Nikah Ibas – Aliya Kaya Nilai Budaya dan Agama
November 23, 2011
BeritaMusik.com - Prosesi pernikahan antara Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa sepanjang hari, Selasa (22/11/2011) cukup padat. Masing-masing mempelai menggelar acara pengajian dan siraman, dan dilanjutkan acara Midodareni pada malam harinya di rumah mempelai perempuan. Prosesi mengadopsi budaya Jawa, Palembang dan Islam.
"Rangkaian acara hari ini cukup padat. Acara dimulai tadi pagi, pengajian, tasyakuran, sekaligus tadi kami laksanakan doa dan sholawat pada Rasulullah agar seluruh rangkaian acara bisa bejalan dengan baik," kata sohibul hajat Hatta Rajasa, yang juga ayahanda Siti Ruby Aliya Rajasa.
Hatta yang juga Menko Perekonomian itu menggelar jumpa pers usai acara siraman putrinya, Siti Ruby Aliya Rajasa di rumahnya, Fatmawati Mansion Golf, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2011).
"Setelah itu kami menjalankan acara kultur dan penuh nilai keagamaan. Kami padukan adat Jawa dan Sumatera, yakni Palembang. Setelah itu acara siraman dan kemudian sungkem pada orang tua," sambungnya.
Pada malam harinya, lanjut Hatta juga dilaksanakan acara Midodareni yang dilaksanakan dalam adat Jawa. Pernikahan kedua mempelai juga diperkaya dengan protocol budaya Palembang, maklum Hatta sendiri berdarah keturunan Palembang.
"Sebagaimana kekayaan adat di nusantara ini, selalu saja kita perkaya nilai budaya kita dan pertahankan nilai agama kita yaitu agama Islam," ungkapnya.
"Airnya kita bawa ke Cikeas sebentar lagi, akan digunakan oleh ananda Ibas. Sore hari kami laksanakan Midodareni. Calon mempelai pria juga akan hadir, diiringi oleh keluarga tentu saja," sambungnya.
Sementara itu sekitar pukul 14.00 WIB, Presiden dan Ani Yudhoyono juga menggelar acara siraman. Air yang digunakan siraman diracik dari beberapa sumber mata air, antara lain dari Masjid Baitul Rahman, Istana Cipanas, rumah Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo, rumah Ibu Habibah, Kabupaten Pacitan dan sumber atmosphere dari kediaman Puri Cikeas dan atmosphere dari rumah calon pengantin perempuan.
"Setelah itu, acara terakhir. Berpacar. Adat Palembang, di mana putri saya dan teman-temannya. Hari akhir bersama teman-temannya sebelum melepas masa gadisnya," pungkas Hatta. (BM/adt/dar)
Ibas – Aliya Jalani Midodareni dan Berpacar
November 23, 2011
BeritaMusik.com - Persiapan akhir dan protocol menjelang pernikahan dilakukan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa. Dua anak orang penting negeri ini, memadukan protocol adat Jawa dan Palembang.
"Setelah itu kami menjalankan acara kultur dan penuh nilai keagamaan. Kami padukan adat Jawa dan Sumatera, yakni Palembang. Setelah itu acara siraman dan kemudian sungkem pada orang tua," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat menggelar jumpa pers pernikahan anaknya Siti Ruby Aliya Rajasa di Fatmawati Mansion Golf, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (22/11).
Selain itu malamnya prosesi midodareni juga dilakukan oleh pasangan Ibas - Aliya. Adat Jawa menjadi daya tarik tersendiri dalam pernikahan mereka.
"Nanti malam (red. tadi malam) kami akan laksanakan midodareni juga akan dilaksanakan dengan adat jawa. Sebagaimana kekayaan adat di nusantara ini, selalu saja kita perkaya nilai budaya kita dan pertahankan nilai agama kita yaitu agama islam. Airnya kita bawa ke cikeas sebentar lagi, akan digunakan oleh Ananda Ibas. Sore hari kami laksanakan midodareni..," katanya.
Selain adat Jawa Midodareni, adat berpacar juga dilakukan oleh Aliya. Hal itu sesuai dengan kebudayaan Palembang yang dipegang teguh oleh keluarga Hatta Rajasa.
