K R U C we L
#

Akhirnya jadi juga berangkat, ya walupun sempat tertunda 1 hari. Pada hari rabu anak-anak Krucil sempat melakukan persiapan, seperti nyiapin baju, nafas, doa, dan pamitan. Habis melakukan itu semua di Lebax's City, Krucil joke berangkat ke Bukafe, dan disana bertemu dengan Taryono (salah satu staff Bukafe), dia mengatakan "pada mau ke Semarang ya?" Krucil joke dengan kompak menjawab "iya", trus dia melanjutkan pembicaraan dengan berkata "kayaknya besok deh, kan tgl 14 besok, hari kamis". Krucil serentak terdiam, Barnas, satu-satunya yang pegang Hp saat itu langsung liat kalender di Hp-nya, dan ternyata benar, tgl 14 itu besok. Akhirnya dengan rasa ke-optimisan + PD yg sangat tinggi, Krucil tetap santai sambil berkata "mungkin...".

Krucil di Bukafe sampai malam, baru sekitar jam 8, nyokap (Ibu Iing Anwarini) menelepon Barnas, terjadilah percakapan diantara mereka berdua:
Nyokap : "kalian dimana?"
Barnas : "di Bukafe Bu..."
Nyokap : "berapa orang yg berangkat?"
Barnas : "4 orang Bu..."
Nyokap : "ada Taryono ndak disitu?"
Barnas : "tadi bruise ada Bu, tapi dia pergi, dan belum kembali sampai sekarang"Nyokap : "jadi begini, kita berangkat besok pagi, kalian mau berangkat dari Lembah, atau dari Bukafe? kalo dari Lembah, malam ini juga kalian ber-4 ke Lembah, tapi kalau dari Bukafe, besok pagi-pagi sehabis Shubuh, kalian kerumah Ibu Poppy Dharsono. Jadi kalian mau berangkat dari mana?"
Barnas : "dari Lembah aja Bu..."
Nyokap : "kalau gitu, tunggu taryono dulu, soalnya dia sedang nyetak Brosur-nya"
Pembicaraan joke berakhir ditengah mendungnya malam kamis itu. Krucil joke berkumpul, mendengarkan Barnas yang sedang menyampaikan hasil percakapan dengan Nyokap barusan, hasilnya, semua sepakat. Lalu Krucil kembali bersenda-gurau ditengah gerimis-nya malam...

Selang beberapa jam kemudian, Taryono muncul dengan membawa 1 kardus Brosur, yang berjumlah sekitar 2000 lembar. Tidak lama kemudian Nyokap, Reno, dan Mbah "Supri" datang dengan kendaraan Honda City milik Reno. Kami semua joke mulai bersiap. Setelah melipat beberapa Brosur yang akan dibagikan, Krucil memasukannya kedalam mobil Reno, sisanya nanti dilipat di Lembah. Lalu Nyokap memberikan Akomondasi Transport untuk ke Lembah (jumlahnya ndak usah disebutin ya, coz rahasia Alam... ;P) Nyokap menyuruh Krucil naik taksi saja, tapi Krucil sepakat untuk naik angkutan umum saja, biar lebih irit sedikit katanya... Setelah selesai menaruh barang-barang didalam mobil, rombongan Nyokap + crash Hamid joke berangkat ditengah hujan yang lumayan deras, sedangkan Krucil menunggu hujan sedikit reda sambil bersenda-gurau lagi.

Didalam Bukafe, Krucil sibuk mempersiapkan diri menghadapi hujan dimalam itu. Ucil, sibuk membungkus tasnya dengan kantong plastik agar tidak basah terkena hujan. Bahkan dia melepas sepatunya alias "Nyeker" agar sepatu pelengkap gayanya itupun tidak terkena hujan. Abay joke berniat demikian, tapi dia tidak jadi, karna melihat hujan diluar sudah mulai reda. Sedangkan Barnas & Ajid, tetap suffer dengan rasa dinginnya malam itu.

