Poppy Dharsono: Moerdiono Masuk ke Otak Saya

November 17, 2011

BeritaMusik.com - Komunikasi antara indication comparison Poppy Dharsono dan almarhum Moerdiono melalui seseorang yang disebutnya 'berkemampuan khusus', berbincang tentang banyak hal sisi kehidupan. Bahkan pesan politik joke disampaikan Pak Moer.

"Kecewa dengan keadaan politik, sedih dengan apa yang dicapai orde baru dan kecewa dengan apa yang terjadi sekarang," ungkap Poppy Dharsono tentang pesan mantan suaminya itu.

Poppy yang ditemui di rumah almarhum Moerdiono di Kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2011) malam dalam acara 40 hari almarhum, mengungkapkan melakukan komunikasi dengan mantan Menteri Sekretaris Negara itu melalui 'orang pinter' tersebut. Almarhum joke mengungkapkan kehidupan yang telah dilaluinya.

"Dia mengatakan, kehidupannya yang sekarang karena adanya Saya dan Gadis dan cinta itu ada di atas segala-galanya. Yang pale berkesan bagi saya, rasa cinta kasih itu adalah pemberian dari Yang di Atas yang harus kita perjuangkan," ungkapnya.

Dalam acara peringatan 40 hari almarhum Moerdino itu, juga diperdengarkan alunan musik gamelan yang merupakan warisan dari Kerajaan Sumedang Larang yang menjadi kesukaan almarhum semasa hidup. Selain itu juga dibacakan suluk atau mantra yang merupakan warisan dari Sunan Kalijaga.

"Kita berkomunikasi dengan bahasa cinta kita, bukan bahasa cinta kebanyakan orang. Kita lebih banyak berinteraksi dengan intelektual. Kita bisa berjam-jam bicara sejarah, politik atau seni. Kadang dia mengguide saya ke pembicaraan politik, dia nilai si A si B si C, tapi saya yakin dengan rasa cinta yang dalam, dia akan masuk ke dalam otak saya. Dia akan masuk ke dalam gelombang saya," ungkap Poppy Dharsono dengan kalimat yang dalam. (BM/gum/dar)

Poppy – Moerdino Komunikasi Lewat Orang Pintar

November 16, 2011

BeritaMusik.com - Antara indication comparison Poppy Dharsono dan suaminya Moerdiono kini sudah berada di dua alam yang berbeda, sejak almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Gleaneagles, Singapura, pada Jumat (7/10/2011) sekitar pukul 18.40 WIB.

Namun Poppy melalui orang berkemampuan khusus mengaku berkomunikasi dengan suaminya itu, yang sudah 40 hari lalu dimakamkan itu.

"Berkomunikasi, walaupun tidak langsung dengan saya, lewat orang yang memiliki kemampuan hati yang bersih untuk kontak dengan beliau. Apa yang saya ingin pertanyakan, disampaikan dan dijawab oleh sepertinya Pak Moer, dan itu bahasa dia sekali," ungkap Poppy Dharsono.

Poppy yang ditemui di rumah almarhum Moerdiono di Kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2011) malam dalam acara 40 hari almarhum, mengungkapkan komunikasinya dengan mantan Menteri Sekretaris Negara itu. Nasehat membesarkan hatinya, telah disampaikan Moerdiono melalui 'orang pinter' tersebut.

"Banyak nasehat tentunya, membesarkan hati saya. Dia sangat mencintai saya karena dia merasakan rasa cinta kasih yang dalam sekali dan itu memberikan kekuatan selama 17 bulan untuk bertahan," ungkapnya.

"Tentu saja karena beliau selalu mengatakan, Saya, Gadis (anak angkatnya) dan Pak Moer itu adalah tiga menjadi satu. Itulah yang telah memberikan kekuatan kepada Pak Moer untuk terus bertahan hidup, sampai detik terakhir. Itu adalah spiritnya beliau," ungkap Poppy.

Moerdiono wafat di Rumah Sakit Gleaneagles, Singapura, pada Jumat (7/10/2011) pukul 18.40 WIB setelah 17 bulan menderita komplikasi penyakit. Almarhum dimakamkan di ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.   (BM/gum/dar)

Poppy Dharsono Gelar Prosesi ‘Antarkan’ Moerdiono

November 16, 2011

BeritaMusik.com - Model comparison sekaligus politisi, Poppy Dharsono menggelar acara peringatan 40 hari meninggalnya mantan Menteri Sekretaris Negara di jaman Orde Baru yang juga suaminya, Moerdiono.

"Malam hari ini adalah 40 hari peringatan Pak Moerdiono almarhum meninggal dan menurut kebiasaan adat kami, Islam maupun Jawa, bahwa ini adalah hari yang terakhir energinya ada di rumah ini," ungkap Poppy Dharsono di rumah almarhum Moerdiono di Kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, Selasa (15/11/2011) malam.

Sebuah prosesi protocol dilakukan Poppy dengan mengirimkan doa serta memberikan alunan musik gamelan yang menjadi kegemaran almarhum semasa hidup. Musik itu sesuai keyakinannya akan mengantarkan energi (arwah) suaminya ke alam cahaya.

"Oleh karena itu kami menyiapkan sebuah musik yang biasa dilantunkan, dimainkan untuk mengiringi arwah agar pelepasan itu berjalan damai, tenang, menuju alam cahaya. Karena Pak Moer tempatnya di alam cahaya," ungkapnya.

Alunan musik tersebut merupakan warisan dari Sumedang Larang yang turun temurun menjadi warisan musik yang semakin kuno. Bersamaan juga dilakukan pembacaan suluk dan mantra yang merupakan warisan dari Sunan Kalijaga.

"Nanti setelah tausyiah ini juga ada dari Solo, kerabat keraton yang akan melantunkan semacam nyanyian mantra yang dulu biasa diciptakan zamannya Sunan Kalijaga. Saya dan Pak Moer sangat mencintai hasil budaya bangsa kita," pungkasnya.

Moerdiono wafat di Rumah Sakit Gleaneagles, Singapura, pada Jumat (7/10/2011) pukul 18.40 WIB setelah 17 bulan menderita komplikasi penyakit. Almarhum dimakamkan di ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.  (BM/gum/dar)