"Calon mempelai pria juga akan hadir, diiringi oleh keluarga tentu saja. Setelah itu, acara terakhir. Berpacar. Adat Palembang, di mana putri saya dan teman-temannya.. Hari akhir bersama teman-temannya sebelum melepas masa gadisnya..," tandasnya. (BM/adt/sjw)
Presiden Tidak Cuti Selama Mantu
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan mengambil cuti dan tetap bekerja seperti biasa sepanjang pekan selama prosesi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa berlangsung.
"Ada yang menanyakan lantas pekerjaan (pemerintahaan) bagaimana (saat rangkaian proses pernikahan). Tapi tidak ada yang bertanya mengapa tujuh tahun saya tidak pernah mengambil cuti," kata Presiden saat memberikan sambutan usai acara pengajian dalam rangkaian pernikahan Ibas dan Aliya di kediaman pribadi Presiden di Puri Cikeas, Bogor, Selasa (22/11/2011) siang.
"Juga tadi ada yang bertanya itu akad nikah di Istana Cipanas menggunakan uang negara atau tidak. Ada begitu. Saya bilang saya mengerti mana yang menggunakan uang negara dan mana yang menggunakan bukan uang negara meskipun milik negara," ujarnya.
Menurut Yudhoyono nantinya akan ada banyak duta besar negara tetangga yang turut menyaksikan acara adat, dan tempat yang pale baik di Istana Cipanas.
"Tetapi semua perhelatan itu tidak menggunakan uang negara. Sama saja menteri di Komplek Widya Chandara dan Denpasar mantu di situ. Yang memang tidak ada menyewa dengan negara. Karena rumah kediaman resmi di situ. Dengan demikian kalau punya hajat di situ menjadi wajar," kata Presiden.
Sebelumnya juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Istana Presiden Jakarta, Senin (21/11/211), mengatakan Kepala Negara tetap menjalankan tugas meski pada Selasa (22/11) dan Kamis (24/11) menyelenggarakan siraman dan akad nikah pernikahan Ibas dan Aliya.
"Beberapa hari belakangan saya ditanyakan apa presiden akan ambil cuti terkait acara hajatan dari pihak keluarga. Kita semua memahami kalau ada acara keluarga, sebagai warga negara biasa, perkawinan dan pernikahan wajar kalau cuti, memang dalam konteks kepala negara kita tidak biasa istilah cuti. Dan hingga saat ini beluam ada tanda-tanda dan informasi bahwa Presiden SBY menginginkan cuti," kata Julian.
Julian mengatakan hanya kegiatan pada Selasa (22/11) dan Kamis (24/11) yang menyita hari kerja, sementara kegiatan Sabtu (26/11) yang tidak menyita hari kerja.
"Yang saya ketahui presiden tetap menjalankan aktivitas kerja sebagai kepala negara dan pemerintahan, tetap pantau dan evaluasi jalannya pemerintahan, menteri terkait juga dimintai laporan, sampai hari ini saya tidak melihat sebagai cuti bagi Presiden SBY," paparnya.
Ketika ditanya mengenai penggunaan Istana Cipanas untuk akad nikah, Julian mengatakan Istana Kepresidenan merupakan tempat tinggal resmi Presiden dan tidak ada aturan yang dilanggar mengenai hal tersebut. Julian juga mengatakan meski akad nikah diadakan di Istana Cipanas, tentunya Hatta Rajasa dan keluarga calon pengantin wanita telah membahas mengenai pilihan tempat tersebut.
"Dianggap klop, acara ini sesungguhnya dalam adat pihak pengantin perempuan yang jadi tuan rumah, Pak Hatta sepakat di Istana Cipanas," kata Julian. (antara/dar)
Siraman Ibas Gunakan Air Sejumlah Sumber Mata Air
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono mengenakan beskap lengkap khas Yogyakarta berwarna biru saat prosesi pemasangan bleketepe dan tuwuhan di kediaman pribadi Presiden di Puri Cikeas, Selasa (22/11/2011) sore.
Prosesi itu mengawali acara siraman dalam prosesi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Rubi Aliyah Rajasa.
Presiden dan Ani Yudhoyono saat pemasangan bleketepe didampingi oleh putera pertama mereka Agus Harimurti dan istirnya Anissa Pohan dan cucu pertama presiden Almira Tungga Dewi Yudhoyono atau Aira.
Saat pemasangan bleketepe yang terbuat dari anyaman janur, Presiden menaiki tangga dan meletakkan bleketepe di atap gerbang masuk rumah kediamannya.