Krucil joke berjalan ditengah gerimis malam itu. Yah, walaupun gerimis, tetapi tidak mematahkan semangat Krucil untuk terus melanjutkan perjalanan ini. Tapi sebelum berangkat, Krucil tidak lupa untuk berbagi rejeki dengan Krucil yang ada di Bukafe dengan membeli rokok untuk Robby dan Adi "Dewa", walaupun tidak sebungkus-sebungkus, tapi lumayan lah untuk menghilangkan rasa dingin mereka. Dijalan joke tidak banyak yang Krucil lakukan, selain bersenda gurau sambil menghisap rokok.

Sampai di perempatan Buncit, Krucil menunggu Bus Metromini 75 sambil memandang orang-orang yang sedang menyantap ketupat sayur sehabis pulang kerja. Tidak lama kemudian Bus yang Krucil tunggu tiba, Krucil segera naik dengan badan sedikit basah. Didalam Barnas sempat meledek Ucil yang duduk didepan dengan berkata "bang, yang duduk didepan tuh yang bayar" diamini dengan tertawanya Abay & Ajid.

Sampai Pasar Minggu Krucil tahu bahwa Angkot Miniarta 04 sudah habis, jadi Krucil memutuskan untuk naik mobil Angkutan Malam, atau biasa disebut "Mobil Kalong". Tapi, sebelum Krucil naik, Krucil menghabiskan rokok yang masih sisa setengah batang itu, baru setelah mobil penuh dengan penumpang dan siap berangkat, Krucil naik dibelakang sambil gelayutan. Karna kalau didalam kasian penumpang yang lain, takut kebasahan kena baju Krucil. Dimobil joke Krucil lagi-lagi diguyur atmosphere hujan, kali ini tidak kecil, tapi lumayan besar, sehingga tambah lepek aja itu baju. Tapi tetep, bercandanya tidak ketinggalan...

Sampai di Depok, Ucil punya usul untuk mencari tukang gorengan, akhirnya Krucil jalan kaki, dari "Ex" Ramanda sampai depan depot Depok. Tapi karena sudah larut malam, jadi tidak ada tukang gorengan, kalau kata tukang rokok sih, mereka sudah pada pulang semua pada jam segitu. Setelah beli cemilan dan rokok di warung itu, Krucil langsung naik mobil Angkot 06, kali ini Krucil bisa duduk, karena memang disediakan tempat duduk (mank tadi di mobil Kalong gak disediain apa... emang dasar loe-loe pada kaga mau duduk aja... :P ).

Krucil turun di Lembah, langsung berlarian masuk ke komplek perumahan itu, bergegas cepat sampai, karena sudah tidak tahan mau istirahat. Sampai dirumah "Aneh", Krucil langsung menaruh tas dan mengeluarkan cucian kotor, terutama Ajid, Barnas & Abay yang pakaiannya belum mereka cuci, maklum, kalau di Lembah kan nyucinya pake mesin, jadi gak terlalu capek dan cepat keringnya. Selesai mencuci Krucil langsung melipat Brosur yang tersisa sambil menunggu pakaian kering.

Hingga Azan Shubuh berkumandang, Krucil masih tetap terjaga, tidak ada yang tidur sama sekali karena merasa tanggung untuk tidur. Tidak lama kemudian Nyokap sudah bangun, dan mengeluarkan barang-barang yang harus dibawa ke Semarang, Pak Untung joke sudah sampai, langsung memanaskan mobil Nissan X-Trail yang akan mengantarkan kami ke Pondok Indah, rumah Ibu Poppy Dharsono.

