, ini yang masih belum bisa tuntas klarifikasi," ucap Judha Reksawan selaku komisioner KPI, ditemui di kantor KPI di gedung Bapeten, Jl Gadjah Mada no.8, Jakarta Pusat, Senin (21/11).

Lalu terkait masalah ini apakah contributor bakal dipanggil ke KPI? Menanggapi pertanyaan tersebut Judha berharap bahwa tvOne melakukannya secar internal. Keputusan bahwa contributor bakal dihadirkan atau tidak menjadi kewenangan tvOne.

"Kami berharap mereka melakukannya secara inner berkaitan dengan masalah yang kami pertanyakan tadi. Intinya soal contributor itu berkaitan dengan tvOne. KPI hanya berhubungan dengan lembaga penyiaran. Reporter dihadirkan atau tidak nantinya, itu kewenangan tvOne. Tapi kami punya banyak pertanyaan tentang itu," ucap Ibu Ezki Suyanto selaku koordinator isi siaran. (BM/adt/sjw)

Ilham Bintang: Kalau Tahu Settingan, TVOne Bisa Kena

November 21, 2011

BeritaMusik.com - Secara normatif dan apapun bentuknya, acara 'charity settingan' merupakan sebuah pelanggaran kode etik jurnalistik. Namun perlu diteliti lebih mendalam, terkait keterlibatan TVOne, antara sekedar meliput acara dimaksud atau ikut terlibat dalam desain acara tersebut.

Komentar tersebut disampaikan oleh Ilham Bintang, selaku Ketua Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) saat dihubungi melalui telepon, Senin (21/11/2011).

"Kalau berdasarkan kode etik jurnalistik, apapun yang by pattern yang melibatkan masyarakat, finansial itu pelanggaran kode etik. Tapi saya tidak tahu secara fact itu TV hanya menyiarkan saja atau ikut terlibat. Kalau TV tersebut tahu kalau itu sebuah settingan itu sebuah pelanggaran dan bisa kena," ungkapnya Ilham Bintang.

Ilham mengomentari tayangan Socialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam di TVone. Acara itu menampilkan kegiatan gift (amal) yang diduga settingan. Even yang digagas Fifie Buntaran itu hanya setingan belaka, sebagaimana pengaduan pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, yang juga sahabat Fifie Buntaran.

Ilham dengan alasan tidak mengikuti perkembangan kasusnya secara mendalam belum bisa banyak berkomentar, apalagi berbicara tentang sanksi.

"Saya tidak mengikuti secara mendalam, saya bicara normatif saja, jadi media itu harus berdasarkan kode etik jangan melenceng dari lane yang sudah ada. Kalau by pattern bikin saja sinetron," terangnya.

"Kalau itu bukan fakta melibatkan publik, finansial publik, emosi masyarakat dan ternyata ada yang merasa dirugikan itu tindak pidana," pungkasnya. (BM/hen/dar)

Soal ‘Sosialite’ KPI Siang Ini Panggil TVOne

November 21, 2011

BeritaMusik.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memastikan memanggil tvOne untuk memberikan klarifikasi terkait acara Sosialite edisi Sabtu (19/11/2011) malam. Pemanggilan ini terkait dengan pengaduan adanya 'settingan' dalam tayangan tersebut.

"Nanti rencananya pukul 12.00 WIB," ujar Wakil Ketua KPI, Nina Muthmainnah kepada detikcom, Senin (21/11/2011).

KPI akan mendengarkan penjelasan TVOne terkait tayangan tersebut. Langkah selanjutnya akan ditentukan setelah mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari TVOne, termasuk jika diperlukan akan memanggil pihak-pihak lain yang berkaitan.

"Kami akan lihat klarifikasi dari lembaga penyiaran ini, apakah perlu kami memanggil pihak yang lain," tegasnya.

Acara Sosialite diadukan banyak orang ke KPI setelah merebak perbincangan di jejaring sosial soal 'Charity Settingan' yang diduga melibatkan TVOne dengan sejumlah sosialita.

Persoalan muncul setelah pemilik akun @justsilly atau Valencia Mieke Randa, mengadukan adanya gift yang diduga settingan yang digagas oleh sahabatnya sendiri, artis Fifie Buntaran dan kawan-kawan.

Acara amal yang digelar di Hotel Sheraton, Kamis (17/11/2011) lalu itu dinilai hanya sebuah settingan, yang tidak lain hanya menguntungkan para selebritis. Lelang baju yang nilainya sekitar R𛘾 juta itupun hanya bohongan, demi prestise, namun sesungguhnya uangnya tidak ada.

Sementara Nando, bocah yang mengalami bocor ginjal yang namanya mereka 'jual' tidak mendapatkan sepeser pun. Dia hanya digunakan alat di acara tersebut.  (BM/dar)

KPI Prioritaskan Kontroversi Amal Nando

November 20, 2011

BeritaMusik.com - Aktivis Valencia Mieke Randa sempat meminta gambarnya yang tengah menghadiri acara gift conform uncover artis Fifie Buntaran dkk tidak ditayangkan dan disetujui tvOne. Alasannya ia kecewa karena module amal tersebut hanya settingan. Namun demikian ternyata gambarnya tetap muncul di module Socialite tvOne.