Setelah memasang bleketepe, Presiden kemudian membuka selubung pisang raja dan tuwuhan yang menjadi hiasan di kiri dan kanan gerbang masuk rumahnya sebagai lambang dari rejeki yang melimpah dan halal serta perlambang doa agar pernikahan Ibas dan Alia membawa kebahagiaan dan ketentraman.
Usai pemasangan bleketepe, kemudian acara dilanjutkan dengan upacara penerimaan atmosphere siraman, tirto perwirosari dari pihak keluarga Hatta Rajasa. Upacara penerimaan atmosphere siraman itu disaksikan oleh Ibu dari Presiden Yudhoyono, Ibu Siti Habibah serta ibu dari Ani Yudhoyono, Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo.
Air siraman yang dibawa oleh perwakilan keluarga Hatta Rajasa kemudian diterima oleh Agus dan Anissa selaku perwakilan keluarga Presiden Yudhoyono.
Edhie Baskoro kemudian sungkem untuk meminta restu dan maaf serta izin menikah secara berturut-turut kepada Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Ibu Siti Habibah dan Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo. Ani Yudhoyono tampak terharu menerima permintaan restu dan maaf Ibas hingga kemudian menitikkan atmosphere mata.
Presiden dan Ani Yudhoyono kemudian meracik atmosphere siraman yang berasal dari beberapa sumber mata atmosphere antara lain dari Masjid Baitul Rahman, Istana Cipanas, rumah Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo, rumah Ibu Habibah, Kapubaten Pacitan dan sumber atmosphere dari kediaman Puri Cikeas dan atmosphere dari rumah calon pengantin wanita.
Dalam siraman, secara bergiliran, calon pengantin pria akan dibasuh secara bergantian oleh orang tuanya, pinisepuh dan sanak saudara yang dituakan. Yang memberikan siraman bagi Ibas secara bergiliran yaitu Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Wiwiek, Erwin Sudjono, Titiek Erwin Sudjono, Tuti Hadi Utomo.
Gending Jawa mengiringi acara tersebut.
Usai siraman dilakukan potong rambut calon mempelai pria oleh Presiden Yudhoyono dan Ani Yudhoyono untuk kemudian rambut itu disatukan dengan potongan rambut calon pengantin wanita. Kemudian dilanjutkan dengan acara adat potong tumpeng, dodol dawet, dulang pungkasan, dan melepas ayam jantan.
Pada pukul 19.00 WIB dilakukan acara midodareni, rombongan calon pengantin pria akan menuju kediaman calon pengantin wanita di kawasan Fatmawati. (antara/dar)
Siraman Aliya Penuh Haru dan Khidmat
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Acara siraman pihak pengantin putri Siti Ruby Aliya Rajasa berlangsung dengan suasana penuh haru dan khidmat. Prosesi siraman sendiri didahului dengan pemasangan bleketepe oleh tuan rumah Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, dan dilanjutkan dengan pemasangan seikat padi oleh Ny. Okke Rajasa.
Bacaan shalawat mengiringi keluarga Hatta Rajasa yang mengenakan pakaian adat Jawa bernuansa biru. Aliya Rajasa lalu memohon restu kepada keluarganya.
Wartawan memang tidak diperkenankan masuk dan hanya bisa menyaksikan dari layar televisi di Media Center. Terlihat, Aliya menangis saat sungkem kepada ayahnya. Pemandangan sama terlihat saat calon istri Edhie Baskoro Yudhoyono itu meminta restu dari ibunda serta neneknya. Aliya beberapa kali menyeka wajahnya yang dipenuhi tangis bahagia.
Setelah memohon restu kepada kedua orang tuanya, Aliya juga memohon restu kepada saudara kandungnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan siraman di halaman belakang kediaman Hatta Rajasa di Fatmawati Golf Mansion, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2011). (BM/adt/dar)
Prosesi Siraman Ibas Diawali Pemasangan Bleketepe
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Persiapan prosesi siraman Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), putera kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas dalam rangkaian acara pernikahan dengan Siti Rubi Aliya Rajasa, mulai dilakukan menjelang pelaksanaan pada pukul 15.00 WIB.
Dari pantauan di lokasi, Selasa (22/11/2011) sore, prosesi siraman diawali oleh pemasangan bleketepe dan tuwuhan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di gerbang depan rumah kediaman, menandai bahwa si empunya rumah tengah melakukan hajat pernikahan.