Setelah semua barang siap, kami langsung berangkat dengan 2 mobil, yang 1 X-Trail dengan penumpang Nyokap, Reno, Mbah, dan Pak Untung. Sedangkan satunya lagi Taksi, dengan penumpang Krucil, nama yang sudah tidak asing lagi di Bumi Ibu Pertiwi ini... ;P

Sampai dirumah Ibu Poppy Dharsono, terlihat rombongan mereka sudah siap untuk berangkat. Krucil melihat ada 4 mobil disitu, ada LandCruiser, Xenia, Bus 3/4, dan satu mobil Box yang membawa perlengkapan seperti, Kalender, Sticker, dan Kartu Nama Ibu Poppy Dharsono. Kami joke langsung bergegas menurunkan barang-barang untuk dipindahkan ke mobil rombongan. Setelah selesai, Krucil sempat dikasih rokok DjiSamSoe sebatang-sebatang oleh Pak Untung sambil berkata "puas-puasin loe pada ngerokok disini, connect didalam mobil kaga bisa ngerokok loe...". Ya, memang benar di mobil tidak bisa merokok, sebab ber-AC. Lagi-lagi Krucil bercanda, kali ini ditemani Pak Untung, sambil menunggu rombongan Ibu Poppy Dharsono menyiapkan barang bawaanya. Setelah semuanya siap, 4 mobil rombongan joke berangkat, menuju Semarang.

Tunggu Krucil Semarang, karena sebentar lagi kita akan saling merasakan perjalanan hidup ini... Cah Yoo KRUCIL...

Lanjutan Hidup...
Krucil Malhikdua

spidertrain.com

"Berproses diri dengan mengabdi demi menuai prestasi"

Krucil adalah sebuah nama yang unik yang melambangkan kebersamaan para “kru cilik” di Malhikdua. Ia terbentuk begitu saja tanpa ada acara peresmian khusus. Adalah Bapak Mutammam Syafi'I dan Bapak Sulkhi Aziz yang memprakarsai terbentuknya Krucil. Beliau berdua adalah Kepala Sekolah Malhikdua dan wakilnya. Krucil terbentuk dengan tujuan pelestarian regenerasi siswi-siswi berprestasi di Malhikdua. Mengusung konsep "Berproses diri dengan mengabdi demi menuai prestasi" para Krucil dituntut dewasa sebelum masanya, dituntut wajib peka terhadap keadaan disekeliling dengan ke lima panca inderanya. Yang lebih terkenalnya lewat Konsep Dasar Manajemen Qolbu. Ma'rifatullah (mengenal Allah) ... Berantakan rapihkan; Basah keringkan; Kotor bersihkan; Miring luruskan; Bahaya amankan.

Pemunculan generasi krucil tak terlepas dari Konsep Pemikiran Bpk. Mutammam Syafi'i. Dengan kerendahan hati dan tidak bermaksud meng-kultus-kan tapi bagi kami dan mungkin sebagian orang yang kenal beliau "Unik". Karena beliaulah krucil ada sampai sekarang, karena ke-piawai-an beliau dalam melihat potensi 'anak didiknya' sehingga terus menerus generasi krucil muncul tiap tahun angkatan. Kriteria Krucil : Mau berkembang, berproses yang pada intinya "Belajar dengan Mengajar, Mengajar untuk Belajar".

Krucil terbentuk begitu saja tanpa persemian, layaknya sebuah grup yang baru terbentuk. Krucil ada sejak tahun 1998. waktu itu hanya ada satu personel. Namun nama Krucil tidak sehebat sekarang. Dia adalah Lu'luatul Inayah, siswi Malhikdua alumni '98, yang menjadi guru Matematika dan BP di Malhikdua, berasal dari Pemalang Jawa Tengah. Mulai bergabung di Krucil Malhikdua sekitar tahun 1998 akhir, selepas ia lulus dari Malhikdua. Kemudian mengundurkan diri dengan alasan melanjutkan kuliah di salah satu universitas di Purwokerto, Jawa Tengah di tahun 2000.