Klarifikasi sudah diberikan oleh tvOne melalui acara AKI Malam. Lalu menurut pandangan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), apakah tvOne melanggar pasal yang ada?

"Saya gak berani memastikan sekarang karena itu terlalu prematur sekarang. Karena saya tidak menonton tayangan itu, tapi anggota komisioner yang lain sudah menonton acara tersebut. Tapi kan keputusan tergantung besok kami lihat ini. setelah kami lihat hasil rekamannya, kami harus bawa ke pleno hasil keputusannya untuk menentukan pasal yang mana dan segala macam," ucap Nina Mutmainah Armando, Wakil Ketua KPI Pusat, dihubungi melalui telepon, Minggu (20/11).

Banyaknya laporan serta kasus yang muncul di permukaan membuat KPI tidak menutup mata. Menurut Nina karena kasusnya melibatkan banyak orang maka KPI meletakkan prioritas untuk menangani permasalahan ini.

"Gak kalau KPI bisa melalui website, email, surat, telepon cuma kami tidak tutup mata dengan media-media sosial yang ada melihat juga. Tapi secara pribadi saya menerima SMS yang terkait dengan itu, dan teman-teman yang lain juga. Jadi memang kasus ini cukup ramai dan KPI merasa ini obligatory untuk dilakukan sesuatu, karena banyak publik yang meminta bahwa KPI harus melakukan sesuatu," tandasnya.

 (BM/buj/sjw)

tvOne Sudah Penuhi Permintaan Silly?

November 20, 2011

BeritaMusik.com - Kontroversi acara amal settingan, di mana tidak ada dana yang disumbangkan untuk Nando, bocah penderita ginjal bocor yang membutuhkan kini menyeruak. Sejumlah pihak yang terlibat sibuk memberi klarifikasi sesuai dengan pandangan mereka pasca teriakan yang dilakukan aktivis Valencia Mieka Randa melalui chatter dan blognya.

Dari sudut pandang tvOne seperti diungkap di detikcom, permintaan aktivis Valencia Mieka Randa pemilik akun @justsilly agar gambarnya di acara SOCIALITE dipotong diakui sudah coba dipenuhi.

"Apabila ada permintaan dari dia (Silly), itu sebetulnya sudah dipenuhi oleh teman-teman di tvOne," ujar General Manager News and Sports tvOne, Totok Suryanto, Minggu (20/11).

Seperti diketahui, Valencia meminta gambarnya serta Nando tidak ditayangkan karena kecewa acara gift conform uncover tersebut sekedar rekayasa. Meski sudah dipotong ternyata ada gambarnya dan Nando yang lolos.

Lalu bagaimana tvOne menanggapinya? "Artinya kita tidak ada gambar yang fokus hanya kepada Silly maupun Nando. Yang diminta sudah dipenuhi, jadi sudah nggak ada masalah. Kalau misal tidak sengaja ada satu gambar yang muncul, ya, namanya juga di acara. Banyak orang," ucap Totok. 

   (dtk/sjw)

Fifie Buntaran Belum Mau Bicara

November 20, 2011

BeritaMusik.com - Program acara Sosialite TV One menjadi buah bibir di jejaring sosial setelah seorang aktivis kemanusiaan dengan acount chatter @justsilly menuding module tersebut merekayasa dan memanfaatkan penderitaan anak kecil bernama Nando.

Nama artis Fifie Buntaran sempat disebut-sebut sebagai salah satu orang yang membeli gaun yang dilelang pada acara tersebut. Namun ketika tim BeritaMusik.com® mencoba melakukan klarifikasi kepada Fifie, mantan indication ini belum mau berbicara karena ini terkait nama baiknya.

Menurut Rinaldi Chang, manajer Fifie Buntaran dirinya dan Fifie masih mendiskusikan masalah tersebut. Untuk saat ini Fifie belum bisa berbicara karena menyangkut nama baiknya.

"Ya, masih assembly biar nggak ada salah omong di media. Karena ini sangat berhubungan dengan nama baik Mbak Fifie. Nanti kalau udah siap kita akan buat konferensi pers," ujar Rinaldi saat di hubungi BeritaMusik.com® melalui ponselnya (20/11).

Lebih lanjut, Rinaldi menuturkan, masalah yang terjadi kemarin hanya kesalahpahaman antara pemilik akun chatter @justsilly. Namun ketika ditanyakan lebih lanjut, Rinaldi tak mau menjawab dengan pasti. "Masalah yang terjadi kemarin katanya cuma salah paham," terang Rinaldi.

Nando sendiri adalah bocah berusia 10 tahun yang mana menderita bocor ginjal. Namun karena gagal operasi usus anak kecil ini harus dikeluarkan, dan kondisinya semakin parah. Pemilik akun @justsilly, yaitu Valencia M R merasa kecewa karena ajang amal tersebut ternyata hanya settingan dan tidak ada bantuan yang diberikan untuk Nando.  (BM/buj/sjw)

Next Page »