Pemasangan bleketepe dilakukan pukul 14.30 WIB. Sejak pukul 14.00 WIB para tamu undangan telah hadir termasuk sesepuh yang akan ikut membasuh Ibas dalam acara siraman bruise itu.
Siraman dilakukan di pendopo kediaman Presiden, dengan environment para tamu undangan duduk di kursi menghadap tempat acara siraman akan dilangsungkan. Sesuai dengan adat Jawa, atmosphere yang akan digunakan untuk siraman biasanya diambil dari beberapa sumber mata air, dan dari rumah calon pengantin wanita diantarkan ke rumah calon pengantin pria. Siraman merupakan adat pernikahan Jawa.
Dalam siraman, secara bergiliran, calon pengantin pria akan dibasuh secara bergantian oleh orang tuanya, pinisepuh dan sanak saudara yang dituakan. Yang memberikan siraman bagi Ibas secara bergiliran yaitu Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Ibu Sunarti Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Habibah, Ibu Wiwiek, Erwin Sudjono, Titiek Erwin Sudjono, Tuti Hadi Utomo.
Gending Jawa mengiringi acara tersebut.
Kawasan Cikeas menjelang pukul 14.00 WIB sempat diguyur hujan, meski demikian menjelang pelaksanaan acara pukul 14.30 WIB hujan berhenti dan para tamu terus berdatangan.
Sebelumnya pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB telah dilangsungkan pengajian di kediaman Presiden Yudhoyono. Acara serupa juga dilakukan di kediaman Hatta Rajasa di Golf Mansion Fatmawati, Jakarta Selatan. (antara/dar)
Nikah Ibas – Aliya Dilengkapi Media Centre
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Media massa yang akan meliput prosesi akad nikah di Istana Cipanas, akan disiapkan TV Pool dan juga media centre, sehingga wartawan bisa menyaksikan setiap rangkaian acara yang berlangsung.
"Saya kira sebagaimana keinginan meliput langsung ke dalam, kami sadari keterbatasan ruangan, akan lebih baik dengan lakukan suatu tv pool," kata juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha kepada wartawan di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Senin (21/11/2011).
TV pool akan mensitribusikan penyiaran langsung, setiap detik kegiatan, sehingga bisa langsung diterima secara live, tidak ada stasiun tv yang dapat keistimewaan, kami sadari media penting, kata Julian.
Rangkaian prosesi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa akan dimulai pada Selasa (22/11) mendatang diawali dengan pengajian keluarga dan acara siraman di rumah masing-masing calon pengantin.
Rangkaian pernikahan putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan putri Menko Perekonomian Hatta Rajasa tersebut akan berlangsung pada Selasa (22/11), Kamis (24/11) dan Sabtu (26/11).
"Acara diselenggarakan esok hari (Selasa, 22/11) pengajian dan siraman yang dilaksanakan di kedua kediaman baik di Cikeas maupun di kediaman Bapak Hatta Rajasa di kawasan Fatmawati. Di kediaman Cikeas, acara dilangsungkan pada pukul 10.00 WIB," kata Julian.
Julian menjelaskan acara di kediaman Hatta Rajasa akan berlangsung mulai pukul 09:30 WIB dengan mata rangkaian acara yang sama seperti di Cikeas yaitu pengajian dan siraman.
Pada malam harinya, kata Julian, mulai pukul 19:00 WIB akan dilangsungkan midodareni, yaitu pertemuan antara keluarga calon pengantin pria dan keluarga calon pengantin wanita di kediaman Hatta Rajasa di daerah Fatmawati.
"Rombongan dari Cikeas, akan bertemu di calon pengantin wanita di Fatmawati. Midodareni merupakan acara puncak rangkaian acara untuk Selasa (22/11) berlangsung pukul 19.30 WIB hingga 21:00 WIB," kata Julian.
Pada Kamis (24/11), acara akad nikah akan dilangsungkan di Istana Cipanas mulai pukul 10:00 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama undangan terbatas.
Julian mengatakan acara resepsi akan berlangsung pada Sabtu (26/11) di Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta Pusat mulai pukul 19:00 WIB.