Kemudian di pertengahan tahun 1999, muncullah tiga orang personel Krucil. Mereka adalah: Muslikha. Siswi alumni Malhikdua tahun '99 asal Pemalang, Jawa Tengah ini meniti karir di Krucil sebagai tenaga administrasi ( Kasir Malhikdua ) sekaligus pengajar Komputer di SMU Alhikmah. Dia mengundurkan diri dari Krucil Malhikdua dengan alasan menikah. Wartuti Siswi alumni Malhikdua tahun '99 asal Tegal, Jawa Tengah ini bergabung di Krucil Malhikdua lewat kepandaiannya dalam berkomputer dan ber-aljabar-ria. Dia menjadi guru matematika dan komputer di SMU dan di Malhikdua sendiri. Dia mengundurkan diri dari Krucil Malhikdua dengan alasan melanjutkan kuliah di salah satu universitas di Tegal. Imas Masithoh, Siswi alumni Malhikdua tahun '99 asal Bekasi ini lihai dalam berkomputer, sehingga dia diamanati menjadi kepala administrasi Lab. Komputer Malhikdua. Semakin mantap meniti karir di Malhikdua dengan terjunnnya ia dalam PKL siswa-siswinya.

Ketiga personel Krucil tersebut masih sempat bergabung dengan Krucil baru yang lahir di tahun 2000. Walau kebersamaan mereka dengan Krucil baru tidak seperti Krucil sekarang, namun persahabatan itu akan tetap ada di hati Krucil. Siswanti & Rofiah siswi alumni Malhikdua tahun 2000 asal Tegal dan Brebes. Keduanya menjadi guru komputer. Masudatul Khasanah dengan keahliannya berbasa inggris dia mengabdikan diri untuk membahasa inggriskan siswa-siswi malhikdua. Kundarti siswi alumni Malhikdua tahun 2001 asal magelang. Dia mengajar dibidang komputer. Istiqomah siswi alumni tahun 2002 asal Tegal, dengan keahliannya dibidang Jahit-Menjahit. Maka dia dipercaya menjadi guru dispesifikasi Tata Busana. Nurhayati siswi alumni Malhikdua Tahun 2003. Sicantik bermata sipit yang jago komputer dipercaya mengajar Komputer. Ishak Suryo Nugroho & Silahuddin......... Een.... Lita....

Beliau, Pak tamam pernah berpesan kepada salah satu krucil: “Menjadi krucil jangan diniatkan untuk bekerja tapi niatkan untuk belajar. Jika kita niatkan untuk bekerja kita tidak akan dapat apa-apa.Tapi kalau diniatkan mengabdi untuk belajar. Keberkahan itu suatu saat nati pasti terbukti”

Diceritakan bahwa 'Umar bin al-Khaththab menulis surat kepada Abu Musa al-'Asy'ary, "Segala kebaikan terletak di dalam keridlaan. Maka jika engaku mampu, jadilah orang yang ridla; jika tidak mampu, jadilah orang yang sabar."


Tulisan ini didedikasikan untuk re-genarasi krucil selanjutnya penerus estafet perjuangan pengabdian agar mereka tahu asal usulnya sebab kata bijak berkata Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah.JAzzakkalah!
K R U C we L
tag:blogger.com,1999:blog-2578561586990796988. 2011-04-21T19:58:43.709-07:00. K R U C we L. Sebuah Ruang Kecil Untuk Kaum Yang Dianggap " Kecil " KRUCIL
Sahabat Anak, Perempuan dan Keluarga

Jl. Polowijan No. 21 A, RT. 07, RW. 03, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55132

Wilayah Kabupaten Sleman: Komplek TK ABA Surya Kencana, Ngepas Lor, RT. 03, RW. 15, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55581

Telp/Fax: 0274-383865
Hotline Pengaduan 24 Jam: 0274-8271424

Email: konsultasi.sapa@gmail.com
Facebook: sapa kita
Twitter: @sapakita

Others > Misteri, Supranatural & Sejarah ... >>> PUSAT MUSTIKA dan MINYAK PENGASIHAN <<< >>> KELAS WAHID <<< (GARANSI 100% Uang ... MINYAK PELET SUPER YAHUD DANGDUT ...