Acara akad nikah di Istana Cipanas akan dihadiri oleh sekitar 1.000 undangan sementara resepsi pernikahan di JCC akan dihadiri oleh 3.500 hingga 3.600 undangan.
Wakil Presiden Boediono akan bertindak sebagai saksi pernikahan dari pihak calon pengantin pria sementara Amien Rais akan bertindak sebagai saksi dari pihak calon pengantin wanita. (antara/dar)
Tamu Siraman Aliya Dapat Fasilitas Mobil Golf
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Tidak sembarangan orang bisa datang ke acara siraman Siti Ruby Aliya Rajasa. Para tamu yang masuk harus menunjukkan undangan resmi. Uniknya, para tamu juga harus menaiki mobil golf dari parkiran ke tempat acara di Fatmawati Golf Mansion, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2011) pagi.
Mobil golf itu mengantar ke tempat acara yang berjarak hanya 100 scale dari gerbang komplek perumahan, menggunakan mobil yang disediakan empat section beserta sopirnya.
Panitia acara menyediakan jasa parkir cheuffer untuk para tamu undangan. Hanya tamu-tamu khusus yang bisa langsung masuk tanpa harus menaiki mobil golf. Seperti terlihat saat kehadiran Ibu Herawati Boediono yang nampak hadir dalam acara pranikah ini.
Para tamu undangan yang hadir umumnya dari pihak keluarga dan kerabat dekat Aliya, tampil mengenakan pakaian muslim berwarna putih.
Siti Ruby Aliya dan Edhie Baskoro Yudhoyono menggelar siraman dan pengajian di kediaman keluarga masing-masing secara bersamaan. Siraman dan pengajian bagian dari rangkaian acara pernikahan Aliya dan Ibas. Akad nikah akan digelar di Istana Cipanas, Jawa Barat, Kamis 24 Nov 2011. (BM/adt/dar)
Tamu Undangan Ibas – Aliya Dilarang Bawa Hadiah
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Para tamu undangan yang hadir dalam acara pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Rubi Aliya Rajasa (Aliya) diminta untuk tidak membawa hadiah maupun bingkisan dalam bentuk apapun.
Mensesneg Sudi Silalahi, mewakili keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan juga keluarga Hatta Rajasa dalam keterangan pers kepada wartawan di Puri Cikeas, usai acara pengajian, Selasa (22/11/2011) siang, mengatakan hal tersebut dicantumkan pada undangan yang disebarkan.
"Sehubungan dengan acara itu, dalam undangan juga keluarga besar Presiden dan Pak Hatta Rajasa selaku sohibul hajat tanpa mengurangi rasa hormat tidak menerima bingkisan atau kado atau hadiah," kata Sudi.
Sudi menjelaskan hal tersebut merupakan keputusan dari orang tua kedua calon mempelai.
Sementara terkait anggaran dalam pernikahan tersebut, Sudi mengatakan bahwa sepenuhnya biaya pernikahan berasal dari uang pribadi Presiden Yudhoyono dan juga Hatta Rajasa sehingga tidak ada yang berasal dari anggaran negara.
"Saya tahu persis, tidak satu sen joke biaya negara. Semua biaya berasal dari pribadi Pak SBY dan Pak Hatta Rajasa," katanya.
Presiden dan Hatta Rajasa, kata Sudi, juga menyampaikan permohonan maaf bila ada pihak-pihak yang tidak sempat diundang karena keterbatasan di berbagai hal.
"Sohibul hajat juga menyampaikan permohonan maaf barangkali banyak yang tidak terundang karena keterbatasan. Karena keterbatasan juga maka dibagi menjadi beberapa bagian undangan seperti acara pengajian, siraman, akad nikah dan resepsi," katanya.
Mengenai tugas kenegaraan dan pemerintahan, Sudi mengatakan Presiden tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan dan pemerintahan termasuk menelaah dan menandatangani beberapa rancangan peraturan presiden dan surat keputusan lainnya.
"Tugas tetap berjalan, seperti tadi malam menindaklanjuti hal-hal yang perlu seperti rancangan perpres dan rancangan undang-undang. Bahkan Sabtu-Minggu joke kita tetap bekerja. Namun manusiawi bila ada acara keagamaan atau seperti ini (hadir-red)," kata Sudi. (antara/dar)
Nikah Ibas – Aliya Gunakan Adat Jawa dan Palembang
November 22, 2011
BeritaMusik.com - Prosesi pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa akan menggunakan dua adat yaitu Jawa dan Palembang dalam sejumlah rangkaian acara dari mulai malam Midodareni, akad nikah hingga resepsi pernikahan.
"Kami akan mengikuti semua rangkaian dari dua dimensi, agama yaitu proses akad nikah dengan syariat Islam dan adat, ini paduan adat Jawa dan Palembang," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan sambutan dalam pengajian yang berlangsung di kediaman pribadinya di Puri Cikeas, Bogor, Selasa (22/11/2011) pagi.
Presiden mengatakan dalam acara siraman di Cikeas dan kediaman Hatta Rajasa di Fatmawati menggunakan adat Jawa dan kemudian pada hari yang sama dilanjutkan dengan Midodareni di kediaman Hatta Rajasa pada Selasa Malam.
SBY menambahkan, saat akad nikah di Istana Cipanas akan menggunakan adat Palembang, Sumatera Selatan. Akah nikah akan dilangsungkan pada Kamis (24/11) pukul 10:00 WIB.
Sementara resepsi pernikahan yang berlangsung di JCC pada Sabtu (26/11) akan menggunakan adat Jawa. Resepsi direncanakan berlangsung pada pukul 19.00 WIB.
"Selalu kalau ada perhelatan dan kalau ada undangan para tamu berasal dari negara sahabat, selain acara yang khusuk menurut agama, maupun acara adatnya selalu menjadi perhatian para tamu undangan. Insya allah kami melakukan semua rangkaian setertib dan sekhidmat mungkin," kata Presiden.
Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan pesan bahwa inti dari pengajian yang mengawali seluruh prosesi pernikahan Ibas dan Aliya adalah bagaimana mengawali sesuatu dengan idealisme dan cita-cita. Ketika menggapai cita-cita melalui perjuangan ada rambu-rambu yaitu norma yang harus dijunjung sehingga tidak bisa menghalalkan segala cara dalam mencapai cita-cita.
"Para sahabat yang saya cintai, kita sama-sama tahu, Tuhan yang maha kuasa, Allah SWT sangat menyayangi manusia yang memiliki sifat terpuji, bersyukur, sabar, tegar dan tawakal ketika menerima berbagai ujian dan ikhlas, dan keempat adalah mereka yang terus berikhtiar membangun hari esok yang lebih baik. Allah SWT menyuruh kita untuk berikhtiar dalam hidup ini, tidak menyerah dan menerima begitu saja agar lebih baik," katanya.
SBY menambahkan,"berbicara tentang ikhtiar saya akan berbicara mengenai falsafah hidup, ikhtiar bisa dimaknai, hidup diawali dengan cita-cita dan idealisme, dengan itu kemudian kita punya keyakinan, dengan kerja keras tercapai, dengan keyakinan sesuatu yang mulia tidak bisa dicapai tanpa perjuangan. Perjuangan tidak mungkin seperti berjalan di bawah bulan purnama, harus ada pengorbanan, kepada kita juga diajarkan moral, tidak bisa berjuang dengan menghalalkan segala cara."
Kegiatan pengajian di rumah kediaman Presiden Yudhoyono berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Pada pukul 14.30 WIB dilanjutkan dengan pemasangan bleketepe di Gapura pintu rumah kediaman Presiden Yudhoyono. Usai memasang Bleketepe kemudian pada pukul 15.00 WIB dilakukan siraman.
Dalam siraman, secara bergiliran, calon pengantin pria akan dibasuh secara bergantian oleh orang tuanya, pinisepuh dan sanak saudara yang dituakan. Yang memberikan siraman bagi Ibas secara bergiliran yaitu Presiden Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Ibu Ageng Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Wiwiek, Erwin Sudjono, Titiek Erwin Sudjono, Tuti Hadi Utomo.
Usai siraman dilakukan potong rambut calon mempelai pria oleh Presiden Yudhoyono dan Ani Yudhoyono untuk kemudian rambut itu disatukan dengan potongan rambut calon pengantin wanita. Kemudian dilanjutkan dengan acara adat potong tumpeng, dodol dawet, dulang pungkasan, dan melepas ayam jantan.
Pada pukul 19.00 WIB dilakukan acara midodareni, rombongan calon pengantin pria akan menuju kediaman calon pengantin wanita di kawasan Fatmawati. (antara/dar)


